Posted in Angst, Drama, Family, Genderswitch, Romance, Sad, Series, Uncategorized, wonkyu, WonKyu Story

Love Story – Mianhae Jongmal Mianhae 2

Love Story – Mianhae Jongmal Mianhae 2
Autor : Cat meonks
Cats : Cho Kyuhyun(GS), choi Siwon dll
Warning : Typo berserakan dan bahasa kurang jelas
Cerita gaje tapi hasil karya sendiri
Ini pasti membosankan tapi jangan lupa tinggalkan komentar
Kiss kiss
.
.
.
.

Hampir satu minggu Kyuhyun tak keluar kamar. Napsu makanya pun sudah berubah drastis lagi. Orang tuanya cukup khawatir. Siwon berusaha menghubunginya bahkan sampai datang ke rumahnya. Choi Hangeng yang masih kesal melontarkan pukulan bertubi-tubi pada pria itu. Dia begitu marah karna kehilangan keceriaan putri satu-satunya. Siwon pun hanya diam tak melawan. Kalau saja nyonya Cho tidak datang mungkin Siwon sudah mati. Kamis ini Kyuhyun ada janji dengan dokter kandungan jadi tetpaksa dia keluar kamar dan pergi dengan supir. Untuk pertama kali Kyuhyun meminta foto kandunganya. Dia tersenyum kecil sambil berjalan keluar ruangan.

“Siwon apa yang kamu lakukan di sini?” Kyuhyun terkejut dan langsung menyimpan foto yang dia genggam. “Apa yang kau lakukan di sini?”

“ Kenapa kau gugup?’

“ Aku tidak gugup.”

“Kenapa tak pernah menbalas pesanku?”

“Karna aku tak ingin membalasnya.” Kyuhyun hendak berjalan.

“Bagaimana ke adaanya?”

Deg!! Jantung Kyuhyun seakan ingin meledak. Dia menoleh dengan wajah penuh kekewatiran.

“Aku baik-baik saja.”

“Bukan…walau aku juga ingin tahu bagaimana ke adaanmu tapi juga ingin tahu bagaimana ke adaanya?? Bukan aku juga berhak tahu.” Kyuhyun memeluk perutnya dengan wajah ketakutan “Aku pikir dengan pura-pura tidak tahuakan membuatnya nyaman bertemu denganku. Tapi tetap saja kau jaga jarak denganku. Aku tak tahan…aku juga ingin tahu bagaimana dia?” Kyuhyun berjalan mundur dengan wajah kebinggungan. Wanita itu langsung berlari. Siwon berusaha mengejarnya dan menarik pergelangan tangan Kyuhyun.

“Lepaskan!! Jeball!! Jeball!!” dia menangis tersedu-sedu. “Aku tak akan meminta apa pun. Ku mohon lepaskan aku…” wajahnya memelas dengan air mata bercucuran.

” Bagaimana aku bisa melepasmu kalau dalam perutmu ada anakku…?”

“Dia bukan anakmu… Dia bukan anakmu…”

“Lalu anak siapa? CHANGMIN…PRIA CHINA ITU…”

PLAASSSS!!!

Siwon menyentuh pipinya. Dia tersenyum. “Dia anakku.” jawab Kyuhyun.

Siwon menarik Kyuhyun untuk masuk ke dalam mobilnya. Wanita itu terus memberontak tapi Siwon tetap memaksanya. Dia terus menggemgam tangan Kyuhyun sambil mengemudikan mobilnya.

“Siwon lepaskan!! Apa kau sudah gila?? SIWON!!” namun pria berlesung pipi itu tak perduli. Dia masih fokus menyetir.

Kyuhyun hanya terdiam menatap semua makanan di meja makan. Siwon pun kembali dengan semangkuk sup ayam.

“Makanlah!” Siwon mengambilkan supnya dan beberapa lauk di piring Kyuhyun. Wanita cantik itu menoleh dan melihat memar-memar di wajah Siwon.

“Apa ayahku pelakuknya?” Kyuhyun mengangkat tanganya dan menyentuh memar di pipi Siwon. “Kenapa tak melawan? Bukan ini sudah keterlaluan?”

Siwon tersenyum kecil dan menyentuh telapak tangan Kyuhyun yang membelai wajahnya. “Aku pantas menerimanya. Ini tak seberapa dengan rasa sakitmu.” jawabnya. “Dokter bilang, kau susah sekali makan. Jadi aku buatkan semua makanan kesukaanmu. Aku tak tahu kau ingin makan apa. Jadi…”

Kyuhyun langsung menarik tanganya dan kembali fokus dengan makananya. Siwon tersenyum kecil lalu mendekatkan wajahnya. “Bolehkah aku menyentuhnya?” Kyuhyun kembali menoleh dan jarak wajah mereka begitu dekat. “Boleh?” tangan Siwon sudah menyentuh perut Kyuhyun dan membelainya dengan lembut. Kyuhyun masih memaku dan dengan lancangnya Siwon mengecup bibir plum itu. Kyuhyun langsung berdiri dengan wajah gugup. Dia kembali terhipnotis. “Wae?”

“Aku ingin pulang .”

Siwon berdiri dan Kyuhyun langsung nenjaga jarak. “Nanti. Setelah kau habiskan makananmu.” siwon berjalan mendekat.

“Tidak. Aku ingin pulang sekarang.”

“Baby…”

“Aku bukan mainanmu. Jangan panggil aku baby…”

“Siapa yang ingin menjadikan mainan? Kyu…kau tahu aku mencintaimu dan semua ini adalah kesalahpaham saja bukan. Kenapa tak bisa memaafkanku? Kau tahu bukan alasanku… Dia sebatang kara.”

“Arra. Aku mengerti karna itu dia lebih membutuhkanmu bukan sedangkan aku tidak. Anak ini adalah anakku. Bukan sejak awal aku sudah tegaskan bila aku hamil pun anak ini akan bermarga Cho.”

“Persetan dengan itu. Aku menginginkan kalian berdua. Jadi aku tidak berduli dengan marga atau apa pun. Aku ingin kau…dan dia.” Kyuhyun terdiam. “Kyu…aku tahu kita masih memiliki perasaan yang sama. Bilang padaku bila ciumanan tadi tidak ada artinya buatmu? Bagaimana malam panjang yang kita lalui malam itu? Itu bukan fantasiku saja bukan. Baby…”

“Sudah aku bilang itu hanya kekilafan saja. Kesalahan besar yang aku buat dan dengan bodohnya aku..aku membiarkan kau menyentuhku lagi.”

“Karna kau mencintaiku…”

“Tidak. Itu tidak benar. Aku sudah mengahapus rasa cintaku setelah melihat kalian berdua hari itu.”

“Baby…”

“Jangan ganggun aku dan calon anakku lagi. Ku mohon!!” Kyuhyun berlutut di hadapan Siwon.

Siwon mengusap wajahnya kasar lalu menarik Kyuhyun dan memeluknya. “Aku yang seharusnya berlutut. Bukan kau…”

“Tidak ada yang bisa aku lakukan lagi. Aku ingin anak ini. Aku sudah pernah hampir kehilangan dia.” Kyuhyun menangis.

“Kenapa kita tidak bisa bersama lagi? Aku mencintaimu Kyu…”

“Karna kau sudah menghianatiku.”

Siwon melepaskan pelukannya. “Baiklah! Aku tidak akan memaksamu sekarang. Aku akan menunggumu sampai kau menerimaku. Aku akan terus datang ke rumahmu sampai kau menerima dan memaafkanku.”

“Kau cari mati. Appa tak akan melepaskanmu…”

“Aku tahu dan aku tidak akan perduli.”

“Kau ingin appaku menjadi pembunuh.”

“Aku akan menulis surat wasiat bila aku rela menyerahkan nyawaku sendiri.”

“Kau gila!!”

“Iya. Sejak aku mengenalmu.”

“Pabbo. Jangan membodohiku lagi. Aku tak akan termakan rayuanmu.”

“Terserah. Aku akan melakukan apa pun asal kau memaafkanku dan kembali padaku.”

Kyuhyun hanya terdiam dengan ucapan Siwon. Dia takut mempercayainya tapi dia tak ingin Siwon terluka.

******

Siwon tersenyum ketika berjalan masuk ke dalam rumahnya. Nyonya Choi sedang menyiapkan sarapan pagi. Siwon langsung melabuhkannpelukan.

“Good morning,mom.”

Sungmin sedikit terkejut. “Tumben anakku ingat pulang.”

“I miss you,mom.” Siwon mengecup pipi ibunya lalu duduk di salah satu kursi.

“Ya Tuhan!! Apa Hangeng pelakukanya?”Siwon hanya tersenyum melihat ibunya khawatir. “Apa ini
tidak keterlaluan? Kenapa tidak melawan saja?”

“Dia juga bilang begitu.”

“Huh?” Sungmin kebinggungan.

“Sudahlah umma. Ini tak seberapa…”

“Tak seberapa katamu. Akan umma laporkan ke kantor polisi. Dia juga perlu tahu bagaimana kekuatan keluarga Choi…”

“Umma…Bila kau memang punya kemampuan itu kembalikan saja Kyuhyun padaku.”

“Anak bodoh.” Sungmin memukul kepala putranya.

“Bukan umma sendiri yang memintaku untuk mencintai istriku. Aku sudah mencintainya dan sekarang dia pergi.”

“Salahmu sendiri kenapa menyakiti dia? Umma malu setengah mati karna perbuatanmu.” Sungmin mengambilkan nasi dan beberapa lauk untuk putranya.

“Karna itu…bantu aku mendapatkanya atau kau akan kehilangan putramu….”

“Yah!!” Sungmin geram dan memukul kepala anaknya lagi. “Kemarin kau menolak dan sekarang merengek. Otakmu itu sempit seperti appamu.”

“Umma…ayolah!! Aku benar-benar akan jadi suami dan ayah yang bertanggung jawab.” Sungmin langsung menoleh dengan expresi terkejut. “Kyuhyun hamil…”

“Mwo?”

“Umma akan jadi nenek.”

“Jinjja?” Siwon mengangguk. “Bagaimana? Ah…Heachul tak bilang padaku. Siwon…”

“Aku rasa Tuhan begitu adil denganku…” Siwon tersenyum dan memakan sarapanya. Sungmin hanya menghela nafas. “Aku bahkan berpikir akan mendapat kabar itu satu sampai dua bulan lagi ternyata…dia sudah hamil.”

“Maksudmu? Apa otakmu hilang?”

“Umma…bila kau sayang padaku. Lakukan apa yang harus kau lakukan karnanaku sudah melakukan tendangan pertama.”

“Otakmu sama-sama dungu seperti appamu.”

“Umma…”

“Jangan merengek seperti bayi. Umma sedang berpikir.”Siwon terdiam. “Salahmu sendiri. Umma tak akan salah memilihkan calon istri untukmu. Kau pikir ini untuk bisnis semata.”

“Mianhae umma…aku tahu umma menyayangiku.”dia memeluk ibunya dengan manja.

“Ah..kenapa aku punya anak bodoh sepertimu? Kau mempertaruhkan persahabatanku dengan Heachul.”

“Mianhae umma…kali ini aku akan serius.”

“TERLAMBAT BODOH. Kau tak tahu bagaimana sikap keras kepala Hangeng.” Sungmin melipat tangan di dada.

“Kenapa umma tak cari kelemahanya?”

“Kelemahanya adalah putri dan istrinya.”

Sungmin tersenyum melihat putranya. Dia berdiri lalu mengambil ponselnya. Siwon tersenyum. Dia tahu ibunya pasti bisa menemukan cara untuk mendapatnya. Dia melahap sarapanya sambil tersenyum bangga. Kadang uang bisa membeli segalanya walau kebahagian itu bukan hanya uang. Tapi uang bisa bicara ketika kita membutuhkanya.

*****

From : Wonnie
“Hari ini kau ingin makan apa? Biar aku bawakan.”

Kyuhyun tersenyum bahagia ketika mendapat pesan singkat itu. Dia memeluk ponselnya dengan wajah hang berseri-seri. Dia berharap itu bukan kebohongan saja. Dia berdiri dan memilih baju yang cocok. Dia kembali mepora-porandakan kamarnya. Dres putih dengan gernelap bunga di bajunya. Dia urai rambut panjangnya dan sedkit mengoleskan lipstik. Dia turun ke bawa karna ayahnya sedang ada perjalanan bisnis ke China jadi Siwon tak akan di pukuli.

Ting tong..

Kyuhyun berhenti di meja makan dan membiarkan pelayan membukan pintunya.

“Sayang…kau cantik sekali hari ini.” Heachul terkejut melihat putrinya terlihat cantik pagi ini.

“Nona ada kiriman bunga untuk Anda.” ucap pelayan itu.

“Sepagi ini. Siapa pengirimnya?” Heachul penasaran.

Kyuhyun langsung merebut bunga mawar merah itu dan menciuminya. Dia membaca note yang di selipkan di bunga itu.

“Untuk sahabatku. Maaf beberapa hari ini aku sibuk. Ini tanda permintan maafku. Changmin.”

Kyuhyun menarik nafas dalam lalu membanting bunga itu di meja begitu saja. Dia kembali ke kamar dengan wajah cemberut.

“Ada apa dengan dia?” Heachul melihat note yang di bungan putrinya. “Changmin…” Heachul hanya mengelengkan kepala. Tak lama pelayan membawa satu bingkisan lagi. “Siapa lagi?”

“Kiriman dari tuan Siwon nyonya.” Heachul langsung melirik ke atas. Dia tersenyum lalu menerima bingkisan itu dan satu mawar putih.

“Antarkan ke atas.”

“Baik.” pelayan itu pun membawa bingkisan itu ke atas. Heachul pun duduk dan tersenyum.

Tok..tok…

“Aku tidak mau makan.” teriak Kyuhyun dari dalam
.

“Nona saya hanya mengatarkan bingkisan dari Tuan Siwon.”

Pintu kamar langsung terbuka dan menampakan wajah Kyuhyun. Dia langsung mengambilnya dan menutup pintunya kembali.

“Kau tidak membalas pesanku. Jadi aku hanya membuatkan spagetty saja. Selamat makan istriku dan calon anakku. I love you.” Kyuhyun kegirangan. Dia meneluk guling sambil menciuminya. Dia kembali seperti remaja yang jatuh cinta.

“Jadi itu yang membuatmu bahagia sayang…” Kyuhyun langsung bangun dan menatap ibunya yang berdiri dengan vas kristal. “Umma bawakan vas. Tapi jika kau perlu…”wanita cantik itu berjalan mendekati putrinya. “Hanya spagetty sudah membuat putriku seperti anak remaja tujuh belas tahun… Wahh debbak!! Ternyata pesona Choi Siwon belum lepas?”

“Umma…” rengeknya.

Heachul mengambil mawar putih itu dan menaruhnya di vas. Dia duduk di samping putrinya. “Umma dan appa sempat khawatir karna melihatmu aneh beberapa hari ini. Kau bahkan tak keluar kamar ketika appa memukuli Siwon.” Kyuhyun memplout bibirnya.”Jadi kau masih mencintainya?”

“Umma…”

“Wae? Sejak tadi kau hanya merajuk. Umma bertanya apa kau masih mencintainya?”

“Umma…” kali ini Kyuhyun menarik-menarik lengan baju ibunya. “Jangan tanya seperti itu. Aku malu…”

“Malu?? Sejak kapan Cho Kyuhyun punya urat malu?”

“Umma…”sentak Kyuhyun lalu merebahkan tubuhnya lagi. Heachul tersenyum kecil membelai rambut anaknya dengan sayang. “Umma…apa Siwon bisa di percaya?” Heachul memperhatikan wajah putrinya. “Aku takut dia hanya berbohong padaku.”Kyu memejamkan mata. ” Kemarin aku mulai percaya padanya tapi dia menghianatiku. Aku jadi takut mempercayainya lagi.”

“Bagiamana dengan hati kecilmu?” Kyuhyun memplout bibirnya. “Bukan kau sudah dengar sendiri kalau semua itu salah paham. Siwon tidak berselingkuh tapi hanya membantu wanita itu. Ya..walau wanita itu bekas kekasihnya. Kalau menutut pendapat umma,sejak pertama kali melihatnya dia adalah pria baik dan sopan.”

“Baik apa ya.” dia kembali duduk dan bersila menghadap ibunya. “Dia itu menyebalkan umma. Dia…tak pernah baik padaku. Bahkan ketika membelikan sesuatu dia selalu meminta imbalan.”

“Jinjja? Wah…dan putriku dengan senang hati memberikan cintanya.”

“Umma kenapa kembali meledekku?”

“Ada tamu. Kau tak ingin melihat siapa yang datang?” Kyuhyun mengelengkan kepala. “Bagaimana kalau Siwon?”

“Appa tak ada di rumah jadi biarkan saja.” Kyuhyun kembali merebahkan tubuhnya.Heachul hanya tersenyum lalu bergegas berdiri. Dia berjalan menuruni anak tangga dan terlihat Siwon menundukan badanya.

“Ada apa lagi Siwon?” tanya Heachul dengan dana sinis.

“Mianhae mengganggu umma sepagi ini.”

“Bukan setiap hari seperti ini.” Siwon tersenyum kecil. “Untung suamiku sedang tidak ada. Jadi kau aman.”

Telihat dari belakang Kyuhyun berjalan dengan santainya. Siwon tersenyum tapi wanita itu mengabaikanya. Kyuhyun menghampiri bunga yang tadi di buang begitu saja lalu menciuminya.

“Wahh… Romantis sekali sahabatku sampai memberikan bunga sebesar ini.” dia sedikit melirik Siwon. “Umma kenapa tak memanggilku. Aku harus mencari vas buang yang besar.” dia pura-pura mencari vas. Heachul hanya mengelangkan kepala lalu pergi tak memperdulikan mereka berdua.

“Kau sudah makan? Aku tak tahu kau ingin makan apa?”

“Untuk apa kau kemari?”

“Hanya untuk melihat senyumu saja.”

“Cih!! Ini masih pagi…”

“Apa kau sudah makan?”

“Aku sudah membuangnya.” ketusnya.

“Satu minggu ini aku ada perjalanan bisnis karna itu aku ingin melihatmu dan dia. Aku pasti akan merindukanmu karna itu aku kemari sebelum pergi. Jujur aku ingin sekali mengajakmu tapi kau belum bisa melakukan perjalanan dengan pesawat.” ruwat wajah Kyuhyun berubah drastis. “Kau harus makan dengan baik. Bila ada apa-apa segera hubungi aku.” Siwon mendekat dan meraih dua tangan Kyuhyun yang lemas. Pria itu mengecup kening Kyuhyun. “Nanti malam aku berangkat.” dia berlutut dan menempelkan wajahnya di perut Kyu. “Jangan rewel dan jaga ibumu. Jangan suka pilih-pilih makanan seperti ibumu. Arra…” Siwon mengecupnya sebelum berdiri. Mereka saling menatap cukup lama. “Saranghae…”

“Untuk siapa?”

“Tentu saja untuk kalian berdua.”

“Kalau begitu pergi sana. Aku muak dan ingin tidur.”

“Apa sedang tak enak badan? Bagaimana kalau kita ke dokter dulu?”

“Tidak usah. Kau pulang saja.” Kyuhyun pun pergi meninggalkan Siwon. Padahal pria berlesung pipi itu ingin berdua lebih lama. Jujur dia semakin tak bisa lepas dari choi Kyuhyun. Apalagi sejak tahu dia hamil. Siwon berjalan menyusul dan meriah pergelangan tangan Kyuhyun.

“Bantu aku mengepak baju.”

“Kau pikir aku pembantumu?” Siwon tidak perduli langsung menarik Kyuhyun dan wanita cantik itu dengan senang hati di tarik olehnya.

*******

“Jadi kau yang memenangkan lelang itu?” Sungmin mengangguk dan Heachul masih terpukau dengan berlian di tangannya. “Debbak!! Ini mencapai seratus juta dolar lebih. Apa Kangin tak memarahimu?” Sungmin mengelengkan kepala. “Ah.. Andai Hannie juga seperti itu. Dia bilang untuk apa kau membeli barang-barang sebanyak itu.” keluhnya.

“Ambilah!!” Heachul terdiam. “Ambilah!! Aku sengaja membelinya untukmu.”

“Minnie ini bukan barang murah dan untuk mendapatkanya pun susah.”

“Tak ada yang lebih berharga selain persahabatan kita….” Sungmin tersenyum. ” ….dan tentunya putraku…”lanjutnya dalam hati.

“Kau nyakin? Minnie ini langka bukan? Kalau bukan karna tas mahal kemarin aku juga pasti akan ikut pelelangan itu.” dia menyesap kopi pesanannya.

“Kalau begitu ambilah… Aku tahu kau begitu menginginkanya. Chullie…kita bersahabat bukan satu tahun dua tahun. Sejak kecil kita selalu berbagi apa pun.”

“Kecuali kekasih.” merek tertawa.

“Aku tak ingin hanya karna masalah Siwon dan Kyuhyun kita terpisah. Bagaimana pun…”

“Aku tahu. Hannie juga tak akan memutuskan kerja sama begitu saja Minnie.”

“Bukan masalah kerja sama tapi ikatan keluarga kita. Bukan kita berjanji tak hanya lima tahun kita bekerja sama tapi puluhan tahun. Ketika itu aku benar-benar bahagia bisa mewujudkan mimpi kita. Ini semua salah Siwon… Harusnya…”

“Minnie…Siwon tak benar-benar bersalah. Bukan semua sudah tahu ini salah paham. Siwon hanya kasihan dengan wanita itu. ”

“Tapi seharusnya dia berkata jujur dengan Kyunnie bukan separti ini. Aku sudah terlanjur menyanyainya…”Heachul memeluk teman baiknya. “Pasti Hangeng membenci putraku…dia bodoh seperti ayahnya.”

“Minnie…”Sungmin melepas pelukanya dan menghapus air matanya. Ini di antara ketulusan dan peran mengambil simpati. Jujur dia benar-benar sedih karna hampir kehilangan sahabat. Hangeng melarang istrinya bertemu dengan Sungmin ketika itu. “Kyuhyun masih mencintai Siwon…”

“Mwo?” Sungmin benar-benar terkejut. “Apa yang kau bicarakan? Benar…Kyu masih mencintai Siwon?” Heachul mengangguk dan Sungmin tersenyum bahagia. “Jadi…”

“Tinggal bagaimana Hannie. Dia tetap bersikukuh memutuskan kotrak kerja dengan perusahaan kalian dan tentunya soal perceraian itu.”

“Chullie…ini juga demi kebahagian anak-anak kita. Siwon juga mencintai Kyunnie…”Heachul hanya terdiam ketika Sungmin berusaha membujuknya.

*******

 

Kyuhyun hanya duduk di ranjang ketika Siwon mengepak bajunya. Dia melontarkan berbagai argumen dan pria itu menuruti apa pun yang di perintahkan istrinya.

“Dasi itu begitu norak dan kampungan.” komentarnya dengan sinis.

“Agnes yang membelikanya. Apa ini tidak sesuai dengan stelan jas yang kau pilih?” jawab Siwon dengan santai. Kyuhyun langsung diam dan tutun dari ranjang. “Hai..mau kemana?” Siwon menahan Kyuhyun untuk pergi.

“Tentu saja pulang.”

“Aku belum selesai. Nanti aku antar pulang. Kau cemburu aku masih menyimpan pemberian Agnes?”

“Ani. Itu bukan urusanku…kau masih menyimpanya,mencintainya, atau menikahinya. Itu bukan urusanku…”

“Lalu kenapa kau pergi?”

“Karna aku tidak mau jadi perusak rumah tangga orang. Harusnya kau memintanya datang.”

“Itu yang ku rasakan tadi. Kau membuang pemberianku dan menyukai memberian Changmin.” Kyuhyun melemparkan tatapan membunuh. “Wae? Kau kesal.” Siwon berkaca pinggang.”Aku masih menjadi suami sahmu dan kau dengan wajah bahagia menerima bunga dari pria lain.” Kyuhyun tak perduli lalu kembali berjalan. Siwon kembali menarik tanganya. ” Dengarkan aku bicara..” sentaknya.

“Kau.. apa yang kau lakukan sekarang? Kau berani membentakku?”

“Aku sudah bilang padaku jangan sering bertemu dengan Changmin walau dalam istilah teman.”

“Apa hakmu? Jangan kau pikir aku sudah berdamai denganmu.” Siwon langsung mencakup wajah Kyuhyun ketika wanita itu membalas teriaknya.

“Okay! Mianhae. Aku bersalah.”

“Kau pikir dengan berkata maaf semua akan baik-baik saja.

“Tidak.” Siwon mengecup bibir itu sesaat. “Kita pergi makan di luar. Bagaimana? Aku akan menuruti semua keinginanmu. Apa pun?”

“APA PUN?” Siwon mengangguk lalu dengan santai Kyuhyun meraih tasnya dan menarik Siwon keluar. Siwon hanya tersenyum kecil. Di tahu pasti ada kabar buruk pada dompetnya.

******

 

“Kau lelah?” Kyuhyun mengangguk dengan mata setengah terpejam. “Kita pulang sekarang ya?” Kyuhyun mengelengkan kepala. “Mobil kita sudah tidak cukup sayang…”

Kyuhyun membuka matanya dan memplout bibirnya. “Tapi aku masih ingin jalan-jalan.”ucapnya.

“Sepulang dari Paris akan aku ajak kau jalan-jalan lagi. Tapi sekarang kau harus istirahat. Okey!”

“Aku ikut!! Sudah lama aku tak kesana.” wajahnya berbiar-binar.

“Jangan. Kau masih hamil muda belum aman melakukan perjalanan.”

“Bilang saja kalau aku merepotkan. Sudah kita pulang saja. Aku tak jadi ambil barang-barang itu.”

“Sayang…”siwon membelai rambut Kyuhyun. “Lalu harus aku apakan semua ini bila kau tak mengambilnya?”

“Terserah. Sudah aku mau pulang.”

“Bagaimana kalau kita pergi ke suatu tempat lagi? Kalau ingin belanja lagi. Akan aku turuti. Kau ingin apa?”

“Aku sudah tidak mood belanja lagi. Kau membuat seleraku hilang. Cepat jalankan mobilnya.”

Siwon menghela nafas lalu mulai menyalakan mobilnya. Kyuhyun masih membuang muka dengan kesal. Siwon memarkirkan mobilnya di dalam dan melihat Kyuhyun sudah tertidur. Dia membelainya dan melepas sambuk pengamanya. Berjalan di mengangkat tubuh itu dan menyuruh beberapa pelayan untuk membawakan barang belanjaanya. Heachul hanya melipat tangan di dada. Siwon melintasi ibu mertunya dan membawa istrinya ke kamar. Dia tersenyum kecil lalu mengecup keningnya cukup lama.

“Kau sudah lebih dari candu. Aku mulai tak bisa lepas darimu. Hingga sampai saat ibu dan ayah bersama. Jaga ibumu baik-baik untuk ayah sayang…” dia membelai pelan perut Kyuhyun. Siwon tersenyum lalu berdiri untuk berpamitan dengan ibu mertunya.

******

 

Kyuhyun berulang kali melihat ponselnya. Menghela nafas lalu kembali berbaring dengan kaki di angkat ke atas. Bibirnya mengumam tak jelas dan terus sana memasukan makanan ringan di mulutnya. Heachul membawa sepotong kue strawberry dan susu untuk putrinya.

“Bukan ini sudah malam kenapa belum tidur? Apa di belum menghubungimu?” dia meletakannnampanya di hadapan Kyuhyun lalu duduk di samping. Kyuhyun membuka mata dengan malas lalu menatap ibunya dengan sinis. “Tebakanku benar?

“Siapa yang menunggunya?” sentaknya lalu berdiri kembali mengonta-ganti chanel TV.

“Oh..jadi benar tak menunggunya?”

“Siapa yang Kyuhyun tunggu?”suara dingin itu membuat dua wanita cantik menoleh ke belakang. Kyuhyun kembali terfokus tapi Heachul berdiri dan memijat pundak suaminya. “Ada yang kalian rahasiakan selama aku pergi ke China?” selidik Hangeng.

TBC

Banyak yang binggung soal sangking lama cerita ini gak di lanjut
Ini sambungan dari

Love story – Karna ku sangggup
Love srory – Me and your
Love srory – Janji
Love srory – Kenangan dan penyesalan

Selamat membaca

Advertisements

Author:

Saya manusia biasa Punya salah dan tak sempurna Saya jatuh cinta dengan Wonkyu Tak perduli banyak yang bilang saya gila Bahkan pacar saya... Saya jatuh cinta dengan mereka ♡♡♡♡

16 thoughts on “Love Story – Mianhae Jongmal Mianhae 2

  1. Aduh kyu klo msh cinta blg dunk sm aku #lohhh hahaha..
    Cepet baikan yah wonkyu.. kasian aegya kalian pst butuh daddy jg…

  2. Jika kyuhyun membuang gengsinya dan mengakui kalau dia msh mencintai siwon, hanggeng pasti tdk akan bs menolak siwon lagi krna heechul pasti akan membantu kyuhyun meraih kebahagiaannya…
    Lalu kapan kyuhyun akan mengakui perasaannya ya kalau dia msh cinta sama siwon?

  3. Aishhh gemesnya sama kyu. Kalo emang masih suka mah langsung balikan aja, heheh ga usah gengsian keburu diambil orang loh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s