Posted in Drama, Family, Genderswitch, Romance, Sad, Uncategorized, wonkyu, WonKyu Story

Love Story – Mianhae Jongmal Mianhae 1

Love Story – Mianhae Jongmal Mianhae 1
Autor : Cat meonks
Cats : Cho Kyuhyun(GS), choi Siwon dll
Warning : Typo berserakan dan bahasa kurang jelas
Cerita gaje tapi hasil karya sendiri
Ini pasti membosankan tapi jangan lupa tinggalkan komentar
Kiss kiss
.
.
.
.

Siwon terlihat seperti orang bodoh selama dua bulan ini. Bagimana dia berusaha menemui Kyuhyun tapi tiada hasilnya. Sampai saat ini dia masih harus bolak-balik ke rumah sakit hanya untuk memperisakan kondsi tanganya yang patah. Hari ini Siwon sudah bisa melepaskan gipsnya dan mulai mengerakan tanganya pelan-pelan. Pagi ini dia kembali datang ke kediaman Cho dan kali ini wanita paru baya itu membawanya pergi sebelum suaminya melihat dan memukul Siwon lagi.

“ Umma—“

“ kau tahu bukan Kyuhyun adalah putri tunggalku. Sebenarnya aku ingin memiliki banyak anak tapi Tuhan hanya mengijinkanku memiliki satu putri.” Siwon terdiam. “ Sebenarnya dia adalah wanita baik dan lembut namun karna ulahku dia menjadi manja dan ketus.” Siwon tersenyum. Dia tahu bagaimana sikap istrinya itu. “ Ini salahku—dia bilang dia mencintaimu karna itu aku setuju saja dengan usul orang tuamu untuk menjodohkan kalian. Aku pikir dia akan jadi bahagia ketika bersamamu—“ Siwon terkejut dengan pertanyaan mertunya. Jadi Kyuhyun sudah mencintainya sejak awal. Dia hanya bisa tersenyum. “ Setiap hari dia mengeluh dan sedih. Bagimana cara agar kau melihatnya? Dia mencoba berbagai cara agar kau melihatnya tapi dimatamu hanya ada dia. Sebenarnya aku terluka ketika mendengar ucapanya tapi dia selalu bilang bisa membuatnya jtuh cinta dan melupakan wanita itu. Karn aitu aku percaya—tapi kini..”

“ Umma—itu semua salah paham.”

“ Salah paham atau bukan kau masih menemui wanita itu.” Siwon terdiam. “ Bisakah kau kabulkan keinginanku?”

“ Umma—apa pun akan aku kabulkan asal kau memaafkanku..”

“ Jangan pernah temui putriku lagi. Jangan buat dia terluka ketika melihatmu lagi—aku mohon. Dia sudah cukup menderita—biarkan dia melupakanmu.”

“ Umma—“

“ Aku sudah selesai bicara. Aku mohon segera tandatangi surat cerainya. Kami tak akan membatalkan kerja sama.” Heachul pun pergi begitu saja tanpa mendengar jawaban dari Siwon. Pria berlesung pipi itu hanya terdiam dengan air mata yang mengalir dengan derasnya. Dia kacau dan tak tahu harus bagaimana. Dia terdiam cukup lama disana tanpa bicara atau bergerak. Dia merasa lelah hingga dia berjalan kembali pulang. Dia menghela nafas. Dia kembali tinggal di apatermentnya. Sendiri melepas sepi.

Ting..tong…

Siwon menaruh kaleng birnya dan berjalan menuju pintu. Wajahnya pucat tubuhnya lemas. Matanya sedikit berkunang tapi dia tetap berjalan membuka pintu. Seharian dia hanya duduk disana meratapi nasip.Dia tak percaya siapa yang datang di hadapanya.

“ Bila kau menginginkan aku mendatangani surat cerai itu. Jangan harap.”

Kyuhyun terdiam menatap Siwon yang terlihat pucat tak bertenaga. “ Apa kau sakit?’tanyanya.

“ Itu bukan urusanmu. Pergilah!!” usir siwon. Kyuhyun langsung menerobos masuk ketika Siwon hendak menutup pintunya. “ Choi Kyuhyun—“

Kyuhyun berdiri di hadapanya. “ Kau selalu menolak ketika pengacaraku menemuimu.” Siwon tak perduli dia kembali ke meja makan dan meraih birnya. “ kau terlihat pucat bagaimana kau masih meminum bir?”

“ kamu terlalu banyak bicara dan ini bukan lagi menjadi urusanmu.”

“ Ini urusanku atau tidak bila kau sudah mendatanganinya semua akan beres dan aku tidak akan menganggumu.”

“ Sudah aku bilang jangan harap aku mendatanganinya.” Siwon berdiri dan membuat semua kaleng bir itu terjatuh karna gerakan sempoyongnya. Kyuhyun sedkit berjalan mendekat. Dia tahu Siwon sedang tak enak badan. “Lebih baik kau pergi sebelum aku melakukan sesuatu lebih berani—“

“ Aku bukan anak kecil yang bisa kau takuti.”

Siwon mendorong Kyuhyun ke dinding dan mengurungnya. “ Tapi aku juga bukan orang yang hanya asal bicara tanpa melakukan apa-apa.”

“ Aku tidak takut…”

“ Benarkah?” Kyuhyun masih menatap tajam ke arah Siwon.” Baiklah!!” Siwon langsung mengecup bibir Kyuhyun dengan rakus. Kyuhyun memberontak dan memukul-mukul dada Siwon namun begitu dia merasa nyaman dia memeluk erat punggung Siwon. Mereka terus berciuman dan membalas satu sama lain. Bahkan kini Siwon membawanya masuk ke dalam kamarnya. Kyuhyun mendorong Siwon ke rajang dan mereka saling menatap sejenak sebelum Kyuhyun kembali menciumnya. Siwon hanya memejamkan mata menikmatinya.

Pagi yang cerah dan Kyuhyun masih tertidur lelap. Siwon sudah mengenakan jubah mandinya dan tersenyum melihat istrinya masih terlihat menikmati tidurnya. Siwon kembali naik ke ranjang dan membelai wajah istrinya. Ini terasa seperti mimpi indah. Kyuhyun ada di depanyanya. Dia tersenyum ketika Kyuhyun mengeliat tak nyaman.

‘ Mianahe—apa aku menganggumu.” Bisik Siwon.

Kyuhyun sedikit pegal ketika mengerakan tubuhnya. Dia menghela nafas lalu menutup matanya sebentar. “ Kenapa kau tak membangunkanku?”ucapnya.

“ Untuk apa? Aku rela menunggumu sampai bangun.” Siwon tersenyum.

“ Tapi aku tidak.”

“ Baiklah!! Lain kali aku akan bangunkamu lebih awal.”

“ Jangan salah paham Ini adalah sebuah kesalahan saja. Ini tak ada artinya apa-apa buatku.”

“ Aku paham. Walau itu adalah hal terindah untukku.” Kyuhyun berusaha melilitkan selimutnya dan mencari baju yang berserakan di lantai. “ Kau ingin mandi sekarang atau kau ingin sarapan dahulu.”

“ Aku ingin pulang. Dimana bajuku?”

“ Tanpa sarapan?” Kyuhyun hanya menatapnya dengan tajam. “ Baiklah. Akan aku atar kau pulang.”

“ Aku membawa mobil sendiri.’ Kyuhyun memungggungi Siwon dan mulai mengenakan bajunya satu persatu.

Siwon tersenyum kecil. “Aku nyakin kau lelah dan perlu istirahat. Jadi biarkan aku mengatarmu.” Kyuhyun melirik sekilas dan suasana kembali hening. “ Tinggalkan kunci mobilmu. Aku akan mengatarkannya—“ Kyuhyun pun berdiri dan terasa nyeri di perutnya. Dia mengigit bibirnya. Dia mengambil tas merahnya dan melepar kunci mobilnya di ranjang lalu pergi begitu saja. Siwon yang sudah berganti baju tersenyum dan mengekor di belakang wanita itu.

Siwon terus memperhatikan Kyuhyun yang banyak diam dalam mobil. Wanita itu terus memengai perutnya membuat risau pikiran Siwon.

“ Apa ada yang sakit?’ Kyuhyun terlihat terkejut dengan pertanyaan Siwon. “ Apa semalam aku menyakitimu?Kenapa dari tadi aku perhatikan kau memengai perutmu?”

“ Bukan urusanmu.”

“ Bila kau lapar kita bisa mencari tempat makan. Kau ingin makan apa?”

“ Ku bilang bukan urusanmu. Menyetirlah yang baik. Aku tak ingin mati konyol.”

Siwon hanya tersenyum kecil walau matanya terus menatap ke arah perut Kyuhyun. Sejak tadi wanita cantik itu tak melepaskan tanganya dari perutnya. Dia cukup merasa bersalah bila memang dia yang menyebabkanya.

“ Kau nyakin tak perlu ke dokter?”pria berlesung pipi itu benar-benar khawatir bila semalam dia terlalu kasar padanya.

Kyuhyun langsung menoleh, “ Andwae!!” Siwon terkejut ketika Kyuhyun langsung berteriak histeris.

“ Okey! Kau tak perlu sampai berteriak.” Siwon hanya menarik nafas lalu kembali fokus menyetir. Mobil silver itu berhenti di depan rumah Kyuhyun. Siwon melihat ke dalam. “ Apa perlu ku antar ke dalam?”

“ Kau ingin patah tulang lagi. Appa akan lebih kejam untuk ke tiga kalinya.” Dia melepaskan sabuk pengamannya.

“ Aku tidak perduli. Kau terlihat pucat. Aku antar ke dalam.” Siwon melepaskan sabuk pengamananya.

“ Kau pikir aku wanita lemah?”

“ Ani. Aku tahu kau kuat.” Siwon membersihkan keringat di kening Kyuhyun. “ Buktinya kau mampu mematahkan tanganku.”goda Siwon. “Baiklah! Masuklah!!.” Kyuhyun buru-buru turun dan berlari. Siwon pun langsung melajukan mobilnya.

Kyuhyun berjalan berjalan menuju ruang tengah. Dia tahu ayahnya pasti sudah ada disana. Menunggunya—

“ Darimana saja kau?’ suara keras itu membuat bulu kudu Kyuhyun merinding.” Bagaimana kau bisa tak pulang semalam?” pria paru baya itu berjalan mendekati putrinya. Istrinya hanya mengeleng pelan.

“ Appa—aku bukan anak kecil lagi—“ Kyuhyun langsung merengek manja. Bergelayut di lengan sang ayah.

“ Bagaimana pun kau mengandung cucuku—“

“ Appa—“

“Masuklah!! Bersihkan diri lalu segera sarapan.”

“ Siap komandan!” dia memberikan hormat pada ayahnya lalu pergi menaiki anak tangga. Hangeng hanya bisa mengelengkan kepala. “ Apa dia tidak datang lagi hari ini?” Heachul membawakan kopi suaminya.

“ Belum. Sepertinya dia sudah menyerah setelah pembicaraan kemarin.” Jawab wanita cantik itu.

“ Baguslah! Bila aku tak memandang Kangin mungkin sudah aku remukan dia.”

Heachul membelai lembut lengan suaminya.” Dia masih berstatus suami anakmu dan ayah dari cucu kita.” Ucapnya.

“ Aku tidak perduli. Putriku segalanya. Kenapa aku begitu bodoh menyerahkan putriku begitu saja padanya. Sialan!!”

“ Hannie!! Jaga emosimu. Aku tak ingin kau yang akan berakhir di rumah sakit. Arrachi?’ hangeng pun mengangguk lalu menikmati kopi buatan istrinya.

*******

Kyuhyun terlihat tegang ketika pemeriksaan berlangsung. Dia tak ingin terjadi sesuatu yang buruk pada kandunganya. Pagi ini dia membuat jadwal khusus.

“ Untuk tiga bulan pertama lebih baik hindari dulu berhubungan dengan suami Anda. Apalagi dalam jangka yang cukup lama. Itu bisa menyebabkan kelelahan tersendiri. Kandungan Anda baik-baik saja. Gizi juga harus di pertimbangkan. Apa yang Anda makan juga akan diserap olehnya? Semua masih baik-baik saja. Tapi bila masih terasa sakit segera hubungi saya. “

“ Syukurlah!! Terima aksih dokter.” Kyuhyun langsung berdiri dan mendunduk hormat.

“ Sampaikan salamku untuk ayahmu.”

“ Ne.” Kyuhyun berjalan keluar ruangan dengan perasaan gembira. Di luar rungan dia mengusap perutnya dengan sayang. “ Mianhae sayang—umma yang bersalah terhadapmu. Jangan salahkan appamu.. Arra—Karna dia belum tahu keberadaanmu. Maafkan umma—yang tak bisa mengedalikan diri ketika melihat ayahmu.“ dia menatap di depanya. Entah kenapa dia begitu iri. Melihat sepsang suami istri berjalan berdua. Dia menitihkan air mata. Dia berjalan menunduk dengan linangan air mata. Andai dia mampu seprti itu. Memiliki keluarga bahagia.

Kyuhyun menghabiskan makan siangnya. Heachul tak habis pikir sudah dua hari ini putrinya bertingkah ajaib. Padahal sejak putrinya mengadung pola makanya sedikit terganggu. Dia menghela nafas lega walau masih tersebesit tanda tanya.

“ Tumben kau tidak pilih-pilih makanan?’

“ Hum?”

“ Tumben kau tidak pilih-pilih makanan.”

“ Masakan umma enak. Umma—tambah lagi…” dia mengulurkan piringnya lagi. Heachul pun berdiri dan mengambilkan nasi lagi. “ Gomawo—“

“Dimana mobilmu?’ Kyuhyun langsung menelan makananya dengan buru-buru. “ Dua hari ini aku tak melihatnya.”

“ Aku—aku taruh di bengkel. Entah kenapa belum juga di kembalikan. Nanti aku coba hubungi lagi.” Dia menaruh piringnya lalu berdiri. “ Aku sudah selesai.”dia pun segera berjalan ke atas tanpa bicara apa pun. Dia lupa bila mobilnya masih dia tinggal di parkiran apaterment Siwon. Kyuhyun menghela nafas dan memilih-milih baju yang terlihat menawan tapi tidak membuat anaknya tertekan. “ Kita akan bertemu ayahmu. Apa kau senang sayang?’ dia tersenyum sendiri di depan kaca. Dia pun segera berdiri lalu mengambil tasnya dan turun.

“ kau mau kemana lagi?’ tanya Heachul,

“ Mengambil mobilku.” Kyuhyun segera berjalan cepat keluar rumah. Heachul hanya terdiam memperhatikan tingkah aneh putrinya.

******

Kyuhyun terdiam di depan pintu. Seakan dia lupa bagaimana cara mengketuk pintu. Terdiam menatap besi itu dan berulang kali menghela nafas. Wanita itu memejamkan mata,bernafas semampunya lalu menyandarkan ounggungnya di dinding sebelum merosot jatuh ke lantai. Pemilik rumah sendiri sudah tak oulang selama dua hari ini. Pria berlesung pipi itu sedang sibuk dengan pekerjaanya. Makan pun tak sempat hanya kopi yang sering dia tenggak. Dia terus menatap ponselnya,sejak kejadian itu tak ada kabar darinya. Merindukanya? Iya mungkin sangat. Pria itu berdiri mengambil jas hitamnya lalu meraih kunci mobilnya. Malam ini dia ingin pulang dan sekedar menikmati malam dengan aroma tubuh yang di tinggal istrinya di alas tidurnya. Sebelum pulang dia membeli beberapa keperluan rumah. Ketika pintu lif terbuka terlihat seseorang meringkuk di depan rumahnya.

“Kyuhyun…” wanita itu berusaha mengangkat kepalanya. “Apa yang kau lakukan disini?”tanyanya.

“Ahh…kau sudah datang…Aku ingin…” ucapnya terputus ketika dia berdiri dan kehilangan keseimbangan.

“Kyu…” Siwon langsung menangkapnya.

Siwon masih terdiam menatap Kyuhyun yang tertidur. Dia tak habis pikir apa yang di ucapkan dokter itu. Dia sedikit terkejut dan senang. Dia memperhatikan setiap lengkuk tubuh Kyu yang belum berubah. Menyedihkan! Jadi karna itu Kyuhyun memegangi perutnya. Dia terlalu keras dan melukai anaknya. Dia memejamkan mata dan mulai marah dengan dirinya sendiri. Setelah cukup lama Kyuhyun akhirnya sadar juga. Dia mengeliat pelan dan melihat sekeliling.

“Aku dimana?” dia memijat keningnya.

“Di kamarku. Kau pinsan jadi aku membawamu masuk.” jawab Siwon. Kyuhyun masih belum nyaman dengan dirinya hingga diam saja. ” Apa yang membawamu kemari?” tanya Siwon dengan hati-hati.

Kyuhyun berusaha berdiri dan menyandarkan tubuhnya di punggung ranjang. “Aku ingin mengambil kunci mobilku.”jawabnya.

“Kenapa tak menghibungiku?”

“Aku sudah menghapus nomer ponselmu.”

“Dan kau menungguku?” mereka saling menatap. “Tak mungkin bukan hanya karna sebuah mobil kau menungguku sampai pingsan? Maksudku… tak ada tujuan lain.”

“Tentu tidak. Aku memang sedikit tak enak badan. Jadi daripada aku pulang lebih baik aku menununggu sebentar.”

“Sebentar?” Kyuhyun mengangguk. Siwon menunduk dengan senyuman tipis. ” Apa aku perlu panggilkan dokter? Bukan kau bilang sedang tak enak badan.”

“ANDWAE!! Aku akan pergi sendiri.” Kyuhyun pun beranjak turun.

“Mau kemana?”

“PULANG. Untuk apa aku berlama-lama disini.”

“Aku antar.”

“Tidak perlu. Aku kemari untuk mengambil mobil.”

“Aku yang akan menyetir dengan mobilmu.” Siwon berjalan mendahului Kyuhyun. Wanita itu masih terdiam di tepi ranjang. Kenapa Siwon begitu tegang dan dingin? Kyuhyun mengambil tasnya dan berjalan di belakang Siwon.

Di dalam mobil suasan pun jadi canggung. Siwon terus terfokus pada jalan,tidak seperti yang kemarin terlihat hangat. Kyuhyun pun tak bisa berkata apa-apa. Dia memilih diam dengan wajah menunduk.

“Sudah sampai.” Siwon melepas sabuk pengamannya dan menatap ke arah Kyuhyun.

“Ahh…iya. Gomawo.” Kyuhyun pun hendak turun tapi di tahan oleh Siwon. “Wae?” tanya Kyu dengan lemas.

Siwon terdiam sesaat lalu menghela nafas. “Kau nyakin tak ada yang ingin kau bicarakan denganku?” wajah Kyuhyun tegang.

“Oh..iya. Soal…” Siwon masih memperhatikan Kyuhyun dengan teliti. “Soal surat cerai itu…kapan..”

“Turunlah!!” Siwon melepas gegaman tangan Kyuhyun lalu segera membuang muka. Kyuhyun jadibsalah tingkah. Siwon turun dan membuka pintu untuk Kyuhyun. “Apa perlu aku sampai dalam?”

“Ani. Kau pulanglah!” Kyuhyun turun dan berjalan ke arah pengemudi. “Sekali lagi terima kasih.” Kyuhyun menyalakan mobilnya.

“Aku akan menghubungimu nanti.”

“Huh?”

“Dan simpan nomerku baik-baik. Masuklah!” Siwon pun langsung pergi dan memanggil taksi. Kyuhyun masih terdiam sampai ada satpam yang menghampirinya.

“Nona…”

“Masukan mobilnya.” Kyuhyun turun dan membiarkan satpam memasukan mobilnya dalam istananya. Dia berjalan pelan sambil terus berpikir. “Ada apa dengan ayahmu sayang? Apa…apa dia ingin berpisah dengan umma?” cicitnya sambil mengelus perutnya. Dia menghapus air matanya dan berjalan cepat masuk ke dalam rumah.

******

Siwon tak bisa tidur semalaman. Dia masih terus terjaga dengan pikiran yang berkecamuk.

“Istri Anda hamil. Sudah masuk bulan ke tiga.”

Siwon berpikir keras. Jadi sebelum pertengkaran itu Kyuhyun sudah hamil tapi tidak memberitahunya. Rasanya itu tidak adil untuknya. Dia ayahnya bukan? Dia mengambil ponselnya dan mengirimkan pesan.

To : Kyuhyun
“Kau sudah tidur? Siwon”
SEAD

Siwon melirik jam dindingnya. Ini sudah lewat tengah malam pasti Kyuhyun sudah tidur. Dia menaruh ponselnya.

Kyuhyun terkejut ketika ponselnya berbunyi. Sejak tadi dia tak tidur hanya untuk menunggu Siwon menghubunginya tapi sampai tengah malam dia belum menghubunginya. Dia mengigit bibirnya ketika membaca pesan singkat itu. Dia berulang kali menghapus dan mengketik kembali sampai berulang kali.

To : Siwonnie
” Kau tak tahu waktu. Ini sudah tengah malam dan semua orang akan tidur.”
SEAD

Sebenarnya dia belum menghapus nomer Siwon tapi dia berdusta. Siwon yang baru kembali dari dapur terkejut Kyuhyun membalas pesannya. Siwon tersenyum dan menengguk kopinya. Dia menyandarkan tubuhnya.

To : Kyuhyun
” Mianhae…tapi aku tak bisa berhenti memikirkanmu. Apa kau sudah baikkan?”
SEAD

Kyuhyun tersenyum ketika membaca pesan Siwon. Ternyata Siwon masih perduli terhadapnya. Dia mengelus perutnya. Sejak tadi dia tak napsu makan karna perilaku dinginnya. Dia dengan semangat mengketik dan mengirimnya dengan wajah sumringah.

To : Siwonnie
” Sudah dan sekarang aku mual lagi karna membaca pesanmu.”
SEAD

Siwon langsung bangun dengan wajah tegang ketika membaca pesan Kyuhyun. Dia duduk dan tersenyum tipis.

To : Kyunnie
“Aku ingin keluar untuk membeli sesuatu. Apa kau ingin sesuatu? Maksudku..kau lapar atau sejenisnya.”
SEAD

Kyuhyun terdiam setelah membaca pesan Siwon. Dia mengusap perutnya dan menyandarkan tubuhnya di punggung ranjang. Dia memejamkan mata. Sebenarnya dia ingin mrminta sesuatu dengan pria itu tapi harga dirinya lebih tinggi. Dia memeluk ponselnya sambil menangis. Sedangkan Siwon masih terus menatap ponselnya. Kyuhyun belum membalasnya sejak dua jam yang lalu. Dia ingin menghubunginya tapi ada rasa ragu di dalam hatinya. Hingga pagi menjelang mereka berdua masih terjaga dengan pemikiran masing-masing.

*****

Hampir satu minggu Kyuhyun tak keluar kamar. Napsu makanya pun sudah berubah drastis lagi. Orang tuanya cukup khawatir. Siwon berusaha menghubunginya bahkan sampai datang ke rumahnya. Choi Hangeng yang masih kesal melontarkan pukulan bertubi-tubi pada pria itu. Dia begitu marah karna kehilangan keceriaan putri satu-satunya. Siwon pun hanya diam tak melawan. Kalau saja nyonya Cho tidak datang mungkin Siwon sudah mati. Kamis ini Kyuhyun ada janji dengan dokter kandungan jadi tetpaksa dia keluar kamar dan pergi dengan supir. Untuk pertama kali Kyuhyun meminta foto kandunganya. Dia tersenyum kecil sambil berjalan keluar ruangan.

“Siwon apa yang kamu lakukan di sini?” Kyuhyun terkejut dan langsung menyimpan foto yang dia genggam. “Apa yang kau lakukan di sini?”

“ Kenapa kau gugup?’

TBC
Semoga masih ingat ya soal ini sudah lama bgt hahahahha
Jangan lupa komentar da like ya
Kiss kiss
Semoga bisa cepat post tentang kamu juga.

Advertisements

Author:

Saya manusia biasa Punya salah dan tak sempurna Saya jatuh cinta dengan Wonkyu Tak perduli banyak yang bilang saya gila Bahkan pacar saya... Saya jatuh cinta dengan mereka ♡♡♡♡

28 thoughts on “Love Story – Mianhae Jongmal Mianhae 1

  1. Knp kyuhyun minta cerai tpi kyaknya kyuhun msih sayang sama siwon
    Moga hubungan wonkyu bisa rukun kembali dan berakhir bahagia

  2. mereka mau cerai aduhh jangan donk. hmm hangeng serem ihh jangan galak galak donk mau cucunya lahir tanpa ayah. meski ga tau wonkyu brantem karna apa tpi jangn ampe cerai jg trus mom ga usah gengsi gitu kan kasian babynya

  3. Sebenarnya apa yang terjadi dengan hubungan wonkyu, kok tiba” mau cerai aja, padahal kayaknya mereka masih saling cinta…ditunggu lanjutannya…

  4. kenapa wonkyu mw cerai??
    kenapa kyuhyun gk jujur ke siwon kalo dia lg hamil,,,
    jgn buat wonkyu pisah donk eonni…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s