Posted in BL, Drama, Family, Uncategorized, wonkyu, WonKyu Story

Tentang Kamu – part 28

Tentang Kamu – part 28
Autor : Cat meonks
Cats : Cho Kyuhyun, choi Siwon dll
BL,Yaoi Mpreg
Warning : Typo berserakan dan bahasa kurang jelas
Cerita gaje tapi hasil karya sendiri
Ini pasti membosankan tapi jangan lupa tinggalkan komentar
Kiss kiss
.
.
.
.

“Itu semua salah paham umma.” Siwon berusaha menjelaskan duduk perkaranya.

“ Salah paham apa ya? Kau—kau jelas-jelas berelingkuh di depan mataku. Hiks..aku tahu dia wanita cantik berambut panjang. Hiks—“ Jiwon semakin memeluk kakak iparnya.

“Wajar bukan bila dia memberikan ciuman di pipi. Kita rekan bisnis. Hanya saling menyapa tak lebih. Itu pun di depan umum.” Heachul dan Kibum hanya saling melirik. Jiwon memeluk kakak iparnya yang ketakutan di belakang ibunya. “Ah…percumah aku menjelaskan. Kalian tidak akan percaya.” Siwon menyerah.

“Sudahlah! Bukan kita ada janji untuk melihat cincin berlian yang baru kita pesan satu minggu lalu minnie.” Heachul mengambil tas jinjingnya menarik Jiwon untuk lepas dari Kyuhyun.

Sungmin menghela nafas dan mengikuti gerak sahabatnya ikuti Kibum yang sudah malas melihat drama opera sabun. “Baiklah! Aku juga perlu latihan Yoga lagi. Kata temanku ada tempat makan baru yang perlu kita kunjungi…” jawab Sungmin.

“Umma…ahjumma…apa aku juga harus ikut?” tanya Jiwon.

“Ikut saja. Apa kau tak malas melihat drama? Itu drama murahan.. Lebih baik kau ikut bersamaku. Aku traktirmu.” Kibum menarik Jiwon untuk segera keluar rumah. Kyuhyun tercengo melihat semua meninggalkanya sendiri. Dia memplout bibirnya dan melipat tangan di dada ketika Siwon tersenyum tipis ke arahnya. Keberuntungan berada di pihaknya.

“Kemarilah!” perintah Siwon sambil membuka tanganya lebar. “Baby…kau membuatku takut. Kau tinggalkan aku sendirian . Sekarang kemarilah! Jangan membuatku marah.” Kyuhyun masih melipat tangan di dada dengan wajah marah. “Baby—ayolah!! Selama di perjalanan aku tak bisa tenang. Kemarilah!!” Siwon sedkkit berjalan mendekati istrinya.

“Peluk saja dia.” jawabnya dengan suara lantang. “ Bukan itu hal wajar.” Lanjutnya dengan nada sengil.

“Bila aku melakukan itu kau pasti akan marah dan cemburu lagi.”goda Siwon.

Kyu mengigit bibirnya berusaha meredam amarahnya. “Silahakan! Aku tidak akan perduli.” tantangnya.

“Baiklah. Aku akan bertemu Nana sebentar lagi.Oh iya—bukan hari minggu ini ada pertemuan dana amal untuk anak putus sekolah di Busan. Hmm—“ Siwon mengetuk-ketuk dagunya.

Pyaar!!

Siwon terkejut ketika sebuah guci hiasan terlepar di sampingnya. “Baby…kau ingin membunuhku…” Siwon melihat guci itu berkeping-keping.

“Iya. Pergi kau dari rumahku!” usirnya sambil mengangkat guci lagi.

“Yah…yah.. Itu mahal. Kau tahu itu dari Chinna dan langka…bagaimana bila ibumu tahu…?” Kyuhyun melihat ke atas lalu membayangkan nenek sihir itu. Tiba-tiba bulunya merinding. Siwon menyeringai. Kyuhyun segera menaruh barang keramat itu dan mencari-cari barang lain yang bisa di leparkan ke arah Siwon. Berlahan Siwon berjalan mendekat dan memeluk istrinya. “Jangan main-main dengan itu—kau tahu bukan bagaimana menyeramkannya ibumu—” Siwon sudah memeluknya dengan erat.

“Lepaskan!!” Kyuhyun menyikut perut Siwon lalu berjalan menjauhnya. “Sudah aku bilang jangan menyentuhku.” Kyuhyun mengambil bantal dan mengakatnya ke atas.

Siwon menghela nafas lalu duduk di tepi meja dengan wajah tersenyum, “ Lalu bagaimana kau mengganti guci itu sayang?’ Siwon menujuk ke arah serpihan guci yang sudah tak berbentuk.

Kyuhyun menrunkan bantalnya dan mengigit bibirnya. Bagaimana bila nenek lampir itu pulang dan melihat hal ini. Mungkin dia tak akan melihat matahari esok. “ Ottokae?’ dia mengigit bibirnya. “ Arghh!!! Hikss—hikss… Ottokae!!”

Siwon berjalan mendekati istrinya lalu menariknya dalam pelukannya. “ Uljima—ujimarayo.” Siwon membelai rambut Kyuhyun dengan lembut. “ Aku akan berusaha mencari gantinya. Karna itu lebih baik jangan temui ibumu sampai aku menemuklan gantinya. Arraseo?” Kyuhyun mengangguk. “ Ahjumma—“ siwon teriak dan segera semua pelayan datang. “ Bawa masuk barang-barang istriku ke dalam mobil.” Perintahnya. Mereka mengangguk lalu segera berlari membereskan barang-barang Kyuhyun.

Siwon melepaskan pelukanya dan menghapus air mata Kyuhyun, “ Ini semua bukan berarti aku memaafkanmu—aku masih marah padamu—“

“ Arayo. Kajja—“ Siwon menarik tangan Kyuhyun dan segera membawanya pulang ke rumah. Dia tak ingin istrinya berubah pikiran berakhir dia akan tidur sendiri.“ Apa ada yang ketinggalan?” Kyuhyun tak menjawab hanya langsung masuk dan mengunakan sabuk pengamanan. Siwon lagi-lagi tersenyum dan segera masuk untuk mengemudikan mobilnya.

*****

Siwon membawa nampan berisi secangkir susu hangat dan biskuit kesukaan istrinya. “ Kau masih marah?’ Kyuhyun masih belum bicara pada Siwon sejak tadi siang. Dia hanya duduk di balkon kamarnya sambil membawa buku tebal. Siwon menaruh segelas susu hangat di meja kecil samping istrinya. Pria berlesung pipi itu berlutut depan istrinya .Kyuhyun masih sibuk membaca tak perduli dengan suaminya. “ Aku bawakan susu hangat. Udara begitu dingin jadi cepatlah di minum.” Siwon menadahkan wajahnya dan menarik buku tebal yang menutupi wajah istrinya. Kyuhyun tetap tak perduli. “ Mianhae—aku tahu bila aku salah. Seharusnya aku tak menyambut ciumanya tapi kau tahu sendiri dia adalah wanita barat dan mencium rekan bisnisnya itu biasa hanya sebagai sapaan,baby.”

Kyuhyun mengambil gelas sususnya dan menengguknya dengan cepat. Sebenarnya dia cukup kedinginan tapi berada di kamar seharian membosannya jadi karna itu dia duduk di balkon. Siwon dengan telaten membersihkan sisa susu di sudut bibir istrinya.

“ Okey aku janji tak akan melakunya di hadapanmu lagi.”

“ Percumah kalau kau melakukanya di belakangku.”ketusnya.

Siwon tersenyum lalu membelai wajah istrinya“ Kau terlihat menyebalkan ketika cemburu tapi aku menyukai sikapmu sayang. Kau tahu bukan betapa dulu kau lebih menyukai game dan kehidupamu. Sekarang kau lebih mementingkanku. “ Kyuhyun membuang muka. “Tapi perusahan kita tak hanya bekerjaa sama dengan dalam negeri tapi juga dari luar negeri juga dan kita harus menujukan sopan santun saja. Lagi pula kita bukan hidup di jaman kolot sayang…”

“Kalau aku mau jadi kolot kau menentangku?’

“ Ani. Aku akan tetap mencintaimu.”

“ Kau pikir aku sudah memaafkanmu.”

“ Arayo. Kau belum memaafkanku. Tapi di luar mulai gelap. Biasakah kita masuk ratuku.”

Kyuhyun menaruh buku tebalnya di meja lalu berdiri tanpa menunggu Siwon bangun. Dia menghentak-hentakan kakinya dengan kesal. Siwon pun berdiri dan berjalan mengikuti kemana istrinya. Kyuhyun keluar kamar dan menuruni anak tangga dengan cepat. Siwon hanya menghela nafas.

“ Bibi Kim buatkan aku sup jagung. Entah kenapa aku ingin?” dia menguman sendiri sambil mengambil cemilan di meja ruang makan.

“ Baik nyonya.”bibi Kim segera menuju dapur dan membiarkan Kyuhyun memakan cemilan itu dengan lahap.

“ Kau sedang nyidam?’tanya Siwon.

“ Tidak.”ketusnya. Siwon membelai rambut Kyuhyun yang mulai memajang. Dia tersenyum dan menyetuh perut istrinya. Kyuhyun menoleh segera dan menatap suaminya lekat. “ Wae?”

“ Ani. Hanya ingin merasakan keberadaanya saja. Kyu—“

“ Hum—“ Kyuhyun kembali terfokus pada makan kecilnya.

“ Aku mencintaimu—“

“ Arrasseo.”

“ Jangan seperti itu lagi. Kau tahu aku khawatir.” Kyuhyun hanya memplout bibirnya.” Bukan kau sudah berjanji tak akan meninggalkanku walau kau marah tapi kau melanggar janjimu—“

“ Itu karna kau kelewatan.”

Siwon membungkuk dan mencium perut istrinya. “ Setidaknya kau jangan langsung pergi.” Siwon menarik Kyuhyun untuk duduk di pangkuanya tanpa perduli ada beberapa pembantu mondar mandir membersihkan rumahnya.

“ Aku bertambah berat.”

“ Aku tahu.”

“Ini bukan lagi di apaterment. Semua melihat kita dan aku malu—“ Kyuhyun menyembuyikan wajahnya. Meski sudah lama menikah tapi entah kenapa dia masih malu menujukan keromantisanya.

“ Jadi kau memintaku memelukmu di kamar.”bisiknya.

Kyuhyun langsung memukul dada suaminya.” Yah!! Sudah aku bilang jangan bicara yang bukan-bukan di depan calon bayi kita.” Rengeknya.

“ Aku hanya berbisik denganmu sayang…”godanya dan semakin membuat Kyuhyun merona.

“ Ini supnya sudah jadi…”bibi Kim mengantarkan makananya.

“ Tolong bawakan ke kamar saja. Istriku—“

“ Jangan bicara sembarangan.’ dia mencubit pinggang Siwon dengan wajah yang di sembunyikan di tengkuknya. Siwon terkekeh lalu mebopongnya ke dalam kamar di ikuti oleh pelayan. Kyuhyun memplout bibirnya dengan melirik kebelakang. Siwon lebih pandai membuatnya malu. Seorang pelayan membukakan pintu kamar dan Siwon membiarkan bibi Kim masuk dulu untuk menaruh sup dan makann pendamping lainya di meja.

“ Saya permisi dulu.”semua menunduk hormat dan berjalan keluar kamar dan menutup pintunya. Kyuhyun memukul dada Siwon sebelum merosot turun. Siwon terkekeh keras dan mengikuti istrinya yang sedang menikmati sup jagungnya.

“ Kau memang pandai membuatku malu dan kesal.”keluhnya.

Siwon menikmati wajah merah istrinya lalu mengecup pipi gembul itu “ Aku mencintaimu—“

“ Jangan mengombal terus—aku akan berpikir kau benar-benar telah berselingkuh dan merasa bersalah denganku.” Kyuhyun menodongkan sendoknya ke arah Siwon.

“ Ahh—terserah apa yang kau katakan. Aku mandi dulu—“ Kyuhyun kembali menikmati makananya sedangkan Siwon lebih memilih untuk mandi.

******

Kyuhyun melahap semua makanan yang ada di hadapanya dengan rakus. Hyukjae dan Changmin hanya melihatnya dengan heran. Apa Siwon tidak pernah memberikanya makan? Ahh—bahkan di menghabiskan kue yang sengaja di belikan untuk Changmin.

“ Apa itu benar-benar masuk ke tenggoroanmu, Kyu?’ tanya Hyukjae.

“ Keuroyo. Dia masuk dengan mulus di tenggoroanku. Wae? Apa kau pikir ini langsung masuk ke perutku?’

“ Wah!!! Kenapa kalian semua berperilaku seperti ini kepadaku?” Hyukjae memplout bibirnya.

“Bagaimana kau bisa melakukan ini terhadapku? Bahkan aku sudah menikah lama dengan wonnie tapi dia belum sama sekali mengajakku bulan madu.” Kyuhyun membanting kue yang sudah di makan separu di piringnya. “ Dan kau—mendahului kami” keluhnya.

“ Yah!! Lalu kenapa kau marah padaku. Bukan kau juga sering keThailad.” Hyukjae memasang wajah sebal.

“ Tapi bukan untuk bulan madu.”sambung Changmin dengan sinis. “ Dia bahkan belum mendaftarkanku. Kau pikir hamil tua dan akan segera melahirkan tak perlu bulan madu.”

“Hyukjae mengambil nafas dalam. “ Lalu—apa menurut kalian aku tidak tersiksa. Kedua sahabatku sudah akan memilik bayi dan aku—husf!!” Changmin dan Kyuhyun saling menatap dengan wajah tegang. “ Kalian—hanya iri dengan bulan madu—lalu bagaimana dengan perasaanku—“ Hyukjae menundukkan kepala.

“ Mianhae—jongmal mianhae—aku—“ Changmin langsung berdiri dan duduk di sebelah Hyukjae begitu pula Kyuhyun yang mengambil tissue dan menghapusr air mata sahabatnya. “ Aku tak memikirkan perasaanmu dan langsung mendongmu—mianhae.” Changmin memeluk sahabatnya itu.

“ Arrayo. Kalian pasti tegang menghadapi masa-masa kehamilan. Nan dangsin-i noemu jiltu.’’suara itu semakin lirih.

“ Kau juga akan mengalaminya nanti. Tidak masalah bukan. Aku juga banyak mendengar banyak pasangan yang sudah lama menikah akhirnya dapat keturunan. Jadi jangan langsung putus asa. Arrassoe?” ucap Kyuhyun.

“ Ahh—bila mendengarmu bicara seperti itu. Aku baru bisa mengakui kalau kau punya otak. Bukan hanya raja makan.”ledek Changmin.

“ Wah!! Bicaramu cukup tajam nyonya Jung.” Sambung Hyukjae.

“ Kau ingin melahirkan sekarang?’ Kyuhyun menatap tatapan membunuh.

“ Wae? Bukan aku bicara sesungguhnya?’ Changmin seakan tak punya rasa takut. “ Kau selalu menujukan sikap ke kanak-kanankamu ketika menghadapi masalahmu sendiri.”

“ Aku akan benar-benar menenggelamkanmu ke sungai—“ Kyuhyun sudah berdiri dengan berkaca pinggang.

Changmin pun tak mau kalah. “ Apa aku takut dengan acamanmu Choi?” tantang Changmin.

Hyukjae hanya merindik ngeri dan segera mengambil ponselnya. “ Yunho cepat pulang!!’ dia berteriak keras.

*******

“ Baby—apa yang kalau lakukan sayang?’ Siwon mengobati luka di kening istrinya. “ Bagaimana bila Changmin melahirkan ketika belum waktunya?’

“ Itu salahnya.”sentak Kyuhyun sambil menahan sakit. “ kalau dia tak bicara sekasar itu aku juga tak akan mendorongnya.” Siwon hanya menghela nafas.

“ Apa dia baik-baik saja?’ Siwon menempelkan telinganya di perut Kyuhyun. “ Jangan lakukan lagi. Bagimana bila anak kita kelak meniru kelakuanmu?” Kyuhyun memplout bibirnya. “ Apa masih sakit?”

“ Sudah kembali saja ke kantor.” Kyuhyun berdiri dan merebahkan tubuhnya di ranjang. Matanya berair.

Siwon menyimpan kotak P3K dan ikut merebahkan tubuhnya di samping istrinya. Memeluknya dengan erat . “ Kau masih kesal? Bagimana kalau kita jalan-jalan?” Siwon menarik tubuh Kyuhyun untuk menghadapnya.

“ Tidak mau. Aku ingin tidur.” Kyuhyun kembali membungkungi Siwon. “ Kau pergi saja ke kantor sana. Aku mau sendiri.”omel.

“ Aku tahu perasaanmu sedang tak enak. Tapi jangan lupa makan dan minum vitaminmu.” Siwon membelai rambut Kyuhyun. “ Hari ini aku akan temanimu saja. Nanti malam aku bisa lembur.” Siwon memeluk istrinya dan ikut memejamkan mata.

“ Wonnie—“

“ Hum—“

Kyuhyun merubah posisi tidurnya. Siwon membuka mata dan memperhatikan istrinya. “ Apa aku istri yang menyebalkan?” dia bertanya dengan wajah serius.

“ Aku tak perlu menjawabnya bukan.” Siwon membelai wajah istrinya. “ karna ketika aku jawab iya aku akan segera ke surga dan bila aku jawab tidak aku akan segera ke neraka.” Lanjutnya.

Kyuhyun mendorong Siwon menjauh dan bangun menyandarkan tubuhnya di punggung ranjang. Dia melipat tangan di dada dengan memplout bibirnya. Siwon pun mengikuti gerakan istrinya.

“ Kau selalu menjebakku dengan pertanyan yang sulit.”

“ Aku juga ingin menjadi sempurna.”

Siwon menarik Kyuhyun dalam pelukanya. “ berhenti berpikir konyol. Semua sudah bosan dengan pertanyaan itu. Kau sedang hamil dan lebih baik kau makan dengan teratur. Jaga emosimu dan jangan lupa kau calon seorang ibu—“

“ Ahh—sudahlah lupakan. Kau selalu khawatir dengan kehamilanku daripada aku.”dia mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang. Siwon masih terus menatapnya.” Bagimana ke adaanya?” Siwon menyandarkan kepalanya di pundak Kyuhyun. “ Oh—gomawo. Sampaikan maafku padanya—bye.” Siwon mengecup pipi cubby istrinya. “ Kenapa menciumku?’ tanya Kyuhyun.

“ Sebenarnya aku lebih suka menerkammu tapi karna aku tidak ingin kehilangan hartaku yang berharga jadi aku hanya menciummu.”jawab Siwon dengan santai.

Kyuhyun memplout bibirnya sambil membetulkan letak rambutnya. “ Bawakan aku coklat panas—“ Kyuhyun melirik suaminya ketika ucapanya tak mendapat respon. “ Wonnie—buatkan coklat panas.”

“ Mintalah pada bibi Kim aku sedang malas untuk bergerak.” Jawab Siwon santai.

Kyuhyun pun turun dari ranjang dan keluar kamar dengan wajah kesal. Siwon terkekeh lalu merebahkan tubuhnya di ranjang menatap langit-langit kamarnya.

********

Hari ini Choi Siwon begitu sibuk dengan tander yang dia tanganni. Sejak pagi pria berlesung pipi itu sibuk menemui klienya dan baru kembali ke kator ketika makan siang. Jessica menunduk hormat ketika Siwon datang dengan assistennya. Mereka terus berbicara hingga Jessica tak punya ksempatan untuk bicara. Siwon menghentikan langkahnya ketika pertama kali membuka pintu ruang kerjanya.

“ Kita bicarakan ini lagi nanti. Tinjau ulang kotrak kerja sama ini lalu nanti serangkan padaku untuk aku pelajari.”

“ baik presdir.”pria itu menunduk hormat lalu pergi dengan menutup pintunya. Siwon langsung mengkuncinya dan melepas jas yang dia gunakan.

“ Kenapa tak memberitahuku dulu kalau kau datang?’ Siwon bejalan mendekati sesoerang yang duduk di atas meja kerjanya.

Pria manis itu menoleh, “ Apa kau sedang berkencan dengan selingkuhanmu?” Kyuhyun melirik tajam.

Siwon tersenyum tipis lalu mengecup bibir plum itu sekilas. “ Iya.” Kyuhyun membuang muka. “ Apa tidak ada tempat duduk lain sayang? Kau kemana semua dokumentku?’

“ Mejamu begitu berantakan jadi aku menyingkirkanya disana?’ dia menjuk rak yang ada di meja kerja siwon. “ Disini aku bisa melihat keindahan seoul.” Kyuhyun menyilangkan kakinya dengan santai. Siwon hanya tersenyum dan menarik kursi kerjanya dan menatap istrinya.

“ Apa kau kemari hanya dengan baju ini?”

“ Ani. Aku melepas celanaku yang mulai sesak itu di kamar mandi.’ Siwon bisa melihat di sofa ada celana yang terbuang mengenaskan. “ Mungkin aku harus membeli yang baru. Perutku semakin buncit.” Dia membelai sayang perutnya.

Siwon hanya tersenyum melihat tingkah istrinya.” Kau semakin mengemaskan ketika sedang hamil.”ucap Siwon membuat Kyuhyun memplout bibirnya. “lain kali jangan seperti ini lagi. Apalagi ketika aku tidak ada di runganku. Bagaimana bila ada orang lain masuk. Aku tidak suka orang melihatmu seperti ini..”

Kyuhyun menyilangkan kaki di tas meja lalu menatap Siwon. “ Apa kau sudah mengirim uang bulananku?’ dia melipat tangan di dada.

Siwon pun berdiri lalu mengusap rambut istrinya.” Apa kau sudah mengeceknya lagi?’ bisiknya.

“ Satu minggu yang lalu.”

“ Sebenarnya ingin kau gunakan apa uangnya?”

“ Untuk berjaga-jaga kalau kau meninggalkanku jadi aku masih punya tabungan untuk bertahan hidup dengan anakku.”

Siwon tertawa kencang membuat kyuhyun kesal. “ bukan kau yang suka sekali meninggalkanku? Baby—“ Siwon mengucapnya dengan nada mengoda.

“ Sudahlah aku mau pulang saja.”sergahnya lalu turun dari meja.

“ Jadi kau kemari hanya ingin bertanya soal itu saja.”

Kyuhyun menghentikan langkahnya dan kembali menatap Siwon. “ Sebenarnya tidak. Mereka melarangkau memakan apa yang aku suka. Aku ingin ramen tapi tak ada satu pun yang menuruti apa yang aku perintahkan. Aku bosan makan sayur dan sayur aku bukan sapi—“grutunya.

“ Aku yang melarangnya. Setiap hari kau hanya makan mie itu saja tanpa makan nasi. Kau sedang hamil dan perlu makan yang bergizi. Aku tak ingin kau dan dia kekuarangan vitamin.”

“ Tapi aku ingin memakannya—“ucapnya dengan nada tinggi.

“ Kalau begitu jangan hamil.” Kyuhyun langsung membulatkan mata menatap Siwon. “ Kau ingin bayi mungil bukan? Bila iya kau harus belajar mengalah dengan dia.” Siwon menujuk perut Kyuhyun.”Dia akan makan apa yang kau makan.” Tiba-tiba Kyuhyun menitihkan air mata.” Kenapa menangis?’

“ Tapi aku ingin memakannya.”

“ Arrasseo. Tapi kau janji cukup satu minggu sekali. Jangan setiap hari dan kau melupakan makanmu. Tunggu disini—“ Kyuhyun menahan Siwon pergi. “ Wae?’

“ Aku juga ingin ayam goreng?’ Siwon pun hanya tersenyum lalu kembali berjalan. Kyuhyun langsung menyeringai ketika Siwon keluar ruangan. Kyuhyun tersenyum mengigit bibirnya untuk menahan tawanya keluar.

Cukup lama Siwon datang dengan membawa dua cup ramendan satu paket sayap ayam. Kyuhyun sudah mengigit bibirnya karna mencium raomanya. Ketika Kyuhyun akan meraihnya Siwon langsung menyembunyikan di balik tubuhnya.

“ Wae?”rajuknya. Siwon memejamkan mata dengan wajah yang di julurkan ke arah Kyuhyun. Pria manis itu memplout bibirnya tapi tetap mencium pipi Siwon. Pria berlesung pipi itu tersenyum lalu memberikan cup mie ramen. Kyuhyun melahapnya. Siwon hanya menatapnya dengan sesekali membetulkan rambut Kyuhyun yang menutupi wajahnya.

“ kau tidak memakanya?’ tanya Kyuhyun menujuk cup ramen yang masih belum tersentuh.

Siwon mencuri satu kecupan di bibir Kyuhyun yang masih belepotan kuah ramen. “ Makanlah! Selesai makan aku akan antar kau pulang. “ Kyuhyun langsung meraih cup milik Siwon. “ Ingat nanti malam jangan bergadang main game lagi dan makan apa yang akan di sediakan bibi Kim.”

Kyuhyun menaruh cup mienya dan menatap Siwon. “ Apa kau akan pulang terlambat lagi?” Siwon mengangguk. “ Beberapa hari ini kau sering pulang terlambat?’

“ Hari ini sebenranya aku tak ingin lembur tapi lihatlah istriku tak mau makan.”

“Aku sudah selasai.” Kyu tak jadi menghabiskan mienya.

“ Kalau begitu kau bawa pulang saja. Aku akan mengatarmu.” Siwon sudah berdiri namun Kyuhyun masih terdiam duduk di sofa. “ Kajja.’ Siwon sudah mengenakan jasnya.

“ Aku sudah mengkantuk.”keluhnya.

“ Tidur saja di mobil nanti aku akan menggendongmu.”

“ Tapi aku semakin berat.”

Siwon duduk di depan Kyuhyun. “ siapa yang perduli.” Siwon mengambil tissue dan membersihkan bibir Kyuhyun.

“ Aku tidur saja disini.” Siwon membulatkan mata ketika Kyuhyun menatap tas punggungnya untuk bantal.

“ Kau bisa sakit punggung sayang—“

“ Tidak. Kau kembalilah bekerja aku tak akan menganggumu.”dia memejamkan mata. Siwon menghela nafas dan meninggalkan Kyuhyun.

Siwon terus terfokus dengan laptopnya dan mengabaikan Kyuhyun yang baru bangun tidur. Dengkuranya itu cukup membuat bersik ruanganya namun dia menikamtinya. Siwon segera menghampiri Kyuhyun ketika istrinya itu tiba-tiba bangun dan kehilangan kesimbangan.

“ kau akan kemana?”tanya Siwon.

“ Oh—kau sudah pulang.” Mata Kyuhyun masih setengah terpejam.

Siwon langsung membopongnya. “ Ini masih di kantor sayang—“ Kyuhyun menyandarkan kepalanya di dada Siwon dengan mata yang terpejam lagi. Siwon berusaha membuka pintu kamar mandinya dan menurunkan istrinya. Kyuhyun langsung duduk di kolset dan mendorong Siwon keluar.

“ Pergilah!’ Siwon pun tersenyum lalu menutup pintunya kembali. Dia kembali duduk di meja kerjanya. Sudah tiga puluh menit berlalu namun istrinya belum keluar dari kamar mandi. Siwon pun kembali berdiri dan mengetuk pintunya tapi tak kujung mendapat jawaban. Siwon memutuskan membuka pintunya dan yang terlihat Kyuhyun dengan mulut terbuka tertidur lagi dengan posisi duduk di kloset. Siwon mengusap wajahnya dengan kasar. Bagaimana dia bisa tidur di tempat seperti ini?

Siwon menepuk pipi istrinya dengan pelan. “ Jangan ganggu aku!!” di mendorong Siwon hingga terjatuh di lantai. Pria itu bangun dan langsung membopong istrinya keluar kamar mandi.

“ Bagaimana kau bisa tidur di kamar mandi sayang—“ Siwon mencium kening Kyuhyun dan menaruhnya berlahan di sofa. Kyuhyun kembali tertidur pulas. Siwon membelai wajah pucat itu dan mencuri satu ciuman di bibirnya.

“ Presdir—“ Jessica langsung menutup kembali pintunya ketika melihat atasanya sedang mencium istrinya. Siwon segera berdiri dan merapikan dirinya.

“ Masuklah!!” Siwon kembali ke meja kerjanya dan menatap Jessica dengan santai. “ Ada apa?’ tanya Siwon.

Jessica menyerangkan map yang dia bawa lalu menjelaskan isinya. Sesekali dia terkekeh mendengar dengkuran Kyuhyun.

‘Abaikan saja.”

“ Sesomamidah Predir.” Jessica langsung menundukkan kepala dengan wajah ketakutan. Siwon hanya tersenyum.

Kyuhyun terbangun dan mendapati Siwon tak ada di tempatnya. Dia berdiri menuju kamar mandi dan tak ada siapa pun. Dia mengambil ponselnya dan berusaha menghubunginya tapi ponsel Siwon tertinggal di meja kerjanya. Dia menghela nafas lalu membuka tas rangselnya. Mengambil coklat dan beberapa makanan kecil lainya. Dia membuka satu kaleng jus di kulkas Siwon dan menengguknya sambil melihat sekeliling meja Siwon. Ada poto pernikahan mereka. Dia tersenyum lalu duduk di tempat kerja suaminya.

“ sepertinya aku lebih pantas duduk di sini daripada Siwon—“ dia membanggakan dirinya sendiri lalu mengambil coklat dan melahapnya. Dia membelai perutnya,” Sayang kau tahu bukan ayahmu begitu hebat—“ dia tersenyum lalu menyandarkan punggungnya dan menatap langit-langit ruangan itu.

“ Kau sudah bangun—“

“ Eomeona!!!!” Kyuhyun langsung memenganggi dadanya dan melotot ke arah Siwon. “ Kenapa kau tiba-tiba bicara tanpa bersuara?’ omelnya.

Siwon berjalan mendekatinya. “ kau membuat sampah baru?’ dia melihat meja terlihat banyak sampah makanan. Kyuhyun memplout bibirnya. “ Disana ada tempat sampah sayangku—“ Siwon mendekatkan wajahnya dengan menunjuk tempat sampah yang ada di pojok.

“ Itu terlalu jauh hehehe..” dia tertawa tanpa dosa. “ kau kemana saja? Meninggalkanku tanpa pamit?”gerutunya dengan wajah kesal.

“ Ada rapat dadakan. Kau tidak ingin pulang?’ Kyuhyun menoleh ke arah jendela belakangnya. Matahari mulai terbenam.

“ Nanti saja kalau kau sudah pulang.”

“ Apa kau tidak lelah?” Kyuhyun mengelengkan kepala. “ Aku akan ada rapat sebentar lagi. Tadi aku kemari hanya mengambil file yang tertinggal. Kau tak apa sendiri?”

“ Ani. Aku akan menunggumu—“

“ Tanpa membuat sampah lagi.” Potong Siwon. Kyuhyun mempelout bibirnya dengan kesal. “ Aku akan panggil office boy. Cepat gunakan bawahan dan menunggu di luar bersama Jessica.”

“ Wae? Aku tidak tertarik dengan pembantu. Aku—“ Kyuhyun menarik dasi Siwon hingga hidung mereka menempel.” Lebih suka pria seksi dengan lesung pipi yang mengoda—ahh dan pria berkantong tebal tentunya—“ Kyuhyun mengedipkan mata lalu menjulurkan lidah untuk menyentuh bibir joker Siwon. Pria berlesung pipi itu tersenyum dan memejam mata untuk menikmati bibir istrinya. Kyuhyun meremas kemeja Siwon dan mendorongnya. Siwon melihat dengan tidak suka.” Wae? Bukan kau sedang ada rapat presdir?’

“ Ahh—jinjja. Baiklah nyonya Choi aku akan segera kembali untuk makan malam bersama.” Kyuhyun dengan nakal mengangkat kainya di tengah-tengah kaki Siwon dan menghantam sesuatu di sana. “Ugh!!” rintih Siwon.

“ Kau ingin makan malam apa?’

“ Apa saja asal ada dirimu?’

Kyuhyun mengketuk-ketuk dagunya.” Bukan kau akan lembur malam ini?” Kyuhyun memajukan wajahnya semakin dekat ke arah Siwon.

Nafas Siwon sudah berat melihat wajah Kyuhyun yang terlihat cantik dan mengoda. “ Bukan—kita harus lembur bersama baby…” dia berbisik dengan seksi membuat Kyuhyun tersenyum kecil. Bibirnya meniupkan aingin di telinga Siwon membuat pria itu merinding.

Siwon pun menatap lelehan karamel yang mengoda itu dan mendekatkan bibirnya tapi—

“ Presdir—“ lagi-lagi Jessica harus menutup pintunya lagi. Dia lupa bila di dalam sedang ada istri atasanya sudah di pastikan matanya akan terus ternoda.

“ Aishh!!!” Siwon mengumpat kesal lalu mengaruk-garuk kepalanya. “ Ahh—kau benar-benar menguji iman dan kesabaranku.”

Kyuhyun hanya mengkerucutkan bibirnya dengan wajah yang semakin mengoda. “ Okey!! Tunggu pembalasanku—“ Siwon segera merapikan bajunya dan menyeringai.

“ Dengan senang hati tuan Choi ahh—presdir…”Kyuhyun mengedipkan mata lalu menyilangkan kakinya dengan sekdi dan menggoda.

Siwon segera pergi sebelum dia benar-benar gila dan flustasi. Kyuhyun tertawa lalu segera membawa celananya di kamar mandi setelah Siwon menutup pintunya. Dia mengambil tas rangselnya lalu memasukan semua barang-barangnya lalu berjalan keluar duduk di sofa depan ruang kerja Siwon. Dia tersenyum ke arah Jessica yang menuduk ke arahnya. Tak lama pelayan pun datang untuk membereskan ruang kerja suaminya.

Drrtt—drttt

Kyuhyun mengambil ponselnya.

From : Wonnie Love
“ kau sudah keluar ruanganku bukan?’

Kyuhyun terkekeh pelan membuat jessca menoleh.

“ Bila Siwon menghubungimu dan bertanya dimana aku. Jawab saja aku masih didalam ruangannya. Arraseo?’

“ Ne nyonya Choi.”

Ternyata menyenangkan mengoda suaminya ketika sedang bekerja.

*******

Kyuhyun terbangun dengan wajah ceria. Dia merenggangkan tubuhnya sebelum mengapai-gapai sesuatu yang ada di sampingnya. Dia pun langsung bangun dan melihat sekitarnya kosong. Dia membuka tirai kamarnya dan benar cahaya matahari sudah nampak sempuran. Dia berlari turun ke lantai bawah.

“ Selamat pagi nyonya.” Sapa bibi Kim.

“ Dimana Siwon?’

“ Tuan muda sudah berangkat sejak tadi.” Jawab bibi Kim.

“Bagaimana dia bisa pergi tanpa berpamitan denganku.”teriaknya.

“ Apa perlu saya hangatkan sarapan paginya?”

“ tidak perlu..” Kyuhyun langsung berlari ke atas kembali. Bibi Kim hanya mengelengkan kepala. Kyuhyun kembali turun setelah mandi dan mebresekan barang bawaanya. Dia menghampiri meja makan dan mengambil selembar roti dan susu kotak. Dia berlari keluar rumah tanpa memperdulikan panggilan bibi Kim. Pria manis itu melambaikan tangan memanggil taksi. Dia tak ingin di atas supir pribadinya. Dia mengambil ponselnya dan emngirimkan pesan singkat untuk suaminya tapi tak kunjung mendapat jawaban. Sesampainya datang di gedung pecakar langit itu dia segera berlari menuju ruangan suaminya. Dia melepaskan tas rangselnya dan meleparkan ke arah suaminya ketika melihat pria berlseung pipi itu berjalan dengan segerumbulan orang.

“ Yah!! Kenapa kau tak membangunanku.”teriaknya. Siwon memang menangkap tas istrinya tapi sedikit melirik kearah rekan bisnisnya.

“ Baby—“

“ Kenapa kau tak membangunkanku?” gerutunya sambil memukul Siwon.

“ Soseohamidah Mr Jacky.” Siwon menunduk hormat. Assistenya segera mengambil tas Kyuhyun. Pria manis itu masih terlihat polos tanpa dosa.

“ Apa ini istri Anda mr choi?”

“ Ye. Perkenalkan ini adalah Choi Kyuhyun.” Siwon menarik istrinya untuk memberi hormat.

Kyuhyun menarik melingkarkan tangan di lengan Siwon dan sedikit menarik bahu suaminya untuk sedkit merendah.“ Kenapa dia tidak tahu kalau aku istrimu” Apa dia kariawan baru?’bisik Kyuhyun tetap di telinga Siwon.

“ jaga bicaramu.” Siwon kembali menatap rekan bisnisnya. Kyuhyun memplaout bibirnya ketika Siwon meninggalkanya dengan assistennya. Pria manis itu menatap bawaahan suaminya.

“ Kau mengenalnya? Apa dia orang penting?’tanya Kyuhyun.

“ Ye. Perusahaan kita sedang menjalankan kerja sama dengan perusahan Mr Jacky.”

“ Oh—“dia mengambil tas punggungnya lalu berjalan menuju lif. Semua kariawan menunduk hormat sedangkan Kyuhyun terlihat cuek dan tak mau tahu. Dia menghampiri meja Jessica. “ Anyeong—“ dia langsung masuk ke dalam ruangan Siwon.

Siwon hanya menghela nafas kesal. Bagaiamna istrinya bisa berlaku tidak sopan pada tamunya. Dia langsung menuju ruanganya padahal setengah jam lagi ada pertemuan dengan kliennya. Jessica langsung berdiri menundukan kepalanya ketika melihat Siwon terlihat sedang kesal. Kyuhyun mendadakan tangan ketika melihat Siwon datang.

“ Apa yang sedang kau lakukan? Bagaimana kau bisa tak begitu sopan di hadapan rekan bisnisku? Apa yang akan mereka pikirkan? Kau—kau bisa di tuduh tidak berpendidikan.Bagaimana kau bisa begitu sebrono? Sudah aku bilang kau di rumah saja. Bila kau perlu sesuatu kau tinggal bilang di telepon tak perlu sampai datang ke mari. Ini bukan taman bermain yang bisa kau kunjungi dengan polah kekanak-kanankanmu. Kau istri dari pemimpin perusahan ini. Setidaknya berikan contoh yang baik pada bawahanmu.”

Kyuhyun hanya terdiam menatap Siwon yang terus menatapnya dengan berkaca pinggang. “ Mianhae—jongmal mianhae. A—aku tak bermasud membuatmu malu—“ dia menghapus air matanya lalu tersenyum menatap Siwon. Dia memebreskan barang-barangnya. “ Aku tidak akan mengulanginya lagi. Mianhae—“ Kyuhyun mengakat tas rangselnya dan berjalan melintasi Siwon. Pria itu hanya terdiam menatap istrinya pergi. Siwon menghela nafas dan kembali ke meja kerjanya. Kyuhyun berjalan gontai menelusuri jalanan setapak sambil memakan roti isi yang akan di makan bersama Siwon di kantor. Dia menitihkan dia menitihkan air mata kenapa dia begitu bodohnya membuat malu suaminya?

“ Hai—apa kau sudah jatuh miskin? Kenapa duduk di pinggir jalan?’ Kyuhyun mendongakan kepalanya. Terlihat Changmin dan Yunho menatapnya.

“ Oh—kalian. Bagimana ke adaan bayimu?”tanya Kyuhyun dengan nada lirih.

“ Kau masih marah denganku. Bagaimana kau bisa tak datang menjengukku di rumah sakit. Apa kau pikir hanya hadiahmu yang aku butuhkan?’Changmin terlihat kesal.

“ Mianhae—jongmal mianhae telah membuatmu kecewa.”Changmin menatap Yunho dengan wajah penuh tanya.

“ Kau baik-baik saja?’tanya Yunho.

“ Apa aku terlihat sakit?’Kyuhyun tersenyum. “ Pergilah!! Aku tak ingin melihat wajah cemberutmu. Kapan-kapan aku akan mengujungimu.” Kyuhyun berdiri dan kembali berjalan. Yunho dan Changmin hanya saling menatap lalu melajukan mobilnya kembali.

Siwon terlihat tak tenang ketika rapat berlangsung. Harusnya tadi dia mengejarnya tapi—ahh dia hanya menghela nafas berkali-kali mennyesali perbuatanya. Walau pesannya di balas namun masih ada rasa bersalah karna membentak istrinya. Dia tahu bagaimana sifat Kyuhyun. Rapat pun berakhir tanpa ada keputusan yang pesifik. Pikiran Siwon masih melayang kemana-mana. Dia mengambil ponselnya dan segera menghubungi istrinya. Cukup lama hingga Kyuhyun mengangkatnya.

“ Kau dimana?’

Siwon berlari membawa sekantung makanan ke sukaan istrinya. Siwon membuka pintu kamarnya dan ternyata benar dia sudah ada di rumah. Dia bernafas lega. Tumben istrinya tidak kabur. Dia tersenyum kecil.

“ Kau sudah makan siang?’ Kyuhyun mengangguk dan segera membereskan kamarnya.” Mau apa? Kau menghindariku?” dia menahan istrinya pergi hanya untuk membuang sampah. “ Aku membawakan mie ramen dan es krim? Oh ya ada cemilan juga. Kau mau makan sekarang. Biar aku masakan.” Siwon menatap Kyuhyun.

“ Aku masih kenyang. Simpan saja dulu. Aku bersekan kamar dulu.” jawab Kyuhyun.

“ Kau masih marah.” Kyuhyun mengelengkan kepala. “ Lalu kenapa tak mau menatapku?’ Kyuhyun langsung menatap Siwon. “ Hari ini aku tidak lembur. Bagimana kita makan di luar? Kau ingin makan apa?’ Siwon berusaha mencairkan suasana.

“ Pasti kau lelah. Beberapa hari ini lembur sampai ada lingkaran panda di wajahmu. Kau tidur saja lebih awal. Oh ya apa kau sudah makan siang?”

“ Belum.”

“ Kenapa tidak makan?”

“Aku sedang malas makan. Perasaanku sedang tak enak.” Jawab Siwon sambil memilih duduk di tepi ranjang tapi tangan tak lepas mengangam Kyuhyun.

“Aku tidak pandai memasak. Akan aku suruh bibi Kim membuatkan sup ya?”

“Tidak perlu.” Siwon melepas dasinya dan beberapa kancing kemejanya. Kyuhyun berjalan mendekat lalu memijat bahu Siwon. Siwon menghela nafas lalu meraih tangan Kyuhyun kembali dan membelainya. “Di antara obat yang lain. Kau adalah obat termujarabku.” Siwon tersenyum lembut. “ Karna itu jangan marah padaku?” Siwon mencium punggung tangan Kyuhyun.

“ Kenapa harus marah padamu?” tanya balik Kyuhyun.

“ Tadi aku berkata kasar padamu dan aku juga tidak mengejarmu.” Siwon menatap Kyuhyun yang masih berwajah sendu. “Kau boleh menghukumku karna kebodohanku.”

“ Bagaimana bila aku buatkan spagetty atau kita pesan pizza?” Kyuhyun berusaha tersenyum untuk mengalihkan pembicaraan. Jujur dia sakit hati tapi bagaimana pun itu salahnya.

“ Sudah aku bilang aku tak napsu makan. Mungkin aku tidak kembali ke kantor. Aku ingin tidur saja. Kau mau menemaniku?”

“ Iya. Tapi bukan kau harus makan?”

“Kemarilah!!” Siwon meminta Kyuhyun untuk berdiri di hadapanya. Kyuhyun pun menurutinya. Siwon memeluk pinggang Kyuhyun dan menempelkan wajahnya di depan perut istrinya. Dia menciumi perut Kyuhyun. Kyuhyun membelai rambut suaminya. “ Jangan bersikap dingin kepadaku—“ Kyuhyun menghentikan membelai rambut suaminya. Siwon mendongakkan wajahnya ke atas. “ Semarah apa pun kau denganku—jangan tinggalkan aku ya—“

“ Kau bicara apa? Sudahlah!! Aku akan siapkan makanan.” Kyuhyun berusaha melepaskan tangan Siwon. “ Gantilah baju yang lebih santai.”

“ Aku tak akan makan sampai kau memaafkanku.”

“ Aku tidak marah denganmu. Jadi makanlah.”

“ Sikap dinginmu itu sudah mengambarkan kalau kau kesal denganku. Tapi aku lebih tersiksa bila kau berwajah dingin di hadapanku. Lebih baik kau menamparku—“

“PLAAKKSS!!!”

Siwon menyentuh pipinya. Kyuhyun langsung berjalan menjauh. Siwon tersenyum kecil. “ Jadi sekarang kau tidak marah lagi padaku kan?” tanya Siwon.

“ Siapa bilang? Bukan kau bilang aku boleh menamparmu?”

“ Lalu—berarti kau sudah tak marah kan?”

“ Bukan kau yang minta.” Kyuhyun duduk di sofa dengan melipat tangan di dada.

Siwon menghela nafas lalu menatap Kyuhyun dengan lemas. “ Lalu apa lagi hukumanku?’

“ Aku akan tidur di kamar tamu.”

“ Andwae!!”

Kyuhyun memplout bibirnya. “ Kalau begitu kau tak boleh menyentuhku selama satu minggu.”

“ Mwo? Mi Cheo Seo? Andwae!! Itu lebih sulit.”

“ Sebenarnya kau mengajukan pertanyaan atau keinginan? Terserah!! Bila kau melanggar. Aku—aku akan tidur di rumah umma.”Kyuhyun langsung berdiri menuju lemari bajunya. Siwon meraih pergelangan tangan Kyuhyun dan mendorog pria manis itu ke dinding. Dia mengurungnya dengan kedua tangannya. Kyuhyun berusaha menahan Siwon dengan kedua tanganya. “ Yah!! Kau mau apa?”sentaknya. Siwon masih menatapnya tajam. Kyuhyun menelan ludah kasar. Bibir Siwon begitu menggoda ketika sedekat ini. Bila dia sedang tidak kesal mungkin dia akan mencium rakus bibir itu. Siwon tiba-tiba menyeringai dan langsung melahap bibir plum itu. Kyuhyun pura-pura memberontak dengan memukul dada Siwon. Pria itu tak bergeming dan terus menciumnya dengan rakus. Kyuhyun tak mampu menahan gelora dalam tubuhnya dan mulai membalas setiap ciuman kasar Siwon. Tangan lentik itu dengan terlatih membuka sisa kancing yang belum terlepas dan merapa dada bidang suaminya. Siwon semakin liar ketika Kyuhyun membelai tubuh sesintifnya. Pria itu mengecup leher Kyuhyun. Pria manis itu memejamkan mata tapi ketika emosi menguasainya lagi dia dengan sadis memukul bagian tubuh yang melintasi batas dengan lututnya.

“ Argghh!!” Siwon langsung mengerang kesakitan.

Kyuhyun tertawa bangga melihat Siwon dengan wajah kesakitan menatapnya. Tapi ketika siwon berdiri tegak kembali Kyuhyun hanya menelan ludah kasar dengan tatapan horor.

“ Andwae!!! Andwae!!!”teriaknya.

Tapi terlambat. Dia sudah terlempar dengan kasar di atas ranjang. Kyuhyun hanya bisa berteriak ketika Siwon menarik ke dua tangannya ke atas dan mengikat di punggung ranjang dengan selimut.

“ Huwaa!!! Umma—jebal dowajuseyo!!”renggeknya dengan wajah penuh air mata.

Tbc
Yuhuu—lama juga ya baru ngepost saya…
Jangan lupa tinggalkan komentar kaliannya—
Mianhae kalau ceritanya garing.

Advertisements

Author:

Saya manusia biasa Punya salah dan tak sempurna Saya jatuh cinta dengan Wonkyu Tak perduli banyak yang bilang saya gila Bahkan pacar saya... Saya jatuh cinta dengan mereka ♡♡♡♡

42 thoughts on “Tentang Kamu – part 28

  1. Wonkyu saling mencintai dan saling tak bs jauh tp mrk berdua sering jg bertengkar..
    Tp akhirnya mrk akan tetap bersama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s