Posted in BL, Drama, Family, wonkyu

“?!”

img_20160531_085847

Cast   : Siwon, Kyuhyun,     Changmin, Donghae, Suho..

Genre : Drama, family

Rate    : T-M


***Wonkyu***


“Ku pikir kau tak akan datang.”

“Tentu saja aku datang, bukan kah ini pertunjukkan terakhir mu?”

“Ya. Pertunjukan sebelum libur akhir tahun. Kau ingin liburan kemana, baby?” Pria berlesung pipi itu memegang dagu kekasihnya. Dan tentu saja wajah kekasihnya itu merona terlebih seragam kepolisian yang dikenakan membuat Siwon terlihat lebih berkharisma.

“K-kita di Korea saja.”

“Kau yakin?” Siwon semakin memajukkan wajahnya.

“I-ya.” Kyuhyun tak mampu lagi mengontrol nada suaranya agar tidak bergetar. Kekasih tampan nya itu sungguh pandai membuat jantung nya menggila hanya dengan sebuah tatapan.

“Baiklah, kita habiskan waktu berdua saja. Di apartemen ku.” Ucap Siwon dengan nada seductive kemudian dia pun mengecup bibir kekasihnya itu. Bibir plum yang seakan meminta nya untuk selalu disentuh.

Dan Kyuhyun, bukan nya menolak dia justru memejamkan matanya. Sebuah kecupan nampak nya tak cukup bagi keduanya. Cumbuan panas pun terjadi tanpa bisa dikendalikan. Penyaluran cinta dari dua insan manusia yang dimabuk cinta.

Tiba-tiba

“Yak!!yakkkk….heii!!”

Suara teriakan dari seseorang menghentikan penyatuan mereka. Kyuhyun refleks mendorong tubuh kekasih nya itu. Dengan napas terengah-engah ia menatap kesal ke arah sumber suara.

“Untung aku yang datang, bagaimana jika orang lain. Tamatlah riwayat kalian.” Namja tinggi berseragam polisi itu pun menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Dasar pengganggu.” Ketus Kyuhyun.

“Aku ini penyelamat. Cho Kyuhyun.”

“Bilang saja kau iri. Shim Changmin.”

“Aku? iri?? Tidak.” Jawab Changmin dengan percaya diri. “Aku juga akan menghabiskan liburan bersama nya.”

“Bukannya Vic noona masih ada pekerjaan di China? Jangan bilang kau akan ke__ “

“Tenang, tidak akan ada media yang tahu.”

“Kapan kau berangkat?” Tanya Siwon setelah selesai merapihkan seragam nya yang berantakan karena cengkeraman tangan kekasih nya tadi.

“Aku mengambil penerbangan malam hyung, setelah pertunjukan ini selesai aku akan bergegas.” Ucap Changmin sambil tersenyum. “Ahh iya aku sampai lupa. Yang lain sedang mencari mu hyung. Pertunjukkan akan segera dimulai, kita diminta untuk membawa semua peralatan ke atas panggung.”

“Hae-hyung sudah datang?”

“Dia sudah minta izin datang terlambat tapi tetap akan ikut pertunjukkan.”

“Baiklah, ayo kita siap-siap.. Baby hyung tinggal dulu.”

“Ya.”

“Sudah – sudah ayo jalan hyung. Jangan memulai lagi.” Changmin pun segera menarik lengan Siwon saat melihat namja bermarga Choi itu hendak mencium Kyuhyun lagi. “Kalian ini benar-benar!! Hahh..” lanjutnya lagi sambil membawa Siwon keluar dari ruangan itu.

“Baby, nanti kita lanjutkan!!” Teriak Siwon dari luar ruangan tersebut.

“Dasar bodoh. Kalau ada yang dengar bagaimana.” Gumam Kyuhyun pelan.

Tiba-tiba suasana menjadi hening. Raut wajah Kyuhyun pun menjadi sendu. “Apa semua ini benar?” Tanya Kyuhyun pada dirinya sendiri. Ada sesuatu hal yang ia sembunyikan dari kekasihnya itu. Sesuatu yang menyesakkan dan membuatnya ingin menyerah.

Sementara itu suasana di aula pertunjukkan sudah begitu ramai, pria-pria tampan berseragam polisi tengah menunjukkan kemampuan mereka dalam bermain alat musik tradisional Korea. Mereka begitu bersemangat dan bahagia tentu nya. Dari kejauhan Kyuhyun melihat semuanya, senyum bangga terkembang di wajahnya. Choi Siwon. Kekasihnya. Berdiri paling tengah diantara mereka, Kyuhyun tahu betul bahwa kekasihnya itu menjadi leader dalam divisi kepolisian.

Sampai akhirnya…

“Da…daaaa… daaa.” Suara bayi mengalihkan perhatian Kyuhyun.

Dan

“Isabel!!” Ucap Kyuhyun begitu antusias saat melihat bayi menggemaskan itu.

“Kyunie. Kau datang juga?” Tanya seorang wanita cantik yang sedang menggendong bayi berusia 15bulan itu.

“Ya. Noona dari tadi?”

“Tidak. Kami belum lama sampai, untung saja tidak terlambat.”

“Da…daaaa.”Rancau si bayi lagi sambil menggerak-gerakkan tangan nya ke arah panggung pertunjukan.

“Sepertinya dia sangat merindukan ayah nya.” Ucap Kyuhyun sambil mencubit pipi bayi tersebut karena terlalu gemas.

“Iya, dari tadi pagi dia rewel terus aku sampai kerepotan dan meminta tolong suami ku untuk pulang dulu sebentar untuk mendiamkan anak ini. Aku benar-benar merasa menjadi seorang istri dan ibu yang tidak berguna.”

“Kau jangan bilang seperti itu noona, Hae-hyung sangat beruntung memiliki istri seperti mu bahkan sekarang kau telah memberinya seorang putri yang cantik.” Ucap Kyuhyun sambil tersenyum. Namun, di dalam lubuk hatinya ada perasaan yang menyesakkan. “Anak.” Satu kata itu lah yang mampu membuat Kyuhyun ingin menyerah dengan apa yang ia jalani saat ini.

“Kau bisa saja Kyunie. Siwon juga beruntung karena memiliki mu. Ahh, aku jadi membayangkan bagaimana repotnya kalian nanti ketika mengurus buah hati ka___ maaf. A-aku…” wanita cantik itu menghentikan perkataan nya begitu menyadari tentang hubungan Kyuhyun dan Siwon yang.. Ya, sesama pria. Dimana kehadiran buah hati adalah mustahil. Kecuali keajaiban itu nyata bagi keduanya.

“Tidak, apa-apa noona.” Kyuhyun kembali tersenyum.

Karena terlalu larut dengan perbincangan keduanya sampai tidak menyadari jika pertunjukkan akan segera usai. Namun, tiba-tiba melalui mic nya Changmin memanggil Isabel. Ya, dia memberitahu kepada para pengunjung jika Donghae dikunjungi oleh istri dan putri kecilnya. Tentu saja hal itu membuat penonton meminta agar bayi menggemaskan itu naik ke panggung. Setelah cukup lama menimbang-nimbang akhirnya Dara pun membawa putrinya ke atas panggung lalu menyerahkan nya pada suami nya itu.

Isabel menjadi pusat perhatian disana dan tentu menjadi bayi paling beruntung karena dikelilingi polisi-polisi tampan kebanggaan negeri gingseng itu.  Siwon, Changmin saling berebut menggendong Isabel dan juga silih berganti memasang mimik lucu agar bayi itu tertawa. Kedua-duanya sangat sudah sangat pas menjadi seorang ayah.

Kyuhyun. Seharusnya dia bahagia melihat semuanya. Melihat bagaimana Siwon begitu menyukai anak-anak. Tapi hatinya justru berkata lain. Ia justru ingin menangis. Terlebih saat mengingat semua ucapan seseorang yang ia temui sebelum datang ke tempat itu. Seseorang yang menjadi tembok besar bagi hubungan nya dengan Siwon. Tembok besar yang bahkan dia sendiri tidak tahu apakah bisa untuk dilewati.

Masih belum terlambat untuk mengakhiri semuanya. Ku anggap kalian hanya terbawa oleh perasaan sesaat karena kalian masih sangat muda.” Ucap seorang pria paruh baya itu dengan nada datar. “Pemikiran kalian belum jauh ke depan. Cho Kyuhyun, aku tahu betul bagaimana dirimu. Kau pekerja keras dalam mewujudkan semua impian mu. Kau memiliki karir yang cemerlang dan memiliki bisnis yang tidak main-main. Satu kata untuk mu, sempurna.” Ada perasaan terharu dalam hati Kyuhyun saat mendengar pujian dari seorang pemilik Hyundai Corp itu tapi sebagian hatinya lagi justru takut. “Tapi sayang nya kau mencintai orang yang salah.” Rasa perih seketika menjalar dalam hati Kyuhyun. Meski ia telah mengantisipasi semuanya tetap saja tidak bisa. “Kau berasal dari keluarga yang berpendidikan dan orang tua mu pasti menaruh harapan yang besar terhadap mu, begitu juga dengan ku. Aku menaruh harapan besar pada putra kebanggaan ku. Dialah yang kelak akan meneruskan semua bisnis keluarga kami. Jika kalian tidak mengakhiri hubungan kalian maka yang hancur bukan hanya kalian, bukan hanya karir yang sudah kau bangun susah payah selama bertahun-tahun tapi juga kami. Nama baik keluarga yang selama ini kami jaga akan ternoda dan menjadi sebuah aib.” Mati-matian Kyuhyun menahan dirinya agar tidak menangis mendengar semua perkataan Tuan Choi. Dia selalu tak berdaya setiap kali bertemu dengan ayah dari kekasihnya itu. “Lalu anak?apa kau bisa memberikannya?” 

Deg

Jantung Kyuhyun rasanya seperti di tikam oleh ribuan pedang. 

“Memikirkan kalian yang sesama pria saja sudah membuat ku hampir gila, apalagi jika memikirkan tentang anak? Aku tahu betul bagaimana Siwon. Putra ku. Dia sangat menyukai anak-anak. Dan mendambakan sebuah keluarga yang sempurna. Apa kau tega mengubur semua impian nya itu?” Kristal bening itu akhirnya tak mampu lagi  Kyuhyun tahan. “Aku tahu perkataan ku ini menyakiti mu tapi ku harap kau bisa mengambil keputusan yang tepat.” Pria paruh baya itu pun berlalu meninggalkan Kyuhyun tanpa ingin mendengarkan pembelaan atau perkataan apapun dari namja yang merupakan kekasih dari putranya itu. 

“Kyu?”

“Kyuniee???”

“Heii…”

“I-yaa, noona.”

“Kau melamun? Ada apa?”

“A-ahh tidak apa-apa, aku hanya sedang memikirkan pernikahan kami.”

“Ahh ya, ku dengar kalian akan menikah setelah Siwon selesai wajib militer? Apa itu benar?”

“Hmm, masih ada yang harus kami urus noona.” Ucap Kyuhyun sambil tersenyum.

“Ku harap semuanya cepat selesai agar kalian bisa segera menikah.” Wanita cantik itu pun merangkul Kyuhyun.

“Ne.”

Akhirnya pertunjukkan dari para polisi itu pun usai. Masing-masing dari mereka segera bersiap-siap pulang dan menikmati libur panjang di akhir tahun bersama orang terkasih.

Dan disinilah pasangan Siwon-Kyuhyun berada. Di dalam mobil menuju perjalanan pulang. Selama perjalanan Kyuhyun banyak melamun dan melihat ke arah luar jendela mobil. Hal itu tentu saja tidak luput dari pandangan kekasih nya itu.

“Ada apa sayang?” Ucap Siwon sambil menggenggam tangan kiri Kyuhyun. Bukan nya menjawab, Kyuhyun justru menundukkan wajahnya. “Kyu?”

“Hyung?”

“Hm?”

“Kita akhiri saja semua ini.”

Crittttt… 


Siwon refleks menginjak rem mobil audi hitam nya.

“Apa maksud mu?”

“Kita akhiri hubungan ini.”

“Ini bukan april mop, sayang.”

“Aku serius hyung. Aku sudah memikirkan nya baik-baik. Ini semua bukan hanya tentang kita tapi juga tentang orang-orang yang kita sayangi.” Ucap Kyuhyun dengan mata yang sudah mulai berkabut. Segala ucapan Tuan Choi memenuhi pikiran nya.

“Ada sesuatu yang kau sembunyikan dari ku…” Siwon menatap dalam ke arah mata kekasih nya itu. Ini bukan Kyuhyun yang biasanya. Siwon tahu pasti sesuatu terjadi sebelum mereka bertemu hari ini. “Kyu, sudah 5th kita bersama. Ku mohon jangan menyembunyikan sesuatu dari ku.” Ucap Siwon sambil mengusap wajah kekasihnya itu.

“Hubungan kita melawan takdir, seberapa kuat pun kita mencoba semua nya tak akan berhasil.”

“Kyu, hentikan semua omong kosong mu. Sudah sampai sejauh ini, aku tidak akan melepaskan mu.”

“Keluarga mu menaruh harapan besar pada mu hyung. Dan aku…”

“Ayah ku menemui mu? Benarkan?” Tanya Siwon dengan wajah serius.

Kyuhyun. Ia tak mampu menjawabnya.

Melihat Kyuhyun yang hanya diam membuat Siwon yakin, jika tebakan nya itu benar. Seketika amarah Siwon pun memuncak namun berusaha ia kendalikan. “Sudah ku katakan, jangan pernah peduli kan apapun yang dikatakan ayah ku tentang hubungan kita. Aku memang putranya tapi aku berhak menentukan masa depan ku sendiri. Dan kaulah masa depan ku, Cho Kyuhyun.”

Kyuhyun menarik napas dalam, dan berharap sesak di dadanya akan sedikit mereda. Pernah kah kau mengalami, menahan tangis sampai kau kesulitan untuk bernapas?? Ya. Itulah yang dialami Kyuhyun saat ini.

“Lalu bagaimana dengan anak?” Ucap Kyuhyun dengan susah payah. Dan menatap sendu ke arah kekasihnya itu. “Kau pasti mengharapkan keluarga yang sempurna, dimana kelak kau akan dipanggil ayah oleh darah daging mu sendiri.” Butir air mata kembali mengalir dari iris kelam Kyuhyun. “Aku tidak bisa hyung. Aku bukan masa depan mu.”

Siwon mengerti sekarang kenapa sikap Kyuhyun tiba-tiba berubah. Lelaki manis dihadapan nya itu tengah dalam ketidakberdayaan atas takdir. Siwon pun kembali mengusap air mata kekasihnya itu. “Aku tidak peduli tentang hal itu. sekalipun kita tidak memiliki anak, aku akan tetap bersama mu. Memilih mu sebagai teman hidup ku. Sebagai takdir ku.” Lalu Siwon pun mengecup lembut bibir kekasihnya. Hanya sebuah sentuhan. “Aku takkan pernah sanggup hidup tanpa mu, Kyu?” Lanjutnya sambil memegang kedua sisi wajah Kyuhyun.

Dan Kyuhyun semakin terisak. Ntahlah itu tangisan luka atau kebahagiaan. Kyuhyun pun tak mengerti kenapa ia bisa begitu cengeng jika itu menyangkut Siwon.

“Aku tidak akan melepaskan mu. Aku mencintai mu dengan segala kelebihan dan kekurangan mu.” Dan akhirnya Siwon pun menyatukan bibirnya kembali dengan bibir plum milik Cho Kyuhyun. Siwon ingin menyalurkan cintanya melalui penyatuan itu.

Dengan air mata yang terus mengalir, Kyuhyun membalas semuanya. Perasaan hangat dan menenangkan kembali ia rasakan.

“Aku pun tidak tahu bagaimana aku akan hidup tanpa mu hyung. Aku terlalu mencintai mu. Boleh aku egois kali ini?” Ucap Kyuhyun dalam hati tanpa melepas penyatuan mereka. Setelah beberapa saat, Kyuhyun akhirnya melepaskannya terlebih dahulu. Dengan bibir yang sedikit bengkak dan wajah yang merona, Kyuhyun menatap ke arah mata kelam kekasihnya.

“Hyung, jadikan aku. milik mu… seutuhnya.”
.

.

.

.

“Bagaimana sudah mengerti?”

Bocah bertubuh gempal itu pun mengangguk-anggukan kepala nya. Lalu memasang wajah serius sambil menatap wajah seorang namja manis di hadapannya, “Mommy laki-laki, daddy laki-laki.”

“Ya.”

“Laki-laki tidak bica amil.”

“Ya.”

“Terus kalau mommy tidak bica amil, Cuo anak ciapa?”

“Tentu saja kau anak mommy dan juga daddy. Bukan kah mommy pernah cerita padamu, Myunie. Setelah beberapa tahun kami menikah akhirnya mommy hamil dan lahirlah kau.”Kyuhyun pun menusuk-nusuk hidung putranya yang hanya sebesar buah ceri.

Suho pun berpikir sejenak sambil mengusap-usap hidung nya. Lalu…

“Cuo, keluar darimana mommy?”

“Ne?”

“Orang hamil perutnya becar ceperti balon, terus Cuo keluarnya dari mana?Apa mommy meledak?”

Choi Kyuhyun hanya mampu mengerjapkan mata nya berkali-kali saat mendengar ucapan polos putranya itu. Kemudian tawa nya pun pecah. Ya, Kyuhyun tertawa lepas sampai sakit perut gara-gara pertanyaan polos putranya.

“Dari mana mommy?” Tanya bocah gembil itu dengan serius.

“A-ah, itu…” Kyuhyun pun menghentikan tawanya dan berpikir mencari kata-kata yang pas agar anak nya itu mengerti .

“Darimana mommyyyy??” Tanya nya lagi, namun kali ini sambil menangkup kedua pipi ibu nya itu. Ntahlah mungkin karena terlalu penasaran dengan jawaban ibu nya.

Sementara Kyuhyun, justru terlintas ide lain dibenak nya. “Kau ingin tahu?” Kini berganti Kyuhyun yang menangkup wajah putranya. Dan dibalas  anggukan sebagai jawaban ya., “sungguh?”

“Iya, mommy.”

“Kau lahir….”

“Ya??” Suho semakin melebarkan matanya karena terlalu antusias.

Dan Kyuhyun semakin menangkupkan wajah anaknya itu hingga wajah bulatnya mengerucut. “Dari…” Kyuhyun kembali menggantung kalimatnya demi mengerjai si kecil keluarga Choi.

“Dari?”

Kyuhyun pun memajukan wajahnya hingga hanya sejengkal jaraknya dengan wajah putranya,”ra-ha-sia.”

“Huh??” Suho pun mengerjapkan mata nya.

Kyuhyun pun tak kuasa menahan tawa nya lagi saat melihat ekspresi Suho yang menurutnya sangat menggemaskan. “Jawaban nya Ra-ha-sia. Choi. Joonmyeon.” Ucap Kyuhyun sambil menarik kedua pipi bulat Suho, hingga hidung mungil putra nya itu semakin mengecil.

“Mommyyyyy.”

“Kenapa?kau penasaran?”Dan kembali dibalas anggukan oleh Suho, “baiklah tapi dengan satu syarat.”

“Apa?”

“Beritahu mommy apa yang dibilang kakek Choi pada mu?”

Mendengar perkataan Kyuhyun, Suho pun langsung menjauhkan kedua tangan ibu nya dari pipi nya itu. Lalu raut wajah nya berubah menjadi serius, “mommy?”

“Ne?”

“Grandfa biyang ceorang laki-laki cejati hayus menetapi janjinya. Dan Cuo cudah janji cama grandfa, ndak boleh ceyita cama capa-capa. Maaf mommy cekali rahacia tetap rahacia.” Ucap Suho sambil melipat tangan nya di dada.

Kyuhyun kembali dibuat terdiam. Otak nya masih berusaha mencerna baik-baik setiap ucapan sok dewasa dari putranya yang bahkan masih belum bisa mengucapkan S dengan benar.

“Cudah ahh, Cuo pucing.” Ucap Suho sambil memakai topi putihnya kembali, setelah itu ia pun turun dari ayunan besar yang terletak di halaman belakang kediaman keluarga kecil itu.

“Heii mau kemana?!Kita belum selesai.” Ucap Kyuhyun saat menyadari putranya sudah tidak ada dihadapan nya.

“Cuo pucing mommy.. Cuo mau makan ec cleam.” Jawab Suho dengan santai nya dan berlalu menuju dapur.

Kyuhyun hanya mampu menggeleng-menggelengkan kepala melihat tingkah Choi Joonmyeon. Putranya.

“Ckck…dasar anak kecil.”

Tiba-tiba

“Hahh… benar-benar melelahkan!!” Seorang namja tampan duduk di samping Kyuhyun. Wajah nya penuh peluh keringat.

“Sudah selesai?”

“Ya. Badan hyung sakit semua baby.”

“Kau harus bertanggung jawab dengan apa yang kau lakukan.” Ucap Kyuhyun santai sambil mengelap keringat pada wajah tampan suami nya itu.

“Kenapa kita tidak membeli saja tempat tidur yang baru?”

“Kau baru saja membeli nya bulan lalu, hyung.”

“Hm… oya mana Babysu?”

“Di dapur.”

“Hyung akan mengajaknya ke taman. Kau mau ikut?”

“Kalian pergi berdua saja. Aku akan memasak untuk makan malam.”

“Baiklah.. hyung mau mandi dulu.” Siwon pun mencuri satu kecupan di bibir istrinya itu sebelum beranjak pergi.

“Dasar ayah dan anak sama saja. Suka seenak nya sendiri.” Gumam Kyuhyun dalam hati.

Tapi kau bahagia bukan Kyu, memiliki mereka berdua??
Sementara itu di dapur. Seorang bocah bertubuh gempal itu sedang asyik menikmati es cream nya sambil bersenandung tak jelas. Ini sudah es cream kedua yang ia makan. Es cream batang rasa vanilla berbalut coklat dan kacang almond.

“Heyy boy.” Siwon. Ayah dari bocah itu pun datang dan dengan jahilnya menurun kan bagian depan topi   putranya hingga wajah anak itu tertutup sebagian.

“Daddy!!” Suho pun bersungut kesal.

“Hahaaa…sedang apa?”

“Makan ec cleam.”

“Apa es cream nya enak?”

“Tentu caja. Daddy mau? Aaaaaa…” ucap Suho sambil mengarahkan es cream itu pada ayah nya.

Dan Siwon pun langsung mengigit es cream itu dengan satu gigitan besar.

“Ahh.. daddy kenapa gigitnya banyak-banyak?!!” Suho menatap malang es cream di tangan nya yang tinggal seruas jari.

“Khaw hyang memberhikan nya padhwa dhaddy.” Ucap Siwon dengan susah payah karena di mulut nya penuh es cream yang dingin.

“Tapi ec cream Cuo tinggal dikit.” Kali ini wajah nya menjadi mendung.

“Huwahhh!!” Teriak Siwon begitu selesai menghabiskan semua es cream di mulutnya. Lalu… “sudah-sudah jangan sedih. Nanti daddy akan membelikan mu. Sekarang bersiap-siaplah, kita akan ke taman.”

“Ke taman?”

“Ya. Kita akan ke taman mencari dragonfly.”

“Dragonfly?”

“He’em.”

“Untuk apa daddy?”

“Agar kau tidak mengompol lagi.”

“Huh?” Suho semakin memiringkan kepalanya tanda tak mengerti.

“Orang dulu bilang agar seorang anak tidak mengompol lagi, pusar anak itu harus digigit dengan dragonfly.” Ucap Siwon dengan santai nya.

“Di gigit.”

.

.

.

.

“ndak MAUUUUUUU!!”

***end*** 


Spesial pic ^^

Choi Joonmyeon^^


Shin Rina as Isabel ketika sudah besar^^


Terimakasih sudah membaca ff ini^^ 

Advertisements

31 thoughts on ““?!”

  1. diawal2 pgn nangis baca nya,tpi di ending nya di bkin gemeeess sma Cuo iihh >.<
    eh jdi Appa Choi ngerestui hubungan Wonkyu nih crita nya? kan Kyu udh bisa bkin 'keturunan' buat keluarga Choi ? hehe
    aduh maaf yaa kak, saya skrg komen nya suka telat, soalnya nunggu mood bru bisa baca ㅜ.ㅜ

  2. Suho lucu bgt, dia jd anak yg pintar…
    Trnyata apa yg ditakutkan kyuhyun dlm hubungannya dan siwon tdk terbukti krna wonkyu mendapatkan malaikat kecil

  3. Baru buka wordpress langsung cari WonKyu couple nemu ff ini & langsung baca #baper #crybaby cengeng nya kumat lagi LoL ^-^ btw ini cuma oneshot ka author ? Penasaran sama rahasia nya Suho

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s