Posted in Angst, BL, Family, wonkyu

???

By. Ryupyo

Cast  : Siwon, Kyuhyun

genre: family, drama

rate   : T


  * **WonKyu***

Cerita sebelumnya :

Family chap 7

“Seharusnya saat ini kau berada dalam dekapan ibu mu. Merasakan kehangatannya.” Ucap Siwon sambil mengelus-elus pipi bayi mungil dihadapan nya.

” postpastrum depression”

Siwon masih tidak percaya jika Kyuhyun mengalami gangguan psikis pasca melahirkan. Meski dokter mengatakan Kyuhyun bisa sembuh tapi melihat bagaimana Kyuhyun menolak anak nya sendiri, itu sangat menyakitkan. Bayi mungil yang seharusnya mendapatkan kehangatan justru dibenci oleh ibunya sendiri.

Seseorang yang telah mengandung nya selama 9 bulan dan melahirkan nya ke dunia ini. Sungguh saat ini Siwon merasa menjadi orang yang tak berguna karena tidak bisa menjaga istrinya dengan baik. Dia sadar betul, apa yang terjadi pada Kyuhyun saat ini bukan hanya faktor perubahan hormon tetapi juga karena stres bahkan tekanan dari luar. Kyuhyun pasti sangat menderita selama ini tapi Siwon tidak menyadarinya.

“Aku akan melakukan apapun agar ibu mu bisa sembuh. Bersabarlah.” Siwon pun mencium kening bayi mungil yang sedang terlelap itu. Setelahnya Siwon pun pergi  menuju kamar tempat dimana Kyuhyun saat ini di rawat.

Belum derap kaki semakin jauh melangkah..

“Siwon.”

Deg

Langkahnya segera terhenti. Siwon tahu betul suara itu. Suara dari seseorang yang sangat dia rindukan kehadirannya, meski keadaan telah membuat hubungan diantara mereka tak berjalan dengan semestinya. Seseorang yang sangat dia hormati dan dia kagumi.

“Aku sudah tahu semuanya.”

Siwon pun menatap sang ayah dengan tatapan yang sulit diartikan. Rasanya ingin sekali dia memeluk sang ayah lalu menumpahkan keluh kesah pada dirinya. Tapi kenyataan kini, sosok yang ada dihadapannya adalah seseorang yang menentang pernikahannya. Dan tentu sangat membenci istrinya.

“Jika appa datang kesini hanya untuk mentertawakan ku, aku terima. Aku si anak pembangkang yang rela meninggalkan keluarganya sendiri hanya untuk orang yang dicintainya. Dan sekarang beginilah keadaanku.”

Siwon menghela nafasnya sejenak dan kembali melanjutkan ucapannya “Mungkin ini yang disebut karma karena aku tidak patuh pada mu.”

Siwon menjeda kembali kalimatnya, ia tersenyum, “Tapi aku tidak akan pernah menyesal dengan keputusan yang telah ku pilih. Aku yakin Kyuhyunku akan sembuh  dan kami akan kembali bahagia.”

“Maaf aku harus pergi. Permisi.” Siwon membungkukkan badannya dan kembali melanjutkan langkah nya.

“Apa kau tidak ingin memberikan kesempatan pada appa mu ini, nak?”

Kini langkah itu benar terhenti.

“Kesempatan untuk memperbaiki semuanya.” Ucap appa Choi dengan penuh harap. Keheningan pun tercipta diantara mereka.

Siwon masih tak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar, dia mencari kebenaran pada mata kelam ayahnya itu.

“Karena keegoisanku kalian menjadi menderita. Terlebih Kyuhyun, selama ini pasti dia sangat tertekan dengan sikapku pada nya. Sungguh aku tidak membencinya, hanya saja aku terlalu egois untuk mengakui keberadaan nya sebagai istrimu. Aku selalu menganggapnya sebagai pendosa yang tak pantas untuk dimaafkan. Dan sekarang aku sadar tak seharusnya aku bersikap seperti itu padanya. Kyuhyun adalah anak yang baik bahkan terlalu baik. Meski aku berkata kasar padanya dia tetap tersenyum. Keadaan Kyuhyun yang sekarang itu semua adalah sala ku.” Pria paruh baya itu pun tak kuasa menahan air mata nya agar tidak jatuh.

A-appa” Siwon seakan kehilangan kata-kata untuk sekedar membalas ucapan ayahnya. Pria paruh baya dihadapan nya itu seakan hilang keangkuhannya. Dan hal itupun membuat pandangan Siwon berkabut.

“Bahkan sekarang bayi tak berdosa itu pun menjadi korban atas sikap ku. Maafkan appa nak.” Ucap appa Choi sambil membungkukkan badannya.

“A-ku tidak p-pernah bisa membenci mu appa” ucap Siwon sambil menahan tangis kemudian dia pun langsung memeluk ayah nya.

Inilah untuk pertama kalinya Siwon merasakan kembali hangatnya pelukan sang ayah. Dinding pemisah diantara mereka seakan telah hilang. Dan kali ini Siwon tak kuasa menahan tangisnya. Menumpahkan semua masalahnya pada air mata berharap beban dihatinya akan berkurang.

“Kau tidak sendirian nak, appa janji akan melakukan apapun agar Kyuhyun mu bisa sembuh.” Ucap appa Choi sambil mengusap-usap punggung putra nya tersebut.

Peristiwa kehangatan keluarga, antara anak dan ayah pun harus rela terbuyarkan saat seseorang memanggil nama Siwon.

“Siwon-ssi, K-kyuhyun…”

Seketika Siwon pun melepaskan pelukan nya saat tiba-tiba seorang suster memanggilnya dengan tatapan khawatir.

“Dia menangis dan mencari an__”

Siwon pun segera berlari ke kamar Kyuhyun tanpa mendengar perkataan suster tersebut. Begitu sampai di kamar Kyuhyun, dapat Siwon lihat Kyuhyunnya sedang menangis.

“Heyy, baby. Ini hyung, tenanglah.” Ucap Siwon sambil memeluk Kyuhyun.

Hyung?

“Ada apa, hmm?” Tanya Siwon penuh khawatir.

“Jangan tinggalkan aku.”

Hyung ada disini, bersamamu.. baby

“Jangan temui dia.”

Siwon tahu betul siapa yang dimaksud oleh Kyuhyun. “Kyu…”

“Kau hanya memilik ku hyung.”

Ne, hyung hanya milik mu baby.” Siwon menatap lekat Kyuhyun, memberikan keyakinan padanya.

Hyung, matamu? Kau habis menangis?” Ucap Kyuhyun sambil memegang wajah Siwon.

“Tidak baby. Hyung hanya kurang tidur saja.” Siwonpun melakukan hal yang sama, memegang wajah Kyuhyun dan memberinya kehangatan.

“Pasti kau lelah karena aku.”

“Tidak ada kata lelah untuk menjaga mu baby.” Ucap Siwon dengan senyuman lembutnya.

“Aku ingin pulang hyung. Aku tidak suka tempat ini.”

“Setelah kondisi mu membaik kau akan pulang.”

“Ini semua salah nya, karena dia aku jadi kesakitan seperti ini.”

“Kau tidak boleh berkata seperti itu baby. Dia tetaplah anak kita.” Siwon pun kembali menatap Kyuhyun dengan tatapan lembut.

“Kau bahkan membela nya daripada aku. Kau sudah tidak lagi menyayang___hmffff” ucapan Kyuhyun pun terputus karena Siwon sudah terlebih dahulu membungkam mulut Kyuhyun dengan ciuman. Yang tanpa Kyuhyun sadari, Siwon kini meneteskan air mata dalam penyatuan cinta mereka.

Sementara di luar sana, di balik pintu kamar Kyuhyun. Pria paruh baya bermarga Choi itu pun tak kuasa menahan air mata nya melihat bagaimana kondisi Kyuhyun saat ini. Dadanya begitu sesak karena rasa penyesalan yang begitu dalam. Seandainya dia tidak memperlakukan Kyuhyun dengan buruk pasti saat ini Kyuhyun dan Siwon sangat bahagia dengan status baru mereka sebagai orang tua.

Appa Choi pun akhirnya melangkah kan kakinya meninggalkan kamar Kyuhyun dan menuju ke kamar tempat dimana bayi mungil itu dirawat. Begitu sampai disana, Appa Choi dapat melihat bagaimana para suster memperlakukan bayi itu dengan sangat baik. Seulas senyum pun menghiasi wajah appa Choi.

“Apa tuan ingin menggendongnya?”

“Bolehkah?”

“Tentu saja tuan. Karena anda adalah kakeknya.” Ucap salah satu suster itu dengan senyuman tulusnya lalu memberikan bayi itu pada appa Choi dengan sangat hati-hati.

Dengan tangan yang gemetar appa Choi memberanikan diri untuk menyentuh wajah bayi mungil itu. Seakan sadar dengan sentuhan, seketika bayi itu pun membuka matanya dan melihat ke arah kakenya. Pandangan mereka pun bertemu dan pandangan appa Choi menjadi samar karena air mata yang berlomba untuk ditumpahkan.

“M-mata itu, k-kau benar-benar anak s-seorang Choi Siwon” ucapan appa Choi pun terbata-bata karena menahan tangis. “Kau adalah cucuku.” Kemudian appa Choi pun mencium kening bayi mungil itu dengan penuh haru.

Ya, appa Choi menangis. Tangisan yang  mengisyaratkan keambiguan. Disatu sisi dia merasa senang karena akhirnya dia memiliki seorang cucu. Sesuatu yang tidak pernah dia bayangkan sebelumnya mengingat Siwon, putra kebanggaan nya memilih menikah dengan seorang pria. Tapi kini semuanya menjadi berbeda, dalam dekapannya telah hadir malaikat kecil keluarga Choi. Namun, disatu sisi dia merasa menjadi orang paling jahat di dunia ini karena sikapnya pada Kyuhyun membuat bayi itu pun menjadi korban.

“Suster, apa menantu ku bisa sembuh?” Tanya appa Choi penuh harap.

“Tentu saja.” Jawab salah satu suster dengan penuh keyakinan.


Kenangan-kenangan masa lalu pun kembali untuk dituangkan dalam sebuah kisah. Meski terkadang hal yang menyakitkan tapi tetap tidak bisa dihilangkan dalam kehidupan. 

“Maaf karena Myunie, appa jadi harus mengenang kembali masa lalu.”

“Tidak apa, suatu saat Myunie juga akan tahu tentang kisahnya.” Seseorang yang lebih tua itu mengelus rambut ikal seorang namja yang lebih muda dengan lembut bahkan sarat penuh kasih sayang.

Gerakkan itu terhenti saat si namja muda memegang tangan itu. “Tapi ku harap hal itu tidak akan terjadi appa. Myunie pasti akan membenciku.”

“Yang harus dia benci adalah aku, bukan kau Kyu. Kau adalah ibu yang luar biasa.”

Appa..”

“Terimakasih juga karena kau telah memaafkan appa mu ini, nak.” Mendengar ucapan itu membuat sosok Kyuhyun seakan rapuh, matanya berembun. Ia tersenyum dan segera mendekap tubuh appa Choi.

“Aku menyayangi mu appa.”

Suasana Keharuan itu harus rela menghilang, dikarenakan suatu teriakan yang memekkan telinga..

Grandfaaaaaaa!!Myunie cudah ciapppp!!” Seorang anak kecil bertubuh tambun terlihat berlari dari tangga dan menghampiri mereka.

“Kau ini suka berlari-lari nanti kalau jatuh bagaimana?!” Ucap Kyuhyun dengan tangan dilipat di dadanya.

“Aku ini kuat tidak mungkin jatuh mommy.” Ucap Choi Joonmyeon dengan penuh percaya diri.

“Hahh, dasar anak Choi Siwon!!” Kyuhyun pun memencet hidung mungil putranya itu.

Mommyyyyy,,,,”

Appa Choi tak kuasa menahan senyumnya kala melihat moment ibu dan anak itu. Dia bersyukur karena memiliki menantu dan juga cucu seperti mereka. “Siwon kau benar-benar memilih pasangan yang tepat. Appa bangga pada mu.”  Ucap appa Choi dalam hati.

Tapi seketika senyumnya menghilang saat cucu kesayangannya kembali bertanya dengan polosnya.

Grandfa, kenapa grandfa menentang hubungan mommy dan daddy?? Grandfa bilang cetelah aku ganti baju grandfa mau ceyita.”

Ne???!!”


***end****

Note  : Postpastrum Depression adalah gangguan psikologis pasca melahirkan. Untuk tingkat kronis si ibu bisa berhalusinasi, menghindari bayinya bahkan bisa membahayakan nyawa si bayi dan juga si ibunya.

Fanfic ini berhubungan dengan ff family chap 7 dan kelanjutan dari ff “??” ^^

Meski gagal dalam membangun emosi nya tapi paling tidak satu beban di otak sudah berkurang.hahaa,,,

See you~~

Advertisements

22 thoughts on “???

  1. kok aku ngebayangin soal penyakit nya ngeri ya? soalnya blm pernah liat /plakk
    tpi walaupun dulu nya bgitu, akhirnya Kyu bisa nerima Junmyun jg .
    apa lg Appa Choi, krna Junmyun dia bisa nerima Kyuhyun jdi mantu nya hoho
    kak ryu lama2 klo ada lanjuannya, itu tanda tanya makin bnyak deh 😂
    Keep writing ya kak, slalu ditunggu tulisan nya 😆

    1. Kalau di lingkungan kita kebanyakan menganggap si ibu jahat karena tidak mau menyentuh anak nya padahal si ibu sedang mengalami gangguan. Terlambat menangani si ibu bisa melakukan hal² yang membahayakan.

      Tenang judul berikutnya diganti tanda titik^^

  2. o…..gt toh ceritanya ….hmmmm…baru tau kalo ternyata mommy pernah menolak kehadiran babysu..
    tapi yg penting sekarang mommy dan babysu sudah bisa bersama lagi 😀

  3. Ow… Penyakitnya menyeramkan juga… Penyakit itu ada gara2 apa ya kak? Stress kah?
    Kasian klu penyakit itu berlangsung lama…
    Tp akhirnya baby su sudah di rawat dengan baik oleh kyu. Appa choi juga udah menerima kyu hehehehbahagiaaaa bangett

  4. Appa choi dlu ga suka sm kyu…
    Aah untunglah udah baik c appa…
    Babyshu mank menggemaskan yah pantes dkerjain trs sm mom dan daddy nya hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s