Posted in BL, Family, Romance, Series, WonKyu Story

Wonkyu and the babies (We are in the mart!)

wonkyu and the babies

By. Miss Lee

Cast : Siwon x Kyuhyun and Triplets

Genre : BL, Family, Romance

Rate : T

 

­-Wonkyu and the babies (We are in the mart!)-

Sang namja cantik yang berstatus istri dalam keluarga kecil ini, sedang menyibukkan dirinya di dapur. Kyuhyun sedang free dalam kerjaannya, jadi saat ini ia ingin bisa memberikan quality time bagi keluarga kecilnya. Kyuhyun, sibuk menyiapkan bahan sederhana kesukaan suaminya, apalagi jika bukan pancake. Sedangkan untuk ketiga buah hati mereka, Kyuhyun ingin membuatkan sarapan yang sederhana tetapi tetap menyehatkan, cream soup.

Cha.. semuanya sudah selesai, sekarang waktunya menata”, Kyuhyun pun bergegas menuju meja makan, menyiapkan piring untuknya dan juga untuk suaminya. Tak lupa ia juga menyiapkan ketiga mangkuk yang di simpan di atas meja si kecil.

“Waktunya membangun mereka”, Kyuhyun pun beranjak pergi menuju kamar dirinya, membangunkan Siwon terlebih dahulu agar Siwon bisa membangunkan ketiga anaknya dan juga sekalian memandikan mereka.

Hyung… ireona…” Kyuhyun menepuk – nepuk bagian bahu Siwon yang tidak tertutup selimut.

Hyuuunnnggg…”

Siwon pun menggeliatkan tubuhnya tanda ia akan terbangun, Kyuhyun menarik tangan Siwon agar bisa terduduk, lalu tak lupa menepuk – nepuk pipi tirus suaminya itu.

Hyuuungg bangunlah, ini sudah hampir siang. Bangunkan Triplets, kita segera sarapan” ucap Kyuhyun kembali.

Mata elang itu pun akhirnya terbuka dengan sempurna, Siwon tersenyum saat matanya menangkap wajah sang istri tercinta.

Popo…” sambil memajukkan bibirnya manja.

“Ck…”

Morning kiss, Baby..” rajuknya kembali.

Cup…

“Sudah.. ppaliwa.. bangunkan Triplets dan sekalian ajak mandi bersamamu, nanti sarapan kita bisa dingin”

Araseo… araseo… aku akan segera membangunkan mereka, agar Mommy nya tidak merajuk kembali”

“Ck Hyung…”

Siwon hanya tertawa ketika melihat istrinya itu mempout kan bibirnya, “Ne Baby.. I love You

I love You too…” Sembari mencuri ciuman tepat dibibir istrinya.

Mereka berdua pun membagi tugasnya seperti biasa, Siwon yang akan membangunkan Triplets dan juga memandikannya, sedangkan Kyuhyun akan mandi dan segera menyiapkan urusan sarapan.

.

.

.

Baby

Ne

“Apa kita akan menghabiskan hari libur di rumah saja?”

“Kita ke Supermarket saja Hyung..” usul Kyuhyun.

“Untuk apa? Bukankah bahan persediaan kita masih lengkap?”

“Ya.. tetapi aku ingin menyiapkan resep baru. Kata Wookie Hyung ini baik buat Triplets

“Apa?”

“Eum.. samgyetang

“Bukankah kau belum pernah membuatnya?”

“Maka itu.. aku bisa menghubungi Wookie Hyung saat akan memasak nanti, dan dia pasti akan mengajarkannya padaku” Kyuhyun mencoba menerawang dimana nanti ia akan memasak, masakan baru untuk ketiga jagoannya itu.

“Eum.. baiklah”

Kyuhyun melihat ke sekililingnya, “Triplets dimana?”

“Dimana lagi jika bukan di ruang bermain” Siwon menolehkan arah pandangnya pada suatu ruangan, dimana kini ketiga anaknya itu sedang bermain robot-robotan.

“Baiklah.. aku akan menggantikan baju mereka terlebih dahulu”

Sebelum Kyuhyun beranjak pergi, Siwon menarik lengannya dan meminta Kyuhyun kembali duduk di sampingnya. Sembari tangannya memeluk erat pinggang ramping istrinya itu.

Baby..”

Wae?”

“Eum… kemarin..”

Ne…”

“Aku tidak sengaja bertemu dengan Hyukie..”

“Lalu??”

“Kau tau??” Siwon terlihat ragu untuk mengungkapkan apa yang saat ini ada di pikirannya.

Kyuhyun semakin gemas saat Siwon seakan berbelit – belit berkata, ia pun mencondongkan wajahnya tepat di depan wajah Siwon.

Baby.. jangan terlalu dekat, jika tidak, aku bisa saja merubah rencana kita dengan membuatkan adik untuk Triplets

Pletak!!!

Appoyo…”

Kyuhyun mensidekapkan tangannya di dada, sembari mendelik sebal ke arah Siwon. “Jangan ucapkan hal itu, jika Triplets mendengarnya. Aku tak akan memberikanmu jatah selama seminggu Hyung

“Kau bisa melakukannya??”

Mwo??”

“Kau pasti akan merindukannya kan Baby??” goda Siwon.

Kyuhyun semakin merona saat mendengar ucapan frontal dari Siwon. “Choi Siwon…” ucap Kyuhyun penuh penekanan.

“Hahaha… araseo, Baby..”

“Lanjutkan obrolan kita yang terpotong tadi” pinta Kyuhyun.

“Jadi.. Hyukie dan Donghae sudah mempunyai Babies

“Ya.. aku tau, memangnya ada apa? Bukankah saat anak mereka lahir, kita sudah menjenguk?”

“Mereka mempunyai Babies Girl” Siwon berucap antusias.

Kyuhyun melihat binar di mata elang Siwon, membuat Kyuhyun langsung teringat permintaan Siwon agar dirinya mau memberikan adik untuk Triplets, “Jangan katakan jika kau iri, Hyung?”

“Bukankah akan semakin lengkap kebahagiaan kita dengan adanya Princess??”

“Tapi…” Kyuhyun bukan tidak ingin, hanya saja saat ini tidak mungkin baginya memberikan adik untuk Triplets. Kesibukan dirinya dan Siwon sendiri sudah sangat menyita waktu, tak jarang triplets pun merasa terabaikan walau mereka sungguh sangat mengerti akan kesibukan kedua orang tuanya.

“Baiklah, tidak untuk sekarang, jika Triplets sudah sekolah bisakan, Baby??” Siwon tersenyum dengan menaik turunkan kedua alisnya.

Kyuhyun pun berdiri dan Siwon hanya terus menunggu jawaban istrinya itu. “Baiklah…” setelah mengucapkan kata itu Kyuhyun pun segera berlalu menuju ruang bermain Triplets, ia hanya ingin menutupi rona merah di kedua pipinya.

Siwon pun hanya bisa terkejut saat akhirnya keinginan untuk mendapatkan princess di dalam keluargan bisa di setujui oleh Kyuhyun.

“Aku akan berjuang tiap malam, Babyinner Siwon dengan tak lupa menciptakan smirk yang biasanya menjadi andalan istrinya itu.

.

.

.

Saat ini Siwon dan Kyuhyun sedang berada didalam mobil dengan triplets yang duduk manis di kursinya masing – masing. Manse yang memang duduk di paling belakang seorang diri, hanya memandangi jalanan yang ia lihat, lalu bergumam ntah apa yang di ucapkannya, karena yang pasti hanya Manse dan Tuhan yang tau. Sedangkan Minguk asik bernyanyi mengikuti music yang di putar di dalam mobil, Lalu bagaimana dengan Daehan? Ia yang awalnya asik bermain dengan mainan yang  dibawanya, kini lebih memilih untuk tertidur di dalam mobil.

Hyung..”

“Heum…”

“Lihatlah Triplets

Siwon melirik ke arah kaca ia bisa melihat ketiga anaknya dari sana, lalu kembali melihat ke arah jalanan, karena memang Siwon saat ini sedang focus menyetir hingga mobilnya kini tiba di depan lampu merah.

“Ada apa, Baby?”

Kyuhyun hanya tersenyum lalu meletakkan tangan kiri nya di atas tangan kanan Siwon yang sedang memegang..

“Mereka sudah besar. Aku merasa tak percaya bahwa akhirnya kita bisa menikah, bahkan mempunyai malaikat kecil seperti mereka”

“Aku juga merasakan hal yang sama, Baby. Tapi takdir kehidupan, siapapun tidak ada yang pernah mengetahuinya. Aku bersyukur bahwa keinginanku untuk bisa bersamamu, mengarungi kehidupan rumah tangga dikabulkan oleh Tuhan, mereka adalah kado dari Tuhan untuk kita” Siwon mendekatkan wajahnya dan mencium kening Kyuhyun lama.

“Aku pun sangat bersyukur, Hyung” Kyuhyun tersenyum mendapatkan skinship dari Siwon, walau sebenarnya ia bukanlah orang yang menyukai skinship di depan anak-anaknya.

Mobil pun kembali melaju saat lampu merah telah berganti warna menjadi hijau. Kyuhyun membenarkan kembali posisi duduknya, sesekali ia melihat ke belakang hanya untuk mengecek keadaan triplets.

.

.

Siwon memarkirkan mobilnya di salah satu tempat yang cukup teduh di teriknya matahari, setelah merasa bahwa arah mobilnya sudah benar. Siwon segera memanjat keluar, ia membukakan pintu untuk istrinya yang dilanjutkan membantu ketiga anaknya turun dari mobil. Daehan yang awalnya tertidur sudah terlihat kembali ceria, karena mengetahui bahwa dia akan bisa bermain di supermarket. Tak kalah bedanya dengan Minguk maupun Manse yang sudah berada di luar mobil, mereka berdua berlari-larian kecil mengelilingi Kyuhyun.

“Manse-ya, Minguk-ah, jangan berlarian sayang. Nanti kalian terjatuh” Kyuhyun memperingatkan, sembari dirinya masih memakaikan ransel kecil di punggung Daehan.

Mommy. Kita akan membeli banyak makanan didalam?”

“Kau sangat suka sekali makanan Manse-ya?” Siwon menggendong Manse dan mengecupi seluruh wajahnya.

Daddy.. aniyo.. andwae..” rengek Manse.

“Ck.. Hyung. lepaskan Manse nanti dia bisa menangis jika kau terus menciuminya seperti itu”

“Tapi aku sangat gemas, Baby

Kyuhyun hanya menanggapi dengan memutar matanya malas, ia segera membawa Daehan dan Minguk di sisi kanan maupun kirinya untuk masuk ke dalam supermarket. Tetapi baru saja Kyuhyun memasuki Supermaket, ia melihat ada gerombolan yeoja paruh baya yang berkerumun di dalam suatu toko, melihat ada promo menarik yang di tawarkan Kyuhyun pun merasa tertantang untuk bisa mencoba peruntungan mendapatkan barang-barang yang di inginkannya.

Hyung..”

“Oh Baby, jangan katakan jika..” belum Siwon melanjutkan, Kyuhyun sudah memotongnya.

“Ini daftar belanjaan, aku yakin kau bisa, Hyung” Kyuhyun mengarahkan tangan kanannya seakan memberikan semangat, “Fighting” ucapnya kembali. Lalu segera berlalu meninggalkan Siwon dan juga ketiga jagoan kecilnya.

Siwon hanya bisa termangu saat melihat istrinya yang bersemangat, “Kau bahkan terkadang tak menyukai dikatai cantik, tapi lihatlah.. kelakuanmu bahkan sama seperti Ahjumma-ahjumma yang menginginkan discount besar-besaran”.

Mau Siwon merutuki atau bahkan memakipun Kyuhyun sudah berlalu jauh dan masuk ke dalam toko tersebut, sedangkan ketiga anaknya hanya melihat ke arah Daddy nya.

“Baiklah. Anak-anak, karena Mommy kalian saat ini sibuk dengan keinginannya, maka kita akan berbelanja berempat saja, arachi?”

Neee…” triplets kompak menjawab.

.

.

Siwon melihat ke dalam supermarket yang dipenuhi segala jenis sayuran maupun barang lainnya. Sedikit kebingungan untuk berbelanja tetapi dia harus bisa melakukannya, terlebih ketiga anaknya yang memang termasuk sangat aktif.

“Ayo semuanya jalan kesini…”

Ketiganya mengikuti Siwon berjalan dengan trolly nya.

Daddy, itu semangka” Minguk berkata dengan kegirangan.

Daddy lihat itu ikan.. itu ikan..” Daehan tak kalah antusiasnya. “Huwaa.. ini ada gurita” ucapnya kembali saat melihat di dalam freezer sea food.

Siwon menghampiri salah satu staff yang sedang memperhatikannya.

“Maaf aku ingin bertanya dimana tempat ayam?”

“Bagian ayam ada di sebelah sana” tunjuknya sembari mengarahkan tangan kanannya di sebelah kanan badannya.

“Ah.. gomawo..”

Siwon berjalan perlahan dengan trolly yang tak lepas di pegangnya dan juga ketiga anaknya yang selalu terlihat takjub jika di ajak berbelanja. Siwon memperhatikan dengan detil seat ayam yang tersimpan rapih.

“Dimana Daddy??” Minguk ikut membantu Siwon mencari apa yang di inginkan.

“Ah.. Daddy sudah menemukan ayamnya..” lalu memasukkan ayamnya ke dalam trolly. Melihat Daehan, Minguk dan juga Manse yang terlihat asik masing-masing membuat sebuah ide dalam pikiran Siwon.

Come here, baby boys.. Daddy akan membuat ayam dan soup ginseng, kalian mau membantu Daddy?” ketiganya kompak mengangguk.

Siwon mendekati Minguk untuk pertama kali, ia berjongkok di hadapan Minguk dan memikirkan apa yang harus ia pinta agar Minguk mau membantunya berbelanja.

“Kau bisa membantu Daddy mencari jujubes kan, Minguk?”

(Jujube adalah berisi biji tunggal yang besar, jujube sering digunakan orang korea untuk membuat jamu oriental atau dalam memasak samgyetang)

Jujubes??”

“Iya..”

“Baik Daddy

“Ah pintar, ingat ya jujubes.. pergilah sekarang” Siwon pun tak lupa memberikan kecupan di pipi Minguk, sembari menggigit jari telunjuknya, Minguk berjalan perlahan menjauhi Siwon. Ntah apa yang ada dipikiran kecilnya.

Setelahnya Siwon meminta Manse untuk mendekat kepadanya, dengan sabar kembali Siwon meminta Manse untuk mengikuti permintaannya.

“Sedangkan untukmu, Daddy meminta untuk mencari chestnut. Mengerti?”

“Heum..” setelah mendengar permintaan Daddy nya Manse segera pergi menyusul Minguk yang sudah terlebih dahulu pergi.

Siwon mendekati Daehan, seperti yang sudah dilakukannya kepada kedua anaknya, kini Siwon meminta Daehan untuk mencari bawang putih.

“Daehan, carilah bawang putih, mengerti?”

“Ne.. aku akan membeli bawang”

Ketiganya kini seakan sedang berlomba untuk mencari apa yang diminta oleh Siwon, sedangkan Siwon sendiri mencari tempat untuk berdiri dimana ia bisa memantau ketiga anaknya walau dari jauh.

Minguk mendekati sebuah mainan bawang yang memang sengaja di simpan di dekat tempat daging untuk memberikan kesan indah.

Daddy ini.. ada disini..” tunjuknya pada sebuah mainan bawang, tapi tak ada jawaban dari Siwon karena memang Minguk yang berdiri jauh dari jangkauan Siwon, dengan berbisik Minguk berkata “Apa aku bisa membelinya?”

Tapi akhirnya ia kembali berjalan menjauh dan mencoba mencari apa yang diminta oleh Siwon. Ia mengambil sebuah makanan yang dikiranya adalah permintaan Siwon.

Daddy aku sudah menemukannya…” ucapnya girang sembari memperlihatkan tas belanjaanya.

“Oya? Kau sudah mendapatkannya, coba Daddy lihat”

Siwon berjongkok di hadapan Minguk dan melihat isi keranjang dan hanya bisa tertawa saat melihat isinya.

“Hahaha.. Mingukkie ini bukan jujube, tetapi ini paprika..”

“Paprika?”

“Ne.. ini paprika bukan jujube

Minguk pun akhirnya kembali pergi karena malu telah salah mengambil apa yang diminta oleh Siwon, mencoba terus mencari apa yang diinginkan oleh Daddy nya itu.

Berbeda dengan Minguk, Manse malah terlihat lebih senang berada di counter buah-buahan bahkan dia terlihat asik melihat semangka yang sengaja di potong-potong untuk di cicipi pengunjung.

“Kau ingin mencobanya?” Tawar seorang ahjumma penjaga counter semangka.

Manse mengangguk bersemangat, lalu mengambilnya dan menjauhi counter semangka memakannya dengan lahap. Setelah habis Manse kembali ke tempat semangka untuk membuang hijau semangkanya.

“Aku sudah selesai memakannya” ucap Manse pada ahjumma penjaga.

“Ah kau sudah menghabiskannya?” Lalu mengambil semangka hijau yang memang tak bisa dimakan itu.

Tetapi Manse masih tetap berdiri disana, ia seakan berharap bahwa ahjumma bisa memberikannya kembali semangka yang ia inginkan, seperti mengetahui apa yang diinginkan oleh Manse maka ahjumma itu pun kembali menawarkan semangka manis pada Manse.

“Kau mau lagi?”

Manse pun tersenyum, “Ini ambillah..”

“Ah gomawo..”

Manse berjalan menjauhi dan tersenyum puas saat apa yang dia inginkan kini bisa di dapatnya, bahkan ia seakan lupa apa yang seharusnya ia cari. Seperti permintaan Daddy nya.

.

.

Minguk masih berusaha mencari ke beberapa tempat yang di tujunya, tetapi di perjalanan banyak counter makanan yang seakan menggoda dirinya untuk mencicipi, bahkan para ahjumma dengan baiknya meminta untuk berdiam dulu di counternya hanya untuk mencoba makanan. Awalnya Minguk berusaha mengabaikannya, dan ah.. jangan salahkan diri Minguk karena ini adalah turunan Mommy nya yang memang tidak bisa menolak jika ada makanan gratis bahkan enak tersedia disana.

Minguk kembali berjalan menuju counter makanan, mencicipinya satu persatu dengan hati-hati. Bahkan sempat-sempatnya Minguk membeli beberapa potong roti yang menurutnya sangat lezat itu. Lalu dengan girang memberikannya pada Siwon.

Lalu bagaimana sikap Siwon?

Ia hanya menggeleng tanpa melepas senyumannya, ia terlalu tau jika anak-anaknya tidak akan pernah tahan akan godaan makanan lezat.

“Sama seperti Mommy nya..” ucapnya tanpa harus takut diketahui oleh Kyuhyun yang bahkan kini mungkin sedang bersenang-senang di toko baju.

Berbeda dari kedua adiknya, Daehan bahkan terlihat tidak tertarik dengan counter makanan yang ada disana. Ia seakan sedang mencoba meneliti segala barang yang dilihatnya. Permintaan Daddy nya untuk mencari bawang sangatlah mudah sebenarnya, akan tetapi ntah mengapa Daehan seakan kesulitan mencari barang yang diinginkan.

Ia berjongkok di hadapan sebuah minuman bertenaga, setaunya Siwon selalu meminum itu di rumahnya. Mengambil satu pack minuman kesehatan dan dengan berlari menghampiri Siwon.

Daddy.. igo.. igo..” ucapnya sembari memberikan pack itu.

“Ah.. kau mau membelikan ini untuk Daddy? Untuk dietku?”

Daehan hanya tersenyum.

“Ah gomawoyo…” lalu memasukkannya ke trolly nya.

Melihat Daehan yang sepertinya berhasil walau sebenarnya Minguk tak tau itu adalah barang yang diminta atau tidak, akhirnya Minguk kembali mencari barang yang seharusnya dicari oleh dirinya.

Melihat-lihat ke sekelilingnya dan dengan akalnya akhirnya ia mengampiri salah satu staff supermarket yang sedang sibuk membenarkan barang.

Ahjumma.. dimana tempat jujube?”

Ne..”

“Tempat jujube” ucapnya kembali.

“Ah jujube, ikuti aku..” sembari berjalan mendahului Minguk, ahjumma itupun mendekati sebuah frezzer dimana jujube yang dicarinya ada disana.

“Disini?” tanyanya.

“Ini yang kau cari?” ucapnya sembari memberikan barang yang diinginkan oleh Minguk.

Dengan senang hati, Minguk segera pergi mencari dimana Siwon berada. Ia berlari bahagia karena sudah menemukan barang yang diminta.

Daddy.. aku sudah menemukannya.”

“Iyaaakk… kau menemukannya?” Siwon terlihat senang saat akhirnya Minguk mendapatkan apa yang dimintanya, memberikan ciuman sebagai hadiah di pipi Minguk.

Manse yang ternyata berada disana, seakan tak ingin kalah dengan kakanya, Minguk. Ia pun berusaha kembali mencari apa yang seharusnya ia dapatkan. Manse dengan segera mendekati ahjumma yang telah membantu Minguk.

Ahjumma dimana chestnut?”

Ahjumma itupun kembali mengambil apa yang diminta oleh Manse, dengan bahagia ia akhirnya mendekati Siwon dan memberikannya.

Daddy akupun sudah mendapatkannya”

“Wah.. kau juga berhasil, daebak…”

Berbeda dengan kedua adiknya, Daehan lebih memilih mengambil minuman yang sebenarnya tak diminta oleh Siwon.

“Daehan, Daddy memintamu untuk mengambilkan bawang bukan ini…”

Lalu dengan lembut Siwon mengambilnya dan mengembalikan ke tempat semula, melihat Daehan yang memang tak berhasil membuat Minguk berinisiatif untuk mencari bawang. Dengan meminta bantuan ahjumma kembali, akhirnya Minguk berhasil mendapatkan bawang.

Daddy aku sudah membawakan bawang”

“Hey.. kau kembali berhasil, daebak…” kembali Minguk mendapatkan ciuman di pipi oleh Siwon.

Melihat ke trolly dimana semua barang yang akan dibelinya sudah di dapatkan, akhirnya Siwon pun mengajak anak-anaknya menuju kasir. Oh.. dan hal inipun seperti hal yang tak mudah karena mereka kembali terlihat asik dengan apa yang dilihatnya dan benar-benar Siwon harus bisa bersabar diri.

“Anak-anak jangan berlarian, kita harus segera membayar belanjaan dan kembali bertemu Mommy di parkiran”

Berhasil melewati fase untuk membayar akhirnya Siwon kembali menuju dimana Kyuhyun sudah menunggu.

Siwon mendorong trolly nya menuju mobilnya, sudah terlihat huswife nya yang sibuk melihat handphone  sembari badannya ia sandarkan pada pintu mobil.

Baby..”

Hyung.. kalian sudah belanja nya?”

“Seperti yang kau lihat” Siwon pun segera membuka pintu bagasi lalu memasukkan barang belanjaannya, Kyuhyun sendiri memilih membantu Siwon untuk mendudukan anak-anaknya kembali ke dalam mobil.

Terlihat bahwa sudah selesai menyimpan barang bahkan ketiga anaknya yang sudah duduk rapih di dalam mobil membuat Siwon segera menuju kursi supirnya.

“Bagaimana dengan belanjamu? Kau mendapatkan apa yang diinginkan?”

Kyuhyun mengangguk antusias.

“Aku membelikanmu beberapa potong baju dan juga untuk triplets, pasti kalian suka”

“Apapaun yang kau berikan kepada kami, pasti akan kami sukai”

Chessy..”

“Hanya untukmu..”

Siwon tersenyum dan tak lupa mengerlingkan sebelah matanya menggoda huswife nya. Melirik ke belakang dimana triplets tengah asik dengan dunia mereka. Kyuhyun pun mendekati tubuh Siwon mencuri sebuah kecupan di bibir Siwon.

“Dan tentu aku sangat suka dengan segala apa yang terucap dari bibirmu, sayang..”

Kyuhyun menutupi rona merahnya dengan menundukkan kepala, Siwon yang melihat hanya bisa menggelengkan kepala dan mengarahkan tangannya untuk mengusak rambut Kyuhyun. Menghidupkan mesin mobil dan pergi menjauhi mall. Tentu hari ini adalah hal yang membahagiakan untuknya dan juga keluarga kecilnya. Walau terlihat Kyuhyun yang sibuk dan seakan melupakan dirinya dan triplets jika sedang mengikuti kata hatinya dengan belanja, tapi dibalik itu semua, Siwon tau jika Kyuhyun selalu mengingat keluarga.

Dan Siwon sangat mencintai huswife nya itu.. sangat… sangat mencintainya…

-END-

note:

Happy besday ssii….

huhuuyyy ini sebenarnya jauh jauh jauh dari ekspektasi apa yang saya inginkan, sumpah ini terbengkalainya lama sekali… karena emang feel nulis wonkyu fams nya agak menghilang apalagi di tambah wonkyu yang kepisah susah momen pula… membangun feel nya itu loh… ga tau lah.. saya tak mengerti apa ini layak atau tidak, tapi semoga suka karena ini sebenarnya permintaanmu yang sudah sangat lama belum saya wujudkan sebenarnya ending g disana tapi karena puasa cut aja lah ya hahaha…

Gak perlu banyak cerita pokoknya wish u all d’best aja lah ya… semangat…!!!

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA SEMUANYA…

Advertisements

58 thoughts on “Wonkyu and the babies (We are in the mart!)

  1. Triplet ^^
    Kyu malah asyik cari baju diskonan, haha… Dan pada akhirnya siwon.and triplet yang belanja…
    Manse sama minguk keasyikan nyobain tester makanan, kyu banget, hahaha….
    Ditunggu cerita wonkyu fams selanjutnya ^-^

  2. Seru juga ya triplet ikut bantuin daddy belanja.
    tp lebih seru lg kl triplet beneran punya dongsaeng yeoja, biar mommy kyu punya teman berburu baju disc.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s