Posted in Angst, BL, Genre, Oneshoot, Romance, WonKyu Story

Never Ending Story

wpid-wp-1407457561186.jpeg

Never Ending Story

By. Miss Lee

Cast : Siwon x Kyuhyun

Genre : BL, Angst, Romance

Rate : T

Never Ending Story

Siwon menggemgam erat tangan yang sedari tadi mengepal di atas paha namja cantik berstatus kekasihnya itu. Cho Kyuhyun refleks melihat apa yang dilakukan Siwon kepadanya, dan itu membuyarkan lamunannya. Kyuhyun yang memang sedari tadi hanya bisa memandangi Kota Seoul di sepanjang perjalanannya pun hanya bisa tersenyum simpul.

Ada rasa sesak di dadanya, karena hari ini Negara yang penuh akan kenangan dirinya, bahkan sebelum dia lahir ke dunia ini. Negara yang juga menghantarkan pada cintanya. Cinta tabu dan istimewa, harus segera di tinggalkannya, entah untuk berapa lama. Bisa setahun, dua tahun, tiga tahun atau mungkin untuk selamanya.

“Kau melamun, Baby?”

Kyuhyun membalas genggaman itu semakin erat, “Hanya memikirkan. Bahwa aku akan merindukan Kota ini, bahkan Negara ini”

“Kau menyesal?” Siwon memelankan suaranya, terdengar nada kecewa disana.

“Tidak. Tidak akan pernah, jangan ragu padaku, Hyung

“Aku tidak ragu, hanya saja..”

“Sssst..”, Kyuhyun mengarahkan jari telunjuknya di bibir tipis Siwon, melirik ke arah depan dimana terdapat kedua yeoja yang sebenarnya mendengarkan segala percakapan mereka, akan tetapi lebih memilih diam seribu bahasa.

Kyuhyun mendekatkan dirinya agar bisa menjangkau wajah Siwon, menarik wajah Siwon dengan mengarahkan tangannya untuk menekan tengkuk Siwon. Saat jarak semakin tipis dan terpaan nafas telah semakin terasa, kedua mata itu pun terpejam sempurna. Kyuhyun hanya menempelkan bibirnya, ia tidak ingin melumatnya. Ini bukan waktu yang tepat, terlebih ini di tempat umum, baginya. Ada empat mata yang mengintai dari kaca, melihat segala pergerakan mereka berdua.

Kyuhyun hanya menginginkan agar Siwon bisa mempercayai, apa yang mereka telah diputuskan ini adalah benar adanya, apapun yang akan terjadi nanti, esok, minggu depan, bahkan bulan atau tahun depan. Kyuhyun tidak akan pernah menyesali semuanya. Karena ia yakin bahwa cintanya itu benar.

Mereka memutuskan kontak skinship itu, memberikan jarak agar bisa melihat ke dalam mata masing-masing. Siwon mendapatkan kebenaran dan ketulusan dalam mata kekasihnya.

“Kita akan terus melangkah.” Kyuhyun mengangguk menanggapi.

.

.

Siwon dan Kyuhyun telah tiba di Incheon International Airport. Kedua yeoja yang memang satu mobil dengan keduanya ikut turun saat melihat Siwon membukakan pintu untuk Kyuhyun. Jiwon, adik dari Siwon yang menyetir mobil, hanya menatap sendu Oppa satu-satunya itu, walau ia pun merasa bangga dan bahagia melihat segala keputusan Oppa nya tersebut.

Tidak jauh dengan Jiwon, Ahra yang duduk di samping Jiwon saat didalam mobil pun. Memandang sendu ke arah Kyuhyun, sang adik. Tumbuh bersama dan kini mereka akan berpisah, apakah tidak ada rasa sedih itu? Sungguh Ahra jika bisa mengutarakannya, mungkin ia akan lebih memilih menangis meraung-raung saat mengetahui adik satu-satunya akan pergi meninggalkannya, menggapai kehidupan cintanya. Tapi sebagai seorang kaka, ia tentu di hadapkan dalam dilema yang besar, ia harus bisa menjadi seseorang panutan bagi adiknya dan menjadi seseorang yang tangguh dalam keluarga.

“Jiwon”

Siwon merentangkan tangannya, air mata yang telah dibendungnya sedari tadi mengalir deras membasahi wajah cantik Jiwon. Ia menabrakan dirinya di dada bidang Siwon.

Nuna

Hal yang sama dilakukan Kyuhyun agar Nuna nya itu masuk dalam pelukannya.

Ahra yang memang terlihat rapuh akhirnya meruntuhkan kekuatannya di dalam dekapan sang adik, ia memang membutuhkan dekapan itu. Dekapan yang bisa menguatkannya dalam menjalani hidup.

“Kau harus hidup bahagia, Kyu”

“Tentu Nuna.. tentu..”, sebulir air mata itu jatuh sudah di sudut mata Kyuhyun. “Jaga Umma dan Appa, untukku”.

Ahra hanya menganggukkan kepalanya, suaranya hilang tertelan dengan suara tangisan yang semakin terdengar mengiris hati.

Di tempat yang sama, tak jauh dari berdirinya Kyuhyun bersama Ahra. Siwon dan adiknya masih berpelukan terlihat enggan saling melepaskan. Siwon sesekali mencium pucuk kepala Jiwon, mengelus punggung Jiwon naik turun. Jika ia bisa, ia ingin bisa menangis bersama. Tapi Siwon harus kuat, jika tidak? Siapa yang akan menguatkan Jiwon dan tentunya Kyuhyun.

Akhirnya adegan melankolis kedua pasangan kaka beradik itu pun usai, mengingat waktu terus saja melaju. Penerbangan Siwon dan Kyuhyun tidak bisa di tunda, maka mereka diharuskan melakukan check in terlebih dahulu.

“Jiwonnie.. jaga Umma dan Appa, maafkan Oppa yang tidak bisa bersama kalian. Jika semuanya sudah mereda, Oppa akan usahakan untuk sesekali menjenguk kalian”, Jiwon masih menangis walau ia menganggukkan kepalanya.

Nuna.. maafkan aku, maafkan karena bebanmu semakin berat dengan kepergianku. Aku harap Nuna bisa mengatasinya dengan baik, jika semuanya sudah membaik.. aku akan mengunjungi Nuna, Umma dan Appa, sekali lagi aku meminta maaf, Nuna

“Jangan meminta maaf, Kyunnie.. mungkin ini takdir bagi keluarga kita, Nuna ikhlas menerimanya”

“Kau yang terbaik, Nuna

Siwon melihat ke arah Kyuhyun yang masih menenangkan sang Nuna, tidak berbeda jauh dengan dirinya yang masih berusaha menenangkan Jiwon agar menghentikan tangisannya.

“Kami harus segera pergi” ucapan Siwon, membuat kedua yeoja tersebut segera melepaskan pelukan. Walau enggan, tetapi mereka tidak bisa menghentikan waktu, segala keputusan terbaik sudah dibuat.

Oppa.. jagalah selalu kesehatanmu, jaga juga Kyuhyun Oppa. Jangan lupa untuk selalu memberikan kabar untukku”.

Oppa berjanji, Jiwonnie.. Oppa minta maaf, ne.. Oppa tidak bisa menjagamu. Tetapi Oppa akan selalu mendoakan yang terbaik untukmu dan keluarga kita. Oppa harus segera pergi, Kyunnie, kajja..” Siwon mengarahkan tangannya untuk di sambut Kyuhyun.

Nuna.. aku pamit”

“Jaga dirimu, Kyu.. Siwon, jagalah Kyuhyun untukku”

“Pasti.. aku pasti akan menjaganya tanpa kau minta sekalipun”

“Terima kasih” Siwon hanya menanggapinya dengan senyuman.

Sebelum mereka benar-benar melangkah menuju Airport. Siwon kembali memastikan agar semuanya sudah tersiapkan dengan baik, passport dan juga koper mereka. Setelahnya Siwon membawa Kyuhyun melangkah dengan penuh kepastian untuk menggapai kehidupan yang baru.

.

.

Mereka tidak terkejut jika saat ini, di bandara sudah di penuhi oleh orang-orang yang menunggu kepergian keduanya. Presscon yang dilakukan oleh Siwon dan Kyuhyun, kemarin lusa adalah titik awal kehidupan baru, banyak tanggapan yang diberikan K-netizen kepada mereka. Tentu hal itu sudah di duga sebelumnya, segala antisipasi pun sudah di lakukan walau pada akhirnya, keputusan final adalah meninggalkan Negara ini.

Bukan untuk melarikan diri dari masalah. Tetapi hanya tidak ingin menambah segala beban di keluarga masing-masing. Siwon sudah mengerti bahwa hal ini akan terjadi, maka daripada itulah. Dirinya telah membangun bisnis di luar negeri hanya untuk mengantisipasi segala kemungkinan terburuk.Ya.. yang terjadi saat ini.

“Siap, Baby?”

Kyuhyun mengarahkan pandangannya, ia tersenyum. Dan ikut melangkah bersama dengan Siwon. Security airport berusaha membantu Siwon dan Kyuhyun untuk bisa memasuki bandara, dikarenakan padatnya orang-orang yang berkerumun untuk mengabadikan Siwon serta Kyuhyun yang akan memasuki bandara. Berbagai poster di pajang, pro kontra sangat terlihat jelas, dari tulisan poster-poster tersebut.

wonkyu hk airport

‘Apapun hubungan kalian, aku tidak peduli. Aku hanya menyayangi kalian’

‘Aku salut akan segala keputusan kalian. Semoga kalian bahagia’

Please don’t go, we support us’

‘Pergilah kalian selamanya dan jangan kotori Negara kami, dengan kehidupan yang tidak sepatutnya di publikasikan dengan lantang kepada khalayak ramai’

‘Kalian hanyalah manusia yang tidak bisa bersyukur, malu lah pada Tuhan’

‘Segeralah bertobat dan kami akan kembali mensupport kalian’

Please Oppa, jangan pergi.. kami akan selalu mendukung kalian’

.

.

Flashback

‘Model ternama bernama Choi Siwon diketahui tengah dekat dengan seorang penyanyi bernama Cho Kyuhyun, mereka dikabarkan sedang menjalani hubungan terlarang’

‘Seorang penyanyi ballad berinisial CKH disinyalir sering menginap di apartemen milik model ternama CSW’

‘Berbagai sumber mengatakan, mereka mempunyai bukti adanya hubungan tabu yang di jalani selebriti Korea dan semua itu seakan tertuju kepada CSW dan CKH’

Berbagai media online maupun offline memberitakan hal itu silih berganti, bahkan manajemen yang menaungi Siwon maupun Kyuhyun telah mengadakan rapat internal untuk melanjuti pemberitaan tersebut. Kontrak kerjasama iklan maupun drama yang tengah di pertimbangkan untuk di tandatangani sepertinya harus segera dibatalkan.

Siwon dan Kyuhyun sendiri sudah menghadapi pimpinan manajemen mereka masing-masing, tetapi belum ada kesepakatan apapun untuk meredam segala rumor maupun isu yang berkembang sangat cepat itu.

“Bagaimana ini, Hyung?”

Kyuhyun yang memang sedang mengunjungi apartemen kekasihnya itu hanya bisa terduduk lesu di sofa. Ia tau bahwa hal ini akan tiba, tetapi ia tidak menyangka bahwa akan secepat ini. Rasanya ia masih ingin menikmati kehidupan yang normal seperti dulu, bukanlah seorang buronan wartawan yang selalu menyembunyikan dirinya agar tidak segera di buru.

“Ini sudah saatnya, Baby.” Siwon menghampiri, ia berjongkok agar bisa sejajar dengan Kyuhyun, tangannya memegang erat tangan Kyuhyun.

“Tapi Hyung..” ada raut ketakutan dalam wajah Kyuhyun.

“Apa kau masih ragu, Baby?”

“Bukan itu, maksudku.. kita harus menyelesaikan semuanya terlebih dahulu, Hyung

“Tentu.” Siwon melepaskan genggamannnya, ia berdiri lalu berjalan menuju laci dibawah meja televisinya, Siwon membawa amplop coklat dan memberikannya pada Kyuhyun.

“Apa ini, Hyung?”

“Bukalah..”, Kyuhyun membuka amplop coklat itu. Bola matanya membulat, ia tidak menyangka bahwa Siwon sudah mempersiapkan segalanya. Kertas berisikan jadwal presscon dan juga kontrak kerjasama dengan manajemen yang belum di bubuhi tandatangan “Hyung..”.

“Aku tidak akan memperpanjang kontrak kerjaku, setelahnya kita akan menjadwalkan presscon. Dan aku akan meminta izin keluargamu, untuk membawamu pergi bersamaku, kita akan membangun keluarga kecil impian kita di Negara yang bisa menerima keadaan kita, bagaimana Baby?”

Hyung.. tapi..?”

“Kenapa Baby?”

Kyuhyun terdiam, bukan ragu. Hanya saja saat ini kepalanya masih terbebani akan bagaimana keluarga mereka menanggapi hubungan ini? Walau segala sesuatunya sudah Kyuhyun pikirkan dengan matang, bahkan sebelum ia menerima permintaan Siwon untuk menjadi kekasihnya saat itu. Sebenarnya keluarga Kyuhyun sudah mengetahui hubungan keduanya, walau Kyuhyun sendiri memang tidak pernah mengatakan secara gamblang kepada keluarganya, ia hanya selalu menjelaskan bahwa dirinya dan Siwon ditakdirkan bersama dan tak bisa dipisahkan.

“Baiklah..” Kyuhyun menghirup nafasnya dalam.

“Akupun akan melakukan hal yang sama denganmu. Tetapi lebih baik sebelum presscon, kita meminta izin terlebih dahulu ke keluargamu, Hyung. Terlebih Appa mu bukanlah orang yang sembarangan. Kita harus memikirkannya dengan matang” lanjutnya.

“Aku mengerti Baby, bahkan sebelum aku memberitahukan hal ini kepadamu. Aku sudah bertemu dengan Umma dan Appa

Mwo?”

Kyuhyun segera memeriksa keadaan kekasihnya itu, ia bisa melihat wajah tampan Siwon tidak terlihat terluka sama sekali. Apakah Appa Choi memang tidak marah atas tindakan Siwon? Melihat Kyuhyun yang termenung, Siwon pun mendaratkan tangannya di bahu Kyuhyun.

Baby, apa yang kau pikirkan?”

Umma dan Appa Choi tidak memarahimu?”

“Tidak ada orang tua yang tidak akan marah saat mengetahui anaknya mempunyai orientasi yang berbeda”, Siwon menggulungkan bajunya ke atas dan membalikkan tubuhnya, punggung Siwon terlihat membiru. Kyuhyun hanya meringis ngeri, ia tak menyangka sikap Appa Choi akan seperti ini.

“Tidak masalah” Siwon menutup kembali bajunya, lalu membalikan tubuhnya. Ia membawa Kyuhyun dalam pelukannya.

“Mungkin itu hanya bentuk kekesalan dan kekecewaan Appa. Tetapi bagaimanapun, aku adalah anak mereka, bukan? Ini hanya luka kecil, mungkin untuk sedikit meringankan kesedihan Appa. Aku tidak bersedih akan hal ini, lagipula akupun tidak akan menyeret siapapun dari keluargaku saat di presscon nanti, biarlah aku yang akan menanggung semuanya sendiri”

Hyung..” Kyuhyun melepaskan pelukannya.

Siwon segera menyeka sudut mata Kyuhyun, “Uljima.. aku sungguh tidak apa-apa, sakit ini hanya sedikit bukti, bahwa aku sangat mencintaimu, Kyu”

“Kita akan menanggungnya bersama” Kyuhyun tersenyum. “Dan akupun sangat mencintaimu, Hyung”.

Ne, Baby.. kita bersama. Ah.. satu lagi. Aku sudah menyiapkan kepindahan kita ke Swiss”

Mwo? Bagaimana bisa, Hyung?”

“Kau tak mengingat aku adalah Choi Siwon?” Kyuhyun memukul lengan Siwon yang terlihat menggodanya itu.

“Ck.. menyebalkan, lalu mengapa memilih Swiss?”

“Aku sudah memiliki kebun anggur disana, aku mengetahui kau sangat mencintai wine maka itu. Bukankah berkebun anggun dan menghasilkan wine sendiri adalah sesuatu kepuasan tersendiri?”

Kyuhyun menatap berbinar pada Siwon, “Hyung kau sampai memikirkannya hingga jauh?”

“Heum.. demimu. Kita memulai segalanya disana, maukah??”

Kyuhyun menjinjitkan kakinya. Kini wajahnya sejajar dengan Siwon, ia menggapai bibir Siwon. Sedikit melumatnya dan tak lupa melingkarkan kedua lengannya di leher Siwon.

Yes, I do” ucapnya setelah mengakhiri ciuman mereka.

.

.

Kedua namja berprofesi seniman di dunia hiburan itu, kini sedang berada dalam suatu ruangan. Bukan hanya ada mereka tetapi ada empat yeoja yang terlihat tersenyum getir, menunggu detik-detik presscon dimulai. Bagaimanapun kedua namja tersebut adalah anak, kaka dan juga adik untuk mereka.

“Siwon..”

Umma, aku tidak menyangka Umma akan datang”

Appa sebenarnya tidak berkenan Umma datang, tetapi kau tetaplah anak Umma. Umma telah mengandung, melahirkan bahkan merawatmu selama ini dengan tangan Umma sendiri, bagaimana mungkin Umma membiarkan dirimu merasa seorang diri? Apapun keputusanmu, Umma akan mendukungnya, Siwon”

Gomawo.. gomawo, Umma.” Siwon membawa Umma nya itu dalam pelukannya, Jiwon yang melihat kedua orang yang sangat berharga dalam hidupnya itu terlarut dalam suasana haru, ikut bergabung dalam pelukan itu.

Siwon melepaskan pelukannya, ia mengecup kening Umma nya lama. Setelahnya berganti kepada Jiwon. “Terima kasih, Ji.. kau sudah datang membawa Umma

“Karena kau adalah Oppa ku, maka apapun keputusanmu. Aku harus mendukungmu, dan ingatlah aku akan selalu ada untukmu”

“Aku sangat beruntung mempunyai adik sepertimu” Siwon pun mendaratkan ciuman di kening Jiwon.

Tak berbeda dengan apa yang terjadi pada keluarga Choi, di sudut lainnya terlihat Umma Cho yang menangis di pelukan anak bungsunya. Ahra hanya bisa mencoba untuk tegar di hadapan Umma dan adiknya. Sebenarnya Appa Cho ingin hadir disana, tetapi ego tinggi lah yang membuatnya seakan enggan meninggalkan pekerjaannya dan membiarkan istri dan anak tertuanya berada di samping Kyuhyun.

“Apakah Appa..”

“Tidak. Appa tidak marah padamu, hanya biarkanlah Appa mempunyai waktunya sendiri”

“Aku mengerti Nuna” Ahra mengeratkan pegangan tangannya di tangan Kyuhyun.

“Kau tidak sendiri, Kyu”

“Ya.. aku memiliki kalian, terima kasih sudah mengerti akan kehidupanku”

“Jangan berkata begitu sayang, Umma mengerti. Ini sulit untukmu, tetapi cinta tidak pernah ada yang salah. Umma tidak akan menyudutkanmu, Umma mendukung segala keputusanmu” sembari kembali membenamkan wajahnya didada Kyuhyun.

Gomawo Umma.. dan berhentilah menangis, aku belum akan pergi dari Negara ini, mungkin belum.. tetapi.. uljima” Kyuhyun mendongakkan wajah Umma nya, ia menyeka air mata yang terus keluar dari kedua mata teduh milik Umma nya itu. Memberikan kecupan di masing-masing matanya.

Umma.. jangan pernah menangis lagi karenaku, aku akan semakin merasa sedih jika mengetahuinya”

“Lalu setelah ini, kalian akan bagaimana?”

Siwon yang mendengar pertanyaan Ahra pun mendekati mereka sembari membawa Umma dan Jiwon untuk ikut bergabung.

“Setelah ini, kami akan pergi dari Negara ini”

“Kemana?”

“Swiss, tepatnya kami akan memulai kehidupan baru di Jura Wine Country. Disana, aku sudah membangun bisnis, aku yakin bisa menghidupi kehidupan kami berdua selama disana”

.

.

“Sebelumnya. Aku tidak akan membuka sesi tanya jawab. Karena aku dan juga Kyuhyun disini hanya akan memberitahukan sesuatu kepada semuanya. Maka itu, kami harap perhatiannya.”

Siwon menghela nafasnya sejenak.

“Aku, Choi Siwon. Telah mengakhiri kontrak dengan manajemen, kontrak mengenai brand yang masih memakai jasaku akan terus berlanjut hingga masa kontrak kami berakhir.”

Kyuhyun yang melihat Siwon tersenyum kepadanya, menghela nafasnya sejenak lalu ikut berucap.

“Aku, Cho Kyuhyun. Menjelaskan bahwa, album ketigaku adalah album terakhirku. Konser kemarin adalah konser terakhirku, segala jenis kontrak telah aku laksanakan dengan baik dan aku sudah tidak melanjutkan kembali kontrak kerjasama apapun dengan siapapun saat ini.”

Setelah Kyuhyun mengucapkannya, Kini Siwon kembali mengambil alih pembicaraan.

“Dengan demikian, kami ingin menjelaskan selanjutnya adalah mengenai hubungan kami. Aku Choi Siwon, telah menjalin hubungan istimewa dan mungkin terbilang tabu dengan Cho Kyuhyun dari semenjak tahun 2011. Kami sengaja merahasiakannya bukan semata demi pekerjaan, tetapi juga untuk keluarga dan tentu juga untuk para fans kami. Aku meminta maaf atas pengakuan ini, mungkin atau bahkan banyak orang yang menyayangkan akan hal ini. Tapi cinta adalah suatu anugerah, walau ini salah tapi biarkan hal ini akan menjadi kesalahan terindah untuk kami.”

Siwon membawa tangan Kyuhyun dalam genggamannya.

“Aku, Cho Kyuhyun meminta maaf atas segala kegaduhan yang terjadi akhir-akhir ini. Tetapi kami hanyalah manusia biasa, kami mengaku salah. Tetapi kamipun tidak bisa berpisah, biarkanlah kami yang menanggung segala dosa dan aib ini. Jangan libatkan keluarga atau pihak manapun dalam hal ini untuk menjatuhkan mereka. Maka untuk itu, kami telah mengambil keputusan terpenting dalam hidup kami dengan..”

Kyuhyun menutup matanya, mengumpulkan segala kekuatan yang ia miliki dan juga kekuatan yang Siwon berikan dengan remasan tangannya. Kyuhyun melihat ke arah Siwon, matanya memancarkan sejuta harapan.

“Pindah keluar negeri dan memulai segalanya dengan hal baru. Terima kasih akan segala support dan doa nya selama ini untuk kinerja kami, tetapi maafkan kami yang tidak bisa menjadi contoh baik dan manusia sempurna dengan segala rasa baik untuk di ajarkan pada kalian semua”.

Flashback end

.

.

.

Kini keduanya sudah berada di ruang tunggu bandara, jangan dikira jika mereka tak mengerti arah pandang semua orang yang berada disana. Pastilah sebagai seseorang yang sudah mempunyai cukup nama baik dan besar di Korea. Mereka akan menjadi pusat perhatian, walau sudah menyatakan berhenti, akan tetapi popularitas masih tetap mereka sandang sampai mungkin nanti. Walau mereka sudah melepaskan segalanya setelah pergi dari Negara yang telah memberikan begitu banyak kenangan manis maupun buruk.

“Setelah di pesawat, semua pandangan itu tak akan pernah kita temukan kembali”

Kyuhyun yang mendengar bahwa Siwon seakan mengerti apa yang ia pikirkan hanya tersenyum lalu mencuri ciuman di pipi Siwon, ia tak malu untuk memberikan skinship di hadapan banyak orang. Biarkan orang akan berkata apa? Semua keputusan telah di ambilnya, tidak ada yang akan bisa memisahkannya dengan Siwon. Apapun yang akan terjadi nanti, Kyuhyun tak ingin takabur hanya saja ia berusaha akan berada di sisi Siwon selamanya.

.

.

tweet siwon

Last year

“Hyung..”

Kyuhyun memeluk Siwon yang baru saja pulang dari perkebunan, kehidupan mereka saat ini lebih teratur. Siwon hanya akan pergi pada pagi dan pulang pada menjelang sore, sedangkan Kyuhyun sendiri saat ini masih mengambil kerjaan untuk mengajarkan matematika kepada anak-anak penduduk sekitar. Ia memang seorang musisi, hanya saja orang tidak banyak tahu jika sebenarnya Kyuhyun adalah seorang yang pintar akan pelajaran matematika, bahkan ia sempat menjuarai beberapa olimpiade matematika saat sekolah dulu.

“Merindukanku?”

“Tentu”

Cup..

Siwon mengambil ciumannya, tak ingin menolak Kyuhyun pun melingkarkan lengannya di sekitaran leher Siwon, bibir mereka bergerak seirama dengan suasana hati yang bahagia.

“Bagaimana harimu?”

“Menyenangkan, anak-anak tidak terlalu membuatku kelelahan”

Siwon mengambil tangan Kyuhyun, ia mengusap lembut cincin yang melingkar manis di jari manis Kyuhyun. Ya.. mereka telah resmi menikah sekitar 4 bulan lalu setelah setahun lebih pindah ke Swiss. Kedua orang tua mereka pun datang walau masih dengan sedikit perdebatan, hingga akhirnya mereka bisa mengalah demi kebahagiaan Siwon dan Kyuhyun.

“Besok ikut denganku ke perkebunan”

“Untuk apa?”

“Akan ada panen anggur, kau bisa mengambil yang terbaik dan mencoba untuk membuat wine sendiri, bagaimana?”

“Bolehkah?” Siwon mengangguk, Kyuhyun memeluknya.

Gomawo

“Aku hanya ingin berusaha selalu membahagiakanmu”

“Bahagiaku adalah bersamamu, Choi Siwon”

“Begitukah?” ucap Siwon dengan smirk nya yang tentu Kyuhyun mengerti.

Ne.. mau melihat kesungguhan cintaku?” godanya.

“Mari kita tunjukkan rasa cinta kita” Siwon menggendong Kyuhyun ala bridal style menuju kamar utama mereka.

Suara alunan cinta mengalun indah dalam rumah kecil mereka, walau dosa itu akan terus terpupuk tapi biarlah Tuhan yang menentukan segala sesuatu mengenai umat-Nya. Karena yang menentukan semua hanya Tuhan bukanlah manusia. Cinta itu selalu indah, jika bisa hidup bersama, berbagi kasih dan selalu berjuang untuk menggapai segalanya bersama. Because never ending story for love.

-END-

Hallo semuanya…

sebelumnya happy besday WKC tercintaaahhh sudah 2 tahun bersama dan senangnya dengan berada di WKC saya bisa kenal kalian semua, walau kita tak atau belum bersua, tetapi rasa kekeluargaan seakan terasa, semoga semua ini akan terus terjalin bukan hanya selama uri wonkyu wamil saja tapi selamanya ya…

mari kita menunggu uri wonkyu dengan menjaga kekompakan dan selalu dukung WKC, jadikan WKC sebagai rumah kedua kalian…

-Miss Lee-

Advertisements

26 thoughts on “Never Ending Story

  1. So sweet, kirain bakalan sad ending ternyata ngga…..

    Ga apa apa jadi orang biasa, asal selalu bersama dan bahagia 😁😁

  2. Slalu tk mudah tuk menjalani sebuah hubungan,pa lg bila itu sesuatu yg istimewa,seneng klau happy end,smangat wonkyu,smangat kak Lee..Trimakasih

  3. anyyeong author-nim, .. kenapa author-nim bikin cerita yg seperti ini..??
    sungguh.. ini sangattt… BAAGGUSSS.. ddaebak author-nim.. ddaebak…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s