Posted in BL, Drama, FF Kontes, Genre, Oneshoot, Romance, WonKyu Story

[FF Kontes] The Story Of Us

WKCAnnive_TheStoryOfUs

The Story Of Us

Author : Novi Cho

Main Cast : Cho Kyuhyun, Choi Siwon

Genre : Romance, Drama

Rate : T

Warning : Boyslove a.k.a Yaoi and of course it’s Wonkyu

Summary : Kebahagiaanku adalah karenamu, Senyumku adalah senyummu juga dan cinta kita tidak akan pernah lekang oleh datangnya waktu yang terus hadir

.

.

.

.

Zurich, Switzerland

Inilah kisahku, sebuah kisah yang akan kubagikan pada kalian semua. Ini bukanlah sebuah kisah roman sastra seperti layaknya romeo dan juliet tapi sebuah kisah antara diriku dan dirinya. Terdengar aneh memang bahwa aku sendiri yang akan membagikan cerita yang paling membahagiakan sepanjang hidupku tapi tenanglah karena kisahku inilah yang tidak akan pernah terlupakan seumur hidupku

Flashback

Manhattan, New York beberapa tahun yang lalu

Bruk!

“Appo”

“Yak! Kuda berjalan kalau sedang jalan lihat dulu apakah ada orang? Ukhhh pantatku”Ringis seorang namja manis sambil mengusap-ngusap pantatnya yang sukses mencium tanah, Sedangkan si penabrak hanya menatap datar namja yang sudah ditabraknya

“Kenapa tidak menjawabku, eoh? Apa mulutmu bisu? Atau kau tuli?”

“Cerewet”

Setelah mengatakannya namja tampan itu berlalu dan tampak tidak mempedulikan teriakan yang membuat para pejalan melihat ke arah mereka

“Dasar kuda tanggung jawab kau”

“Bisakah kau tidak menyebutku kuda, Pendek?”Sindirnya

“Apa yang barusan tadi kau bilang”

“P-E-N-D-E-K”

“Berani, sekali kau meledekku? Memangnya kau siapa? Kau itu namja yang wajahnya mirip kuda” Namja manis itupun masih melancarkan aksi meledeknya pada namja yang berada di depannya ini. Dan namja manis itu sedikit merutuki perbedaan tinggi badan yang terjadi diantara mereka yang menyebabkan ia harus mendongakkan kepalanya.

“Dasar namja jadi-jadian”

“Mwoya! Namja jadi-jadian? Apa kau tidak tahu kalau aku ini namja paling tertampan”

“Cih, mana ada namja tampan yang suka memekik apalagi cerewet sepertimu. Dan satu lagi-“

Namja tampan itu mendekatkan wajahnya ke arah namja manis itu, rona merah menjalari pipi bulatnya. Apalagi wajah mereka sekarang begitu dekat dan hembusan nafas namja tampan itu begitu terasa di pipinya sekarang

“Mana ada namja tampan secantik dirimu”Bisik nya. Namja tampan itu langsung berlari sekencang mungkin menghindari amukan dari orang yang dia sebut namja jadi-jadian itu

“MWO! KUDA JADI-JADIAN AWAS SAJA KAU KALAU KITA KETEMU LAGI. ARRGHHH”

.

.

.

“Aku pulang”

“Darimana saja kau, wonnie? umma menunggumu sedari tadi”

“Maafkan aku umma tadi ada sedikit insiden dengan seseorang”Ucap nya sambil memberikan senyum manisnya pada sang umma

“Aishh! Jinja, Aku menyuruhmu kesini bukan untuk berkelahi dengan orang Choi Siwon. Tapi aku menyuruhmu kesini untuk belajar”

Siwon pun meringis mendengar teriakan menggelegar umma nya. Ternyata teriakan umma nya hampir sama dengan teriakan namja yang dia tabrak tadi. Tapi meskipun begitu Siwon tetaplah sayang pada sang umma yaitu Choi Leeteuk, karena saat ini hanya sang umma lah yang dia punya, Sedangkan Appa nya Choi Youngwoon sudah pergi meninggalkan mereka untuk selamanya saat changmin berumur 8 tahun, ketika itu ia sedang pulang sekolah dan harus mendapat kabar kalau Appa tersayangnya harus mengalami kecelakaan mobil. Dia yang saat itu benar-benar membutuhkan kasih sayang sang Appa benar-benar begitu terpukul. Setelah kepergian sang Appa, Umma nya memutuskan pindah ke kota New York karena ingin meneruskan pekerjaannya sebagai seorang Desaigner berlian, mau tidak mau setelah lulus dari SHS nya Siwon pun juga ikut pindah kesini untuk meneruskan kuliahnya

“Baiklah, maafkan aku ya umma. Sebenarnya aku tidak berkelahi karena aku tadi tidak sengaja menabrak orang itu”

“Lalu apa kau minta maaf?”Tanya Leeteuk

“Tidak karena dia begitu menyebalkan mengataiku mirip kuda” Siwon pun tak segan merengek manja pada umma nya dengan menggesek-gesekkan kepalanya di bahu sang umma

“Hah, Apa dosaku jadi mempunyai anak sepertimu dirimu, Siwon?”

“Aishh! Seharusnya umma membelaku bukan membela orang itu”Kesal Siwon

“Yang salah kau bukan? Dan bukan orang itu? Jadi kau harus meminta maaf padanya meskipun dia meledekmu. Lagipula perkataan orang itu benar karena kau terlihat seperti kuda”Ucap Leeteuk dan berlalu meninggalkan Siwon dengan muka yang tengah tertekuk kesal

“Cepatlah bersiap-siap karena sekarang kau harus menemani umma makan malam di rumah sahabat umma” Teriak Leeteuk

‘Selamatkan hambamu ini ya tuhan’ Batin Siwon

.

.

.

Kesal!

Itulah yang di rasakan Kyuhyun sekarang, bibirnya tengah terpout kesal karena sang umma mengatakan kalau sahabatnya akan datang malam ini dan makan malam bersama. Kyuhyun yang waktu itu sudah bersiap-siap ingin berjalan-jalan pergi bersama temannya harus membatalkan acaranya sendiri, sebab sang umma mengancam nya akan membakar semua psp dan kaset game limited editionnya. Dan disinilah Kyuhyun sekarang duduk di ruang tamu, memberikan deathglare nya pada siapapun yang bisa saja mengganggu dirinya

Ting Tong!

“Kyu tolong bukakan pintunya”Teriak Umma nya dari arah dapur

Ting Tong!

“Aissh! Anak nakal kubilang bukakan pintunya”

Ting Tong!

Kyuhyun tetap saja menulikan pendengarannya pada bel yang sedang berbunyi, dan malah merebahkan tubuhnya pada sofa ruang tamu

“Yak! Anak nakal apa telingamu itu tuli? Atau sedang tersumbat sesuatu, eoh? Cepat bukakan pintunya kalau tidak-“

“Arra,Arra”Ucap Kyuhyun yang seakan tau kalimat apa yang akan umma nya ucapkan nanti

Dengan setengah hati Kyuhyun membukakan pintu rumahnya, terlihatlah seorang namja yang masih saja tetap cantik walau dia sudah berumur sedangkan yang satu nya Kyuhyun tidak bisa melihat wajahnya karena namja tersebut sedang membelakangi dirinya

“Apa benar ini rumah, Cho Heechul dan Cho Hankyung?”

“Ah, iya benar dan kau siapa?”Tanya Kyuhyun

“Aku Choi Leeteuk teman ummamu”

“Silahkan masuk”

“Terima kasih. Siwon ayo masuk”Ucap Leeteuk

Dan sekali lagi Kyuhyun tidak melihat wajah namja tersebut karena dia berjalan terlebih dahulu masuk kedalam

“Siapa,Kyu?”Tanya Hankyung

“Teman umma”

“Hankyung”Panggil Leeteuk

“Ah,Noona kemarilah sudah lama rasa kita tidak jumpa”Ucap Hankyung

“Aku juga, Lalu dimana Heechul?”

I’m here baby”

“Heechul”Pekik Leeteuk. Siwon yang mendengar suara pekikan umma nya hanya bisa memutar bola matanya malas dan malah mengatai umma nya sebagai ‘Uke Rempong’.

Kyuhyun menolehkan kepalanya ke arah Siwon dan dia merasa begitu familiar dengan wajah tampan itu

“Apa kabar,Hee-“

“KAU”Teriak Kyuhyun

Pletak!

“Kau kira ini hutan, eoh? Jadi seenaknya main teriak-teriak”

“Aissh! Orang ini umma yang menyebabkan anak tampanmu ini berteriak. Kuda jadi-jadian yang tadi siang menabrakku”

“Kau namja jadi-jadian yang tadi siang itu, bukan? Umma ini dia orang yang tadi mengataiku”Teriak Siwon

Pletak! Pletak!

“Appo” Kyuhyun dan Siwon sama-sama mengusap kepala mereka yang terasa ngilu akibat jitakan dari Heechul

“Bisakah kalian berdua diam? Ini bukan adu bakat, Jadi kalian berdua tidak bisa seenaknya berteriak? Atau kalian ingin kujadikan makanan Heebum”

“Mianhae”Ucap Siwon

“Kyuhyun”

“Mianhae umma”

“Sudah-sudah lebih baik kita makan malam saja dulu. Ayo”Ajak Hangeng

Kedua keluarga itupun mulai makan malam bersama, kadang saling melemparkan candaan satu sama lain. Tanpa mempedulikan kalau Kyuhyun dan Siwon yang saling menatap tajam satu sama lain apalagi terkadang dengan sengaja Kyuhyun menginjak kakinya Siwon

“AWWW”Siwon menjerit sejadi-jadinya saat merasakan kakinya yang di tinjak dengan begitu kuat

“Ada apa Wonnie?”Tanya Leeteuk

“Ada ‘kucing nakal’ yang tadi menginjak kakiku umma”Ucap Siwon walau matanya tetap saja menatap ke arah Kyuhyun

“Kucing nakal? Emang ada?”

“Ada kok umma. Tapi ‘kucing nakal’ itu belum tau siapa seorang Choi Siwon sebenarnya”

Kyuhyun bergidik ngeri melihat seringai mengerikan dari bibir Siwon. Tapi namja manis itu malah menantang dengan wajah yang begitu angkuh pertanda ia tak takut dengan Siwon

“Baiklah, terserah kau saja mau kucing nakal itu ada yang jelas habiskan makanmu sekarang”Ucap Leeteuk

“Baik umma”

.

.

.

“Cih, dia pikir aku takut apa dengannya? Kalau saja dia disini sudah kupukul wajah jeleknya itu”Gerutuan tak jelas mulai terdengar dari namja manis yang kini tengah menendang-nendang kecil kerikil dari taman kediaman Cho. Kyuhyun terlihat kesal dengan ledekan Siwon yang mengatakan kalau dirinya takut pada namja tampan itu

“Ingin sekali rasanya kuremuk-remuk tubuh tiangnya itu”

“Siapa orang yang ingin kau pukul wajahnya?”

Deg!

Kyuhyun terkejut bukan main mendengar suara baritone yang terdengar mengerikan di telinganya. Apalagi hembusan nafas itu terasa sekali menerpa telinganya. Perlahan-lahan Kyuhyun membalikkan tubuhnya dan yang pertama kali ia jumpai adalah seringai yang tercipta dari bibir Siwon

“Kenapa kau jadi ingin tahu sekali?”

“Tentu saja aku harus tahu. Yah, bisa dibilang itu semacam antisipasi”

“Dasar kuda”

“Berani sekali mengataiku kuda. Belum tahu siapa Choi Siwon”

“Tsk! Apa ada untungnya bagiku untuk mengetahui semua hal tentangmu”

“Ada”Ucap Siwon. Dan semakin berjalan maju ke arah namja manis yang kini juga memundurkan langkah jalanya

“Berhenti disana”Perintah Kyuhyun

“Wae? Kau takut?”

“Kata siapa? Mana mungkin aku takut denganmu” Namun Siwon sendiri dapat menangkap kegelisahan dari mata bulat tersebut. Terbukti dengan mata nya yang terus celingak-celinguk kesana kemari. Namja manis itu membulatkan matanya kaget karena dirinya sudah tidak bisa lari kemana-mana lagi

“Sekarang kau sudah terpojok, manis”

“Lepaskan aku”

“Like I care”

Cup!

Bibir plum itu tenggelam dibalik bibir joker Siwon. Lengan-lengan pucat itu tak henti-hentinya memukuli lengan kekar yang sudah memerangkap dirinya. Apalagi bibir atas Siwon terus saja bergerak melumat bibir nya dengan rakus seolah-olah bibir nya itu bisa ia makan

Plop!

“Nah, ini hukuman untukmu manis karena telah berani meremehkan seorang Choi Siwon” Siwon pun berlalu meninggalkan Kyuhyun yang masih diam membatu karena ciuman dari Siwon barusan. Namja manis itu seketika meraba bibir nya sendiri dan detik berikutnya teriakan menggema pun terjadi di kediaman Cho

“AAAAAAARRRRRGGGHHHHHH”

.

.

.

Two Month Later

Semenjak kejadian ciuman itu Kyuhyun mengalami perubahan pada dirinya. Entahlah, ia sendiri juga tidak tahu karena sejak itu pula Siwon seperti tenggelam dari bumi. Dan itu membuat Kyuhyun jadi galau sendiri memikirkan namja tampan nan menyebalkan itu. Namja manis itu mempoutkan bibir nya sebal melihat adegan mesra yang di perlihatkan teman-temannya. Bukan salah temannya tapi salah dirinya juga yang tidak mau mempunyai kekasih sampai sekarang dan yang lebih membuat Kyuhyun sebal adalah mereka berpelukan dan berciuman di kantin kampus. Sebenarnya hal itu wajar-wajar saja karena ini amerika negara yang penuh dengan kebebasan dimana saja

“Yah! Jangan mengumbar kemesraan kalian di depanku” Teriak Kyuhyun sambil berkacak pinggang didepan teman-temannya membuat para seme yang lewat menahan lapar untuk tidak menerkan namja manis itu detik ini juga

“Siapa suruh kau tidak punya pacar” Ledek Eunhyuk

“Aisshh! Jinja akan kubuktikan pada kalian kalau aku juga bisa mendapatkan pacar yang lebih tampan dari pacar-pacar kalian” Kyuhyun berlari meninggalkan teman-temannya yang hanya bisa menatap cengo padanya

“Apa yang terjadi padanya?” Tanya Eunhyuk

“Mungkin dia sedang PMS” Ucap Heechul

“Yak! Aku serius bertanya” Teriak Eunhyun namun tidak ada satupun yang menghiraukan teriakan keras Eunhyuk

.

.

.

Central Park, New York

Dan disinilah Kyuhyun sekarang di sebuah taman yang terkenal akan keindahannya. Namja manis itu memunguti daun-daun yang berguguran ditanah dan merobek-robek kecil dedaunan tersebut. Sikap dan tingkah lakunya ini layaknya bak anak kecil yang hilang ditinggal kedua orang tuanya pergi

“Memikirkanku, ya?”

Deg!

Sebuah suara familiar yang membuat namja manis itu terkejut setengah mati. Apalagi jantungnya kini berdetak dengan begitu kuat mendengar suara baritone yang sudah lama tak ia dengar. Suara yang sudah 2 bulan ini menghilang dari pendengarannya secara perlahan Kyuhyun membalikkan tubuhnya ke arah orang itu

“Hai baby sudah lama tak jumpa, nde” Ucap Siwon

Plak!

Kyuhyun menampar pipi kanan Siwon yang menyebabkan namja tampan itu merasa perih di pipi nya

“Inikah sambutanmu untukku setelah sekian lama tak bertemu”

“Aku membencimu”

“Wae? Kau membenciku?”

“GARA-GARA CIUMANMU WAKTU ITU AKU JADI JATUH CINTA PADAMU HUUWEEE”

“Mwo! Kau mencintaiku?”Tanya Siwon yang disambut anggukkan imut oleh Kyuhyun

“HUUAA AKHIRNYA KAU MENCINTAIKU JUGA” Teriak Siwon dan memutar-mutar tubuh ramping Kyuhyun dalam gendongannya. Setelahnya namja tampan itu menurunkan tubuh Kyuhyun dan langsung memeluk erat tubuh namja manis itu

“Yak! Kau mau membunuhku ya?”

“Tentu tidak sayang. Jadi benar kau mencintaiku?”

“Hu’um”

“Kenapa bisa?”

“Setelah insiden ciumanmu waktu itu aku tidak bisa berhenti memikirkanmu apalagi selama 2 bulan ini kau tidak pernah kelihatan lagi. Lalu waktu aku tanya ke eomma dia bilang aku sedang jatuh cinta tapi aku tetap tidak percaya dan pada akhirnya aku juga bertanya pada teman-temanku mereka juga mengatakan hal yang sama”

“Terus?” Tanya Siwon

“Ternyata apa yang mereka katakan memang benar kalau aku sudah jatuh cinta padamu. Tapi kenapa aku jadi mencintai orang menyebalkan sepertimu?”

“Namanya juga cinta sayang meskipun kau menyangkalnya ribuan kalipun”

“Lalu kemana saja kau selama ini?”

“Aku sibuk dengan semua skripsi ku dan itu membuatku tidak bisa bertemu denganmu setelah kejadian waktu itu. Dan minggu depan aku bakal di wisuda setelah itu barulah aku bisa bekerja”

“Mwo”

“Kenapa terkejut begitu?”

“Ti-tidak”

“Kyu”Panggil Siwon

“Ya”

“Apa kau memang benar-benar mencintaiku?”

Kyuhyun rasanya kesal sendiri mendengar pertanyaan namja tampan itu. Lengan pucatnya pun meraih tas ransel nya yang teronggok di bangku yang sempat ia duduki tadi dan berniat meninggalkan namja tampan nan menyebalkan itu. Namun belum selangkah ia pergi dari sana lengan kekar Siwon menahan kepergiannya

“Ka-“

“APA KAU MASIH TIDAK PERCAYA PADAKU KALAU AKU MEMANG BENAR-BENAR MENCINTAIMU”

“Bu-bukan begitu Kyu hanya saja sifatmu waktu itu benar berbeda kepadaku”

“Tapi sekarang aku sudah berubah bukan dan itu karena dirimu”

Siwon tersenyum manis mendengar penuturan yang terdengar lucu dari mulut Kyuhyun. Kalau saja ini bukan tempat umum habislah sudah Kyuhyun di tangannya. Namun ia segera menepis rasa itu dan lebih memilih menyambut kebahagiaannya yang sudah datang

“Gomawo baby kau bersedia mencintai orang menyedihkan sepertiku”

“Aish! Jangan mulai mendramatisir deh Hyung”

“Hehehe aku hanya terlalu senang sayang” Ucap Siwon tidak henti-hentinya ia mengecupi rambut sewarna eboni milik Kyuhyun sedangkan Kyuhyun sendiri semakin menenggelamkan kepalanya di dada bidang milik Siwon sambil memeluk erat punggung tegap kekasih barunya

End of flashback

Kyuhyun langsung menutup laptop nya saat mendengar suara ketukan pintu dari arah luar pintu rumahnya. Dengan sedikit berlari kecil Kyuhyun menahan perut besarnya itu dengan satu tangannya dan tangannya pun segera meraih kenop pintu agar orang yang sedang menunggu di luar tidak harus merasakan cuaca yang begitu dingin

“Siwonnie” Pekik Kyuhyun saat melihat sang suami yang muncul dihadapannya dengan membawa beberapa bungkus makanan

“Hei! Hei! Merindukanku kah?” Tanya Siwon

“Selalu karena setiap detik aku bernafas hanya ada kau yang selalu diingatanku” Ucap Kyuhyun sambil memperat pelukannya untuk menghalau rasa dingin yang menerpa meskipun perut besarnya sedikit menghalangi pelukan mereka

“My baby so cheesy,eoh” Goda Siwon

“Aishh! Lagipula kau yang mengajarkanku bukan”

“Baiklah aku mengalah. Ngomong-ngomong bagaimana kalau kita masuk kedalam dulu diluar semakin dingin sayang apalagi sekarang salju begitu lebat turun dimana-dimana dan menyebabkan beberapa jalan ada yang ditutup untungnya aku sempat pulang dengan melalui jalan lain kalau tidak mungkin aku akan terjebak disana” Ucap Siwon

“Syukurlah aku juga sempat khawatir kau tidak bisa pulang” Kyuhyun sedikit berteriak mengucapkan itu pada suaminya karena ia kini tengah membuatkan teh hangat untuk Siwon

“Minumlah, ini akan bisa membuatmu sedikit hangat”

“Terima kasih sayang” Siwon menyeruput sedikit teh buatan Kyuhyun dan mulai merasakan kehangatan menjalari seluruh badannya

“Hyung” Panggil Kyuhyun

“Ada apa sayang?”

“Apa saat persalinanku nanti kau bisa menemaniku ke rumah sakit?” Tanya Kyuhyun jemari lentiknya menggenggam erat ujung baju yang ia pakai

“Tentu saja. Lagipula aku tidak akan membiarkan dirimu saat persalinan nanti sendirian”

“Tapi-“

“Ssstt! Jangan membantahku lagi” Ucap Siwon

Perkataan tegas Siwon barusan membuat Kyuhyun bungkam dan tidak bisa berkata apa-apa lagi. Bukan karena apa hanya saja Siwon tidak ingin terjadi sesuatu hal yang tidak inginkan olehnya. Maka dari itu yang bisa Siwon lakukan adalah memeluk istrinya dengan lembut agar perasaan kacau yang sedang dirasa pujaan hatinya itu bisa tenang. Namja manis itu juga membalas pelukan suaminya dengan seerat mungkin seperti melimpahkan semua beban yang ia rasa pada Siwon

“Kenapa sayang? Apa terjadi sesuatu?”Tanya Siwon tangan-tangan besarnya mengusap lembut surai halus sewarna eboni milik istrinya

“Aku hanya rindu pada Umma, Appa dan Noona”

“Kita bisa mengunjungi mereka setelah anak kita lahir bukan”

“Iya aku tau. Tapi rasanya aku benar-benar rindu berat pada mereka”

“Apa kau menyesal kita pindah kesini dan memulai hidup baru tanpa bantuan mereka?”Tanya Siwon. Kyuhyun melepaskan pelukan Siwon padanya dan menatap manik setajam elang milik suaminya. Seolah-olah ia tengah berbicara sesuatu pada mata itu yang membuat Siwon menatapnya dengan penuh sesal

“Ani. Mana mungkin aku menyesal karena kita harus terpisah dengan jarak yang begitu jauh dengan orang tua kita lagipula aku sangatlah senang kalau kau ingin benar-benar membuktikan kalau dirimu juga bisa mendapatkan pekerjaan. Hanya saja terkadang rasa rinduku tidak bisa ditahan dan kau pasti juga merasakan apa yang sedang kurasa kan ,Hyung?”

Siwon mengecup pelan jemari lentik yang kini tengah mengusap lembut pipinya. Mereka pun saling bertatap-tatapan seakan-akan ingin menyampaikan suatu perasaan yang mereka sendiri tak bisa gambarkan. Suatu perasaan abstrak yang terkadang tidak pernah kita ketahui kapan datangnya.

“Sayang”

“Ya hyung” Jawab Kyuhyun yang masih saja tetap dengan posisi mereka namun dengan dahi bersentuhan

“Hyung memang bukan orang yang romantis seperti suami kebanyakan dan Hyung juga bukan orang yang mudah mengungkapkan suatu perasaan dengan sendirinya. Tapi percayalah hanya denganmu Hyung bisa menjadi diri sendiri tanpa perlu adanya sandiwara dibelakang kita. Di dunia ini kita tidak perlu sandiwara bukan?”

“Kau benar Hyung. Akupun juga begitu kalau diibaratkan aku tidak ingin jadi Juliet ataupun Cleopatra” Siwon mengerutkan keningnya mendengar pernyataan sang istri. Bukankah kisah dua orang perempuan itu begitu romantis apalagi keduanya sama-sama mempertahankan cinta sejati mereka walau pada akhir kisah mereka berdua sama bunuh diri karena menyaksikan sang kekasih hati yang telah pergi lebih dulu meninggalkan keduanya meskipun mereka memiliki cerita yang berbeda

“Wae?”

“Aku tidak ingin mati sia-sia karena harus melihat seseorang yang kucintai mati terlebih dahulu. Bukankah kau sendiri yang bilang kalau aku harus bahagia apapun yang terjadi? Tapi tenang saja Hyung kalau saja diantara kita berdua ada yang mati terlebih dahulu entah itu aku yang terlebih dahulu berjanjilah kau harus membuktikan pada semua orang kalau tidak ada sebuah kisah cinta sejati yang harus berakhir menyedihkan”

“Aku berjanji sayang tapi aku juga tidak ingin kau yang terlebih dahulu meninggalkanku. Bagaimana kalau aku saja?”

‘Andwaee. Aku tidak ingin sendirian di dunia ini hyung”

“Bukankah ada anak kita yang akan bersedia menemanimu dan orang tua kita?”Tanya Siwon

“Hyung tidak ada seorang istri yang ingin terus kesepian ditinggal suaminya lagipula kalau kau benar-benar meninggalkanku terlebih dahulu aku tidak akan pernah mau menikah seumur hidupku” Ucap Kyuhyun

“Baiklah terserah kau saja”

Dan pada akhrinya perbincangan mereka pun terus berlanjut sampai malam yang akan terus menjemput mereka

.

.

.

“Woaahhh coklat nya lezat-lezat sekali hyung. Bisakah kita membeli semua produk cokelatnya?”Tanya Kyuhyun yang jingkrak-jingrak sendiri di dalam toko yang menjual semua aneka bentuk cokelat. Kelakuan kekanakan Kyuhyun membuat Siwon harus lebih ekstra hati-hati takut-takut kalau sang istri terjatuh apalagi usia kandungan Kyuhyun sendiri sudah memasuki 9 bulan

“Iya sayang kita akan membeli semuanya. Tapi jangan loncat-loncat seperti tadi, Apa kau tidak kasihan dengan baby kita?”

“Ommo! Maafkan umma ne sayang umma janji tidak akan mengulanginya”

Kyuhyun memeluk perut besarnya dengan kedua tangannya sendiri dan membuat para pengunjung harus menahan rasa gemas mereka untuk tidak memeluk atau mencubit pipi chubby yang kini tengah menggembung itu

“Oke! Kau mau yang mana sayang”

“Euumm..yang itu saja hyung kelihatannya lebih enak dan juga yang diujung sana. Beli yang banyak, Ne”

“Yes, My beautiful wife”

Blush!

Pipi kyuhyun langsung memerah mendengar kata ‘Beautiful’ yang baru saja dilontarkan Siwon. Kyuhyun menyembunyikan wajahnya dibalik punggung Siwon agar bisa menahan rasa malunya apalagi para pengunjung selalu melihat ke arah mereka

“Hyung”Panggil Kyuhyun

“Ya sayang”

“Bisakah sedikit lebih cepat aku malu hyung mereka terus saja melihat ke kita”

Namja manis itu menarik-narik ujung baju Siwon dengan tidak sabaran. Mata bulat bak boneka itu terus saja mengintip malu dari balik punggung tegap suaminya seakan memastikan bahwa pengunjung-pengunjung itu berhenti menatap ke arah mereka. Namun bukannya berhenti mereka malah terus saja menatap dan itu yang membuat Kyuhyun kesal sendiri

“Yak! What do you see? Me or my husband?”

Salah seorang pengunjung pria pun menjawab pertanyaan Kyuhyun dengan tatapan nakalnya

“We’re looking for you, Darling. Can I touch your sexy butt?”

“Don’t you dare to touch me ugly man”

“Woahhh you’re look so sexy like that” Bukannya berhenti orang tersebut malah menjilat bibir sendiri melihat tatapan ketakutan milik Kyuhyun. Siwon sendiri merasa aneh dengan sikap istrinya namja tampan itu mengalihkan pandangannya ke arah yang Kyuhyun tuju. Emosi nya pun seakan menguar dengan sendirinya yang membuat ia melepaskan pukulan pertama nya pada pria itu

“If you want still alive get our of here or I’ll beat you again”

“Ok! Sorry for that”

Dengan langkah tergopoh-gopoh orang tersebut berlari meninggalkan toko tersebut setelah mendengar ancaman yang bisa saja membuat nyawanya melaayang itu. Siwon menghampiri istrinya dan memeluk nya agar berharap bisa lebih tenang lagi

“Ssstt! Dia sudah pergi sayang” Ucap Siwon sambil mengelus punggung Kyuhyun yang tengah bergetar hebat

“Ma-maafkan aku hyung”

“Bukan salahmu ini salahku kalau saja aku tadi lalai entahlah apa yang terjadi padamu selanjutnya”

“Kita pulang”

“Baiklah”

.

.

.

Sepulang dari jalan-jalan mereka yang begitu melelahkan, Kyuhyun langsung saja ketiduran di dalam mobil yang membuat namja tampan itu mau tak mau menggendong tubuh berat istrinya. Meskipun cukup melelahkan namun perasaan bahagia yang kini Siwon rasa membuat semua rasa lelahnya pudar. Ditatapnya wajah sang istri yang begitu polos dan cantik saat tertidur apalagi dengkuran halus itu juga menambah kemanisan seorang Choi Kyuhyun

“Hah…Kenapa kau begitu cantik sayang? Pantas saja orang itu menggodamu karena kau benar-benar cantik” Gumam Siwon

Dengan perlahan dibaringkannya tubuh Kyuhyun agar istrinya itu tidak terbangun. Siwon sendiri pergi kekamar mandi guna membersihkan wajahnya yang kemungkinan banyak debu menempel disana. Setelah selesai barulah namja tampan itu membaringkan tubuh lelahnya disamping istri nya sendiri, sebelah siku nya menopang kepala untuk tetap memperhatikan wajah polos Kyuhyun dari samping

“Aku benar-benar tidak menyangka kalau takdir akan mempertemukan kita. Meskipun banyak sekali orang-orang yang ingin membuat kita hancur. Namun pada akhirnya kitalah sebagai pemenangnya” Siwon pun mulai menerawang memikirkan kejadian-kejadian sesaat ia sudah resmi menjadi kekasih Kyuhyun. Dimana Kyuhyun selalu saja dikejar-kejar oleh fansnya baik itu untuk sekedar melihat atau menyakiti namja manis itu. Apalagi istrinya kadang marah-marah sendiri padanya apabila mengingat kejadian yang begitu ‘menyeramkan’ menurutnya. Dan lihatlah sekarang namja yang tak pernah ia sangka berhasil membuatnya bertekuk lutut hingga sekarang apalagi sebentar lagi ia akan menjadi seorang ayah

“Hah! Aku benar-benar tidak sabar menanti hari dimana aku dinyatakan menjadi seorang Ayah” Setelah mengucapkan kalimatnya Siwon juga ikut tertidur bersama sang istri yang sudah terlebih dahulu mengarungi alam mimpi

.

.

.

“Hikss…Hiksss”

Tangisan itu memang begitu memilukan hati bagi yang mendengar. Dan sekarang tangisan itu malah semakin kencang dengan kepala yang tertunduk dan jemari saling bertaut

“Mianhae baby! Mereka bilang rapat ini tidak bisa ditunda dan sekarang mereka membutuhkanku disana” Ucap Siwon seakan memberi pengertian pada Kyuhyun yang masih saja bersikeras tidak ingin menatapnya

“Ta-Tapi kau bilang akan menemaniku dirumah hari ini…Hikss” Isak Kyuhyun

Siwon mengacak rambutnya frustasi, disatu sisi ia ingin menemani istirnya dirumah yang katanya selalu saja merasa kesepian tapi disatu sisi lagi perusahaan tempatnya bekerja kini juga membutuhkannya

“Baby, mengertilah sayang lagipula kita masih beberapa jam lagi untuk bisa berduaan, Bukan?”

“Kau memang tidak pernah mengerti aku, Wonnie. Kau selalu saja mendahulukan kepentingan perusahaanmu itu daripada aku yang sekarang benar-benar membutuhkanmu”

“Astaga! Kyuhyun bagian mananya aku tidak pernah mementingkanmu? Sekarang kau pikir dengan baik-baik apakah selama ini aku selalu menolak permintaanmu untuk pulang cepat dan jangan bersikap kekanakkan hanya karena hal ini” Ucap Siwon

“Kau benar aku selalu saja bersikap kekanakkan dan tidak pernah mengerti dirimu” Setelahnya namja manis itu meninggalkan suaminya sendirian di dalam kamar mereka. Dengan perlahan ia mendudukkan dirinya di bangku taman belakang rumah mereka air mata masih saja mengalir dari kedua mata bulatnya

“Sayang” Panggil Siwon

“Tinggalkan saja aku sendiri” Kyuhyun memalingkan wajahnya ke arah lain berusaha untuk tidak menatap Siwon

“Bagaimana aku bisa pergi jika kau masih tetap begini? Berhentilah menangis agar aku bisa pergi bekerja dengan tenang” Siwon menggengam jemari lentik Kyuhyun dan mengecupnya lembut

“Pergi sa-AAARRRGGHHHH”

Kyuhyun meringis saat ia merasakan perutnya mulai sakit. Cairan bening pun mengaliri selangkangannya apalagi darah juga ikutan merembes dari celana yang di pakainya. Dengan sigap Siwon menggendong bridal style tubuh lemah istrinya, Kyuhyun mencoba mengatur naafsnya agar ia sendiri tak panik

“Tenanglah sayang” Ucap Siwon tangannya menggenggam erat jemari lentik istri nya

“Hikss…A-anakku…Hiksss”

“Dia akan baik-baik saja sayang percayalah padaku”

Tangan Kyuhyun semakin erat menggenggam tangan suaminya seolah ia ingin selalu di beri kekuatan agar bayi mereka tetap baik-baik saja di dalam sana. Dalam hatinya ia berdoa semoga ia masih bisa melihat bayi nya sendiri meskipun kecil kemungkinannya. Satu titik air mata turun dari mata bulat indah tersebut sebelum akhirnya kegelapan lah yang menguasai dirinya

‘Tuhan…selamatkanlah bayiku agar ia bisa merasakan apa itu kehidupan yang sebenarnya’

.

.

.

CHUV Hosiptal, Switzerland

“Dokter! Suster! Tolong selamatkan istriku. Kumohon” Teriak Siwon dari balik koridor rumah sakit. Para suster pun berbondong-bondong menghampiri Siwon dengan ranjang rumah sakitnya. Dengan perlahan Siwon merebahkan tubuh lemah Kyuhyun sambil menggenggam erat tangan istrinya

“Kumohon bertahanlah, Kyu. Jangan tinggalkan aku sendirian kau sudah berjanji untuk tidak meninggalkanku”

Pintu operasi pun terbuka lebar agar bisa lebih memudahkan ranjang tersebut untuk masuk. Saat Siwon juga ingin masuk seorang suster menahan tubuhnya

Sorry,sir. You can’t come inside”

“But-“

“Please. You have to understand”

Namja tampan itu mendudukkan dirinya di depan pintu operasi. Tangannya terkatup melantunkan beberapa doa untuk istrinya yang sedang berjuang di dalam sana. Anaknya memang akan segera lahir dan itu artinya sebentar lagi ia akan menjadi seorang ayah tapi bagaimana dengan nasib istrinya? Apakah ia akan hidup? Atau malah memilih pergi selamanya meninggalkan dirinya?. Tangannya menyentuh gelang pemberian Kyuhyun saat ia pertama kali pergi kencan. Disana Kyuhyun membelikan sebuah gelang sederhana dengan harga yang murah padahal namja manis itu bisa saja membelikan yang lebih mahal namun dengan polosnya ia berkata agar Siwon tetap mengingat pemberiannya meskipun tidak mahal sekalipun.

1 jam sudah berlalu namun belum ada tanda-tanda dokter keluar dari ruang operasi. Rasa takut pun mulai melingkupi hati Siwon yang kini dilanda rasa gelisah. Apalagi ia juga tidak mendengar suara tangis bayi, Apakah sesusah itu mengeluarkan bayinya hingga begitu lamanya? Siwon benar-benar tidak sabar untuk melihat rupa anaknya

“Oeekkk….Oeekkkk” Suara tangisan bayi yang tadi dinanti-nanti oleh namja tampan itu akhirnya terdengar juga. Namun yang membuatnya bingung adalah kenapa ada suara tangisan bayi seharusnya satu tangisan bayi saja bukan. Dan pad akhirnya pertanyaan yang tadi tersimpan di benak Siwon terjawab sudah karena dokter yang menangani Kyuhyun keluar dari ruang operasi

“Doctor”

“Mr.Choi”

“My wife?”

“Very well and you’re baby twins too”

“Really? Baby twins?”

“Sure. Congratulation Mr.Choi you’re a daddy now”

“Thanks” Setelah mengakhiri percakapannya dokter yang menangani Kyuhyun tadi melesat pergi meninggalkan Siwon yang masih saja tersenyum senang. Perlahan ia membukan pintu operasi itu dan hal yang pertama kali ia lihat adalah mata sayu Kyuhyun yang sedang menatapnya penuh cinta.

“Sayang”

“Hyung, anak kita?” Tanya Kyuhyun

“Dia baik-baik saja dokter bilang mereka kembar suster sedang menangani nya sekarang. Selamat ya akhirnya keinginanmu terkabul karena kau memiliki anak kembar”

“Benarkah? Dia kembar?”

“Tentu saja. Terima kasih kau mau berjuang untukku dan anak kita”

Namja tampan itu tak henti-hentinya mengecupi jemari lentik milik istrinya seakan mengucapkan rasa terima kasihnya lewat kecupan lembut tersebut.

“This is your baby twins, Mr.Choi”

“Thank you so much”

“Very welcome” Setelahnya suster itu meninggalkan kedua orang yang baru saja menyandang predikat ‘orang tua’ ini dengan penuh rasa bangga. Kyuhyun terus saja meneteskan air matanya menatap wajah tampan kedua putra kembarnya yang begitu mirip dengan suaminya, bibir mungil anaknya pun bergerak lucu hingga membuat Kyuhyun tak tahan untuk mengecup bibir mungil anak mereka

“Kau benar-benar tampan, nak” Gumam Kyuhyun

.

.

.

“Jadi, siapa namanya hyung?” Tanya Kyuhyun jemari lentik nya pun tengah memainkan jari-jari panjang suamainya. Anak mereka sudah dipindahkan satu jam lalu di ruang khusus bayi namun sebelum dipindahkan Kyuhyun juga sempat menyusui anaknya yang menangis karena kehausan

“Eumm…Bagaimana dengan Choi Minho dan Choi Suho?”

“Choi Minho dan Choi Suho?”Tanya Kyuhyun balik

“Ya”

Mata kyuhyun pun seketika menerawang ke masa lalu. Hal pertama yang ia pikirkan ialah saat pertama kali ibunya bertanya perihal nama anak nya kelak dan dengan gamblangnya ia menjawab ingin memiliki anak kembar dengan nama ‘Choi Minho dan Choi Suho’ padahal waktu itu ia belum mengenal Siwon sama sekali. Jawaban dari namja manis itu tentu saja mengundang tanda tanya dari ummanya yang membuat Kyuhyun langsung menjawab karena dengan sangat menyukai orang dengan nama itu

“Kyuhyun”

“……………………..”

“Baby”

“……………………..” Tetap tak ada jawaban dari Kyuhyun yang ada malah istrinya itu tersenyum-senyum sendiri padahal ia menginginkan jawaban ‘Ya’ dari sang istri

“Choi Kyuhyun” Panggil Kyuhyun tangannya menepuk pelan pipi chubby istrinya

“Ne, Ada apa hyung?”

“Kau yang kenapa?”

“Kenapa denganku memangnya?” Tanya Kyuhyun

“Kau tersenyum-senyum sendiri. Padahal kau belum menjawab pertanyaanku sama sekali” Kesal Siwon

“Aigoo, Bayi besarku merajuk karena aku belum menjawab pertanyaannya. Baiklah, aku setuju dengan nama Choi Minho dan Choi Suho”

Siwon yang tadi sempat cemberut karena di panggil ‘Bayi besar’ oleh Kyuhyun langsung tersenyum cerah karena sang istri menyetujui usulannya

“Benarkah?”

“Tentu saja. Karena dari dulu aku juga ingin sekali mempunyai anak kembar dengan nama seperti itu hyung” Ucap Kyuhyun

Siwon tersenyum manis mendengar alasan yang begitu polos dari Kyuhyun. Kenapa istrinya itu harus memakai marga’ Choi’? padahal mereka belum saling mengenal bukan apalagi untuk ketemu saja tidak pernah

“Sekarang kau harus istirahat. Besok kita akan menemui BabyMin dan BabySu lagi”

“Tapi hyung-”

“Ini sudah malam tidak ada alasan untuk berdebat lagi”

“Oke. Selamat malam hyung

“Selamat malam juga sayang

Dan pada akhirnya Kyuhyun langsung terlelap dalam pelukan suaminya begitu sang suami terus saja membelai lembut surai ikalnya. Sedangkan Siwon hanya bisa mengucapkan rasa syukurnya pada tuhan yang begitu menyayanginya karena mendapatkan istri yang begitu pengertian seperti Kyuhyun dan juga anak yang diberi kesehatan oleh sang pencipta. Setelah mengucapkan beberapa lantunan doa Siwon juga ikut menyusul Kyuhyun yang telah lebih dulu memasuki alam mimpi

No matter what happen to us everyday spent with you is the best of my life – The Notebook

END

 .

.

From Admin

Dukung FF ini untuk jadi pemenang dengan cara:

  1. Share FF ini ke FB melalui kolom Share.
  2. Screenshot_2016-03-29-18-58-12-1
  3. Berikan Komentar untuk FF ini.
  • 1 username 1 komentar
  • Komentar dengan kata dibawah 20 tidak dihitung. Jadilah reader yang aktif. Jangan hanya semangat komentar jika ada war. #eh *bercanda ajah nih*
  • Penilaian oleh reader dilakukan sampai tgl 8 April jam 10 Malam atau setelah Min ssii memberikan komentar di postingan tersebut. Artinya koment yang masuk setelah komentar Min ssii tidak akan dihitung.
  1. Vote FF favorite kalian pada kolom di bawah ini.

VOTE

 

Sekian dan terima kasih.

 

Selamat berlomba untuk semua author dan selamat menikmati sekaligus memberikan nilai untuk semua reader WonKyuCorp.

 

Semangat!!!!!

 

Advertisements

13 thoughts on “[FF Kontes] The Story Of Us

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s