Posted in BL, Family, FF Kontes, Hurt, Oneshoot, WonKyu Story

[FF Kontes] Can’t Say Goodbye

can say pic

Can’t Say Goodbye

Author : Choi Alfi

Maincast : Siwon & Kyuhyun

Genre : BL / Hurt Family

Rate :  T

Summary: Choi Siwon, seorang professor yang terlalu mencintai istrinya [ Choi Kyuhyun] .  Sampai ketika Tuhan menjatuhkan vonis kematian pada istrinya, Choi Siwon menentang takdir itu. rasa cintanya yang begitu besar terhadap sang istri melahirkan sebuah keputusan yang tidak rasional, yaitu dengan membuat replica robot yang sama persis dengan mendiang istrinya. *just FICTION, Okay??

\(^_^)/ SalJu WonKyu \(^_^)/

Bulan purnama  kembali menyapa dunia pada malam yang di selimuti semilir angin musim semi. Suara burung hantu bagaikan musik klasik khas pedesaan yang membuat rumah besar nan megah itu berada pada kedamaian yang menenangkan.

Isak tangis  bayi memaksa seorang professor muda berparas tampan mengakhiri kesibukannya di ruang kerja pribadinya.

“Aigoo,, aigoo,, jagoan Daddy kenapa menangis??,,” namja tampan bernama lengkap Choi Siwon itu meraih sang buah hati yang baru berusia tiga minggu ke pelukannya.

Dengan penuh kasih sayang, Siwon menimang putra yang ia namai Choi Minho itu menuju ruang kerja pribadinya.

Setibanya ia diruang kerja pribadinya, Siwon duduk disebuah kursi dimana sebuah meja besar dan panjang berada dihadapannya.

“Minho lihatlah,, Mommy mu tidur sangat lelap sampai Daddy sulit membangunkannya,, bantu Daddy membangunkan Mommy ne??” Siwon memperlihatkan sebuah robot rakitan hasil karyanya pada anaknya.

Tess,,

Air mata namja tampan itu turun seketika saat memory 3 minggu yang lalu menyapanya kembali. tepat dihari yang membuat ia bingung, saat Tuhan mengirimkan malaikat kecil hasil buah cintanya dengan istrinya. Namun seolah tak rela memberikan malaikat kecil itu, Tuhan meminta istrinya menjadi penggantinya.

Choi Kyuhyun meninggal setelah ia melahirkan anak pertamanya dengan Siwon, tepat saat tangisan pertama bayinya terdengar. Sama sekali tak ada belas kasih sampai-sampai tiada kesempatan untuk melihat paras bayi yang telah dilahirkannya. Pendarahan hebat yang tidak bisa diatasi saat persalinan telah merenggut nyawa Kyuhyun dan memisahkan ia dari orang-orang yang dicintainya. Takdir memang tak selamanya mengukir lukisan indah bagi setiap manusia yang hidup didunia.

Dikecupnya pipi bayi tampan yang saat ini telah terlelap nyenyak dipelukannya “Andwe,, bukan salah Minho,, semua ini salah Tuhan,, Tuhan yang mengambil Mommy dari kita,, Daddy tidak akan membiarkan Tuhan mengambil Mommy dari kita,, Daddy akan membawa Mommy kembali bersama kita,,”

Rupanya perasaan terpukul atas kepergian sang istri membuat Siwon seakan kehilangan akal sehatnya. Ia seolah Melupakan sebuah kenyataan bahwa tiada yang abadi didunia ini,tentang kebenaran bahwa setiap orang yang lahir dan hidup didunia akan mati pada saatnya, tanpa ada apapun yang mencegahnya.

\(^_^)/ SalJu WonKyu \(^_^)/

10 bulan kemudian,,

“Ohh,, Sungmin-ah, lihat,, dia bisa menggendong Minho dengan benar,, astaga,,,” suara sorak gembira terdengar riuh menyelimuti ruangan berdiameter 5 x 7 meter itu. si namja tampan berjingkrak girang menggambarkan kebahagiaannya atas projek yang selama beberapa bulan ini begitu ia tekuni.

Sungmin, asisten pribadi Siwon malah menampakkan ekspresi yang sulit diartikan, antara cemas, takut, dan khawatir tentang kesehatan psikis Siwon. Terlebih si kecil Minho yang juga terlibat didalamnya.

“benar BabyKyu,, timang bayi kita pelan-pelan ne?? dia adalah pangeran kecil kita, Choi Minho,, dia Minho kita,,” Siwon membelai si robot yang nyaris serupa dengan istrinya itu sembari berceloteh tentang Minho.

“ku akui kau berhasil, secara kasat mata dia 96 % mirip Kyuhyun, tetapi ingatlah bahwa ia hanyalah bongkahan logam yang terbentuk dari hasil karyamu sendiri,, haruskah kau melangkah sejauh ini? aku tau kau merasa kehilangan atas kepergian Kyuhyun,, tapi apa kau harus seperti ini? obsesi telah menjeratmu dan menghilangkan seluruh akal sehatmu, tolong berhentilah, demi Minho,, ku yakin Kyuhyun juga tak menginginkan hal semacam ini,, dia tidak akan bahagia jika kau membuat sesuatu yang menggantikan posisinya,,” Sungmin menghela nafas dengan berat setelah segala ungkapan ia lontarkan. Sudah 5 tahun ia menjadi tangan kanan Siwon, tentu saja ia menginginkan sesuatu yang baik untuk Siwon dan juga Minho, bukannya sekedar ilusi atau fatamorgana semata.

Siwon melempar tatapan tajam pada asistennya itu, seakan tak terima dengan kebenaran yang coba disampaikan Sungmin kepadanya “diam !! Kyuhyun ada disini,, tolong jangan berbicara buruk tentang dia,, kau bisa membuatnya menangis nanti,,”

Sungmin menekan dada kirinya yang terasa nyeri, batinnya begitu terluka mendengar ucapan Siwon yang mulai berimajinasi ‘robot itu tidak akan menangis, tapi akulah yang akan menangis melihatmu hidup seperti ini,’

“berikan susu ini pada bayi kita Baby,,” titah Siwon menyodorkan botol minum susu milik Minho, RobotKyu dengan mudahnya melakukan perintah Siwon.

Sensor robot dengan tinggi tubuh 176 cm itu begitu reflektif sampai segala macam rangsangan yang diterima akan direspon dengan cepat. Sekilas jika dilihat secara fisik dari ujung rambut sampai ujung kaki, semuanya sama persis dengan Kyuhyun yang asli, tiada satu bagian inci yang bergeser atau berubah. Siwon begitu mengenal lekuk tubuh istri dan tentunya tidak sulit baginya untuk membuat replica mendiang istrinya mengingat ia adalah perakit robot yang handal dan diakui didunia berkat karya-karyanya yang telah dipatenkan. Akan tetapi hal itu tetap tak bisa merubah kenyataan, fakta bahwa Choi Kyuhyun telah meninggal dunia, fakta bahwa bongkahan yang membentuk replica Kyuhyun itu hanyalah benda tak bernyawa yang hanya bisa bergerak jika ia atur, benda yang dingin dan tak memiliki perasaan sejati yang hanya dimiliki seorang manusia.

Nb: RobotKyu yang digambarkan disini, secara fisik (wajah dan keseluruhan bagian tubuhnya) sama kayak Kyuhyun biasanya, ya Cuma ya anggep aja bagian vitalnya itu berupa mesin, yang kayak di film Terminator itu hlo,, wujudnya manusia, tapi isinya mesin. Dan satu lagi, RobotKyu disini tidak bisa bicara, hanya bisa merespon rangsangan lewat pergerakan saja.Aih,, author bingung jelasinnya,, semoga paham*maksa banget

\(^_^)/ SalJu WonKyu \(^_^)/

8 tahun kemudian,,

Musim semi menyisakan hawa kedamaian di daratan kota Seoul, seorang namja berpakaian formal meletakkan sebuket bunga mawar segar diatas batu nisan di sebuah pemakaman.

“apa kabar Choi Kyuhyun? tidak terasa sudah 8 tahun berlalu, apa kau masih kesepian disana??” Sungmin bermonolog sembari membersihkan makam dari dedaunan dan ranting pohon yang mengotori diatasnya.

“maaf, sampai saat ini aku masih belum bisa membawa Siwon dan Minho kemari, kau pasti sedih sekali, maaf,, aku telah gagal,, aku belum bisa merubah jalan pikiran Siwon,, maafkan aku,, maaf,,” isak tangis Sungmin terdengar menyusul setelah permintaan maaf terlontar beberapa kali dari mulutnya.

Perasaan Sungmin berangsur hancur tatkala ia mengingat bagaimana Siwon menolak keras untuk mengunjungi makam istrinya. padahal hari ini adalah peringatan hari kematian Kyuhyun, sejak robot replica Kyuhyun muncul dikehidupan Siwon, Siwon seolah melupakan Kyuhyun, mendiang istrinya yang telah lama meninggal.

“tapi kau tidak boleh terlalu bersedih Kyuhyun-ah, sekalipun aku juga membenci robot yang telah membuat Siwon buta mata dan hati sampai melupakan hari kematianmu , robot yang mirip denganmu itu bisa mereda kerinduan Minho terhadapmu,, setidaknya robot itu bisa menopang semangat Siwon untuk terus hidup dan membesar Minho,,  maafkanlah mereka,, tolong jangan membawa kebencian dalam istirahat panjangmu,,” seulas senyum agaknya terukir jelas disudut bibir Sungmin, dimana terselip sebuah kepiluan disana.

“dan juga, hari ini adalah hari ulang tahun Minho,, ku yakin kau tidak melupakannya,, jangan khawatir, akan ku sampaikan salam sayangmu padanya,,  Minhomu tumbuh dengan baik,, dia tampan seperti Siwon dan sedikit usil sepertimu,, benar-benar perpaduan yang sempurna bukan?” Sungmin tertawa pelan, kemudian ia beranjak bangun dari tempatnya duduk “aku harus pergi, aku akan mengunjungimu lain waktu, dan aku akan berusaha membawa Siwon beserta Minho kemari ,, aku janji,,”

\(^_^)/ SalJu WonKyu \(^_^)/

Sebuah pesta meriah di gelar demi merayakan bertambahnya usia putra semata wayang Choi Siwon, yaitu si pangeran Charming, Choi Minho.

“Uwaahh,, Mommy cantik sekali,,” kagum Minho mengamati sang ayah yang sibuk menyisir rambut sang ibu [RobotKyu].

Siwon menoleh kearah putranya yang kini berlari kecil menghampirinya “Aigoo,, Minho sudah selesai ?? sebentar ne? Daddy sedang menganti baju Mommy,,”

Si kecil Minho mengerjap menatap ibunya yang duduk anteng tanpa menunjukkan pergerakan apapun “Uhh,, kenapa Mommy diam saja?? kenapa Mommy tidak ganti baju sendiri?? Mommy kan lebih besar dari Minho,, Minho saja sudah bisa ganti baju sendiri,,”

Siwon tertohok dengan pertanyaan polos dari mulut Minho, sesaat kemudian ia mengintruksi RobotKyu “Baby, usap pelan pipi Minho, lalu kecup keningnya,,”

RobotKyu menjalankan perintah Siwon, sekalipun sedikit kaku, setidaknya hal itu menghasilkan seulas senyum yang terkembang di paras Minho.

“Gomawo Mommy,, Minho sayang sekali sama Mommy,” balas Minho sambil menjatuhkan kecupan tulus di pipi RobotKyu “Ouucchh,, kulit Mommy selalu se-dingin ini,, “

Siwon tersenyum tipis lalu mendorong pelan sang anak untuk keluar “pesta ulang tahun Minho akan segera dimulai, Minho turun duluan ne?? Daddy dan Mommy akan menyusul,, arrachi??”

Minho mengangguk patuh dan segera melesat meninggalkan ruangan itu. menyisakan Siwon yang masih telaten merias RobotKyu agar selalu serupa dengan  Kyuhyunnya. Dan sudah sejak dulu, Siwon mulai mengenakan pakaian mendiang istrinya pada tubuh RobotKyu.

 Siwon mengecup kening RobotKyu “Baby, hari ini adalah ulang tahun Minho, kita bersenang-senang okey?” tuturnya sebelum akhirnya mengajak RobotKyu berjalan menuju tempat pergelaran pesta ulang tahun Minho.

\(^_^)/ SalJu WonKyu \(^_^)/

Baru saja Sungmin keluar dari mobil yang tadi ia kendarai, langkahnya segera menyusuri sumber suara riuh yang sudah pasti bermuasal dari pesta perayaan yang digelar dihalaman rumah Siwon.

“Min Jusshi !!,” seru Minho dengan kerasnya saat melihat Sungmin datang membawa kotak besar berisi hadiah.

Sungmin tersenyum membalasnya sambil melambaikan tangannya, langkahnya pun tertuju pada Siwon yang sedang berdua-an dengan RobotKyu.

“Ya !! kelinci !! kau terlambat lagi, kenapa sih kau selalu datang telat dihari ulang tahun Minho, kau bisa membuatnya bersedih,,” marah Siwon mendapati keterlambatan Sungmin.

Sungmin menghela nafas tak habis pikir, mata nya hanya melirik sebal pada RobotKyu yang duduk anteng disamping Siwon ‘INI HARI PERINGATAN KEMATIAN ISTRIMU !! DAN KAU TELAH SENGAJA MELUPAKANNYA ! DASAR BODOH !!’ Ingin sekali Sungmin berteriak seperti itu didepan Siwon, akan tetapi ia masih punya hati nurani untuk menjaga reputasi Siwon mengingat banyak para tamu undangan yang menghadiri ulang tahun Minho.

Sementara itu,,

Minho sedang menikmati kue ulang tahunnya bersama teman-temannya disekolah. Tentunya tidak lepas dari perbincangan khas bocah yang entah mengulas topic tentang apa.

“Wahh,, ini kue kacang kesukaan ibuku,, aku akan membawakan sepotong untuknya,, boleh kan Minho??” pinta Luhan menunjuk kue dipiringnya.

“ibumu suka kacang ya?? kalo ibuku sih malah alergi kacang, ibu bilang kacang itu bikin jerawat,, ibuku lebih suka ikan salmon yang dipanggang,” kali ini celoteh datang dari sosok penyuka ayam goreng, Kai.

“ibu ku suka nasi goreng Beijing,, kalau ibumu suka apa Minho-ah??” celetuk Sehun tanpa lupa menikmati bubble tea ditangannya.

Minho menoleh sebentar kearah ibunya [RobotKyu] yang berada disisi sang ayah, kemudian ia memasang tampang berpikir “Umm,, seminggu sekali Daddy memberi minyak oli untuk Mommy, Daddy bilang kalo Mommy itu istimewa, jadi Mommy tidak perlu makan,,”

Sehun, Luhan, & Kai pun melempar tatapan bingung satu sama lain ‘Minyak Oli?’

\(^_^)/ SalJu WonKyu \(^_^)/

Sebuah keluarga kecil berjalan santai ditaman untuk menikmati angin musim semi yang menyejukkan. Diantara keluarga yang melakukan piknik ditaman itu, keluarga Choi lah yang menjadi perhatian utama. Siapapun tau dan tak perlu menebaknya, hal itu dikarenakan dengan keberadaan wujud lain daripada anggota keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak. tidak ada yang aneh, hanya saja terlihat berbeda dengan bergantinya seorang ibu oleh replica robot yang diantara keluarga kecil itu.

“Baby, apa kau merasa dingin??” Siwon mengalungkan shall dileher istrinya, tanpa mempedulikan tatapan aneh yang ditujukan oleh orang-orang sekitar terhadapnya.

Bahkan si kecil Minho yang lugu dengan riangnya menggandeng tangan RobotKyu “Mommy, Minho pengen naik ayunan sama seluncuran,,” ujarnya tanpa tau bahwa keluarganya tengah menjadi sorotan semua orang yang ada disana.

Duduklah keluarga kecil itu disebuah bangku,

“Daddy, Minho pengen ice cream,,” pinta Minho menunjuk kearah pedagang ice cream di dekat gerbang keluar taman.

Siwon tersenyum tipis “Minho tunggu disini sama Mommy ne?? Daddy akan membeli ice cream untuk Minho,,”

Si kecil Minho mengangguk lucu menatap langkah ayahnya menjauh menuju ice cream yang diinginkannya.

“Mommy, Minho pengen main bola seperti itu,,” tunjuk Minho pada sebuah bola yang sedang dimainkan seorang anak.

RobotKyu bangun dari tempatnya duduk, lalu berjalan menghampiri bola yang ditunjuk Minho tadi, direbutnya bola itu dari genggaman tangan si anak yang memainkannya.

Si anak yang tidak rela melihat bolanya diambil pun menghampiri Minho “robotmu mencuri bolaku,,”

“ini bukan robot,, ini Mommynya Minho,,” tutur Minho polos “Mommyku tidak mencurinya, Mommyku Cuma pinjam sebentar,,”

“uaahh,, robotnya besar sekali,,” anak-anak lainnya datang menggerumuni RobotKyu.

“jangan sentuh Mommyku !!” teriak Minho cukup keras membuat RobotKyu memberikan respon tak terduga, yakni mendorong anak-anak itu menjauh dari Minho. barang kali sensornya menangkap tanda bahaya yang bisa mengancam keselamatan Minho.

Salah satu orang tua dari anak-anak itu merasa tersinggung, kemudian menegur Siwon “tuan, robotmu membahayakan nyawa anak-anak,, sebaiknya jangan membawanya kemari,,”

Siwon marah, ia langsung melempar ice cream ditangannya tepat ke wajah orang yang menegurnya “anak-anakmu yang mengganggu istriku,, salahkan saja anakmu,, bukan istriku,,”

Orang-orang yang menyaksikan hal itu pun tertegun, meski kesal, mereka cenderung iba melihat kehidupan yang dijalani Siwon.seorang suami yang belum bisa melupakan kesedihannya setelah kepergian istri yang begitu dicintai sampai-sampai membuat tiruannya dalam bentuk robot. Mungkin karena Siwon terlalu mencintai istrinya, mungkin saja..

\(^_^)/ SalJu WonKyu \(^_^)/

9 tahun kemudian,,

“Uhh,, dingin sekali,,” seorang remaja tampan terlihat memeluk tubuhnya sendiri diatas sofa yang didudukinya “ckk,, kenapa Daddy belum pulang sih??” kemudian remaja bernama Minho tersebut membaringkan tubuhnya.

Ketika matanya terpejam perlahan, Minho merasakan kedatangan seseorang, ia pun segera membuka matanya dan mendapati RobotKyu tengah menyelimuti tubuhnya “gomawo,,” ucapnya singkat sebelum ia kembali memejamkan matanya.

Cesshh

Tiba-tiba matanya terpaksa terbuka saat merasakan sesuatu menyapa pipinya “Ya !! kau mengejutkanku !! dan juga jauhkan tanganmu yang dingin itu !! tidak usah bersikeras membuatku hangat !! sana pergi !!”

RobotKyu langsung menarik diri menjauh dari Minho, ia hanya terdiam menatap remaja berparas rupawan yang mengomelinya karena ia membelai pipi remaja tampan itu.

Beberapa hari kemudian..

“Wahh,, pipi mu sedikit lebam, bagaimana ini?? ayahmu pasti akan marah kalau dia tau kau berkelahi,,” seorang guru muda bernama Im Yoon Ah sedang sibuk mengobati sisa-sisa perkelahian anak didiknya.

Minho, remaja bertubuh tinggi yang menjadi pelaku perkelahian pun duduk tenang menerima pengobatan sederhana dari kotak P3K yang ada diruang UKS. Luka diwajah tak terasa sakit sama sekali, namun justru luka dihatinya yang terasa mencabiknya. Terlebih saat dirinya teringat bagaimana muasal pertengkaran itu terjadi.

‘apa gunanya kau berwajah tampan kalau ibumu adalah Robot’

‘ayahmu pasti sudah gila, banyak orang didunia ini, dan dia memilih Robot sebagai istrinya?’

‘apa ibumu masih suka minyak oli?? Atau sekarang dia sudah bisa makan pizza??’

Sekilas kalimat-kalimat itu terngiang dibenak Minho, cemo-ohan yang berasal dari teman kecilnya dulu. benar, mereka adalah Sehun, Kai, dan Luhan. Meski dulu Minho berteman akrab dengan mereka, namun agaknya kedewasaan yang bertambah telah merubah kepolosan anak-anak seperti mereka, begitupun Minho. ia sadar, namun ia juga tidak mengerti, kenapa ibunya harus sebuah Robot??

“Minho-ah,, Minho-ah,, Gwaencanha??” Tanya Yoona membuyarkan  Minho yang terlarut dalam lamunan sambil memegangi telapak tangannya.

“Ohh,, J-jeosonghamnida,, a-aku tidak sengaja,,” sadar telah ketahuan, Minho buru-buru menarik tangannya dari tangan guru cantik itu.

“Waeyo?? Kenapa wajahmu jadi pucat begitu?? kau ada masalah??” penuturan Yoona yang begitu lembut membuat Minho kikuk sendiri.

“i-itu,, aku suka tangan seongsaengnim, hangat dan,,” Minho tak mampu melanjutkan ucapannya “andai  tangan Mommyku juga sehangat tangan Seongsaengnim,,”

“memangnya tangan Mommymu kenapa Minho-ah??” tanya Yoona dengan raut wajah sedikit cemas.

Minho menggeleng lemah “Ani, bukan apa-apa, hanya saja tangannya begitu dingin, selaras dengan hati dan perasaannya yang tak pernah bisa tersenyum , ghamsahamnida sudah mengobatiku Seongsaengnim, aku pamit ke kelas”

Yoona terperangah, lebih tepatnya bingung tak mengerti maksud ucapan remaja tampan yang melenggang keluar dari UKS tempat ia berada.

Ketika waktunya pulang sekolah, Sungmin menjemput Minho disekolahnya,

“Ommo,, Minho-ah,, ada apa dengan wajahmu?? Apa kau berkelahi dengan seseorang??” panik Sungmin mendapati luka-luka yang menghiasi paras tampan Minho.

Minho masuk kedalam mobil di jok depan dekat drive tempat Sungmin mengemudikan mobil, mata nya melirik tajam pada RobotKyu yang ada dijok belakang, sedikit emosi, Minho melempar tas sekolahnya sampai mengenai RobotKyu.

Sungmin pun terkejut mendapati tingkah polah aneh Minho yang tidak biasa “astaga Minho-ah, ada apa denganmu?? Dan kenapa kau tidak duduk bersama Mommymu di jok belakang?? Daddymu akan memarahiku jika mengetahui ini,,”

“dia bukan Mommyku,, dia hanya bongkahan besi yang tak bernyawa,, dan aku membencinya,,” tukas Minho dengan ketusnya.

Sungmin terhenyak, baru kali ini ia mendapati ekspresi Minho seperti itu, padahal dulu saat masih kecil, Minho tidak pernah mau berjauhan dengan RobotKyu dan terus menempel pada robot replica ibunya itu. ahh,, mungkinkah Minho sudah memahami situasi ini??

\(^_^)/ SalJu WonKyu \(^_^)/

Waktu sudah menunjukkan pukul 8 malam, Minho yang baru saja menyelesaikan pekerjaan rumahnya berjalan menuju ruang kerja sang ayah.

“Daddy, aku lapar, ayo kita makan bersama,” tuturnya menghampiri sang ayah yang masih sibuk berkutat dengan projek barunya.

Siwon menoleh kearah Minho “Ohh,, sudah selesai mengerjakan PR ?? makan sama Mommy saja ne?? pekerjaan Daddy belum selesai,,”

Minho menghela nafas dengan lesu tak bersemangat “makan dengan Mommy sama saja makan sendirian,, bongkahan besi itu hanya akan diam dan menatapku dengan tampangnya yang menyebalkan,,”

“Mwo?? Ya !! Choi Minho !! berani sekali kau memanggil Mommymu seperti itu,apa Daddy pernah mengajarimu berkata kasar seperti itu??” marah Siwon saat mendengar Minho memanggil RobotKyu dengan sebutan bongkahan besi.

“ayolah Daddy, aku seorang remaja sekarang, aku sudah bisa membedakan manusia dan bukan manusia, dan bongkahan besi yang Daddy sebut Mommy itu hanyalah robot,, robot yang  bergantung pada kendali Daddy,, mengurus dirinya sendiri saja tidak bisa,, kenapa sih Daddy tidak sadar juga?? Rongsokan besi itu bukan Mommy ,, dia bahkan bukan manusia,,” saking berapi-apinya, Minho sampai menganti kata Bongkahan menjadi Rongsokan, dan tentu ini membuat emosi Siwon semakin menjadi.

“Choi Minho !!! tarik kembali ucapanmu !!” Siwon nyaris melayangkan sebatang kayu ke punggung Minho, akan tetapi ekspresinya berubah sayu saat mendapati air mata yang berlinangan membasahi paras Minho.

“Daddy,, aku mohon,, minggu depan adalah ulang tahunku yang ke-17,, haruskah Daddy seperti ini??” isak tangis Minho mulai terdengar jelas di ruangan itu.

“Ohh,, m-maafkan Daddy, Daddy hampir tidak mengingatnya,, apa kau menginginkan hadiah special?? Adakah sesuatu yang kau inginkan?? Ayo katakan sama Daddy,,” masih juga Siwon tidak memahami maksud ucapan Minho. ucapan yang mengisyaratkan Siwon agar ia sadar, sadar bahwa hidup yang ia jalani adalah salah, benar-benar salah.

\(^_^)/ SalJu WonKyu \(^_^)/

Aroma waffle menyebar keseluruh ruangan tatkala si remaja tampan selesai berkutat dengan kegiatan memasaknya. Dengan segera, ia duduk di salah satu kursi kosong diruang makan dan memanjatkan doa sebelum makan.

“apa yang kau lihat!!” bentak Minho pada RobotKyu yang duduk diseberang meja “ jangan pikir aku mau makan masakanmu,, kau itu bukan Mommyku,, kau Cuma robot !! kau dengar itu??”

RobotKyu hanya mengerjapkan matanya menerima sensor dari Minho, jelas tak mungkin ada semburat bentuk emosi yang tergambar diwajahnya yang dingin dan kaku.

“Uhhuukk,,Uhhuukk..” tiba-tiba Minho tersendak karena makan terburu-buru.

RobotKyu segera menuangkan air ke gelas dan memberikannya pada Minho, akan tetapi,,

Pyaarr

Gelas kaca itu jatuh tepat setelah Minho menyamparnya, “Ya !! rongsokan besi !! jangan pura-pura peduli padaku  !! aku tidak membutuhkannya !! kau dengar itu??”

Byuurr

Dengan sengaja Minho menyiramkan air hingga membasahi RobotKyu, tak lama terlihat kilatan-kilatan listrik yang menyelubungi RobotKyu.

“kau tidak berhak menggantikan posisi Mommyku !! kau tidak pantas !! kau hanya benda mati !! kau rongsokan tak berguna !! kau sampah !!” Minho terus mencaci maki dan melontarkan kata-kata menyakitkan pada RobotKyu.

Duagghh  Duaagghh  Duagghh,

Tidak sampai disitu, kali ini Minho menendang dan menginjak-injak RobotKyu tanpa menghiraukan kalau robotKyu sudah kehilangan sensor penangkap rangsangan, sehingga RobotKyu hanya terdiam menerima perlakuan Minho.

“Choi Minho !! apa yang kau lakukan pada Mommymu!!” si ayah yang tampan rupawan muncul tanpa diduga.

“dia bukan Mommy !! dia hanya benda mati !! kapan Daddy akan membuka mata dan hati Daddy!! Mommy sudah meninggal !! Mommy tidak ada didunia ini !! kenapa Daddy dengan mudahnya dibutakan oleh rongsokan sampah ini hah?? Apa Daddy sudah benar-benar gila sekarang??”  teriakan Minho semakin menggila dilingkupi emosi yang tak bisa ia tahan lagi.

Plakkk

Tamparan menyakitkan mendarat dipipi Minho, siapa lagi kalau bukan Siwon pelakunya. Namja  yang berstatuskan single parents ini agaknya mulai kehilangan  kesabaran menghadapi tingkah laku anaknya.

“dia Mommymu Minho-ah,, dia yang menimangmu sejak kau bayi,,  merawatmu dengan kasih sayang,, se-kejam inikah kau terhadapnya?? Kenapa kau jadi seperti ini?? kau menyakiti Mommymu sendiri,” sentak Siwon dengan berapi-api

Tangis Minho langsung mencuat begitu ia mendengar kata-kata yang terlontar dari ayahnya “aku bisa menerima kenyataan bahwa Mommy sudah meninggal dunia, bahkan aku tak berani protes pada Tuhan yang telah mengambil Mommy dihari kelahiranku, tapi aku tidak bisa menerima kalau robot itu menggantikan posisi Mommy,, karena bagiku, tidak ada yang bisa menggantikan Mommy sampai kapanpun !! sama sekali tidak ada!!”

Ada sakit yang membuat sesuatu menyesakkan dadanya. Sakit yang tak bisa ia tolerir hingga ia putuskan untuk berlari menjauh meninggalkan Sang ayah yang setia meratapi RobotKyu.

Sepeninggal putranya, Siwon langsung terhenyak menunduk , perasaan bersalah menghujaninya tanpa ampun ‘Baby, apa yang sudah ku lakukan??  aku  melukai anak kita,’ tubuh Siwon beringsut lemas saat akal sehat kembali menguasai pikirannya.

Matanya memanas perih ketika pandangannya bertemu dengan jemari tangannya yang masih bergetar seolah ikut merasakan perasaan bersalah yang terus menghujam ‘Baby, aku telah mengingkari janjiku, maafkan aku,, aku gagal,, aku tidak becus menjaga anak kita,,’

Flashback on**

Hujan salju turun dibulan Desember, sepasang suami-istri tengah berbagi kasih didekat perapian sembari menyalurkan kehangatan satu sama lain.

Terlihat si suami, Choi Siwon, berbaring dengan manja dipangkuan istrinya yang tengah duduk bersantai didekat perapian yang menyala. Sesekali akan terdengar canda-tawa-bahagia dari pasangan yang tengah menanti kehadiran anak pertama mereka itu.

“Baby, kalau anak kita sudah lahir nanti, aku akan memberinya hadiah istimewa, akan ku buatkan sebuah robot canggih yang akan menjadi sahabatnya,, menurutmu aku harus membuat robot anjing atau kuda??” Tanya  Siwon menatap paras istrinya, Choi Kyuhyun.

Kyuhyun terkekeh mendengar penuturan suaminya, jemari tangannya bergerak mengusap wajah tampan suaminya sementara tangannya yang lain sibuk membelai sayang perut besar tempat anaknya bernaung “Ckk.. kenapa harus binatang?? Bagaimana kalau robot manusia saja? dengan begitu dia bisa melindungi anak kita dan menjaganya jika salah satu dari kita tidak ada,,”

Siwon langsung beranjak bangkit dari posisinya dan berkacak pinggang menatap istrinya dengan tatapan serius “Baby,  apa maksudmu?? Kita akan terus bersama dan membesarkan anak kita dengan segenap cinta dan kasih sayang yang kita punya, lagipula tidak ada kata perpisahan ataupun selamat tinggal di dalam kamus hidup Choi Siwon, yang ada hanyalah kehidupan bahagia yang abadi selamanya,”

Kyuhyun hanya mampu tersenyum tipis, ekspresi konyol Siwon selalu menjadi hiburan tersendiri untuknya “apapun itu, jika suatu hari aku tidak bisa mendampingimu untuk membesarkan anak kita, kau harus bisa membuat penggantiku,, kau pintar membuat robot bukan?? Asal kau tidak melupakanku, aku akan bahagia, toh tidak ada gunanya juga cemburu dengan robot rakitan suamiku sendiri,hahaha,”

Lainhalnya dengan Kyuhyun yang tertawa kecil berkat gurauannya sendiri, Siwon berekspresi sebaliknya. Jemari tangan namja tampan itu menari diatas perut istrinya, tempat benih yang ia tanam sedang berkembang didalamnya.

“tolong katakan sama Mommy ne? kalau Mommy meninggalkan Daddy, Daddy tidak akan kasih cium lagi buat Mommy,, anak Daddy  pasti mendukung Daddy kan?? hmm?? Hmm??” Siwon menampakkan raut wajah layaknya anak SD dengan tingkah konyolnya.

‘semoga Tuhan  melukis pelangi yang indah dalam hidup kita,,agar warna-warna pelangi itu senantiasa menjaga kebahagiaan kita selamanya,,  aku mencintaimu Siwonnie, sangat mencintaimu,’ seberkas kedamaian tertanam dalam di hati Kyuhyun, dimana sebuah ketakutan juga terselip didalamnya.

Flashback off**

Air mata Siwon mengalir deras membanjiri pipinya, memory masa lalu memang tak pernah gagal mengundang kesedihannya.

‘Baby, kenapa kau menepati ucapanmu? Kenapa kau meninggalkanku dan anak kita ? kami sangat membutuhkanmu,, dan kami merindukanmu,, sangat merindukanmu,, ‘

\(^_^)/ SalJu WonKyu \(^_^)/

‘Daddy jahat !! Daddy melupakan Mommy !! aku benci Daddy !!’

keringat dingin membasahi kening Minho, remaja tampan itu membuka matanya lebar dan mengedarkan pandangannya.  Tak ada sesuatu yang  mengherankan saat ia mengenali ruangan yang tak lain adalah kamarnya sendiri. akan tetapi, keberadaan sesosok yang tak asing dimatanya membuat ia sedikit terkejut.

“Ya !! kau rongsokan besi !! kenapa kau masih disini?? bukankah tadi akuuu,, ohh,, apa Daddy sudah memperbaikimu???” heran Minho menatap RobotKyu yang sebelumnya sempat ia hancurkan.

 RobotKyu malah tersenyum, ahh,, baru kali ini Minho melihat RobotKyu tersenyum apalagi dengan senyum  se-tulus itu. “k-kenapa kau tersenyum?? Kau pikir lucu?? ohh,, kau pasti senangkan melihat Daddy menamparku?? kau sudah menghasut Daddyku !! kau yang membuat Daddyku melupakan Mommyku !! dasar kau monster !!”

Ceessshhh

Detak jantung Minho seolah berhenti saat ia merasakan hangat menjalar tatkala jemari tangan RobotKyu menyapa pipi bekas tamparan sang ayah. “Ohh,, k-kenapa tanganmu hangat sekali?? Apa Daddy me-restartmu ulang ??”

“ini Mommy sayang,, Mommynya Minho,, Mommy rindu sekali padamu sayangku,, biarkan Mommy memelukmu,,” tuturnya halus sampai membuat Minho speechless, yang Minho tau, RobotKyu hanya bisa membalas rangsangan sensor, dan tidak bisa bicara, tapi kenapa tiba-tiba,,

Tess

Kali ini air matalah yang turun membasahi paras pucat itu “Mianhae,, Mommy tidak bermaksud meninggalkanmu,, Mommy tidak bermaksud mencampakkanmu,, terima kasih telah tumbuh dengan baik,, Mommy sangat menyayangimu,,”

“k-kau,, k-kau,,” Minho yang shock pun menyadari sesuatu yang lain, terlebih saat ini sosok itu tengah memeluknya erat. Bukan pelukan yang kaku atau dingin, akan tetapi pelukan hangat dan nyaman yang selama ini ia rindukan.

“Mommy,, kenapa Mommy baru datang menemuiku? Kenapa Mommy tidak datang sejak dulu?? jangan tinggalkan aku dan Daddy,, aku tidak mau Mommy pergi lagi,,” seakan tidak ingin kehilangan sosok itu, Minho memeluk Kyuhyun dengan eratnya.

“Minho sayang,, Mommy rindu sekali padamu dan juga Daddymu,, kenapa kalian tidak pernah mengunjungi Mommy hmm?? Apa kalian tidak rindu sama Mommy??” Kyuhyun membelai rambut hitam kelam Minho yang begitu lebat “Mommy sangat kesepian,, bisakah Minho mengajak Daddy ke tempat Mommy?? “

Woooppsss

Tiba-tiba Minho terbangun kembali, entah ia masih dialam mimpi atau didunia nyata. Yang jelas ia disambut oleh Sungmin yang saat ini sudah ada disampingnya, ditepi ranjang tempat ia berbaring.

“Ohh,, Min Jusshi,,k-kenapa Min Jusshi ada disini??”  Tanya Minho keheranan.

Sungmin tersenyum perih memandang mata Minho yang begitu sayu “Minho-ah,, apa kau bermimpi buruk?? Keringatmu banyak sekali,, ajusshi ambilkan baju ganti untukmu ya??”

“a-andwe,,” Minho menahan Sungmin yang berniat keluar “A-ajushhi,, t-tadi Mommy datang,, Mommy bilang kalau Mommy sangat kesepian,, Mommy ingin aku dan Daddy pergi ke tempatnya,, Ajusshi,, apa yang harus ku lakukan??” Minho bergetar ketakutan sampai tubuhnya berpeluh keringat.

Sungmin langsung menoleh mendengar Minho menyebut-nyebut Mommynya “Mwo?? Mommymu?”

\(^_^)/ SalJu WonKyu \(^_^)/

Suara alat-alat mesin mendominasi ruang kerja pribadi Siwon, namja tampan itu sudah beberapa hari sibuk berkutat memperbaiki RobotKyu yang rusak berkat ulah anak semata wayangnya.

“apa Daddy lebih sayang rongsokan besi itu daripada aku??” tiba-tiba sepasang tangan Minho menggengam tangan Siwon yang masih memegangi beberapa property.

Siwon menoleh ke samping, tepat dimana anaknya sedang berdiri dan menatapnya dengan pandangan sayu “ohh,, Ee,, maaf,, Daddy belum selesai memperbaiki Mommymu,,ada beberapa bagian yang harus di tata ulang dan ini membutuhkan waktu yang lama,,setelah selesai, Daddy janji akan menemanimu bermain bersama Mommy juga,,,”

Minho memasang tampang sedih tatkala sang ayah berpaling kembali darinya “Daddy,, ku mohon,, hari ini adalah ulang tahunku,,”

“Ehh?? U-ulang tahun??,” Siwon terkejut sebentar seolah ia baru saja teringat dengan sesuatu yang tak sengaja terlupakan olehnya “T-tentu,, D-daddy sudah menyiapkan hadiah special untukmu,,” bohong Siwon, padahal ia sendiri memang tidak sadar kalau ia nyaris melupakan hari ulang tahun anaknya.

Minho tersenyum tipis, lalu menggelengkan kepalanya “Ani, Daddy tidak perlu memberiku hadiah,, aku yang akan memberi Daddy hadiah,, hadiah untuk kita berdua,,”

Siwon mendelik tidak mengerti, ia bahkan sempat melongo karena tidak paham dengan maksud ucapan putranya. Terlebih saat Minho menutup mata Siwon dengan masker penutup mata.

“Minho-ah,, k-kau mau mengajak Daddy kemana??” samar-samar bisa terlihat jelas raut wajah Siwon yang khawatir tapi cenderung penasaran.

“ada seseorang yang sedang menunggu kita,,” jelas Minho dengan singkat sementara tangannya membimbing sang ayah untuk berjalan mengikutinya menuju gerbang rumah, dimana Sungmin sudah menunggu lengkap bersama mobil yang akan dikendarai.

\(^_^)/ SalJu WonKyu \(^_^)/

Siwon berjalan pelan mengikuti instruksi sang anak yang saat ini membimbing langkah kakinya. Terlebih yang membuat ia heran adalah jalanan yang ia tapaki terasa begitu asing namun juga ia kenali.

Saat sudah berhenti, Siwon mendengar isak tangis Minho yang terdengar samar-samar, sontak ia pun panic “Ohh,, Minho-ah,, Waeyo?? Kenapa kau menangis?? Apa ada seseorang yang menyakitimu??”

“iya, orang itu adalah Daddy, Daddy lah yang sudah  menyakitiku dan juga menyakiti diri Daddy sendiri,,” tangan Minho bergerak melepas masker yang menutupi mata ayahnya.

Degg

Belum saja menyelaraskan pandangannya dengan kontras cahaya matahari yang bersinar cerah, Siwon sudah dibuat shock dengan tempat ia berada saat ini.

Ia tengah berdiri didepan nisan istrinya, makam Kyuhyun yang tak pernah ia kunjungi sejak 17 tahun yang lalu,, tempat peristirahatan terakhir istrinya yang ia lupakan selama ini.

Minho membungkukkan badannya didepan makam sang ibu “M-mommy,, aku dan Daddy datang,, k-kami sangat merindukanmu,, m-maafkan kami yang telah melupakanmu selama ini,,”

Air mata Siwon langsung bercucuran saat goresan bertuliskan CHOI KYUHYUN yang ada di atas batu nisan menyapa pandangannya. Hatinya hancur seketika begitu ia teringat sebuah memory dimana ia pingsan saat sang istri dikebumikan ke liang lahat tempat persemayaman terakhirnya.

“K-kyu,, B-babyKyu,,” namja yang masih awet dengan image tampannya itu beringsut ambruk merasakan tubuhnya yang tiba-tiba lemas.

Sungmin meletakkan beberapa buket bunga ke makam Kyuhyun “mereka datang Kyuhyun-ah,, akhirnya aku bisa menepati janjiku,, sekarang kau bisa beristirahat dengan tenang seperti yang seharusnya,,”

“m-maafkan aku Baby,, aku memang bodoh,, aku brengsek,,aku egois,,  aku sudah melupakanmu dan telah sengaja menggantikanmu dengan yang lain  ,, a-aku memang tidak berguna,, aku telah gagal menjadi suami dan ayah yang baik untukmu dan anak kita,,  maafkan aku ,,” Siwon memeluk nisan Kyuhyun dengan racauan penuh rasa bersalah dan dilingkupi penyesalan.

Tak jauh berbeda dengan sang ayah, Minho pun terlarut dalam tangisan yang meledak sejak kakinya menapak didepan makam sang ibu “Mommy, maafkan Minho karena tidak pernah mengunjungi Mommy, dan tolong jangan marah sama Daddy,, Daddy hanya terlalu menyayangi Mommy, aku juga menyayangi Mommy,, sangat menyayangi Mommy”

Ditengah suasana haru yang menyelimuti, sebuah bayangan muncul diantara pasangan ayah dan anak itu, bayangan yang membawa angin sejuk nan damai yang menenangkan.

Bayangan itu memeluk Siwon dan Minho , namun sayangnya hanya Sungmin yang diijinkan melihat keaijaiban itu dan mengenali bahwa bayangan itu adalah titisan jiwa Kyuhyun yang kini terlepas dari belenggu kesepian.

Bayangan itu bersinar terang seolah memperlihatkan kebahagiaan yang tak terkira ‘terima kasih , aku mencintai kalian’

The end           [-_-‘]

.

.

From Admin

Dukung FF ini untuk jadi pemenang dengan cara:

  1. Share FF ini ke FB melalui kolom Share.
  2. Screenshot_2016-03-29-18-58-12-1
  3. Berikan Komentar untuk FF ini.
  • 1 username 1 komentar
  • Komentar dengan kata dibawah 20 tidak dihitung. Jadilah reader yang aktif. Jangan hanya semangat komentar jika ada war. #eh *bercanda ajah nih*
  • Penilaian oleh reader dilakukan sampai tgl 8 April jam 10 Malam atau setelah Min ssii memberikan komentar di postingan tersebut. Artinya koment yang masuk setelah komentar Min ssii tidak akan dihitung.
  1. Vote FF favorite kalian pada kolom di bawah ini.

VOTE

 

Sekian dan terima kasih.

 

Selamat berlomba untuk semua author dan selamat menikmati sekaligus memberikan nilai untuk semua reader WonKyuCorp.

 

Semangat!!!!!

Advertisements

13 thoughts on “[FF Kontes] Can’t Say Goodbye

  1. Wah..keren cerita nya..
    Sangking cintanya won ama kyu jadinya walaupun kyu udah meninggal tapi won tidak bisa menerima kenyataan. Kasian juga minho walaupun ndak mengerti kenapa orang mengejek2 mommy nya tapi dia tidak curiga dan terus mencintai mommynya dengan tulus walaupun pada akhirnya dia tau yg sebenarnya..
    Itu apa minho ndak curiga ya ama robotkyu dari awal kan udah banyak yg mencaci robotkyu..moment wonkyu nya kurang😊😊😊karna kyu nya udah meninggal dari awal dan sirobotkyu memang ndak memiliki perasaan hanya melakukan perintah…tapi feel nya dapat..ceritanya sedih banget..😢😢😢😢

  2. ffnya keren beda dari yg lain tp ngeri jg sih ama siwon disini kaya org psycho ..kasian minhonya jd ikut”an kaya siwon
    btw wonkyu momennya dikit mungkin krn kyu udah meninggal dan digantiin sama robot.
    good luck deh buat author..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s