Posted in BL, Family, wonkyu

Choi Generation

Choi Generation

Presented by **Abang gemes Ade ganteng**

 

Cast = Wonkyu, Heechul, dan akan bertambah seiring berjalannya waktu.

 

Choi Generation

Terlihat seorang wanita paruh baya sedang berdiri menghadap sebuah pigura pernikahan, ya… pigura pernikahan anaknya bersama sang istri yaitu Choi Siwon dan Cho kyuhyun, nampaknya wanita paruh baya itu sedang sedih karena menantikan sesuatu yang sangat sangat ditunggu dari pernikahan anaknya tersebut, tentu bukan hal yang tabu lagi apabila seorang calon nenek mendambakan seorang calon cucu dari pernikahan anaknya tersebut, namun kesekian kalinya calon nenek tersebut harus menelan pil pahit kenyataan bahwa untuk kesian kali pula juga menantunya mengalami keguguran.

**Ku doakan agar kalian segera memiliki calon cucu ku yang baru, karena aku akan semakin tua dan cepat lelah untuk menunggu lebih lama lagi** Begitulah pengharapan yang diungkapkan Heechul seraya menatap pigura pernikahan sang anak. Rasanya mungkin terlihat berlebihan dalam kesedihan nya kali ini, namun jika dihadapkan situasi seperti ini hati siapa yang tak sedih? Menantu kesayangannya Cho Kyuhyun mengalami 3 kali keguguran yang dikarenakan oleh kondisi kandungan nya yang lemah, mengingat menantunya yang telah dipinang anaknya tersebut adalah pria yang cantik nan manis dan tentunya dengan segala keistimewaan yang dimilikinya.
Terdengar suara pintu berderit akibat dorongan yang dilakukan oleh sang anak yang sedang mencari keberadaan ibunya.

**Umma disini ternyata, umma sedang apa eum? Kenapa dengan pigura pernikahan ku? Apakah wajahku dan kyuhyun amat sangat tampan dan cantik, sehingga umma terus menerus memandanginya?** Ucap siwon sambil memeluk ibunya dari belakang dan menyandarkan kepala nya kepada bahu heechul sang ibu.

**Yaak Siwon-ah kau bisa tidak berbicara dengan perlahan, dan apa itu? kau bilang kau tampan? Omona anakku ini sangat percaya diri sekali, Haha** Ucap Heechul.

Dan siwon hanya mencebilkan bibirnya saja, lalu ummanya kembali berucap **Siwon-ah kau harus bekerja keras nak, agar mendapatkan calon cucu baru untukku dari kyuhyunnie, karena aku sudah tidak muda lagi nak untuk sekedar menunggu calon cucu di usia ku yang menjelang tua ini, ketika kau dapatkan calon cucu baru ku nanti jangan kau lepas lagi nak, genggam kyuhyun dan calon cucu ku dengan penuh perhatian dan kepedulian mu sebagai suami sekaligus calon ayah untuk bayimu kelak**

Siwon pun melepas pelukan nya dari sang ibu, lalu menatap lekat ibunya dengan senyuman lesung pipi nya dan berkata **Umma tanpa kau suruh dan nasihati pun, aku akan terus dan terus berusaha untuk menjemput calon cucu baru untuk mu umma, karena harus ada Choi Generation dikeluarga kita, bukan? Mengingat aku anak satu-satunya umma dan mendiang appa, aku dan kyuhyun akan berusaha sekuat tenaga (?) agar Choi Generation tetap ada dan terus berkembang biak untuk memajukan bisnis kita dan tentunya untuk memimpin dunia, bukan begitu umma?**

Heechul seketika tertawa terbahak-bahak, **Haha, Apa yang kau maksud dengan berusaha dengan sekuat tenaga (?) Nak?**,

Siwon pun telihat bingung **Bukankah umma ingin segera punya calon cucu lagi? Tentu itu akan aku usahakan sekuat tenaga bersama kyuhyun**

Sekali lagi Heechul pun tertawa **Haha ternyata anak umma ini selain tampan, pervert juga ya? Haha**.

Siwon pun mendengus sambil tetap memeluk ummanya  **Untuk urusan keturunan aku akan serius umma**.
Heechul hanya bisa tersenyum melihatnya,

**Haaaah baiklah baiklah terserah mu saja nak, tapi ingat kau harus tetap berusaha dan berdoa kepada tuhan, agar kali ini tidak gagal** ucap Heechul dengan mengedipkan sebelah matanya, untuk sekedar menggoda anak kesayangannya itu.

Namun ditempat lain ada sesosok namja cantik nan imut kesayangan sang mertua Kim Heechul dan tentu istri tercinta dari Choi Siwon, yang sedang mematut dirinya didepan cermin, memilih baju manakah yang terlihat rapih juga sopan namun terkesan santai dan berkelas, dan pilihannya pun jatuh ke sebuah Cardigan berwarna navy blue beserta t-shirt putih V-Neck, dan celana Denim Jeans yang tidak terlalu ketat.

**Hai, baby kyu apa yang sedang kau lakukan sayang?** Ucap siwon yang terus mendekat ke arah kyuhyun.

**Hai Hyung, aku sedang memilih baju untuk kita ke rumah sakit nanti** balas kyuhyun dengan melihat pantulan sang suami lewat cermin.

**Apapun yang kau kenakan itu, pasti akan cantik dan luar biasa sayang, lagi pula kita hanya ke rumah sakit itu pun untuk kembali menjalankan program kehamilan mu nanti**.

**Iya aku tau hyung, oh ya kau habis dari mana? Aku cari-cari tadi, apa kau sudah makan hyung?**.

**Aku habis dari kamar umma sayang, aku sudah makan dikantor tadi bersama klien, mungkin aku hanya akan mandi dan berganti pakaian saja dan kita langsung ke rumah sakit baby** Jawab siwon lagi.

** Oh kau dari kamar umma, apakah umma masih menangis? Mengingat aku sudah 3 kali keguguran, aku sangat menyesal telah gagal menjaga kandungan ku untuk ke 3 kalinya hyung** Tutur kyuhyun sambil berjalan mendekati siwon yang duduk di ranjang mereka.

**Umma sudah tidak menangis lagi sayang, ya tuhan baby kyu kenapa kau berpikiran seperti itu? Umma mungkin hanya merasa kesepian saja diusia nya kini, jadi tidak usah dipikirkan lagi okey sayang, maka dari itu kita harus bangkit dari keterpurukan kita baby, dengan berjuang sekuat tenaga (?) untuk menghadirkan malaikat kecil kita selanjutnya, agar Choi Generation tetap berkembang biak dan berkuasa, haha** begitu ucapan siwon yang disertai tawa tampannya.

**Haha, apa yang kau maksud dengan berjuang sekuat tenaga hyung? Kau ini memalukan sekali hyung, Haha** siwon hanya mengangkat bahunya dengan wajah yang dihiasi smirk aneh.

Tau bahwa siwon sudah mulai aneh, kyuhyun pun menghindari hal tersebut dengan menyuruh suaminya mandi untuk bersiap-siap ke rumah sakit.

**Baiklah hyung, sudah saatnya kau mandi, aku sudah menyiapkan air hangat juga wewangian aromatic nya, dan aku sudah menyiapkan baju mu diatas sofa itu**.

** Ah istriku yang cantik nan imut ini memang yang paling perhatian, kalau begitu aku mandi dulu ya sayang, oh ya apakah kau mau memandikan ku juga baby? Aku rindu belaian mu sayang** ucap siwon lagi seraya menarik turunkan alisnya yang tebal itu guna menggoda sang istri tersayangnya.

**Hyung kau ini apa-apaan hah? kenapa sekarang kau pervert sekali hyung, dan asal kau tahu bahwa aku itu sudah mandi hyung ** lalu kyuhyun pun mendorong siwon untuk berjalan ke arah kamar mandi.

Seketika siwon berhenti dari aktivitas dorong mendorongnya bersama kyuhyun, **Karena kau sudah mandi, bisakah kau membantuku untuk sekedar membuka kancing baju ku dan zipper celana ku baby kyu-ie?**

**Omona hyuuung, cepat mandi atau kita akan semakin terlambat untuk pergi ke rumah sakitnya, dasar kau ini!**.
Siwon pun seketika menghilang dengan cepat dibalik pintu kamar mandi nya.

~ AA~

Tampak lah siwon dan kyuhyun yang sepertinya sudah siap pergi menuju rumah sakit, siwon dan kyuhyun pun mohon pamit kepada Heechul sang umma mertua.

**Kami pergi dulu ya umma ku sayang, jangan rindukan kami ya umma**.

**Iya umma, kami mohon pamit ya umma, umma hati-hati dirumah selama kami pergi ke rumah sakit, dan jangan lupa doakan kami ya umma** ucap kyuhyun sambil memeluk seraya mencium kening umma mertua nya.

**Ya ya ya siwon-ah kau ini, dasar anak nakal…, ah kyunnie ku tersayang umma pasti mendoakan mu baby, dan jangan khawatirkan umma seperti itu ya, ingat umma hanya butuh calon cucu umma kyunnie agar rumah kita semakin ramai, dan sebagai Choi generation dimasa depan, jadi kalian berdua  harus berjuang sekuat tenaga (?) demi umma dan keluarga besar Choi, lekas pergilah lalu bawakan umma kabar baik segera, hati-hati kalian dijalannya ya dan kembali lah kemari dengan selamat**

Kini giliran siwon yang menjawab pembicaraan ummanya yang panjang lebar itu **Baik siap laksanakan ibu permaisuri ku lady Heechul, dan akan ku ingat pesan umma agar berjuang sekuat tenaga (?), kalau begitu kami pergi dulu ya umma, hati-hati dirumahnya dan jika ada apa-apa hubungi kami**.

Mereka pun berangkat menuju rumah sakit, selama perjalanan kedua pasangan suami istri itu pun bercengkrama dengan obrolan ringan, guna membunuh waktu ditengah kemacetan ibu  kota seoul yang begitu amat sangat sibuk di jam jam menjelang petang ini.

**Hyung, mengapa sekarang umma ikut pervert seperti mu juga, eum? Apa kau menularkan ibu mertua ku dengan virus kotormu itu, hah? Oh ya tuhan ku, ampunilah suami ku ini dengan segala kepervertan nya, semoga calon anakku nanti tak mengikuti sifat pervertnya** berikut ocehan kyuhyun beserta doa yang dipanjatkan nya ke Tuhan YME.

**Hei baby kyu-ie, pertanyaan macam apa itu sayang? Masa kau berprasangka buruk dengan suami tampan mu ini? Lalu siapa yang menularkan ke siapa, baby? Lagi pula bagus bukan jika menularkan kepervertan ke umma ku sendiri, daripada aku kasih ke wanita atau pria lain? Dan ayo lah sayang, pervert itu adalah trade mark keluarga besar choi baby, jika tidak pervert dia belum bisa jadi choi sejati, keturunan choi tidak hanya perlu strategi untuk jago berbisnis juga memimpin perusahaan besar dan bersosialita dikalangan atas saja sayang ku… namun, harus perlu juga keahlian diranjang dengan jurus pervert agar bisa saling memuaskan dengan pasangan resmi diranjang sayang** begitu lah jawaban aneh yang katanya bijak bagi seorang Choi Siwon.

**Heol, ya tuhan suamiku siwonnie hyung, kau ini benar-benar amat sangat akut pervert nya ya, bagaimana bisa kepervertan menjadi keahlian yang harus dimiliki para keturunan Choi? Aigoo malangnya nasib diriku, yang harus terus menerus bergoyang diranjang kita sampai kau puas wahai Choi Sajang**

Hanya tawa lah yang membahana di dalam mobil yang ditumpangi mereka berdua, sebagai akhir dari percakapan mesra sepasang suami istri itu.

~AA~

Begitu sangat memukaunya kah, kedua pasangan suami istri ini? Sehingga mereka para pasien, suster perawat, dokter khusus dan dokter jaga yang berlalu lalang seketika terhenti dari kegiatannya masing-masing, oh tuhan dan seluruh isi alam semestanya, sungguh maha dahsyatnya pesona Choi Siwon dan Cho Kyuhyun, namun seakan sudah terbiasa menjadi pusat perhatian masyarakat sekitar, justru mereka berdua tetap tersenyum ramah dan terus berjalan ke pusat informasi rumah sakit yang dijaga oleh, suster perawat dan dokter jaga juga 2 satpam rumah sakit, mereka pun yang berjaga di meja pusat informasi juga di buat tercengang bukan main, terdengar berlebihan memang untuk sekedar pujian semata, but, BIG NO, DEAR!! That is Big True guys, mungkin saatnya kalian semua penghuni rumah sakit terbangun dari lamunan kalian dan lanjutkan aktivitas kalian masing-masing, akibat kekacauan yang diluar dugaan dengan kedatangan dua anak adam tersebut.
Langsung saja namja cantik tersebut bertanya,

**Selamat siang Suster perawat, aku ingin konfirmasi atas reservasi khusus yang sudah ku lakukan 2 hari yang lalu, dengan dokter Kim Sung Woo (ObGyn Specialist)**.

**Halooo suster perawat?** ucap kyuhyun lagi kini dengan lambaian tangan lentiknya yang melambai-lambaikan tepat didepan wajah sang suster perawat yang ternyata sedang melamun itu.

Sang suster perawat tersebut pun tersadar, **Oh maafkan saya nyonya, maaf saya melamun tadi, ah ya reservasi khusus atas nama Tn. Choi siwon dan Ny. Cho Kyuhyun kepada dokter Kim Sung Woo (ObGyn Specialist), silakan tuan dan nyonya menuju lantai 3 (ObGyn Paviliun), karena Tuan dan Nyonya telah ditunggu**.

**Ah baiklah, terima kasih banyak suster perawat, selamat bekerja kembali** ucap siwon dengan ramah, sekedar beramah tamah dan memberi semangat untuk mereka para pegawai rumah sakit.

Selepas pasangan fenomenal tersebut melenggang pergi, sang penjaga meja informasi pun tiba-tiba riuh.

**Ya tuhan, kau lihat tadi Ha Je Gyeong? Tuan dan Nyonya itu tersenyum dan berbicara padaku** ucap suster perawat itu pada rekannya dokter jaga yang tersenyum manis.

**Iya iya aku melihatnya Jung Yerin, kau pikir aku buta apa? Tentu saja mereka berbicara dengan kita, kita kan sedang bertugas dimeja informasi bodoh, Ya tuhan itu kah pasangan konglomerat keturunan Choi? They are so wonderful untuk dilewatkan Yerin**.

**APA? Jadi mereka Rich Couple itu? Ya tuhan andai aku bisa jadi bagian dari keluarga itu, betapa bahagianya aku Je Gyeong**.

**Dalam mimpi mu saja Yerin-ah, kau tau sesuatu tentang mereka tidak? Keturunan Choi itu sangat pintar cerdik dan cerdas dengan segala bidang keahlian yang mereka miliki, asal kau tau ya, bahkan Presiden Korea saja Ibu Negara Park Geun Hye sangat hormat dengan mereka, ah beruntungnya aku bisa bekerja di rumah sakit ini, ya…. walau hanya sebagai dokter jaga, dan kau nona Jung Yerin bersyukurlah kau bisa bekerja disini, jadi berhenti lah berkhayal untuk menjadi bagian dari keluarga Choi, mengerti? Dan kau tau bahwa dokter Kim Sung Woo adalah dokter kandungan keluarga Choi, keturunan atau menantu keluarga Choi pasti akan langsung memanggil dokter Kim Sung Woo, dan dokter itu digaji dengan nominal angka yang tak dapat kau hitung dengan jari, beliau dibayar mahal karena pekerjaannya yang beresiko tinggi, yaitu memantau dan menjaga keberlangsungan Choi Generation**.

**Ya ya ya kenapa kau tahu banyak tentang mereka, Je Gyeong-ah?**.

**Itu lah betapa bodohnya engkau Yerin-ah, seharusnya kau sebelum dan sesudah melamar dirumah sakit ini langsung searching biodata rumah sakit ini beserta seluruh pegawai rumah sakit ini, agar kau tau sejarah nya, dasar nona bodoh**.

**Ah iya juga ya, aku lupa mencari tahu nya hehe, dan yaaaaaaaa!! Apa-apaan kau mengataiku bodoh, dasar nona dingin**.

Di sisi lain, terlihat pasangan suami istri yang saling mengobrol kembali selama perjalanan menuju (ObGyn Paviliun) di lantai 3 rumah sakit ini, mari kita dengar kan percakapan mereka itu.

**Hyung, kenapa aku dipanggil nyonya? ini pasti ada yang tidak beres kalau kau yang reservasi** protesan kyuhyun yang disertai poutnya yang menggemaskan.

**Tidak masalah bukan? Toh kau kan calon ibu. Lagipula suster perawat itu tepat sekali baby, karena aku Tuan Choi dan sudah tentu pasti kau itu Nyonya Choi nya sayang**.

**Terserah dirimu sajalah Choi sajang**.

~AA~

**Jadi pada intinya, setelah 3 kali keguguran pada kehamilan anda, saya prediksikan ini akan amat sangat sulit, dikarenakan rahim pada kehamilan male pregnant yang tidak lazim dan rentan, akan semakin lemah dan diperparah dengan kasus keguguran sebanyak 3 kali dalam waktu yang sangat dekat, tapi dengan terapi dalam program kalian, kita harapkan rahim anda bisa bekerja kembali dengan normal dan tidak terjadi masalah, sejauh ini rahim anda sehat dan bersih dari benda-benda asing yang masuk, hanya saja masih terlalu lemah untuk difungsikan secara cepat, perlu pemulihan secara bertahap, agar dapat hasil yang signifikan** berikut penuturan secara gamblang dari dokter Kim Sung Woo.

**Lalu apa yang harus kami lakukan dok? Lakukan yang terbaik dokter  agar kami dapat menghasilkan Choi Generation**.

Tampak keputus asaan menyelimuti percakapan antara pasien dan sang dokter.

**Tenang tuan Choi, lakukan saja perintah saya dengan terus mengikuti program sehat dan bersih dari saya selaku dokter ObGyn Specialist keluarga Choi, dan tentunya dengan bantuan semangat dari keluarga besar Choi dan semangat dari diri kalian sendiri lah, jangan lupa aliran doa juga dibutuhkan agar ini semua berjalan lancar, dan untuk saat ini nyonya Choi tidak boleh kelelahan dan juga tidak boleh stress agar program ini berjalan lancar** ucap dokter tersebut dengan bijak.

**Baiklah, kami mohon bantuannya dok, dan kami permisi dulu** ucap salah satu namja yang berperan sebagai istri dari siwon.

~AA~

Rasanya sungguh semakin berat beban yang dipikul seorang Cho Kyuhyun, bagaimana tidak? dia pria saja begitu merasa tertekan, apalagi wanita? Jika cenderung terus menerus gagal dalam menghasilkan anak untuk generasi keluarga mereka kelak, tapi rasanya… beban itu seketika menghilang menguap entah kemana, jika seorang kyuhyun menemukan kebahagian nya yaitu dengan tercurahnya cinta kasih yang tak terhingga dan tak terbalas dari sang mertua Kim Heechul, rasanya sangat sederhana bukan? Itulah kekuatan rasa cinta kasih seorang ibu terhadap anaknya, apalagi untuk seorang Kyuhyun yang sebatang kara karena ditinggal kedua orang tua kandung nya meninggal sejak kecil, rasanya kyuhyun begitu amat haus kasih sayang seorang ibu, namun dengan heechul lah haus akan dahaga kasih sayang tersebut terpenuhi sudah, ditambah cinta kasih dari sang suami tercinta rasanya hampir lengkap sudah, hanya tinggal beberapa potongan puzzle lagi untuk melengkapi bagian kebahagiannya dengan kehadiran sang buah hati nanti.

**Jadi begitukah kata dokter Sung Woo? Lalu apa saja larangan dan perintah yang dianjurkan Sung Woo kepada kalian?** Ucap heechul yang masih mengunyah makan malamnya.

**Kyunnie baby hanya tidak boleh cepat lelah dan stress, juga tidak boleh kekurangan gizi dan serat sedikitpun, harus berolah raga ringan dipagi hari dan berolah raga berat dimalam hari (?)** jawab siwon cepat dengan cengiran anehnya.

**Psstt… hyung, kau ini bercanda saja dari tadi** kyuhyun langsung menyenggol kaki siwon yang berada dikolong meja makan.

**Aduuuuh sakit baby, tapi memang benarkan harus olahraga**.

**Sudah-sudah, kalian ini pasangan aneh yang selalu saja bercanda, tapi…. umma pikir kalian harus sering-sering olahraga malam memang, agar hasilnya cepat dan memuaskan**

**Ah tentu umma, dengan senang hati aku melakukannya, tapi tidak malam ini umma karena kyunnie harus istirahat total untuk menyiapkan tenaganya agar program calon cucu baru umma sukses haha, ya kan baby?**.

**Terserah kau lah hyung**.

**Bagus, itu baru jawaban yang tepat sayang**.

**Ya sudah kalian cepat habiskan makan malamnya, dan kau kyuhyun ayo dimakan sayurnya jangan hanya dagingnya saja sayang**

**Ah iya umma**.

~ AA~

**Baby, ku pikir… apakah kita gunakan Nanny Sitter saja untukmu? Agar kau tak kelelahan mengurus rumah kita yang besar dan luas ini, di tambah kau harus mengurus umma dan suami mu yang tampan ini, lagipula ketika bayi kita lahir nanti, kita bisa sekaligus memperkerjakan dia sebagai pengasuh bayi kita juga sayang** usulan siwon yang langsung tercetus begitu saja.

**Siwon hyung, aku tidak sakit jadi tolong jangan berlebihan padaku hyung, aku senang mengurus semuanya sendiri hyung, dan aku tak perlu nanny sitter, lagipula sudah ada bibi Hung yang membantu, juga beberapa pelayan yang sudah kau sediakan, jika harus ditambah nanny sitter lagi rasanya berlebihan dan akan bertambah anggaran belanja rumah tangga kita hyung**.

Siwon hanya bisa mendesah, akibat penolakan halus yang lagi-lagi dituturkan istri tercintanya, harus bagaimana siwon mengakali kyuhyun kali ini yang bersikeras untuk tetap mengurus segalanya sendiri.

**Sayang, aku hanya ingin yang terbaik untukmu, dan apa itu masalah pembengkakan anggaran belanja rumah tangga? Itu semua tidak masalah bagiku sayang**.

**Tapi… hyung jika berhemat itu lebih baik, dan aku tidak suka bermalas-malasan saja hyung**.

**Bukan seperti itu kyunnie, hanya saja….**.

Anggukan singkat yang diberikan kyuhyun guna memberikan ketenangan sementara untuk suaminya yang berlebihan itu, **Oke oke siwon hyung, begini saja bagaimana aku yang pilih langsung untuk calon nanny sitter kita nanti, aku harus punya kriteria tersendiri untuk calon nanny dikeluarga kita ini sayang, biar aku yang cari dan menyeleksi mereka lewat CV lamaran mereka, bagaimana, Kau setuju?**.

Siwon tersenyum sumringah dan langsung menyetujui ide milik istrinya itu, **Itu sungguh ide bagus sayang, ku rasa dengan begitu kau bisa lebih leluarsa dalam segi apapun menyangkut soal nanny sitter kita nanti**.

**Tapi hyung, apa tidak apa-apa kalo kita menambah nanny sitter lagi di rumah ini, aku takut umma keberatan hyung**.

**Itu tidak akan terjadi honey, karena kau kan kesayangan umma, jadi sudah pasti umma akan menyetujui nya, lagi pula kalian bisa saling bekerja sama nanti dalam menyeleksi calon nanny sitter**.

**Walaupun begitu, aku harus tetap izin terlebih dahulu terhadap umma hyung, dan sepertinya ide mu tidak buruk**.

**Chaaaa, kalau begitu ayo kita tidur ini sudah larut malam**.

~AA~

**Sayaaang, kau lihat ikat pinggang ku yang cokelat, tidak?**Teriak sang kepala keluarga yang sibuk mencari ikat pinggangnya.

**Ada disebelah dasi yang telah kusiapkan hyung, carilah dulu dengan benar**.

**Waaaaah wanginya masakan mu, kau memang yang terbaik sayang** siwon menghampiri kyuhyun di dapur nya.

Chuuuuu..

**Hehe, morning kiss nya kuambil duluan ya kyunnie**.

**Kenapa dasi mu berantakan sekali, sini ku benarkan dulu** lalu kyuhyun sibuk menyimpul dasi tersebut.

**Kalian sudah bersiap rupanya**.

**Hai umma, apakah tidur mu semalam nyenyak?** tanya kyuhyun yang masih sibuk merapikan pakaian suami tampannya.

**Tentu sayang**.

**Sudah rapih hyung, ayo kita sarapan dulu, ada waffle dibubuhkan madu juga susu untukmu, dan untuk umma ini bubur gandum rendah lemaknya juga air putih hangatnya, dan yang terakhir untukku, sandwich lengkap dengan susu rendah lemak, dan ada buah-buahan tentunya** terang kyuhyun sambil membagikan sarapan pagi ke setiap anggota keluarga.

**Baby, kenapa susu? Mana kopi ku yang seperti biasa?** protes siwon.

**Dari sekarang tidak ada kopi, tidak ada  minuman dan makanan tidak sehat yang tersaji untuk kalian, ingat kita harus menjaga kualitas hidup sehat dan hidup bersih kita hyung, apalagi umma sudah usia lanjut**.

**Siap Laksanakan baby**.

**Oh ya umma, aku mohon izin sebelumnya untuk menggunakan nanny sitter dirumah ini, tentu atas saran siwon hyung, jika umma mengijinkan nya**.

Dengan wajah sumringah, heechul pun langsung mengizinkan nya **Silakan sayang, gunakan nanny sitter sebanyak yang kau mau, jangan sungkan sungkan kyunnie, karena kau sudah menjadi bagian dari kami, apapun yang terbaik untukmu, umma dan siwon akan menyanggupi**.

**Terima kasih banyak umma, aku sungguh menyayangimu**.
Buru-buru siwon menyambungkan permintaan kyuhyun yang lainnya,

**Nah, karena sudah disetujui oleh umma, maka siwon harap kalian dapat bekerja sama untuk menyeleksi calon nanny kita nanti, karena aku begitu sibuk untuk ikut mengurusi itu, jadi aku hanya akan langsung menyetujui dari hasil seleksi kalian nanti**.

**Baik hyung, serahkan saja pada kami**.

**Ya karena aku sudah selesai sarapannya jadi aku berangkat ke kantor sekarang ya**.

**Hati-hati hyung** ucap kyuhyun yang dihadiahi morning kiss lagi, dibibir.

**Hati-hati anakku, dan kerja lah yang baik dan benar**.

**Tentu** ucap siwon sambil mencium kening ibunya tersayang.

**Aku berangkat semuanya, kalian hati-hati dirumah ya**.

~AA~

**Umma kemana ya? Kok, dikamarnya tidak ada** melongokkan kepala nya di pintu kamar heechul.

**Kau sedang apa kyunnie?** kyuhyun pun terperanjat kaget.

**Oh astaga, ya tuhan umma mengagetkan kyunnie saja, umma dari mana saja? Dari tadi kyunnie mencari umma**.

**Ini umma habis memanen bunga mawar merah kita dihalaman belakang, umma mau taruh di setiap sudut vas di rumah kita, agar rumah kita segar dan wangi kyunnie**.

**Ah begitu rupanya, kenapa umma tidak memanggil kyunnie? Biar kyunnie ikut bantu juga**.

**Umma terburu-buru tadi kyunnie sehingga tidak sempat memanggilmu, lagipula umma akan melupakan apapun karena kesibukan umma yang begitu mencintai bunga cantik nan berduri ini sayang**.

**Baiklah, Kyunnie bantu untuk menaruh bunga-bunga nya ya umma**.

**Silahkan sayang, eum… kyunnie kapan kau akan mencari dan menyeleksi calon nanny sitter untukmu?**

**Ah cham, kyunnie akan mengambil calon nanny sitter dari rumah sakit keluarga Choi umma, dengan bantuan ketua yayasan Kang dan dokter Kim Sung woo, apa tidak apa umma?**.

**Tentu tidak apa-apa sayang, lagi pula pegawai rumah sakit sudah amat sangat terpilih, jadi kita tidak perlu terlalu ekstra untuk menyeleksinya, dan ini adalah ide yang sangat cemerlang sayang**.

**Sekali lagi terima kasih umma atas saran dan bantuannya** kyuhyun langsung memeluk umma kesayangannya itu.

Heechul hanya mengguman dan mengangguk bersamaan dengan berakhirnya percakapan mereka.

~AA~

Tok

Tok

Tok

**Ya masuklah, Assistant Kang**

Sesegera mungkin sang assitant masuk begitu ijin dari sang bos terdengar dari dalam rungannya, dan pintu ruangan yang besar dan luas itu pun langsung terbuka, pintu yang sudah terlihat jelas bertuliskan (CEO Room).

**Selamat sore Choi Sajangnim, berikut laporan-laporan rekapan aktivitas dan anggaran perusahan untuk satu bulan ini, silahkan di periksa kembali secara detail, apabila ada kesalahan dan kejanggalan silahkan panggil saya kembali, saya mohon undur diri sajangnim** assistant Kang pun pamit permisi.

Namun belum beberapa langkah kaki assistant Kang pergi, sang CEO pun langsung memanggil kembali.

**Kang Chan Hee, bisakah kau tidak terlalu formal padaku? Dan untuk apa aku memeriksanya kembali? Aku percaya dan puas atas dedikasi kinerja mu diperusahaan Choi ini, lagi pula semua hasil kerja keras mu sangat memuaskan dan tidak perlu diragukan lagi**.

**Siwon-ah, kau tau ini masih dikantor jadi profesionalisme sedikit lah demi pekerjaan, dan mana cita rasa essensial tinggi mu dalam pekerjaan? Biasanya selelah dan sepenat apapun, kau bisa menanganinya sendiri dengan cepat, apakah ada masalah dengan Kyunnie mu?**.

**Ini masalah…**.

**Biar ku tebak, pasti Choi Generation bukan? Tenanglah siwon, kau harus fokus dan jangan berlarut-larut dalam kesedihan, ikuti saja perintah dokter Sung woo dengan baik dan benar, ah jangan lupakan juga Al-kitab kesayangan mu yang selalu kau bawa-bawa disaku celana mu itu**.

**Ah ye, kau selalu benar dengan segala nasehat mu Chan Hee, aku selalu puas jika berkonsultasi dengan mu, dan terima kasih banyak**.

**Haaaah, kenapa anak tuhan yang satu ini bisa tidak fokus haha, maha dahsyatnya kyuhyun dengan segala keunikannya**.

**Entahlah… rasanya begitu berat beban yang ku pikul bersama kyuhyun untuk saat ini**.

**Ingat siwon-ah, ada tuhan dengan segala kekuatannya yang dapat membantumu, Ah iya aku sampai terlupa, besok kita ada rapat dengan seluruh direksi cabang dan pusat, aku harap kau tidak telat karena ini sangat penting siwon-ah, mengingat kau adalah pemimpin dari segala pemimpin, dan pelajari lah bahan rapat untuk besok**.

**Ya tentu saja Chan Hee-ah, apakah kantor pusat dan cabang diluar korea ikut hadir dalam rapat besok?**.

**Tentu saja Pabo won, dan aku mohon sebagai sahabat terbaikmu untuk jangan menjadi pengacau di esok hari, karena seluruh pegawai dan karyawan dibawah naungan perusahaan Choi sangat bergantung dengan isi dan hasil rapat besar mu besok Choi siwon, ingat sekali lagi jangan ada kecacatan sedikitpun karena besok juga dihadiri para pemegang saham dan investor asing baru yang akan bergabung diperusahaan mu** Titah panjang Kang Chan Hee yang membuat siwon semakin malas untuk berlama-lama dikantor, rasanya ia ingin segera pulang dan memeluk juga mencium boneka hidup kesayangannya yaitu Choi Kyuhyun tercinta yang manis dan cantik.

**Hei siwon-ah kau mendengarku tidak? oh ya seluruh jadwal mu sudah diatur ulang oleh sekretasi pribadi mu nona Im Yoona**.

** Iya iya aku dengar chan hee-ah, ya nanti aku akan minta jadwal selengkapnya yang terbaru dari yoona, cepat kau kembali lagi sana** mengusir chan hee untuk sesegera mungkin keluar dari ruangannya.

Tut

Tut

Click

**Nona yoona, tolong segera kau bawakan print out dari jadwal kegiatanku yang terbaru, dan serahkan berkas berkas yang sudah kau rapihkan, agar aku bisa bawa pulang untuk diperiksa kembali sebagai bahan kajian untuk rapat besok**.

**Baik Sajangnim**.

Tok

Tok

Tok

**Ya, masuklah yoona** ucap siwon, yang sedang sibuk memeriksa beberapa dokumen yang baru saja diserahkan assistant nya.

**Siang sajangnim, berikut laporan terbaru perusahaan secara lengkap selama setengah semester ini, itu sudah termasuk semua laporan Assistant kang bulan ini, ini juga soft copy nya yang sudah tersimpan rapih dalam satu data File agar lebih terorganisir, dan ini Print out semua jadwal sajangnim yang terbaru** begitulah paparan lengkap dari Sekretaris Im.

**Apa kau juga sudah memeriksa email perusahaan? Karena semua cabang dan kantor pusat diseluruh korea akan mengirimkan laporan mereka secara lengkap via email** tanya siwon kembali kepada Sekretaris Im.

**Sudah semua sajangnim, dan saya pun telah memeriksanya, dan seminggu yang lalu rekapan hasil laporan dari cabang juga pusat diluar korea pun sudah saya terima, saya satu data file kan dalam Flashdisk ini sajangnim**.

**Lalu apakah ada lagi?** siwon melirik beberapa berkas yang belum dijelaskan yoona.

**Dan ini ada beberapa data yang masuk dan sudah saya rangkum dalam Print Out juga soft copy di flashdisk tersebut, diantaranya data perusahaan baru yang meminta kerja sama dengan kita, lalu data personal dan colective para pemegang saham baru, sajangnim**.

**Kerja bagus yoona-ah, kau selalu memuaskan ku dalam pekerjaan, layaknya assistant kang** puji siwon kepada sang sekretaris Im.

**Terima kasih atas pujiannya sajangnim**.

**Kalau begitu, aku pikir besok aku siap untuk rapat seluruh direksi, karena kulihat semua bahan dan berkas sudah rapih kau susun, cukup aku mempelajarinya saja**.

**Iya sajangnim, dan saya beserta Assistant kang akan mendampingi sajangnim pada rapat direksi besok**.

** Ya itu harus**.

**Kalau begitu saya permisi dulu sajangnim** pamit yoona.

**Ya silahkan**.

~AA~

**Aku pulang** ucap siwon ketika masuk kedalam rumahnya dikawasan Hannam-dong Seoul.

**Loh, kemana istriku dan ibuku yang cantik-cantik itu, biasanya mereka langsung menyambutku** ucap siwon yang masih mencari keberadaan orang-orang tersayangnya.

**Jadi kalian disini rupanya, para mahluk cantik kesayanganku** sumringah siwon ketika telah menemukan kesayangannya.

**Oh hai siwon hyung, maaf kami sibuk memasak jadi tidak menyambutmu**.

**Siwon-ah, kenapa kau sudah pulang? Ini baru jam 4 sore, biasanya kau jam 5 baru keluar kantor dan sampai dirumah ketika jam 6 sore nanti, ah… apa kau tidak sabar untuk melakukan sesuatu dengan kyunnie?** ledek heechul pada keduanya, yang langsung disabut dengan semburat merah jambu di kedua pipi bulat chubby kyuhyun.

**Haha umma tau saja keinginan wonnie, eum… kalian masak apa? Sepertinya lezat sekali**.

**Kami memasak sam gyup sal, jeongol, gujeolpan, dan sinseollo hyunng**.

**Waaah… aku harus segera mandi sepertinya, untuk bisa langsung melahap masakan-masakan kalian**.

**Ah aku belum menyiapkan keperluan mandi mu hyung, tunggu sebentar..**.

**Tidak perlu sayang, kau bantu lah umma dulu, biar aku sendiri yang siapkan keperluan mandiku**.

**Baiklah hyung, dan maafkan aku**.

**Tak apa sayang**.

**Sudah sana mandi, kau bau sekali nak**.

** Ya sudah aku mandi dulu ya**.

Chu~

Bunyi kecupan basah di pipi kyuhyun dari suaminya siwon yang hendak mandi.

**Kyu, tolong kau siapkan buah-buahannya, sebagai menu pembuka kita nanti**.

**Baik umma**.

~AA~

**Ya tuhan perutku kenyang sekali baby, bisa-bisa aku tidak six pack lagi sayang, haha** ucap siwon yang mengusap-usap perutnya sendiri akibat kekenyangan oleh masakan lezat buatan istri dan ummanya.

**Istri akan dibilang berhasil jika mampu mengurusi seluruh kehidupan rumah tangganya sendiri tanpa bantuan orang lain, termasuk mengurus anak dan suaminya hingga tumbuh subur hyung** ujar kyuhyun yang dibubuhi senyum simpulnya.

**Dan seorang istri tidak hanya memuaskan di ranjang saja tapi juga urusan perut seperti makanan tentu sangat perlu, bukankah begitu hyung**.

**Aw aw aw baby kyunnie, kau memang istri kesayanganku sayang, bagaimana tidak? kau begitu sangat memuaskan ku baby, apalagi soal ranjang kau begitu sangat menggiurkan dan menggairahkan melebihi masakan mu yang lezat-lezat itu**ucap siwon yang sedang memeriksa berkas-berkas kantornya yang sedang dipelajari untuk bahan rapat direksi besok.

**Ini kubawakan Infus Water untuk menemani mu hyung, dan ingat hanya sampai jam 10 malam saja, sisanya lekas tidur karena besok kau harus terlihat segar untuk memimpin rapat direksi itu**.

** Jangan lupa tepat  jam 10 malam kau sudah ditempat tidur, jangan lupa juga cuci muka ketiak tangan dan kaki mu dan sikat gigi lah sebelum tidur, piyama mu sudah kusiapkan di sisi tempat tidur**.

**Siap laksanakan, Ibu Presdir Choi**.

**Kalau begitu aku tidur duluan ya hyung sayang** pamit kyuhyun.

**iya sayang, mimpikan aku ya**

Chu~

Sebuah kecupan selamat tidur dari kyuhyun yang disematkan di bibir angry bird suaminya itu. Sementara sang uke tertidur disinggah sananya, sang seme masih berkutat pada berkas-berkasnya yang jika dipikir tiada habisnya ia pelajari, rasanya jenuh tapi ternyata ini lah tugasnya yang nomor satu, setelah melewati beberapa jam yang melelahkan hanya untuk mempelajari semua materi yang ada, akhirnya ia selesai juga dan saat nya bersiap istirahat untuk menjemput mimpi basah (?) nya bersama my lovely fuck baby kyunnie yeppeoyeo.

Ceklek

Terdengar suara dari pegangan pintu kamarnya akibat dorongan seseorang yang hendak masuk untuk ikut menyusul big baby doll nya yang tertidur pulas dengan indahnya.

**Ah, ya tuhan lelahnya aku** keluh siwon yang mulai masuk selimut, setelah melakukan ritual nya sebelum tidur.

Siwon pun menghadap kyuhyun yang berada tepat disebelahnya, lalu membelai surai madu nya yang lembut karena perawatannya bersama sang umma, tangan siwon memang masih betah untuk terus membelai rambutnya, namun tidak dengan sepasang matanya yang terlihat terpaku dan terus fokus dengan duah buah gundukan besar tepat di dada yang dimiliki kyuhyun, siwon berfikir mengapa dada kyuhyun seperti wanita, yang besar dan begitu sangat menggugah selera dibagian puncaknya, dan kali ini tangan siwon tidak lagi membelai surai coklat itu, namun tangan nya langsung jatuh tepat didada kyuhyun yang seakan bermedan magnet besar untuk sekedar hanya dilihat saja, dan yang terjadi adalah…

**Baby, kenapa dada mu begitu terlihat ranum, dengan butiran choco chips kecil di tengah puncaknya (?) rasanya jadi semakin begitu menggiurkan jika dilewatkan layaknya Ice cream jeju kesukaan mu sayang** ucap siwon yang masih setia dengan aktivitasnya yaitu membelai-belai di sekitar dada sang istri, dan nampaknya siwon ingin bermain dengan cara teasing play disekitar dada kyuhyun, dengan tidak langsung meraba tepat dipuncah dada empuk tersebut, namun semakin terhanyut dalam permainan merabanya, kini sentuhan siwon sudah mulai berani sedikit demi sedikit menyerempet pinggiran areola coklat kemerah mudaan yang menjadi batas menuju puncak choco chips favorite nya, dan sesekali siwon pun tidak lupa mengambil kesempatan tersebut dengan sedikit menyentuh bahkan menekan-nekan choco chip itu,  rasanya seperti dapat angin segar dari kegiatannya itu, mengapa tidak? kyuhyun seakan semakin jauh terlelap pulas akibat sentuhan nakal siwon yang begitu memabukan yang berada tepat didada nya, lalu siwon pun juga seakan semakin terbuai dengan permainannya, siwon pun…

To be continue…

Im so sorry for many typo in everywhere ( this story), special thanks to for all admin, leader, member, readers in here (blog of wkc), especially nona RyuYani thank you so much for the biggest suport.
Wonkyu i love you so fuck dear \(^0^)/

Advertisements

20 thoughts on “Choi Generation

  1. semoga mom cepet2 hamil ne..

    bahagianya punya mertua macam heechul penyayang sabar lagi^^ dan suami macam daddy tampan ,penyayang,sabar,dan mesum hahaha

  2. yakin heenim emaknya? Berasa kayak temennya sendiri. Hahhahaa lucu mereka disini.
    Kapan siwon tobat? Udh deket sama tuhan tp ga tobat” kepervertannya :D:D
    ampuni dia tuhan .
    Semangat kyu !! Choi generation will release as soon 😀

  3. ternyata aku udh baca tp komen pke nma Minkicho..

    ini lanjutannya judulnya apa ya? soalnya ini kan di bagian oneshoot twosoot 😓

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s