Posted in Angst, BL, Comedy, Series

Fix Kita Impas part. 5

By : Juma Park

Main Cash : Choi Siwon * Cho ( i ) Kyuhyun

Other Cash : Kim Heechul * Choi Family

Genre : Married Life, Comedy (?) ,  Angst, YAOI

Disclaimer : Ini karya Juma asli. Bukan hasil Copy or Plagiat J Terima kasih untuk semua reader dan juga admin yang sudah memberikan dukungan agar Juma terus semangat berkarya J

Warning : NO BASH NO FANWAR * Typo ? Molla

==================================

Happy Reading ^^

.

.

SEBELUMNYA DI PART.4

Kesedihan Kyuhyun dan kebahagiaan Siwon akhirnya berjalan sebulan sudah. Dan hari ini adalah tepat 5 bulan usia pernikahan mereka. Kyuhyun bangun sangat pagi, tidak seperti biasanya yang harus diguyur air 1 ember. Dia duduk sendiri diruang tamu dengan kaki yang gelisah.

Siwon mengeliat dari tidurnya, merenggangkan tanganya kesamping.Dia meraba kasur disampingnya yang ternyata kosong.Siwon melonjak dan melihat dengan pandangan tak percaya.”Beruang maduku hilang!!!”Jerit Siwon dengan sekuat tenaga.Dia melonjak, kocar – kacir mencari istrinya disetiap sudut kamar. Tapi, hasilnya tetap nihil!

“Beruang madu!Beruang madu!!” Siwon berlari keluar kamar dan langsung terdiam saat menemukan sosok yang dicarinya sedang sibuk ngombrol dengan seseorang ditelefon

Siwon mendekati tubuh istrinya kemudian memeluk lembut dari arah belakang.

“Pagi – pagi kau bicara dengan siapa?”

“Appa meminta kita kerumah” jawab Kyuhyun dengan sedikit bergetar

.

.

PART.5

“Wonnie..”Kyuhyun memanggil suaminya dengan suara yang hampir tidak terdengar.

“Wonnie..”Kyuhyun mengulangi panggilanya. Siwon yang sibuk dengan kancing bajunya sama sekali tidak memberi respon. Bukan karena tidak perduli, hanya saja suara Kyuhyun terlalu kecil, sehingga tidak terdengar.

“Hik hik hik” Kyuhyun akhirnya duduk ditepian ranjang dan langsung meledakan tangisanya.

Siwon yang awalnya tidak memberi respon.Sontak  menoleh ke arah suara dan didapatinya  istri imutnya sedang menangis. Dia beranjak dengan segera mendekati sang istri dan langsung menarik tubuh bergetar itu ke dalam dekapannya.

“Hey? Ada apa?”Tanya Siwon tidak mengerti.

“Annio..”Kyuhyun sungguh berharap bisa terbuka dengan suaminya. Tapi, itu sama dengan ancaman bagi rumah tangga mereka berdua.

“Kalau tidak ada apa – apa lalu kenapa kau menangis, Hem?” Siwon masih berusaha mengintrogasi istrinya.

“Aku benar – benar, tidak apa – apa..mungkin hanya pengaruh pre menstrusi saja. Jadi aku agak lebih sensitif” jelas Kyuhyun, ngawur –  sambil melepaskan diri dari pelukan Siwon. Dan mengusap linangan air mata di wajahnya.

“Mwo?”Siwon terbengong dengan jawaban Kyuhyun.Sejak kapan namja bisa menstrusi?”Apa gajah sekarang sudah bisa bertelor?”Siwon menggeleng – gelengkan kepalanya.”Istriku kan memang selalu aneh, kenapa aku harus heran. Tapi, aku mencintainya..sangat” pikir Siwon

“Baby….!! Saraaaaaaaangheeee!!!” Jerit Siwon dibelakang punggung Kyuhyun

“Yak!! Choi Siwoonnn!! Jangan berteriaaaaaaaakkk!!” Kyuhyun balas meneriaki suaminya

“Saranghaaaaaaeee!” Siwon kembali teriak

“Pa..” teriakan Kyuhyun terputus dengan telefon yang bordering

 

KRING KRING KRING

 

“Fuih!” Untunglah..jika tidak mungkin author dan riders dibuat tuli oleh tingkah mereka berdua.

Siwon menatap ke arah Kyuhyun. Dan Kyuhyun menatap balik dengan tatapan sadis penuh arti “Apa melihatku! Sana angkat telfonnya!!”

Melihat hal  itu Siwon memutar matanya sebal dan akhirnya mau tidak mau, dia pun beranjak kearah ruang tamu menghentikan aksi deringan telefon.

“Yeoboseo”

“…”

“Oh..Appa?”

“…”

“Ne, kita sedang bersiap – siap”

“….”

“Kyuhyun? Dia sedang dikamar”

“…..”

“Tentu apa..tentu..percayakan padaku”

“….”

“Ne..”

Siwon menutup gagang telefon dengan senyum ceria.

 

“Baby..!! Ayo kita berangkat!” ajak Siwon yang berdiri di depan pintu kamar.

“Ne..”Kyuhyun keluar kamar dengan wajah merunduk.Siwon paham kalau istrinya memang aneh. Tapi, kalau di rasa – rasa entah kenapa hari ini Siwon merasakadarkeanehan istrinya bertambah lima kali lipat – eum tidak tidak! Enam kali lipat!

“Ayo hyung..” ajak Kyuhyun berjalan melewati Siwon.

Siwon melirik ke arah istrinya dan menghentikan langkahnya dengan genggaman erat.

Kini posisi mereka berdiri berlawanan tapi, tangan mereka terpaut dalam jemari yang saling menelusup.

“Baby..apapun yang terjadi..jangan pernah ragu kalau hyung sangat mencintaimu” entah pikiran dari mana. Tiba – tiba Siwon mengucapkan kata – kata itu begitu saja.

“Tentu hyung..” Kyuhyun benar – benar tidak tau harus menjawab apa.

Siwon menoleh ke Kyuhyun lalu membalikan badannya. Begitu juga dengan Kyuhyun. Membuat posisi mereka kini saling berhadapan. Pelahan, Siwon mengangkat dagu sang istri dan melihat wajah istrinya yang memang pucat semakin terlihat pias dan tidak merona seperti biasanya.

“Baby..apa kau kurang sehat ? Hmm sebaiknya kita tidak jadi pergi” ujar Siwon dan berniat menelfon appanya. Mengabari kalau Kyuhyun sedang tidak enak badan.Dan berharap, pertemuan keluarga kali ini bisa diundur.

Tapi Kyuhyun menggelengkan kepalanya pelan “gwechana hyung..”

“Tapi baby…” sela Siwon

“Tidak ada kata tapi – tapi..kita berangkat sekarang” Kyuhyun mendorong tubuh siwon kearah pintu keluar.  Siwonpun hanya bisa pasrah diperlakukan seperti itu.

Mereka pun berangkat kerumah keluarga Choi senior alias Appa dan Oemma Siwon. Mertua Choi Kyuhyun ( Lengkap)

.

.

@PERJALANAN

“Wonnie..”Kyuhyun yang sejak berangkat diam saja akhirnya membuka mulut.

“Hem..wae Baby?” Jawab Siwon yang sedang fokus melajukan mobil

“Apa kita benar – benar akan kerumah Appa?”Kyuhyun benar – benar belum bisa mengendalikan rasa takutnya.

“Tentu sayaang..kita akan kerumah Appa” Siwon melirik sebentar ke arah Kyuhyun. Dan terlihat wajah Kyuhyun kini sedikit berkeringat.

“Baby..aku tidak yakin kau baik – baik saja. Apa ada yang kau rasakan?’ Tanya Siwon dengan nada yang semakin khawatir.

“Annio..aku baik – baik saja Wonnie..”

“Atau kau sebenarnya sedang menahan sesuatu?” Siwon masih berusaha mengetahui hal yang membuat istrinya seperti itu

“Mwo?Menahan apa?” Tanya Kyuhyun bingung

“Menahan hasrat kekamar kecil??”Siwon menekankan ucapanya dikata terakhir.

“Ah..annio..” Kyuhyun yang malu mendapatkan pertanyaan itu langsung saja membuang pandangannya kearah bahu jalan.

“Hahaha..”Siwon merasa muka Kyuhyun yang malu itu sungguh terlihat sangat lucu.Kyuhyun lantas mem’pout’kan bibirnya mendengar tawa suaminya”Uh Wonnie..” ujarnya sebal.

Siwon menghentikan tawanya, lalu menjulurkan tangannya, mengusap pucak kepala sang istri dengan lembut “Hem..mian sayaang..” Kyuhyun hanya menjawab dengan juluran lidah.

 

Beberapa saat kemudian, suasana kembali sunyi. Karena, kedua orang di dalam mobil terdiam tanpa suara. Sampai kemudian Kyuhyun kembali berucap.

“Wonnie..” Panggil Kyuhyun kemudian

“Wae sayaang?”

“Bolehlah aku tidur sebentar?” Tanya Kyuhyun yang hanya dijawab anggukan pelan dari Siwon.

Kyuhyun menyandarkan kepalanya kesandaran kursi.Dengan kepala menengadah keatas.Tidak lama kemudian terdengar nafas yang teratur menandakan Kyuhyun sudah mulai lelap.

.

.

Dan dua menit setelahnya :

“Wonnieee…” panggil Kyuhyun yang ternyata mengigau.Siwon menggeleng – gelengkan kepalanya heran.

“Hem..Wonnieeee..” panggil Kyuhyun lagi. Membuat Siwon mulaimerasa tidak nyamandengan keadaan. Mendadak keringat dingin mengalir di keningnnya “Baby…” panggil Siwon ragu – ragu. “Please Baby..aku tidak melarangmu tidur..tapi, please..jangan mengigau seperti itu..” pinta Siwon yang jelas – jelas di abaikan.

“Wonniee..ahh!!” Kyuhyun kembali bersuara. Kali ini dia memekik keras dan tanganya mencengkeram samping kursi dengam erat.

“Wonnie..lagiii” racau Kyuhyun semakin menjadi jadi.

 

TOENG!! TOENG!!

Siwon semakin kelojotan.Dia melirik kearah istrinya yang masih terus memanggil namanya dengan wajah yang semakin berkeringat, kepala yang menggeleng – geleng pelan dan tangan yang semakin keras mencengkeram.

GLEK GLEK!

Siwon menelan salivanya berkali – kali tapi rasa haus itu tidak juga hilang “oh GOD…” runtuk Siwon

“Wonniee!!!!!!”Mendadak Kyuhyun memeluk Siwon.

“Baby!!!”Jerit Siwon, yang hampir saja kehilangan konsentrasi menyetirnya, membuat mobilnya sedikit oleng. Siwon berusaha menstabilkan posisi. Namun tiba – tiba datang sebuah mobil dengan kekuatan penuh dari arah belakang, lalu menabrak mobil mereka tanpa ampun.

 

BRAK!!

 

Akhirnya mobil mereka pun benar – benar sukses menabrak bahu jalan yang tidak berdosa, dan menimbulkan hentakan kuat, yang membuat Kyuhyun terpental jauh dari mobil. Dia seperti terbang begitu saja padahal tidak memiliki sayap mengalahkan Batman ataupun Superman.

 

TUIIIIIIINGG BUK!!

Kyuhyun mendarat dengan lemah dan tidak berdaya dibawah pohon beringin (Ngga usah komplen minta palem botol! Beringin lebih cocok!)

Sedangkan Siwon masih berada dimobil dengan kepala yang membentur kemudi.Namun, percahan kaca menyerbu kearah punggungnya tanpa ampun.

Tidak lama kemudian, bunyi sirine ambulan pun terdengar,  membawa mereka kerumah sakit terdekat. (Ini ceritanya di sepanjang jalan kan ada CCTV, jadi bakal ketauan kalau ada kecelakaan – Jadi jangan nanya..kenapa mendadak ada ambulan!)

 

-WKS BERDUKA-

Author :Bentar author ngelap ingus dulu..”hueeee hueee..” Syediih..syedih ngga sih??

Reader : “PLAK! Buru lanjutin nulisnya! Awas kalo ampe mereka dibikin mati!!”

Author : “Oh ne..ne..hik kikz, tenang di Fanfic ini ngga ada korban jiwa kok! – #PembelaanDiri – Senyum evil ala Heechul.

.

.

*KYUHYUN POV*

Aku benar – benar gelisah sekarang.Sebenarnya aku berharap Wonnie memelukku sekarang, memberikan ketenangan. Tapi, dia kan sedang menyetir jadi aku hanya bisa pura – pura tenang. Meski sebenarnya mataku agak sedikit berkunang – kunang.

“Wonnie..bolehkah aku tidur sebentar?” Aku berharap bisa menenangkan diri dengancara tidur. Dan sukurlah Wonnie mengijinkan.Kadang – kadang dia juga bisa sangat menyebalkan.Tidak mengijinkan aku tidur saat sedang melakukan perjalanan.Pernah suatu kali dia bahkan sengaja menyalakan musik rock untuk membantuku menghilamgkan kantuk.Setelahnya aku bahkan harus ke THT.

Aku memejamkan mataku yang semakin lama semakin berat.Dan kurasa aku tidak sedang tidur.Karena, aku bisa melihat Wonnie berdiri didapur dengan kaos tipisnya. Aku berusaha meyakinkan kalau benar itu Wonnie..kusentuh punggungnya dan dia membalikan badanya menatapku.

 

“Wonnieee..” aku memanggil namanya. Dia memberikan senyum drimpel yang menentramkan.

“Tenanglah..semua akan baik – baik saja” ucapnya pelan

“Hem..” aku mengangukan kepalaku berusaha menyetujuin ucapanya.

“Kau belum sarapan kan?..aku membelikanmu pizza..makanlah” Siwon menyuapiku sepotong pizza rasa keju.

“Heem Wonnie..” ucapku dengan mulut penuh sambil mengangkat jempol ke arahnya. Memberi isyarat “pizza ini sungguh lezat!”

Melihat reaksiku, perlahan Wonnie mendekatkan tuhuhnya kearahku. laluberbisik tepat didepan telinga “Baby..ku rasa kau tambah gendut ya?”ucapnya meledekku

“Wonniee ahh!!”Aku begitu kesal dengan ucapanya.Hampir saja mencengkeram lehernya dengan keras.Tapi, kutahan dengam genggaman tangan. Setidaknya aku masih waras. Dengan tidak mungkin melukai suamiku sendiri hanya karena kelaparan! Ish! rasa khawatir ini membuat lambungku jadi kosong!

“Wonnie..lagiii” aku berusaha merajuk padanya.

“Oke oke..tapi beri aku pelukan..” pintanya.

“Wonnieee!!”Aku memelulnya dengam erat.Tapi, sesuatu menjauhkanku darinya.Aku merasa seperti tersedot vacum clener.Dan jatuh didalamnya, rasanya sesak dan nyeri.Aku mengerjapkan mataku pelan ada cahanya yang memaksa penglihatanku. Bukankah tadi aku hanya bersama Wonnie..kenapansekarang banyak sekali orang lalu lalang. Mereka menatapku dengam intens.Pakaian mereka putih putih.

Aku jadi berfikir sebentar. Apakah makan pizaa itu bisa menjadi bencana dikirimnya kita ke surga? Berarti aku akan bertemu Appa dan Oemma? Tapi, bagaimana wonnie?

Belum juga aku selesai dengan pikiranku. Tiba – tiba beberapa orang menyentuh tubuhku dengan tidak berperi kemanusiaan. Rasanya sakit dan sesak “argg” aku berusaha merontatapi semua tubuhku serasa terpisah satu sama lainnya.

Aku merasa semakin takut “Wonnie..Wonniee..” panggilku sampai semuanya menjadi redup dan gelap.

*KYUHYUN POV END*

.

.

*SIWON POV*

Kyuhyun meminta ijin untuk tidur. Dan tidak seperti biasa, kali ini aku mengijinkannya. Karena, ku lihat sepertinya dia sedikit tidak sehat. Meskipun dia berusaha menyembunyikan keadaannya. Tidak lama kemudian terdengar nafas teratur. Dan tidak ku sangka, diamengigau, ‘mungkin karena terlalu kelelahan’.

“Wonniee..” panggilnya dan aku hanya menggelengkan kepala heran dengam igauan isriku.

Sebenarnya aku penasaran, kira – kira aku sedang apa ya dimimpinya?.Sedang asik berhalusinasi tiba – tiba Kyuhyun mengeluarkan desahan.Entahlah itu benar desahan atau bukan. Tapi, ditelingaku terdengar begitu..grrr..menggoda.

Kulirik wajahnya yang sedikit berkeringat “Oh God..” Kyuhyun sangat menggiurkan!

Aku merasa semakin tidak tenang dengan suara yang semakin ditimbulkan.Aku berusaha terus konsentrasi dengan pandanganku.Dan berharap miliku tidak bangun disaat seperti ini.

“Tarik nafas panjang Siwon..lalu hembuskan..” batinku memberi nasehat dan aku melakukannya. Kurasa ini sedikit membantu, sampai Kyuhyun memelukku dengan tiba – tiba dan membuat pandanganku sedikit kabur.

“Baby!!!”Jeritku berusaha menenangkan diri. Dan langsung berniat mengembalikan arah mobil ke jalur yang benar. Sampai sebuah mobil melaju dengan cepat ke arah mobil kami.Aku benar – benar limbung dengan keadaan. Sampai kurasakan ada hujan badai menancap diantar pori – poro tubuhku. “Perih..dan nyeri” tapi, rasa itu bahkan terasa kebas saat teringat Kyuhyunku yang entah dimana.

“Baby…baby..” aku mulai meracau tapi, tidak ada sautan. Rasanya ingin sekali lari dan berteriak mencari kemana Kyuhyunku! Dimana beruang maduku??! Tuhan..lindungilah dia untukku..kumohon” ucapan terakhir setelah akhirnya aku merasa terperosok kedalam lumpur hidup, sungguh gelap dan sunyi.

*SIWON POV END*

 

.

.

Keluarga Siwon segera menuju ke rumah sakit saat mendengar kabar tentang kecelakaan yang Siwon dan Kyuhyun alami.Sekarang mereka sedang berada didepan ruang emergency.

“Ya Tuhaaan..” ujar Ny.Choi mondar mandir seperti setrikaan. Dengan tangis yang terus membahana.

“Kenapa bisa jadi begini?Kenapa?Kenapa?”Tn.Choi juga tidak mau kalah saing. Dia juga sama sibuknya dengan Ny.Choi mondar mandir seperti skuter Poh di Teletubies.

Mereka berdua mondar mandir dengan arah berlawanan

BUK!

Keduanya bertabrakan dengan keras.Tapi, tenang mereka tidak perlu masuk ruang emergency kok.Hanya sedikit benjol dikening.

“Aduh..Appa..”Ny.Choi mengusap kepalanya dengan sebal.Sedangkan Tn.Choi menatap tajam ke arah istrinya.Memberi kode “Salahmu sendiri!”

Jiwon yang sedang duduk dan berdoa hanya bisa menggelengkan kepalanya dengan pasrah.

Seorang dokter keluar dari ruang emergency membuyarkan perseteruan antara Tn.Choi dan istrinya. Mereka langsung menghambur kearah dokter tersebut meminta penjelasan akan kondisi Siwon dan Kyuhyun.

“Dokter bagaimana kondisi anak saya?” Tn.Choi mulai mengitrogasi sang dokter.

“Kondisi anak anda tidak terlalu parah, hanya memar diwajah dan  26 jahitan dikepala bagian belakang sampai kepunggung” jelas dokter dengan seksama

“Apa yang dokter katakan?Tidak terlalu parah?” Tn.Choi mulai naik darah

“Appa..sudah..” Jiwon berusaha menenangkan Appanya. Dengan mengusap bahu lelaki berumur itu berulang kali.

“Lalu bagaimana kondisi menantu saya dokter? Hik hik hueee..”Ny.Choi kembali menangis dengan keras.

“Menantu anda mengalami patah kaki, retak pada bagian pinggul, kerusakan tulang iga dan memar pada bagian wajah”

Penjelasan dokter membuat kepala Ny.Choi berkunang – kunang.

BUK!

“Oemma..!! Hik hik” Jiwon menangkap tubuh oemmanya yang meleleh seperti jeli.

“Oemma..tenanglah..kita berdoa..” ujar Jiwon, yang beralih menenangkan Oemmanya.

“Wonnie..Kyukyu..” panggil Ny.Choi dalam isakannya

“Apakah ada orang tua Tn.Kyuhyun? Ada hal yang harus disampaikan..” dokter kembali membuka suaranya.

Tn.Choi yang sedang menunduk menahan emosi dan sedih langsung mendongakkan wajahnya menghadap dokter.Jantungnya bekerja lebih cepat dari biasanya. Dan terjadi pergelakan batin‘Apa yang harus aku lakukan? Bukankah Kyuhyun sebatang kara? Tapi..tapi..arrhhh!’ Tn.Choi memejamkan matanya sebentar sambil mengatur nafas sebelum mengeluarkan keputusan yang penting dalam hidupnya.

HAN

DUL

SET

“Saya juga orang tua Choi kyuhyun” ucap Tn.Choi kemudian.

Jiwon dan Ny.Choi yang mendengar ucapan Tn.Choi langsung terhentak dan menutup mulut dengan kedua tangan.

“Appa ..” ucap Jiwon penuh haru

“Suamiku…” Ny.Choi merasa ada eufora kebahagiaan didalam semua kesedihan ini.

 

“Baiklah..saya jelaskan kepada anda” dokter menarik nafasnya pelan lalu menghembuskannya. Dia lalu melanjutkan ucapanya “kerusakan pada tulang rusuk menyebabkan pernafasan Tn.Kyuhyun terganggu. Karena itu kami meminta persetujuan agar bisa melakukan operasi lewat tenggorokan untuk membuka saluran pernafasannya”

“Hah? Tenggorkan?! Itu artinya dia akan kehilangan suaranya?!” tanya TN.Choi dengan syoknya

“Kemungkinan begitu..” jawab dokter dengan nada sedikit takut.

“Tidak!!Dia tidak boleh kehilangan suaranya!”Tn.Choi kembali naik darah dan mencengkeram leher dokter sekuat tenaga.

“Kau tau! Suara itu adalah nyawa Siwon! Anakku!” Tn.Choi meledak

“Tapi, ini menyangkut nyawa pasien” dokter itu masih saja kekeh dengan pendiriannya.

“Kau tau! Menantu saya itu senang sekali meneriaki suaminya! Kau pikir bagaimana hidup Siwon tanpa teriakan itu hah?!”Jelas Tn.Choi membuat dokter nelongo dengan sukses.

“Astaga Tuan..sekarang saya sedang membicarakan nyawa pasien dan anda malah mengatakan soal teriakan?!” Dokter mulai terpancing emosi.

“Buka  itu saja!” Tn.Choi melanjutkan ucapannya

“Lalu?”Dokter merasa penasaran dengan alasan penolakan operasi pita suara.

“Kesinikan telingamu..”Tn.Choi melepaskan cengkraman dari leher dokter dan mendekatkan mulutnya kerah telinga dokter itu.

Dokter mengikuti kemauan Tn.Choi begitu saja “apa?” Tanyanya penasaran

“Desahannya begitu menggoda..kau pasti paham kan sebagai laki – laki?” Tanya Tn.Choi serius sambil mengibaskan tangannya kedada dokter dengan pelan.

“Ah..hidup tanpa itu pasti sangat hampa..” ujar dokter menyetujui penjelasan Tn.Choi

“Kalau begitu saya akan berunding dengan yang dokter yang lain. Kita akan mencari cara lain”

“Terimakasih..banyak dokter” Tn.Choi mengenggam tangan dokter dengan erat dan mata berkaca – kaca.” Dokter kau yang terdepan! Yang lain lewat!” Tn.Choi merasa sangat berhutang budi dengan sang dokter.

“Ngomong – ngomong, dari mana anda tau desahan menantu anda itu menggoda?”Dokter merasa ada yang tidak beres dengan Tn.Choi.

“Ah..kau ini..mau tau saja..sana kembalilah bekerja!” Tn.Choi mendorong tubuh dokter kembali keruang emergency. “Kalau sudah ada cara lain kabari kami ya!” Tn.Choi menutup pintu emergency dengan cepat.

“Huft” Tn.Choi menghela nafas lega

.

.

.

15 menit kemudian

Dokter yang sama keluar lagi dari ruang emergency dengan wajah berbinar. Tn.Choi langsung menghampiri dokter dengan segera.Sedangkan Jiwon hanya melihat Appanya dengan pandangan penasaran.Dia juga sebenarnya ingin ikut mendekat dan mengetahui kondisi kedua Oppanya.Hanya saja dia tidak mungkin meninggalkan oemmanya yang sedang lemas tak berdaya dan sekarang menyandarkan badannya.

“Bagaimana dokter?” Tanya Tn.Choi dengan antusias

“Kami punya jalan lain” ucap dokter dengan senyum termanisnya. Tn.Choi mengangguk angukan kepalanya dengam semangat.

“Kami akan tetap melakukan operasi tapi, tidak lewat tenggorokan.Kami akan melakukannya di bagian dada” jelas dokter membuat Tn.Choi menghela nafas lega.

“Baiklah..” ucap Tn.Choi menyetujui

“Kalau begitu saya minta tanda tangan sebagai bukti persetujuan tindakan operasi tersebut” dokter menyodorkan lembaran inform concern yang langsung ditanda tangani oleh Tn.Choi.

“Kalau begitu kami akan akan langsung melakukan tindakan” dokter undur diri dari hadapan Tn.Choi

“DOKTEEER FIGHTING!!” jerit Tn.Choi sambil mengangkat tangannya.Dokter pun tersenyum membalas penyemangat dari Tn.Choi.

.

.

Operasi berjalan selama 2 jam

Tn.Choi duduk di samping Jiwon dan istrinya dengan kaki yang gelisah.Entah kenapa pikirannya menerawang jauh.

.

.

*TN.CHOI FLASBACK*

“Apa kau benar – benar akan membiarkan mereka menikah?’Tanya seorang ahjusi bernama Park Jungso yang merupakan sekertaris pribadi Tn.Choi.

“Entahlah” jawab Tn.Choi dengan singkat lalu meraih minumanya.

Kedua orang ini sedang tidak berada  diluar kantor. Terlihat dari gaya bicara yang begitu santai tanpa embel – embel sajangnim atau semacamnya.  Mereka  menikmati sore yang hangat disebuah resto ternama di deretan gangnam.

“Ku dengar kemarin kau bertemu dengan calon menantumu?”Tanya Jungso dengan penuh penekanan.

“Ya..”

“Bagaimana pendapatmu?”Tn.Choi merasa sepertinya Jungso berbakat menjadi seorang wartawan – amatir.

“Dia sangat sopan dan manis” Tn.Choi merasa salah bicara dan langsung menyamarkan kesalahanya dengan menenggak kembali minumannya.

“Ah ayolah..kau tak perlu terlalu canggung padaku..” cecar Jungso yang melihat gelagat gugup dari sahabat yang juga bosnya itu.

“Ya ya ya..dia sangat manis” Tn.Choi akhirnya pasrah.

“Benarkah?!Karena itu anakmu begitu tergila – gila padanya?”Jungso kembali mengintrogasi tapi kali ini malah jauh lebih semangat.

“Mungkin saja..ya bisa jadi” Tn.Choi menghela nafas dengan berat.

“Ayolah…jangan terlalu dipikirkan.Biarkan anakmu Siwon bahagia. Lagi pula kau masih punya satu harapan kan? Ada Jiwon yang akan memberimu penerus” jelas Jungso

“Ya aku tahu itu”

“Lalu?Apa lagi masalahnya?”

“Yak!Kau cerewet sekali!”Tn.Choi merasa pusing menghadapi serbuan dari Jungso.

“Haahahaha, aku hanya ingin tahu seberaba besar persetujuan yang kau berikan pada anakmu” Jelas jungso dengan senyum isengnya.

“40 % mungkin”

“Wow! Presentasi yang bagus bukan?Itu bahkan mendekati setengahnya!”Ucap jungso dengan nada girang.

“Begitulah..sebenarnya aku menyukai namja itu. Sikapnya yang baik dan wajahnya yang manis. Hanya saja yah..seperti yang kita tau. Namja tidak bisa memberikan keturunan. Memang masih ada Jiwon. Tapi, aku kan ingin punya banyak cucu. Setidaknya setara dengan kesebelasan Barcelona. Berikut dengan pemain cadangan dan pelatihnya. Tapi sepertinya Siwon sudah benar – benar jatuh hati padanya. Kalau sudah begini aku bisa apa?” Tn.choi membeberkan alasan keraguannya menerima Kyuhyun sebagai menantu.

 

“Hahah..lalu apa rencanamu?” Jungso terkikk geli mendengar penjelasan sahabatnya

“Hem..satu – satunya alasan aku menerima dia sekarang. Adalah seberapa besar namja itu memberikan kebahagian untuk anakku. Jadi, aku memutuskan untuk memberikan sedikit pengawasan”

“Caranya?”Tanya jungso penasaran.

“Kau tak perlu tau” jawab Tn.Choi yang langsung berlalu dari hadapan Jungso.

“Aish bos ini..”Jungso menggerutu sebal.Dia hendak meninggalkan kursinya sampai sebuah tangan mencegahnya.

“Permisi tuan..ini billnya”

“Mwo!! Aish! Bos macam apa ini? Tega meninggalkan anak buah yang membayar!”Jungso semakin naik pitam.

“Maaf tuan..” panggil pramusaji dengan tatapan garang – Cepat bayar!!

Jungso pun mengeluarkan beberapa lembar won dan menyerahkan kepramusaji dengan sangat hati – hati. Seakan tidak ingin berpisah selamanya.

“Terimakasih tuan” ucap pramusaji meninggalkan Jungso dengan wajah merana “Tidak dapat uang tips? Oh my Goood!”Batin pramusaji menahan tangis.

.

.

.

2 BULAN KEMUDIAN

Tn.Choi sedang duduk termenung menatap monitornya.Sekilas senyum mengembang dibibirnya.

“Kalian sangat bahagia” bisik Tn.Choi

“Tentu..tentu mereka bahagia” sela seseorang yang tiba – tiba muncul didepan Tn.Choi.

“Kau?Kenapa tidak mengetuk pintu?” Tanya Tn.Choi dengan sebal

“Lalu?Harus berapa kali aku mengetuk pintu?Jika kau sendiri terlalu serius dengan tontonan harianmu itu” sindir seseorang itu yang ternyata Jungso.

Mendengar sindiran itu Tn.Choi hanya bisa diam dan menghempaskan tubuhmya ke sandaran kursi.

“Kau masih berfikir tentang pertentangan?”Jungso berjalan mendekat kearah Tn.Choi dan duduk ditepian meja.

“Aku melihat mereka begitu bahagia..mungkin aku harus berfikir ulang tentang itu” Tn.Choi mengingat – ingat adegan apa saja yang baru saja dilihatnya dalam rumah tangga anaknya.

“Hey! Apa itu?!” Jungso mendadak merasa takjub dengan sekumpulan benda kuning disamping monitor.

“Ah bukan apa – apa!” Tn.Choi dengan segera memasukan benda itu kelaci kerjanya.

“Ah..sudahlah..aku paham. Kau setiap hari melihat mereka mana mungkin kau tidak tau kesukaan menatumu itu.Apa kau berniat memberikannya?” Tanya Jungso penasaran

Tn.Choo hanya membalas dengan usapan ditengkuknya.

“Ku rasa kau mulai menyukainya” Jungso melebarkan senyuman saat mengatakannya

“Dia menjaga anakku dengan baik” ujar Tn.Choi

“Oh…istri yang baik” Jungso mempoutkan bibirnya meledek Tn.Choi.Sedangkan yang diledek hanya memutar bola matanya malas.

“Tapi, bukankah kau bilang dia itu mantan itu?”Jungso memberikan kode tentang namja yang biasa berada di bar.

“Ya aku sudah tahu dari Siwon, dan aku tidak mempermasalahkannya”

“Baguslah..” Ujar Jungso dengan senyum mengembang “Eh! Ngomong – ngomong kau belum pernah memberi tau ku nama menantu yang kau bilang imut itu” Jungso lagi – lagi merecoki hidup Tn.Choi.

“Choi Kyuhyun” bahkan tanpa sadar Tn.Choi sudah mengatakan marganya di depan nama orang yang dia ragukan sebagai menantu.

“Mwo?!Maksudmu Cho Kyuhyun?!” Jungso tersentak mendengar nama itu.

“Iya..kenapa?” Tanya Tn.Choi dengan enteng.

“Benarkah?!!”Tn.Choi merasa risih dengan kehisterisan Jungso.

“Kau ini kenapa??!”Tn.Choi mulai merasa sebal akhirnya menanyakan alasan keterkejutan Jungso.

“Mmhh…annio..” Jungso hendak melangkah keluar ruangan Tn.Choi tapi, sayangnya lehernya sudah berhasil dicengkram kuat.

“Aku tidak akan membiarkan kau keluar hidup – hidup jika kau tidak mengatakan apa yang terjadi sebenarnya?Kau mengenal Kyuhyun?” Selidik Tn.Choi.

“Ah..annio..aku hanya pernah sekali..” jawab Jungso cengengesan.

“Mwo?!” Jungso berhasil membuat Tn.Choi syok!

“Hanya sekali…” Jungso mengulangi ucapanya dengan mengangkat jari telunjuknya.

“Hah!” Tn.Choi mengacak rambutnya dengan keras

“Kau tau dia sangat..grrr..aku bahkan berniat mendatanginya lagi. Ternyata dia sudah tidak ada. Ah..aku tidak menyangka Kyuhyun sudah jadi milik anakmu..” Jungso terus saja nyerocos tanpa melihat Tn.Choi sudah berdiri sambil menatap ke arahnya dengan pandangan membunuh.Lalu memutar bola matanya kearah pintu.

“Oke oke..”Jungso paham dengan kode langsung melesat ke luar ruangan.

Seperginya Jungso Tn.Choi mendengus kesal. “Apa tadi dia bilang?! Huaa!!”Tn.Choi membanting dirinya dikursi kerjanya.

“Kyuhyun adalah alasan anakku bahagia. Kyuhyun milik Siwon! Oke milik Siwon bukan yang lain!!”

 

Author : sepertinya anda sangat perduli? Oh so sweet..kikiki

*TN. CHOI FLASBACK – END*

.

.

Tn.Choi masih berdiri gelisah, operasi memang sudah selesai sepuluh menit yang lalu. Tapi, belum ada satu pun dari pihak medis yang keluar ruangan. Memberi tahukan kondisi menantunya itu.

“Kenapa lama sekali?” tanyanya geram “Aku akan masuk paksa saja..” ucapnya, hampir saja bertindak nekad. Sampai kemudian deringan ponsel menghentikan aksinya. Dengan malas dia merogoh saku bajunya, lalu menekan tanda menerima di layar ponselnya.

“Yeoboseo..” ucap Tn.Choi

“Yeboseo..” jawab seseorang di line sebrang.

“Maaf ini dengan siapa?” tanya Tn.Choi. Karena, tidak tertera nama penelfon. Di layar ponselnya.

“Aku siapa?” penelfon yang di tanya malah bertanya balik “Kau benar – benar ingin tahu aku siapa? Aku beri tahu! Kau dengar baik – baik. AKU-ADALAH-PEMILIK-CHO-KYUHYUN!”

“Mwo?!” jerit Tn.Choi tidak percaya.

“Oh ya! ku dengar Kyuhyunku kecelakaan? Heum..kalian payah sekali. Tidak bisa menjaga dia dengan baik. Kalau tahu begini jadinya. Aku tidak akan pernah membiarkan kalian membawanya sedari awal”

“Siapa kau sebenarnya?!” bentak Tn.Choi mulai merasa geram.

“Bukankah sudah ku jelaskan siapa aku? Oh ya! Dan satu lagi, aku tidak segan – segan mengambilnya kembali. Jika kau tidak becus menjaga dia! camkan itu!”

“Kau!”

 

TUT TUT TUT –  Sambungan telefon terputus.

 

“Arrh!” Tn.Choi menatap layar ponselnya dengan furstasi. “Tidak ada yang boleh mengambil Kyuhyun! dia adalah sumber kebahagiaan anakku! Dan..dan..” Tn.Choi merasa tidak kuat melanjutkan ucapannya. Kakinya terasa begitu bergetar dan akhirnya tidak mampu lagi menopang berat tubuhnya. Tn.Choi merosot perlahan dengan isakan pelan ‘Jangan bawa dia..Cho Kyuhyun..Tuhan..beri aku kesempatan untuk menyayanginya..ku mohon..’

 

TBC

 

Hehe..mianhae..Updatenya kelamaan..makasih buat yang masih mau mengikuti FF ini. Dan makasih juga buat Miss Lee yang sudah mau menerima kembalinya FF abal abal ini..hehehe

Pokoknya makasih makasiih makasih buat semua yang tidak bisa Juma sebutkan satu persatu…!!  Luv U All ^^

 

Advertisements

13 thoughts on “Fix Kita Impas part. 5

  1. aku lupa pernah komen gak di part sebelumnya…
    ini cerita unik. sedih karna kyukyu kecelakaan .tqpi
    lucu juga.jadi bingung antara sedih sama lucu…

  2. Yg telp appa choi sapa ajumma?
    Aahh kyu nya aku sakit.. cpt sembuh baby,kasian wonnie nti sendiri..
    Ditunggu lanjutannya ajuma.. jgn yg sedih2 yah..
    Fighting!!!

  3. akhirnya tuan choi menerima babykyu jadi menantunya ^^ senangnyaaaaaaa 😀 hahaha ngakak pas tuan choi dan dokter yang lagi sibuk ngomongin soal teriakan dan desahan seorang babykyu 😀 wkwkwk
    dan moga WonKyu gak apa2,, hmm itu yg nelpon tuan choi siapa yah? pemilik cho kyuhyun? saha?

    lanjuuuuuut ne ^^

  4. Akhir nya update juga nih cerita..
    Sebnar nya appa choi sangat menyayangi kyu.. Tapi karn terlalu ingin punya cucu..jadi dia seperti itu..

    Cepat sadar ya kyu, karena appa choi sangat menyayangi mu 🙂

  5. wahhhhhh……ni ceritanya bener2 bkin jantung mw copot..ga ketebak semuanya….
    hahahahaha ada selingan humorya..bener2 penguasaan cerita yg bgus…
    keren…..
    chap 6 next…..pengen baca….:D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s