Posted in BL, Family, Romance, Series

WonKyu and The babies (Parents Visiting Day For The Triplets)

wonkyu and the babies

By. Miss Lee

Cast : Siwon x Kyuhyun

Genre : family, romance

Rate : K+

 

-WonKyu and The babies (Parents Visiting Day For The Triplets)-

Permalink gambar yang terpasang

“Yeboseyo.. baby..”

Hyuuunggg…

“Waeyo?? Ada sesuatu yang mengganggu pikiranmu?”

Eum…

“Baby…”

Apa.. eum.. apa hari ini Hyung sedang tak ada jadwal lagi?

“Pemotretanku sudah selesai dan kini aku sedang berada di kantor, wae baby?”

Triplets

“Ada apa dengan triplets, baby?”

Aku ada kerjaan mendadak dan tidak memungkinkan jika aku pergi bersama dengan triplets menuju daycare untuk itu… bisakah Hyung yang menggantikanku untuk menjaga triplets disana?

“Mwo?? Daycare?”

Ne Hyung…

“Eum…”

“Hyung…”

“Baiklah baby… kau bekerjalah dengan baik, aku akan menjemput triplets di rumah”

Oh… Hyung.. aku sangat mencintaimu.. aku akan mengatakan pada mereka jika hari ini, kau yang akan menggantikanku menjaga mereka disana… sampai bertemu di rumah

“Heum… nado saranghae… aku akan segera berangkat”

KLIK

Sambungan telephone pun terputus begitu Kyuhyun menutupnya. Siwon hanya bisa mendesah lelah, Jiwon yang memang sedari tadi berada di ruangan Siwon menghampiri Oppa nya itu yang terlihat kelelahan.

“Oppa tak apa?”

“Akh Jiwon… aku minta maaf jika merepotkanmu kembali..”

Jiwon langsung memotong perkataan kakanya itu “Mengenai triplets?”

Siwon hanya bisa menganggukan kepalanya dan memberikan senyuman sebagai permintaan maaf, bagaimana tidak? Ia terlalu sering meninggalkan perusahaan dan mengembankan tugas besar kepada adik satu – satunya bahkan ia seorang yeoja. Usia Jiwon saat ini sudah tak lagi muda, ia berhak mendapatkan kehidupan percintaan dan juga kisah keluarga yang baik. Tapi lagi – lagi dirinya tak berdaya, di karenakan kesibukan dirinya dan juga sang istri maka terkadang pembagian tugas menjaga triplets membuat Jiwon harus kembali menjaga perusahaan seorang diri.

“Sudahlah oppa, aku tak apa.. pergilah, pasti Kyuhyun oppa sudah menunggumu, kasihan triplets”

“Jiwonnie… miannae karena sudah selalu merepotkanmu”

“Oppa.. kau ini seperti kepada siapa saja, sudah jangan melankolis.. pergilah.. ppali”

“Ne.. ne… aku pergi” seperti biasa Siwon hanya akan memberikan kecupan di dahi kepada adiknya sebelum ia pergi.

“Sekali lagi.. gomawo..”

“Ne…” Jiwon pun tersenyum ke arah Siwon yang kini berlalu meninggalkannya.

.

.

.

Setelah tadi Kyuhyun berpamitan pergi untuk recording dadakannya, maka kini Siwon sedang menuntun ketiga anaknya menuju mobil yang terparkir di luar gerbang. Sebenarnya jalan dari depan rumah menuju gerbang memang tidak terlalu jauh, hanya saja membawa ketiga anak sekaligus yang juga terkadang susah untuk di atur membat Siwon pun kesusahan.

“Daehan, tetaplah berpegangan kepada Manse..” Setelah memastikan ketiga anaknya patuh dengan apa yang dikatakannya akhirnya Siwon pun mulai berjalan dengan menggandeng ketiga anaknya “Jamsae, jaek jaek (Sparrow chup chup)”

“Jamsae jaek jaek” Manse mengikuti apa yang di ucapkan oleh daddy nya itu.

“Jaek jaek (chup chup)” dengan girang Daehan dan Minguk pun mengikuti ucapan daddy dan adik terkecilnya itu.

“Jamsae jaek jaek…” Siwon kembali mengucapkan kata itu agar ketiga anaknya terus berjalan keluar gerbang dan mengikutinya, hingga tiba didepan mobil Siwon pun membukakan pintu mobil untuk mendudukan ketiga anaknya dengan baik dan memastikan mereka bertiga duduk dengan terpasang seatbelt yang baik.

“Daddy tidak berpikir bahwa mommy akan percaya, jika daddy yang akan memegang tangan kalian untuk menuju daycare. Mari kita mengawali dan mengakhiri hari ini dengan baik, ne?”

Siwon sesekali melirik ke bagian belakang kemudinya dan juga melihat ke sampingnya dimana posisi duduk saat ini adalah Daehan yang duduk di kursi sampingnya, lalu Minguk dan juga Manse yang duduk di belakang. Setelah menempuh perjalanan yang memang tidak terlalu jauh dari rumahnya, akhirnya kini mereka berempat sudah tiba di tempat tujuan.

“Cha… akhirnya sudah sampai… mari kita menjalani hari dengan semangat..”

Siwon pun segera turun dari mobilnya dan yang pertama dilakukannya adalah berlari ke samping mobilnya untuk membukakan pintu bagi Daehan setelahnya, menuju pintu mobil belakangnya dan membukakan safety belt untuk Minguk dan juga Manse.

“Kajja kita segera masuk…”

.

.

.

Saat akan masuk ke dalam ruangan, seperti biasa Daehan, Minguk dan juga Manse sedikit merengek dikarenakan mereka masih enggan untuk keluar dari mobil sebenarnya, mengapa itu bisa terjadi? Karena saat akan turun mobil, saat itu di mobil sedang diputarkan music dari lagu – lagu di album Kyuhyun, kids complex eoh.

“Lets go… annyeonghaseyo…” Siwon berusaha untuk menenangkan ketiga anaknya yang menangis dengan berjalan perlahan menuju tempat dimana para orang tua dan anak sudah berkumpul.

Oh.. harus di catat juga dimana Siwon sempat terkejut dimana yang datang kesana semua adalah seorang ibu sedangkan dirinya adalah lelaki dewasa satu – satunya. Tapi Siwon seakan lupa bahwa istrinya juga seorang namja walau catat kembali dia amat cantik melebihi yeoja pada umumnya.

“Sudah… sudah uljima.. kemarilah duduk disini” Siwon pun duduk dengan bersila, setelahnya menempatkan Minguk duduk di sebelah kiri, ditengah Manse dan di sebelah kanan Daehan yang terlihat sudah tenang semuanya setelah seorang yeoja muda tak jauh umurnya dari Siwon, atau disebut songsaenim bernyanyi – nyanyi agar anak – anak bisa betah berada disana.

“Wah… senangnya ada mommy dan daddy yang datang kemari bersama anak – anaknya, mari kita bernyanyi untuk berkenalan… Cha.. kita mulai.. Who are you?…. Your name’s beautiful

“Oh My God.. mengapa harus bernyanyi??” inner Siwon sembari tetap menampilkan senyuman dengan kedua dimplesnya, Siwon kau menyebabkan yeoja yang berada disana terpesona kepadamu.

Satu persatu orang tua murid pun mengikuti keinginan sang guru untuk memberitahukan namanya sembari bernyanyi, kini giliran Siwon dengan tersenyum – senyum “Aku.. Choi Siwon hamnisimika..

Your name’s beautiful…

Lalu songsaenim pun mengajak para orang tua murid bersama anak – anak menuju ruangan sebelah, dikarenakan akan di adakan semacam games tata boga bagi anak – anak. Siwon membawa ketiga anaknya pun mengikuti dimana songsaenim berjalan, lalu memilih tempat duduk yang berhadapan langsung dengan songsaenimnya, Siwon sendiri mengapa memilih tempat itu agar triplets bisa memperhatikan apa yang di ajarkan songsaenim kepada mereka.

“Are you ready?”

“Yesss songsaenim…” jawab semuanya kompak.

Selagi songsaenim menerangkan, Siwon pun tak kalah sibuknya untuk bisa membuat ketiga anaknya menurut kepadanya dan bisa melakukan apa yang diperintahkan oleh songsaenim.

“Ayo tumbuk seperti ini, ya.. tumbuk seperti ini..” ucapnya sembari mencontohkan menumbuk makanan yang ada di dalam mangkuk dengan tongkat penumbuk berkali – kali dengan usaha agar Daehan dan juga Manse yang memang tidak duduk dipangkuannya bisa mengerti apa yang ia ucapkan.

Karena nampaknya Manse sendiri lebih memilih menikmati segala makanan yang ada disana, bukan memilih untuk membuat makanan itu seperti yang diinginkan oleh songsaenim.

“Dahennie.. kemarilah..” Daehan pun kini berada di pelukan Siwon dan dengan telaten Siwon pun memperlihatkan bagaimana cara memotong makanan dengan baik dan tidak berbahaya baginya.

“Seperti ini, kau mengerti??” Daehan hanya mengangguk dan kembali Siwon pun mencari keberadaan Manse yang bahkan kini semakin sibuk dengan makanan yang di kunyahnya. Maupun makanan yang ia genggam.

Asisten songsaenim pun memberikan roti – roti kepada para murid. Roti itu gunanya untuk di hiasi dengan kreasikan oleh masing – masing murid. Tetapi bagi Manse itu seakan pembagian makanan, karena setelah roti tersaji di hadapan matanya, ia pun dengan segera mengambilnya dan memakannya kembali, Siwon sendiri hanya bisa menggelengkan kepalanya pasrah melihat Manse yang tenang dan senang saat memakan makanannya.

Manse yang sepertinya akan mengerjakan tugasnya dengan membawa mangkuk tak luput dari perhatian Siwon, lalu seorang eomma yang memang duduk tidak jauh dari Manse pun ikut membantu Manse untuk menumbuk makanan itu, tetapi bukannya Manse yang melanjutkan untuk menumbuk. Ia malah memakan makanan yang menempel pada tumbukan itu, Siwon kembali hanya bisa tertawa melihatnya.

“Akh eomonim.. kamsahamnida…” ujarnya sembari sedikit membungkuk kepada yeoja yang sudah membantu Manse tadi.

Lalu bagaimana dengan Minguk??

Minguk sendiri yang memang duduk dipangkuan Siwon hanya melihat ke sekelilingnya dan juga melihat makanan yang tersaji di hadapannya dengan bingung, mungkin ia memikirkan apakah ini benar – benar boleh dimakan atau hanya buat di pajang??

Setelah memastikan keberadaan kedua anaknya dengan baik, maka kini giliran Siwon mempusatkan perhatian kepada Minguk. Ia pun memotong – motong sayuran dan juga buah – buahan setelahnya Siwon pun menusuknya dan menyimpannya di depan.

“Appa bakwi bakwi..”

“Ne.. bakwi”

“Wow… Appa bakwi banana ne (Wow.. daddy banana wheels)”

“Owh.. Daddy saat ini sangat lapar, apakah kau juga mau makan?” tanyanya sembari memberikan sepotong ketimun. Tetapi Minguk menolaknya dan akhirnya ketimun itu pun masuk dengan selamat di perut Siwon.

Seakan melihat bahwa sang daddy pun dengan tenangnya memakan makanan yang ada di hadapannya, Minguk pun mengikuti apa yang dilakukan Siwon dengan memakan Pisang, buah kesukaannya.

“Kita memakan mobilnya, ne?” ujar Siwon dengan mencium gemas pipi Minguk.

Seakan tak kenyang dengan apa yang dimakannya Minguk pun ikut mengambil sosis dan memakannya dengan riang. Siwon, Minguk dan Manse malah terlihat sibuk dengan makanan masing – masing sedangkan Daehan dengan tekun memilih untuk mengikuti apa yang diperintahkan oleh songsaenim.

Ia mencontoh teman sekelasnya yang kebetulan duduk di sebelahnya dimana, temannya itu dibantu oleh eommanya untuk membuat bread car. Daehan pun mulai menusukkan buah pisang yang dijadikannya sebagai roda kepada roti tersebut. Setelahnya mengambil beberapa buah – buahan lainnya untuk ia kreasikan pada bread car nya. Saat si sulung melakukan tugasnya maka Minguk dan Manse tak habis – habisnya memakan apa yang ada di meja.

Hingga akhirnya songsaenim pun meminta untuk segera memperlihatkan hasil dari kerja para muridnya, ntah Siwon yang sedang lelah, karena hasil karya Daehan ia katakan bahwa itu milik Manse, sedangkan Daehan sendiri tidak memprotesnya dikarenakan dirinya pun sibuk meminum manisannya setelah lelah mengikuti tugas dari songsaenim.

.

.

.

Diluar kelas sebenarnya Kyuhyun sudah berada disana sekitar 10 menit yang lalu, melihat kegiatan suaminya dan juga ketiga anaknya. Ia ingin masuk sebenarnya hanya saja Kyuhyun tak ingin konsentrasi ketiga anaknya malah akan buyar jika dirinya muncul disana, bagaimanapun Minguk dan Manse pasti akan berebut untuk perhatiannya. Ia tersenyum – senyum saat bagaimana Siwon yang terlihat kewalahan mengatur ketiga anaknya yang memang aktif.

Terlebih Kyuhyun sangat ingin mencubit gemas pipi Manse dikarenakan anak itu tak hentinya memakan apapun yang ia lihat dan sekiranya ia suka, begitupun juga dengan Minguk. Kyuhyun tersenyum bangga saat melihat Daehan yang tekun membuat bread car sesuai dengan apa yang diminta oleh songsaenimnya. Lalu perhatiannya pun berpusat pada Siwon yang nampak kelelahan dan Kyuhyun tau bahwa Siwon pasti sedang kelaparan dikarenakan waktu makan siang sudah lewat dan Siwon belum makan.

“Oh kasihan triplets and daddy…” ucapnya seakan berbisik.

Hingga kini Kyuhyun pun bisa memperhatikan keadaan didalam ruangan kembali, dimana istirahat tiba para orang tua murid.. oh maksudnya para eomonim yang terlihat berebut perhatian Siwon dengan pertanyaan satu ke pertanyaan lainnya.

“Ish.. mengapa kau tunjukkan senyuman tampanmu itu Hyung… mereka akan terpesona melihatnya..” Kyuhyun hanya bisa mempoutkan bibirnya imut.

Ia tak suka jika melihat suaminya itu terlalu akrab dengan orang – orang baru bahkan itu adalah seorang yeoja dan walau yeoja itu sudah memiliki suami maupun anak, karena yang ia tahu bahwa pesona suaminya itu bisa membuat semua orang gelap mata dan menutup statusnya sendiri demi mendapatkan Siwon, berlebihan memang.. tetapi begitulah Kyuhyun dia terlalu protektif kepada suaminya itu.

“Awas saja kau Hyung jika macam – macam, karena satu macam saja kau tak akan ku maafkan…” dengan nada yang penuh penekanan dalam setiap katanya.

.

.

.

Hingga akhirnya daycare pun selesai dilaksanakan. Kyuhyun lebih memilih untuk menunggu diluar sekolah lebih tepatnya di depan mobil Siwon, ia hanya tak ingin membuat kegaduhan juga jika dirinya berada disana, walau pesona Siwon sebagai seorang model dan juga pengusaha saja sudah membuat banyak orang suka, lalu bagaimana dengan dirinya yang seorang penyanyi papan atas?

Okay.. mari kita sebutkan bahwa kini Kyuhyun sedang dalam krisis over percaya diri.

Sosok yang dinantikan pun tiba dihadapannya, Siwon dengan menggandeng ketiga anaknya itu pun berjalan perlahan tapi pasti kehadapan Kyuhyun.

“Hay baby..” Siwon mencium kedua pipi Kyuhyun sebelum memeluknya.

“Bagaimana dengan sekolah mereka?” Kyuhyun memeluk triplets bergantian.

“Semua berjalan lancar..” ucapnya sembari membukakan pintu mobil agar ketiga anaknya bisa masuk, Siwon pun tak lupa untuk selalu memastikan bahwa safety belt terlapasang dengan benar. Setelahnya ia pun menggiring istrinya itu untuk masuk ke dalam mobil.

“Lalu bagaimana juga harimu, baby..” tanya Siwon setelah kini mereka sudah berada di dalam mobil.

“Baik.. Triplets, bagaimana dengan hari kalian?” Kyuhyun menolehkan wajahnya ke belakang agar bisa memandangi ketiga buah hatinya itu.

“Cenang mommy..” ujar mereka kompak.

“Mommy ikut senang juga, untuk itu.. mommy punya hadiah untuk kalian bertiga” Kyuhyun pun mengeluarkan orange juice kemasan.

“Mommy… mau.. mommy mau..” Manse sudah mengulurkan tangannya untuk mengambilnya.

“Chakama.. satu satu ne,, buka mulutmu Daehan..” Daehan pun menuruti perintah Kyuhyun dengan membuka mulutnya dan Kyuhyun pun memasukan sedotan kedalam mulut Daehan agar ia bisa meminumnya karena jika langsung diberikan maka mereka bisa saja membasahi jok mobil dan bajunya sendiri.

“Minguk selanjutnya..” seperti yang dilakukan kepada Daehan, maka minguk pun patuh mengikutinya “Dan ini untuk Manse..” Manse pun dengan senyum riang menyondongkan tubuhnya agar bisa dijangkau oleh Kyuhyun.

“Cha.. semuanya sudah mendapatkannya, untuk itu mari kita pulang” Siwon pun mulai menghidupkan mesin mobilnya dan segera menjalankannya.

.

.

.

Siwon yang baru keluar dari kamar mandi segera berjalan menuju ranjang dimana kini Kyuhyun sedang tertidur dengan berbaring miring.

“Baby… bogosipheo…”

“Nado..”

‘Triplets sudah tidur?”

“Heum… mereka tidur dengan nyenyak” Siwon melancarkan aksinya dengan menciumi sekitaran leher Kyuhyun dan sesekali mengendusnya, mencium wangi apple yang menguar dari tubuh Kyuhyun.

“Kau selalu harum..”

“Ck.. memangnya selama ini tidak?”

“Hahaha.. ani..”

“Bagaimana rasanya dikelilingi para yeoja?” Kyuhyun membalikkan tubuhnya hingga kini bisa berhadapan dengan Siwon.

“Maksudmu?”

“Ya.. bagaimana rasanya berkumpul mengurus triplets dan dikagumi oleh para eomonim??” Siwon menyentil hidung Kyuhyun, lalu mengecup bibirnya sekilas.

“’Jangan memulai ucapan yang kaupun tau jawabannya, baby”

“Heum…”

“Kau tau, dimanapun, kapanpun dan siapapun aku berada. Yang ada didalam hati dan pikiranku hanya kau dan anak – anak kita tidak ada yang lainnya, jadi tak usah memulai untuk cemburu”

“Ck.. bukankah cemburu tanda cinta?”

“Aku tahu… tetapi mengapa cemburu dengan mereka?? Setidaknya dengan partner kerjaku.. bukankah itu lebih baik?” goda Siwon.

“Ish..” Kyuhyun menyubit pinggang Siwon.

“Appo baby..”

“Rasakan..”

“Ck.. kau jahat”

“Biarkan..”

“Tetapi aku sangat mencintaimu…”

Kyuhyun yang awalnya hendak membalikkan badannya karena kesal pun mengurungkan niatnya dan lebih memilih untuk tetap menatap Siwon dan pandangan mereka kini beradu, hingga ntah siapa yang memulai kini kedua bibir itu telah menyatu, menciptakan gerakan yang berirama cinta, menyalurkan hasrat akan kepemilikan masing – masing dan juga rasa sayang.

-END-

note :

Haduudududuhhhh…..

padahal feel ngetik dan nonton triplets nya udah ada tapi gak tau deh skrg ngilang lagi dan miannein nae ya.. chingudeul hahahaha… kalo ini kesannya aneh bgd pake bgd level 13+2 heung saya pun tak tau feel ngetiknya suka ilang pergi ikh kayak uang di dompet yang kadang ilang dan kembali tapi susah nambahnya nah loh curcol hahahaah…

buat para wonkyucorpers nah loh kan namanya ganti lagi hahahaha.. pkknya buat yang udah mampir disini selalu makasih banyak y..hug atu atu… da aku mah apa atuh tanpa kalian smua hehehe…

magui fam, rempongers cii, jo, ang+dedek (smngath malming again), ka el… ramaikan jagad wonkyu dgn misi numpang permisi hahaha… vie umma… smngat my baby nya umma, twin sansan oleh2nya twin hahaha.. anie hug cedih klo clita abang mw wamil tp kita celalu cayang abang.. rempongin Ig hahaha.. anak2 ig selalu sayang kalian selalu mnyemangatkan kewonkyuan y..makasih smuanya… budidayakan happy ending ne…

Advertisements

28 thoughts on “WonKyu and The babies (Parents Visiting Day For The Triplets)

  1. Wahh triplets muncul lagi dgn cerita yg lucu… Hihihi tingkah triplets emang selalu bikin org tertawa…
    Hati² wondad jgn macam²… Satu macam aja gk di maafkan ma mommy kyu…hihihi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s