Posted in BL, Friendship, Oneshoot, Romance

Ego Volo Amare te

By. Miss Lee

Cast : Siwon x Kyuhyun and other

Genre : Friendship and romance

Rate : K

 

Ego Volo Amare te

“Akhirnya hari ini selesai juga, aku tak menyangka kita sudah melakukan konser dengan sangat baik..”

Kyuhyun hanya bisa berjalan sembari terus mengatur nafasnya dengan baik, ya akhirnya hari ini tiba juga..

“Baby.. gwaenchana?”

Kyuhyun menolehkan wajahnya ke samping memandang kekasih,, ya.. kekasih yang kini masih berstatus kekasih dengannya walau ntah sampai kapan kata kekasih itu akan terus tersemat di sana.

“Gwaenchana.. hanya sedikit kelelahan saja”

Kyuhyun berusaha menutupi perasaan hatinya yang tak menentu, hari ini berarti ia harus menentukan kehidupannya kedepan. Walau waktu wamil Siwon ada beberapa bulan lagi, tapi nasib hubungan mereka untuk di lanjutkan atau tidak semua tergantung akan hari ini.

“Siwon..”

Keduanya yang awalnya berjalan beriringan, terhenti saat suara yang mereka kenal memanggil nama Siwon. Ya.. Kennie noona, memanggilnya sesaat sebelum mereka berdua memasuki ruang ganti.

“Ada apa noona?”

“Jiwon datang..”

“Aku tahu..”

“Eum.. dia.. bersama.. Liu..” ujar Kennie terbata.

Siwon melirik sekilas ke arah Kyuhyun yang hanya dibalas Kyuhyun dengan senyuman lalu setelahnya, Kyuhyun pun berjalan menjauhi Siwon dan memilih untuk ke ruang ganti seorang diri. Hingga langkahnya terhenti saat tangannya digenggam erat oleh seseorang yang Kyuhyun sangat cintai, ya.. Siwon kini sedang menggemgam erat tangannya.

“Kajja..”

Tanpa penolakan Kyuhyun pun mengikuti Siwon yang membawanya ke ruang ganti, disana semua member sudah berkumpul. Ada yang sedang rebahan di sofa, mengobrol bahkan berselfie ria.

“Sudah kumpul?? Mari beroto” Prince manager mengkoordinir member untuk segera mengambil posisi agar nyaman saat di foto.

Lagi – lagi Siwon mengambil posisi duduk di lantai.

“Baby..”

“Ne..”

“Kemarilah..”

“Aku duduk disini saja”

Sebelum Siwon kembali memprotes, Prince manager sudah mengucapkan agar mereka bersiap melihat ke kamera.

.

.

.

Setelah berfoto bersama dan juga berfoto dengan artis sesama manajemen, akhirnya Kyuhyun pun pamit untuk berganti baju diikuti dengan member lainnya yang juga satu persatu berganti baju. Setelah berganti baju ada yang langsung menuju ruang tamu (??) di bakcstage dimana tamu dari kalangan artis, keluarga serta kolega member datang untuk memberikan ucapan selamat atas konser yang telah dilakukan pada hari ini.

“Siwon…”

“Ne Hae..”

“Jiwon mencarimu..”

“Oh iya, nanti aku akan menemuinya..”

Siwon pun mencari – cari sosok Kyuhyun yang sebenarnya tadi masih ada di jangkauan matanya, tapi ntah mengapa tetiba Kyuhyun sudah menghilang begitu saja.

“Kau melihat Kyuhyun?”

“Ani..” Donghae pun yang ditanya langsung melenggang pergi untuk berganti baju, meninggalkan Siwon yang sibuk mencari sosok Kyuhyunnya.

Siwon pun akhirnya memilih untuk keluar ruangan, seakan setelah setiap sudut ia mencari sosok Kyuhyunnya tak terlihat. Setelah melihat Siwon keluar, Kyuhyun pun keluar dari persembunyiannya. Ia sebenarnya berada  di bilik fitting room, ntah seakan bermain petak umpet, hanya saja saat ini Kyuhyun ingin menghilang dari pandangan Siwon dan juga menenangkan dirinya terlebih dahulu.

.

.

.

“Kyu… kau akan kemana?”

“Akh Kangin hyung.. aku ada kerjaan, jadi aku harus segera pergi”

“Mwo?? Bukankah kita akan mengadakan after night party? Sooman sajangniem juga sedang berada disini”

“Eum.. baiklah, aku harus pergi dulu untuk menyelesaikan pekerjaan secepat mungkin setelahnya akan segera bergabung dengan member”

“Siwon mengetahuinya?”

“Mengetahui apa?”

“Pekerjaanmu”

“Ya..”

Perbincangan singkat antara Kyuhyun dan Kangin pun segera terselesaikan setelah manager memanggil Kangin dan akhirnya menyisakan Kyuhyun seorang diri disana. Kyuhyun hendak ingin menyapa Jiwon, bagaimanapun ia mengenal baik dengan Jiwon jadi menjaga hubungan baik alangkah indahnya bukan?

Hingga…

1 langkah, 2 langkah, 3 langkah mundur teratur dari Kyuhyun. Dengan berusaha tersenyum akhirnya Kyuhyun pun berjalan menjauhi tempat tersebut.

“Kyu..”

“Hyung..”

“Kau mau kemana?”

“Antar aku ke rumah, Ahra noona sedang berada di rumah.. aku ingin bertemu dengannya, bisakah sebelum ia akan kembali berangkat ke Busan”

Teddy yang melihat ada sedikit hal yang aneh pada Kyuhyun pun hanya bisa mengangguk patuh, ia tidak mungkin bertanya macam – macam karena itu akan membuat hati Kyuhyun bertambah parah. Dengan sedikit tergesa, Kyuhyun pun melangkah keluar venue dan setelah berusaha memasang wajah segar bugar dan senyuman yang menawan, serta lambaian tangan pada fans, Kyuhyun pun berjalan memasuki van nya.

Kyuhyun mematikan Iphone nya, Lalu menyandarkan tubuhnya untuk mengistirahatkan pikirannya. Hingga ia membuka matanya dan…

“Berhenti hyung..”

“Mwo??”

“Aku bilang berhenti..”

“Tapi ini masih jauh dari rumahmu Kyu..”

“Aku akan pulang sendiri saja..”

“Benarkah? Mengapa tak ku antar saja?”

“Tak apa hyung…”

Akhirnya mobil pun menepi, Kyuhyun membereskan tas ranselnya lalu memakai masker dan topinya untuk melakukan penyamaran. Setelahnya ia meminta van segera menjauh dari posisi dirinya berdiri saat ini. Hingga akhirnya sebuah taksi berhenti di hadapannya, Kyuhyun pun langsung memasukinya dan meminta supir taksi mengantarnya ke tujuannya.

.

.

.

“Hyung.. dari tadi aku tak melihat Kyu.. dimana dia?”

“Eum.. tadi dia bilang ada sedikit perkejaan yang harus dilakukan, jika sudah selesai maka ia akan segera bergabung dengan kita”

“Mwo?? Pekerjaan apa?”

Kangin mengernyit bingung “Tadi Kyu bilang, kau sudah mengetahuinya. Makanya ia segera pergi”

“Aish…”

“Ada apa Siwon?”

“Heechul hyung… aku mencari Kyuhyun”

“Kyu?? Tadi aku melihatnya sedang akan menuju ruanganmu, tapi setelahnya aku tak tahu lagi”

“Ruanganku? Tapi ia tak ada”

“Memangnya tadi disana ada siapa?” Tanya Heechul dengan muka polosnya.

“Ada Jiwon, Appa dan… Oh my God.. sepertinya… aku harus pergi”

“Siwon chakama, sebenarnya ada apa?”

“Hyung bantu aku mencari Kyuhyun…”

“Memangnya mengapa?”

“Didalam ada Liu” bisik Kangin pada Heechul yang akhirnya menjadi mengerti apa maksudnya.

“Aku akan menghubungi Kyu..”

“Aku sudah menghubunginya tapi tidak aktif”

“Siwon tenanglah,, Kyu mungkin sedang ada pekerjaan. Nanti kau hubungilah beberapa saat lagi”

Heechul mengelus punggung Siwon dengan halus, ia berusaha menyalurkan rasa tenangnya pada Siwon.

“Oh Tuhan.. baru saja aku menangis karena akan ditinggalkan ketiga dongsaeng kesayanganku, sekarang diharuskan melihat hubungan salah satu dongsaengku mengeruh” batin Heechul.

.

.

.

“Kyu..”

“Chang.. bisakah aku masuk?”

“Ya.. ya.. masuklah” Setelah Kyuhyun duduk di sofa, Changmin pun kembali menghampiri “Aku buatkan minuman dulu”

“Ne gomawo..”

Changmin meletakkan segelas orange juice di atas meja, Kyuhyun hanya membuka setengah matanya. Lalu lebih memilih untuk tetap di posisi awal, yakni menengadahkan kepalanya dan memejamkan kedua matanya.

“Ada apa Kyu??”

“Ani..”

“Kemarin kau masih terlihat baik – baik saja, lalu mengapa dengan hari ini?”

“Tidak ada..”

Changmin pun hanya bisa menghela nafas pasrah, Kyuhyun kembali menjadi tertutup jika ada masalah berat yang menghampirinya.

“Aku ke kamar dulu..”

“Heum.. tapi jangan coba – coba menghubungi member dan memberitahukan aku berada di sini, hanya untuk malam ini saja”

“Heum.. araseo..”

Changmin pun meninggalkan Kyuhyun yang masih saja terdiam duduk dengan pandangan mata kosong menatap layar televisi. Pintu apartemen pun terbuka, menampilkan sosok namja tampan berbadan tegap, partner dari Changmin. Yunho yang baru saja pulang dari berlibur dengan keluarganya.

“Kyu…”

“Yunho hyung??”

“Kau ada disini, bagaimana dengan konser kalian?”

“Berjalan lancar.. ohya bagaimana dengan liburanmu hyung?”

“Menyenangkan… dimana Changmin?”

“Dia ada dikamarnya”

“Kalau begitu aku tinggal dulu ya Kyu.. badanku terasa lengket” Yunho pun berjalan menuju kamarnya, kembali meninggalkan sosok Kyuhyun yang kembali rapuh dan tentu tidak dalam kondisi baik – baik saja.

.

.

.

“Ada yang mengganjal hatimu Kyu?”

“Maksud hyung?”

“Mungkin ada sesuatu, karena ini bukan biasamu”

“Kau seakan mengenal aku dengan baik hyung..”

“Ya.. aku memang tak mengenalmu seperti Changmin mengenal dekat denganmu, hanya saja.. aku tahu dan aku mengerti akan posisimu, karena aku pun merasakannya”

Kyuhyun menolehkan wajahnya, angin menerpa sebagian kulitnya yang tak tertutupi baju hangat. Ya.. kini mereka berdua sedang berada di balkon apartemen DBSK, Changmin lah yang meminta Yunho untuk membantu memecahkan persoalan Kyuhyun, karena Changmin tahu posisi Yunho sama dengan posisi Siwon dan juga Kyuhyun.

“Aku tak tahu harus seperti apa?”

“Memangnya kau harus seperti apa??” Kyuhyun menatap dalam mata Yunho “Kau tak harus menjadi yang lain, tetaplah menjadi Kyuhyun yang kita kenal, menjadi sosok Kyuhyun yang dicintai oleh semua orang terkhususnya Siwon”

“Tidak mudah hyung..”

“Bukan… tetapi kau yang mempersulit keadaan”

“Aku bukanlah dia yang diharapkan”

“Maksudmu?”

“Aku tak sengaja melihat mereka bertiga berfoto bersama, bahkan Appa Choi lah yang membidikan kamera dengan sukarela untuk mereka.. lalu aku…”

“Aku mengerti…”

“Mengerti bagaimana hyung??”

“Posisimu hampir sama dengan Jae, dimana appa ku pun masih berharap aku bersama dengan seorang gadis. Siapa yang mau seperti ini Kyu? Siapa yang mau anaknya pun mencintai orang yang seharusnya tak dicintai.. tapi mereka tak mengerti, bahwa kami pun tak pernah berharap seperti ini, kami hanya berharap bahwa mereka sedikitnya mengerti bahwa cinta tidak pernah salah..”

“Siwon hyung selalu berkata seperti itu..”

“Lalu apa yang kau ragukan?”

“Aku tak meragukan ketulusan cinta Siwon hyung, justru keraguan itu ada padaku sendiri, apakah aku bisa melakukan hal ini terus menerus. Umur kami bukanlah umur yang muda untuk mempermainkan akan arti cinta…”

“Memangnya selama ini kau menganggap ini permainan cinta..”

“Bukan begitu hyung, hanya saja…”

“Aku mengerti…”

Kyuhyun menundukkan kepalanya, ia tak tau harus berbuat apa? Ingatannya berputar kembali beberapa jam yang lalu dimana tanpa sengaja ia bisa melihat keakraban keluarga Choi dengan partner kerja Siwon itu, mereka nampak bahagia, lalu pantaskah ia menangisi hal itu?? Bukankah kebahagiaan Siwon adalah kebahagiaannya? Tapi mengapa sesakit ini…

“Kyu…”

“Ne hyung..”

“Percaya akan hatimu, hubungan kalian bukan sehari dua hari terjalin, ini hanya sedikit cobaan sebelum kalian akhirnya bisa bersama selamanya…”

“Hyung…”

“Ne..”

“Apa kau yakin bisa bersama dengan Jae hyung selamanya?”

Yunho menghela nafasnya sejenak “Aku tak tahu Kyu, tapi aku hanya berusaha dan berharap… yang terpenting bagi kami adalah.. aku dan dia bisa menjalaninya dengan baik dan juga menghadapi segala rintangannya dengan sangat baik dan kuat..”

“Begitukah?”

“Jika kau yakin maka semuanya bisa berjalan dengan baik, percayalah akan hatimu Kyu…”

“Gomawo hyung…”

“Ne Cheonma… aku akan segera wamil.. mungkin aku bisa bertemu dengannya lebih banyak waktunya dibanding kami berada di luar camp militer, ini kesempatan kami selain menjalankan tugas negara. Kalian jauh lebih baik dibanding kami, dimana kalian masih bersatu dalam satu naungan dan masih bisa menjalani aktifitas bersama – sama.. maka itu jangan menyia – nyiakannya… Tidurlah Kyu, sudah malam…”

“Ne hyung… jaljayo..”

Kyuhyun pun melangkah memasuki apartemen DBSK dan ia sempat terhenti untuk sekedar kembali menatap punggung Yunho yang kini sedang sendiri di balkon melihat ke arah langit. Setelahnya Kyuhyun pun berjalan kembali menuju kamar Changmin, ia akan tidur disana.. tidak berdua dengan Changmin, karena Changmin akan tidur berdua dengan Yunho.

Kyuhyun menatap Iphone nya yang sedari tadi ia matikan dengan sengaja, lalu ia pun kembali menghidupkannya. Hingga Iphone nya pun terus berdering menandakan pesan – pesan masuk dan itu sebagian besar adalah pesan Siwon untuknya.

“Miannae hyung…”

.

.

.

“Pagi baby..”

“Hyung.. sebentar lagi, aku masih mengantuk..”

“Ya.. tidurlah..”

Tetapi seketika, Kyuhyun langsung terduduk di ranjang. Ia mengucek berkali – kali matanya, apakah ia salah melihat atau kah memang ini nyata..

“Hyung…”

“Baby…”

“Kau ada disini? Mengapa bisa?”

“Tentu… berterima kasih lah kepada sahabatmu itu..”

“Changmin??”

“Heum.. siapa lagi”

“Ck.. Changmin…”

“Jangan memarahinya.. aku lah yang memaksanya mengatakan dimana dirimu… ada apa baby?”

“Gwaenchana hyung…”

“Ani… ada sesuatu yang kau tutupi..”

“Sungguh… aku tak apa..”

“Baby… dengarkan dulu penjelasanku.. kemarin kau tak menemuiku karena kau salah paham..”

“Aku tahu..”

“Lalu??”

“Aku hanya ingin menyendiri saja dulu hyung..”

“Kau tak berniat meninggalkanku kan baby?”

“Kau yang akan meninggalkanku..”

“Mwo??”

“Sebentar lagi kau akan wamil maka kau akan meninggalkanku kan?”

Siwon mengikis jarak mereka, lalu menghambur memeluk tubuh Kyuhyun dengan eratnya..

“Tidak akan pernah aku meninggalkanmu baby… walau aku sedang wamil sekalipun..”

“Aku tahu..”

“Lalu???”

“Tidak ada..”

Kyuhyun mengeratkan pelukannya pada Siwon, ia menyimpan kepalanya di bahu Siwon. Menikmati moment yang akan sulit terjadi saat ke depannya nanti.

“Lalu apa yang terjadi?”

“Tidak ada hyung… hanya saja soal hubungan kita..”

“Kau masih meragukan ku?”

“Bukan begitu..”

“Terus??”

“Aku memang sempat meragukan hal ini, terlebih kita akan segera berpisah dengan wamil. Lalu setelah kau selesai wamil, usiamu sudah pas untuk menikah, orang tua mu sudah pantas untuk mempunyai cucu… “

“Jangan ucapkan lagi..”

“Tapi benarkan hyung..”

“Kita sudah pernah membahasnya baby.. jadi hyung mohon..”

“Aku tidak akan pernah meninggalkanmu, walaupun aku tak bisa memberikanmu seorang anak.. karena ini cinta kita, dari awal aku sudah tau konsekuensinya jadi mari kita jalani ini dengan penuh rasa percaya diri, bahwa kita pasti akan selalu bahagia bersama selamanya..”

“Baby..”

Siwon melepaskan pelukannya.. Kyuhyun mencuri ciuman di bibir tipis Siwon, hingga Siwon yang awalnya terkejut akan ucapan Kyuhyun pun kini larut dalam ciuman penuh akan rasa sayang dan cinta itu…

“Saranghae hyung..”

“Nado saranghae, baby..”

Biarlah orang berkata apa… yang penting aku bahagia.. manusia tiada yang sempurna

-END-

note :

katanya hiatus?? malah bkin ff..

hahahaha… maafkeun y… ini juga gaje bgd lah..

anggap aja ff pnutup sblum hiatus mndekati lebaran…

okelah tidak banyak kata yang terucap… mari kita ber baper ria eh salah mari kita selalu dukung wonkyu ya..

kalo ada yang udh move on ada yang gak suka wonkyu ya terserah lah ya.. toh itu hdup kalian, ini juga hdup kita.. jadinya jalani hdup masing2 aja toh juga kita g hdup di kash nafas sama mereka, gak dikasih jatah perbulan juga sama mereka … duh ini apaan sih?? udah akh hahaha…

siwonangkyu mari kita laksanakan hari ini dengan baik,,, semoga suka ya dirimu hahahaha

Advertisements

51 thoughts on “Ego Volo Amare te

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s