Posted in BL, Romance, Series

Naman Mido Part. 8 end

Story By. Yanty

Title : Naman Mido

Genre : Romance.BL.

Main Cast : WonKyu

Other Cast : Donghae, Eunhyuk, Heechul, Hangeng

IG : @yanty92ckh

 

Note     : Cerita ini saya buat berdasarkan pengalaman pribadi saya. Saya hanya memakai WonKyu dan yang lain sebagai tokoh dalam cerita.

 

Happy Reading

 

~naman mido~

Mata Siwon dan Kyuhyun serasa ingin keluar melihat keadaan rumah keluarga Tan. Bayangkan saja, berapa biaya yang harus mereka keluarkan untuk membuat semua ini? Padahal ini hanya pesta penyambutan kepulangan Kyuhyun dan Kibum, tapi persiapannya sudah seperti pesta pernikahan saja. Siwon dan Kyuhyun masih dengan mata membesar dan mulut terbuka mengedarkan pandangannya kesekeliling ruangan.

Banner super duper besar bertuliskan “Welcome Back Baby Kyunnie & Bummie”, rangkaian bunga super besar berbentuk hati, meja super panjang yang penuh dengan aneka makanan dan kue, dan satu hal yang membuat Siwon dan Kyuhyun hampir kehilangan kesadaran adalah saat mata mereka sampai pada sebuah panggung kecil di tengah ruangan.

Bukan. Bukan karena kenapa panggungnya kecil? Tapi apa yang diletakkan di atas panggung itu lah yang membuat Siwon dan Kyuhyun hampir pingsan. Di atas panggung tersebut terapat Cake menyerupai wedding cake dengan ukuran sebesar ban pelampung untuk orang dewasa (pelampung berbentuk donat,yang biasa di pakai orang dewasa di kolam renang/pantai).

WonKyu menelan ludah dengan susah payah, memikirkan bagaimana cara mereka membuat cake bertingkat lima sebesar ini? Dan yang parahnya lagi,bagaimana cara mereka menghabiskan semua ini?? Wonkyu sama-sama menggelengkan kepalanya kemudian berteriak bersamaan.

“Tidaaaaaaaaakkk!!!”

“Ya!! Kalian kenapa?” Heechul yang tadinya sedang makeup pun langsung berlari menghampiri Siwon dan Kyuhyun.

“Apa-apaan ini Umma??”

“Apanya yang apa-apan?”

“Semua ini?”

“Ini adalah pesta penyambutan mu dan Bumie, memang nya kenapa? Masih ada yang kurang?”

Siwon dan Kyuhyun langsung lemas dan lebih memilih duduk di sofa sebelum mereka benar-benar pingsan. Heechul yang merasa bingung pun mengikuti keduanya dan duduk di sofa di seberang WonKyu.

“Kalian ini sebenarnya kenapa?”

“Umma yang kenapa?”

“Choi Siwon! Ada apa dengan kalian?”

“Ini berlebihan Ahjuma” Siwon akhirnya bisa mengembalikan nyawanya yang tadi sempat melayang melihat kehebohan yang disiapkan keluarga Tan.

“Sama sekali tidak ada yang berlebihan. Bukankah tadi kau…”

“Stop Ahjuma! Jangan membicarakan itu sekarang” Siwon langsung angkat bicara sebelum Heechul melanjutkan kata-katanya. Sementara Kyuhyun memandang heran Siwon dan Heechul.

“Kalian menyembunyikan sesuatu dari ku?” Kyuhyun bertanya dan memandang Siwon dan Heechul bergantian. Sementara yang di pandang seperti itu bertingkah seolah tak tau apa-apa.

“Ahjuma, sebaiknya Ahjuma cepat berdandan. Bulu mata anti petir yang ahjuma pakai masih sebelah”

“Hah!! Aissh! Ini gara-gara teriakan kalian berdua. Pantas saja mataku seperti matahari terbit dan tenggelam. Ya sudah, Umma mau dandan lagi. Dan Kyunnie cepatlah berganti pakaian, Umma sudah menyiapkannya di kamar mu” Heechul langsung melenggang pergi meneruskan acara dandannya yang sempat tertunda.

“Aku kekamar dulu, Wonnie hyung mau ikut??” Siwon kembali harus menelan ludahnya susah payah mendengar pertanyaan BabyKyunya.

“Untuk apa? Hyung akan menunggu mu di sini saja” Siwon berusaha mengontrol suaranya yang mulai tidak stabil.

“Ya sudah, aku ganti baju dulu ya hyung” Kyuhyun pun melangkah menuju kamarnya.

Setelah memastikan Kyuhyun sudah masuk ke dalam kamarnya Siwon bergegas menuju kamar Kibum. Di sana Kibum terlihat sudah berpakain rapi dengan menggunakan setelan jas berwarna hitam.

“Cepat lah ganti bajumu, sebelum Umma ku berteriak” Kibum langsung menyerahkan setelan jas berwarna putih kepada Siwon yang langsung di terima Siwon dan langsung bergegas ke kamar mandi untuk berganti pakaian.

***

Sementara di dalam kamar lain Kyuhyun terlihat bingung dengan pakaian yang sudah di siapkan Ummanya. Setelan jas berwarna putih dengan sedikit sentuhan warna emas. Kyuhyun jadi semakin curiga jika Ummanya sedang menyembunyikan sesuatu darinya. Tapi karena tak ingin terlambat menyambut kedatangan hyung kesayangannya, yang setau Kyuhyun masih dalam perjalanan Kyuhyun pun langsung memakai pakaian yang sudah di siapkan untuk nya.

Sementara di ruang tamu para undangan terlihat sudah ramai berkumpul, dan dari sekian banyak para tamu ada satu tamu special yang kehadirannya sangat di nantikan. Sang tuan rumah, Tan Hangeng terlihat sedang berbincang-bincang dengan tamu istimewa nya tersebut. Sementara sang nyonya Tan Heechul menghampiri Kyuhyun di kamarnya.

“Kyunnie, kau sudah selesai? Acaranya akan segera di mulai” Heechul menghampiri Kyuhyun yang kini sedang berdiri di depan cermin untuk memastikan penampilannya, lalu berdiri di sebelah Kyuhyun dan mengusap helaian rambut anak kesayangan nya itu dengan penuh kasih sayang. Tanpa Heechul sadari air matanya mulai mengaliri pipinya. Kyuhyun yang melihat sang Umma dari cermin pun langsung menghadap ke arah sang Umma. Kyuhyun pasti terkejut melihat Ummanya yang biasanya bertingkah bak ratu iblis kini menangis di hadapannya.

“Umma kenapa?”. Bukannya menjawab pertanyaan sang anak, Heechul justru semakin terisak dan berhasil membuat Kyuhyun panik.

“Umma! Katakan sesuatu” Kyuhyun mulai bingung harus bagaimana menghadapi sang Umma yang mendadak melow begini.

“Berjanjilah kau akan bahagia Kyunnie” Heechul mengelus pipi Kyuhyun dengan air mata yang tak kunjung berhenti. Kyuhyun yang memang manja dan cengeng pun tak bisa menahan air matanya saat melihat sang Umma menangis di hadapannya.

Walaupun Kyuhyun tidak tau maksud ucapan sang Umma,tapi Kyuhyun mengangguk kan kepalanya mantap untuk meyakinkan sang Umma bahwa ia pasti akan bahagia.

“Tentu saja aku akan bahagia Umma, aku janji.” Kemudian Kyuhyun memeluk sang Umma sang masih betah dengan tangisnya.

“Mau sampai kapan kalian begitu? Cepat keluar semua orang sudah menunggu” Kedatangan Hangeng menghentikan suasana haru antara Kyuhyun dan Heechul.

“Kami akan keluar sebentar lagi, kau keluarlah pastikan yang lain sudah siap” Heechul bicara sambil menghapus sisa air matanya.

“Harusnya aku yang bilang begitu Chullie” Hangeng sedikit menekan kata-katanya dan memandang Heechul dengan mata sedikit (hanya sedikit) melotot ke arah Heechul. Dan Heechul langsung menyadari sesuatu.

“Ohh, ya aku lupa. Kyunnie bersiap-siaplah, Umma akan menyiapkan  yang lain dulu” Setelah kepergian Heechul, kini giliran Hangeng yang terus memandang Kyuhyun dengan senyum hangat nya.

“Appa kenapa lagi? Jangan bilang Appa akan menangis juga seperti Umma”

“Hehehe, Appa tidak mungkin menangis Kyunnie. Hari ini adalah hari bahagia untuk anak Appa,jadi tidak mungkin Appa menangis di hari bahagia”

“Sebenarnya apa yang kalian recanakan?”

“Kau akan tau nanti, sekarang cepat bersiap-siap kita harus segera keluar”

Sementara di kamar Kibum, Siwon tak henti-hentinya mondar-mandir seperti setrikaan. Membuat Kibum merasa mual melihatnya.

“Hey! Bisakah kau tenang sedikit?”

“Bagaimana aku bisa tenang Kibum hyung, ini pertama kalinya aku menghadapi hal seperti ini” Siwon masih saja dengan acara mondar-mandir nya.

“Kau itu pria Choi Siwon, berwibawalah sedikit. Bagaimana aku bisa menyerahkan dongsaeng kesayangan ku padamu, jika menghadapi hal seperti ini saja kau sudah gugup” Kibum mulai meragukan seorang Choi Siwon, bagaimana mungkin namja bertubuh kekar berotot seperti Siwon sampai berkeringat dingin dan gugup tak menentu hanya karena akan melangsungkan “Pernikahan” mendadak yang justru dia sendirilah yang merencanakannya.

Saat di rumah sakit, setelah mendengar betapa Kyuhyun yang sangat mencintainya dan rela berkoban nyawa demi dirinya Siwon merasa tidak perlu waktu lagi untuk meragukan pernikahan. Walau pada awalnya orang tua Siwon sempat keberatan karena Siwon masih harus menyelesaikan sekolahnya dan bekerja di perusahaan, tapi setelah melihat kesungguhan Siwon kedua orang tua Siwon akhirnya menyetujui keputusan Siwon.

Dengan syarat, Siwon harus tetap menyelesaikan sekolah nya lalu bekerja di perusahaan. Lalu Kyuhyun juga harus tetap melanjutkan pendidikannya walau pun sudah menikah. Keputusan ini langsung di setujui Siwon dan keluarga Kyuhyun, dan tanpa sepengetahuan Kyuhyun tentu saja.

Siwon ingin memberikan kejutan ini sebagai tanda cintanya pada Kyuhyun. Sebagai ungkapan terima kasih, balas budi atau apalah itu,yang Siwon tau dia tidak ingin kehilangan Kyuhyun selamanya. Dan mungkin dengan cara ini mereka akan bersama selamanya.

Setelah berhasil menenangkan dirinya dan pastinya karena tidak ingin di anggap pengecut oleh Kibum, Siwon pun langsung berdiri menghadap Kibum.

“Aku berjanji akan menjaga Babykyu sampai kapan pun. Aku akan melindunginya dari apapun. Aku akan membuatnya selalu tersenyum dan bahagia. Jadi, ku mohon hyung tidak meragukan ku” Siwon bicara dengan tegas dan menatap langsung mata Kibum.

“Aku percaya pada mu. Kebahagiaan Kyunnie ada pada mu, apapun yang terjadi nanti di masa depan, ku harap kau mengingat semua janjimu barusan”

“Ne! Aku berjanji Kibum hyung”

“Baiklah, ayo kita keluar sepertinya orang tua mu juga sudah datang.”

“Ayo hyung” Kibum dan Siwon pun keluar, Siwon langsung menghampiri kedua orang tua nya dan langsung di sambut dengan pelukan hangat dari sang ayah.

 

“Bagaimana? Apa kau tegang Siwonh-ah?” Tanya sang ayah sambil menahan senyum, karena melihat Siwon yang terlihat tak tenang.

“Aku hanya gugup Appa, kalau tegang itu nanti malam saat….”

“Braak!!”

“Aawww!!” Belum sempat Siwon menyelesaikan bicaranya, sebuah kipas cantik sudah terlebih dahulu mendarat di kepalanya. Siapa lagi pelakunya kalau bukan sang ratu iblis.

“Jangan berani macam-macam pada anakku sebelum kau berhasil membangun perusahaan sendiri Choi Siwon” Sang ratu iblis langsung memandang tajam Siwon, tak peduli ada besannya di sana.

“Mwo? Membangun perusahaan? Ahjuma, saat ini aku juga sudah punya perusahaan.”

“Itu milik Appa mu, aku ingin melihat mu mempunyai perusahaan sendiri yang kau bangun dari hasil kerja keras mu”

“Jika kami harus menunggu selama itu,kapan kalian akan punya cucu? Eoh?” Heechul dan kedua orang tua Siwon langsung terdiam mendengar ucapan Siwon. Bernar juga, jika harus menunggu Siwon memiliki perusahaan sendiri kapan mereka bisa menimang cucu?

“Hhmmmm, benar juga” Heechul mengangguk-anggukkan kepalanya menyetujui perkataan Siwon.

“Tapi setidaknya kalian masih harus menundanya sampai Kyunnie lulus, tidak mungkin Kyunnie kesekolah dalam keadaan hamil kan?” Giliran Nyonya Choi yang ikut-ikut gila.

“Tidak- tidak! Aku tidak mau menantu kesayangan ku di ejek oleh teman-temannya karena hamil di saat masih sekolah” Kali ini giliran Tuan Choi yang tidak mau ketinggalan gila.

 

“Aku rasa setelah ini kalian harus kerumah sakit” Kibum tiba-tiba hadir di antara mereka.

“Untuk apa kami harus ke rumah sakit? Kami baik-baik saja Kibum-ah” Ucap Heechul.

“Tentu saja untuk memeriksakan otak kalian yang aku rasa mulai berkurang” Heechul bahkan sampai melotot mendengar ucapan tiudak sopan anak nya yang “sehangat” kutub utara itu.

“Yaa!! Jaga bicara mu Tan Kibum!”

“Apa kalian tidak sadar kalau Kyunnie itu namja? Lalu bgagaimana seorang namja bisa hamil?” Semua orang yang mendengar ucapan Kibum langsung “tepuk jidat berjamaah”.

Kenapa mereka tak memikirkan hal itu? Kyuhyun itu namja? Bagaimana seorang namja bisa hamil? Lalu jika Kyuhyun tidak bisa hamil,lalu mereka dapat cucu darimana?

“Lalu kami harus mendapatkan cucu darimana?” Tanya Nyonya Choi dengan tatapan menerawang.

“Apa kalian menikahkan Siwon dan Kyuhyun hanya karena ingin mendapatkan cucu?” Pertanyaan Kibum sontak membuat kedua orang tua Siwon terdiam.

“Apa jika kalian sadar akan hal ini dari awal kalian tidak akan menyetujui pernikahan ini?” Karena tak mendapat jawaban apapun dari kedua orang tua Siwon maupun Umma nya, Kibum kembali angkat bicara.

“Sebelum semuanya terlambat, dan kalian baru akan menyesalinya nanti. Lebih baik kita batalkan semuanya sekarang. Aku tidak ingin dongsaeng ku hanya di jadikan permainan oleh kalian” Kibum berkata tegas dan tak lagi meperdulikan dengan siapa ia bicara. Yang ia pikirkan hanya sang dongsaeng, Kyuhyun.

Kibum tidak ingin sang adik yang bahkan rela berkorban nyawa demi cintanya, hanya akan jadi bahan permainan orang tua Siwon dan orang tua nya sendiri. Menikahkan Kyuhyun dan Siwon hanya untuk mendapat kan seorang cucu, yang jelas-jelas tidak akan mereka dapatkan karena status Kyuhyun dan Siwon sama-sama namja. Kibum baru akan melangkahkan kakinya menuju kamar Kyuhyun saat ia mendengar suara Siwon.

“Aku akan tetap menikahi Babykyu apa pun alasannya. Tidak peduli kami bisa memiliki anak atau pun tidak, aku akan tetap menikahinya.” Ucap Siwon mantap.

“Tapi Kyunnie tidak bisa memberi kan cucu pada orang tua mu Siwon-ah” Heechul bukannya tidak senang dengan ucapan Siwon, tapi Heechul tidak ingin membuat anaknya kecewa jika orang tua Siwon menolaknya.

“Appa? Umma?”. Siwon memandang penuh harap pada orang tuanya,berharap orang tuanya menyetujui keputusannya. Untuk beberapa saat suasana mendadak tegang, menunggu jawaban dari kedua orang tua Siwon.

“Kau hanya membuang-buang waktu Siwon-ah” Kibum yang sudah tak bisa bersabar pun segera melangkah kan kakinya menuju kamar Kyuhyun, hingga sebuah suara dengan nada tegas menghentikan langkahnya.

“Siwon akan tetap menikah dengan Kyuhyun” Tuan Choi akhirnya angkat bicara.

“Tak perduli apakah Kyunnie bisa memberikan kami cucu atau tidak, asal anak kami bahagia itu adalah segalanya bagi kami. Ku harap acara ini terus di laksanakan”

“Tapi….” Heechul berusaha memberi penjelasan pada Tuan Choi.

“Kami tidak peduli soal cucu, yang kami inginkan adalah kebahagiaan anak-anak kita” Nyonya Choi pun meyakinkan Umma Kyuhyun bahwa mereka sama sekali tak mempermasalahkan soal cucu.

“Terima kasih karena sudah mau menerima anak ku” Heechul memeluk Amma Siwon dengan air mata yang mulai mengalir. Begitupun Amma Choi, air mata kebahagiaan dari kedua ibu untuk anak-anaknya. Dan suasana yang tadinya sempat tegang pun menguap begitu saja saat mata semua orang memandang sosok yang kini sedang berjalan di dampingi sang ayah.

Kyuhyun berjalan sambil menggandeng lengan sang ayah, dengan balutan jas berwarna putih dan sedikit ukiran-ukiran berwarna emas. Kyuhyun terlihat sangat anggun (??) dan sangat mempesona. Lihatlah, walaupun Kyuhyun itu namja tapi Kyuhyun memiliki tubuh tinggi seperti yeoja,dengan badan yang lumayan  berisi namun tetap memiliki bentuk yang menarik (??). Kulitnya yang putih susu,jari tangan yang lentik, pipi chubby dan wajah yang sangat rupawan. Bahkan model kelas duniua pun “Kelarr hidup nya” Jika di bandingkan dengan Kyuhyun.

Kyuhyun sempat bingung dan terkejut melihat banyak nya orang yang datang. Kyuhyun masih berpikir ini hanya sebuah pesta penyambutan untuknya dan Kibum. Sebelum Kyuhyun sadar dari keterkejutannya, Kyuhyun kembali harus terkaget saat matanya melihat kehadiran kedua orang tua Siwon yang kini sedang tersenyum ke arahnya.

“Appa?” Kyuhyun berniat bertanya pada sang Appa tentang maksud semua ini.

“Tenanglah, bukankah kau ingin menikah dengan Siwon?” Mereka bicara sambil terus berjalan menuju pentas yang sudah di siapkan.

“Tapi….”

“Jika kau ingin mundur katakan sekarang juga sebelum semuanya terlambat”

“Ani!! Aku ingin menikah dengan Wonnie hyung Appa”

“Kalau begitu diam dan nikmatilah”

Kyuhyun terus berjalan mengikuti langkah sang ayah. Siwon yang terlebih dahulu sadar dari masa hibernasinya pun segera berjalan menuju pentas yang sudah di siapkan. Dengan perasaan gugup, senang, dan bahagia Siwon menerima uluran tangan Kyuhyun yang di berikan oleh mertuanya itu.

“Ku serahkan anak ku pada mu. Buatlah ia selalu bahagia”

“Aku berjanji akan selalu membahagiakan Babykyu Ahjussi”

“Sudah saat nya kau memanggil ku Appa Siwon-ah”

“Ne Appa, aku berjanji akan selalu membuat Babykyu bahagia”

“Aku percaya pada mu  Siwon-ah”

Setelah itu Hangeng langsung berkumul bersama kedua orang tua Siwon, istrinya dan juga Kibum. Upacara pernikahan dadakan yang mereka siapkan pun segera di mulai. Sang pendeta yang di arak langsung oleh pasukan yang di kirim Heechul pun segera melaksanakan tugas nya.

.

.

.

“Choi Siwon, bersediakah engkau mencintai Tan Kyuhyun di saat suka mau pun duka. Di saat sehat maupun sakit, hingga maut memisahkan kalian?”

“Saya Choi Siwon, bersumpah akan selalu mencintai Tan Kyuhyun saat suka maupun duka. Disaat sehat maupun sakit, hingga maut memisahkan kami” Siwon mengucapkan sumpah pernikahan dengan lancar dan tegas tanpa keraguan.

“Dan kau Tan Kyuhyun. Bersediakah engkau mencintai Choi Siwon di saat suka mau pun duka.Di saat sehat mau pun sakit, hingga maut memisahkan kalian?”

“Saya Tan Kyuhyun, bersumpah akan selalu mencintai Choi Siwon saat suka mau pun duka. Di saat sehat maupun sakit, hingga maut memisahkan kami” Kyuhyun pun mengucapkan sumpah pernikahannya dengan penuh keyakinan.

“Baiklah, silahkan pasangkan cincin pernikah pada pasangan kalian” Siwon memasangkan cincin putih dengan ukiran namanya di jari manis Kyuhyun. Dan Kyuhyun memasangkan cincin yang sama dengan ukiran nama dirinya di jari manis Siwon.

“Dengan ini kalian telah resmi menjadi pasangan suami istri. Silahkan cium pasangan anda”

Siwon dan Kyuhyun pun kini berdiri berhadapan, dengan mata saling memandang dengan tatapan penuh cinta dan senyum kebahagiaan. Siwon kemudian maju selangkah untuk lebih dekat dengan “istri” nya. Siwon menangkup wajah Kyuhyun dan mengusap lembut pipi Kyuhyun.

“Terima kasih karena sudah hadir dalam hidup ku dan mau menjadi istri ku. Aku berjanji akan selalu mencintai mu dan akan membuatmu selalu bahagia” Kemudian Siwon mengecup kening Kyuhyun lama. Hingga Kyuhyun memejamkan matanya menikmati ciuman penuh cinta dari sang “suami”. Para undangan yang hadir pun tak bisa menahan tangis haru kebahagiaan melihat pasangan pengantin baru yang sangat “Spesial dan Serasi” itu. Tak terkecuali Nyonya Choi dan Heechul, mereka menangis bahagia melihat anak-anak mereka akhirnya menemukan kebahagiannya.

Siwon menyudahi ciumannya lalu memandangi Kyuhyun dengan hangat dan senyum yang tak pernah pudar. Perlahan Siwon mendekatkan wajahnya ke arah Kyuhyun, dan mendaratkan ciuman manis tepat di bibir Kyuhyun. Kyuhyun hanya mampu memejamkan matanya tanpa bisa melakukan apapun. Karena saat ini Kyuhyun merasakan tubuhnya seperti tak bernyawa, seolah melayang karena kelembutan ciuman Siwon.

Tak berapa lama Siwon pun menyudahi ciumannya dan kembali tersenyum sumringah ke arah Kyuhyun yang masih terlihat kaget. Siwon kemudian menggenggam tangan kiri Kyuhyun dan berdiri menghadap para tamu dan orang tua mereka.

“Sekarang kami adalah pasangan suami-istri, mohon doanya untuk kebahagiaan kami” Siwon dan Kyuhyun kemudian membungkuk hormat pada para tamu, dan di sambut dengan tepuk tangan yang meriah.

Setelah acara sakral berlalu,kini kedua keluarga berkumpul sambil menikmati hidangan yang telah di siapkan. Dengan sabar Siwon menyuapi Kyuhyun,sementara yang lain hanya bisa memandang pasangan itu dengan senyum geli. Benar-benar pasangan yang sempurna. Siwon yang dewasa dan Kyuhyun yang manja. Siwon yang sabar dan Kyuhyun yang gampang marah dan ngambek.

“Apa kalian bahagia?” Pertanyaan yang sangat tidak perlu dari Heechul menghentikan gerakan Siwon menyuapi Kyuhyun.

“Tentu saja kami bahagia Chullie Amma,kenapa masih bertanya lagi”

“Tapi aku masih marah pada kalian semua” Kyuhyun langsung melipat tangan di depan dadanya dan memanyun-manyunkan bibirnya.

“Memangnya kami salah apa BabyKyu?”

“Kalian tidak memberi tahuku tentang pernikahan ini, aku jadi tidak bisa melakukan persiapan”

“Persiapan untuk apa Kyunnie? Amma sudah menyiapkan semuanya kan?”

“Aku tidak bisa kesalon untuk mempercantik diri Umma, bukankah Umma bilang penampilan itu penting apalagi di hari pernikahan ku” Kyuhyun semakin memanyun kan bibirnya, membuat orang yang saat ini melihatnya ingin sekali membungkusnya dan menyimpannya di kotak perhiasan termewah dan termahal dan dengan penjagaan super duper ketat agar tak di curi.

“Kyunnie tidak perlu kesalon untuk mempercantik diri, Kyunnie sudah cantik dari sisi manapun. Karena Kyunnie adalah menantu kesayangan Appa” Ucapan Tuan Choi sukses membuat wajah Kyuhyun memerah sempurna. Karena posisi Kyuhyun berada di tengah,antara Siwon dan Appa Choi membuatnya semakin salah tingkah. Karena terlalu gemas dengan tingkah menantu kesayangannya itu, Appa Choi pun menarik Kyuhyun dalam pelukannya. Membantu Kyuhyun menyembunyikam rona di wajahnya.

Kyuhyun pun tak sungkan untuk menyamankan dirinya dalam pelukan sang ayah mertua. Yang lain hanya memandang pasangan mertua-menantu itu sambil tersenyum. Bahkan Siwon tak bisa berbuat apa-apa jika sudah berhadapan dengan Appanya sendiri.

***

Acara pernikahan dadakan antara Siwon dan Kyuhyun pun telah selesai. Kedua orang tua Siwon sudah pulang ke rumahnya, setelah sebelumnya menyerahkan hadiah special yang katanya hanya untuk menantu kesayangan sang Appa Choi. Yaitu sebuah apartemen mewah dan sebuah mobil Audi A-7 berwarna merah. Kenapa merah? Alasannya adalah, Appa Choi merasa menantu chubby nya itu akan terlihat sangan “sexy” jika menaiki mobil berwarna merah pemberiannya. Alasan yang cukup gila memeng,mengingat Kyuhyun itu adalah menantunya.

Tapi siapa yang berani protes atas keputusan serang Tuan Choi. Sementara Siwon dan Kyuhyun kini sudah berada di sebuah apartemen mewah yag mereka pikir ini sangat berlebihan jika hanya mereka berdua yang tingggal disini. Apartemen pemberian Appa Choi begitu luas dan berfasilitas lengkap. Ada ruangan khusus untuk olahraga dan fitnes. Ada Mini Bar,ada ruangan Home Theatre, dan tak ketinggalan kolam renang berukuran sedang di bagian belakang ruangan.

Kyuhyun tak habis pikir melihat kelakuan Appa mertuanya yang suka sekali memanjakannya itu. Appa Choi memang sangat memanjakan Kyuhyun, bahkan jika Kyuhyun minta bulan madu ke bulan pun pasti akan di sanggupi oleh Appa Choi. Setelah lelah melihat-lihat semua ruangan di apartemen baru mereka, Siwon dan Kyuhyun pun segera menuku kamar mereka untuk membersihkan diri. (Jangan harap ada NC .Ok.)

Walaupun Siwon dan Kyuhyun telah menikah dan bahkan tinggal satu rumah, tapi mereka masih mengingat janji mereka, terutama Siwon. Janji untuk tetap mengutamakan pendidikan dan harus sukses mengurus perusahaan.

Kyuhyun sudah terlebih dahulu selesai membersihkan diri,dan kini ia terlihat gugup,atau mungkin juga takut. Bagaimanapun juga saat ini Siwon adalah Suaminya, dan malam ini adalah malam pernikahan mereka. Polos-polos begitu, Kyuhyun tetaplah Kyuhyun. Anak dari seorang ratu iblis, yang sudah dapat di pastikan sudah mengotori pikiran anaknya yang imut maksimal itu dengan hal-hal yadong versinya.

Siwon keluar dari kamar mandi dengan mengenakan  piama lengan panjang berwarna putih. Siwon mengerutkan alisnya saat melihat BabyKyu nya duduk tak tenang di atas tempat tidur. Siwon pun menghampiri Kyuhyun lalu duduk di sebelahnya. Siwon membelai sayang kepala Kyuhyun.

“BabyKyu hyung kenapa? Apa ada yang mengganggu BabyKyu hyung yang cantik ini?” Siwon masih terus membelai helaian rambut Kyuhyun ,memberinya ketenangan. Namun bukannya menjawab, Kyuhyun malah memeluk Siwon dan menyamankan dirinya dalam dekapan hangat sang suami.

“Tidak ada Wonnie hyung. Aku hanya….”

“Hanya apa sayang”? Kyuhyun menengadahkan kepalanya menatap Siwon. Sebenarnya Kyuhyun tidak ingin mengecewakan Siwon, tapi Kyuhyun juga belum siap melakukannya. Melihat wajah Kyuhyun yang sangat dekat dengannya,membuat Siwon seolah kehilangan kesadarannya. Perlahan namun pasti Siwon mulai mendekatkan wajahnya ke arah Kyuhyun dan menempelkan bibirnya dan bibir Kyuhyun.

Awalnya hanya saling menempel, tapi seperti lupa akan segalanya Siwon malah semakin mencium Kyuhyun dengan lebih intens. Bahkan kini, posisi Siwon sudah berada di atas tubuh Kyuhyun dengan menjadikan sikunya sebagai penopang agar tubuhnya tak terlalu membebani BabyKyu nya. Siwon masih terus mencium Kyuhyun dengan lembut dan menuntut, bagaimana pun Siwon tidak akan pernah mau melukai BabyKyu nya apa lagi di saat-saat seperti ini.

Kyuhyun yang sedari awal belum siap pun tidak bisa berbuat banyak. Kyuhyun tak menolak tapi juga tak membalas ciuman Siwon. Kyuhyun hanya bisa diam dan menerima perlakuan Siwon padanya, hingga tanpa sadar Kyuhyun meremas  bahu Siwon dan langsung membuat Siwon menghentikan kegiatannya.

Dengan nafas agak terengah, Siwon memandang Kyuhyun yang kini tengah memejamkan matanya dengan tangan yang masih meremas bagian bahunya. Siwon merasa kecewa karena tak bisa mengontrol dirinya sendiri. Siwon kemudian mengusap pipi Kyuhyun dan mengucapkan kata maaf berulang kali.

“Baby…. mianhae, hyung tidak bermaksud membatmu takut. Mianhae karena hyung tidak bisa mengontrol diri hyung, mianhae Baby” Mendengar nada bicara Siwon yang terdengar sangan merasa bersalah itu pun, Kyuhyun langsung membuka matanya dan tersernyum manis kearah Siwon.

“Harusnya aku yang minta maaf Wonnie hyung, karena aku tidak bisa melakukan apa yang seharusnya di lakukan oleh pasangan pengantin baru” Kyuhyun menundukkan kepalanya, merasa bersalah karena tidak bisa melakukan apa yang seharusnya dilakukan oleh pasangan suami-istri.

“Hey Baby, hyung mengerti. BabyKyu bukannya tidak mau melakukan nya, tapi kita memang sama-sama belum siap melakukannya. Anggap saja yang tadi itu adalah tanda bahwa kita telah mengikat janji untuk sehidup semati, dan akan selalu bersama menjalani kehidupan kita seterusnya”

“Gomawo Wonnie hyung. Gomawo karena sudah mau mengerti aku”

“Aku juga berterima kasih pada mu Baby, karena sudah hadir ke dunia ini dan menjadi bagian dalam hidup hyung”

Siwon kemudian memberikan kecupan singkat di bibir Kyuhyun dan membenarkan posisi tidurnya. Kyuhyun tidur beralaskan lengan Siwon dengan posisi berhadapan. Siwon terus mengusap kepala Kyuhyun sambil terus mengucapkan terimakasih pada Tuhan karena telah menciptakan makhluk “sempurna” seperti BabyKyu nya, dan bersyukur karena dia lah orang beruntung yang bisa memiliki hati seorang Choi Kyuhyun sepenuhnya.

Namun saat mata Siwon akan terpejam,Kyuhyun menanyakan hal yang sebenarnya Siwon sendiri tidak tau harus bagaimana cara menjelaskan nya.

“Hyung tidak marah atau kecewa padu kan?” Tanya Kyuhyun masih dengan posisi memeluk Siwon.

“Tentu saja tidak BabyKyu,memangnya kenapa hyung harus marah?”

“Karena aku belum siap melakukannya Wonnie hyung”

“Kita memang sama-sama berlum siap Baby, dan hyung akan menuggunya. Sampai kita benar-benar siap”

“Tapi, kita jadi tidak bisa cepat membuat  bayi Wonnie hyung” Dan tamatlah riwayat seorang Choi Siwon.

“Kita akan membuatnya, nanti. Saat kita sudah memenuhi janji kita pada orang tua kita Baby. Apa BabyKyu bisa menunggu sampai saat itu tiba?”

“Tentu saja Wonnie hyung. Kita tidak boleh mengecewakan orang tua kita dan kita harus menepati janji kita untuk sukses”

“Itu baru My BabyKyu hyung. Sudah larut, tidur lah”

“Hhmmm”

Kyuhyun kembali menyamankan posisi tidurnya, begitupun Siwon. Mereka tidur dengan hati dan perasaan bahagia. Esok, mereka akan terbangun dengan dunia baru mereka sebagai pasangan suami-istri, dan selalu bersama dalam menjalani kehidupan mereka seterusnya. Siwon dan Kyuhyun adalah dua hati dalam satu cinta yang memiliki kisah tiada akhir. Kisah yang akan selalu penuh teka-teki dan kejutan. Selamat berbahagia WonKyu….

 

 

END

 

 

Note     : Waaaa!! Jangan keroyok sayaaaa!! Entah lah kenapa endingnya jadi begini. Tapi ini juga udh menguras selokan tetangga mikirnya. Semoga suka yaa….. Gomawo buat pembaca setia Naman Mido.. Sampai jumpa di FF berikutnya …..Byeeee #Bow

Advertisements

21 thoughts on “Naman Mido Part. 8 end

  1. Yuhuuuu,,, happy end └(^o^)┘
    Akhirnya keinginan babykyu buat nikah kesampaian jg. Muehehehehe
    Cie, cie yg pnganten baru tp gak bsa malem pertama. Ahahahahahaha

    Ceritanya seru euuy. .
    Manteblah,, 👍👍👍
    Karya selanjutnya di tunggu authornim. .
    Fighting~ ^^v

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s