Posted in BL, Oneshoot, Romance

AHA!!

By.Ellena Han

Rate : T

Warning : BL… OOC… Typos

Cast : Siwon and Kyuhyun and “mine”

 

Aha!!

Toktoktok.. toktoktok… brakk.. brakk….

Cho Kyuhyun tersentak kaget, buru-buru duduk dari tidurnya. Suara apa itu, apakah dia bermimpi, tunggu… bukan.. itu bukan mimpi, itu suara seseorang yang sedang mengetuk pintu rumahnya, ah bukan, lebih tepatnya orang itu berusaha menghancurkan pintu rumahnya. Dan siapapun orang sinting itu, Kyuhyun bersumpah akan menjadikannya bumbu nasi goreng jika sampai ada satu goresanpun di pintu apartemennya.

Mata bulatnya melirik jam digital di meja nakas. Mwo!!!??? Jam 5 pagi… Astagaaa… orang itu bisa membangunkan seluruh gedung. Kyuhyun bergegas turun dari tempat tidurnya berlari secepat mungkin ke pintu depan, membukanya dan menghindar cepat sebelum tangan yang memukul pintunya itu mengenai wajahnya.

“Apa yang…”

“Kyyuu…..”

Detik selanjutnya tubuh Kyuhyun sudah berada dalam dekapan seorang pemuda tinggi yang berdiri di depan pintu rumahnya.

“Kyu.. kau harus membantuku, harus… harus…” orang itu masih memeluk Kyuhyun erat-erat, mengguncangkan tubuh Kyuhyun kekanan kekiri. Membuat namja manis itu menarik-narik hoodie yang di pakai pemuda yang memeluknya itu jika tidak ingin mati kehabisan nafas.

“L-lepaskan a-aku… Ya Tuhan…”

Pemuda itu melepaskan pelukannya sambil tersenyum salah tingkah melihat Kyuhyun yang terengah dengan wajah memerah.

“Pabbo…”

“Tehehehehe….”

Choi Siwon menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, meringis memandang sahabatnya yang masih berusaha meraup udara sebanyak mungkin sambil terus memelototinya.

Kyuhyun memberikan tatapannya yang paling  membunuh untuk pemuda yang masih berdiri di depan pintu apartemennya itu. Ini masih sangat pagi dan apa yang di lakukan Choi Siwon pabbo itu disini.

“Apa maumu Siwon?”

“Aku perlu bantuanmu Kyu…”

“Hampir menghancurkan pintu rumahku, membuat seluruh penghuni gedung terbangun, juga hampir membunuhku dengan membuatku kehabisan nafas, itu yang kau sebut perlu bantuanku?” Kyuhyun masih melotot galak.

Astagaa… Ini hari libur dan dia berencana tidur sampai siang, lalu berkencan dengan game terbarunya mumpung Hyung galaknya sedang mengungsi ke Shanghai. Dan lihat, Choi pabbo Siwon ini merusak semua rencana indah satu-satunya yang sudah disusun otak cerdas Kyuhyun.

“Aku serius Kyu…. Setidaknya biarkan aku masuk…”

“Tiket masuk…”

“Starcarf limited edition yang akan rilis minggu depan…”

“Deal…” seringai kemenangan tergambar di bibir merah namja manis itu saat dia menggeser tubuhnya untuk memberi jalan pada Siwon.

“Kau memerasku Kyu”

“Kau yang menawariku”

“Tsk… tsk…” Choi Siwon berdecak kesal, melangkah kedalam dan menghempaskan tubuhnya di sofa besar di ruang tamu.

Terkadang Siwon heran dengan sikapnya sendiri, entah apa yang membuatnya bertahan di dekat namja manis dengan mulut yang tidak ada manis-manisnya sama sekali itu. Mungkin karena itulah yang membuat Kyuhyun menarik baginya. Sikapnya yang selalu berlidah tajam, pertengkaran-pertengkaran kecil mereka, memacu adrenalin Siwon untuk mencoba menaklukkan Kyuhyun.

“Cepat katakan apa mau mu??”

“Tak bisakah kau lebih lembut Kyu? Setidaknya tawari aku minum atau sarapan..kau tahu? Aku belum makan apapun…” sebelah alis Siwon terangkat, mata hitamnya menatap Kyuhyun yang berdiri dengan tangan terlipat di depan dada.

“Memangnya kau pikir rumahku restaurant? Dan apa kau bilang tadi? Bersikap lembut? Memangnya kau kekasihku?”

“Akan menjadi kekasihku lebih tepatnya… dan jika kau mau…”

“APAAAA!!!”

“Tsk.. ini masih pagi Kyu.. jangan berteriak…”

“Kau bilang apa… katakan sekali lagi…” Kyuhyun menunjuk Siwon dengan tatapan horor.

“Ini masih pagi.. jangan berteriak…”

“Bukan itu…”

“Bukan itu…”

“Maksudku yang sebelumnya…”

“Sebelumnya…”

Pllaaakkk!!!

“Aaww…. kenapa memukulku?”

“Kau pabbo…”

Kyuhyun meremas jemarinya yang baru saja dia gunakan untuk menjitak kepala Siwon. Uh.. kenapa sakit sekali, memangnya kepala Choi ini terbuat dari batu. Ya Tuhan… Apakah Choi Siwon tidak tahu jika ucapannya tadi membuat jantung Kyuhyun seperti akan terlepas dari tempatnya tergantung. Kenapa seperti itu? Eum.. yeah.. Sebenarnya ini rahasia jika Kyuhyun menyukai sahabat sejak kanak-kanaknya itu. Apa? Kalian tidak dengar… Aku tidak akan mengulanginya lagi….

Well.. Kyuhyun memang menyukai, ani.. lebih tepatnya mencintai Siwon, dia tak tahu kapan rasa ini tumbuh, dan dia tak ingin mencari tahu, karena bagi Kyuhyun cintanya untuk Siwon tak terbatas oleh satuan waktu. Tapi karena reputasi Siwon sebagai karyawan paling di incar di tempat mereka bekerja, membuat Kyuhyun urung untuk mengatakan perasaannya dan lebih memilih tetap pada posisinya sebagai sahabat baik seorang Choi Siwon.

Kyuhyun tak pernah berpikir atau berharap perasaannya akan terbalas atau apa… Karena baginya keberadaan Siwon di sisinya sudah lebih dari cukup, walaupun hanya sekedar sahabat.

“Kyu… Kyuhyun… KYU….”

Kyuhyun sedikit tersentak saat jemari Siwon menyentil dahinya. “Astaga… Siwon… kenapa mengagetkanku…”

Great… Kyuhyun melamun tentang Siwon, saat orang yang menjadi bahasan otaknya itu ada di hadapannya, wow… Kau sungguh berani Kyu…

“Bagian mana yang menunjukkan aku mengagetkanmu Kyu? Seingatku aku tidak berteriak….” kening pemuda tampan itu berkerut. Sedetik kemudian seringai terukir di bibir tipisnya ketika melihat wajah Kyuhyun yang memerah.

Rasanya seperti ada satu makhluk di dadanya yang terbangun dan sekarang mengaum keras-keras saat melihat rona itu. Ya Tuhan… Apakah dia boleh berharap jika…. Ah… Akan Siwon pastikan sebentar lagi.

“Tsk… Sekarang cepat katakan apa maumu Siwon? Dan lekas pergi dari sini agar aku bisa tidur lagi”

“Aku ingin kau membantuku…”

“Kau sudah mengatakan hal itu 4 kali, apa yang bisa aku bantu…”

“Eum… kau ingat tentang orang yang aku sukai?” Siwon memandang pemuda manis yang masih berdiri itu dan sedikit menyeringai senang saat mendapatkan perubahan ekspresi di wajah Kyuhyun.

“Orang yang kau sukai..?” suara Kyuhyun terdengar menggantung. Jadi, Siwon datang sepagi ini ke apartemennya hanya untuk bercerita tentang orang yang dia sukai, yang entah siapapun itu Kyuhyun tak tahu. Great… Benar-benar beruntung nasibmu Kyu.

“Ya… Orang yang aku sukai. Kau ingat…?” Siwon berdiri, mendekati Kyuhyun yang masih mematung di tempatnya.

“Eh.. Ya.. ya.. Aku ingat…”

Bohong… Kyuhyun sama sekali tidak ingat, tidak tahu, dan tidak akan pernah mau tahu tentang siapa orang sial yang disukai Siwon. Mengingat itu hanya akan membuat hatinya sakit.

“Lalu… Apa hubungannya denganku?”

“Bantu aku mengatakan perasaanku padanya…”

“Maksudmu?”

“Jangan pura-pura tak tahu Kyu. Kau tahu kan aku akan gugup jika berhadapan dengan orang yang aku sukai…”

“Hhmmpp… hahahaha… kau payah… hahaha….” pemuda manis itu tertawa menunjuk-nunjuk  muka Siwon yang mengernyit bingung.

“Apa?”

“Kau payah Siwon, percuma kau punya badan besar berotot, mengungkapkan perasaanmu sendiri saja tidak bisa…. hahahaha… hhmmmppp….” tawa Kyuhyun berhenti saat telapak tangan besar itu membekap mulut dan hidungnya, membuatnya mendorong-dorong dada Siwon karena tidak bisa bernafas.

“Hah… hah… Kau mau membunuhku?” Kyuhyun melotot galak pada Siwon yang ganti menyeringai.

“Jadi, kau mau membantuku…”

“Hah…”

“Yeah… Terimakasih bantuannya Kyu…”

“Hei… Aku belum berkata iya..”

“Apa peduliku…”

“Tsk.. tsk..” Kyuhyun berdecak kesal, sebelum beranjak kedapur, dan membiarkan pemuda tampan itu mengikutinya.

Raut wajahnya menggelap. Untung saja posisinya yang membelakangi Siwon, hingga pemuda itu tak akan tahu. Ya Tuhan… Kenapa ini… Kenapa ada sedikit goresan di sudut hatinya?

Tidak.. Kyuhyun tidak boleh seperti ini, bukankah dia tahu, paham dan siap akan semua resikonya jika dia tidak ingin mengungkapkan perasaannya pada pemuda itu. Seharusnya dia tahu hal seperti ini cepat atau lambat akan terjadi. Kyuhyun membuka pintu lemari es, mengeluarkan sebotol air dari sana, meneguknya sekali telan dan balik menatap Siwon yang sudah duduk manis di salah satu kursi meja makan.

“Well… katakan padaku siapa gadis itu?”

“Gadis yang mana?” dua alis tebal Siwon hampir menyatu.

“Yang kau sukai…”

“Apa aku pernah berkata padamu jika aku menyukai seorang gadis?”

Kini giliran alis Kyuhyun bernasib sama. “Lalu….?”

“Kupikir kau tahu orang yang aku sukai Kyu…”

Choi Siwon menatap pemuda manis yang masih bersandar pada lemari es itu. Lagi-lagi seringai terlukis di bibirnya saat melihat raut wajah Kyuhyun. Dan untung baginya Kyuhyun terlalu sibuk dengan pikirannya hingga tak menyadarinya.

“Eh.. itu.. itu.. tsk…. sebenarnya aku tak tahu pabbo… katakan padaku, bagaimana orang itu?” Kyuhyun meringis sedikit, merasakan pisau imajiner yang kembali mengiris hatinya.

“Dia cantik…”

“Kau bilang bukan gadis”

“Bisakah kau diam Kyu…”

Bibir plum itu mengerucut. Dan jika ini dalam komik, mungkin akan ada gambar hati merah muda besar di kedua mata Siwon. Hah..untung saja ini nyata jadi hanya ada bola mata Siwon yang membulat.

Oh My… Jika Siwon tak ingat Kyuhyun bisa memutilasinya jika dia macam-macam pada diri Kyuhyun, ingin sekali Siwon meraup bibir merah itu saat itu juga, menyesapnya selembut mungkin dan… Ya Tuhan… hilangkan pikiran mesum ini dari otaknya….

“Lanjutkan Siwon”

“Dia tinggi…”

“Oh.. aku tahu..”

“Kyu…”

“Baiklah.. baiklah… Aku diam..”

“Setiap melihatnya, rasanya dunia ku berhenti berputar..” Kyuhyun memutar bola matanya. Dia tak tahu jika Siwon bisa se chessy ini.

Tunggu… Sepertinya tadi Siwon berkata jika dia tidak menyukai seorang gadis, lalu siapa? Setahu Kyuhyun pemuda yang dekat dengan Siwon hanya 3 orang, Donghae, Kibum si irit bicara, dan Kyuhyun sendiri.

Donghae? Sepertinya tidak mungkin, karena kemarin Kyuhyun memergoki pemuda itu sedang berciuman dengan Hyukjae di dekat pantry. Lalu Kim Kibum, pemuda pendiam itu sudah menikah dan punya 1 anak, jadi amat sangat tidak mungkin. Dan terakhir Kyuhyun sendiri, tapi apakah itu mungkin…

Hah.. Dia tidak ingin terlalu berharap dan melambungkan angannya begitu tinggi, karena akan sakit jika ternyata angan itu akan terhempas begitu saja. Mata bulat Kyuhyun menatap Siwon yang balas memandangnya dengan sebelah alis terangkat.

“Lalu?”

“Apa?”

“Tsk…. Selain hal-hal chessy seperti yang kau ucapkan tadi, apa lagi yang bisa kau ceritakan tentangnya”

“Eum.. Dia bermulut tajam, bermata bulat, dengan senyum angkuh yang terkadang mengesankan…”

Deg…

“Teman sekantor kita?”

“Ya…”

Detak jantungnya yang menggila membuat Kyuhyun merutuk dalam hati. Bibirnya hanya mampu mengucap lirih.

“Siapa?”

“Kau…”

Byuuurrr…..

Kyuhyun menyemburkan air yang ada dimulutnya. Apa tadi… Apa yang Siwon katakan tadi… Benarkah Siwon menyukainya, Choi Siwonnya? Cintanya selama ini terbalaskan..?

“Apa…?”

“Tsk…” pemuda tampan itu berdecak kesal, menghampiri Kyuhyun yang masih bersandar di lemari es. Siwon menatap mata bulat di depannya itu lekat-lekat.

Sedangkan Kyuhyun, pemuda manis itu sedang berusaha memalingkan wajahnya kemanapun asal tidak menatap Choi Siwon. My Godness… Dia belum sarapan, belum main game, dan dia belum ingin mati muda karena serangan jantung saat di pandangi Choi Siwon dalam jarak sedekat ini.

Choi Siwon masih memandang orang yang sudah menemaninya sepanjang umurnya itu. Dulu Siwon kira perasaan yang dia rasakan tak lebih dari perasaan sebagai seorang sahabat. Tapi dia mulai menyadari jika ada sesuatu yang berbeda, ketika Siwon merasa tidak suka saat Kyuhyun dekat dengan orang lain selain dia.

Ketika Siwon mulai suka memandangi wajah Kyuhyun saat pemuda itu sedang serius bekerja atau ketika Kyuhyun mulai mengomelinya ini itu yang membuatnya tak bisa berhenti menatap gerak bibir merahnya. Hingga dia benar-benar yakin, jika apa yang dia rasakan adalah suatu rasa yang lebih jika hanya sekedar sahabat. Suatu rasa yang akan dirasakan oleh pecinta pada kekasihnya.

“Kyu….”

“……”

“Kyu….”

“……”

“Kyuhyun….”

Tangan Siwon memegang pipi Kyuhyun, menguncinya, membuat pemuda manis itu mau tak mau menatap wajah Siwon.

“Siwon…”

“Kau tak tahu berapa lama aku menahan perasaan ini Kyu…”

My Dear Lord… Kyuhyun benar-benar tak tahu harus berkata apa, ingin rasanya saat ini ada sesorang yang datang, meneriakkan April Mop agar dia tahu Siwon hanya mengerjainya, atau menggodanya. Tapi dirinya kembali mengumpat dalam hati ketika ingat ini tanggal 5 Juli dan April sudah lama berlalu.

“Aku tahu.. mungkin kau tidak merasakan hal yang sama padaku Kyu… Tak apa. Aku janjikan tak akan ada yang berubah dalam persahabatan kita….”

“Siwon…”

Jari Siwon mengunci kata apapun yang akan keluar dari bibir Kyuhyun.

“Aku hanya akan mengatakannya sekali Kyu… jadi kumohon dengarkan aku… Aku menyukaimu, ah.. lebih tepatnya aku mencintaimu, tak peduli kau memiliki rasa yang sama atau tidak, tapi yang pasti rasa ini akan selalu milikmu… Aku tak tahu kapan itu terjadi, dan aku tak peduli, yang aku tahu hanya aku mencintaimu dan hanya akan seperti itu…”

Ingin sekali rasanya Kyuhyun berlari keluar dan membandingkan kilau di mata bening Siwon dengan binar mentari pagi di luar sana.

“Siwon…  Aku… aku..”

“Aku mengerti Kyu… Aku tak akan memaksamu…”

“Bisakah kau diam dan biarkan aku bicara Choi pabbo…”

Choi Siwon terkekeh pelan, melingkarkan lengannya ke pinggang Kyuhyun dan membawa tubuh mereka mendekat. Tak peduli pada Kyuhyun yang masih mendelik sebal.

“Aku juga mera…”

“Sudah kubilang aku mengerti, BabyKyu…”

Bibir tipis itu, membungkam bibir merah Kyuhyun. Melumatnya pelan, mengatakan semua yang tidak bisa dia katakan dengan kalimat. Kyuhyun memejamkan mata bulatnya, menikmati semua rasa yang seakan ingin meledaknya dadanya. Hingga kebutuhan oksigen yang di teriakkan otaknya membuat pemuda manis itu mendorong pelan dada Siwon.

Dahi mereka bersentuhan, tersenyum pada satu sama lain saat menyadari apa yang baru saja mereka lakukan.

“Jadi…?”

“Apa…?”

“Kau kekasihku sekarang Kyu?”

“Menurutmu?”

Dua bibir itu kembali bertemu, kecupan-kecupan yang semula lembut itu berubah menjadi lebih menuntut. Mereka terus tenggelam dalam dunia mereka, mengikuti hasrat yang baru pertama terjadi pada mereka dan…

Plakk… plakkk….

Pukulan yang mengenai kepalanya, membuat dua orang itu memisahkan diri.

“Tsk… jadi ini yang kalian lakukan selama aku tak ada dirumah… Dan bisakah kalian tidak melakukan hal itu di tempat umum…” Mata Kyuhyun membola. Mati aku… Rutuknya dalam hati.

“Berarti jika di tempat yang lebih pribadi Hyung mengijinkan? Baiklah.. ayo Kyu…”

Siwon tanpa rasa bersalah menyeret pemuda yang baru beberapa menit lalu jadi kekasihnya itu. Tak peduli jika Kyuhyun masih menatap horor pada kakaknya yang menatapnya galak.

“Yaakk… Choi Siwon… Cho Kyuhyun… Jangan melakukan itu selama aku dirumah….”

BLLAAAMMMMM……….

Pintu kamar Kyuhyun yang terbanting menutup, menjadi jawaban dari teriakan pemuda itu.

“CHOI SIWON… CHO KYUHYUN… KELUAR SEKARANG JUGAA….”

.

.

.

.

Sudahlah Ge… biarkan saja mereka… mungkin lebih baik kau menyumpal telingamu dengan earphone atau kau bisa, mengungsi kemari menemaniku…

Dan kalian, Siwon dan Kyuhyun, jangan keras-keras jika melakukan itu… Kalian dengar aku… Just Do It Slowly….

    –HLY–

——end——-

note :

Haha… Apa ada yang merindukanku? *lambai2 *ngintip dari bahu gege*

Halooo semua… Miss Han in here… Balik lagi nih… Masih sama couple kesayangan kitaaa…. Semoga g gaje ya… *garuk tengkuk*

Setelah mengalami moodswing yang jatuh bangun aku mengejarmu… akhirnya bisa juga bikin ini dalam waktu singkat….

Buat semua yang sudah mau membaca tulisan saya TERIMAKASIH BANYAAKKKK…. *special pake cepslok* aku tanpa kalian apa mah atuh….

Masih ditunggu komen dan ripiunya… *duduk manis*

My dear miss. Lee Donghae apa Lee Jonghyun ini? Kkkkk~…. I Love You… Terimakasih lagi bantuannya… cepatlah kembali… kami merindukanmu… *deepbow*

Semuanya…… ang, ucii, dedek autumn, jojo, moonmoon, my twins yuan&hyunnie, santy, annes (trimakasih teman malamnya), rina yg udah mau nungguin, zia, xiannie, alexa..  semua KELUARGAKU di MAGUI.com… Saranghae ^^

Terimakasih sudah mampir ke WKC ^^

——misshan——-

Advertisements

Author:

I Love Hangeng ❤❤❤❤❤

107 thoughts on “AHA!!

  1. el ailop u dagh, ini sweet bgt dibaca sambil ngopi pait juga ga berasa..ahahahha..
    duh,tambahin wonkyu momentnya donk

  2. hihihihihi wondad mah gtu ga bisa lyat bibir nya babykyu mengerucut sdikit psti bawaannya mau eemm mauu ….kkkkk bahkan bru aj jadian udh sung dgeret kdalam kamar ajaaa

    eeuumhh itu hyung kyu yg galak pasti minta ikut jg dgeret kdalam kamar,kkkkkk *plak

  3. seet si daddy mah ngerusuh ah ..wkwk gx bisa apa menyatakan cinta tanpa ngagetin begitu. .aigoo
    so sweet ..cie ciee #colekkyumom

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s