Posted in BL, Comedy, Romance, Series

Fix Kita Impas part. 4

By : Juma Park

Main Cash : Choi Siwon , Cho(i) Kyuhyun

Other Cast : Lee Hyukjae, Kim Heechul

Genre : Merried – life, AU, comedy (?) , YAOI

Rate :

Disclamer : Karya Ini asli buatan sendiri.ANTI PLAGIAT NO COPY COPY!!. Kesamaan nama tokoh jelas terjadi karena wonkyu tu milik bersama (hehehh). Happy reading! Gag terima bash! Ga suka Ga usah baca (simple) ^<^

Warning : Typo (?) Ceki ceki

 

SEBELUMNYA DI PART.3

“Baby..kenapa kau tidak masuk kedalam? Dan apa itu?” Tanya Siwon menunjuk ke tangan Kyuhyun.

Kyuhyun yang baru sadar dengan kedatangan Siwon tersentak namun langsung membalikan badan. Siwon yang sudah terlalu terbiasa dengan perlakuan Kyuhyun merasa tidak ada yang perlu dipertanyakan dengan sikap istrinya. Hanya saja kadang terbesit harapan “Baby, aku akan menunggumu” bisik Siwon dibelakang punggung Kyuhyun

Sedangkan Kyu menarik nafas pelan menahan keinginan yang harus dipendam “Wonnie aku mohon.. bertahanlah, untukku, untukmu, untuk kita..”

 

PART.4

Dengan tergesa – gesa Kyuhyun beranjak kekamar mandi terdekat yaitu disamping dapur. Untuk membasuh mukanya, menyembunyikan sembab yang begitu terlihat. “Oh astaga..Wonnie tidak boleh tau aku menangis” ucapnya sambil menggosok – gosok wajahnya dengan keras seperti sedang mencuci pantat panci yang hitam karena arang.

(Aish Baby.. nanti kecantikanmu luntur loohh)

Baby.. apa yang kau lakukan didalam sana??!” Siwon berteriak – teriak tidak sabar seperti anak TK yang tidak mendapatkan permenya.

“Baby ini.. lama sekali. Dia itu, apa yang dia lakukan??” Siwon menggerutu tidak karuan sambil mondar mandir didepan kamar mandi seperti seorang suami yang menunggu istrinya melahirkan.

“Baby…” runtuk Siwon sambil mengacak rambutnya dengan kasar.

“Kau ini kenapa sih? Teriak – teriak! Aku tidak tuli!” Jerit Kyuhuun tidak mau kalah, tepat didepan Siwon.

“Aku juga tidak tuli Baby..” Siwon mengrucutkan bibirnya.

“Jangan protes! kau yang mulai duluan..” Kyuhyun langsung melangkahkan kakinya melewati Siwon begitu saja.

“Jinjaa..” Siwon untuk kesekian kali (tak terhitung) merasa diabaikan. Dia kemudian menyungingkan senyum licik dan menarik Kyuhyun kedalam pelukanya.

“Aw! Wonnie!!” Jerit Kyuhyun yang terdekap dalam dada bidang Choi Siwon. Dia yang merasa malu hanya menundukan  wajahnya menyembunyikan rona merah yang merekah tanpa permisi.

“Kenapa kau menunduk hemm?” Siwon kemudian mengangkat dagu istrinya.

Kyuhyun memutar bola matanya kearah lain. “Oh GOD aku mendidih..” bisik Kyuhyun dalam hati.

Siwon mengamati lekukan hidung istrinya, mengecupnya dengan lembut. Kemudian beralih kearah mata dan sadar ada sesuatu yang tidak beres. Ada sembab yang terlihat disamarkan. Siwon pikir pasti sesuatu terjadi diluar kendalinya, separah  apakah? sampai membuat seorang BabyKyu yang ceria mengeluarkan air mata?

Siwon mengecup kelopak mata istrinya. Kemudian, memeluknya dengan posesif. “Baby.. apa selama aku pergi terjadi sesuatu?” Bisik siwon tepat didepan  telinga Kyuhyun.

“Annio..” Jawabnya berbohong.

“Lalu kenapa kau menangis?” Tanya Siwon semakin mengeratkan pelukanya.

“Tidak ada apa – apa, aku hanya sedang rindu Eomma dan Appa” lagi – lagi Kyuhyun menyembunyikan kebenaran yang ada.

“Tenanglah ada aku disini..” Siwon mengusap punggung Kyuhyun dengan gerakan lembut dan sedikit menggelitik. Dia lalu menenggelamkan wajahnya diceruk leher Kyuhyun yang serasa melambai – lambaik meminta dijamah.

“Wonnie..” bisik Kyuhyun membuat Siwon semakin bernafsu.

“Wonnie..”

“Hemm” Siwon tidak memperdulikan panggilan Kyuhyun malah semakin asik dengan mainanya dan tangannya yang bergerilnya diarea punggung Kyuhyun. Lama kelamaan merajah kebawah dan meremas but dengan hentakan kuat.

“Aw! Wonnie!!” sentak Kyuhyun sedikit menikmati. Namun kemudian, ingat akan tujuan utamanya. Yaitu, menyadarkan suaminya yang mulai haus kenikmatan.

“Choi Siwon?”

“Kuda Pabbo..”

“Hyung..”

Setelah dipanggil berkali – kali Siwon tidak juga merespon. Membuat Kyuhyun geram “terpaksa kulakukan” bisiknya pelan.

DUG!

“Aw! Baby!! Apa yang.. ais.. ahh!!” Sontak Siwon melonjak sambil mengangkat satu kakinya yang nyeri karena ditendang oleh seorang Kyuhyun yaitu namja manis yang akhirnya gagal dia cumbu. Yang lebih parahnya lagi namja itu sudah menyandang marga yang dia miliki “Oh.. Choi Kyuhyun.. kau sungguh kejam pada suamimu” Siwon meringis merasakan sakit dikaki dan sakit dibagian lain yang tertahan (yaitu pada bagian yang disensor).

 “Baby.. bertanggung jawablah kau!! Atau aku akan memanggil polisi!” Jerit Siwon yang masih belum bangun dari tempat kejadian. Merasa seperti korban tabrak lari saja.

Author : Oke author ambilkan kapur. Please Siwon ssi luruskan kakimu dan gambar sendiri bagian yang tertabrak, dilantai tempat kau duduk! You understand?

Sw : yes sweetiee berbiee (eaak..hayalan tingkat tinggi seonggok author *MIRIS)

“Kalau kau mau seperti itu terus.. aku tidak akan memberimu sesuatu” bujuk Kyuhyun, sambil mengerlingkan matanya dengan nakal, lalu melangkah kearah meja makan.

Melihat itu rasa sakit Siwon langsung lenyap bagai ditelan bumi. Dia berlari dengan girang menghampiri, berharap sesuatu yang istimewa dan langsung duduk rapih disamping istrinya.

“Baby.. apa yang ingin kau berikan?” Tanya Siwon dengam senyum mengembang.

“Berikan tanganmu” pinta Kyuhyun membuat siwon ketar – ketir. Namun tetap menuruti perintah istrinya.

“Ini untukmu Wonnie..” Kyuhyun meletakan sesuatu yang bentuknya lonjong dan berwarna merah bintik – bintik.

Siwon mendadak jadi merasa rabun. Melihat tidak percaya apa yang ada ditelapak tanganya. Dia mengucek matanya berkali – kali namun penglihatanya tetap sama ” Huaaaa!! Baby!!!!” Jerit Siwon kesal kemudian menumbuk pemberian Kyuhyun dimeja makan. Sampai terlihat seperti bubur darah.

“Astaga.. ini sebutir stawbery?! Huaaa!” Wonnie merasa dipermainkan, harapanya yang setinggi gunung sekarang menyusut sekecil semut. Dengan kesal dua beranjak dari kursi mencari istrinya yang sudah lebih dulu bersembunyi menahan tawanya sampai pipinya sakit.

Siwon hampir mendapatkan Kyuhyun yang bersembunyi didalam lemari pakaian. Sampai bel pintu utama berbunyi, Siwon melangkahkan kakinya menjauh dan membuat Kyuhyun menghela nafas lega.

.

.

CEKREK!

“Ayeong haseyo..” Sapa Heechul denga ceria. Kali ini dia tidak lagi memakai pakaian ala tentaranya. Dia mengenakan celana selutut warna merah dan kemeja panjang yang lenganya dilipat sesiku dengan warna hijau. Jangan lupakan rambutnya yang dikuncir dua menjulang tinggi seperti antena TV. Siwon menganga melihat pemandangan aneh didepanya. Heechul yang merasa diperhatikan dengan tatapan tidak wajar memajukan wajahnya sedikit. Kemudian bertanya “Wae?”

“Kau seperti pohon natal!” Jawab Siwon masih dengan wajah heran dan menahan diri untuk tidak menambahkan ornamen lampu serta mengalirkanya kesaluran listrik. Mungkin setelahnya ada Sinterklas yang datang memberi hadiah kewarasan untuk istri cantiknya.

“Kau ini!! Aku bukan pohon natal! Aku bunga mawar kuncup!” Protes Heechul dengan nada sebal.

“Ah! Sudahlah.. mana istrimu?”

“Ada didalam”

“Choi Kyuhyun!” Heechul berkeliling rumah mencari keberadaan Kyuhyun.

Mendengar suara Heechul Kyuhyun langsung keluar dari persembunyianya.

PLAK!

“Hay pabbo!” Kyuhyun memukul kepala Heechul dengan entengnya.

“Ah! Kau ini!” Heechul mulai berfikir kalau suami istri dirumah ini tidak ada yang waras dan sebentar lagi dia pun akan terkontaminasi.

“Ayo kita lakukan sesuatu!” Ajak Heechul kearah ruang tamu.

Disana Kyuhyum melihat Siwon yang tertelungkup menghadap lantai “Wonnie!!” Kyuhyun syok! dan berlari menghampiri suaminya. Menepuk nepuk wajahnya dengan lembut.

“Wonnie.. kau kenapa? Hik hik” Kyuhyun yang kelewat panik akhirnya tidak bisa lagi menahan air matanya.

“Kau pabboya.. bantu aku!” Kyuhyun menatap tajam ke arah Heechul yang berdiri sambil melingkarkan tanganya didada.

“Ne.. ne” ucap Heechul kemudian membantu Kyuhyun memgangkat Siwon kesofa.

Kyuhyun menidurkan kepala Siwon dipahanya “Wonnie kau ini kenapa? Tadi kau baik – baik saja..” Kyuhyun masih belum bisa menghentikan tamgisanya “huaaa Wonnie.. hik.. hik”

Heechul jadi merasa seperti menonton telenovela “Armando dan Fulgoso yang ternoda” pikirnya tidak nyambung.

Siwon menggerjapkan matanya perlahan. Kyuhyun yang melihat itu langsung menangkup wajah suaminya “Wonnie.. kau sakit? Bagian mana yang sakit?” Tanya Kyuhyun dengan lembut melupakan suatu hal.

Author : “Hellow sekarang kalian diruang tamu, ah Kyuhyun ssi! Appa mertuamu mengawasimu!!”

KH : “Diam kau! Suamiku sedang sakit! Aku panik! Kau tau panik!

Author : “oke oke..ngomongnya biasa aja..muncrat nih!”

“Kita pindah kekamar saja ya..” bujuk Kyuhyun yang dijawab anggukan pelan.

“Heh! Kim Heechul! Bantu aku! Jangan makan saja!” Kyuhyun berniat membawa siwon kekamar pribadi agar lebih leluasa. Namun, dia merasa tidak kuat mencoba mencari bantuan kepada seorang pabbo yang sedang menonton adeganya dengan sekotak popcorn dan sebotol cola “Astaga! Temanku ini tidak waras! Kau pikir ini bioskop!” Gerutu Kyuhyun  dengan amarah dan panik yang tercampur baur.

“Ih.. aku pula yang salah” Heechul merasa tidak terima. Namun, akhirnya membantu juga.

Siwon kini tertidur lesu dikasur tanpa mengucapkan sepatah kata. Kyuhyun semakin kwatir dibuatnya.

“Wonnie bagian mana yang sakit?” Kyuhyun kembali mengintrogasi siwon. Namun, kini jauh lebih leluasa apalagi kalau orang yang bernama Kim Heechul keluar dari kamar.

“Ehem.. ehem..” Kyuhyun memberi kode kepada Heechul untuk meninggalkan ruangan.

Heechul mengerutkan alisnya dengan sebal “Aku dibuang?? Aih..” dan melangkah meninggalkan dua orang suami istri yang aneh.

Kyuhyun berjalan kearah pintu dan menutupnya dengan rapat. Kemudian kembali kesisi suaminya. Dia tidur menyamping sambil tangan kirinya mengusap lembut puncak kepala Siwon sedangkan tangan kanan berada diatas perut suaminya.

“Wonnie kau masih belum mau bicara hem?” Kyuhyun berharap Siwon mengatakan sesuatu.

“Aku pusing..” ucap Siwon yang akhirnya membuka mulut.

“Ne.. apa yang membuatmu pusing? Coba ceritakan padaku..” Kyuhyun masih dengan posisinya kemudian mengecup pipi Siwon sekilas.

“Entahlah..menahan itu membuatku pusing..” Jawaban yang membuat Kyuhyun bingung.

“Mwo?”

“Menahan itu.. itu..” ucap Siwon menunjuk kearah bawah.

“Ooh..” Otak Kyuhyun akhirnya terkoneksi.

“Bolehkah?” Tanya Siwon meminta ijin dan dibalas senyum dan anggukan pelan.

DILUAR KAMAR

“Astaga mereka itu.. keterlaluan!” Heechul mengumpat kesal saat mendengar desahan horor dari arah kamar.

“Sudahlah.. aku mau menyiapkan bekal saja!” Kemudian dia beranjak kedapur dan memasukan beberapa makanan dan minuman ringan. Setelah itu berniat untul pulang. Sesampainya dipintu Heechul mondar mandir mencari cara keluar “Ini bagaimana caranya?” ucapnya dengan muka uring – uringan.

PLEASE INSERT YOU’RE PASSWORD

monitor memerintahkan Heechul memasukan pasword yang dia sendiri tidak tau. “Arggg!” Heechul mulai frustasi

“Arggg.. Wonnie.. ahh.. ahh.. lebih dalaam”

Terdengar rintihan Kyuhyun serasa membahana digendang telinga Heechul.

“Astaga.. astaga.. ah!” Heechul mulai panik.

“Baby.. ahh ah..” kembali terdengar suara, sekarang suara Siwon.

“Ah aku tidak kuaaaaaatt.. bunuh saja hayati Tuhaan..”

DUBRAK!

kini giliran Heechul yang pingsan dan mimisan.

.

.

.

Siwon berjalan keluar kamar dengan celana boxernya. Dia berjalan dengan santai sampai kemudian menemukan sesuatu yang mengerikan.

“Baby!!!!” Jerit Siwon

Kyuhyun langsung keluar dari kamar mandi, lari tergopoh – gopoh hanya dengan handuk putih yang terlilit asal.

“Ada.. apa.. won.. nie??” Tanya Kyuhyun dengan nafas putus – putus.

Siwon menunjuk kearah pintu kemudian bertanya dengan wajah datar “Apa kau tidak membuang sampah kemarin?” Kyuhyun memutar kepalanya dan mengarah ketempat yang ditunjuk Siwon

PLETAK! — satu pukulan mendarat dikepala Siwon.

“Itu bukan sampah Wonnie.. itu Kim Heechul.. sepertinya kita melupakanya semalaman.. ah! kau urus dia aku mau melanjutkan mandi” Kyuhyun melangkah meninggalkan Siwon yang sedang menggaruk – garuk kepalanya yang tidak gatal. Kemudian berjalan mendekati Heechul.

“Woy.. woy..” Siwon menepuk nepuk pipi Heechul.

Heechul mengerjapkan matanya kemudian menatap kosong orang didepanya. Lalu dengan reflek dia mundur sampai terpentok pintu “Tolong jangan.. jangan nodai aku” Ucap Heechul sambil melingkarkan tanganya menutupi dada dan kaki yang meringkuk.

“Cih! Kau pikir aku apa hah?! Cepat rapihkan dirimu dan pulanglah.. hari ini kau bisa istirahat dirumah seharian” Siwon memandang Heechul dengan tatapan miris.

“Ah.. kau mengusirku?? Habis manis sepah dibuang..” sindir Heechul dengan suara yang sengaja dikeraskan.

“Ah.. tutup mulutmu pabbo!” Siwon memaki Heechul dengan gemas “Jangan sampai Kyuhyun mendengar” bisiknya dalam hati.

“Aku minta tambahan biaya!” jerit Heechul membuat Siwon ingin melempar batu bata kekepalanya.

 

FLASBACK – @OFFICE

“Hyuk tuliskan nomor Kim Heechul untukku” pinta Siwon kepada sekertarisnya.

“Aku tidak punya nomor dia.. ini kucatatkan nomor sekertarisnya. Kau bisa meminta dia untuk menyambungkannya” jelas Eunhyuk sambil menyalin nomor disebuah kertas.

“Ini..” Eunhyuk memberikan kertas itu ke arah Siwon.

“Ne gomawo” jawab Siwon singkat dan tidak memperdulikan lagi sekertarisnya, yang menatap dengan penuh keingin tahuan.

“Apakah rencanaku berhasil?” Pikir Eunhyuk “Molla.. apa perduliku?” Kemudian keluar ruangan begitu saja tanpa pamitan.

Siwon langsung menghubungi nomor pemberian Eunhyuk. Dia memutar kursinya memunggungi Eunhyuk

“Yeboseyo” ucapnya pada seseorang diujung telefon.

“…”

“Kalau begitu tolong sambungkan”

“…”

“Kim Heechul kita harus bertemu. Kutunggu kau di Resto 42 jam makan siang nanti”

“..??????..”

“Sudahlah.. jangan banyak tanya..aku tidak akan membunuhmu..” bujuk Siwon kepada lawan bicaranya.

“…”

“Ne ne.. sampai nanti” Siwon mengakhiri panggilanya. Dan kembali kearah berkas – berkas yang harus ditanda tangani.

“Hyuk apakah semua ini harus ditanda tangani sekarang?” Tanya Siwon kepada Eunhyuk yang sudah minggat sejak tadi

“Hyuk kau dengar aku?” Siwon mengulangi pertanyaanya dan mendongakan kepalanya. “Hah? Kemana perginya monyet itu?? Dasar!!” Siwon menahan diri untuk tidak menggaruk muka sekertaris pribadinya itu dengan cangkul.

 

@RESTO 42

“Hay! Siwon ssi..” sapa Heechul ketakutan.

“Duduklah..” ucap Siwon.

“Mengenai kemarin..” Heechul tidak berani melanjutkan kata – katanya.

“Sudahlah, lagi pula aku sudah mendapat bayaranya semalaman” ucapan Siwon mendapatkan respon syok dari seorang Heechul.

“Mwo?! Semalaman?!” Tanyanya dengan mata dan mulut yang membulat.

“Ne..” jawab Siwon dengan senyum drimpelnya

“Ckckckck, kau luar biasa seperti kuda!” Heechul merasa takjub dan mulai berfikir menjadi penggemar Siwon. “Bolehkah aku minta tanda tanganya?” Pikirnya. Tapi,akhirnya dia urungkan karena gengsi.

“Jadi, apa maumu?! Heechul akhirnya menanyakan maksud dari ajakan pertemuan mereka.

“Aku ingin mengajakmu berbisnis” jawab Siwon serius.

“Bisnis apa?”

“Bisnis istri”

“Mwo?! Kau akan menjual istrimu? Oke aku beli! Kau minta berapa?!” Cerocos Heechul tanpa basa – basi. Yang rupanya sudah ditatap sadis oleh orang didepanya.

“Kau gila! mana mungkin aku menjual istri semanis Kyuhyun!!” Siwon meluapkan emosinya. Tapi, kemudian sadar kalau suaranya mengundang perhatian “Oh my ….” dan langsung menunduk malu.

“Aish! Kau ini!” Heechul menatap Siwon dengan gemas “Bikin malu saja” ucapnya tanpa rasa bersalah.

“Yak! Ini juga karena kata – katamu” Siwon berusaha meredam emosinya.

“Oke oke jadi bisnis apa yang kau maksud?” Heechul mengembalikan topik pembicaraan.

“Aku ingin kau melakulan sesuatu untukku” jelas Siwon.

“Ne, apa?” Heechul meminta Siwon melanjutkan ucapanya.

“Kau tidak perlu melakukan pelatihan apapun kepada istriku. Kau cukup datang dan membantu istriku apabila dia butuh bantuan”

“Memang apa yang akan kau lakukan?” Heechul semakin penasaran.

“Aku tidak tau, tergantung situasi saja. Yang penting kau membantu istriku itu saja” penjelasan yang membuat Heechul menelan saliva dengan berat seberat dosanya.

Tenanglah..hanya bantuan kecil dan aku akan membayarmu dengan biaya yang besar!” Mendengar bayaran Heechul langsung mengangguk – anggukan kepalanya sebagai tanda persetujuan. Mereka bersalaman erat “DEAL!” dan perjanjianpun telah dibuat.

“Aku mau makan dulu.. kau harus membayar baru kuijinkan kau pergi…” Heechul memasang muka memelas dengan suara cacing yang berdemo ria.

“Hemmm” ucap Siwon pasrah

FLASBACK END

 

Semenjak perjanjian itu Heechul selalu datang dengan permintaan Siwon. Kalau Siwon tidak memberi kabar artinya dia dan istrinya sedang Sibuk menguras keringat. Taktik demi taktik dibuat rapih oleh Siwon. Dari muntah – muntah, pingsan, kejang – kejang, menggigil, sampai pura – pura mati seperti kecoa yang terlentang.

Melihat semua hal itu, Kyuhyun merasa suaminya benar – benar dalam kondisi kritis dan sakit yang amat parah. Beberapa kali, dia bahkan meminta Eunhyuk untuk membantu mengurus kesibukan dikantor. Kyuhyun merasa harus bisa menjadi istri yang baik. Dia bahkan sering lupa, mondar – mandir mengucap nama Siwon diluar kamar pribadinya. Perasaanya selalu dilanda kalut yang teramat sangat.

“Wonnie.. aku mohon.. bertahanlah” Kyuhyum terisak sendiri didalam kamar mandi. Meratapi nasib dia dan suami tercintanya.

Sedangkan Kim Heechul sepertinya dia bertambah tambun 6 kg. Bagaimana tidak? Kegiatan dia selain jadi kuli panggul badan Siwon adalah menghabiskan persediaan makanan keluarga Choi junior (Choi seniornya ya Appa sama Eommanya Siwon). Namun, tentu saja tanganya semakin berotot.

Kesedihan Kyuhyun dan kebahagiaan Siwon akhirnya berjalan sebulan sudah. Dan hari ini adalah tepat 5 bulan usia pernikahan mereka. Kyuhyun bangun sangat pagi, tidak seperti biasanya yang harus diguyur air 1 ember. Dia duduk sendiri diruang tamu dengan kaki yang gelisah.

Siwon mengeliat dari tidurnya, merenggangkan tanganya kesamping. Dia meraba kasur disampingnya yang ternyata kosong. Siwon melonjak dan melihat dengan pandangan tak percaya. “Beruang maduku hilang!!!” Jerit Siwon dengan sekuat tenaga. Dia melonjak, kocar – kacir mencari istrinya disetiap sudut kamar. Tapi, hasilnya tetap nihil!

“Beruang madu! Beruang madu!!” Siwon berlari keluar kamar dan langsung terdiam saat menemukan sosok yang dicarinya sedang sibuk ngombrol dengam seseorang ditelefon.

Siwon mendekati tubuh istrinya kemudian memeluk lembut dari arah belakang.

“Pagi – pagi kau bicara dengan siapa?”

“Appa meminta kita kerumah” jawab Kyuhyun dengan sedikit bergetar

 

-TBC-

 

note :

Wak waw apa yang akan terjadi? Tunggu kelanjutanya ya..stay tune kekeke. Makasih semua! Sudah sudi membaca, semoga suka yah!

Makasih buat Miss Lee… yang tidak ada habisnya di recoki oleh seonggok juma. Terima kasih bt reader, juga makgombreng semua!

Terima kasih untuk Wonkyu dan teman – temanya yang sudah sudi kunistakan! Terimakasih ibu guru dan bapak guru yang sudah mengajari saya baca dan tulis deelel yang tidak bisa disebutkan satu persatu. C U next time ^^

Advertisements

24 thoughts on “Fix Kita Impas part. 4

  1. Haha choi siwon memang gk keabisan akal, apalagi udah ada bisnis dengan heechul 😀
    Kocak banget ini cerita nya..
    Aahh kira² apa ya keputusan appa choi ?…
    Lanjut lagi ne juma 🙂

  2. Lucu bgt….wonkyu selalu bahagia ne,,,tuh hechul..klo tambun kyk gmna yh??wonie cari perhatian kyu terus.,suka.

  3. baca Ff ini berasa lgi lihat siwon asli, soalnya sama alaynya. Lihat tingkahnya yang somplak kek gitu. Hadeh.. Bener” absurd nih orang. Cocok deh kalau bikin bisnis sama heechul. Hahahaha 😀 😀
    kyuhyun kenapa aigoo?? 😮

  4. Jiahhh…
    Siwon ada2 aja akalnya utk memenuhi hasratnya.
    Kkk….
    Kira2 apa ya hasil keputusan ahjussi choi utk hubungan wonkyu.
    Di tunggu juma kelanjutannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s