Posted in BL, Oneshoot, Romance

Do me

By. EllenaCho

Cast : Siwon x Kyuhyun

Rate : M

–For you three… Kkkk~

Do Me

Cho Kyuhyun berulang kali menghembuskan nafas lelah. Mata bulatnya masih berusaha fokus menatap jalanan lengang di depannya. Yeah… Hampir tengah malam, wajar kan jika jalanan tampak sepi. Pemuda manis itu kembali mengumpat pelan ketika mengingat waktunya yang terbuang percuma karena acara pesta sialan itu. Harusnya dia sudah sampai dirumah sejak 6 jam yang lalu dan sekarang pasti dia sedang tertidur nyenyak atau jika tidak dia pasti akan berkutat dengan kekasih keduanya, PSP.

Tapi apa… Lihat saja.. Nyatanya pemuda manis ini masih berada di jalanan, mengemudikan mobilnya dengan hati-hati, dan berusaha sampai di rumah dengan selamat. Kyuhyun masih merutuk kecil, berulang kali merencanakan balasan untuk Hankyung yang memaksanya ikut dalam pesta itu dengan iming-iming akan di kenalkan pada temannya yang seorang gamer ditambah dengan janji jika pesta itu tak akan berlangsung lama. Ugh… Lihat saja… Kyuhyun akan membalas pemuda itu karena sudah berani membohonginya.

(Me: yeah… Dan jika kau benar-benar melakukan itu maka aku akan membalasmu Kyu… Kyu: Mwo…?!!)

Mobil itu memasuki area parkir pribadi sebuah apartemen mewah. Lagi-lagi si pengemudi hanya mampu menghela nafas, menyandarkan kepalanya di sandaran kursi setelah mematikan mesin. Mengusap wajahnya yang menyiratkan kekesalan entah pada siapa? Pemuda manis itu bergegas keluar, toh tak ada gunanya juga dia terus berada di sini, lebih baik dia segera naik keruangannya dan bergelung dalam selimut yang hangat. Kyuhyun sedikit terhuyung ketika pusing melanda kepalanya, hell… Dia tidak mabuk kan? Dia pasti hanya terlalu lelah, seingatnya dia tadi tak minum sebanyak biasanya.

Cho Kyuhyun menekan password apartemen kekasihnya itu. Kekasih? Ah ya… Sepertinya aku lupa menjelaskan sesuatu. Yah… Kyuhyun memang sudah memiliki kekasih. Dan apartemen ini adalah milik kekasihnya itu.  Kalian ingin tahu siapa kekasih Kyuhyun? Namanya Choi Siwon. Ah… Ya.. ya… Kalian benar… Choi Siwon super model kelas atas Asia, pria tampan dengan senyum sejuta watt dan kelebihan-kelebihan lain yang jika aku tuliskan semua akan membuat kalian histeris nantinya.

Kyuhyun memang terkadang pulang ke apartemen ini jika dia terlalu malas untuk kembali kerumahnya sendiri. Kalian jangan berfikiran buruk tentang Kyuhyun, walaupun dia ada di apartemen ini tapi tetap saja Kyuhyun sendirian. Kekasihnya itu jarang pulang. Choi Siwon terlalu sibuk pindah dari satu negara ke negara lain untuk promo ini itu, shooting bla bla bla, pemotretan atau entahlah apa lagi Kyuhyun tak terlalu mengerti.

Well.. Kalian bisa yakin jika memang tak pernah terjadi sesuatu di antara Siwon dan Kyuhyun. Oh.. Kalian tentu paham kan dengan kata sesuatu yang aku maksud? Kaki jenjang Kyuhyun melangkah memasuki ruang utama yang gelap. Sepi. Dan itu artinya Choi Siwon tetap belum pulang juga dalam sebulan terakhir.

Entahlah ada di belahan bumi mana pemuda tampan itu sekarang, Kyuhyun tak tahu. Seingatnya, seharian ini belum ada kabar dari kekasihnya itu. Tapi, hal itu justru membuat Kyuhyun lega. Untung saja Choi Siwon tak ada disini malam ini. Jika dia tahu Kyuhyun pulang selarut ini, oh habislah sudah riwayat Kyuhyun. Dia paham betul bagaimana possesifnya Choi Siwon.

Kyuhyun melepas blazer yang dia kenakan, melemparkannya ke sofa terdekat, membuka kaitan dasi di lehernya dan melepaskan dua kancing kemejanya sekaligus. Pemuda manis itu melangkah ke dapur berniat mengambil air minum untuk membasahi tenggorokannya yang kering.

Kkllekk….

Lampu yang menyala tiba-tiba membuat Kyuhyun terlonjak. Mata bulatnya mengerjap, mencoba menyesuaikan dengan cahaya yang ada. Dan sedetik kemudian bola caramel itu membola. Hell no…

Choi Siwon in here…

Yeah… Choi Siwon ada disini. Pemuda tampan itu berdiri bersandar di dekat meja mini bar. Menatap Kyuhyun dengan pandangan yang sulit di artikan. Dua tangannya terlipat di depan dada.

Siwon mengangkat sebelah alisnya, membuat pandangan bertanya. “Beri aku penjelasan….”

“Eum… aku… a-aku…”

“Ya….”

Astaga… Suara tenang Siwon justru semakin membuat Kyuhyun gugup.

‘Tenanglah jantung sialan, jangan berdetak semakin kencang dan membuat dadaku sakit…’ Pemuda manis itu masih terus merutuk dalam hati.

“A-aku menemani….”

“Siapa?” Siwon memotong ucapan Kyuhyun.

“Han Hyung….”

“Kemana?”

Kyuhyun beranjak mundur ketika Siwon melangkah mendekatinya. Pemuda tampan itu masih menatapnya intens. “Eum… Pesta…”

“Selarut ini?”

“Eh… Ya… Maaf… Maafkan aku, Hyung…. a-aku…” Kyuhyun masih terus mundur, sedangkan Siwon mengikuti langkahnya dengan tatapan ala predator menemukan mangsa.

Hei… Sebenarnya untuk apa Kyuhyun takut pada kekasihnya sendiri. Kyuhyun bukan takut, hanya sedikit ngeri… Sama saja ya? Sebenarnya Choi Siwon adalah seseorang yang lembut, dia sangat mencintai Kyuhyun, tapi pemuda tampan itu akan berubah mengerikan ketika cemburu dan Kyuhyun yakin jika malam ini dia telah membuat seorang Choi Siwon cemburu.

Keringat dingin mulai menetes di dahi pemuda manis itu. “Aku bisa jelaskan Hyung… Aku… Aku…”

“Kau tahu peraturan dan konsekuensinya BabyKyu…”

Cho Kyuhyun menelan ludah gugup. Semakin merutuk dalam hati ketika langkahnya tertahan dinding di belakangnya. Sial… Siapa yang membangun dinding ini di sini?

Choi Siwon masih melangkah mendekatinya, memerangkap tubuh Kyuhyun dengan dua lengannya. “Bukankah kau tahu? Jika aku tak suka milikku di sentuh ataupun dekat dengan orang lain?” Siwon mendesis tepat di depan bibir Kyuhyun.

Entah kenapa aroma wine yang ada pada Siwon justru semakin membuat Kyuhyun berdebar. Ya Tuhan… Ingin sekali Kyuhyun memukul kepalanya sendiri ketika pikiran-pikiran aneh itu mulai memasuki otaknya.

“Aku bisa jelashhmmpptt…..” kata-kata Kyuhyun terputus ketika bibirnya terkunci oleh bibir tipis Siwon.

Choi Siwon melumat bibir merah itu dengan sedikit kasar. Membuat Kyuhyun memberontak dengan mendorong-dorong tubuhnya. Hal yang percuma karena Choi Siwon yang seperti ini tak akan bisa di hentikan. Dengan sekali sentak Siwon berhasil mengunci semua gerakan Kyuhyun. Membuat si pemuda manis semakin tenggelam dalam kuasanya.

“Jangan memberontak jika tak ingin lenganmu sakit…”

Lagi-lagi Siwon berbisik lirih di antara ciuman mereka. Memberi kesempatan Kyuhyun mengisi pasokan oksigen ke otaknya, sebelum bibir tipis nya kembali membungkam bibir merah di depannya itu. Mengecapnya, kali ini sedikit lebih lembut. Mencoba merasakan dan menikmati setiap rasa yang ada disana. Lidahnya membelai bibir Kyuhyun, mengirimkan getaran yang membuat seluruh syaraf di tubuh pemuda manis itu bereaksi.

Oh.. Sudahkah Kyuhyun katakan jika Choi Siwon adalah pencium yang handal. Hanya dengan sentuhan lidah dan bibirnya pria ini bisa membuat Kyuhyun gila. Kyuhyun membuka bibirnya ketika lidah hangat Siwon kembali membelai bibir bawahnya, meminta ijin untuk menjelajah lebih jauh. Membiarkan benda panas itu mengeksplor rongga nya yang hangat, menemukan pasangannya dan mengajaknya beradu.

Tangan Siwon yang menahan lengannya mulai berpindah melingkari pinggang Kyuhyun. Membawa tubuh mereka semakin merapat, berbagi panas yang mulai meningkat karena ulah mereka. Lengan putih Kyuhyun memeluk erat punggung tegap kekasihnya itu, saat kecupan dan lumatannya mulai berubah semakin dalam dan menuntut. Pemuda manis itu menyusuri setiap jengkal punggung Siwon, memetakan semuanya dalam ingatannya, hingga lengannya menemukan jalan ke leher Siwon dan mengalung di sana.

Ciuman itu masih intens, hingga sesorang mendesah dan…

“Oh.. Aku tak pernah tahu jika desahanmu akan semerdu ini, BabyKyu…”

Damn.. damn… Kyuhyun mengumpat dalam hati. Astaggaa… Semudah inikah pria tampan ini menaklukan Kyuhyun?

Kyuhyun hanya bisa menyusupkan jari-jarinya ke surai hitam kekasihnya itu saat Siwon mengarahkan kecupannya ke leher jenjang Kyuhyun. Menenggelamkan kepalanya ke perpotongan leher dan bahunya. Hembusan nafas hangat Siwon disana membuat kaki Kyuhyun terasa seperti jelly. Andai lengannya tak menahan tubuh Kyuhyun, bisa di pastikan pemuda manis itu pasti sudah merosot ke lantai. Getaran dan detak jantungnya yang meningkat juga hampir membuat telinganya tuli. Kyuhyun tak pernah tahu jika sentuhan Siwon bisa membuatnya hampir gila.

Pemuda manis itu terus mendesah, peduli setan dengan harga diri atau apa… Dia menginginkan Siwon sekarang, menginginkan pria nya menyentuh setiap jengkal tubuhnya.

“Hyungg… Pleasee….”

“Please what My Baby?” Siwon kembali mendesis tepat di depan bibir Kyuhyun, menatap mata bulat yang kini sayu penuh gairah itu.

“Berhenti menyiksaku… Aku mohon…”

“Apa yang kau inginkan, Sayang?”

Kyuhyun berdecak kesal, sial… Siwon benar-benar membuatnya bertekuk lutut, oh.. Andai dia bisa maka dia kan mencincang pria ini hidup-hidup.

“Please.. Kiss me… Touch me… Do me…” Kyuhyun tak peduli lagi dengan nada memohon dalam suaranya.

“Oh.. Aku tak tahu kau begitu tak sabaran Sayang….” Siwon menyeringai.

“Just shut up dan do me… Now…”

“As you wish, BabyKyu…”

Siwon membopong tubuh Kyuhyun, kembali melumat bibir merah kekasih manisnya yang sedikit membengkak karena terlalu banyak berciuman itu. Pria tampan itu membuka pintu kamar dengan kaki kanannya dan menutupnya dengan dengan sekali sentak. Entahlah.. Kyuhyun tak terlalu sadar dengan apa yang terjadi, otaknya kosong, yang dia ingat hanya ranjang, Siwon dan dirinya yang ada dalam perangkap dua lengan kokoh Siwon.

Siwon kembali menenggelamkan kepalanya dalam ceruk leher Kyuhyun. Mencium, menjilat, mengecup apapun yang bisa dia raih. Bibir tipisnya menyusuri kulit putih Kyuhyun, memcium, menyesapnya, meninggalkan jejak di setiap daerah yang disinggahinya.

“Oh.. Aku suka menandaimu Baby… Karena kau hanya milikku….”

Satu persatu helai yang menutupi tubuh keduanya mulai meninggalkan tempatnya. Kyuhyun sedikit tersentak saat jemari Siwon membelai dadanya yang terbuka. Menyusuri kulit mulusnya dan menemukan satu titik senditif disana. Menggodanya dengan telunjuk dan ibu jarinya. Membuat Kyuhyun berulang kali mendesahkan nama Siwon.

Pemuda manis itu mencengkeram erat sprei di bawahnya ketika kekasihnya menggantikan jari dengan lidahnya yang hangat, memanja ujung dada Kyuhyun dengan kuluman yang mampu membuat setiap sel di tubuhnya berteriak meminta lebih. Tubuhnya bereaksi terhadap semua sentuhan Siwon, bergerak sendiri seolah tahu apa yang mereka inginkan. Jejak-jejak panas yang ditinggalkan lidah Siwon membuat Kyuhyun ingin meledak saat itu juga.

“Just do it… Please… Please Hyung…” Kyuhyun sudah tak tahan. Semua panas yang terkumpul di bagian bawah tubuhnya menuntut untuk dilepaskan segera. “Please Hyung…”

Siwon menatap kekasih manis yang sedang memohon padanya itu. Mata caramel itu kini menggelap karena gairah yang menyala. “Tidak… Kau belum siap Baby… Akan terasa sakit…”

“NOW…”

Siwon menyerah, menunduk untuk memberi Kyuhyun ciumannya yang paling lembut.

“Im sorry if I hurt you, Dear…”

Kyuhyun memejamkan matanya rapat-rapat saat Siwon berusaha menyatukan tubuh mereka. Rasa perih dan terkoyak yang dia rasakan mulai membuatnya tak nyaman. God… Dia tak ingin menangis dan membuat Siwon khawatir. Tapi tetap saja butir-butir itu menuruni ujung matanya. Tak nyaman, tapi Kyuhyun tahu, Siwon tak akan menyakitinya.

Pemuda tampan itu mengecupi semua bagian wajah Kyuhyun, membisikkan kata cinta yang tak akan pernah dia ucapkan untuk orang lain. “Baby… Tatap aku… Ku mohon…”

Susah payah Kyuhyun membuka matanya. Menatap wajah tampan kekasihnya yang dioenuhi rasa khawatir.

“Kau ingin aku berhenti?”

Kyuhyun memandang sorot mata Siwon yang penuh gairah. Dia menggeleng pelan. Berusaha tersenyum agar Siwon tahu jika Kyuhyun baik-baik saja. Pemuda manis itu menghela nafas, mencoba menyesuaikan diri dengan keberadaan Siwon yang terasa jauh dalam tubuhnya.

“Jadikan aku milikmu… Seutuhnya…”

Choi Siwon tersenyum.  “As you wish… Dan jangan pernah hentikan aku. Karena aku tak akan berhenti…”

“Im yours… Lakukan sesukamu…”

Ya… Kyuhyun memilih jalannya untuk menjadi milik Siwon malam ini, dan akan dia pastikan juga jika Choi Siwon hanya akan menjadi miliknya. Perlahan tapi pasti, Siwon mulai bergerak, membawa Kyuhyun berjalan santai, menapaki jalan nikmat yang mulai terasa. Desahan dan erangan membuat suhu ruangan terasa begitu hangat. Peluh yang mulai membasahi tubuh mereka, menjadi bukti tempo permainan yang beranjak memanas.

“Kau milikku Sayang… Katakan… Katakan jika kau milikku…”

Siwon mendesis penuh nikmat, masih bergerak menghujam tubuh kekasihnya itu. Susah payah Kyuhyun mencoba bersuara di tengah gelombang nikmat yang menggulungnya.

“Ya.. Aku milikmu.. Siwonnie…”

Choi Siwon mulai mempercepat ritme permainan mereka, hentakan demi hentakan yang begitu dalam Kyuhyun rasakan dalam tubuhnya semakin mengantarkan mereka ke tepian jurang nikmat yang tak berdasar. Dengan cepat dunia mereka mulai berubah menjadi dunia berjuta warna. Dunia dimana hanya ada Siwon, Kyuhyun dan sebuah rasa yang membawa mereka pada liku labirin tak berujung.

Tubuh mereka menari dalam satu koreo indah bermelodikan desah nama sang kekasih. Hingga ketika cengkeraman itu semakin erat, ketika hentakan demi hentakan mulai terasa begitu cepat. Saat itulah dunia mereka meledak dalam satu dekapan erat tanpa celah.  Membiarkan panas tubuh mereka mengalir di iringi sentakan kecil dan getaran penuh kepuasan.

Dua tubuh itu saling mendekap erat, dua tubuh yang baru saja menyatu dalam satu dekapan atas nama cinta, memejamkan mata mereka, menikmati malam yang mulai beranjak menuju fajar.

.

.

.

“Jangan pura-pura tidur atau aku akan melakukan sesuatu padamu…”

Bisikan yang terdengar di telinganya itu membuat Kyuhyun tersenyum, rupanya Siwon tahu jika dia hanya pura-pura masih tidur. Pemuda manis itu membuka mata bulatnya, sedetik kemudian buru-buru mengalihkan pandangannya ketika hal pertama yang dia lihat adalah Siwon yang sedang memandangnya dengan intens.

Pemuda manis itu kembali menatap kemanapun asal jangan kearah kekasihnya itu, kilasan tentang kejadian semalam membuat pipinya memanas. Lagipula, di tatap dalam jarak sedekat ini saat bangun tidur oleh orang yang kau cintai bukan hal yang bagus untuk jantung.

“Bagaimana rasanya?”

“Rasa yang mana yang kau maksud Hyung…”

Kyuhyun berdecak kesal ketika Siwon terkekeh pelan. Pemuda tampan itu semakin erat memeluk kekasihnya itu, mengecupi pucuk kepalanya dengan sayang. Pemuda manis itu menggeliat dari dekapan Siwon ketika entah kenapa dada yang menempel di punggungnya itu terasa panas. Uh… debar aneh ini kembali.

“Bisakah kau melepaskan aku, Hyung… Aku lapar…”

“Bagaimana jika aku tak mau melepaskanmu?”

“Tsk… Tsk… Ayolah Hyung…” Kyuhyun masih berusaha membebaskan diri. Tsk… Apa si pabbo ini tak tahu jika Kyuhyun harus terus menerus menahan diri agar tak pingsan saat itu juga karena perbuatan Siwon yang seperti ini.

“Sepertinya aku punya ide yang lebih bagus Baby…”

“Apa…”

“Bagaimana jika kita sarapan dengan caraku…” Choi Siwon menyeringai, sebelum kembali memerangkap tubuh Kyuhyun dalam dekapan dua lengannya.

“Mwo… Andwee… Hyung…. Stay away… No…”

“Aku tak menerima penolakan Baby…”

Kyuhyun menatap horor pemuda tampan yang mulai membuatnya mendesah itu. Kembali merutuki tubuhnya yang bereaksi sendiri.

Oh… pagi yang indah bukan…..

—end—-

Note :

Haaa…. Apa ada yang merindukan nc q…? Kkkkkk- *ngintip dari bahu gege*

Miss han disini… Balik lagi dengan nc yang gaje ini… Huhuhuhu….

Buat neng… Ang… uciii… Nih ga jadi pensiun nih nulis NC nya…

Miss lee jonghyun apa lee donghae ini… kkkk~ yang sudah menyabotase keinginan pensiun saya nulis NC… Semoga g mengecewakan ya… Trims “suapnya” ati2 diperiksa KPK…. kkkk~

Buat semuanya… My twins yuan hyunnie, jojo.. Moonmoon, annesh (trims for everything), shanty, rina, dedek autumn sayang, loezia, haruga sora, keluargaku Magui. Com… Saranghae… ^^

Semua yang sudah mau baca… TERIMAKASIH BANYYAAKKKK….. *deepbow* semoga terpuaskan…

Masih di tunggu ripiunya… *duduk manis*

Terimakasih sudah mampir ke WKC…^^

—misshan—-

Advertisements

Author:

I Love Hangeng ❤❤❤❤❤

87 thoughts on “Do me

  1. Huh si kyuhyun cari gara2 duluan si , gantian dapet hukuman dari siwon Hahaha,

    Awalnya gak mau tapi akhirnya dia sendiri yg gak sabaran pengen diMSuki ahaha

  2. Hadew…wonie apa gak lapar perang terus ampek pagi…kyunya aja ampek horor tuh gara” siwonie…wonkyu emang deh…bikin merinding😅

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s