Posted in BL, Drama, Family, Romance, Series

WonKyu and The Babies (Torch)

triplets poster

By. Miss Lee

Cast : Siwon x Kyuhyun

Genre : drama, romance

Rate : K

 

-Wonkyu and the Babies (Torch)-

Siwon saat ini sedang memeriksa beberapa file yang harus ia tanda tangani, produk by cream saat ini sedang menduduki raja kosmetik di Korea, jadi tidak salah jika saat ini dia sangat disibukkan dengan berbagai kontrak kerjasama dengan beberapa swalayan untuk pendistribusian di sana. Jiwon sendiri juga memang di sibukkan dengan kerjaannya dan itu lah yang juga membuat Siwon sedih, karena lagi – lagi Jiwon harus melewatkan masa indahnya untuk bergaul bersama teman – temannya malah kini ia harus bekerja bersamanya.

Teddy yang sebenarnya sedari tadi berdiam diri di depan pintu ada perasaan ragu untuk mengatakkan mengenai pekerjaan yang mengharuskan Siwon bekerjasama dengan anak – anaknya. Kelakuan Teddy tidak luput dari pantauan Kyuhyun yang juga sudah 10 menit dirinya berada disana.

“Hyung..” Kyuhyun mendekati Teddy yang terlihat terkejut akan kedatangannya. “Mengapa tidak masuk ke dalam?”

“Akh Kyu.. eum.. aku hanya takut mengganggu Siwon”

“Memangnya ada apa? Itu file kontrak Siwon kah?” tunjuk Kyuhyun dengan melihat map yang dipegang oleh Teddy, ya.. Teddy adalah manager Siwon.

“Eum.. tapi aku ragu apa Siwon bisa melakukannya atau tidak, kau tau bukan bahwa saat ini kerjaan di perusahaan sedang meningkat” Kyuhyun mengangguk mengiyakan.

“Lalu? Apa itu kerjaan di luar kota?”

“Ani.. hanya saja ini menguras energy”

Kyuhyun mengernyitkan dahinya “Maksudnya?” Teddy menggaruk tengkuknya yang tidak gatal itu “Bukan menjadi model majalah dewasa bukan?” Teddy terburu menggelengkan kepalanya, ia tahu bahwa Kyuhyun tidak akan pernah mungkin menyetujui hal itu terlebih memang Siwon pun sudah pasti akan menolaknya.

“Akh sudahlah.. kajja kita ke dalam” Kyuhyun menarik lengan Teddy ke dalam ruangan Siwon.

Siwon menengadahkan kepalanya melihat siapa yang datang ke ruangannya tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu, “Baby…” wajah Siwon sumringah melihat kedatangan istrinya walau ia pun penasaran mengapa Teddy bisa ikut bersama dengan Kyuhyun.

“Hyung.. kau sangat sibuk, maka itu aku membawakan makanan untukmu” Kyuhyun menyimpan kotak makanan di atas meja dekat sofa yang memang berada di ruangan kerja Siwon.

Siwon pun mendekati Kyuhyun yang duduk disana di ikuti oleh Teddy dengan duduk di single sofa, “Gomawo baby, lalu bagaimana anak – anak?”

“Anak – anak baik, beruntunglah mereka tidak menyusahkan Appa dan Eomma” Kyuhyun pun membuka kotak makanan dan lalu memberikannya kepada Siwon untuk di makannya.

“Lalu hyung??”

“Akh iya.. ini aku hanya ingin menyerahkan ini kepadamu, baca lah dulu. Semua keputusan ada padamu, karena aku tahu saat ini kau sedang sibuk” Teddy pun menyerahkan berkas yang sedari tadi ia pegang itu.

Siwon menerimanya dan lalu membukanya, Kyuhyun pun ikut membaca kertas yang sedang dibaca oleh Siwon itu. “Ini maksudnya, aku..”

“Ya.. kau tahu bukan? Bahwa Korea akan menjadi tuan rumah di Asian games, untuk itu pemerintah memintamu untuk menjadi salah satu pelari dalam penyerahan api abadi di obor yang selalu terjadi dalam pelaksanaan pembukaan Asian games, tetapi mereka bukan hanya memintamu, melainkan mengajak serta ketiga anak kalian berdua”

Siwon langsung menghadapkan wajah kepada Kyuhyun, ia hanya ingin tahu reaksi apa yang akan ditunjukkan oleh Kyuhyun, selama ini mereka memang berusaha mensave ketiga anak mereka dari public. Karena mereka berharap triplets tidak terlalu sering di sorot mata kamera agar bisa hidup lebih tenang seperti masyarakat biasa pada umumnya, walau tentu sebagai anak dari pasangan WonKyu hal itu cepat atau lambat tidak bisa terjadi berlangsung lama, mereka bertiga pasti akan disorot media.

“Bagaimana?” ucap Siwon karena melihat Kyuhyun yang tidak bergeming sama sekali “Kau tak mengizinkanku?”

“Tidak.. tidak sama sekali, ini yang meminta pemerintah bukan perusahaan komersil. Tidak masalah, hanya saja kita harus mengatakan dulu kepada anak – anak” Kyuhyun pun tersenyum menenangkan setelah mengucapkannya.

“Jadi kalian menerimanya?” Teddy pun ikut bersuara.

“Nanti akan ku hubungi kau hyung, bagaimana pun anak – anak akan ikut serta, maka itu kami harus menjelaskannya terlebih dahulu kepada mereka. Jika mereka mau, ya.. tidak ada salahnya ikut serta dalam hal itu” Siwon pun membawa Kyuhyun dalam pelukannya mengelus lengan Kyuhyun yang dirangkulnya.

“Hari itu pun akhirnya akan tiba, anak – anak akan di sorot oleh kamera banyak, aku harap mereka bisa cepat menyesuaikan diri”

“Tenanglah baby, mereka jagoan kita. Mereka pasti bisa” Siwon semakin mengeratkan pelukannya.

“Baiklah sepertinya kalian akan berlovey dovey lebih lama, aku masih banyak kerjaan yang harus ditangani. Aku pamit dulu” Teddy pun berdiri dan lekas meninggalkan ruangan Siwon.

Kini mereka hanya berdua dalam ruangan, Kyuhyun masih menyandarkan tubuhnya di pelukan Siwon. “Kau belum makan hyung”

“Suapi aku..”

“Ck.. bayi besar”

Walau menggerutu tetapi Kyuhyun akhirnya mengambil bento yang ia bawa lalu menyuapi dengan telaten kepada Siwon yang pastinya disambut dengan riang oleh Siwon. Sebelum menguyahnya Siwon pun mencuri kecupan singkat di bibir tebal istrinya itu.

“Saranghae..” bisiknya di depan bibir Kyuhyun.

.

.

.

Setelah menjemput triplets di kediaman Choi fams, kini keluarga kecil itu sudah berada di kediaman yang asrinya itu. Kyuhyun dengan telaten memandikan ketiga anaknya, sedangkan Siwon sedang berkutat di dapur untuk menyiapkan makan malam mereka. Kerja sama yang baik oleh keduanya.

Semuanya sudah berkumpul di meja makan, triplets sendiri memang tidak akan pernah menolak yang namanya makan, mereka sangat senang dengan kata makan, apapun itu.

“Makan yang baik anak – anak”

“Ne daddy” ucap mereka kompak.

Kyuhyun sendiri hanya tersenyum menanggapi bagaimana sikap ketiga anaknya yang memang berbeda satu sama lain saat makan tiba, Daehan termasuk orang yang apik dan tenang saat makan makanannya, sedangkan Min Guk lebih terlihat lahap dan juga sesekali bersenandung saat makan memang keturunan Kyuhyun sekali, Manse pun terlihat lahap dan agak sedikit berantakan dan terkadang ia sesekali akan terdiam saat makan karena lebih memilih untuk bermain terlebih dahulu dengan robot yang ia pegang.

Setelah makan malam selesai, yang dilakukan saat ini adalah berkumpul di ruang keluarga. Daehan yang duduk tenang di sofa dengan menonton kartun kesukaannya di tab milik Kyuhyun, sedangkan Min Guk yang bermain mobil – mobil an berputar ke sana kemari, Manse pun lebih memilih tidur – tiduran di lantai dan bermain dengan robotnya.

Kyuhyun yang membawa orang juice kesukaan triplets pun hanya bisa tersenyum senang, walau ia kini kembali sibuk akan tetapi ia bersyukur ketiga anaknya dalam perkembangannya tidak pernah ia lewatkan dalam sedikitpun.

“Anak – anak lihat mommy membawakan apa?”

Ketiganya yang awalnya sedang sibuk dengan dunia masing – masing pun akhirnya mendekati Kyuhyun, dengan sabar satu persatu Kyuhyun memberikan juice kemasan kepada anak – anaknya. Siwon yang baru saja selesai mandi pun ikut berkumpul dengan Kyuhyun dan triplets.

“Anak – anak.. daddy mau membicarakan sesuatu kepada kalian bertiga, sini semuanya duduk dekat daddy”

Daehan pun segera mendekati Siwon yang sedang duduk disebelah Kyuhyun dengan mengambil tempat di tengahnya, Min Guk pun menyimpan mobilnya dan duduk dipangkuan Siwon. Sedangkan Manse masih terlihat sibuk dengan robotnya, mengabaikan permintaan sang daddy.

“Manse-yah, kau mendengarkan daddy bukan? Kha.. kemarilah” Manse masih tetap mengabaikannya dan asik dengan robotnya sembari bernyanyi – nyanyi  kecil “Manse…” sekali lagi Siwon memanggilnya.

“Manse..” kini Kyuhyun lah yang mencoba memanggil Manse dan akhirnya Manse pun mendekati Siwon dan Kyuhyun lalu memilih duduk dipangkuan Kyuhyun.

Siwon hanya bisa menghela nafasnya, lalu mulai melanjutkan apa yang akan dikatakannya tadi. “Daddy mendapatkan suatu pekerjaan dan daddy menginginkan kalian membantu daddy, bisakah?”

“Membantu daddy??” Min Guk memiringkan wajahnya imut ke arah Siwon.

“Ne.. mau kah?”

“Apa daddy?” lanjutnya lagi.

“Kalian bertiga hanya akan daddy gendong, lalu kita akan membawa sebuah obor yang di atasnya ada api dan membawanya untuk di serahkan kepada atlet yang sudah menunggu kita di suatu tempat”

“Obol itu apa daddy?” Daehan kini yang terlihat antusias dengan ucapan daddy nya.

“Obor itu eum… eum..”

“Obor itu suatu benda yang bisa menyimpan api” bantu Kyuhyun.

“Atthu (hot)” Kyuhyun menganggukkan kepalanya. “Nanti api itu bica buat thami thakit mommy” Manse yang kini ikut bersuara.

“Tidak akan, daddy akan melindungi kalian, maka itu kalian maukah?”

Min Guk pun mengangguk antusias lalu bernyanyi “Api.. api.. beep beep beep…” (Lagu pemadam kebakaran) Siwon mengusap kepala Min Guk sayang. Lalu ia pun melihat satu persatu anak – anaknya yang lain, Daehan hanya menganggukkan kepalanya dan Manse pun kembali menjadi pusat perhatian.

“Manse??”

“Eum..”

“Bagaimana?”

“Eum.. thapi nanti daddy belican Manse ice klim, gwaenchana?” Siwon melirik Kyuhyun yang hanya bisa menahan tawanya, selalu saja Manse melakukan barter.

“Baiklah..”

“Ne….” Manse pun mencium pipi Siwon dan kembali meminta turun dari pangkuan Kyuhyun dan tiduran di lantai dengan robot yang tak pernah lepas dari tangannya.

.

.

.

Setelah ketiga anaknya menyetujuinya, Siwon pun giat untuk menggendong ketiga anaknya sekaligus. Bagaimana pun tidak mungkin ia akan membiarkan triplets kelelahan, ia memang mempunyai gendongan kantong yang biasanya untuk menggendong anaknya di depan dan dibelakangnya, lalu bagaimana dengan satunya lagi? Siwon pun memikirkannya dengan terus menerus hingga solusinya adalah salah satu yang tidak bisa digendong dalam kantong maka akan digendong diluar dengan tangan bebasnya.

Siwon pun berusaha menjaga stamina dan tentu kesehatannya, Kyuhyun selalu membantunya selama ini. Memberikan vitamin dan juga membuatkan makanan sehat untuk suaminya itu, walau rute lari tidak terlalu jauh tetapi dengan menggendong triplets yang bisa dikatakan tidak lagi kecil itu sangatlah tidak mudah, ia pernah sampai sakit pinggang karena kedua dari ketiganya meminta untuk digendong secara bersamaan.

Usia triplets yang memasuki 30 bulan dan dengan berat badan masing – masing antara 16-17 kg itu sungguh berat bila harus menggendongnya seorang diri.

“Apakah hyung yakin?”

“Yakin??”

“Ya dengan hal ini lah?”

Siwon mengecup pipi Kyuhyun sayang, “Ya baby, anak – anak pun terlihat senang. Tenanglah aku pasti bisa”

Kyuhyun pun menuntun tangan Siwon untuk dibawanya, Kyuhyun mendudukan Siwon di ranjangnya lalu ia menaiki ranjang dan kini duduk di belakang punggung Siwon, memijitkan bahu Siwon dengan sebisanya, “Suka kah?” Siwon menganggukan kepalanya, “Aku akan datang mendukung kalian, eum.. mungkin merekam juga” Kyuhyun akhirnya menjadi lebih antusias dibandingkan Siwon.

.

.

.

Hari H pun tiba, Kyuhyun menyiapkan sarapannya terlebih dahulu sebelum Siwon akan melakukan tugasnya. Anak – anakpun sudah duduk tenang di kursinya masing – masing. “Bagaimana kalian sudah siap?” tanya Siwon.

Tidak ada yang menjawab karena terlalu sibuk dengan makanan masing – masing, tetapi mereka lebih mengkompakkan dengan menganggukan kepalanya dan tersenyum kepada Siwon.

“Sarapan dulu hyung” Kyuhyun pun mengoleskan roti untuk dimakan Siwon dan tak lupa menyiapkan susu juga untuknya.

Mereka pagi ini terlihat kompak dengan outfit yang sama yakni memakai kaos berwarna putih dan memakai celana pendek, tetapi hanya Kyuhyun sendiri yang memakai celana panjang, lagi pula Siwon memang tidak suka jika Kyuhyun terlalu melihatkan bagian tubuhnya walau itu kaki sekalipun, posesive memang.

Setelah menyelesaikan sarapannya, kini pasangan WonKyu pun segera pergi ke tempat dimana start Siwon akan memulai membawa obor. Kyuhyun pun memastikan agar kamera yang dibawanya save batrai dengan benar, jadi tidak akan terjadi lowbatt jika saat sedang mereka Siwon dan anak – anak mereka.

Sesampainya disana, sudah banyak orang yang menunggu di pinggir jalan. Selain mereka memang ingin melihat bagaimana rangkaian pembukaan Asian games tetapi juga mereka ingin bisa melihat pasangan WonKyu secara dekat beserta anak – anaknya yang selama ini sengaja mereka sembunyikan. Ya.. walau tidak terlalu disembunyikan.

“Baby.. hyung langsung menuju tempat dimana hyung start ne.. kau disini saja” meminta Kyuhyun untuk berdiri di samping Teddy dan berada di belakang tali yang sengaja dipasang untuk membuat mereka tertib dalam menyaksikan yang terjadi.

“Okay hyung.. anak – anak hwaiting!!!” Kyuhyun mengepalkan tangannya ke udara menyemangati suami dan anak – anaknya.

Siwon pun disambut oleh para staff dari Kemenpora Korea yang sudah sedari pagi menunggunya, “Annyeonghaseyo..” sapa Siwon ramah.

Setelahnya ia pun segera memasangkan kantong gendongan di tubuhnya, lalu menggendongkan Manse di depannya. Setelahnya ia pun meminta Min Guk untuk naik di gendongan yang nanti akan ia jadikan seakan ransel di punggungnya. Dengan meminta bantuan staff Siwon pun akhirnya dapat menggendong kedua anaknya didepan dan belakang tubuhnya.

“Daddy.. sunggyojoje.. sunggyojoje” Manse berucap setelah kepalanya agak tertekan ke belakang dan menempel di dada Siwon dikarenakan Siwon yang sedang mengangkat Daehan untuk digendong di tangannya yang bebas.

“Owh miannae..”

“Daddy ppuiw ppuiw” Min Guk dengan tenangnya melihat ke sekelilingnya, ia juga dapat melihat mommy nya yang sedang melambaikan ke arahnya.

Seorang staff mencoba untuk menggendong salah satu dari triplets agar Siwon tidak keberatan, Min Guk sudah menolaknya dengan menggelengkan kepalanya saat akan digendong.

“Wah apa kau akan membantuku?”

“Ya.. jika kau tak keberatan” lalu staff itu mendekati Manse dan merentangkan tangannya seakan ingin menggendong yang langsung ditolak oleh Manse.

“Andae.. andae..” tolaknya. Siwon pun akhirnya akan menyerahkan Daehan yang digendongnya untuk diberikan kepada staff yang akan membantunya, yang akhirnya ditolak dengan histeris juga oleh Daehan.

“Daaadddyyyy…” sembari menangis ketakutan.

“Oh daddy disini, daddy disini, gwaenchana..” Siwon pun mencium pipi Daehan untuk menenangkannya.

Setelah tenang Siwon pun melihat ke arah didepannnya berharap mobil dan rombongan yang membawa obor segera datang, dia sudah tidak kuat untuk menggendong ketiga anaknya terlalu lama. Ada salah satu staff yang memberikan mainan semacam obor dengan api di atas nya kepada triplets agar mereka bisa tetap terlihat tenang dan tidak kesal menunggu.

Hingga “Daddy bip bop bip bop” Daehan melihat mobil yang mendekati Siwon dan juga para staff disana yang ternyata adalah rombongan pertama dari Kemenpora untuk menyerahkan batang obor dan lalu memberikan intruksinya kepada Siwon.

Karena tidak sanggup akhirnya Siwon pun menurunkan Daehan untuk berdiri tidak jauh darinya, tak lama rombongan atlet yang membawa obor api pun datang “Daheannaaa.. mobilnya sudah datang, kemarilah” Siwon terlihat agak gugup.

“Daddy bip bop bip bop…” jawab Daehan.

“Ne… beep boop beep boop… Daehan hwaiting” sembari meminta high five kepada Daehan lalu dilanjutkan “Manse hwaiting… Min Guk hwaiting…” Setelahnya obor pun kembali dipegang oleh Siwon setelah sebelumnya ia sempat menitipkannya kepada salah satu staff yang berdiri tidak jauh darinya karena memang ia sedikit kelelahan menggendong Min Guk dan Manse.

Siwon pun kembali menggendong Daehan karena sepertinya sebentar lagi ia diharuskan memulai membawa obor api abadi untuk dibawa ke arena yang dituju. Kini Siwon sedang berdiri berhadapan dengan atlet yang sebelumnya membawa obor untuk menghidupkan obor yang dipegang oleh Siwon. “Gamsahamnida..” ujar Siwon.

“Daddy bbul (fire)” ucap Manse yang sedari tadi melihat ke arah obor yang dipegang oleh Siwon.

“Daddy atthu atthu (its hot)” kini giliran Daehan yang menunjuk – nujuk ke arah obor.

“Ne.. atthu..” Siwon pun akhirnya di instrusikan untuk segera mulai berlari.

**

“Aku khawatir pada Siwon hyung”

“Waeyo?”

“Lihatlah belum apa – apa dia sudah kelelahan” Kyuhyun menggigit bibir bawahnya melihat suaminya dan ketiga anaknya yang saat ini sedang di lingkari orang – orang dari staff Kemenpora karena sebentar lagi acara akan segera dimulai.

“Dia pasti bisa, Kyu.. tenanglah” Kyuhyun hanya mengangguk lemah, bagaimanapun ia tidak tega melihat suaminya kesusahan menggendong ketiga anaknya seperti itu.

“Heum..” akhirnya Kyuhyun pun lebih memilih untuk membuka handycam nya dan mulai merekam suami dan ketiga anaknya, yang akan memulai berlari dengan jarak sekitar 350 meter dari start awal menuju stadion dimana Asian games segera akan dibuka secara resmi.

“Kyu.. kita naik mobil saja”

“Tidak usah aku akan ikut berlari kecil sembari merekam semua kejadiannya”

“Tapi..”

“Kajja hyung..” melihat Siwon sudah mulai berlari kecil, Kyuhyun pun langsung mengikutinya dan merekamnya tanpa terlupa.

.

.

.

Sepanjang perjalanan Siwon memulai berlari, ia tidak pernah sekalipun terdiam karena Siwon tahu bahwa anak – anaknya nanti pasti akan merasa bosan. Maka itu lah ia sesekali menyanyikan lagu pemadam kebakaran.

“Whoah.. bulaseyo.. bulaseyo.. beep boop beep boop”

“Beep boop” Manse terlihat senang saat ia melihat ke sekelilingnya.

“Daehanna, Min Guk-ah, Manse. Mungkin daddy lah orang pertama yang membawa obor dengan tiga anaknya dibawa juga” ucap Siwon dengan terus berlari dan mengatur nafasnya dengan baik.

Suara sirine pun membuat Siwon sempat melihat ke belakang dan itupun mengundang perhatian triplets, dengan menggerakan tangannya Manse seakan menghalau orang – orang agar tidak mendekati dirinya.

“Ditto.. mintumin.. ditto (head out, rescue sqad)” Manse pun menggerakan tangannya seakan meminta orang – orang untuk tidak terlalu dekat dengannya, seperti polisi yang sedang mengatur lalu lintas.

“Bulaso.. bulaso.. beep boop beep boop” Siwon mencoba mengajak anaknya untuk bernyanyi, tetapi rasa lelah mulai menghinggapinya “Oh God.. please save me… save daddy..”

“Daddy beep boop beep boop” kini Daehan yang berucap.

“Nee… beep boop beep boop”

Hingga akhirnya mereka telah sampai di tempat tujuan dan memberikan api abadi kepada atlet yang sudah menunggu di luar venue. “Akhirnya…” ucapnya dalam hati.

Semua wartawan dari berita hingga infotainment sudah menunggu bahkan tidak lupa mengabadikan semuanya, memberikan bidikan terbaik untuk Choi fams dan setelahnya Siwon pun bisa mulai membebaskan dirinya dari tugas.

Kyuhyun hanya tersenyum melihat suaminya berjalan ke arahnya, hanya saja belum ia menghampiri Kyuhyun ada seorang wartawan yang memintanya untuk di wawancarai. Hingga mau tak mau Siwon pun berusaha meluangkan waktunya untuk di wawancara terlebih dahulu. Tapi memang sudah dasarnya anak – anak yang memang tidak bisa diam, mereka sudah meminta untuk segera pulang.

Baru saja Siwon akan mencek mic nya, Daehan berulah dengan melemparkan mainan obornya ke dekat cameramen hingga akhirnya wartawan pun mengambilkan mainan itu pun dan mengembalikannya kepada Daehan “Gotjima andwaeyo.. andwaeyo..” pinta Siwon kepada Daehan.

“Daddy tulun.. tulun..” hingga kembali Siwon pun memberhentikan interview nya hanya untuk menurunkan Daehan.

Interview kembali berjalan tetapi tak lama kembali Manse kini yang berulah “Daddy burrito (there’s water)”

Siwon pun mau tak mau harus menanggapi ucapan Manse “Oh ne burrito” Kyuhyun yang melihat dari ujung jalan hanya bisa tersenyum melihatnya, sedangkan Siwon hanya bisa menatap tidak enak kepada wartawan yang ada dihadapannya.

“Gwaenchana..” ucapnya.

Siwon kembali melanjutkan interviewnya dan kembali tak lama kini giliran Min Guk yang berulah dengan tidak hentinya berucap “Daddy deyo deyo (Daddy, let me down)” Siwon hanya bisa kembali berusaha memberikan senyuman canggungnya, karena kembali ia harus membuat interview jadi sedikit agak kacau.

Dan wartawan pun akhirnya mengakhiri interviewnya yang langsung membuat Siwon tersenyum lega, setidaknya kini ia bisa segera bertemu dengan istrinya yang sedari tadi sudah menatapnya dari kejauhan. Siwon pun membungkukkan badannya hormat lalu pamit undur diri dan segera berjalan mendekat kepada Kyuhyun.

Tetapi kembali langkah Siwon harus terhenti dimana orang – orang yang berada disana sedang melambaikan tangan dan seakan memberikan semangat kepadanya dan ketiga anaknya, Siwon pun hanya terus memberikan senyuman di wajahnya. Setelah terus saja melangkah meninggalkan kerumunan para fans, Siwon kini berhasil berada di hadapan Kyuhyun dengan jarak dekat, hal itu pun tidak lepas dari sorotan kamera handphone para fans mereka dan juga mungkin para fans ketiga anaknya karena para fans saling sahut menyahut memanggil nama anak – anak WonKyu itu.

“Mommy… mommy..” ujar triplets kompak.

“Ne aegydeul.. kelelahan ne?” Kyuhyun mengelapkan keringat satu persatu anaknya dan mengambil alih Daehan untuk di gendongnya.

“Kau sangat kelelahan hyung” Kyuhyun kini melap kan handuk di sekitar wajah Siwon dari dahi, pipi, hingga dagunya lalu tanpa malu memberikan ciumannya di pipi Siwon. “Kau hebat hyung” Siwon pun hanya bisa tersenyum dan mendekatkan tubuh Kyuhyun dengan merangkul pinggang Kyuhyun agar bisa semakin dekat dengannya. Kyuhyun pun ikut tersenyum dan memberikan ciuman di pipi anak – anaknya.

“Kajja kita pulang..”

.

.

.

Siwon baru saja keluar kamar mandi dengan rambut yang masih basah, Kyuhyun yang baru saja masuk ke kamar karena ia baru saja menidurkan ketiga buah hatinya itu berjalan perlahan menuju Siwon, mengambil alih handuk dari tangan Siwon dan kini ia sendiri yang membantu mengeringkan rambut Siwon.

“Pasti badanmu sakit, bagaimanapun mereka bertiga sudah besar dan pastinya berat” Kyuhyun masih setia mengeringkan rambut Siwon.

Siwon pun menghentikan pergerakan tangan Kyuhyun lalu mengarahkan wajahnya untuk sejajar menghadap Kyuhyun, mendekatkan jaraknya hingga Kyuhyun pun mengerti dan menutup kedua matanya. Siwon mengecup lembut bibir tebal Kyuhyun sedikit memberikan sentuhan lidahnya dan bermain dengan bibir bawah dan atas Kyuhyun bergantian, Kyuhyun pun tak tinggal diam dengan kini melingkarkan tangannya di leher Siwon untuk memperdalam ciuman mereka.

Pasokan oksigen lah yang membuat keduanya harus mau melepaskan ciuman panas itu, “Saranghae baby..”

“Nado saranghae hyung..” Kyuhyun menyenderkan kepalanya di bahu Siwon dengan wajahnya ia hadapkan di ceruk leher Siwon, sedangkan Siwon memeluk Kyuhyun protektif.

“Aku bahagia setidaknya mereka sehat, tidak masalah bagiku harus merasakan pegal ataupun sakit. Karena mereka adalah buah hati kita, cinta kita, akan aku berikan segalanya kepada mereka”

Kyuhyun menengadahkan kepalanya, membelai dagu Siwon yang sedikitnya agak kasar karena sudah mulai ada bulu – bulu halus di sekitarannya. “Ne araseo.. sebelum tidur aku akan memijatmu dulu agar tidurmu bisa nyenyak”

“Atau mungkin olah raga malam?” ucap Siwon dengan mengerlingkan matanya yang mampu membuat Kyuhyun berblushing ria.

Kyuhyun memukul lengan Siwon “Ck..” ia pun melepaskan pelukannya dan mendekati kotak P3K yang berada di sudut dinding kamarnya, mengambil balsam yang Siwon tahu pasti untuk memijatnya.

“Berbaringlah, aku akan memijatmu setelahnya hyung pasti akan tidur dengan nyenyak” Kyuhyun pun menuntun Siwon untuk segera berbaring yang dipatuhi oleh Siwon, dengan telaten Kyuhyun pun membuka baju Siwon agar bisa mengoleskan balsam di punggung Siwon, biarlah tangannya nanti akan terasa panas tetapi suaminya setidaknya bisa tidur dengan nyenyak karena hari esok pasti akan lebih berat lagi.

Kyuhyun dengan perlahan memijit punggung Siwon, hingga tak lama terdengar dengkuran dari bibir Siwon. Kyuhyun segera mengakhiri kegiatannya dan kembali membenarkan baju Siwon menyelimutinya agar tetap hangat. Ia sendiri segera menuju kamar mandi dan merendam tangannya di air dingin, setelah merasakan bahwa tangannya sudah tidak panas dan lengket lagi, Kyuhyun pun kembali menuju ranjang. Kyuhyun bisa melihat bahwa posisi tidur Siwon sudah menjadi terlentang berbeda dari yang tadi ia tinggalkan dimana posisinya sedang telungkup.

Kyuhyun perlahan menaiki ranjang agar tidak mengusik tidur Siwon dan sebelumnya mengecup bibir dan dahi Siwon “Jaljayo hyung, saranghae…” Kyuhyun pun memposisikan tubuhnya dengan tidur menyamping mendekati Siwon dan mengambil lengan Siwon untuk dijadikan alas kepalanya.

Cinta itu sederhana saat dimana ada aku, kau dan mereka. Bersama menjalani hidup, melihatnya tertawa, melihatnya tersenyum, membagi rasa dan juga saling mengerti serta saling menjaga.

-end-

 

 

Note :

Awalnya tidak akan tayang triplets dulu, tapi tapi masalahnya…. ff yang itu lum selesai karena salahkan WonKyu yang sekarang mereka lagi demen lovey dovey nya gak di umbar kan ekeu nya kepo, hahahaha…

Yawdahlah ya.. moga suka kalo gak suka juga gak apa – apa gak maksa koq,, tapi kalo suka cukup lempar Jonghyun kerumah saya dan segera nikahi saya sekarang juga biar bisa buat triplets segera yang real, eh… hahahaha…

Gak pernah bosannya untuk selalu berterima kasih kepada semua visitors WKC yang senantiasa selalu mampir dan juga menyempatkan membaca serta memberikan komentarnya sungguh berterima kasih sangat.

Makasih juga untuk para Magui community, the rempongers cii, jojo, ang + dedek (kembali memberikan ff yang happy end kan? hahaha), ka el (kemana dirimu??), vie umma (hwaiting ff na…), annie (please comeback safely, ayo ayoo hahaha), twin sansan kesayangan (lagi kan ku update nih, hahahayy), ulan, ika, annes, shila, the gombreng (rizka, fariz, yanti, umi)…

Jangan lupa juga buat mampir ke siwonangkyu.wordpress.com dan juga autumnwks.wordpress.com disana ada ff tayang juga loh jangan lewatkan nanti nyesel hahaha… makasih smunya hug atu atu…

Advertisements

92 thoughts on “WonKyu and The Babies (Torch)

  1. Happy family lagi.
    Aaaiinnggg…
    Ska bnget.
    Emang kluarga yg bahagia.
    Siwon ayh yg baik.
    Dan baby ibu yg liar biasa.
    Waduuuuhhh…..
    Pake2 di pijet lagi mengakibatkn perut membesar.
    Miss aku ska.
    Tpi aku kaga bsa ngelempar jonghyun k kmr miss. Ntar aku di goreng ama juma.
    Ff apa nih yg msih tersimpan.
    Miss buruan di luncurkn.
    Nanti ep2 nya di gondol maling

      1. Ep2 yg gak jdi d publish miss.
        Ep2 yg itu
        Yg miss blang di atas.
        Okeh deh miss
        Klo juma ama jusi park.
        Aku akn lemparkn jonghyun k kamar miss lee.
        Siap2 miss lee.
        Sgra pke bju yg sekseh.
        Hitung bintang miss
        Klo udah jonghyun akn sgra sampe

  2. whooaaa….Super Daddy Choi Siwon…imut,gemes klo liat triplets…suka sama ceritanya…simpel dan manis…di tunggu lagi Ff WonKyu lain nya…dan pada ilang kemana ney Author” yang lain…Ff yang dulu” masih ada yang belum tamat looo…hehehe…^^V

  3. Lucu dan suka bgt klo udah liat interaksi si babies sama mommy dan daddy’a.polos dan gemesin khas anak kecil.

    Daddy’a tipikal ayah yg bertanggung jawab mommy’a juga tipe orangtua yg slalu siaga dengan tiga orang anak yg pintar dan lucu” Choi fam trlihat sbgi kluarga sempurna yg psti bikin iri dan kagum oranglain.

  4. Ya ampuuuuun,
    Betapa remuknya badan wondad gendong mereka bertiga, kkk~
    Meskipun itu badan otot smw, tetep ajje bkin sakit pinggang. . ahahahahaha
    But, wondad is the best and the strongest daddy ever. . 😂😂😂😂
    fighting wondad, ntar dpet hadiah dri kyumom koq. . kkk~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s