Posted in Angst, BL, Comedy, Romance, Series

Fix Kita Impas part.3

By : Juma Park

Main Cash : Choi Siwon , Cho(i) Kyuhyun

Other cash : Lee hyukjae, Ny.Choi, Tn.Choi

Genre :   Merried – life, AU, comedy (?) , YAOI

Rate : T

Warning : Typo bertebaran

Disclamer : Karya Ini asli buatan sendiri.ANTI PLAGIAT NO COPY COPY!!. Kesamaan nama tokoh jelas terjadi karena wonkyu tu milik bersama (hehehh). Happy reading! Gag terima bash! Ga suka Ga usah baca (simple) ^<

SEBELUMNYA DI PART.2

Siwon menggendong Kyuhyun ala bridal menuju kamar “Ini hari yang indah!” Batin Siwon, dan sekilas  tersenyum licik khas penjahat di sinetron – sinetron.

“Aku punya ide gilaa!! Oh Beruang Maduku..mianhe! Seterusnya suami tampanmu ini akan banyak mengorbankanmu!!” Ucap Siwon pelan tak terdengar oleh Kyuhyun. Kemudian melanjutkan kegiatannya.

“Arrrrhhh…wonnieee give me pleasee!! More..more!!

PART. 3

“Baby..” panggil Siwon pelan, sambil mengusap surai rambut Kyuhyun dengan lembut.

“Baby..” Siwon mengulangi panggilanya.

Kyuhyun hanya mengeliat pelan ” Hoaaamm…” mengangkat kedua tanganya ke atas.

 “Arggg!” Dan mengerang saat merasakan nyeri di bagian belakangnya.

Siwon yang melihat tingkah istrinya tersenyum dan kembali meneruskan aksi penjelajahanya dipepotongan leher Kyuhyun.

“Hyung.. appo.. ah sss ” ucap Kyuhyun mengigit bibir bawahnya. Membuat Siwon berhenti dari aktifitasnya dan bergumul dengan rasa bersalah.

“Mianhe baby.. mianhe.. hyung tidak bisa menahan diri” ucap Siwon tertunduk lesu, serasa ada yang mengganjal di dadanya. Memang dia juga menyadari, kalau terlalu kelewat batas menghajar istrinya semalaman. .

( Entah berapa ronde.. Author aja sampe ketiduran nungguinya.. hheh )

Siwon mengeratkan pelukan ke tubuh hangat istrinya. Mengecupnya berkali – kali. Kyuhyun yang menerima perlakuan seperti itu hanya diam sambil menikmati nyeri yang menjalar ke seluruh tubuh.

“Wonnie.. ini sudah siang.. bersiaplah ke kantor” perintah Kyuhyun mendorong  tubuh suaminya menjauh.

“Mhhh.. anio” tolak Siwon malah semakin merapatkan pelukan.

“Wonnie.. pergilah..” usir Kyuhyun dengan nada lemah.

“Mana mungkin aku bisa meninggalkan istriku dalam keadaan seperti ini.. aku tidak mau ke kantor!” Tolak siwon membuat Kyuhyun gemas.

“Wonnie.. kau harus ke kantor.. lagi pula, kalau kau di rumah dan terus – terusan memelukku seperti ini.. aku juga tidak akan bisa istirahat..” bujuk Kyu.

“Benarkah?” Tanya Siwon penasaran, Kyuhyun mengangungkan kepalanya pelan.

“Baiklah.. hyung ke kantor..” akhirnya Siwon menuruti ucapan istrinya dan beranjak ke kamar mandi. Kyuhyun menghela nafas lega kemudian memejamkan matanya

.

.

.

CUP

Ciuman kilat mendarat di kening Kyuhyun.Dia yang masih di landa rasa kantuk hanya mengintip dari celah kelopak mata.

“Hyung berangkat ne? Jangan lupakan jam makanmu dan minumlah obat pereda nyeri juga..” belum selesai Siwon menyelesaikan ucapanya kyuhyun sudah menutup telinganya dengan bantal. Siwon kembali di buat tersenyum dengan tingkah istrinya. “Beruang madu.. baik – baik di rumah ne?”

BUK!

Bantal yang tadi di peluk Kyu mendarat dengan sukses di muka Siwon “Berhenti memanggilku beruang madu!!!” Jerit Kyuhyun tidak terima, sedangkan Siwon berlalu begitu saja dengan tawa yang membahana.

 

@ OFFICE

Eunhyuk berjalan pelan dengan kaki berjinjit – jinjit mengintip ke arah sebuah ruangan “Dia belum datang..” ucapnya  ” sukurlah..” Eunhyuk merada lega, mengusap dadanya berkali – kali.

“Apa kau mencariku?” Eunhyuk merasa seperti tersambar petir saat mendengar suara seseorang di balik punggungnya. Dia menjilat bibir bawahnya yang mendadak terasa kering “GOD biarkan aku hidup lebih lama lagi” bisiknya, sambil memutar badan ke arah sumber suara.Perlahan seperti robot yang kehabisan baretai.

“Hay! Hehehe…” sapa Eunhyuk ala kadarnya kemudian berniat melarikan diri. Namun seseorang itu yang ternyata atasanya -Siwon- mencengkeram kerahnya dengan keras.

“Mau kemana kau?” Tanya Siwon.

“Ah.. ah anio.. hanya…” jawab Euhyuk gelagapan.

Siwon kemudian melepas cengkeramanya dan melingkarkan tangannya di bahu Eunhyuk, membuat yang punyanya semakin kikuk dan ngeri.

“Astaga.. dia akan membunuhku dengan cara apa? Huhuhu” runtuk Euhyuk dalam hati.

“Apa kau sudah sarapan?” Tanya Siwon dengan ramah.

“Ah sudah sudah!” Jawab Eunhyuk penuh tenaga “Dia akan meracuniku!” Ketakutan mulai meraja lela.

“Ayolah.. tadi aku tidak sempat sarapan di rumah. Sesuatu membuatku malas untuk bangun hari ini” jelas Siwon, tersenyum – senyum sendiri. Sedangkan Euhyuk semakin bergidik.

“Aku tunggu kau di kantin.. aku yang traktir” tawar Siwon sambil melepaskan rangkulannya dan pergi meninggalkan Euhyuk yang berkeringat dingin.

“Mati lah.. mati.. mati!” Hyuk memukul mukul kepalanya dengan sebal, saat itu Siwon ingat sesuatu dan membalikkan badan kearah Eunhyuk. Tapi, dia malah melihat pemandangan yang aneh.

“Kau kenapa?” Tanya Siwon kepada sekertaris pribadinya yang sepertinya kehabisan obat.

“ah! tidaaaak” jawab Eunhyuk tidak nyambung. Sambil merenggangkan tangannya ke kiri dan ke kanan “Hanya sedikit olah raga pagi” lanjutnya asal.

“Oh ya! Siang nanti aku akan menghubungi bagian keuangan” ucap Siwon.

“Untuk?” Tanya Eunhyuk singkat.

“Melakukan pengajuan kenaikan gaji” jawab Siwon.

“Siapa yang akan naik gaji?” Tanya Eunyuk bingung.

“KAU!” Ucap Siwon penuh semangat.Kemudian berlalu begitu saja.

Jawaban Siwon membuat Eunhyuk syok! Kakinya melemas dan tidak bisa lagi menopang berat tubuhnya. Dia merosot ke lantai dengan perlahan. “Ternyata begini caranya dia membunuhku ” Ucapnya dengan wajah datar  “Bahkan ini lebih dari pembunuhan! Ini ini..”

GEDUBRAK!! ~ ~ Eunhyuk pingsan seketika.

@ HOME CHOI SIWON AND CHOI KYUHYUN

Kyuhyun beranjak dari ranjang, perlahan masih menahan nyeri hebat di bagian belakangnya. Dengan tergopoh – gopoh ke arah P3K, mengambil obat anti nyeri dan salep luka. Kyuhyun menelan obatnya dengan sekali tenggak.

 “Kalo saja semalam tidak seheboh itu aku pasti tidak akan jadi begini ” gerutunya.

“Ah.. sebaiknya aku mandi dan mengoleskan salep dewa ini ke milikku”

“Milikku?” Tanya Kyuhyun pada diri sendiri “Mmm.. maksudku milik Wonnie” Kyuhyun berdiskusi dengan dirinya sendiri. Tersenyum sekilas, kemudian memukul kepalanya pelan “Aih..” ucapnya singkat masih dengan senyum mengembang.

Kyuhyun keluar dari kamar mandi dengan rona yang lebih segar. Apalagi karena obat yang dia minum dan salep yang dia pakai sudah mulai bekerja. Jadi, rasa sakitnya pun sedikit berkurang.  Dia melangkah menuju dapur untuk sarapan sampai langkahnya di cegat oleh bel pintu utama.

“Siapa yang datang?” Kyu berusaha menebak nebak “Molla.. kenapa tidak di buka saja pintunya!” Ucapnya kemudian melangkah menuju pintu

CEKREK!

“Siapa yang da..!” Ucapan Kyuhyun terhenti saat melihat wajah tamunya yang terlihat tidak bisa di ungkapkan. Entahlah itu raut wajah apa..yang jelas wajah itu membuat bulu kuduk Kyuhyun bergidik

.

PLAK!

Satu tamparan hebat mendarat di pipi aple kyuhyun.

“Eomma” ucapnya pelan menahan tangis. Masih mengusap pipinya yang nyeri. Orang tersebut bukanya menyaut panggilan. Dia malah berputar – putar ruangan. Memeriksa setiap detail yang ada di sana, dari kursi, meja, lemari sampai karpet pun dia endus – endus.

“Eomma.. apa yang kau lakukan???” Tanya Kyuhyun penasaran.

“Sstttt jangan berisik!” Kata orang tersebut yang di panggil Eomma. Dia menghampiri Kyuhyun. Sedang yang di hampiri malah merasa terancam melangkah mundur selangkah demi selangkah. Namun kalah cepat dengan gerakan lawan  mainya. “Ini benar kau kan??!!!” Tanya orang tersebut dengan histeris, mengguncang – uncang tubuh Kyuhyun yang tidak berdaya

“Eommmaaaaaa!!! Apa yang kau lakukan!!” Jerit kyu.

“Kau berteriak?! Kau masih hidup?! Oh syukurlaaah..” dan langsung memeluk Kyuhyun dengan erat.

“Eomma.. eomma.. eomma..” panggil Kyuhyun namun, tidak ada sautan “Eomma ini sebenarnya kenapa? Datang – datang menamparku! Trus bertingkah seperti orang gila mengendus – endus karpet dan menyiksa tubuhku juga! Seperti sekarang ini! Aku bahkan hampir kehabisan nafas!” Cerocos Kyuhyun.

“Oh mianhe.. hehe” sambil melepaskan pelukanya kemudian celingukan.

“Kemana anakku?” Tanya orang itu yang ternyata Eomma Siwon! MERTUA CHO KYUHYUN!!

“Sekarang jam berapa Eomma? Tentu saja di kantor.. mengurus hibahan Appa!” Jawab Kyuhyun sambil memploutkan bibir plumnya.

“Oh iya Eomma lupa!” Ucap Ny. Choi tersenyum melihat tingkah menantu imutnya.

“Eomma, belum menjawab pertanyaanku..” rajuk Kyu.

“Pertanyaan apa?” Ny. Choi malah balik bertanya.

“Pertanyaan kenapa Eomma menamparku? Dan bertingkah seperti orang gila?” Kyuhyun mengulang pertanyaanya.

“Oh itu..ah..” Ny. Choi mengibaskan tanganya “Semua karena adikmu” .

“Jiwon??!” tanya Kyuhyun histeris “Bukankah dia sedang ada di Kanada?”

“Justru itu.. sepertinya dia sangat merindukan kalian berdua. Jadi semalam dia berinisiatif untuk menghubungi kalian di telefon rumah” Ny. Choi menjelaskan dengan seksama sambil sesekali menghela nafas.

“Lalu.. bagian mana yang salah?” Tanya Kyuhyun.

“Dia bilang sambungan telefon masuk tapi kemudian terdengar ledakan keras! Jiwon pikir rumah kalian meledak! Dia begitu panik!”

“MWO?!”

Kyuhyun tercengang dengan penjelasan Ny. Choi. tapi dia masih berusaha mengingat kejadian semalam (Bagian inti di keep ya!)

“Ups!” Kyuhyun menutup mulut dengan kedua tangan saat mengingat akibat dari kehebohan yang terjadi. Kyuhyun mengingat jelas saat Siwon menendang gagang telefon dengan keras sampai menghantam pintu. Itu terjadi sebelum insiden perusakan anggota tubuh Kyuhyun (Kode kode.. tau lah yaaa)

“Apa sebenarnya yang terjadi?” Selidik Ny. Choi.

“Ah.. tidak ada apa – apa.. mungkin jiwon salah dengar” jawab Kyuhyun menyembunyikan hal yang sebenarnya.

“Ah sudahlah yang penting kalian sekarang sehat.. Eomma benar – benar khawatir saat pagi tadi Jiwon mengabari tentang hal ini. Dia berusaha menghubungi Eomma dari semalam. Sayangnya ponsel Eomma tertinggal di mobil setelah semalam pergi ke pesta” jelas Ny. Choi.

“Mianhe Eomma sudah membuat semua khawatir” ucap Kyuhyun kepada mertuanya.

“Ne.. ne.. Eomma maafkan.. tapi, Eomma tidak akan memaafkan yang satu ini”

“Mwo?!” Tanya Kyuhyun dengan muka panik.

“Kau membiarkan mertuamu berdiri terus ? Apa disini tidak ada kursi??!” Ucap Ny. Choi bersungut – sungut.

“Hahaha mianhe Eommaku yang cantik..” rayu Kyuhyun dan di balas belaian lembut di pipi.

Ny. Choi berjalan ke arah kursi memunggungi Kyuhyun. Kyuhyun melihatnya dengan perasaan haru dan tanpa di sadari dia sudah melingkarkan tanganya di pinggang, memeluk Ny. Choi – mertuanya dari arah belakang.

“Hey.. ada apa?” Tanya Ny.Choi dengan lembut.

“Tidak apa Eomma.. hanya saja aku merasa sangat beruntung” jelas Kyuhyun kepada mertuanya.

Ny.Choi membalikkan badanya menghadap Kyuhyun yang menunduk menahan air mata “hey.. sudah berapa kali Eomma bilang.. jangan bahas masalah ini.. kau dengar?” Kyuhyun mengangguk pelan dan tanpa sadar air matanya menetes.

“Aish! Eomma tidak suka kau yang cengeng.. menantu Eomma tidak boleh cengeng” ucap Ny. Choi menenangkan sambil menggusap genangan yang mengalir deras dengan ibu jarinya.

“Eomma tau dengan pasti masa laluku.. tapi..” belum selesai bicara, bibir Kyu sudah di hadang oleh jemari Ny. Choi.

“Sstt.. jangan ungkit itu lagi atau Eomma akan marah dan tidak akan mengunjungi rumah kalian lagi” jelas Ny. Choi, kemudian melanjutkan ucapanya “Itu yang kau mau?”

Kyuhyun menggeleng – gelengkan kepalanya “Anio Eomma.. annio!” Ucap Kyuhyun panik.

“Kau perlu tau.. Eomma menyayangimu.. sangat dan mengenai masa lalumu, oema tidak ingin memberi banyak komentar.. kau begitu kuat.. jadi apa lagi yang Eomma permasalahkan” jelas Ny. Choi yang malah semakin membuat Kyuhyun terisak.

“Kau tau.. setiap orang tidak pernah bisa memilih dia di lahirkan di rahim ibu yang mana dan Eomma rasa kau lahir dari rahim seorang ibu yang luar biasa.. karena apa? Kau tau?” Tanya Ny. Choi dengan lembut.

Kyuhyun menggeleng lemah, “Karena Kyukyu (panggilan sayang) begitu istimewa.. Eomma bahkan tau dari pertama melihatmu. Dari saat Siwon mengenalkanmu di rumah sakit..” Ny. Choi mengambil nafas pelan.

“Saat Siwon mengatakan kalau kau adalah calon istrinya, Eomma langsung tau kalau kau adalah anak yang baik dan cocok berdampingan dengan anakku yang tampan” ujar Ny. Choi melanjutkan ucapanya.

“Kau tau kenapa Eomma bisa langsung menebak?”  Lagi – lagi Kyuhyun hanya menjawab dengan gelengan lemah. Ny. Choi tersenyum  “Karena Eomma melihat ketulusan yang berlimpah disana”  ucap Ny. Choi menunjuk ke arah bola mata Kyuhyun yang berair.

Dan untuk kesekian kali memberikan kecupan sayang dipipi, mata, kening dan hidung. Kyuhyun menikmati setiap kecupan dengan rasa syukur yang semakin berlipat. Sekalipun masa lalunya kelam, kini dia bahkan merasa mungkin dikehidupan yang lalu dia sudah banyak berbuat kebaikan. Sehingga ada balasan dikehidupan sekarang.

Meskipun kadang dia ragu, “Benarkah ada kehidupan lampau dan nanti? Jika ada maka biarkan aku menjadi aku yang sekarang. Dengan segala hal yang bisa aku dapatkan, sungguh aku tidak bisa melepaskanya begitu saja. Eomma dan Appa.. berbahagialah kalian disana. Aku disini akan selalu menjadi kuat. Sekalipun kadang dengan jalan yang salah.. mianhe.. aku tak bisa menjadi sempurna”

“Sudahlah.. hentikan tangisanmu.. apa kau mau Eomma terlihat begitu jahat, sampai tega membuat menantu imutku ini menangis” goda Ny. Choi sambil mencubit pipi aple Kyuhyun dengan lembut.

“Anio.. bukan Eomma yang membuatku menangis.. aku saja yang terlalu cengeng”

“Begitukah?” Tanya Ny. Choi sambil mencubit pinggang Kyu.

“Appo Eomma!” Ucap Kyuhyun tersentak.

“Masa? Eomma tidak tau loo..” malah semakin menggelitik pinggang Kyu. Membuatnya semakin kelimpungan.

“Eomma hentikan.. aku geli..” Kyuhyun memohon sambil menghalangi tangan mertuanya menyentuh pinggangnya.

Saat sedang asik bercengkrama. Tiba – tiba ponsel Ny.Choi berdering keras.

“Yeboseo”

“…..!!!!….”

“Mianhe.. mianhe, ne.. ne”

Ny.Choi menatap layar ponselnya yang sudah kembali kemenu utama. “Marah – marah saja! menyebalkan!” Ucap Ny. Choi bersungut – sungut.

“Siapa Eomma?” Tanya Kyuhyun penasaran.

“Appa..” jawab Ny. Choi singkat.

Mendengar jawaban Ny. Choi raut wajah Kyuhyun langsung berubah. Ny. Choi menyadari benar akan hal itu.

“Sudahlah.. jangan terlalu dipikirkan.. appa hanya butuh waktu. Suatu saat nanti dia pasti akan bisa menerimamu..” Ny. Choi lagi – lagi selalu membawa kesejukan dihati Kyuhyun yang gersang.

“Tapi, Eomma.. perjanjian itu..” Kyuhyun tidak bisa melanjutkan kata – katanya yang terasa membeku di uluhati, menyayatnya bertubi – tubi.

“Eomma tau.. kau sudah menjalaninya 4 bulan. Tidak akan lama lagi, hanya tinggal 1 bulan lagi kan? Eomma yakin kau bisa..”

“Tapi, Eomma ini sulit.. aku sudah mengabaikan suamiku sendiri.. selama 4 bulan dan masib harus berjalan sebulan kedepan??” Kyuhyun menarik nafasnya panjang.. kemudian menghembuskanya perlahan.

“Eomma tidak akan tau.. bagaimana sulitnya ini..” Kyuhyun merasa ini tidak adil. Tapi, dia tidak ada pilihan lain selain harus melakukanya. Jika ingin selamanya bersama Siwon.

Dari awal pernikahan Tn. Choi atau Appa Siwon adalah orang yang paling menetang hubungannya dengan Siwon, keturunan namja satu – satunya dalam struktur keluarga Choi. Bagaimana bisa Tn.Choi memberikan ijin jika Kyuhyun tidak bisa memberika keturunan??

Namun kenekatan Siwon dan dukungan dari Ny. Choi juga Jiwon akhirnya meluluhkan pendirianya. Sekalipun itu belum 100%. Pada akhirnya Tn. Choi memberikan syarat yang sulit sebagai bentuk negosiasi. Kyuhyun menerawang masa – masa sulit itu masih dengan gumpalan nyeri didadanya

Dia teringat pertemuan rahasinya dengan calon mertua yang tidak menganggap Kyuhyun demikian

FLASBACK

Kyuhyun duduk dengan gelisah menunggu kedatangam seseorang. Seharusnya dia janji akan bertemu pada saat jam makan siang. Namun, Kyuhyun bahkan sudah datang ditempat itu 3 jam sebelumnya. Kegelisahan membuat Kyuhyun berfikir untuk datang lebih cepat itu lebih baik. Khawatir malah jadi telat.  Setelah menunggu lama akhirnya sosok itu datang. Seorang laki  – laki dewasa dengan setelan jas warna hitam dan dasi yang senada, juga badan yang berisi

Kyuhyun langsung berdiri dan memberikan salam penghormatan. Sebelumnya Kyuhyun memang sudah pernah melihat foto Tn. Choi didompet Siwon. Dan beruntungnya sekalipun itu foto lama, wajah Tn. Choi tidak banyak mengalami perubahan, sehingga dengan mudah Kyuhyun bisa langsung mengenali. Kyuhyun merasa sangat canggung dan tidak tau harus berkata apa. Kalau saja dia bisa menggali tanah dan bersembunyi dibawah sana. Mungkin dia sudah melakukanya dari semenjak dia melihat wajah Tn. Choi dari kejauhan.

“Em.. langsung saja” ucap Tn. Choi akhirnya membuka obrolan.

“Kau tau kan kalau aku tidak terlalu setuju dengan hubungan kalian?” Tanya Tn. Choi yang menekankan kata – kalian. Seakan – akan ada benteng yang bertengger.

“Ne..” jawab Kyuhyun singkat.

“Tapi, istri dan anakku Jiwon.. mereka bahkan saat gigih membujukku agar mau menerimamu. Aku tau ini tidak adil untukku.. tapi, entah kenapa pada akhirnya aku mau memikirkan ulang tentang pertentanganku. Jadi aku putuskan untuk membuat pengecualian” Tn. Choi menghentikan ucapanya membuat Kyuhyun menahan nafas berat.

“Aku akan menerimamu jadi menantukku jika kau memenuhi syarat dan klasifikasiku” mendengar kata syarat dan klasifikasi, rasanya dada Kyuhyun berubah seperti genderang perang. Bum! Bum! Bum! Begitu bising.

“Jadi syaratnya, jika dalam kurun waktu 5 bulan kau bisa menghindar dari Siwon dan memastikan Siwon tetap mengejarmu seperti sekarang. Baru aku akan menganggapmu sebagai menantuku. Karena, alasan yang tersisa sekarang. Hanyalah melihat anakku bahagia nantinya dengan orang yang dia perjuangkan sampai akhir. Aku tidak melarangmu untuk putus, kau hanya cukup menghindar, memperhatikanya dari jauh dan memastikan kalau dia baik – baik saja” mendengar hal ini Kyuhyun merasa ada ribuan kupu – kupu mengangkatnya terbang ke angkasa.

“Dan kudengar kalian akan segera menikah? Maaf aku tidak bisa hadir” kupu – kupu menjatuhkan Kyuhyun begitu saja dari ketinggian 1000 kaki. “Kecuali kalian mau menunda pernikahan, sampai 5 bln kedepan”

“Tapi, Siwon hyung ingin secepatnya” akhirnya Kyuhyun memiliki keberanian membuka mulut. Sebenarnya kesepakatan pernikahan adalah milik berdua, bukan Siwon saja. Hanya, Kyuhyun tidak ingin memperburuk keadaan dengan mengatakan hal – hal yang menonjolkan sisi pemberontakan.

“Jika kita tidak menikah dengan segera, Tn. Choi mungkin punya rencana lain yang lebih extrim dari ini. Dan kalaupun harus terpisah selama 5 bulan, waktu untuk bisa berdua pasti minim. Sekalipun harus mengabaikan Siwon dalam sebuah hubungan pernikahan. Itu akan jauh lebih baik, setidaknya aku bisa melihatnya setiap hari, apa dia sehat? Apa dia tertawa hari ini? Dan banyak hal yang tidak ingin aku lewatkan dari seorang Choi Siwon” pikir Kyuhyun.

“Baiklah.. kalau begitu kalian harus terima konsekuensinya.. jangan harapkan aku muncul dihari bahagia kalian” ucap Tn. Choi dengan sinis.

“Ne..” Kyuhyun benar – benar tidak tau harus menjawab apa.

“Siwon tidak tau tentang pertemuan ini.. yang dia tau, aku tidak bisa hadir karena ada urusan bisnis. Jadi aku harap kau bisa menjaga rahasia ini” ancam Tn.Choi

“Ne..” isi kata didalam otak Kyuhyun sekarang hanya sekedar ber ne..ne..ria.

“Ya sudah aku pergi dulu” Tn.Choi hendak meninggalkan meja tempat mereka ngobrol namun membalik badan seperti mengingat sesuatu.

“Oh ya.. aku akan memasang pengintai (CCTV) dibeberapa titik rumah kalian. Kabari aku jika Siwon sedang tidak ada dirumah.

JEDER!!

Serasa ada petir disiang bolong “ne..” jawab Kyuhyun dengan bibir bergetar.

“Tenang kamar pribadi tidak masuk hitungan” ucap Tn. Choi kemudian berlalu begitu saja. Meninggalkan Kyuhyun yang masih duduk dengan menahan gumpalan kesedihan.

“Sudahlah.. ini mungkin yang terbaik” ucap Kyuhyun menenangkan pikiranya sendiri

FLASBACK END

 

“Eomma memang tidak tau bagaimana rasanya. Tapi, Eomma akan selalu siap memberikan bahu oema sebagai sandaranmu”

“Yah.. Eomma memang selalu yang terbaik” ucap Kyuhyun sambil menyandarkan kepalanya dibahu Ny. Choi.

“Benarkah Eomma yang terbaik? kalu begitu Eomma berhasil mengalahkan Choi siwon?” goda Ny. Choi.

“Ahh Eomma.. itu pilihan yang sulit..” ujar Kyu memploutkan bibirnya.

Ny. Choi terkekeh melihat tinggah menatunya “Ne.. ne.. Eomma paham” masih dengan senyum mengembang. “Baiklah.. Eomma pamit dulu ne? Jaga dirimu baik – baik. Eomma tidak bisa sering – sering kesini..”

“Ne Eomma.. Eomma juga.. sehat – sehat selalu. Tunggu aku datang kerumah kalian. Mungkin 1 bulan lagi..” ucap Kyu memelankan suaranya pada akhir kalimat.

“Tentu.. Eomma akan sabar menunggu..” kemudian melangkah ke arah pintu namun berhenti sejenak.

“Ada apa Eomma?” Tanya Kyuhyun penasaran.

“Eomma ingat sesuatu” ucap Ny. Choi kemudia mengaduk isi tasnya. Dia mengeluarkan sesuatu dengan 2 jari, seakan akan menyentuh sesuatu yang menjijikan.

“Eomma temukan ini dilaci kerja appa.. Eomma tidak mengerti apa ada hubunganya denganmu atau tidak. Tapi, Eomma berharap semoga semuanya baik” ujar Ny. Choi menyerahkan barang itu ke Kyuhyun, boneka Pikachu kuning dengan ukuran mini. Kyuhyun menerima dengan penuh rasa ngeri. Tapi, dia berusaha menyembunyikan getaran tanganya

“Ne Eomma..” dengan wajah pucat.

“Oke Eomma pamit yah.. pai Kyukyu” dan berlalu dari hadapan Kyuhyun yang berdiri mematung

Tidak berselang lama Siwon datang melihat Kyuhyun yang masih berdiri diantara pintu, mengenggap sesuatu yang berwarna kuning “Baby kenapa?” Tanyanya penasaran dan langsung bergegas menghampiri istrinya.

“Baby.. kenapa kau tidak masuk kedalam? Dan apa itu?” Tanya Siwon menunjuk ke tangan Kyuhyun.

Kyuhyun yang baru sadar dengan kedatangan Siwon tersentak namun langsung membalikan badan. Siwon yang sudah terlalu terbiasa dengan perlakuan Kyuhyun merasa tidak ada yang perlu dipertanyakan dengan sikap istrinya. Hanya saja kadang terbesit harapan “Baby, aku akan menunggumu” bisik Siwon dibelakang punggung Kyuhyun.

Sedangkan Kyu menarik nafas pelan menahan keinginan yang harus dipendam “Wonnie aku mohon.. bertahanlah, untukku, untukmu, untuk kita..”

-TBC-

note :

Yuhu..jadi juga part.3 Author merasa part ini sungguh serius, karena ini adalah bag penting. Makanya Author banyak2in minum obat sebelum ngetik. Khawatir gilanya kumat bikin ceritanya ngawur.. hehehe (curhat)

Dan makasih buat Miss lee yang sudah banyak direpotkan dan sudah memberi banyak masukan yang membangun. Luv u miss lee.. ibu perii

Dan makasih juga buat reader yang udah setia mengikuti dari part. 1 Part selanjutnya bakal lebih seru loohh.. (promosi). Mianhe tidak bisa membalas comment satu – satu.. tapi, yang jelas kalian the best !! Tanpa kalian aku hanya butiran debu #eakk

Juga buat semua teman teristimewa mak gombreng..muah muah

Dan See U

C.S : IG – @Farizkiana_park

Advertisements

23 thoughts on “Fix Kita Impas part.3

  1. Aahh kirasin amma choi ngasi kotoran bugsy,krna gya megang@ gt amat.Lu gak bkl knpa npa kok kunyuk tenang aja,lanjooooot ahjuma,

  2. hihihihi umma nya wondad daebakkkk saking panik sampe nampar babykyu mau buktiin masih hidup apa ga,kkkkk
    ternyata babykyu cuek ad appa nya wondad,,aaiiissshh yg tabah ya babykyu kmu pasti bisa nglewatin mas itu bersama wondad,n wondad akan sllu mnunggu dan mengejar”mu terus kok,,hehehhehe

    dtunggu nee part selanjutnya …semangaaaattt ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s