Posted in BL, Drama, Humor, Series

Fix Kita Impas part.2

By : Juma Park

Main Cash : Choi Siwon , Cho(i) Kyuhyun

Other cash : Kim heechul , yesung , lee hyukjae , lee donghae

Genre :   Merried – life, AU, comedy (?) , YAOI

Rate : T

Warning : Typo bertebaran

Disclamer : Karya Ini asli buatan sendiri.ANTI PLAGIAT NO COPY COPY!!. Kesamaan nama tokoh jelas terjadi karena wonkyu tu milik bersama (hehehh). Happy reading! Gag terima bash! Ga suka Ga usah baca (simple)

 

Fix Kita Impas

SEBELUMNYA DI PART 1

“Biar aku saja yang buka” ucap Kyu dengan lembut kemudian berjalan menuju pintu. Siwon hanya menanggapi dengan senyuman tipis

“WONIEEEE!!!” teriak Kyu membuat Siwon panik dan berlari ke arah pintu.

Kemudian dia tercengang saat berhadapan dengan tamu barunya yang berpakaian ala tentara. Jangan lupakan coretan hitam di pipi. Dia mengendong Kyu istrinya di bahu kananya.

“Oh anda tuan Siwon? Saya Heechul.. Kim Heechul” ucap Heechul mengangkat tanganya untuk bersalaman. Siwon masih dengan syok menanggapi salaman Heechul sekenanya.

“Oh ya! Saya tim 407 yang di kirim dari lembaga kepribadian untuk mendidik istri anda yang tidak waras ini” ucap Heechul masih membopong Kyu yang berusaha berontak. Berjalan begitu saja melewati siwon si pemilik rumah. Dia melangkah ke arah kanan kemudian berbalik dan bertanya kepada Siwon.

“Ngomong – ngomong di mana letak dapurnya?” Tanya Heechul dengan nada santai.

Siwon menunjuk ke arah kiri tanpa bicara sambil terus berusaha berfikir. Apa sebenarnya yang terjadi.

“Wonnie..wonnie.. tolong aku! Aw! Lepaskan!” Jerit Kyu membuat kesadaran Siwon kembali. Dia tau benar sapa orang yang harus bertanggung jawab terhadap kejadian ini. Di ambilnya ponser dari saku celananya kemudian mencari – cari nomor kontak sekertaris pribadinya

” LEE HYUKJAAEEEEEE!!!!!!!!”

.

.

.

PART 2

@ HOME LEE HYUKJAE

Hyuk sedang asik memanfaatkan waktu santainya di kamar. Dengan kostum bokser bergambar bunga – bunga cerah dan kaca mata hitam plus tubuh toples (acar) . Alasanya? Biar kaya di pantai katanya (maklum kurang piknik). Dia sedang menikmati segelas orange jus Toping timun. menyesapnya sedikit kemudian menengok ke arah kanan dengan tatapan sayang di Mix mesum.

“Minum changi?” Tawarnya pada yoeja sexy berbiki ~~~~  yang ternyata hanya sebuah –  POSTER! (backsone :   Kaset Kusut)

“Apa kau tidak mau? Baiklah oppa habiskan ne?” Ucapnya lagi.

Hyuk sedang proses menenggak habis minumanya sampai sebuah telefon masuk.  Dia mengambil asal ponselnya dan menekan tanda menerima.

“Hmm” ucapnya masih berusaha menghabiskan minumanya pada 4 tenggakan terakhir.

“LEE HYUKJAAEEEEEE!!!!!!!!” jerit seseorang diujung telefon.

PROOOOOOOTT !!!! Hyuk menyemburkan minumanya di atas poster kesayanganya.

“Hey! Kau bisa tidak sedikit sopan?!” Ucap Hyuk dengan emosi.

“…!!!!!!…”

“Hah?! ” tiba – tiba mukanya berubah syok.

“…..!!!!”..”

“Aku tidak tau apa – apa!! Sudahlah kau mengganggu kencanku! Bye!” Bentak Hyuk mengakhiri pembicaraan. Kemudian mengelus dadanya berulang kali.

“Astaga! Tadi itu apa??” Ucapnya dengan tampang tidak percaya “Kenapa aku merasa seperti di buntuti hantu Siwon?? Ya Tuhaan..” lanjutnya. Kemudian dia melonjak mengingat sesuatu. “Ah…” dengusnya sebal “Gara – gara kau Choi Siwon! Pacarku jadi basah begini! Sini oppa bantu lap!” Hyuk mengelap poster kesayanganya dengan lembut sambil bersungut – sungut menyumpahi nama Choi Siwon.

@ HOME CHOI SIWON AND CHOI KHUHYUN

“Lee Hyukjae!! Monyet!” Siwon berteriak – teriak memaki Lee Hyukjae.

“Jinjaaa kenapa kau tutup telephonenya! Awas saja besok di kantor!” Ancam Siwon kepada kelanjutan hidup Lee Hyukjae.

“Wonnie.. huhuhu… Wonnie!!”  teriakan dari dapur mengembalikan daya ingatnya.

“Hah! Baby… baby aku datang sayaang” ucapnya berlari mengarah ke dapur. Tapi belun sampai  dapur, badanya sudah di cegat oleh Heechul. Siwon menatap Heechul dengan heran.

Heechul mendekatkan tubuhnya semakin intens ke arah Siwon. Siwon yang merasa tidak beres berusaha menjauh..dia mundur selangkah demi selangkah sampai dia terpojok jatuh dalam posisi duduk di kursi. Heechul yang merasa memiliki kesempatan langsung menyambar tubuh Siwon dengan ~~~ tali berkekuatan baja. Kemudian mengikatnya dengan erat. Siwon yang tidak di beri kesempatan sedikitpun untuk berontak merasa sangat terpukul. Dia berteriak teriak memanggil nama babynya.

“Aish! Kau ini berisik sekali!” ucap Hechul sambil mengelus telinganya khawatir terserang tuli dadakan.

SREEETTT

Heechul memasang plester di mulut Siwon kemudian tersenyum ala king evil.

“Kau diam di sini selama aku mengajari istri gilamu” jelas Heechul kemudian berlalu begitu saja ke arah dapur meninggalkan siwon yang tidak berdaya.

“Please Tuhaan lindungi aset pribadiku.. ibu dari anak – anaku kelak” bisik Siwon penuh harap. “Ah.. kenapa tadi tidak langsung aku tinju saja! Ah! Siwon pabbo!! Pabbo!!” Siwon mengumpat – umpat. Saat menyadari kesalahanya.

SEMENTARA @ KITCHEN

“Aku sudah membereskannya” ucap Heechul pada Kyuhyun.

“Kau apakan suamiku?! ” tanya Kyu dengan kesal.

“Tidak.. aku hanya mengikatnya di kursi dan sedikit menutup mulut brisiknya” jelas Heechul santai.

“Astaga… kau benar – benar!! Aish! Kalau sampai terjadi sesuatu pada suamiku aku tidak akan memaafkanmu!!” Bentak Kyu.

“Benarkah?” Tanya Heechul dengan mengusap lembut pipi aple Kyu.

“Aih! Singkirkan tanganmu!!” Kekesalan Kyu semakin menjadi jadi.

“Ahh.. kau masih saja seperti ini.. tidak berubah” Heechul menggelengkan kepalanya pelan.

“Aku muak melihatmu!!” Jerit Kyu, kemudian menutup mulutnya. Khawatir Siwon mendengar.. tapi jelas pasti sudah terdengar.. sekalipun dia di ruang tamu.

.

.

Yuhuuu kalian penasaran yah kenapa kyu bisa kenal ma heechul? Tenang… author kasih bocoranya. Cek it up!

KYUHYUN POV

Aku sedang main PSP dan makan snack ketika suamiku datang. Aku bisa melihat wajah lelahnya. Tapi, aku benar – benar harus mengabaikanya. Dia membantuku memungut bekas makanku dengan tatapan mengiba.

“Jangan lakulan.. jika kau tidak ingin melakukanya” hanya itu yang bisa ku katakan.

Sampai monitor memberi tau kami ada tamu baru yang datang. Aku tidak ingin mempersulit keadaan sekalipun sebenarnya bisa. Jadi aku menawarkan diri untuk membuka pintu. Namun aku di kejutkan oleh seseorang berbaju bak tentara dengan muka di coret hitam sebesar jari telunjuk. Ada tiga garis hitam di pipi kiri dan kanannya. Rambut pirang sebahu yang di ikat model ekor kuda, dan poni yang hampir menutupi matanya. Dia lebih pendek satu sengkal dariku oh ya! Dan kulitnya yang bening tentunya.

Aku mengamati dengan seksama orang di hadapanku yang sepertinya tidak asing bagiku. Aku tidak bisa mengingatnya, rasanya seperti berada dalam pesona dejavu yang gagal. Entahlah.. pada akhirnya aku menyerah dan tidak mau terlalu ambil pusing. Ada berapa banyak orang yang ku temui selama 25 tahun ini tidak bisa ku ingat satu persatu. Belum selesai aku berfikir. Dia dengan semena – mena mengangkat tubuhku dan menaruh di bahunya begitu saja.

“Kau pikir aku bantal guling?!” Jeritku hanya sampai di kerongkongan  karena yang sekarang aku ingat adalah ketakutan yang tidak bisa di kendalikan. Karena aku pikir sedang menghadapi orang gila yang tersesat masuk ke rumah kami.

Aku mendengar Siwon berteriak panik saat menelfon seseorang. Aku berharap dia segera menolongku tapi tak kunjung juga sampai orang gila yang mengendongku itu menurunkan dan mendudukanku di kursi.

“Oh ternyata benar ini kau?” Tanya orang tersebut sambil melihat wajahku dengan seksama.

“Kau siapa?!” Balasku.

“Hey! Kau tak ingat aku? Aku Heechul! ” jawab orang tersebut dengan girang.

Sedangkan aku masih berusaha mengorek – orek bagian terujung memori ingatanku. Seakan ada kabel yang tersambung aku akhirnya ingat dengan orang tersebut. Dengan cepat aku mengambil sendok dan memukulkanya berkali – kali ke kepala Heechul

“Kau masih berani muncul di hadapanku?! ” ucapku geram.

“Mianhe baby.. mianhe” jawabnya sambil menutupi kepalanya dengan tangan sebagai perlindungan.

“Kau tidak pantas memanggilku seperti itu!” Jeritku dengan nada yang tidak terlalu tinggi.

“Sudah – sudah! Cukup memukulku!” Ucap Heechul sambil menyingkirkan tanganku dari kepalanya yang akhirnya bentol – bentol. Seperti di gigit nyamuk ~ efek dari jurus sendok yang kulayangkan.

“Kau tunggu di sini dengan tenang.. aku akan mengurus suami brisikmu itu!” Hardiknya kemudian meninggalkan aku yang masih tidak percaya.

“Oh my God! Dia memerintahku?!” Bisikku dengan nada tidak terima.

Tapi kemudian aku pasrah begitu saja dan duduk dengan tenang. Aku yakin orang sebodoh Heechul tidak akan benar – benar melakukan hal yang membahayakan jiwa Siwon. Kalau tidak dia pasti sudah menggorok leherku waktu aku menghajarnya tadi ” Hoaaam” hari ini aku terlalu banyak berteriak membuatku sangat lelah.

10 menit kemudian Heechul kembali dengan senyum mengembang. Membuat instingku mengatakan ada yang salah.

“Aku sudah membereskannya” ucap Heechul dengan santai.

“Astaga apa maksud kata – kata membereskanya?” Batinku kebas – kebas.

“Kau apakan suamiku?! ” tanya ku dengan kesal dan sebenarnya ingin memukul kepalanya dengan tongkat bisbol.

“Tidak.. aku hanya mengikatnya di kursi dan sedikit menutup mulut brisiknya dengan plester” jelas Heechul santai.

“Ih orang ini benar – benar! ” aku semakin ingin membunuh makhluk di depanku. Tapi, aku rasa ini bukan waktu yang tepat dan setelah aku pikir ulang, untuk sementara biarlah suamiku di sana terikat. Itu justru lebih aman baginya, terutama  bagiku.

Aku tidak akan membiarkanya mendengarkan percakapanku dengan Heechul. Aku tidak akan mengungkit segala hal tentang masa laluku di depanya sekalipun dia mengemis mencium kakiku. Selain karena aku tidak ingin mengorek luka lama. Aku rasa masa depanku bersamanya jauh lebih penting untuk di bahas.

Heechul mendekatkan wajahnya ke arahku

“Astaga… kau benar – benar!! Aish! Minggir!” Aku menyingkirkan wajahnya menjauh dariku.

“Kalau sampai terjadi sesuatu pada suamiku aku tidak akan memaafkanmu!!” Bentakku penuh emosi jiwa.

“Ayolah.. dia tidak akan mati karena terikat..” bujuk Heechul.

“Kau.. aish!” Aku mendengus sebal “Aku benar – benar membencimu!” Ucapku penuh dendam.

“Ahhh”  Heechul menarik nafas dengan keras “Ayolah Kyu.. itu sudah 5 tahun yang lalu dan kau masih terus mengingatnya?” Tanya Heechul mengiba.

“Tentu saja! Waktu itu aku belum bersuami sekaya ini! Aku benar – benar butuh makan! Dan kau memakaiku hanya dengan bayaran celana kolor bau tengik! Pelanggan macam apa kau ini?!” Jelasku serasa kembali kepada masa laluku – Aku benci keadaan ini.

“Aku benar – benar tidak percaya kau bisa melakukanya padaku! Kita sudah lama kenal dengan baik dan kau?? Ahhh!!” Aku tidak sanggup melanjutkan ucapanku. Rasanya seperti mengorek kotoran dari lubangya! Seram dan tentu saja.. menjijihkan!

“Baiklah.. baiklah.. aku mengaku salah” Heechul mengakui kesalahanya dengan gaya berdiri satu kaki dan tangan mencubit hidung.

“Hah.. kau ini..” ucapku pasrah percuma berdebat dengan orang seaneh dia.

“Lalu dari mana kau tau aku di sini?” Tanyaku penasaran.

“Dari teman nemo – mu?” Jawab Heechul asal.

“Mwo?!” Tanyaku bingung.

“Donghae.. aku menemuinya beberapa minggu yang lalu. Aku mengatakan tentang kesulitan ekonomiku. Kemudian dia bilang kau mendapatkan berkah bisa menikah dengan seorang miliader” jelas Heechul membuatku mual.

“Dari sana aku berfikir untuk menemuimu. Tapi ternyata tidak semudah itu.. karena rupanya suami kayamu itu menjadikanmu tahanan rumah?”

Aku memutar bola mataku malas, menanggapi kata – kata Heechul yang lebih mengarah ke sebuah pernyataan di banding pertanyaan. “Teruuus?” Tanyaku berusaha mengalihkan pembicaraan.

“Kemudian Donghae menyarankanku menemui seseorang yang wajahnya aneh. Donghae bilang dia adalah sekretaris pribadi suamimu yang kaya” lanjut Heechul dan lagi – lagi menyebut kata kaya. Aku benar – benar ingin memakanya hidup – hidup!!

“Aku menemuinya, menunggunya datang di club Donghae. Mengajaknya bicara dan minum bersama” ucap Heechul menghentikan kata – katanya yang menggantung.

“Kau tidur dengannya?” Selidiku

Heechul menanggapi hanya dengan mengangkat kedua bahunya.

“Ayolah.. aku berjanji akan memaafkanmu jika kau berkata jujur” rayuku pada Heechul.

Heechul mengangguk lemah.

Aku terperanjat “Mwo!” Dengan mulut menganga. Tapi, kemudian ide jahil hinggap di kepalaku. “Menurutmu lebih enak mana? Jadi uke atau seme?” Tanyaku sambil menyikut lenganya dan menaik turunkan alisku.

“Mwoyaaaa!!” Jawab Heechul malu sampai mukanya mendidih dan mungkin saja telinganya mengeluarkan asap. Bisa jadi! Aku tak berniat memeriksanya. Tapi, jelas ini lucu!

Aku berusaha menahan tawaku agar tidak meledak “Kau mengatakan wajahnya aneh! Tapi, kau tidur dengannya?!” Lanjutku masih dengan menahan tawa.

PLAK!!

Heechul memukul kepalaku dengan centong nasi.

“Aish!” Aku mengelus kepalaku yang sakit sambil membulatkan mata ke arah Heechul.

“Kalau kau terus bersikap seperti itu. Aku tidak akan melanjutkan ceritanya!” Ancam Heechul sambil menyilangkan tangan di dadanya.

“Ne.. ne.. ne.. aku berhenti tertawa” kemudian menarik nafas dan menghembuskanya dengan pelan. Aku berharap lelucon gila ini keluar dari otakku dan tidak lagi menggelitik seluruh tubuhku. Hey! Tapi, ini nyata! Bukan lelucon! “Kau terkena karma dariku! Hihihihihi” ucapku dan kembali cekikikan, membuat Heechul mendengus kesal.

“Oke oke.. lanjutkan!” akhirnya aku bisa memasang wajah serius sekalipun di paksakan.

“Huh!” Dengus Heechul dan melanjutkan ceritanya.

“Aku mengajaknya bicara banyak hal. Sampai kemudian dia membahas tentang bosnya yang malang karena terjebak dalam cinta buta meraba – raba” Heechul berhenti bicara “Apa maksud orang aneh itu menambahkan kata meraba – raba?” Dia melirik padaku dan aku membuang muka tak perduli

Yah ..oppa chulli namanya juga lee hyukjae king of yadong atau mungkin dia berniat nenjadi tukang urut keliling? #PLAK! ( oke jangan tampar author lagi! Author ngga ikut nimbrung lagi deh! Kabuuuur )

Aku berusaha mengorek informasi dan akhirnya aku menemukan celah. Dengan mengatakan kalau aku punya bisnis kepribadian di gangnam. Yang bisa mendidik muridnya seperti tentara mengamuk” jelas Heechul kemudian mengahiri ucapanya dengan cengiran.

“Dan sekertaris suamiku percaya begitu saja?!” Tanyaku syok!

“Awalnya aku pikir dia tidak percaya. Jadi aku meninggalkan nomor ponsel Yesung kepadanya. Aku bilang Yesung adalah sekertarisku dan Yesungpun sepakat membantuku.. kita bagi hasil” jelas Heechul.

“Yesung adikmu?!” Aku melongo mendengarnya “Kalian keluarga aneh!” Ejeku pada Heechul yang malah di balas dengan juluran lidah.

“Tapi bukankah pada akhirnya dia benar – benar datang! Berarti dia percaya dan Aku pikir orang bodoh mana yang bisa tertarik dengan bualan semacam itu kecuali..

“Kau dan dia berapa kali?” Lagi – lagi aku menggodanya

“Hanya 4 kali” jawab Heechul polos kemudian sadar dia keceplosan “Ah! Anio.. maksudku 1 kali.. hehehe”  dia menggaruk – garuk kepalanya yang aku yakin tidak gatal.

“Heemmm” aku menanggapi dengan tatapan tajam.

“Whatz?!” Tanya Heechul mulai gemas untuk menyiksaku.

“No what what!” Jawabku ngasal “Jadi itu masalahmu? Lalu atas dasar apa kau mencariku? Yang banyak uang suamiku bukan aku” tanyaku.

“Kau? Aih! Dari tadi aku menjelaskan panjang lebar! Ah! Kau tidak bisa menangkap tujuanku kesini?!” Heechul kembali bertanya dengan tatapan ingin membunuh.

“Yang aku tau hanya – kau butuh uang” jawabku tak perduli.

Heechul menepuk jidatnya “Aku jelaskan! Aku bisa masuk ke rumah dengan kedok guru kepribadianmu. Jadi bersikaplah seolah – olah kau muridku! Dan aku akan membawa pulang uang bayaranya!” Cerocos Heechul dengan semangat.

“Memang apa yang bisa kau ajarkan padaku?” Tanyaku dengan nada datar.

“Tidak tau” ucap Heechul asal “Tapi, kau setiap hari tinggal di rumah pasti sangat bosan. Apalagi kalau suamimu sedang di luar”

“Iya benar” aku merasa itu memang kenyataan yang sering terjadi.

“Aku bisa menemanimu bermain.. hanya 30 hari saja.. selebihnya aku tidak akan mengganggu.. ayolah.. aku butuh uang itu untuk modal usaha” bujuk Heechul.

“Benarkah?! Kau mau menjadi lawan mainku?!” Aku merasa senang mendapatkan patner. Yah sekalipun dia pernah menjadi salah satu pelanggan dengan catatan buruk. Ah lupakan!

“Kau harus bisa memuaskan aku” ancam ku.

“Dengan senang hati” sambut Heechul dengan kerlingan mata.

KYUHYUN POV END

.

.

SIWON POV

“Singkirkan tanganmu!”

“Aku muak melihatmu!!”

“Mwo?!”

Beberapa ucapan Kyu yang bisa aku dengar samar – samar.

“Oh Tuhan apa yang terjadi di sana?! Arrggg!!” Aku menjerit sekeras – kerasnya dalam hati. Yak! Bagaimana aku bisa berteriak dengan mulut yang tertutup plester “Sial!” Tapi entah kenapa aku merasa. Dari reaksi ucapan Kyu sepertinya mereka saling mengenal. Kalau tidak kenapa Kyu tidak lagi berteriak?

“Ahhhh!! Ini menyebalkan!” Batinku “Apa yang harus kulakukan?! Pria gila itu bahkan mengikatku dengan sangat erat. Bagaimana aku bisa melepaskan diri?!”

2 jam tidak ada suara “Mereka tenang sekali” pikir Siwon janggal.

Dan kemudian terdengar percakapan..

“Kena kau!” Ucap Heechul.

“Kembalikan! Itu milikku!” Jerit Kyu menimpali.

“Akan ku makan kau sampai habis!” Ancam Heechul pada Kyu.

“Coba saja kalau kau bisa?!” Tantang Kyu.

Percakapan yang membuat aku geram! “Astaga! Mereka? Ah! Mereka sedang apa?! Aku benar – benar lemas mendengarnya..”

“Aku masuk areamu! Hahaha!” Tawa Heechul membahana.

“Kau bermain curang?! memasuki areaku tanpa seijinku!! Kubalas kau!” Jeritan Kyu terdengar jelas.

“Lets bebieh kita mainkan!”  Ucapan mereka bersaut – sautan membuat kepalaku pening tujuh keliling.

“Tuhan aku harus bagaimana” ucapku pasrah.

“Aw! Kau hampir menghabisiku!” Kembali terdengar jeritan Kyu.

Aku mimisan karena menahan emosi “Okeh ijinkan aku pingsan sekarang! Aku tidak sanggup lagi! Seseorang please … wakilkan aku melambaikan tangan ke kamera..!” dan seketika semua berubah gelap gulita.

SIWON POV END

.

.

@ KITCHEN

“Aku lapar” ucap Heechul memelas.

“Itu alasanya kau membawaku ke dapur? Mengemis makanan? Kau sungguh menyedihkan!” Ejek Kyu kepada Heechul

Heechul hanya memplout bibir cabenya menanggapi ucapan Kyu “Aku tidak akan memberimu makan sampai kau bisa mengalahkan permainan gameku!” Tantang Kyu penuh semangat.

“Baiklah tapi aku yang memilih permainan ya?!” Tawar Heechul penuh harap.

“Mmh baiklah..” Kyu mengiyakan begitu saja permohonan Heechul.

“Kesinikan tabletmu! Aku lihat  – lihat dulu ” pinta Heechul dan Kyu memberikan tabletnya tanpa perasaan curiga.

Untunglah tadi selepas makan pagi Kyu lupa meninggalkan tabletnya di meja makan. Jadi dia tidak perlu berjalan keluar dapur menambah kecurigaan Siwon.

“Hah! Ini dia!” Seru Heechul dengan girang.

“Kita main apa?” Tanya kyu dengan wajah polos

“Kita main catur saja!” Heechul memberi tahu Kyu dengan wajah girangnya.

“Tapi, aku tidak tau permainan itu” protes Kyu sambil mengglembungkan pipi aplenya

“Kau kan jenius! Aku akan memberikan pengarahan singkat. Akan terasa lebih menantang!” Modus Heechul mencari kelemahan Kyu.

15 menit Heechul memberi pengarahan cara bermain catur. Kyu hanya mengangguk – angguk mengerti.

“Kalo begitu ayo kita mulai! Kau dulu ” Heechul mempersilahkan Kyu memimpin permainan. Dia mengangkat pion dan dalam 2 kali ketukan sudah di lahap oleh Heechul. Kyu menggeleng – gelengkan kepalanya frustasi. Kemudian dia melakukan penyerangan dengan Kuda. Tapi tetap saja dengan mudah heechul melumatnya dengan sekali gertakan.

“Kena kau!” Ucap Heechul.

Kyu tersentak tidak percaya “Kudaku di makan Heechul?! Aih aku tidak bisa terima!” Batinnya.

“Kembalikan! Itu milikku!” Jerit Kyu dengan nada sebal.

Heechul menjulurkan lidahnya meledek Kyu  “Akan ku makan kau sampai habis!” Ancam Heechul pada Kyu.

“Coba saja kalau kau bisa?!” Tantang Kyu.

“Oh tentuu”  ucap Heechul kemudian mengarahkan benteng sejajar dengan king.

“Aku masuk areamu! Hahaha!” Tawa Heechul membahana.

“Kau bermain curang?! Memasuki areaku tanpa seijinku!! Kubalas kau!” Jerit Kyu.

“Kau pikir sedang di dalam kelas?? Minta ijin dulu kalau ke kamar kecil..” timpal Heechul gemas ingin memukul kepala Kyu.

“Hehehe…” Kyu menanggapi Heechul sekenanya. Kemudian memberi kode kalau sekarang justru posisi king- nya yang terancam.

“Woohhh… keadaan memanas rupanya”

Mereka saling membalas posisi. Sebentar Kyuhyun aman dan kemudian Heechul menyeringai penuh kemenangan.

“Lets beibeh kita mainkan!!” Jerit Heechul girang.

Tidak terasa 5 jam sudah mereka bermain tanpa henti. Kyu yang terus – terusan kalah merasa sangat terpukul. “Astaga!” Runtuknya tak percaya. KemudiaN dia melihat jam ternyata sudah hampir pukul 9 PM.

“Sudah aku lelah!” Ucap Kyu mengakhiri permainan.

“Mwo?! Tapi aku belum kenyang!” Heechul merasa masih belum puas, setelah menghabiskan seluruh isi kulkas untuk persediaan seminggu.

“Tapi ini sudah larut! Kau pulanglah dan kembali lagi besok!” Usir Kyu kepada Heechul yang ternyata berhasil.

“Baiklah.. isi kulkasmu lebih banyak lagi.. yah..” rayu Heechul dengan kedipan sebelah mata

“Yak! Kau ini!” Kyu melemparkan sendok ke wajah Heechul.

“Wow! Jangan main – main dengan wajahku Kyu!” Seru Heechul sambil memprotek wajahnya dengan ketat.

“Sudah.. sudah.. pulang!” Kyu mendorong tubuh heechul ke arah pintu. Dan melakukan perpisahan singkat.

“Pai! Sampai jumpa besok!” Ucap Heechul dan Kyu hanya menanggapi dengan gumaman sebal.

.

.

WONKYU MOMMENT

Sepeninggal Heechul, Kyu memutar bola matanya mengitari ruangan. Kemana suaminya?

“Omo!” Kyu tersentak mendapati suaminya yang tidak sadarkan diri terikat erat di pojok ruangan.

“Wonnie! Wonnie..” Kyu melepaskan ikatan di tubuh Siwon yang meninggalkan bekas merah. Dengan perlahan melepas plester yang menempel di bibir tipis Siwon.

Kyu memandangi wajah Siwon yang pucat “Sejak kapan kau pingsan sayang? Kau sampai mimisan.. begini..” Tanya Kyu pelan sambil mengusap surai rambut Siwon dan mengelap sedikit darah yang ada di bawah hidungnya.

 “Saranghae Wonnie.. jeongmal saranghae” Kyu berniat memberikan kecupan singkat di bibir tipis Siwon. Sampai kemudian pemilik bibir itu sadar. Kyu dengan segera membuang muka ke arah berlawanan. Memberi kode – aku tidak melakukan apapun padamu!!

Selama ini hubungan keduanya memang tidak ada masalah. Untuk urusan di atas ranjangpun semua baik – baik saja. Hanya Kyu selalu pasif dan pasrah tanpa  pernah melakukan perlawanan ataupun sekedar membalas ciuman. Dan sikap Kyu yang tidak bisa di mengerti oleh Siwon. Kadang perhatian tapi lebih banyak cuek keterlaluan. Siwon hanya berusaha mengerti mungkin Kyu belum benar – benar menerimanya. Mengingat pernikahan mereka yang terbilang mendadak tanpa proses pacaran atau bahkan pendekatan.

“Wonnie kau baik – baik saja?” Tanya Kyu datar.

Siwon mengerjap – erjapkan matanya beberapa kali. Kemudian melonjak memeluk Kyu dengan erat, bahkan terlalu erat “Wonnie aku sesak nafas” kyu berusaha melepaskan pelukan Siwon.

“Mianhe baby.. mianhe” ucap Siwon sambil membelai pipi aple istrinya yang merona. Dan dengan tiba – tiba menghentikan kegiatanya. Nyawanya yang baru lengkap kemudian mengingatkan akan kejadian yang membuatnya pingsan. Siwon menyingkirkan badan Kyu sampai Kyu terjungkal.

“Aw!” Kyu mengelus – elus butnya yang nyeri

“Baby! Kemana orang itu?! Kemana dia?! Siapa namanya Heechul! Ya Kim Heechul!” Siwon berteriak – teriak menyusuri setiap pojok ruangan. Mencari seseorang bernama Kim Heechul.

“Wonnie dia sudah pulang..”  Kyu berusaha menenangkan Siwon mengikuti setiap langkah kaki suaminya. Siwon merasa kecewa saat tidak menemukan apa yang di carinya.

“Baby.. dia kemana? Dia kemana?! Aku ingin sekali membunuhnya!! Membunuhnyaaaaaaa?!” Tanya Siwon histeris sambil menguncang – guncangkan tubuh Kyu.

“Wonnie.. kau menyakitiku..!” Jerit Kyu menghadapi perlakuan suaminya. Siwon melepaskan guncangan di tubuh Kyu begitu saja, membuat Kyu limbung.

Kyu mendekatkan tubuhnya ke arah Siwon kemudian memberikan pelukan hangat “Semuanya baik – baik saja Wonnie..” ucapnya menggoda “Akan ku jelaskan semuanya di atas ranjang”  lanjut Kyu kemudian melumat bibir Siwon dengan ganas. Siwon yang mendapat perlakuan seperti itu merasa syok! Tubuh yang awalnya tegang karena emosi, sekarang tegang karena hal lain (you know laah) dan matanya melotot berbinar – binar.

“Tuhaan benarkah ini bukan mimpi? Istriku menciumku! Dia yang memulai! Ini sejarah baru dalam 4 bulan usia pernikahan kita!! Batin Siwon masih belum bisa percaya. Tapi kemudian… instingnya berfikir lain. Tanpa pikir –  pikir lagi Siwon menyambut perlakuan Kyu dengan lebih ganas. Dia memeluk Kyu dengan intens.. membalas ciuman buas istrinya dengan liar. Dan tangannya meraba – raba bagian belakang tubuh Kyu.

“Arrggggg” desah Kyu membuat Siwon semakin ON. Siwon menjelajah bagian bawah tubuh Kyu.. meraba bagian depan yang mulai menonjol. Keduanya saling bertautan seperti tidak ingin di lepaskan. Sampai kemudian

KRING KRING KRING

Telefon rumah berdering. Siwon memutar bola matanya malas kemudian menendang gagang telefon itu dengan kaki kananya begitu keras. Gagang telefon itu  terpental jauh sampai ke menghantam pintu dan terbelah menjadi dua! (Untung gagang telefon tidak bisa melawan huft!)

“Bukan waktu yang tepat untuk menerima telefon!” Ucap Siwon dalam hati dan jelas tanpa melepas tautan bibirnya yang semakin menggila.

“Ada pelangi selepas hujan!” Batin Siwon “Huaa dadaku rasanya ingin meledaaaakkk!!” Jerit Siwon dan semoga Kyu tidak mendengar. Karena jika tidak dia pasti tidak akan melakukan hal sefantastis ini!

(Author : Hey siwon ssi! Bukankah tadi kau bilang akan membunuh seseorang??!”

Siwon : Apa kau ingin mengalami nasib yang sama seperti gagang telefon itu?!

Author : *Menutup mulut dengan kedua tangan dan mundur teratur* Mianhe ..min..hae *gagap*  aku masih belum bosan hidup..huuaaa *lari tunggang langgang*)

Siwon menggendong Kyu ala bridal menuju kamar “Ini hari yang indah!” Batin Siwon dan sekilas Siwon tersenyum licik khas penjahat di sinetron – sinetron.

“Aku punya ide gilaa!! Oh beruang maduku.. mianhe! Seterusnya suami tampanmu ini akan banyak mengorbankanmu!!  Ucap Siwon pelan tak terdengar oleh Kyu. Kemudian melanjutkan kegiatannya.

“Arrrrhhh…wonnieee give me pleasee!! More..more!!

-TBC-

NOTE :

Author : “Readeeeerr!! Menyingkir dari depan pintu kamar wonkyu!! *Mencak – mencak bawa golok*

Reader : *lari kocar kacir bertabrak – tabrakan*

Author : “dasar kalian ini tidak bisa melihat orang senang! Kalian mengganggu privasi!! Hus! Hus!!!” *celingak – celinguk – aman!!* – “nah gini dong.. kan ngintipnya jadi ngga sempit! Kikikiki *Ketawa kunti*

~ ~ ~

Hahaha akhirnya ketemu juga angle yg pas bt ngakhirin part 2. Waduh.. jadi sepanjang ini?! Kek ular naga.. mianhe kalo bikin bosen. Tapi, tunggu terus yah kelanjutanya.. hehe *Labil

Untuk kesekian kalinya dan tak bosan – bosan. Tararengkyu bt miss lee yang baik hatinya kek ibu peri loohh… juga bt tim spam “mak gombreng”

Buat WKS , buat pengunjung WKC, pokoknya semua aja..lup u All muah muah

Cs : IG @Farizkiana_park

Advertisements

34 thoughts on “Fix Kita Impas part.2

  1. hihihi ternyata yg dihubungin hyukkie itu malah tmnna si setan kecil,,kkkkk
    buknna mendidik malah tambah ancur kli tuh ya nti babykyu nya,hihihihi uuppsss *tutup mulut
    hadehhh babykyu nya kok masih cuek gtu yaa,apa dy blum bisa trima wondad yaa,scara ya kan mereka bertemu dtemptt eeemmmm kya gtu jdi babykyu brpikir macem”takut wondad seperti yg lain jga,,

    huftttt chingu ngitipnya ga ajak”niiiee,,..rekaman nya ad kan kan kan
    hehehehehehe 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s