Posted in Angst, BL, Oneshoot, Romance

Someday Later

By. Miss Lee

Cast : WonKyu

Genre : Romance, angst

Rate : T

For You…..

 

Someday Later

“Gomawo hyung, untuk ini.. (sembari menaikkan dua kantong belanjaan yang ia pegang di tangan kanan dan kirinya)”

“Ne.. kau yakin akan membuatnya seorang diri? Apa tidak lebih baik kau meminta bantuan Ryeowook? Kau baru saja pulang Siwon-ah” ujar Teddy sembari berusaha memberikan solusi.

“Ani.. hyung, aku bisa sendiri, kekasihku akan lebih suka memakan masakanku”

“Ck.. terserah kau saja, tapi ingat!! Kau jangan terlalu lelah, lusa bukankah kita harus kembali lagi ke Beijing?”

“Heum.. araseo.. aku masuk dulu kalau begitu” Siwon segera membuka pintu mobilnya dan melambaikan tangan, setelahnya ia langsung bergegas masuk menuju apartemennya.

“Kau selalu mementingkan perasaan kekasihmu, tetapi dia jarang mementingkanmu, Siwon-ah..” Teddy hanya bisa berkata lirih, ia segera melajukan mobilnya meninggalkan kawasan Gangnam dimana Siwon tinggal.

.

.

.

Siwon segera berkutat di dapur yang akan selalu menjadi teman setianya, ia akan selalu merasa bahagia dimana dirinya memasak untuk sang kekasih hati, seperti saat ini.. ia baru saja tiba dari Beijing dan hanya akan menetap di Korea selama 3 hari, kekosongan jadwal ini sengaja ia minta jauh – jauh hari hanya dikarenakan Siwon menginginkan bisa berkumpul bersama kekasihnya, ia merindukannya.. sangat..

“Cha.. setelah ini tinggal memanggang pizza, haahh.. lalu membuat fettucini..” Siwon hanya bisa berucap seorang diri, ia terlalu excited bahwa hari ini pasti akan menjadi malam yang indah bagi dirinya dan Kyuhyun, kekasihnya yang sudah ia pacari sekitar 4 tahun ini.

Setelah acara masak – memasak selesai, kini Siwon bergegas menuju kamarnya mencari – cari baju yang pas untuk makan malam romantisnya itu. Setelahnya ia pun berjalan riang menuju kamar mandi, membersihkan diri agar saat sang kekasih datang ia tidak mencium bau asap ataupun keringat.

Siwon

Dengan air yang masih mengalir di rambut basahnya, Siwon sibuk mondar – mandir dikamarnya, ia tak lupa untuk menghubungi toko florist langganannya untuk memesan blue rose, sungguh akan menjadi makan malam romantic yang tidak akan bisa dilupakan, karena Siwon sudah merancangnya dengan sangat detail. Siwon kini sudah berpakaian rapih, ia tahu kekasihnya saat ini masih menjalani dramusnya dan tepat jam 8 malam ia sudah selesai melaksanakan dramus, itulah kesempatan yang akan ia lakukan untuk menghubungi kekasihnya.

Kyuhyun sendiri memang tidak mengetahui bahwa Siwon sudah berada di Korea, kejutan.. itulah yang Siwon inginkan. Bunga, meja yang telah dihias, makanan, lilin – lilin, lagu romantic dan jangan lupakan wine, minuman kesukaan Kyuhyun yang sudah Siwon sediakan dan wine itu khusus ia pesan dari Paris. Semua sudah siap, tinggal menunggu kedatangan si tokoh utama yang menjadi tamu didalam makan malam ini.

“Baby.. ayo angkat telephonemu..” Siwon sudah mulai terlihat gusar, ini sudah ke delapan kalinya ia menghubungi Kyuhyun tetapi tidak ada satupun telephone nya yang di angkat oleh Kyuhyun.

“Kau berada dimana baby?”

Kau peluk aku sebelum membunuhku

Tersenyum melihatku, merenung melihatmu

Kau menungguku, menunggu ku terjatuh

Setiap langkah tertuju, setia dalam menunggu

Di lain tempat..

Setelah melaksanakan dramusnya, Kyuhyun langsung dijemput oleh Changmin menuju resto yang akan menjadi tempat kumpul KyuLine. Ya.. hari ini Kyuhyun memang sudah janjian untuk menghabiskan waktunya bersama dengan KyuLine, merayakan album terbaru dari grup yang menaungi Suho. Maka itulah, handphone nya ia silent dari sebelum dramus, intinya agar tidak ada yang mengangganggu kegiatan dirinya dengan KyuLine nya.

Kyuhyun benar – benar tidak tahu menahu bahwa sedari tadi handphone nya mendapatkan panggilan dari kekasihnya, ia pun tidak tahu bahwa kekasihnya sudah berada di Korea sejak tadi sore bahkan kini sedang menunggu dirinya di apartemen dengan makan malam romantisnya.

“Suho-yah.. chukae..” Kyuhyun memeluk Suho dengan kesuksesan albumnya, ia lalu mencoba melupakan rasa rindu kepada kekasihnya dengan menghabiskan malam bersama dengan para sahabatnya.

Aku menunggumu, menunggumu, menunggumu

Mati didepanku, didepanku, didepanku

Siwon masih tetap berusaha menghubungi Kyuhyun, bahkan ia sudah berpuluh kali mengirimi pesan agar Kyuhyun bisa mengangkat telephone nya, “Apakah ia marah kepadaku?”

Siwon berkutat dengan pemikirannya sendiri, Bugsy yang sedari tadi melihat sang daddy (??) kebingungan pun mencoba menghibur dengan mengelilingi kaki – kaki Siwon “Bugsy, bermainnya nanti saja ne..” Siwon masih terus mencoba untuk menghubungi Kyuhyun tetapi hasilnya tetap nihil.

Jam pun berlalu begitu cepat, Siwon hanya bisa menatap sedih, kesal dan kecewa dengan apa yang sudah ia lakukan, blue rose sudah ia susun seakan menjadi jalanan kecil dari arah pintu menuju ruang makan, meja yang ia sudah ia rapihkan, diatasnya terdapat hidangan yang ia buat sendiri serta wine yang sudah lama Kyuhyun cari, yang ia khusus pesan dari Paris bahkan wine itu, ia sudah mencarinya sekitar 3 bulanan lebih dan baru saja ia berhasil dapatkan tadi pagi sebelum dirinya sampai di Korea.

Siwon meringkuk di salah satu sofa di ruang tengah dengan Bugsy yang berada di pelukannya, “Kau dimana baby?” Hingga Siwon tidak mampu menahan rasa kantuknya dikarenakan dirinya sudah menunggu Kyuhyun lebih dari 5 jam.

.

.

.

Pagi harinya Siwon pun dengan terpaksa membuang semua makanan yang ia buat dikarenakan sudah basi. Siwon sarapan dengan tidak terlalu bersemangat,

“Bugsy.. daddy akan membawamu kembali ke rumah aunty Jiwon, jadi jangan nakal disana ne, daddy memang tidak bisa terlalu lama di Korea” Siwon mengelus – elus lembut bulu Bugsy, “Kajja.. kita berangkat”.

Sesaat Siwon akan menaiki lift ia berpas – pasan dengan Suho yang memang Suho pun tinggal di apartemen itu, “Suho..”

“Hyung.. kau berada di Korea?”

“Heum.. kemarin aku baru saja kembali”

“Kemarin??” Suho menaikan alis sebelahnya.

“Ne, waeyo?”

“Ani.. tetapi kenapa Kyuhyun hyung tidak mengatakan bahwa kemarin kau datang, hyung?”

“Kemarin??”

Suho menganggukkan kepalanya “Ya.. kemarin ada perayaan kecil – kecilan bersama dengan KyuLine lainnya, Kyuhyun hyung juga berada disana, ia datang bersama dengan Changmin hyung. Kyuhyun hyung terlalu banyak minum hingga akhirnya Changmin hyung membawanya pulang ke dormnya, jadilah kami tadi malam menginap disana, aku pulang kesini hanya untuk berganti baju dan segera melakukan recording tv” jelas Suho panjang lebar.

“Jadi kemarin Kyuhyun bersama dengan kalian?”

“Ne..”

“Akh.. kalau begitu aku pergi dulu Suho-yah”

“Ne hyung..”

Siwon dan Suho pun berpisah saat pintu lift kembali tertutup rapat, Siwon kembali memikirkan saat kejadian tadi malam. “Jadi kau lebih mementingkan mereka dibandingkan aku?”

Apa yang kau lakukan dibelakangku

Mengapa kau tak tunjukkan dihadapanku

Setelah menitipkan kembali Bugsy kepada Jiwon, disinilah Siwon berada, di kafe milik sahabatnya. Oh.. sungguh Siwon ingin sekali memukul kepala sahabatnya itu, ia harus melakukan penyamaran yang sebenarnya ia sangat tidak sukai, tapi bagaimana lagi? Sahabatnya itu menginginkan untuk bertemu di kafe nya bukan tempat lain yang mempunya privasi lebih menguntungkannya.

“Ada apa dengan Kyuhyun?”

“Kau tahu darimana, ini soal Kyuhyun?”

“Mudah saja (Ia menyeruput ice coffee nya, lalu.. kembali berucap) hidupmu terlalu banyak terfokus pada Kyuhyun, Siwon-ah bukan begitu?” tanyanya sembari memperlihatkan gummy smile nya.

“Ck.. aku tak membutuhkan senyumanmu”

“Sepertinya masalah serius, kajja.. kita ke ruanganku saja”

Eunhyuk, sahabat yang Siwon temui saat ini mengajaknya masuk ke room office miliknya, ia hanya tidak ingin ada seorang pun mendengar percakapan mereka. Eunhyuk pikir ini hanya masalah biasa, maka ia meminta Siwon untuk datang ke kafenya dan membicarakannya diluar, walau fans tidak terlalu banyak saat ini yang datang tapi jika mereka tahu siapa orang yang sedang berbincang dengan Eunhyuk, bisa – bisa akan menjadi acara fansign dadakan.

“Jadi apa lagi sekarang ini?” Eunhyuk bertanya segera setelah mereka berdua berada di dalam ruangannya.

“Aku tidak tahu harus bagaimana?”

“Maksudmu??” Eunhyuk duduk di sofa seberang menghadap arah Siwon.

“Hubungan ini Eunhyuk-ah, aku tidak tahu harus seperti apa?”

“Mengapa? Sebenarnya apa yang terjadi Siwon-ah?”

“Kemarin aku datang ke Korea khusus untuk bertemu dengan Kyuhyun, tadi malam aku sudah menyiapkan makan malam romantic tetapi semua gagal, dikarenakan…” Siwon menggantung kalimatnya.

“Karena Sahabatnya? Chakama… Kyuhyun tahu kau datang?”

“Ini kejutan, bagaimana mungkin aku memberitahukannya, tetapi malam tadi aku sudah puluhan kali menghubunginya, tidak ada satupun tanggapan darinya, and see.. Kyuhyun saat ini pun tidak menghubungiku” Siwon menunjukkan layar handphone nya yang tidak menunjukkan sesuatu.

“Ia mungkin..”

“Ini sudah ke berapa kalinya Hyukie, ia lebih mementingkan mereka. Aku tahu, aku tidak mungkin bisa egois dengan meminta agar perhatian Kyuhyun hanya menjadi milikku, tetapi tidak bisakah bahwa aku pun ingin memiliki dirinya tanpa ada sahabat – sahabatnya itu, aku berusaha bersabar.. tetapi aku hanya manusia biasa”

“…”

“Aku tahu dirinya lah yang mencintaiku lebih dulu, ia yang berusaha untuk mendapatkanku, tapi kini.. setelah ia mendapatkanku, ia seakan puas dan tidak ada timbal balik dari dirinya untukku, kau tahu bukan jika selama inilah aku yang berusaha untuk selalu menunjukkan pada semua orang bahwa ia milikku, hanya milikku.. aku memang tidak memintanya untuk ikut membantuku agar semua orang mengetahuinya, tapi boleh kah jika aku berkata kini aku lelah..”

Eunhyuk masih saja terdiam, ia hanya tidak ingin memotong ucapan Siwon, agar Siwon bisa dengan tenang mengeluarkan apapun yang ada didalam hati dan pikirannya.

“Mungkin lebih baik aku melepasnya, karena setidaknya dia sudah pernah memilikiku dan mungkin kini ia pun bisa mendapatkan orang lain yang lebih dari padaku”

“Kau menyerah??” Akhirnya Eunhyuk pun kini berucap.

“Aku tidak tahu harus seperti apa? Inilah yang aku rasakan, aku kadang berpikir, benarkah Kyu mencintaiku? Ataukah hanya sekedar rasa penasaran dan sayang sesaat, karena kini setelah mendapatkanku, aku merasa aku di sia – sia kan nya”

“Sungguh Siwon, bukan ini yang aku ingin dengar dari ucapanmu, kemana Siwon yang optimis”

“Hahaha (Siwon tertawa hambar) Siwon yang lalu sudah berubah setelah keadaan yang memaksanya”

Eunhyuk hanya bisa memandang sedih, bagaimanapun keduanya adalah sahabat dan adik tersayangnya, ia tidak ingin kisah mereka bisa berakhir seperti itu. Tapi apa mau dikata jika Siwon sudah memutuskan.

“Kau tidak ingin bertemu dengannya?”

“Aku pulang sore ini”

Eunhyuk terkejut dengan ucapan Siwon “Bukankah besok?”

“Aku memajukkan penerbanganku, aku butuh waktu dan mungkin dengan bekerja setidaknya aku tidak perlu memusingkan hal ini. Sekembalinya dari sana, aku akan membicarakannya dengan Kyuhyun. Aku berharap kau tak mengatakan apapun kepada Kyuhyun, biarkanlah aku yang mengatakan semuanya nanti…”

Siwon pun beranjak dari duduknya, “Aku pamit Hyuk-ah..” ia melangkahkan kakinya menjauh dari Eunhyuk, yang hanya bisa memandangi punggung Siwon sedih.

.

.

.

Sudah seminggu terakhir setelah Siwon pulang dari Korea dan kembali menuju Beijing untuk bekerja, Siwon sama sekali tidak pernah menghubungi Kyuhyun. Semua pesan yang Kyuhyun kirimkan tidak pernah ia balas, bahkan sambungan telephone pun ia tak pernah indahkan. Siwon benar – benar membutuhkan waktu untuk berpikir mengenai hubungannya dan juga sikap Kyuhyun kepadanya.

“Esok kau sudah pulang, pekerjaan kita telah usai”

“Apa tidak bisa menambah hari disini?”

“Heum??” Teddy mengerutkan alisnya menatap aneh kepada Siwon, “Kau sedang ada masalah? Aku tahu bahwa sejak kepulanganmu ke Korea dan kini kita berada di Beijing ada yang kau sembunyikan, maukah kau bercerita padaku, setidaknya beban pikiranmu tidak terlalu banyak” pinta Teddy.

Siwon hanya menanggapinya dengan tersenyum, “Tidak ada.. tenanglah..”

Siwon pun bergegas menuju kamar hotelnya, ia memang masih belum siap untuk bertemu dengan Kyuhyun, apakah ini akan menjadi hari terakhir ia menyandang status sebagai kekasih Kyuhyun? Dikarenakan esok, ia akan menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada Kyuhyun.

Ntah itu berlanjut atau benar – benar akan usai, lalu apakah dirinya sudah siap? Tentunya jawabannya tidak akan pernah ada kata siap untuk berpisah, jalan hidupnya sudah terlalu teratur bersama dengan Kyuhyun, tidak mungkin ia dengan mudah melepasnya.

Setelah berpikir lama akhirnya, “Kyu.. besok aku kembali, bisakah kita bertemu?” Siwon menggigigit jari – jari kukunya mencoba menunggu jawaban dari line seberang, “Baiklah.. besok aku berangkat pagi, siang aku sudah sampai di Korea kembali, sampai bertemu..” Setelahnya Siwon pun memutuskan sambungan telephone nya.

Siwon merebahkan dirinya di ranjang, “Mungkinkah esok….”

.

.

.

Disinilah Siwon berada, Incheon international airport. Setelah menempuh perjalanan sekitar 3 jam, akhirnya ia bisa mendarat dengan selamat di Negara kelahirannya. Baru saja ia memasuki bandara setelah turun dari pesawat, banyak mata yang melihat ke arahnya dengan pandangan yang sama sekali dirinya pun tidak mengetahuinya.

“Ada apa ini??”

Tetapi seakan tidak menggubris segala pandangan orang – orang terhadapnya, ia pun dengan tenang berjalan sembari bersisi – sisian dengan Teddy untuk segera keluar dari gate kedatangan Luar Negeri. Terkejutnya ia saat melihat ke layar besar dimana biasanya akan menampilkan daftar – daftar jadwal keberangkatan digantikan dengan gambar – gambar dirinya dan Kyuhyun.

“Apa maksud semua ini?” tanyanya pada dirinya sendiri, ia benar – benar tidak tahu akan hal ini.

Hingga layarpun menampilkan seseorang yang sudah sangat ia hafal, kekasihnya. Ya.. Cho Kyuhyun yang kini berada di layar.

Kau menyukainya hyung?Maafkan aku.. Aku hanya membuatnya dalam sehari, ini terlalu nekad? Ya.. aku memang terlalu nekad melakukannya, tetapi apa bisaku? Aku hanya ingin orang yang aku cintai mempercayaiku, bahwa aku mencintainya bahkan sangat mencintainya..”

Kyuhyun melihat ke arah tangannya dimana terdapat gelang emas yang terkadang ia pakai, bukan ia tidak suka, hanya saja memang untuk tidak ingin terlalu mencolok. Maka gelang itu ia lepas dan ia pakai saat ia mau, gelang pemberian Siwon saat anniv ke empat kemarin.

Gelang ini adalah tanda cintamu, terlalu banyak tanda dari barang yang kau berikan kepadaku, membuktikan bahwa aku lah orang yang benar – benar kau cintai. Jujur aku tidak terlalu mengerti harus memberikan apa untukmu, hanya rasa kasih sayang, cinta dan juga rasa pengertian kepadamu. Tetapi mungkin itupun belum cukup, aku mengetahuinya..”

Kyuhyun tersenyum dengan sangat cantiknya, Siwon sendiri masih dengan setia melihat ke layar dimana layar yang masih menampilkan kekasihnya itu, bahkan ia seakan melupakan bahwa dirinya masih diruang public.

“Aku tak peduli dunia akan memandangku seperti apa? Karena yang aku pedulikan hanyalah tatapan penuh cintamu padaku. Karena itu, aku ingin dunia tahu.. tentang kau, yang hanya akan menjadi milikku”

Kyuhyun menghela nafasnya sejenak sebelum akhirnya mengucapkan..

“Saranghae Choi Siwon, jadikan aku yang pertama dan terakhir bagimu…”

Kyuhyun setelahnya tersenyum..

“Aku tahu setelah ini, akan banyak konsekuensi yang terjadi kepada kita berdua. Jika kau ingin mengatakannya pada dunia, begitupun juga dengan diriku, aku menunggu hal ini tiba. Biarlah orang berkata apa? Bagiku, bukan mengenai aku tetapi tentang kita. Jika orang lain mempunyai kisah cinta, mengapa aku tidak bisa? Walau ini tidak wajar, tetapi bagiku ini istimewa. Saat orang lain mencibir, kau lah yang akan menjadi kekuatanku, saat manajemen menjatuhkan sanksi maka kaulah yang akan menjadi penopangku. Asalkan bersamamu maka aku akan kuat menjalaninya”

Setelahnya layarpun mati, Siwon masih saja terdiam dengan kini air mata yang mengalir di kedua pipi tirusnya. Hingga ada tangan lembut yang mengusap air mata itu dan membuat dunia Siwon seakan membalik kembali.

“Kyu..”

Kyuhyun tersenyum lalu menghempaskan tubuhnya dipelukan Siwon, moment itu seakan tidak di sia – siakan oleh semua orang yang berada disana, ada yang memfotonya, merekamnya bahkan ada juga yang memandang sinis kepada keduanya. Tapi bagi mereka berdua, cukuplah sudah mereka mencoba menahannya selama ini, mereka hanya ingin bahagia walau nanti akan ada resiko yang harus mereka tanggung, asal bersama, mereka pasti bisa menjalaninya.

“Kyu..”

“Baby.. hyung, baby.. mana kata baby mu?”

“Baby..” Siwon semakin mengeratkan pelukannya, hingga..

“Kita harus berpindah Siwon, ini masih airport” Teddy mencoba untuk mengingatkan keduanya, bahwa mereka masihlah tetap public figure yang akan menjadikan sorotan dihadapan para public yang ada disana.

Kyuhyun melepaskan pelukannya, lalu menangkupkan tangannya di kedua pipi Siwon. “Aku sangat mencintaimu hyung, inilah bukti kesungguhan cintaku. Jangan pernah meragukannya lagi” ujarnya yang berakhir dengan poutnya.

Siwon mengacak gemas rambut Kyuhyun lalu setelahnya mengecup dahi Kyuhyun sekilas, “Kita selesaikan kekacauan ini terlebih dahulu baby..”

“Siapa yang takut?”

“Hahaha.. kajja..” Kyuhyun pun menyambut genggaman tangan Siwon, ia melangkah dengan percaya diri keluar dari airport, walau ia harus membayar materi maupun moril akan segala perbuatannya ini, Kyuhyun tidak akan pernah menyesal. Ia akan lebih menyesal jika ia kehilangan Siwonnya, cintanya.

Biarlah kali ini mereka menikmati kebersamaan mereka, jikapun nanti akan ada rintangan semakin besar menghadang mereka akan lebih kuat menghadapinya, mereka tau mereka egois telah melakukan hal ini. Hanya saja cinta tidak pernah salah, mereka akan bertanggung jawab untuk memperbaikinya. Karena mereka berdua yakin, pada akhirnya semua pun pasti akan mengetahuinya cepat atau lambat hanya saja, mereka pun sudah mengetahui pro dan kontra yang akan datang.

“Baby.. apa landasanmu hingga kau bisa senekad itu?”

Kini keduanya sudah berada di apartemen Siwon setelah kekacauan yang terjadi di bandara tadi siang.

“Aku mengetahui semuanya dari Hyuk hyung, dia yang menceritakan semuanya”

“Mwo?”

“Heum.. dia juga lah yang memberikan dukungan tentang hal ini”

“Benarkah??”

“Ne.. akh satu lagi.. jangan pernah lagi berkata jika aku bisa saja mendapatkan seseorang yang lebih baik darimu, sedangkan mendapatkanmu adalah hal yang terbaik yang pernah terjadi dalam semua masa hidupku”

“Baby, aku minta…” ucapan Siwon tertelan oleh ciuman yang diberikan Kyuhyun, lumatan yang ia berikan menjadikan rangsangan bagi Siwon untuk membalasnya dan menjadikannya untuk mendominasi. Ciuman penghantar rasa sayang, kagum, cinta, terima kasih dan juga berjuta rasa lainnya.

“Saranghae…”

“Nado saranghae…”

Biarkanlah kini mereka merasakan indanhnya kebersamaan, apapun yang terjadi esok dan kedepannya akan menjadi suatu tantangan bagi diri mereka berdua, setidaknya mereka sudah mempunyai rencana untuk menghadapinya. Cinta itu suatu pilihan dimana jika ia mau mempertahankannya dan mempublikasikannya kepada semua orang maka konsekuensi yang terjadi hanya lah suatu rasa dari sejuta rasa yang ada. Cinta akan kuat karena adanya kita, bukan aku dan kamu tapi KITA.

-END-

note :

Akhirnya selesai juga… hehehe..

tapi.. tapi.. gatau lah ini gmn??

cii jangan timpuk diriku, hanya dapet waktu mepet ya jdinya gini, maafkan daku ya cii ku sayang.. sebelumnya mau ucapin dlu deh happy besday cii ku.. moga makin cntik, jgn galak2 mulu, hehehe… dan bu kost yang selalu ramah.. jangan marah ya,, kemarin bohongan gamau buatin padahal emang iya *plak hehehe… gak denk, hasilnya gmn?? gak puas?? silahkan dilanjut sama cii aja hahahaha….

mau buat romance jatuhnya gini,, duuuuhhhh.. padahal sama ka el udh bilang ini itu ini itu taunya,, miannae ka el, kayaknya gak sesuai harapan.. atuh da aku mah apa atuh?? Gini – gini aja bisanya.. ka el makasih ide nya… lagu peterpan di belakangku akhirnya bisa dipake juga walau harusnya sih sad ending kalau lagu itu backsound nya ya?? hahahaha….

buat para WKC mania (cielah bahasanya hahaha) makasih untuk selalu berada disini bersama kami, makasih juga buat para adminnya, makasih tuk jo (cmungudh jo buat ff na heheh) dedek baby autumn (comeback safely dek, kangen huhuhu), ang (kapan kita bertrio lg y??) twin san san (rempong udh deh nih hehehe) anie (ciee yg hbs ntn sushow) annes, ika, ulan, shila, fariz, rizka, umi and yanti (the rumpi tetep rumpi yeih).. udah akh kebanyakan pkknya selamat menikmati moga gak mual – mual ya… makasiiiihhhh…

Advertisements

72 thoughts on “Someday Later

  1. Huaa.. Romantissnya 😍😍 kerasa banget deh!! Apalagi siwonnya.. dapet banget perasaan sedih yg siwon rasakan jadinya. peluk dulu cin sm bang won.. hihihi..

  2. Baca ini cmn bisa ngmg 1 kata! PLEASE WONKYU GO PUBLIC! HAHAHAAHHA.. gemes bgt liat wonkyu di SS6INA kmren.. kyuu disini juga berani bgt.. gk perduli sama omongan org lain.. siwon oppa harus percaya dong sama kyu.. hahahaahja..

  3. Aaaawwww…..
    Baca ini miss lee lngsung ngebayangin klo ini terjadi di dunia nyata.
    Mungkin WKS pingsan massal.
    Apalagi cra go publiknya seperti yang di lakuin babykyu.
    Aduh gak Kebayang deh.
    Selalu suka kalau baby yg bertindak dluan.
    Kejadian yang sangat langka.
    Babymbull kasih2 kode dong sama WkS.
    Yah…..
    Yah…..

  4. Untung aja ending nya ga sad #lega 😀
    kegalauan aku mkirin wgm itu sdikit brkurang krna moment mreka dsini huhu..

    Dan baru tau jg trnyata si baby bisa nekat gitu ya xD keren loh..
    Liat siwon romantis udh biasa, nah klo kyu yg jd romantis kan jarang” hahahha

    keren lah eonni ffnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s