Posted in BL, Oneshoot, Romance

We are in Love

By. Miss Lee

Cast : WonKyu

Genre : Romance

Rate : K

 

-We are in Love-

“Safe flight Siwon-ah.. sampai bertemu kembali di lain waktu”

“Ne noona.. gomawo untuk beberapa hari ini”

“Heum.. salamkan salamku kepada Kyuhyun dan yang lainnya”

“Ne.. aku berangkat”

Kennie pun hanya memberikan senyumannya sembari melambaikan tangannya kepada Siwon, dimana ia sudah mulai memasuki ke dalam bandara. Pekerjaan Siwon di daratan China sudah selesai, maka kini ia akan kembali melakukan rutinitasnya bersama dengan para member lainnya, yakni melakukan perjalanan rangkaian akhir tour Super Show 6.

“Baby.. akhirnya kita akan segera bertemu”

Siwon pun tak lupa memposting foto dirinya di berbagai SNS miliknya dengan tag line “Bye. and Hi.” apa maksud dari tag line nya itu? Bye for alone and Hi for together, ya… maybe..

.

.

.

Di lain tempat, Kyuhyun seperti biasa akan memakai masker jika dalam mood yang tidak terlalu baik dikarenakan mengantuk. Tetapi walau waktu tidurnya tidak bisa dikatakan nyenyak akan tetapi Kyuhyun merasakan senang dikarenakan nanti ia akan kembali bertemu dengan kekasih hatinya. Ia pun tak lupa untuk mengecek sesuatu di SNS nya, ya.. kelakuan kekasihnya itu sedikitnya menular kepadanya untuk sering menstalk apapun yang terjadi pada fans mereka.

Ia pun mengetahui dimana saat beberapa fans nya, oh mungkin bukan beberapa akan tetapi sebagian fans nya tidak menerima akan keberadaan acara reality show yang dilakukan oleh Siwon, hingga dimana Siwon yang memang sedang dalam masa promo, sering memention partner kerjanya itu di berbagai kesempatan. Jujur Kyuhyun pun merasakan sedih, tapi tidak ada orang pun yang tahu sebenarnya orang atau dalang dibalik sikap Siwon itu adalah dirinya sendiri.

Ya.. Kyuhyun lah yang memberikan ide kepada Siwon untuk melakukannya, bukan ia suka bahwa kekasihnya itu di cap sebagai orang yang tak setia. Tetapi bukankah ia dan Siwon adalah seseorang yang sama – sama bekerja di dunia entertainment, maka segala sesuatu di perlukan disamping juga kreatifitas, profesionalitas dan juga kredibilitas. Kyuhyun sebenarnya memang hanya melakukan guyonan kepada Siwon, akan tetapi ia tidak menyangka bahwa Siwon melakukan apa yang dimintanya.

Ia sedih? Ya.. tapi ia tersakiti? Jelas tidak. Karena hubungan mereka ini bukanlah hubungan yang baru seumur jagung, hubungan mereka sudah terlalu sering mengalami asam garam, hingga mereka tidak terlalu memusingkan hal itu. Pekerjaan akan tetap pada koridor kerjaan dan privacy hanya mereka yang akan menjalankannya.

“Kyu.. kau sudah tau kekasihmu itu, sudah berangkat atau belum?” Eunhyuk yang memang berjalan beriringan dengannya, menanyakan kepada Kyuhyun dikarenakan partner nya saat ini tidak bisa berangkat bersama, Donghae harus melakukan sesuatu terlebih dahulu dan dia akan menyusul semuanya saat malam nanti.

“Siwon hyung bilang ia akan berangkat dari Hongkong sekitar jam 2, mungkin saat ini dia pun sedang dalam perjalanan” Kyuhyun melirik Eunhyuk “Hyung tidak sedang meminta Siwon hyung membawakan oleh – oleh untukmu kan?”

“Ish.. memangnya mengapa kalau benar? Dan jika tidak, apa yang harus aku lakukan kepadamu?”

“Aku hanya menebak saja, kenapa hyung begitu sensitive. Tenanglah Donghae hyung juga sebentar lagi akan segera menyusul kita ke Singapura”

“Haahh.. aku hanya tidak menyangka saja, rangkaian tour kita akan segera berakhir, hingga nanti tanpa terasa bahwa Donghae, aku dan Siwon akan segera wamil”

Mendengar ucapan Eunhyuk, Kyuhyun langsung terdiam. Kata wamil masih menjadi kata yang menakutkan baginya, berpisah dengan Siwon selama 2 tahun itu sungguh tidak bisa dikatakan dengan mudah. Walau nantinya ia pun masih bisa bertemu di saat Siwon sedang free masa wamil, akan tetapi tetap saja, akan berbeda rasanya ditinggal Siwon sibuk kerja di luar negeri dibandingkan Siwon diharuskan wamil.

“Gwaenchana maknae?”

“Eumm.. akh,, ne.. gwaenchana”

“Kau memikirkan soal wamil Siwon??” Kyuhyun tidak menjawabnya, akan tetapi Eunhyuk tau itulah yang sedang mengganggu pikiran Kyuhyun “Tenanglah.. waktu wamil itu punya jadwal yang jelas, maka kau pun akan punya waktu yang jelas untuk bisa bersama dengan Siwon. Ini tugas Negara semua harus melakukannya, setelah 2 tahun berlalu maka selamanya kalian bisa bersama kembali, bukan?”

“Ne hyung, araseo..”

“Sudahlah maknae jangan bersedih, jika Siwon tau aku membuatmu bersedih bisa tamat riwayatku” canda Eunhyuk.

.

.

.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 4 jam lebih, akhirnya kini Siwon dan Kyuhyun bisa kembali bersama dalam satu negara yang sama, sungguh bahagianya mereka. Setelah menyelesaikan makan malam, WonKyu lebih memilih untuk menghabiskan waktu bersamanya di kamar, melepaskan rindu dengan berbincang – bincang lepas, selama mereka berpisah memang komunikasi tidak pernah putus hanya saja mengobrol face to face baru bisa kembali mereka rasakan sekarang ini.

“Aku sungguh merindukanmu baby..”

“Aku juga hyung..”

Kini mereka berdua sedang merebahkan dirinya di ranjang dengan saling berhadapan, menikmati untuk saling menelusuri lekukan wajah sang kekasih hati. Menggemggam erat tangan pasangan seakan bahwa hari esok mereka akan kembali berpisah, mengusap surai madu Kyuhyun yang selalu akan Siwon lakukan, mengecup dahi indah Kyuhyun berulang kali adalah hal yang tidak pernah Siwon lewatkan barang sedikitpun.

“Baby.. miannae”

“For what?”

“Kau pasti pun sudah mengetahuinya, aku seakan seperti bad boy untukmu, aku seakan bukan namja yang setia dan sempurna untukmu…”

Kyuhyun mengisyaratkan Siwon untuk berhenti berbicara dengan menyimpan jari telunjuknya di depan bibir tipis Siwon, “Hyung.. aku mengerti sungguh aku mengerti dan aku percaya padamu. Untuk apa kata maaf itu? Sudahlah kita tak perlu membahasnya lagi, ne..” Kyuhyun memberikan senyuman yang selalu membuat Siwon tenang.

“Appa..”

“Ne.. aku pun tak tau bila appa akan datang ke Hongkong”

Kyuhyun menggigit bibir bawahnya, ada perasaan takut menyeruak di dalam hatinya. Ia pantas merasakan khawatir, bagaimanapun Choi Kiho masih belum menerimanya secara terang – terangan, mungkin semua butuh proses dan pastinya waktu. Maka itulah yang membuat Kyuhyun selalu dilanda ketakutan dan juga paranoid dimana jika Choi Kiho akan menjodohkan Siwon dengan anak relasi bisnisnya, pemikiran yang tidak masuk di akal hanya saja akan selalu menjadi realistis jika mengingat bahwa dirinya dan Siwon adalah sesama namja yang tidak mungkin bisa menghasilkan keturunan jika mereka menikah kelak.

“Tenanglah baby, appa hanya datang untuk mendukung filmku. Dia penggemar Jinhee hyung, hanya itu.. lagi pula..” Siwon beranjak dari tidurnya dan ia pun mulai menuruni ranjangnya, membuka kopernya lalu mengambil sebuah kotak kecil didalam koper itu.

Semua pergerakan Siwon tidak lepas dari pengamatan Kyuhyun, ia pun ikut terbangun dari tidurnya, lalu menyandarkan tubuhnya di kepala ranjang. Menanti Siwon untuk kembali bersamanya.

“Ini..”

“Apa?”

“Bukalah..”

Kyuhyun membuka perlahan, disana terdapat sebuah gelang berwarna hitam. Seperti gelang tali, tetapi ia tahu dengan pasti walau gelang itu terlihat biasa hanya saja harganya pasti akan sangat fantastis, benar – benar gaya seorang Choi dalam memberikan gift kepada seseorang.

“Kau suka?”

Kyuhyun menengadahkan kepalanya, untuk bisa sejajar melihat ke arah Siwon. “Heum.. pasangkan” Kyuhyun mengambil gelang itu dan meminta Siwon untuk memasangkannya, “Bagus dan cantik, gomawo..”

“Bukan padaku”

“Heum??” Kyuhyun tidak mengerti akan maksud Siwon.

Siwon tersenyum lalu mengacak gemas rambut Kyuhyun, “Ucapkan kepada appa… ia yang membelikannya untukmu”

Kyuhyun menatap terkejut kekasihnya, mimpi apa ia semalam? Ini kali pertama Choi Kiho memberikannya gift sedangkan nyonya Choi sudah sering melakukannya, maka ia tidak pernah sungkan dan memang juga dari pertama kali nyonya Choi lah yang sudah mendukung hubungan mereka. Hati ibu, selalu mementingkan kebahagiaan anaknya dari pada egonya.

“Tapi?? Benarkah??”

Siwon mengangguk “Kau suka?” Kyuhyun masih tidak percaya akan perkataan Siwon. “Baby??”

“Hyung.. kau tidak membohongiku bukan?”

“Untuk apa??” Siwon lalu mengambilkan Iphone dirinya yang di simpan di atas nakas, membuka folder pesan lalu tak lama “Lihatlah”

From : Appa

Kau sudah sampai Singapura nak?

Jangan lupa untuk memberikan gift Appa pada Kyuhyun..

Kyuhyun hanya bisa berkaca – kaca memandangi deretan tulisan yang ada di layar handphone, ia tidak menyangka bahwa inilah akhir dari dimana perjuangan mereka? Inikah tanda setuju dari Choi Kiho?

“Appa sudah menyayangimu sejak dulu, ia pengagum suaramu. Jikalau dulu ia menentang dengan keras, itu hanya suatu reaksi yang wajar dari perlindungan seorang appa, bagaimanapun bagi dirinya ini salah” Siwon membawa tubuh Kyuhyun untuk direngkuhnya, membawanya dalam pelukan hangat.

“Tetapi segala perjuangan pasti ada akhirnya bukan? Walau mungkin aku bisa mengatakan bahwa ini bukan akhir, ini adalah awal dimana perjuangan kita sudah mulai memberikan suatu hal positif dari orang – orang disekitar kita, bukan begitu?”

“Hyung…”

“Sssstt… uljima.. saranghae, ini sudah malam. Lebih baik kita tidur, hentikan tangisanmu, itu akan berpengaruh dengan penampilanmu esok pagi. Jangan sampai aku dihukum Teuki hyung karena sudah membuatmu menangis”

Kyuhyun mengangguk lalu menghapus air matanya, “Haahh.. aku namja tetapi mengapa aku cengeng?” tanyanya ntah pada siapa?

“Tapi aku menyukai semua yang ada pada dirimu”

“Chessy…”

“Hanya kepadamu..”

“Lie.. kau melakukannya juga kepada istri virtualmu”

“Hahaha.. kau cemburu, baby? Oh kyeopta aku sangat menyukainya”

“Ish..” Kyuhyun memukul bahu Siwon, lalu setelahnya ia merebahkan dirinya kembali di atas ranjang mengambil posisi memunggungi Siwon.

Siwon yang melihatnya hanya tersenyum lucu, melingkarkan lengannya di sekitaran perut Kyuhyun dan membisikkan “Gud nite baby… besok kita akan tunjukkan kembali cinta kita yang suci dan murni kepada semua orang, agar mereka mengerti bahwa cinta kita tidak pernah ada yang salah” Siwon mencium pipi Kyuhyun.

Kyuhyun membalikkan badannya membalas ciuman dipipinya dengan mengecup sekilas bibir Siwon, lalu ia menelusupkan wajahnya di ceruk leher Siwon menghirup wangi Siwon yang membawanya bisa merasakan ketenangan dan juga kebahagiaan.

.

.

.

“Semua sudah bersiap?” arahan Teuki menggema di belakang panggung, kini semua member sedang berkumpul dengan membentuk suatu lingkaran dimana satu tangan mereka di tumpukkan menjadi satu, “Kita pasti bisa memberikan yang terbaik untuk konser kali ini, perlihatkan pada dunia bahwa kita pasti bisa!! WE CAN DO IT”

“Selesaikan dan sukseskan!!!” ucap mereka kompak.

Saat akan mengambil posisi untuk segera memulai melakukan perform, Siwon menarik Kyuhyun agar bisa sejajar dengannya. “Ada apa hyung?”

“Aku akan memberikan suatu kejutan untukmu, semoga kau suka” Ucapnya, setelah itu Siwon mengecup pipi Kyuhyun dan mulai mengambil posisinya. Sedangkan Kyuhyun sendiri masih terpaku dengan ucapan dan tindakan Siwon tadi.

“Kyu bersiaplah..” pinta prince manager yang segera membangunkan Kyuhyun dari lamunannya.

.

.

.

Saat ini para member sedang melakukan untuk berganti baju, karena akan ada perform solo. Kyuhyun sendiri sedang menanti gilirannya untuk itu ia lebih memilih untuk masih berdiam diri di ruang tunggu sembari sesekali bernyanyi – nyanyi kecil dengan mata tetap berfokus pada layar handphone nya yang sedang menayangkan permainan game nya. Sedangkan Siwon, ia sedang bersiap diri untuk penampilan solonya.

Hingga perkataan stylish noona membuat Kyuhyun menghentikan nyanyian serta permainannya, “Siwon kali ini tidak akan melakukan perform sebagai horse?”

“Ne.. dia akan melakukan penampilan perdana menyanyikan lagu lainnya”

“Memangnya apa yang akan dinyanyikannya?”

“Lost star.. milik adam levinne”

DEG!! Mendengarnya membuat seorang Cho Kyuhyun bangkit dari duduknya dan segera menuju arah panggung, ia terus berjalan walau giliran performnya masih harus menunggu perform dari Leeteuk. Hingga kini ia sedang berdiri di samping panggung, ia memang tidak bisa melihat jelas Siwon dikarenakan perform Siwon berada di stage tengah depan, ia pun menonton perfom Siwon dari layar besar yang berada di stage utama.

Kyuhyun mulai terhanyut dengan suara alunan music yang akan memulai perform dari Siwon, “Inikah gift mu untukku hyung?? Salah satu lagu kesukaan kita” ucap Kyuhyun pelan.

Please don’t see just a boy caught up in dreams and fantasies

Please see me reaching our for someone I can see

Take my hand let’s see where we wake up tomorrow

Best laid plans sometimes it’s juts a one night stand

I’d be damned Cupid’s demanding back his arrow

So let get drunk on our tears and

 

God, tell us the reason yout is wasted on the young

It’s hunting season and the lambs are on the run

Searching for meaning

But are we all lost stars, trying to light up the dark?

 

Who are we? Just a spec of dust within the galaxy

Who is me if we’re not careful turns into reality

Don’t you dare let all these memories bring you sorrow

Yesterday I saw a lion kiss a deer

Turn the page maybe we’ll find a brand new ending

Where we’re dancing in our tears and

 

God, tell us the reason yout is wasted on the young

It’s hunting season and the lambs are on the run

Searching for meaning

But are we all lost stars, trying to light up the dark?

 

I tought I saw you out there crying

I thought I heard you call my name

I thought I heard you out there crying Just the same

 

God, give us the reason youth is wasted on the young

It’s hunting season and the lambs are the run

Searching for meaning

But are we all lost stars, trying to light up the dark?

But are we all lost stars, trying to light up the dark?

Tanpa ia sadari, Kyuhyun terlalu terhanyut akan terbawa suasana dan suara dari sang kekasih hati, ia tidak menyangka bahwa dirinya menitikkan air mata dikarenakan terharu. Suara kekasihnya, suara yang selalu menjadi penghantar tidur dirinya, menyapanya, mengucapkan kata – kata chessy untuknya.

“Kau bernyanyi sangat indah hyung, aku selalu mengagumi apapun yang ada pada dirimu” Lagi Kyuhyun berucap dengan pelan, ia tidak mungkin berbicara dengan intonasi besar dikarenakan ia tidak ingin malu karena nanti kru akan mengejeknya cengeng.

Siwon yang sudah melakukan perform pun akhirnya kembali menuju backstage, ia mendudukan dirinya di kursi yang berada di depan kaca, ia melihat sekelilingnya sepi. Dimana keberadaan Kyuhyun, biasanya ia masih akan bertahan di ruangan sebelum nantinya staff akan memanggil dirinya. Hingga suara pintu terbuka menampilkan sosok yang ia cari sedari tadi.

Kyuhyun yang sedari tadi menahan tangis akhirnya menghambur memeluk tubuh Siwon, “Wow.. wow baby calm down, waeyo?”

“Hiks..” suara tangisan itu jelas terdengar di telinga Siwon.

“Baby..”

“Itukah yang kau maksud dengan gift mu??”

“Kau mengetahuinya? Tapi mengapa aku tidak melihatmu di sisi panggung?” Siwon menarik tubuh Kyuhyun untuk bisa menghapuskan air mata di wajah Kyuhyun.

“Aku tidak mungkin bukan? Menangis disana?”

Siwon tersenyum, lalu mengecup bergantian kedua mata Kyuhyun. “Kau menyukainya? Suaraku tidak sebagus suaramu”

“Jika suaramu jelek maka kau tidak akan menjadi penyanyi Choi Siwon, cukup merendahkan dirimu selalu. Jika ada yang mengatai suaramu jelek, akan ku habisi dia”

“Owh kekasihku so sweet”

Kyuhyun mencubit pipi Siwon gemas, “Appo baby..” setelahnya Kyuhyun pun mencium bekas cubitannya.

“Sudah tidak sakit lagi kan?” Siwon hanya mengangguk – angguk imut, walau tidak ada imutnya sama sekali.

“Sebelum kau akan tampil” Siwon pun berdiri lalu mengambil bedak yang berada di atas meja, lalu memberikan beberapa kali polesan beda di wajah Kyuhyun “Cha.. kau sudah tidak terlihat sembab, jangan pernah lagi menangis dihadapanku. Aku sangat mencintaimu..”

“Itu tangisan kebahagiaan”

“Aku tau.. sebentar lagi pasti kau akan dipanggil oleh staff, cha pergilah.. aku akan melihat di sini (menunjuk ke arah monitor yang di simpan di atas meja) memantau selalu aksi panggungmu”

“Baiklah.. baiklah.. tetapi sebelumnya can I.. give me kiss and hug?”

Siwon mengangkat satu alisnya “Really?” Kyuhyun mengangguk.

Siwon memeluk Kyuhyun dengan erat menempatkan wajahnya di bahu Kyuhyu menciumnya berulang kali, selalu mengingat dan menghirup wangi Kyuhyun. Sama seperti yang dilakukan Siwon, Kyuhyun pun akan selalu sama melakukannya. Setelahnya Siwon pun melepaskan pelukannya, ia mendekatkan wajahnya dan menutup matanya secara perlahan hanya menempelkan bibirnya di atas bibir Kyuhyun. Ia ingin sekali melumatnya, tetapi ia terlalu sadar bahwa Kyuhyun harus segera perform dan mereka masih terlibat konser.

“Sudah.. kita bisa lanjutkan nanti di hotel” ucap Siwon sembari mengerling nakal, Kyuhyun hanya menatap malu dan memegang kedua pipinya yang terasa memanas, selanjutnya segera meninggalkan ruangan sebelum dirinya tidak bisa menahan dirinya.

“Aku selalu mencintaimu baby dan aku akan selalu berusaha membahagiakanmu”

“Aku pun sangat mencintaimu hyung” balas Kyuhyun diluar pintu yang sudah menutup sempurna.

Cinta itu sederhana dimana kedua pasangan bisa berjuang bersama, memberikan supportnya untuk pasangan dan terlebih pastinya adalah selalu mengucapkan kata sakral “cinta” hanya untuk selalu menambah daya akan kekuatan cinta itu sendiri.

-END-

note :

Kembali lagi hey annyeong.. hahaha…

Setelah melihat moment mereka berdua saat di Singapore terciptalah ini, duuuh gatau lah ya smoga suka aja hehehehe

Gak pernah bosen untuk selalu mengucapkan beribu terimakasih kepada semuanya yang selalu hadir disni, kecup atu2.. para visitors/pembaca di WKC, adminnya, authornya juga

Magui company, rempongers sejati.. cii, jo, dedek (Please comeback safely, miss U) + ang (misi again meramaikan sbtu WK), twin sansan kesayangan, ka el, vie umma, anie, ika, annes, mona, ulan, shila, yanti, umi, rizka, fariz.. makasih slalu menimbrungi (??) hidupku dengan kewonkyuan.

Jangan lupa untuk hadir juga di www.siwonangkyu.wordpress.com

Advertisements

76 thoughts on “We are in Love

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s