Posted in BL, Drama, Family, Romance, WonKyu Story

Tentang Kamu – Part 10

Tentang Kamu – Part 10

Autor : Cat meonks
Cats : Cho Kyuhyun Choi siwon dll
BL,Yaoi, Mpreg
Warning : typo berserakan dan bahasa kurang jelas,
cerita gaje namun asli hasil karya sendiri
Panjang membosankan
Berikan cinta kalian dengan komentar
ttp bila ada salah kata atau bagimana jangan salahkan penulis ya???? SALAHKAN JARIKU YANG NAKAL nulis kok gak aturan… ^_^
.
.
.
.
.

” Saya Choi Siwon akan menghormati dan mencintai pengantin Cho Kyuhyun apapun yang terjadi akan menghormati yang lebih tua, akan menjadi suami yang baik untuknya. Aku berjanji.”

Kyu tersenyum ke arah Siwon lalu mengangkat tangan kirinya, ” Saya Cho Kyuhyun dan pengantin pria, Choi Siwon akan saling mencintai dan menghormati apapun yang terjadi. Saya berjanji untuk menghormati yang lebih tua dan menjadi istri yang baik untuknya. ”

Setelah pertukaran cicin,” Silahkan cium pasangan Anda” ucap sang pendeta. Ketika Siwon hendak menciumnya tiba-tiba Kyu mendorong Siwon menjahuinya.

” Andwae…andwae…” Kyu berlari dengan menutupi telinganya. Sungguh sukar di percaya bila pria cantik itu mendadak histeris dan berlari meninggalkan Siwon yang hampir terjatuh. Namun naasnya dia tersandung karpet dan terjatuh dengan tidak elitnya. Siwon berlari menghampirinya namun kenyataanya pria itu pingsan.

~ooOoo~
.
.
.
.
.

Acara tetap berjalan meski tanpa kehadiran Kyuhyun. Siwon pun hanya beberapa menit menemani tamu karna dia begitu khawatir dengan istrinya. Walau dokter bilang dia pingsan karna kurang tidur dan tegang.

” Argh!!!!!!” suara bagai halilitar itu membuat Siwon yang sedang ada di dapurnya panik meninggalkan bahan masakannya menghampiri kamarnya. Terlihat Kyu yang ketakutan memeluk selimutnya.

” Baby… ada apa?” Siwon berlari mendekat namun kekasih cantiknya itu menjulurkan kakinya melarang pemuda tampan itu mendekatinya.

” Jangan mendekat…kau mesum Choi…” teriaknya.

” MWO?” protes Siwon. “Mesum?”

Kyu mengigit selimutnya,” Siapa yang mengantikanku baju?” sinisnya.

” Aku. Wae? kau ingin tidur dengan baju tebal itu.Ck” jawabnya dengan santai.

” Kau…” tiba-tiba bulu kudunya berdiri, ” Kenapa harus kau?”

” Lalu kau ingin siapa sayang? Aku suamimu Sebenarnya ada apa? Bukan kau juga pernah telanjang di hadapanku. Lalu…” Siwon nekat duduk di tepi ranjang namun Kyu semakin menjauh.

” Argh!!!”

” Kenapa kau berteriak.” Siwon menutupi telinganya dengan telapak tangan.

” Kau mesum. Harusnya kau menunggu persetujuanku.” pipinya merona dengan keringan yang berjujuran deras dari pelipisnya.

“Baby… kau ini kenapa?” Siwon menatap tajam manik coklat itu.

” A..aku..lapar.” pria manis itu pun bangkit dari ranjangnya dan berjalan keluar kamar menyiksakan tanda tanya untuk suaminya. Kyuhyun terkejut dengan ruang makan yang terhias rapi dan berbagai macam masakan. Dia terburu-buru menuju ke meja makan ketika melihat suaminya mengekorinya. Pria cantik itu menengguk air putih dengan beberapa kali tenggak lalu mengambil makanan dengan tangannya. Tiba-tiba sepasang tangan kekar melingkar di pinggangnya membuatnya tersentak keget. ” Kau yang memasak?” tanya Kyuhyun. Siwon hanya mengagguk lalu mencium bertubi-tubi di leher jenjangnya membuatnya kegelian. Dia berusaha mengeliat namun Siwon semakin gencar memberikan rangsangan.

” Argh!!!” Siwon mengigit leher jenjang itu dan Kyu sontak memukul kepala Siwon, ” Pabbo itu sakit…dan…a..aku lapar.” Kyu pun menjauhkan tubuhnya lalu menarik satu kursi dan mulai menikmati makan malamnya. Siwon mendengus kesal. Dia mengambil duduk di sebelahnya dan menatap Kyu dengan tatapan sukar di artikan, ” Tataplah makananmu.” hardik Kyuhyun.

” Aku sedang menatap makananku.” jawabnya santai dengan cengiran mengerikan.

” DEG…”

Kyu semakin menundukan kepala menyembuyikan wajahnya, ” Wonnie…”

” Hum!!!” Siwon mengulurkan tangannya membelai wajah pucat dan cantik itu dengan lembut membuat si pemilik pipi cubby itu nyaman. Namun belum sempat Kyu melontarkan apa yang dia inginkan, Siwon sudah menarik dagunya dan mengecup bibir itu dengan lembut. Kyu mulai berbuai dengan melingkarkan kedua tangan itu di leher sang suami.

”Wonnnineee… Jang-aaaahhh…seka-aaaarangg” ucap Kyu susah payah setelah Siwon melepas ciumannya dan mencoba membuka piyama pikacunya.

Siwon tak menjawab dia masih menciumi leher jenjang istrinya, ” Woonniiiee…Pleeaseeee…aku la-paaar…” Siwon pun dengan malas melepaskan ciumamnya. kyu kembali mengkancingkan piyamanya.

“Mianhae…kau marah?’ Kyu mengelangkan kepala. ” Gomawo…” Siwon tersenyum tipis. Kyu hanya meliriknya seharusnya dia yang meminta maaf namun… dia tak tega melihat sesuatu itu

~ooOoo~
.
.
.
.
.
.

Siwon sedang sibuk dengan beberapa dokumen yang tiba-tiba masuk dalam e-mailnya. Padahal ini masih dalam masa liburnya setelah kemarin menikah. Mau bagaimana lagi? Dia memiliki tanggung jawab itu setelah ayahnya hampir 100% menyerahkan perusahaanya. Belum lagi perusahaan appa Cho yang mulai di kelola sang menantu.

” Wonnie…” Kyu berteriak sambil berlari. Siwon hanya melihat sekilas lalu kembali terfokus dengan laptopnya. Kyuhyun menghentakkan pantatnya di paha Siwon. Siwon meringis mengingat berat badannya yang tak ringan. ” Kyunnieeee…. bosan…” bisiknya tepat di telinga Siwon. Pemuda tampan itu menghela nafas.

” Bukan tadi Kyunnie sedang main game.”

Kyuhyun mengangguk lalu memplout bibirnya, ” Temani…”

” Tapi aku sedang bekerja. Tadi sekertarisku menghubungiku untuk memperiksa dokumen yang baru saja di kirim dari Jepang sayang…”

” Baiklah!!!” Kyu berdiri dengan wajah kesal, ” Nanti Wonnie tidur saja dengan laptop. Jangan masuk kamar, jangan mencium Kyunnie, jangan bicara dengan Kyunnie karna Kyunnie mau pulang ke rumah Umma.” Kyu menghentakan kakinya lalu keluar dari ruang kerjanya. Siwon mengacak rambutnya dan segera berdiri mengekor pada istrinya.

” Baby….” Kyu tetap melangkah ke dalam kamar dan mengambil koper yang sudah sudah tersimpan rapi di tepi. Siwon sontak menarik istrinya dan menelentangkan di ranjang lalu menindihnya. ” Baru sehari Siwon merasa bahagia karna melihat kau di pagi hari sekarang kau mau membuatku tidur dengan laptop lagi?”

Kyu memplout bibirnya, ” Salahmu…” sentak Kyuhyun. ” Aku mau pulang saja.” lanjutnya.

Siwon menghela nafas lalu mengecup singkat bibir plum itu, ” Aku temani. Tapi lusa Wonnie boleh kerja?” Kyu mengelengkan kepala, ” Lalu…”

” Wonnie harus menemani Kyu sampai puas. Setelah itu baru boleh kerja.” kembali helaan nafas berat terdengar. Kyu kesal dan mendorong Siwon menjauhi tubuhnya. ” Sudah aku bilang… menikah saja dengan sekertarismu…” omelnya. ” Kalian serasi…”

” Tapi kau tahu siapa yang aku cintai bukan?” Siwon tersenyum kecil menatap istrinya yang sedang merajuk.

” Tahu…LAPTOPMU.” tegasnya lalu pergi keluar kamar. Menyalakan TV dengan volume besar. Siwon mengekorinya dan menghela nafas melihat istrinya bersikap ke kanak-kanakan. Siwon melihat istrinya menghubungi makanan cepat saji dan memesan banyak makanan. Pria cantik itu berteriak-teriak karna ucapannya tak di dengarkan. Siwon tersenyum kecil lalu mengkecilkan volume suaranya lalu menyandarkan kepalanya di bahu istrinya. Tangannya melingkar di pinggang istrinya dan menghirup aroma tubuhnya dengan semaunya. ” Minggir…” ketus Kyuhyun.

” Hmm…” Siwon semakin nakal dengan menciumi tengkuk istri cantiknya. ” Kau terlihat lezat hari ini sayang…” bisiknya dengan suara khas Siwon.

DEG!!!

Jantung pria cantik itu berdetak kencang. Ya Tuhan… dia kembali ingat tentang cerita temannya. Kyu mengigit bibirnya lalu mendorong paksa Siwon menjauhinya.

“Memang aku makanan!! Sudah kembali saja bekerja.” perintahnya ketika dia sudah terlepas dari pelukan itu.

Siwon mengerutkan keningnya. “Bukan kau ingin aku temani.”

” Tidak. Aku hanya tak ingin kau dimarahi Kangin Appa.” jawabnya dengan santai. Siwon menatap istrinya dengan tanda tanya besar dalam otaknya. ” Kenapa kau melihatku seperti itu?” Kyu merindik ngeri.

Siwon mengaruk lehernya namun tetap tak melepaskan pandangan pada Kyuhyun, ” Tapi aku ingin menemanimu…” Kyu membulatkan mata, ” Atau kau tak ingin malakukan sesuatu?”

Kyu tahu arah pembicaraanya, ” Melakukan apa?” tanya dengan nada bodoh.

” Sesuatu mungkin.”

” Ahhh…iya. Kyuniiie ingin makan. Karna itu bila nanti pengatar makanan datang tolong kau bayar.” Kyu tersenyum kikuk. Siwon hanya mengagguk dengan senyuman kecut. Ayolah!!! Siwon manusia biasa.

~ooOoo~
.
.
.
.
.
.

” Jadi kalian belum melakukannya?” Kyu mengelengkan kepala ketika mendapatkan pertanyaan dari Changmin, ” Dia tahu kalau kau takut.” kembali hanya gelengakan kepala yang menjadi jawaban. Changmin dan Eunhyuk mendesah bersalah. ” Jadi ini juga alasanmu masuk dan tidak memperpanjang liburanmu?” Kyu mengangguk. ” Ya Tuhan…” Changmin menepuk Enuhyuk. Membuat di monyet itu melotot namun Chang segera tersenyum lebar.

” Sampai kapan kau menghindarinya? Bagaimana pun itu adalah sebuah kewajiban bukan? Cobalah!!!” Eunhyuk berusaha menasehatinya dan mendapatkan dukungan dari Changmin.

Kyu memplout bibirnya. ” Aku takut. Bagaimana kau aku benar-benar tak bisa berjalan? argh!! membanyakannya saja membuatku merinding.” keluhnya dengan wajah di tekuk.

” Dia bohong itu tak sakit.” kata Eunhyuk.

” Ck. Aku kau tahu… apa kau pernah melakukannya” jawab Kyuhyun. Enhyuk mengelengkan kepala, ” Lalu kenapa kau percaya diri itu tidak sakit?” Eunhyuk dan Changmin hanya saling memandang.

” Tapi bagaimana pun dia pria normal. Kau tak ingin kehilangan dia bukan?” Changmin menekan setiap ucapannya.

“Tapi Wonnie tidak seperti itu. Cinta kita tulus.” jawab Kyu.

” Aku setuju dengan ucapanmu. Karna cinta bukan hanya tentang memberikan segalanya yang kita punya. Tapi ini berbeda Kyu. Jangan lihat dari segi Changmin. Tapi lihat kau? Bukan kau istrinya?” kata Eunhyuk. Kyu menundukan kepala, ” Dia akan bosan lalu meninggalkanmu… atau dia akan sabar menunggumu… kita tak akan ada yang tahu.” tegas Eunhyuk.

” Dia mencintaiku.”

“Aku tahu itu. Tapi mungkin dia akan mencari pelampiasan ketika dia tak bisa bersamamu. Kau tahu yang ku maksud? Kau tak ingin kehilangan dia?” Kyu sontak mengelengkan kepala. ” Cobalah!! Walau itu akan menyakitkan. Karna kalian saling mencintai.” Kyu menudukan kepala.
.
.

Sedangkan Siwon yang sedang memesan makanan hanya terdiam mendengar ocehan teman baiknya.

” Ku kira kau sudah menangklukan setan gembul itu. Ahh Choi kau seperti setan ketika menghadapi musuhmu namun kau lemah menghadapi istri evilmu.” ledek Yunho.

” Buat suasana romantis saja.” saran Donghae. Yunho mengangguk. Siwon masih setia dengan lamunannya, ” Won…”

” Ahh…entahlah!!! Aku masih menunggu sampai dia siap saja.” jawab Siwon sambil menerima nampannya.

” Dia polos dan tak peka. Kau ingin selamanya seperti itu…” kata Yunho. Siwon mengelengkan kepala, ” Karna itu ambil start…” Siwon menatap Yunho lalu mulai berpikir.

~ooOoo~
.
.
.
.
.
.

Tubuh Kyuhyun terasa lemas dan lelah. Bagaimana dia seharian ini sibuk dengan urusan kuliahnya. Belum lagi dia harus menemani suaminya di kantor untuk menyelesaikan beberapa tugas dan menandatangi dokumen. Namun ketika audi R8 itu berhenti di parkiran dia menolak Siwon yang akan mengendongnya. Pria cantik itu sontak membaringkan tubuhnya di sofa dan membiarkan tas dan sepatunya berceceran di lantai. Siwon hanya tersenyum kecil. Pria tampan itu segera membersihkan tubuhnya menganti dengan baju santai.

” Baby…setidaknya gantilah baju dan tidur di kamar.” Siwon berjalan menghampri istrinya yang tidur dengan satu kaki di atas dan satu kaki menempel di lantai. Siwon membereskan tas dan sepatu istrinya. Lalu duduk di meja menatap istrinya yang tidur dengan mulut terbuka. Siwon membelai rambut coklat itu dengan lembut menyisihkan anak-anak rambut yang menutupi wajah cantiknya, ” Baby…” tak ada jawaban. Hingga Siwon harus mengendongnya masuk ke dalam kamar. Di lepaskan jaketnya berlahan dan menyisakan baju tipisnya. Siwon menelelan ludah. Dia memberanikan diri mengecup bibir plum itu dengan lembut lalu sedikit memberikan gigitan dan membuat Kyu membulatkan matanya.

” Wonnie kenapa kau menciumku?” Kyu menyentuh bibirnya. Siwon hanya tersenyum. Kini dia sudah menindih istrinya.

” Apa salah?” tanya dengan nada lembut.

Kyu mulai gugup dan memejamkan mata.” Tidak ada yang salah…hanya saja aku sedang tidur.” Siwon masih menatapnya dengan wajah tampannya membuat pria cantik itu merindik gugup. Siwon memperpendek jarak mereka dan Kyuhyun hanya memejamkan mata dan tepat karna Siwon kini menciumnya kembali. Kyu mulai meremas baju Siwon ketika ciuman itu semakin menuntutnya. Kyu memukul dada suaminya ketika dia mulai kehilangan nafas. Siwon pun melepas bibir merah itu, namun dia mulai mencium tengkuk istrinya. Kyu mendesah saat tangan Siwon mulai nakal membelai tubuhnya. Kyu membiarkan semua, seakan lupa akan rasa takutnya membiarkan semua kain itu terlepas begitu saja. Membiarkan hawa dingin menusuk tulangnya. Tangan itu sudah melingkar di leher suaminya. Namun naas ketika Siwon melakukan tendangan pinalti, Kyu mendorong tubuh Suaminya.

” Kenapa?” tanya Siwon ketika melihat wajah ketakutan istrinya. ” Kyu…” tangan Siwon yang akan membelai wajah cantiknya itu di tampik kasar. Siwon membulatkan mata tak percaya dengan perlakukan kasar istrinya.

” Wonnie…Kyu lapar.” Siwon masih tak percaya dengan apa yang dia dengar, ” Wonnie…”

” Bukan tadi Kyunnie sudah makan?” Siwon tak percaya bila acara bercinta mereka harus gagal hanya karna LAPAR.

” Tapi Kyu benar-benar lapar.” Siwon menghela nafas lalu mulai berdiri dari tubuh istrinya. Siwon memungut baju yang tergeletak di lantai. Kyu menarik selimut menutupi tubuh polosnya. Siwon merapikan bajunya lalu keluar tanpa melihat istrinya. Kyu mengigit bibirnya menahan tangisnya. Siwon marah padanya. Dia teringat dengan perkataan Enhyuk. Ini ke enam kalinya dia menolak dalam satu bulan ini dengan alasan lapar.

~ooOoo~
.
.
.
.
.
.

Siwon membuka pintu apatermennya namun tak terlihat istrinya menyambutnya.

” Kau tak menyambut suamimu pulang sayang?” ucap Siwon sambil berkaca di depan pintu kamar. Namun Kyu tetap tak bergeming dengan apa yang dia lakukan. ” Ya Tuhan!!! Minimal peluklah aku sayang. Kau tahu hari ini cukup melelahkan.” Siwon melepas jas dan menaruh tasnya. ” Baby…” Siwon berdiri di depan Tv.

” Minggir jangan menggangguku.” sentaknya.

Siwon menghela nafas lalu duduk disamping istrinya, ” Kau mengacuhkanku…” omelnya yang kini merebahkan kepalanya di paha istrinya. ” Kyu…” namun pria cantik itu tetap tak bergeming. Siwon mulai marah dan mendorong istrinya dan menindihnya. Melumat bibir itu dengan kasar. Bahkan ketika Kyu akan mendorongnya, dengan cekatan pria tampan itu mengkunci kedua tangan Kyuhyun. Kalah dengan paru-parunya pria itu melepaskan bibir plum istrinya.

”Pabbo.” umpat pria cantik itu.

Siwon membelai bibir itu dengan ibu jarinya, ” Kau tahu bukan. Bila rasa lelahku hilang karna melihat senyummu.” Kyu memalingkan wajahnya, ”Kau ingin makan malam di luar atau aku yang memasak untukmu…” bisiknya.

” Aku tidak lapar.” jawabnya.

” Benarkah?”

” Ahh satu lagi. Jangan lupa bawa bantal dan selimut karna kau malam ini tidak tidur di sini.”

” Wae?”

” Karna aku membencimu.”

” Bukankah itu sangat kejam. Bahkan aku rela berbagi dengan bonekah sialan itu.” kata Siwon tak rela dengan apa yang di putuskan istrinya.

” Bukan kau mencintai pekerjaanmu dan sekertarismu. Jadi pergi sana…”

Chup…

Kyu memplout bibirnya, ” Bagaimana bila besok kita belanja. Bukan kau ingin PSP baru atau kau ingin kaset game? Tapi jangan biarkan aku tidur di luar. Ahh…tanpa memelukmu bagaimana aku bisa tidur?” Siwon mulai memasang wajah sedih.

” Tidak.” sentaknya.

” Baby…”

” Tidak. Minggir…”

Namun pada akhirnya mereka tetap tidur dalam satu ranjang. Walau Kyu tidur membungkungi Siwon.
.
.
.
.

Siwon tahu istri cantiknya sedang marah. Karna itu tak ada kopi pagi ini. Dia mulai berkutat dengan adonan wafel untuk sarapan mereka pagi ini.

” Morning baby Kyunnie sayang…” sapa Siwon dengan senyuman genitnya. Namun pria cantik itu tak perduli mengacuhkan sapaan sang suami. Siwon hanya tersenyum kecil membawa sepiring berisi waffel es krim vanilla untuk istrinya.

CHUPP…

Siwon mengecup pipi gembil istrinya, ” Yah!!! Jangan menciumku sembarangan.” Kyu menghapus jejak ciuman suaminya. Siwon pun duduk di samping istrinya yang memplout bibirnya.

” Kau tak ingin sarapan sayang?” Siwon menatap istrinya dengan tajam. ” Mianhae…” Siwon mencium punggung tangan Kyuhyun berkali-kali, ” Aku janji tak akan lagi membatalkan acara kita untuk kepentingan bisnis.” ucapnya. ” Baby…”

” Dengar ya!! Aku tak perduli lagi denganmu. Silahkan cintai pekerjaan Anda. Aku akan lebih mencintai PSPku dan silahkan Anda mencintai sekertaris Anda karna aku akan lebih asik dengan kedua temanku.” Kyu mengucapkan dengan nada tinggi dan sengil lalu berdiri mengambil sepiring waffel di tangan Siwon dan bergegas ke kamar. Siwon hanya menghela nafas. Kyu akan kembali mengacuhkannya seperti tahun pertama mereka berkencan.

~ooOoo~
.
.
.
.
.

Siwon membawa semangkuk mie ramen yang dia baru pesan dari kantin kampus. Dia buru-buru membawanya karna takut istrinya akan marah lagi.

“Ta..da…” Siwon mengecup pipi gembil itu lalu menaruh nampan mie ramen itu di depan istrinya. Dia menghela nafas karna Kyu masih asik dengan PSPnya.

” Kau taruh dulu…” Siwon mengambil PSP dari tangan istrinya. ” Makanlah!!! Kau belum makan dari tadi pagi dan sorenya kau hanya ingin makan ramen.” Siwon membelai rambut coklat itu dengan lembut. ” Jangan mengacuhkanku…” protes Siwon.

” Aku ingin ke rumah Umma.” ucapnya singkat lalu menikmati makanannya.

” Baiklah!!! tapi kita hanya sebentar bukan?” Siwon dengan telaten membersihkan noda makan di ujung bibir istrinya. ” Aku masih ada pekerjaan kantor dan besok aku tak bisa bolos kuliah. Jadi kita hanya mampir lalu saja.” Siwon tersenyum.

” Kau pulang saja. Aku menginap.”

” Andwae. Kau pulang!!!” sentaknya dengan nada perintah. Kyu hanya melirik sekilas lalu tak menghabiskan makannya. ” Baby…” Kyu berdiri mengambil tasnya namun di tengah jalan dia melihat Stella.

” Hai, oppa…” Stella mengangkat tanganya dengan senyuman menawan, ” Kau kenapa Kyu?” tanya Stella dengan khawatir.

” Kau bawa mobil?’ tanya Kyu. Stella mengangguk, ” Bisa aku menumpang.” Stella mengangguk namun matanya menatap ke arah Siwon.

” Sampai kapan kau bersikap seperti anak kecil?” Siwon menarik istrinya meninggalkan Stella yang penuh tanya. Kyu terus memberontak, ” Kau diam…atau akan bertindak kasar.” sentak Siwon. Kyu semakin membulatkan mata coklatnya ketika Siwon tetap menariknya menuju mobilnya. Siwon mendorong Kyu ke dalam mobil namun ketika Siwon berjalan cepat menuju kursi kemudi, Kyu keluar kembali. Siwon mendengus kesal berlari menarik pergelangan tangan, ” Kau ingin aku memperkosamu disini?” Kyu menghentikan merontanya, ” Jadi turuti perintahku. Kita pulang.”
.
.
.
.

Mobil itu berhenti di parkiran dan Kyu langsung keluar tanpa menunggu suaminya. Siwon hanya membututinya tak ingin memperkeruh suasana. Pria cantik itu masuk tanpa melapas alas kakinya. Tiduri di ranjang dengan tas yang masih di taruh di punggung. Siwon masih membiarkannya. Dia segera membersihkan diri dan menyiapkan makan malam mereka. Siwon kembali ke kamarnya dan melihat istrinya masih dalam posisi yang sama.

” Kau boleh marah padaku…tapi makan dulu ya!!!” Siwon membelai lengan putih itu. ” Baiklah!!! Aku menyerah!!! Kau ingin apa? Aku akan jadi budakmu.”

Kyu membuka matanya dengan malas,” Kau serius?” Siwon mengangguk nyakin. Dia merentangkan tangan ke arah Siwon, membuat suaminya mengeryit. ” Angkat tubuhku, kakiku lemas…”perintahnya dengan suara manja. Siwon terkekeh lalu mengangkatnya ala pengantin. Kyu mengkalungkan kedua tanganya di leher suaminya.

” Kau mau duduk dimana tuan putri?’

” Ck.” Kyuhyun mendecik kesal, ” Aku namja dan Aku mau duduk di pangkuanmu…”perintahnya. Siwon hanya tersenyum mencium pipi cubby istrinya lalu mulai menyuapi anak berusia enam tahun.

” Kau suka?” Kyu mengangguk lalu menyandarkan kepalanya di dada Siwon, ” Bagaimana kau makan bila seperti itu?” Kyu memainkan kancing baju suaminya. ” Kyu…”

” Aku tak mau makan lagi.”

” Wae?”

” Aku ingin main game.”

” Andwae. Makan dulu atau aku akan menghancurkan benda itu?”

” Kau…”

” Apa?”

Kyu memukul dada Siwon lalu sontak berdiri walau di tahan oleh Siwon, ” Kau mengkatakan mau menjadi budakku tapi apa?” sentak Kyu.

” Aku bilang asal kau makan. Tapi apa? Hanya beberapa sendok.” Kyu memplout bibirnya, ” Aku akan temani kau main game tapi makanlah dulu.” Siwon membelai punggung istrinya agar tenang dan tempat pria manis itu membuka mulutnya.

” Aku mau telur…” Siwon pun hanya mengangguk.

~ooOoo~
.
.
.
.
.

” Kau seperti lintah?” ejek Enuhyuk ketika melihat Kyu yang menempel pada suaminya. Tapi pria gembul itu hanya menjulurkan lidah.

” Kau hanya iri padaku bukan?” ejek balik Kyuhyun. Siwon hanya tersenyum melihat istrinya saling mengejek dengan teman baiknya.

” Cih!!! Yunho tak suka pada orang gembul sepertimu. Lihat dadamu seperti yeoja.” timpal Changmin.

” Yah!!! Apa kau bilang monter makan? Daripada kau tak pernah bercermin. Lihat tubuhmu seperti papan. Huwe…” Kyuhyun semakin semangat menghina teman-temannya.

” Kau bentah hidup bersama dia? Satu atap?” tanya Eunhyuk dengan wajah menghina.

Kyu membulatkan mata coklatnya, ” Apa pun akan aku lakukan untuk dia?” jawab Siwon.

Membuat dua pria itu memutar matanya malas dan itu di sambut girang oleh Kyu, ” Bahkan untuk orang yang belum kau sentuh. Cih!!! Ironis.” gumam Changmin dengan angkuhnya. Membuat susana tiba-tiba hening. Changmin menutup mulutnya melihat wajah Siwon yang sedikit tak nyaman, begitu pula Kyu. ” Mianhae..”

” Hai…kalian masih disini?’ sapa Donghae. Eunhyuk hanya mengangguk dan membalas rangkulan kekasihnya. ” Ada apa? Kenapa wajah kalian menjadi tegang?” tanya Hae melihat ke arah Siwon dan Kyuhyun.

” Aniyo. Wonnie kau jadi menggantarkanku ke geme center?” Siwon hanya mengangguk dengan senyuman tipis, ” Bila kau sibuk tak apa? Aku akan berangkat dengan Eunhyuk dan Changmin.” ucapnya dengan nada lirih.

” Apa kau tak suka aku antar?’

” Bukan. Tapi kau bukan sedang sibuk. Tak apa kalau kau ingin ke kantor.”

” Aku sudah berjanji menemanimu. Jadi ayo!!!” Kyuhyun sekilas melihat kedua temannya lalu mengangguk dengan senyuman khas.

” Ayo!!!” Kyuhyun menyeret suaminya meninggalkan dua pasangan yang hanya tercengo melihat keromantisan mereka.
.
.
.
.

Kyuhyun dan Changmin sedang sibuk mencari makan yang dia pesan. Padahal di meja mereka sudah cukup banyak makan. Bahkan es krimnya sudah hampir meleleh. Kyu dengan santai memesan karna dia mengenggam dompet suaminya.

” Kau gila memberikan dompetmu padanya?” omel Yunho. Siwon hanya tersenyum menikmati kopi yang dia beli, ” Dia bisa membeli semua makanan di mall ini?”

” Mau bagaimana lagi.” jawabnya santai sambil melihat pesan dalam ponselnya.

” Gila!!! Kau royal!! Apa semua makannan ini akan sampai pada perut mereka?” sambung Donghae. Siwon hanya mengangkat bahunya. ” Tapi kau sama sekali tak menuntut apa pun darinya?” lanjutnya.

” Hae…”

” Ini serius Siwon. Kalian hampir empat bulan tapi apa kau belum sama sekali melakukan tendangan pinalti.” sambung Yunho.

” Kau buat dia mabuk saja.” sela Eunhyuk. Semua menatap pria manis itu, ” Benar bukan? Kau buat dia mabuk? Bukan dia suka wine. Gampang bukan? Dia bukan tak mau hanya takut.” Lee Hyuk Jae melipat tangannya di dada.

” Benar juga.” Donghae menyetujuinya. ” Dia hanya takut bukan. Jadi…” Yunho mengangguk.

” Bagaimana bila dia marah?” tanya Siwon serius.

” Persetan yang penting kau sudah mendapatkannya.” jawab Yunho dengan santai.

” Ck. Kalian mudah saja bilang seperti itu. Aku tak mau? itu sama saja dengan pemerkosaan.” kata Siwon kembali terfokus pada tabletnya.

” Memperkosa istri sendiri tak ada hukumannya.” sambung Enuhyuk. Tak lama Kyu pun datang dengan beberapa makana lagi dan menaruhnya di meja.

” Wonnie taruh ponselmu dan kita makan.” Siwon hanya tersenyum menuruti perintah istrinya.

” Apa kau sudah puas?” tanya Siwon. Kyu mengangguk dengan semangat, ” Makan yang banyak. Aku tak ingin kau kelaparan.” Kyu mengangguk kembali dan mulai menyantap satu persatu makananya.

Yunho dan Donghae saling menatap. Dia tahu Siwon sedang menjalankan misinya.

~ooOoo~
.
.
.
.
.

” Kita mampir dulu ke rumah Appa untuk mengambil Wine.” Kyu yang awalnya cemberut kini tersenyum lebar karna mendengar minuman kesukaanya.

” Wine?” Siwon mengangguk. Kyu berlonjak ria lalu memeluk Siwon tiba-tiba.

” Wow..wow… ini masih di jalan sayang.” Siwon berusaha tetap konsentrasi dengan jalan.

” Pokoknya kau harus mengambil koleksi appa yang mahal.” kata Kyu dengan senyuman evilnya. Siwon hanya tersenyum, ” Wonnie kenapa kau tiba-tiba mengajakku minum? Bukan kau tak suka.” tanya Kyuhyun.

Siwon tergagap. Dia sering melarang istrinya ini untuk minum.

” Hanya sesekali tak apa? Kau tak mau…ya sudah…”

” Jangan…aku mau…” Siwon menyeringai.

~ooOoo~
.
.
.
.
.

Siwon menuangkan wine terus-menerus dalam gelas Kyuhyun. Tanpa rasa curiga pria cantik itu meminumnya. Siwon menyeringai.

” Kenapa kau tanpa tidak banyak minum, wonnie?” tanya Kyu dengan ke adaan setengah sadar.

” Ahh.. itu perasaanmu saja, baby…” jawab Siwon dengan gugup.

Kyu mulai kehilangan akal sehatnya, ” Wonnie Hik..kau saangat taaampaan hik…” Kyuhyun tersenyum meraba wajah tampan suaminya.

Siwon tersenyum dan mengecup bibir manis itu, “Bagaimana kalau kita bersenang-senang…” Kyu tersenyum manis dengan wajah mengoda. Siwon mengendong istrinya ala pengantin masuk ke dalam kamar mereka. ” Yes!!!” batin pria tampan itu menutup pintunya dengan kakinya.

BRAKKSS!!!!

~ooOoo~
.
.
.
.
.

” Argh!!!!”

TBC
gak tahu ini apa? Niat buat NC ttp gak bisa… niat buat FF bagus tapi aku gak bisa…
maaf ya belum sempet balas komentar kalian
OKe jangan lupa tinggalkan jejak ya… biar aku semangat ngelanjutnya. Thanks ya...

Maaf klo mengkecewakan

Advertisements

Author:

Saya manusia biasa Punya salah dan tak sempurna Saya jatuh cinta dengan Wonkyu Tak perduli banyak yang bilang saya gila Bahkan pacar saya... Saya jatuh cinta dengan mereka ♡♡♡♡

52 thoughts on “Tentang Kamu – Part 10

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s