Posted in BL, Family, Oneshoot, Romance

WonKyu and the babies (Taekwondo)

triplets poster

By. Miss Lee

 

Cast : WonKyu and Triplets

Genre : Family, romance

Rate : K

 

-WonKyu and the babies (Taekwondo)-

Di pagi hari yang sangat cerah, terlihat dua sepasang namja sudah terbangun dari mimpi indah di malam hari. Si namja cantik yang berperan sebagai mommy terlihat sudah mulai menyibukkan dirinya dengan apron dan juga peralatan serta bahan – bahan dapur. Sedangkan si namja tampan masih dengan kegiatan seperti biasanya yakni melakukan olah raga hanya sekedar pemanasan sebelum dirinya pergi mandi dan setelahnya membangunkan ketiga anaknya.

Ya.. pasangan muda ini sudah menikah sekitar 4 tahunan, si namja tampan adalah CEO dari perusahaan kosmetik dan juga dia adalah model dunia. Sedangkan huswife nya sendiri adalah seorang penyanyi terkenal. Mereka dipertemukan di saat si namja cantik menjadi model iklan produk dari perusahaan Choi Siwon. Pernikahan mereka tentu saja mengundang banyak kontroversi, tetapi mereka berdua mampu menjalaninya dengan baik. Hingga akhirnya Siwon mengajak Kyuhyun untuk mengarungi bahtera rumah tangga. Kehidupan mereka seamkin terasa istimewa saat Kyuhyun mengandung bayi kembar tiga. Yang diberikan nama, si sulung Choi Daehan selang 2 menit kemudian lahirlah Choi Min Guk dan selang 3 menit lahir si bungsu Choi Manse. Tiga baby kesayangan keluarga Choi. Atau orang sering menyebutnya Triplets.

“Hyung.. mandilah, setelahnya bangunkan anak – anak” Pinta Kyuhyun dengan sedikit teriakan dikarenakan jarak dapur dengan ruang olah raga memang agak berjauhan.

“Ne baby…” Siwon pun menyudahi treatmill nya lalu mengambil handuk kecil yang ia sampirkan di pegangan treatmill, “Akh.. pagi yang selalu menyenangkan..” Siwon dengan tersenyum riang kini berjalan menuju tangga untuk menuju kamarnya.

Setelah menghabiskan waktu 15 menit membersihkan diri, Siwon pun segera memakai baju yang sudah pasti sang istri sediakan dan tersimpan di atas ranjang mereka. Sedikit merapihkan dirinya didepan cermin lalu melenggang dengan santainya menuju kamar si kembar. Dengan pelan – pelan Siwon membuka pintu, ia hanya tidak ingin anak – anaknya terbangun karena terkejut, itu tidak baik akan jantungnya nanti.

Siwon melangkah mendekati ranjang dimana ketiga anaknya tertidur, terlihat dimana Min guk yang berguling – guling hingga tak lama ia terduduk dan.. “Good morning Min Gukkie…” Siwon merentangkan tangannya untuk di sambut Min Guk anak tengah mereka.

“Molning daddy..” Min Guk bergerak maju mendekati Siwon lalu ikut merentangkan tangannya menyambut pelukan hangat sang daddy, CHUP.. Siwon mencium kening Min Guk lalu menurunkannya dari ranjang.

“Bersiaplah untuk mandi ne..” Min Guk hanya mengangguk lalu dia berjalan menuju sofa yang berada di kamar, mendudukan dirinya disana untuk membiasakan dirinya terlebih dahulu setelah bangun tidur.

Tak lama Manse pun sudah bergerak – gerak kecil dan tak lama dirinya membuka mata membiasakan sinar matahari mulai mengenai retina matanya, dirinya melirik ke atas kepalanya dimana Siwon sedang tersenyum ke arahnya. “Morning Mansenie..”

“Molning daddy…” balas Manse yang kini sedang kegelian karena diberikan ciuman selamat pagi oleh daddy nya di setiap lekukan wajahnya. “daddy..” rajuk nya.

“Okay..” Siwon menggendong Manse untuk berdiri di lalu,, “Duduk disamping hyungmu.. daddy akan menyiapkan dulu air hangat untuk kalian mandi..”

“Alaseo..” Manse pun duduk disamping Min Guk yang terkadang masih memejamkan matanya tetapi setelah Manse duduk disampingnya barulah ia membukakan matanya agar tidak tertidur kembali.

Siwon sendiri memang memberikan waktu tidur lebih lama kepada si sulung karena memang di antara ketiganya Daehan lah yang susah untuk dibangunkan, lebih baik menunggu lebih lama dibandingkan membangunkan tidurnya jika tak ingin mendapatkan mood swing dari Daehan.

“Cha.. airnya sudah siap, sini daddy bantu bukakan baju kalian berdua..” Min Guk maupun Manse pun menunggu bergiliran untuk dibukakan bajunya oleh Siwon. Hingga dari arah ranjang Daehan yang memang tertidur sedikitnya agak terlalu kepinggir hampir saja terjatuh jika tidak sigap Siwon berlari untuk menahannya. “Oh God..”

Daehan yang merasa terusik tidurnya pun akhirnya membukakan matanya dan terlihat daddy nya yang seakan sedang memeluknya, “Daddy..”

“Ne… morning Daehannie.. kajja kita mandi”

Daehan pun tersenyum imut lalu mendudukan dirinya di ranjang sebelum daddy nya membantu untuk membukakan bajunya.

.

.

.

Di ruang makan, Kyuhyun sudah menunggu dengan berbagai menu sarapan yang sudah tersedia disana. Siwon dan Kyuhyun memang tidak mempunyai pekerja rumah tangga tetap, mereka memang ingin segalanya mandiri, asisten rumah tangga sendiri hanya akan datang seminggu 3 kali untuk membantu membersihkan halaman, mencucikan mobil dan juga membersihkan rumah. Bukan berarti setiap hari tidak dibersihkan oleh Kyuhyun hanya saja ada beberapa hal yang Kyuhyun memang lelah jika melakukannya seorang diri.

“Oh anak mommy sudah rapih.. kajja sarapan” Kyuhyun mengambil Daehan untuk ia dudukan di kursi khusus bayi, lalu selanjutnya Min Guk dan terakhir Manse. Setelah semuanya duduk dengan rapih tak lupa ia pun memberikan satu mangkuk sereal untuk para babies nya.

“Celamat mathan mommy daddy..” ucap ketiganya kompak.

“Selamat makan babies” jawab WonKyu tak kalah kompak.

Itulah yang selalu dilakukan di pagi hari oleh keluarga Choi.

.

.

.

Seharian tadi dijalankan bersama oleh keluarga Choi, sedangkan Siwon sendiri saat siang sempat meminta izin untuk melakukan kegiatan pemotretannya. Tetapi ia tidak terlalu lama melakukan pemotretan dikarenakan para babies nya memang sudah merengek untuk dirinya pulang dan menemani bermain bersama dengan sang mommy.

Malam hari pun menjelang, kini para babies sudah terlelap ke alam mimpinya. Sedangkan Siwon dan Kyuhyun masih membuka matanya dengan berbagai pekerjaan yang memang bisa mereka kerjakan di malam hari setelah para babiesnya tertidur.

“Hyung…”

“Ne baby..”

“Aku rasa babies harus mempunyai kegiatan yang baik, kau tau kan mulai minggu depan aku harus kembali melakukan debut. Bagaimana dengan babies? Sedangkan pekerjaanmu pun terkadang menyita waktu?” Kyuhyun mendekati Siwon yang masih betah duduk di meja kerja yang memang disimpan di kamar luasnya itu agar lebih memudahkan dirinya dalam bekerja.

Kyuhyun mendudukan dirinya di atas meja kerja Siwon, hingga kini perhatian Siwon hanya berpusat kepadanya. “Lalu apa kau sudah mendapatkan solusinya?”

“Kalau sudah, buat apa aku bertanya padamu hyung?” Kyuhyun mempoutkan bibirnya sehingga Siwon yang gemas pun akhirnya mencuri ciuman di bibir tebal nan lembut dari istrinya itu. “Ish hyung…” Kyuhyun hanya bisa merona merah saat Siwon malah menatap intens dirinya.

“Bagaimana jika mereka kita titipkan pada Kangin hyung?” usul Siwon.

“Mwo??”

“Waeyo??”

“Kangin hyung kan harus bekerja hyung, mana mungkin kita menitipkannya… jangan katakan bahwa hyung ingin babies berlatih taekwondo??”

“Kenapa?? Bukankah bagus? Mereka bisa menjaga diri mereka sejak kecil”

“Tapi mereka masih terlalu..”

“Baby.. kau tau? Aku pun sudah mengenal olah raga itu sejak masih kecil, tidak ada yang salah. Terlebih mereka namja”

Kyuhyun memasang wajah tidak terima, “Aku sendiri namja tetapi aku tidak suka dengan olah raga itu”

Siwon hanya tersenyum “Kau memang tidak menyukai segala jenis olah raga baby” Kyuhyun hanya bisa mendelik sebal, lalu Siwon melingkarkan tangannya untuk memeluk Kyuhyun, sehingga kini badan Kyuhyun bisa semakin dekat dengannya, “Jadi??”

“Jadi apa?”

“Maukah?? Bukankah bagus pada akhirnya mereka akan ada kegiatan yang positif. Setelahnya nanti kita bisa memberikan mereka pembelajaran yang lainnya, mungkin juga music? Setidaknya jadi kita tau arah yang baik untuk mereka nanti saat dewasa”

Kyuhyun menaruhkan kepalanya di bahu Siwon, “Aku mendukung segala keputusanmu saja hyung, asalkan itu memang terbaik untuk babies”

“Ne araseo.. bagaimana jika kita lanjutkan dengan…”

“Dengan….”

Siwon menggendong Kyuhyun ala bridal style menuju ranjang mereka “Melepaskan sesuatu hasrat yang seharusnya memang kita lakukan malam ini…” ujarnya sembari mengerlingkan sebelah matanya menggoda Kyuhyun, yang kini hanya bisa dijawab Kyuhyun dengan tatapan penuh permohonan. “Aku sudah menahanannya sejak tadi pagi baby..” pintanya dengan tak kalah memohon yang akhirnya di jawaban anggukan oleh Kyuhyun.

“Lets party tonight”

.

.

.

“Mwo?? Ttaekpong?” Manse berujar sambil kepalanya ia tengadahkan seakan berpikir.

Setelah obrolan tadi malam, kini di ruang keluarga Kyuhyun mengatakan kepada anak – anaknya agar mulai minggu depan mereka akan memulai les taekwondo.

“Anieyo Manse. Tetapi taekwon..” Kyuhyun dengan sabar mencoba memperbaiki ucapan Manse, sembari tangannya dengan telaten mengusap paha Daehan yang masih asik memainkan PSP nya dengan kepalanya yang ditidurkan di paha Kyuhyun.

“Tekppong..” ucap Manse kembali.

“Taekwon Manse”

“Taekbong..”

“Aish..” Kyuhyun hanya bisa mendesis kesal, Manse memang selalu seperti itu. Mengulang katanya hanya saja dia selalu melakukan kesalahan dan itu benar – benar menguji kesabaran Kyuhyun.

“Taekwon Manse..” kini giliran Min Guk yang membenarkannya.

“Oh ne.. good Min Gukkie..” Kyuhyun tersenyum senang kepada Min Guk yang sedang duduk dibawah kakinya sembari masih asik bermain mobil – mobilannya.

“Jadi nanti thami latian taekpong mommy?”

“Taekwon Manse.. taekwon..” Kyuhyun kembali menghela nafas, agar ia tetap kuat menghadapi segalanya (??) sedangkan Kyuhyun masih terus berusaha sabar, Daehan sendiri lebih memilih menyibukkan dirinya dengan bermain PSP mommy nya tanpa peduli dari tadi sang mommy sudah benar – benar menghela nafas kelelahan mengajari Manse, adiknya untuk bisa mengucapkan kata dengan benar.

“Ne alaseo mommy..” Manse hanya tersenyum lucu, hingga Kyuhyun pun kembali tidak mungkin tega marah kepada si bungsu.

“Okay.. jadi mulai minggu depan, kalian akan mulai mengikuti latihan taekwondo, arachi? Hanya masuk latihan 3x dalam seminggu. Karena mulai minggu depan mommy sudah mulai kembali beraktifitas dan daddy pun masih sibuk maka itu kalian akan mommy berikan kegiatan latihan taekwondo”

Kyuhyun menundukkan kepalanya dan mensejajarkan dengan wajah Daehan, “Kau mengerti Daehannie??”

“Ne mommy..” Kyuhyun mengusapkan tangannya di kepala Daehan.

Lalu Kyuhyun pun mengarahkan pandangannya kepada dua anaknya yang lain, “Ne mommy..” Manse dan Min Guk pun menjawab berbarengan.

“Good.. jadi mommy bisa menghubungi daddy untuk mendaftarkan kalian hari ini” Kyuhyun pun langsung menghidupkan handphone layar touchscreennya itu dan menghubungi seseorang yang selalu menjadi pemilik hatinya itu.

.

.

.

triplets

Hari ini adalah hari pertama dimana Kangin akan mengajar ketiga anak kembar pasangan WonKyu, Kangin sendiri adalah sahabat Siwon di satu sanggar latihan taekwondo. Kangin masih terus menggeluti bidang ini hingga kini dirinya menjadi pengajar sedangkan Siwon sendiri setelah mendapatkan ban hitam, mengundurkan diri dikarenakan kesibukannya di dunia modeling dan juga kesibukan dirinya sebagai seorang CEO.

“Jadi kau yang bernama Daehan?”

“Ne annyeonghaceyo..” Daehan pun sedikit membungkukkan tubuhnya untuk memberikan salam kepada Kangin, sesuai dengan apa yang di ajarkan oleh kedua orang tuanya selama ini.

“Dan kau Min Guk lalu Manse?” Min Guk maupun Manse pun tak kalah jauh berbeda dengan Daehan, mengikuti gaya khas orang Korea untuk memberikan salam.

“Ne Jucci.. annyeongceyo..” jawab keduanya kompak.

“Ahaha kalian sunggu tampan dan menggemaskan. Karena Mommy dan Daddy kalian sudah menitipkan kalian kepadaku, untuk itu maka kalian harus menuruti ahjussi, arachi?”

Ketiganya mengangguk bersamaan, Kangin pun membawa ketiganya masuk ke dalam ruangan yang juga sudah di penuhi dengan murid lainnya yang usianya tidak terlalu jauh di atas triplets.

“Perhatian!! Taekwon” Kangin pun mengarahkan semacam pemukul untuk memberikan aba – aba kepada para muridnya.

Daehan dan Min Guk pun berdiri dengan tegap di posisinya berbaris rapih bersama dengan murid lainnya, sedangkan Manse sendiri yang memang tidak bisa diam kini lebih memilih berlari kesana kemari. Hingga dirinya mendengar suara keras dari Kangin yang memukulkan alat pemukul semacam samsak tangan dan akhirnya Manse karena terkejut pun akhirnya menangis.

Kangin yang melihatnya pun sempat dibuang bingung akan tetapi dengan sigap dirinya pun segera mendekati Manse “Owh Mansenie kemarilah. Kau takut? Uljimayo..” Kangin pun mengajak Manse menuju barisan depan “Manse kau bisa berdiam diri didepan? (Manse mengangguk mengerti) Uljimayo.. owh anak pintar, 100 poin untukmu” Manse pun akhirnya menghentikkan tangisannya dan mulai mengikuti apa yang di arahkan oleh Kangin.

“Semuanya.. Taekwon.. Lihat padaku, arahkan tangan di atas 1.. 2.. 3.., sekarang kembali ke posisi semula, keluarkan tenaga dan berteriak, taekwon”

“TAEKWON…” semua murid mengikuti apa yang dikatakan oleh Kangin.

“Kita akan melakukan tendangan kuat, bisakah kalian melakukannya?”

Manse pun dengan semangat langsung menuju arah Kangin “Ani.. ani.. duduklah dulu, kita lihat contoh dari sunbae mu” Manse pun kembali menuju tempatnya, tetapi karena memang dasarnya Manse yang tidak bisa diam, dirinya sempat akan menuju arah belakang akan tetapi mendengar suara keras yang dari samsak yang dipegang Kangin akhirnya Manse pun dengan patuh duduk kembali di tempat semulanya.

Setelah melihat yang di contohkan oleh sunbae nya akhirnya Kangin pun meminta Manse untuk mencobanya, dengan memang hiperaktif nya Manse langsung menghadap Kangin dan dirinya pun melakukan apa yang dilakukan oleh Kangin. Hingga Daehan dan Min Guk pun akhirnya mendapatkan gilirannya. Dari ketiganya yang antusias memang hanya Min Guk dan Manse sedangkan Daehan terlihat masih malu – malu untuk melakukannya.

Berlanjut dengan latihan lainnya yakni mematahkan semacam kayu triplek yang memang aman untuk pemula melakukannya, seperti biasa Manse dengan semangat meminta Kangin untuk memilihnya agar bisa melakukaknya. Kangin pun meminta Daehan dan juga Min Guk untuk ikut bersama dengan Manse melakukannya.

“Taekppong..” dengan semangat Manse berteriak – teriak di depan Kangin

“Mwo taekppong?” ujar Kangin dengan muka yang menahan tawa, oh sungguh Manse ini lain dari pada yang lainnya.

“Ikuti perintahku, dalam hitungan ketiga lakukan untuk memukul” Kangin pun melakukan aba – aba “Hana.. dul.. set..”

Daehan, Min Guk dan juga Manse pun mencoba mengikuti apa yang diperintahkan Kangin hanya saja mereka bertiga pun tidak bisa melakukannya. Hingga akhirnya Kangin pun mencoba untuk satu persatu yang melakukannya. Pertama kali yang melakukannya adalah Min Guk. Kembali Kangin melakukan aba – aba hingga akhirnya Min Guk pun bisa sukses mematahkan kayu tripleknya menjadi terbelah dua.

Berlanjut ke giliran Manse, awalnya ia gagal dan sempat akan mematahkannya dengan melengkungkan kayunya hanya saja Kangin mencoba membantu Manse dengan berdiri di belakangnya dan mencoba mengayun – ayunkan tangannya hingga akhirnya “Hyiaaat!!” Kayu pun terbelah menjadi dua, Manse terlihat senang karena sudah berhasil mematahkannya.

Giliran terakhir adalah Daehan, sama seperti Manse Daehan pun tidak bisa mematahkan kayu itu, hingga Kangin pun untuk kedua kalinya memberikan aba – aba kepada Daehan, tetapi baru di hitungan pertama Daehan yang memang menekan salah satu sisi kayu yang di letakkan di atas dua balok batu akhirnya terbelah menjadi dua.

“Kalian hebat.. baksu…” pinta Kangin kepada murid yang lainnya. “Baiklah karena tadi Min Gukie bisa melakukannya, maka coba kita lakukan lagi”

Kangin pun memerintahkan asistennya untuk meletakkan kayu kembali didepan Min Guk dan sesuai dengan aba – aba yang diberikan oleh Kangin akhirnya Min Guk pun kembali berhasil membelah kayu menjadi dua, “Baksu….” ucap Kangin setelah melihat Min Guk behasil melakukan kembali.

.

.

.

Tanpa triplets tau bahwa sedari tadi kedua orang tua mereka sudah melihat latihan yang dilakukan. “Kau lihat hyung?? Oh Manse memang sangat aktif” ucap Kyuhyun sembari menyandarkan tubuhnya di dada bidang suaminya, Siwon sendiri melingkarkan sebelah tangannya di pinggul Kyuhyun yang memang akan selalu pas di tangannya.

“Manse memang sangat mirip denganmu yang tidak bisa diam” Kyuhyun hanya mendelik saat Siwon mengatakannya. “Waeyo? Aku salahkah?”

“Sudahlah kita lihat mereka lagi”

Siwon hanya tersenyum dengan pengalihan ucapan Kyuhyun, ia semakin mengeratkan pelukannya hingga badan Kyuhyun semakin mendekat kepadanya. “Bagaimana dengan penampilan perdanamu tadi?”

“Ya.. sukses, aku senang.. maka itu aku segera kemari. Beruntunglah latihan belum usai, jadi aku bisa melihat mereka. Lalu bagaimana dengan perusahaan?”

“Baik. Jiwon banyak membantuku”

“Aigo kasian sekali adik ipar, seharusnya ia sudah harus mencari calon suami, jangan membebaninya terlalu berat, Hyung”

“Aku tidak melakukannya, baby.. Jiwon memang terlalu loyal kepada pekerjaannya saja” Kyuhyun mencubit pinggang Siwon.

“Appo baby…” rajuk Siwon yang tidak ada lucu nya sama sekali.

“Sudahlah, lihat anak – anak kita kembali”

Kembali pasangan WonKyu pun mengamati ketiga anaknya yang masih asik berlatih bersama murid lainnya dan Kangin. Mereka sungguh bangga kepada ketiga anaknya yang sudah beranjak besar dan sudah mulai mandiri, bahkan mereka bertiga cepat sekali membaur. Cepat belajar hal yang baru, sekalipun itu sulit.

“Look hyung.. Min Guk bisa melakukannya, aigooo aku bangga…” Kyuhyun menutup mulutnya saat ia tidak percaya dengan yang dilihatnya dimana Min Guk mampu memathkan kayu menjadi dua.

“Dia mirip denganmu, sepertinya Min Guk memang pas berlatih taekwondo. Manse pun tetapi Daehannie..”

“Daehan hanya malu baby.. atau mungkin bakatnya memang bukan disini, tenanglah nanti kita akan tau bakatnya, yang pasti kita tau adalah Daehan bisa pintar bermain game sepertimu”

“Oh anakku..”

“Anakku juga baby…”

Kyuhyun memiringkan wajahnya agar bisa melihat Siwon dengan jelas dan dirinya pun mengecup sudut bibir Siwon, “Ne mereka anak kita hyung, saranghae..”

“Nado saranghae…” Siwon menjawabnya sembari mengecup bibir Kyuhyun sekilas.

.

.

.

“Daddy??” Min Guk bisa melihat Siwon berdiri di hadapan jendela dan sedang melihat ke arahnya, Siwon hanya membalasnya dengan senyuman kebanggaan.

“Latihan hari ini telah selesai, baksu…” Semua yang berada di ruangan pun melakukan tepuk tangan. Kangin pun meminta mereka menempati posisi masing – masing sesuai pertama kali melakukan latihan “Perhatian!! Taekwon..”

“Taek..won..do..” jawab para murid semuanya yang di ikuti oleh si kembar.

Setelah selesai melakukan latihan kini Kangin, Siwon dan juga Kyuhyun menikmati waktunya di kafe sedangkan triplets sendiri memilih untuk makan di meja yang berbeda dengan mereka. Agar pembicaraan para orang tua tidak di ganggu oleh ketiganya yang masih asik menikmati makan siangnya.

“Apa anak – anakku menyusahkanmu hyung?”

“Tidak Siwon.. mereka anak – anak yang baik, walau memang Manse sangat aktif di antara kedua hyung nya”

“Hahaha.. dia memang seperti itu, mengikuti sifat mommy nya” Siwon mengarahkan pandangannya pada Kyuhyun yang hanya bisa memutar bola matanya malas.

“Setelah ini maka kami akan selalu menitip Daehan, Min Guk dan juga Manse padamu hyung, maafkan jika itu merepotkanmu”

“Gwaenchana… terlebih disini juga banyak yang seumuran mereka, jadi mereka tidak akan merasa jenuh”

Obrolan itu pun terus berlanjut hingga menjelang sore dan apabila jika tidak Manse yang merengek meminta pulang, bisa saja reuni dadakan itu terus akan berlanjut hingga malam.

“Kami pamit hyung, gomawo atas hari ini”

.

.

.

“Kalian semua senang mengikuti latihan taekwondo??” Siwon membuka obrolan saat sedang dalam perjalanan pulang.

“Ne daddy, thapi Manse lelah daddy..” ucapnya dengan mempoutkan bibirnya.

“Setelah sampai rumah kalian mandi lalu beristirahat ne..” Kyuhyun pun melihat ke arah belakang dimana anak – anaknya terduduk dan dia hanya bisa tertawa dimana melihat ketiga anaknya sudah terlelap di alam mimpi.

“Lihatlah hyung, mereka pasti sangat kelelahan”

“Sudah pasti baby..”

“Setelah sampai rumah mungkin kita harus membersihkan badan mereka, agar tidurnya bisa nyenyak”

“Baik baby.. siap laksanakan perintah” Siwon pun dengan masih menyetir dan focus pada jalanan masih saja bercanda dengan mengarahkan tangannya seperti menghormat untuk mengikuti permintaan istrinya itu.

Kyuhyun sungguh merasa senang hari ini, hari dimana debutnya baru saja dimulai dan ia pun semakin bahagia dimana melihat ketiga buah hatinya yang menjalankan latihan taekwondo dengan riang. Kebahagiaan itu sangat sederhana dimana saat dirimu lelah lalu bisa melihat senyuman dari orang – orang yang dicintai maka semuanya akan selalu terasa indah dan membahagiakan.

 

 

-END-

https://www.youtube.com/watch?v=HdpVfgwIohc 

note :

Kembali lagi hey annyeong.. hahaha…

Mencoba membuat sesuatu yang baru dengan tema happy family, ringan ringan aja deh.. dikarenakan WonKyu masih terpisahkan jarak dan waktu maka agak sulit buat romance couple an mereka dan juga karena lagi trvirusi sama triplets maka dibuatlah ini, hehehe.. moga suka ya.. dan cerita ini terinpirasi setelah menonton itu,, link d atas..

Gak pernah bosen untuk selalu mengucapkan beribu terimakasih kepada semuanya yang selalu hadir disni, kecup atu2.. para visitors/pembaca di WKC, adminnya, authornya juga

Magui company, rempongers sejati.. cii, jo, dedek + ang (misi again meramaikan sbtu WK), twin sansan kesayangan, ka el, vie umma, anie, ika, annes, mona, ulan, shila, yanti, umi, rizka, fariz.. makasih slalu menimbrungi (??) hidupku dengan kewonkyuan.

Jangan lupa untuk mampir ke siwonangkyu.wordpress.com dan autumnwks.wordpress.com juga y.. makasih…

Advertisements

82 thoughts on “WonKyu and the babies (Taekwondo)

  1. Huuuu, triplets emang ngegemesin ih.
    Paling suka ama manse, kkk~
    Itu anak hiperaktif bngetzzz tp lucu. . hahahaha

    Ah, ngebayangin mreka jdi babiesnya wonkyu bner2 keliatan kek keluarga bahagia banget. 😁😁😁😁
    Ffnya keren miss Lee, sya suka saya suka. . kkk~

  2. triplets bikin gemesss, jdi kangen daehan minguk manse~
    btw baru nemu wp nya, mian heheee
    oh iya izin baca fanfict mom-dad yg lain yeaa, wkwkkk
    *thenksyu*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s