Posted in BL, Drama, Oneshoot, Romance, WonKyu Story

Sebentuk Hati Untuk Kekasih – Oneshoot

Sebentuk Hati Untuk Kekasih – Oneshoot
Autor : Cat meonks
Cats : Cho Kyuhyun Choi siwon dll
BL,Yaoi
Warning : typo berserakan dan bahasa kurang jelas,
cerita gaje namun asli hasil karya sendiri
Panjang membosankan
Berikan cinta kalian dengan komentar
tetapi bila masih ada salah kata atau bagimana jangan salahkan penulis ya???? SALAHKAN JARIKU YANG NAKAL nulis kok gak aturan… ^_^ Oke

Alur Maju Mundur heheheh
.
.
.
.
.

SElimut tebal itu masih setia menghangatkan tubuh pria cantik itu. Bahkan dia tak terusik oleh sinar matahari yang terlihat dari celah-celah kamarnya. Dia tak begitu rela membuka mata. Tubuhnya lelah karna semalam bergadang. Dia tersenyum dan mengapai-gapai tanganya di bagian kanannya tempat tidur, mencari sosok yang paling ingin dia peluk pagi ini. Namun Sial dia harus menelan pil pahit. Pemuda tampan yang telah menyetubuhinya hilang di telan bumi.

“Menyebalkan!!!” dia berusaha bangkit dan duduk dengan sempurna. Walau gagal namun dia tetap mencoba hingga dia menemukan kucup bunga mawar merah,” Selalu… dia anggap aku bukan kekasihnya…” umpatnya namun tetap mencium aroma bunga itu sebelum dia membersihkan diri.
Flasback

Siwon tertunduk lemas mengenggam erat ponselnya. Dia baru saja menghubungi kekasihnya. Namun kenyataan yang buruk yang membuatnya harus menelan pil pahit. Stella memutuskannya. Lagi…lagi…dan lagi. Selama dua tahun berjalan putus nyambung yang menghiasi kisah cinta mereka.

” Aku nyakin Hyung mampu menghadapi itu semua. Hyung, pria tanggung yang pernah Kyuhyun temui di muka bumi ini.” tiba-tiba suara merdu itu mengalun lembut di telinga Siwon. Pria berlesung pipi itu menoleh menatapnya. Kyu tersenyum. ” Apa Stella marah lagi? Apa ini tentangku?’ Kyu menunduk ingin melihat pasti wajah Siwon.

Siwon mengelengkan kepala, ” Tak perlu berbohong. Aku akan bicara padanya nanti. Harusnya kau tak membatalkan janji hanya untuk menemaniku.” terdengar nada penyesalan dalam suara lembut itu.

” Tak apa. Harusnya dia paham. Kau sebatang kara dan sedang sakit. Haruskah kau ku tinggal sendiri dengan demam tinggi? Ku rasa tidak.” jawab Siwon.

”Tapi dia cemburu dengan kedekatan kita.” lirih dan penuh ketakutan namun Kyu tetap mengucapkannya.

Siwon menghela nafas berat, ” Haruskah kita pcaran?’ Kyu sontak menoleh. Wajahnya memerah dan bola mata coklat itu membulat sempurna.

” Kau gila?”

” Karna aku juga tak bisa mengendalikan perasaan nyaman ini.”

” Kau hyungku yang terbaik.”

” Namun aku ingin lebih,Kyu. Lebih dari sekedar hyung…aku ingin lebih di matamu…” Kyu membeku. Entah ini adalah sebuah pernyataan cinta namun jatungnya berdetak dengan keras.

Kyu tersenyum kaku, ” Jangan bercanda. Kau ingin seorang pelarian. Lihat banyak wanita mengoda di luar sana.” Kyu segera menetralkan detak jantungnya.

” Kau menolakku?” Kyu hanya diam dan tak mampu bicara sepatah kata pun. Hening!!!

” Kita pulang,hyung. Disini dingin.” Kyuhyun lebih dahulu berdiri.

” Aku ingin pulang ke rumahmu saja. Aku malas sedirian di Apatermen.” Kyu hanya mengngguk setuju ketika Siwon menyatakan keinginnannya.

Flasback End

~ooOoo~
.
.
.
.
.

” Aku tahu sekarang kau sedang duduk di bangku bar sambil menikmati segelas wine dengan tubuh polosmu. Apa kau tak risih? Bagimana bila tiba-tiba asistenku datang.” Siwon mengomel dengan sedikit nada dingin.

” Salahkan dirimu memberikan kode pin apatermen kesebarangan orang.” jawab Kyu dengan santai.

” Kyu…”

” Jangan memanggil namaku. Kau masih di tempat umum. Bagaimana bila ada yang tahu kau memilik kekasih pria yang hanya seorang penjaga toko kue.” sinis Kyu.

” Cho Kyuhyun…”

” Sudah ku bilang jangan sebut namaku. Aku benci tua bangka itu akan menjadi kaya karna dia tahu kariwananya memiliki kekasih seorang super star” ucapnya tak jelas. Siwon tahu kekasihnya pasti sedang mabuk.

” Mianhae…” lirih pria tampan itu. Namun Kyu tetap bicara panjang lebar tanpa tahu apa yang dia bicarakan. Bahkan dia mengumpat bosnya. ” Aku akan segera pulang. Tunggu aku…” lalu pria itu menutup telponya sepihak. Siwon tertunduk menatap banyak orang berlalu lalang menatapnya. Dia kembali tersenyum. Dia adalah aktor yang handal.

SEdangkan pria manis itu terus saja bergumam tak jelas dan kembali tertidur di atas meja bar milik Siwon. Tentu saja tanpa sehelai apa pun menenutupi tubuh indahnya. Dia tahu kekasihnya berbohong… dia tak akan cepat pulang.
Flasback

Kyu sedang sibuk dengan toko kuenya. Sedangkan Tua bangka pemilik toko sedang asik dengan acara menghitung uangnya. Dia memijat tengkuknya yang pegal sebelum membawa pring dan gelas kotor itu ke dapur. Pria cantik bertubuh pucat itu melepas arponnya dan berjalan ke ruang ganti.

” Bos saya pulang dulu…” kata Kyu.

Pria tua bangka itu menyeringai. Lalu menaruh lembaran won itu kembali ke meja. Dia meremas pantat Kyu dengan gemas.

” Kau tak ingin uang lembur.”

Kyu membulatkan mata dan hendak menampar wajah bosnya itu namun.

” BRUKKS!!!”

” Yah!!!” tua bangka itu berteriak keras namun dia kembali terdiam ketika melihat wajah mengerikan sang tersangka. ” Choi..choi Siwon…” pembisnis muda yang sukses dengan tangan dinginnya.

” Apa kau mau mati?” Siwon menarik kerah baju tua bangka itu dan mendorongnya ke dinding, ” SEkarang,anggap aku memberikan peringatan. Bila sampai kau…masih memperlakukan kariwanmu…terutama dia… tak ada lain kali. Jadi lebih baik kau berhati-hati tua bangka.” Siwon menghempaskannya setelah dia selesai bicara. Kyu yang terpaku dengan air mata bercucuran deras hanya diam ketika Siwon menariknya keluar dari toko kue itu.

” Gomawo…” nada itu terdengar gemetar dan Siwon menghentikan langkahnya.

Brakks!!

Dia membanting pintu mobilnya, ” Sudah aku bilang berhenti bekerja disana…” sentaknya membuat Kyu hanya tertunduk. ” Aku akan membayar semua utangmu padanya.” lanjutnya.

” Aku tak bisa. Ini adalah kewajibanku.” jawab pria cantik itu.

Siwon terlihat kesal lalu berjalan meninggalkannya. Kyu hanya mengigit bibirnya menahan tangis.

Flasback End

~ooOoo~
.
.
.
.
.
.

Seminggu berlalu….
Siwon segera pulang dengan beberapa kantung makanan dan minuman. Dia butuh waktu berdua dengan kekasihnya. Dia membuka pintu rumahnya yang masih terlihat jelas. Kyu menikmati makan malamnya. Dia terlihat hanya mengunakan kemeja biru muda dengan segelas wine.
Flashback

Suara Kyuhyun menggalun merdu di ruangan di iringi detingan piano. Pria cantik itu bersenandung merdu menghibur pria tampan yang sedang terluka karna patah hati. Hanya sebuah kesalah pahaman dan kurang percaya menyebabkan putus nyambung hubungannya dengan kekasihnya itu.

” ….Saat air mata menghujanimu ku disini akan menemanimu. Uhuuu…Menenangkan hatimu… Lupakan kekasihmu…uhuuu…sambut cintaku…tidur yang lelap, kita kan berlanjut esok pagi. Berlahan sang hujan berganti pelangi, Setiap kesedihan tak ada yang abadi. Saat air mata menghujanimu, ku disini menemanimu…” Kyuhyun tersenyum padanya.

Siwon yang sejak tadi hanya menekuk wajahnya kini mampu tersenyum tenang. Iya hanya pemuda manis itulah yang selalu mampu membuatnya tenang dan damai. Bahkan karnanya dia ragu dengan perasaan cintanya pada wanita yang sudah dia kencani dua tahun itu.

Flashback End

Pria tampan itu tersenyum sekilas membayangan masa lalunya. Dia tak bisa bila tak mencintai pria cantik itu, dia tahu dia salah dengan kekasihnya itu namun kali ini dia tak akan tergoyahkan. Empat tahun ini menjadi saksi bisu, meski dia menatap wanita atau pria lain tak ada yang membuatnya bergetar sehebat ini. Hanya dia Cho Kyuhyun. Andai pria cantik itu tahu.

” Kau tak bekerja hari ini sayang?” Siwon mencium leher jenjang kekasihnya. Kyu tak menjawab namun hanya mengleng-gelengkan kepalanya seperti mengikuti alunan musik. ” Kau marah padaku lagi” Siwon berbisik lembut di daun telinga kekasihnya ini. Kyu yang duduk bersila kini berdiri menaruh gelasnya sembarangan lalu berjalan menuju kamar. Siwon hanya menghela nafas dan menundukan kepala. Dia merasa bersalah dengan kekasihnya. Selama empat tahun ini hanya luka yang dia berikan.

Pemuda tampan itu mengikutinya dan terlihat pria cantik itu tengkurap dengan seksinya. Siwon tersenyum dan menutupi tubuh polos kekasihnya dengan selimut sebelum mencium rambut coklat itu.

” Maafkan aku yang terlalu mencintaimu…maafkan aku yang harus membuatmu terperangkap dalam belenggu masalah yang aku ciptakan. tapi ku mohon jangan pernah tinggalkan aku. Karna kau aku bisa bertahan hidup.” gumam Siwon.

~ooOoo~
.
.
.
.
.

Hari ini Siwon cuti dari pekerjaanya namun sayang pria manis itu tak meliburkan diri. Siwon memeluk erat kekasihnya pagi ini.

” Kau akan pergi…” bisiknya pemuda tampan itu. Kyu hanya mengangguk ketika Siwon sedang menciumi leher jenjangnya. Lima menit bertahan Siwon tak kunjung usai menikmati pria cantik itu.

” Bisakah kau berhenti…aku harus bekerja dan kau tahu tua bangka itu akan membunuhku bila aku terlambat satu menit saja.” umpat Kyuhyun.

” Aku tak perduli…” sentak Siwon dengan suara parau. ” Kau selalu mengabaikan aku ketika aku ada disini namun ketika aku pergi kau membuatku gila dengan berkata kau merindukanku.” lanjutnya.

Kyu melepaskan tangan Siwon yang melingkar di perutnya lalu mencangkup wajah itu sebelum menciumnya sekilas, ” Apa kau akan berpaling pada orang lain bila aku terus lalukan hal yang tak kau inginkan?”

” Kau belum percaya padaku?’ Siwon terlihat marah.

Kyu hanya tersenyum, ” Aku hanya takut saja kau juga akan melakukannya padaku. Setelah semua yang aku lakukan padamu.” pria cantik itu menunduk.

Siwon mengulurkan tangannya dan membelai wajahanya, ” Wajar bila kau meragukannya. Karna aku mencintaimu ketika aku masih bersama Stella. Kyu…”

“Sssstttt….Wonnie…Mianhae…harusnya…Hmmmtttpppp…” ucapan Kyu terbungkap dengan ciuman mendadak Siwon. Pria manis itu pun akhirnya menikmati ciuman pagi mereka dengan saling membalas lumatan lembut itu.

Flasback

” Kau… apa kau pria tak tahu malu? Apa ini?” Stella melempar selembaran foto ke arah wajahnya dengan kasar. ” Aku sangat terkejut.” lanjutnya.

” Umm, itu karena Siwon sedang…”

” Sudah cukup, minggir.” sentak Stella dengan suara lantang.

” Stella, ku mohon dengarkan aku…” Kyuhyun meraih penggelangkan tangan Stella. Menahan wanita itu pergi.

” Singkirkan tangan menjijikanmu itu.” Stella mengibaskan tangan Kyu dengan kasar. ” Kau benar-benar tak tahu malu? Apa kau melakukannya hanya untuk melunasi utangmu? Aku sudah tawarkan uang padamu, tapi jauhi milikku… tapi kau..kau lebih berani dari yang aku kira. Kau pria menjijikan.” ucapnya dengan nada dingin.

” Ketika itu Siwon hyung mabuk. Dia..dia…dia mengira aku adalah kau.” ucap Kyu dengan ragu. Karna sebenarnya tidak seperti yang dia ucapkan.

” Kau nyakin? Meski aku sudah memutuskan mengakhiri hubungan kita namun kau tak akan bisa melintasi dinding keluarga Choi…”

” Bisakah kau merahasiakannya?”

” Jangan bicara konyol. Aku akan melakukannya…aku akan melaporkan pada keluarga Choi kenapa Siwon oppa meninggalkanku.” gadis itu pun berjalan meninggalkannya.

” Stella…” gadis itu menatap angkuh, ” Bagaimana kalau aku memohon padamu?”

Stella melipat kedua tangannya di dada, ” Tinggalkan dia. Itulah jalan yang terbaik.” Stella pergi begitu saja tanpa memperdulikan ucapan Kyuhyun lagi.

” Stella-sii…”

Brakks!!!

Pintu tertutup dengan kencang.Kyu hanya terpaku tak bisa melakukan apa pun keculai menitihkan air mata. Apa salahnya dia hidup? Dan ketika ada yang tulus menyanyainya, ” Siapa yang datang?’ tanya pria tampan itu dengan mengusap rambutnya yang basah, ” Baby…” Kyu segera menghapus air matanya. ” Cho Kyuhyun…”

” Hanya…hanya…tukang sampah…”

” Huh? Kenapa ada suara teriakan?””

” Sudahlah!!! Apa kau mau kopi? aku buatkan.” Kyuhyun berjalan melintasi Siwon. Pemuda tampan itu mengikuti gerak lamban itu. Dia tahu terjadi sesuatu. Namun Kyu tak pernah mau membaginya dengannya walau kini mereka berstatus berbeda setelah malam panjang yang mereka lalui.

” Apa kau selalu seperti itu?” Kyu tetap melangkah menuju dapur.

Flasback End

Siwon membelai bibir plum itu dengan lembut,” Berusahalah percaya padaku…bahkan aku tak pernah ucapkan pada wanita mana pun. Bahwa kau adalah hal yang terakhir yang aku inginkan untuk menemani sisa hidupku.” lirihnya. Kyu menatap mata hitam kelam itu dengan tajam, ” Aku bahkan rela meninggalkan keluargaku… apa itu tak cukup membuatmu percaya bahwa rasa ini hanya untukmu…aku bahkan tak pernah perduli akan karirku dan meresmikan hubungan kita. Tapi kau selalu melarangku…tapi kini kau juga yang meragukannku. Mi cheo sseo?” Siwon mulai kehilangan kesabarannya.

” Mianhae…kita tak usah bahas itu lagi.” Kyuhyun menjauhkan tubuhnya. ” Aku akan bersiap kerja.”

” Bisakah kau berhenti bekerja? Aku sudah meminta ribuan kali tentang hal ini.”

Kyu menghentikan langkahnya dan memutar tubuhnya, ” Bersabarlah!!! Bukan tinggal sedikit lagi hutang ayahku akan lunas.” jawabnya dengan santai.

” Tua bangka itu mengincar tubuhmu…”

” Tapi tubuhku milikmu. Jadi bersabarlah!!! Bukan aku sudah mau menerima uang bulanan darimu sayang dan tak bekerja di tempat lain untuk memenehui kebutuhanku…jadi apalagi?” Kyu berjalan mendekat dan membelai lengan kekar itu dengan lembut, ” Aku tak ingin ada yang bilang, bila aku memanfaatkan tubuhku untuk melunasi hutang kedua orang tuaku. Biarkan aku memiliki harga diri di depan orang tuamu… walau aku tak bisa terlihat tinggi di hadapanmu. Karna ku yang membuatmu terperangkap dengan cinta ini.”

” Kyu…”

” Jadi biarkan aku selesaikan semua. Sebelum kau meresmikan aku menjadi Choi Kyuhyun.” ucapnya dengan tenang.

” Baiklah!!! Kali ini aku akan menurutimu lagi. Tapi bila saat itu tiba kau tetap tak menurutiku. Ku pastikan semua yang ada di sekitarmu akan hancur dan tak akan berbekas.”

Kyu menunduk. Siwon pernah melakukannya dulu, ” Jangan mengkatakan apa pun yang membuatku takut.” Kyuhyun meraih telapak tangan Siwon dan membelainya dengan ibu jarinya, ” Jangan lakukan lagi…” Siwon hanya memalingkan wajahnya dengan angkuh dengan keheningan yang tiba-tiba tercipta. Kyu mengigit bibirnya. Dia mulai takut ketika pria itu mulai mengancamnya.

Flasback

” Tinggalkan putraku…” sentak Kiho setelah pembicaraan basa-basi mereka. Kyuhyun hanya menunduk. Dia sudah memiliki firasat buruk ketika tadi pagi pria baru baya itu menghubunginya, ” Jangan dekati dia…”

” Aku tak bisa. Putramu yang mendekatiku.”

” Tapi bila kau tak mengodanya,merayunya semua tak akan seperti ini bukan tuan muda Cho?”

” A..aku…”

” Cukup. Aku tak mau panjang lebar membicarakan ini. Sekarang pulanglah renungkan semua. Ingat jahui putraku atau kau ingin aku melakukan hal buruk.” Kyu tak bisa menjawab hanya tertunduk.
.
.
.
” Kau menghindariku?” Siwon berteriak ketika Kyuhyun berlari meninggalkannya.

Kyu menghentikan larinya dan membalik badan,” Ahh,,Hyung…kau ada disini. Bukan kau ada perjalanan bisnis.” Kyu tersenyum kaku.

Siwon menarik Kyu dalam pelukkannya namun pria cantik itu menahan dengan kedua tangan di dada Siwon. ” Aku belum mandi hyung.” Kyu melangkah mundur. Siwon mengerutkan keningnya, ” Hyung mau mampir. Aku akan buatkan kopi.” tawar Kyu memecah keheningan. Siwon tetap terdiam bagai balok es. Kyu tersenyum dan meraih pergelangan tangan itu dan membawanya masuk. ” Aku mandi dulu baru nanti aku buatkan kopi.” Siwon mengangguk lalu berjalan menuju kamar kecil milik kekasihnya. Siwon merebahkan tubuhnya di ranjang Kyuhyun yang kecil. Namun sampai tiga puluh menit pria manis itu tak kunjung menghampirinya. Siwon melepas jasnya dan berjalan keluar. Betapa mata hitam itu membulat sempurna melihat kekasihnya tidur meringkuk di sofa. Siwon meraih kunci mobilnya dan berjalan keluar dengan membanting pintu rumah dengan keras. Kyuhyun hanya menitihkan air mata. Dia tak tidur.
.
.
.
.

Tubuh pria itu begitu lelah. Ingin rasanya dia merebahkan tubuhnya sebentar. Namun apa daya… Dia memijiat tengkuknya.

” Oh..sekertaris Kim. Bagaimana kau bisa disini?”hardik Kyuhyun.

Pria itu mendukan kepala sopan, ” Saya akan membeli semua yang ada di toko ini?’

” MWO?” Kyu melihat keluar toko dan benar Siwon berdiri dengan angkuhnya. ” Untuk apa?”

” Saya hanya mendapatkan tugas saja.” jawab sekertaris Kim. Kyu hanya menghela nafas. Semua teman-temannya sibuk membukus semua kue yang ada di tokonya.

” Kyu buatkan minuman untuk tamu besar kita.” kata bosnya.

” Kenapa harus saya?” tanya Kyuhyun tak terima.

” Bukan itu temanmu. Layani dia, selagi kita membukus semua…” Kyu pun hanya mengangguk lalu berjalan menuju dapur. Pria itu duduk di dalam mobilnya.

” Sekertaris Kim tolong berikan ini pada sajangmin.” Kyu menyerahkan nampan berisi secangkir kopi hangat.

” Kenapa bukan kau saja?” Kyu mengelangkan dengan senyuman lalu berjalan kembali menuju tokonya. Namun baru beberapa langkah…

PYAAAARR!!!

Siwon berdiri dengan angkuh dan berjalan ke arahnya. Namun Pria dingin itu hanya melintasinya saja. Setelah semua terbayar.

” Buang semua di tempat sampah.” perintahnya tepat di hadapan Kyuhyun. Pria cantik itu hanya bisa menitihkan air mata ketika Siwon melintasinya kembali.
.
.
.
Kyu tertunduk ketika mendapatkan kabar toko tempat kerjanya terbakar. Belum habis rasa terkejutnya terlihat Victoria menangis terseguk-seguk menghampirinya.

” Nunna…”

” Changmin masuk penjara.”

” Wae?”

” Kemarin setelah pulang dari bar. Tiba-tiba ada polisi yang menghampirinya dan menemukan dua ons sabu-sabu. Dan aku perlu sepuluh juta won untuk jaminan.”

“WMO?”

Kyuhyun tertunduk lemas bagimana mungkin orang terdekatnya mendapatkan musibah dalam waktu bersamaan, ” Aku akan coba pinjam pada Donghae hyung.” Victoria mengangguk.

Kyuhyun berlari menuju kafe tempat biasanya dia bernyanyi namun sayang kafe itu…

” Ada apa Eunhyuk hyung?” Kyu terkejut dengan banyaknya polisi yang mengelilingi kafe itu. Pria itu memeluk Kyuhyun dengan erat, ” Hyung…”

” Aniyo. Entah kenapa semua tiba-tiba muntah dan pinsan setelah makan di tempat kami.”

” Mwo? Bagaimana bisa? Ini…”

” Darimana aku dapat uang sebanyak itu dan sekarang Donghae ada di kantor polisi memberikan keterangan.” cerita Eunhyuk. Kyu tak sengaja melihat mobil hitam yang tak asing untuknya.
.
.
.
.

Kyu hanya menghela nafas ketika kakinya masuk ke gedung megah itu. Ini bukan pertama kalinya karna Donghae sering mengajaknya kemari untuk berkunjung ke kantor temannya ini. Terlihat sekertaris Kim sudah berdiri di depan pintu elevator.

” Apakah…?”

” Sajangmin sudah menunggu.” ucapnya sambil menundukan kepala.

Kyuhyun berjalan lirih, dia tak tahu kenapa kakinya melangkah ke arah gedung cakrawala ini. Pintu kayu ity terbuka lebar menampakkan pria tampan sedang sibuk dengan ponselnya. Kyu mengucapkan terima kasih sebelum sekertaris Kim menutup pintunya kembali.

” Kau sudah makan?” tanya Siwon. Kyu tak menjawab, ” Bagaimana kau bisa kemari? Padahal kau cukup menghubungiku saja baby.” pemuda itu masih diam walau kini air matanya mengalir dengan derasnya, ” Kau ingin makan apa? Biar aku pesankan baru setelah itu aku antar kau ke tempat kerjamu. Hum!!”

” Wonnie?”

” Hmm?”

” Apa yang harus aku lakukan?”

” Huh?”

” Bagaimana bila malam ini aku menginap di rumahku?Kita bersenang-senang. Bukan sudah satu bulan kita tak bermain dengan diriku.”

PLAAAKKSS!!!!

Kyu hanya terdiam ketika harus tersungkur di lantai setelah mendapatkan tamparan dari Siwon. Kyu tersenyum.

” Apalagi yang aku punya? kau tahu bukan aku masih banyak hutang. Hanya itu yang bisa aku tawarkan tuan muda Choi.Tapi ku mohon lepaskan teman-temanku.”

” Kau…” Siwon kembali mengangkat tangannya hendak menampar pria itu lagi namun di tahan. ” Itu salahmu…” Siwon menghapus darah di sudut bibirnya lalu mengecupnya sekilas sebelum mengangkatnya ala pengantin keluar dari kantornya. Kyu hanya mampu menyandarkan kepalanya di dada Siwon ketika semua kariwanannya menatapnya. ” Siapakan mobil.”

“Baik sanjangmin.” jawab sekertaris Kim.
.
.
.
.

Siwon menutupi tubuh polos kekasihnya dengan selimut.

” Istirahatlah! Aku akan kembali ke kantor.” Siwon berdiri memungut bajunya. Kyu mengigit bibirnya.

Chu..

” Jangan mengigit bibirmu. Apa ini masih sakit?’ Siwon membelai sudut bibir Kyu yang terluka. Kyu pun mengelengkan kepala, ” Kau tenang saja aku akan menyelesaikan semuanya.”

” Wonnie…”

” Aku yang memilih menjadi seorang gay. Aku memiliki kekuasaan dalam diriku. Aku tak perduli bila orang tuaku menetangku, yang ku ingin adalah kau. Jadi jangan sesekali kau meninggalkanku atau menghindariku. Ini masih awal Choi Kyuhyun…”

” Cho Kyuhyun…” sergah Kyuhyun.

Siwon terkekeh, ” Baiklah!! Aku akan kembali ke kantor. Jangan nakal. Ingat!!”

” Hyung…”

” Hmm…” Siwon memalingkan pandangannya. Kyu terlihat susah berdiri namun, ” Istirahatlah!!!”

Kyu memelilitkan selimutnya hingga dada dan berjalan tertatih, ” Harusnya kau mandi dahulu…” Kyu membelai dada bidang itu. ” Kau selalu meninggalkanku setelah kau selesai…kau pikir aku pria murahan…”

Siwon tersenyum tipis, ” Baiklah!!!” Siwon kembali melapas kemejanya dan membawa kyu dengan ala pengantin ke arah kamar mandi.

Flasback End

~ooOoo~
.
.
.
.
.
.

Kyuhyun kembali menitihkan air mata. Selalu saja… Siwon melakukannya. Meninggalkannya sendiri setelah kegiatan panjang yang mereka lalui. Kyu menarik selimutnya sebatas dada lalu melihat ke arah kanannya. Kali ini… setangkai bunga mawar merah yang sudah merekah indah. Kyu tersenyum tipis setelah perdebatan semalam dan berakhir dengan kegiatan malam. Pria dingin itu memberikan bunga yang berbeda setelah empat tahun lebih hubungan mereka. Kyu bagai seorang gadis yang sedang jatuh cinta. Mencium wangi bunga itu dan mengingat hal semalam.

Flasback

” Sudah aku bilang akan melepaskan mereka…”

“MWO? MI CHEO SSEO?Mereka orang tuamu,hyung?”

” Lalu…”

” Karna menginginkan sesuatu tak semudah kita melepasnya. Apa kau lupa siapa yang mengajarkanmu berjalan, bicara, dan berlari? Apa karna kau sudah melakukan semua dengan baik jadi kau lupa bagaimana susahnya mereka membesarkanmu…” Siwon membeku, ” Hyung…Jangan menjadi egois hanya karna kau sudah dewasa dan bisa melangkah dengan kedua kakimu. Mengambil keputusan dengan semaumu sendiri. Kau baru mengenalku selamaku selama sembilan tahun dan kau melepas orang-orang yang sudah kau kenal tiga puluh tahun.”

” Kyu…”

” Biarkan kali ini aku yang bicara dan kau mendengar… aku juga tak perduli kau akan menghukumku setelah itu…” Siwon hanya menghela nafas panjang, ” Hidup itu pasti perlu proses. Bersabarlah!! sampai orang tuamu merestui hubungan kita.”

” Itu jelas omong kosong…”

” Jadi biarkan seperti ini saja. Aku rela,hyung…”

” Sudah aku bilang waktu itu adalah permintaan terakhirmu menunda semua.”

” Hyung…”

” Terserah…” Siwon mengendongnya ala penganti masuk ke dalam kamarnya.

Flashback End
.
.
.
.

Kyu menghapus air matanya dan menatap ponselnya yang bergetar.

” Tak biasanya kau menghubungi aku secepat ini?” hardik Kyuhyun.

Terdengar kekehan, ” Wae?” Kyu hanya mendengar dan melihat sekeliling, ” Hmm..” Kyu memutar matanya malas, ” Ya..ya..tuan Choi Siwon…” kembali kekehan pria tampan itu terdengar mengerikan, ” Arraaseo…” Kyu segera menaruh ponselnya lalu berdiri menuju kamar mandi.Benar saja Siwon telah menyiapkan air hangat dengan aroma mawar dan beberapa kelopak menghiasinya. “Cheesy…” Setelah berendam pria manis itu melangkah keluar dengan handuk. Pria manis itu mengigit bibirnya. ” Hyung kau membuat kesalahan besar.” umpat Kyuhyun melihat baju tergeletak di ranjang. Setelah mengunakannya dia segera ke meja rias dan satu tangkai bunga mawar terhias di atas sisirnya dengan sebuah note.

BERDADANLAH YANG CANTIK AKU AKAN MENUNGGUMU. CWS

Kyu mengigit bibirnya dengan pipi semerah tomat. Kyu melangkah cepat ketika melihat jam sudah menunjukan pukul sembilan. Namun lagi pria manis itu terkejut dengan taburan bunga yang seakan membentuk jalan.

” Sebenarnya kerasukan apa pria dingin itu?” Kyu bergumam sendiri. Dia melangkah keluar dan tak lupa mengkunci apatermen kekasihnya. Sesampainya di lobi terlihat sekertaris Kim membawa sekeranjang bunga mawar merah. ” Aiisssh!!! Aku bukan yeoja.” namun sekertaris Kim hanya tersenyum dan membukan pintu. ” SEbenarnya kita akan kemana?” tanya Kyu setalah mobil itu melaju ke tempat asing.

” Anda akan tahu nanti Tuan Cho.” jawab sekertaris Kim. Kyu hanya memplout bibirnya.

Setengah jam berlalu hingga sampai di tepi pantai dengan ombak yang cukup deras. Terlihat banyak orang berlalu duduk dengan rapinya. Kyu membulatkan mata menatap Siwon yang tersenyum ke arahnya. Donghae meraih lengan Kyu dan menuntut pria itu. Alunan musik beralun dengan manis dan pria cantik itu menitihkan air mata ketika matanya menangkap sosok yang dia nanti. Nyonya Choi dan Choi Jiwon.

” Mianhae baby…” bisik Siwon dengan lembut ketika Donghae menyerahkan tangan Kyuhyun. Pria cantik itu tak bisa berkata apa-apalagi. Janji suci yang mereka ucapkan menjadi kata lain akan menjadi satunya secara resmi hubungan di mata Tuhan.

” Mianhae Jeongmal mianhae…nyonya choi.” Kyu berlutut di hadapan Nyonya Choi.

Nyonya Choi hanya tersenyum, ” Oppa bangunlah!!! Kami disini karna tak ingin melihat oppaku yang tampan ini menderita. Namun sejak bertemu dengan Kyu oppa dia berubah menjadi sedikit hangat.” sambung Jiwon. Kyu memeluk adik iparnya dengan erat.

Siwon mendekat dan menarik kekasihnya dalam pelukannya, ” Cukup pelukannya.” Jiwon dan Kyu memplout bibirnya. ” Yah!!! Harusnya kau memeluku…” protes Siwon.

Nyonya Choi menarik Kyu menjauh dari putranya, ” Aku pinjam dulu dia dan kau tunggu disini…” Siwon hanya berkaca pinggang dengan wajah kesal walau sebenarnya dia tersenyum lega.

Nyonya Choi mengelurkan sesuatu dalam dalam tasnya, ” Gunakan ini…” Nyonya Choi memberikan gelang emas itu dan menaruhnya di tangan kirinya. “Jaga putraku… bahagiakan dia. Maafkan Suamiku…yang tak bisa menerima keputusan kalian.” Cho Kyuhyun memeluk dengan erat ibu mertuanya itu.

” Tak apa eomeonim…Anda datang saja saya bahagia. Aku tak bisa berkata apa pun eomeonim hanya aku berjanji lakukan hal terbaik yang aku mampu.” ucap Kyuhyun. Nyoya Choi hanya mengangguk dengan butiran air mata. Terlihat dari jauh Choi Siwon dengan genit menatap Kyuhyun. Pria cantik itu memplout bibirnya. Siwon menjulurkan lidahnya dan menunjukan gelang yang sama dengannya. Kyu membulatkan matanya. ” Eomeonim…” Kyu menatap mertunya.

” Jiwon yang memilihkannya.” terlihat adik iparnya memeluk suaminya dan tertawa.

Setelah 9 tahun perjalanan hidupnya hari ini adalah hari yang paling terindah. Aniyo karna bagi Kyuhyun hal yang paling indah ketika di usianya kini adalah tahun pertama dia mengenal Choi Siwon hingga detik ini…

THE END

Apa ini aku juga gak tahu… ini galau gara2 gak bisa buat nc Tentang Kamu… mungkin mau aku batalin buat NC hahahhaha

Mungkin aku harus belajar dari Ellena Eonnie dulu wkwkwk

Eonnie ajari aku buat ff NC

Advertisements

Author:

Saya manusia biasa Punya salah dan tak sempurna Saya jatuh cinta dengan Wonkyu Tak perduli banyak yang bilang saya gila Bahkan pacar saya... Saya jatuh cinta dengan mereka ♡♡♡♡

22 thoughts on “Sebentuk Hati Untuk Kekasih – Oneshoot

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s