Posted in Drama, Genderswitch, Oneshoot, Romance, WonKyu Story

[Gift From WKC Friends] The Binder Destiny

PicsArt_1426262865687

The Binder Destiny

Author             : BabyNa

Cast                 : WonKyu (Siwon x Kyuhyun)

Suport Cast     : Heechul, Jaejoong, Donghae, and SeulNa (Author)

Genre              : Romance, Drama,  Warning!! GS

Lenght             : Oneshoot

Rated              : T+

Summary        : Apa yang akan kau lakukan, jika Malaikat pengikat takdir mendatangimu?

                          Dan ia tak akan sekedar mendatangimu, tapi juga akan mengikat takdir Cintamu.

~ Let’s Begin ~

Author Pov

Tinn Tinn, suara klakson saling bersahutan di jalanan kota seoul yang padat. Disudut pinggir jalan terlihat seorang namja tampan tengah melakukan penganiyayaan terhadap sebuah mobil mewah. “ Shit, pakai mogok segala lagi,” umpatnya frustasi dan tak lupa tendangan-tendangan kecil ia layangkan ke salah satu ban mobil. “ Gotcha!!! Aku menemukan halte bus, kau memang pintar Choi Siwon,” ungkapnya percaya diri.

“ Hahaha, dasar Si kuda Won,” tawa seorang gadis yang duduk di atas pohon.

SeulNa Pov

Annyeonghaseyo SeulNa imnida. perkenalkan aku adalah si Gadis cantik yang dengan anggun duduk di batang pohon, dan jangan kira aku ini kuntilanak, karena kuntilanak tak ada yang se’imut diriku.

“ Choi Siwon telah masuk perangkap.” Gumamku senang seraya memperhatikan namja tampan yang akan menjadi targetku. Tenang, aku bukannya naksir kepada Siwon, tapi aku akan membantunya menemukan takdir cintanya. Apakah kalian penasaran dengan takdir cinta Siwon ?

~ sama Author juga ~ Karena kalian penasaran,

Maka aku akan menjawabnya sekarang juga, “ Cho Kyuhyun baby kyutie kyutie, I’m Coming.”

 Halte Bus

Kyuhyun Pov

Uhhh hidungku gatal, ‘Hattchiiimm’ seperti ada yang menyebut namaku.

Ck ck, Cho Kyuhyun yang cantik  dan imut kau kan terkenal, jangan heran jika ada yang menyebut namamu. “ Hahaha,” tawaku tanpa sadar menarik perhatian orang-orang di halte. Aigo, mau di taruh mana muka imutku ini. Mereka menatapku dengan tatapan err ~ menakutkan ~

Jangan hiraukan mereka Kyuhyun, lebih baik kau perhatikan saja namja tampan yang sedang berjalan kearahmu atau lebih tepatnya kearah halte tempatmu berdiri, dan namja tampan itu dengan gagah berdiri di sampingku.

‘ OMG !!! Dia sangat tampan,’ teriak ku dalam hati. Jarak kami sangat dekat, bahkan aku bisa mencium wangi parfum mahalnya, yang sangat maskulin.

Namja ini keren dan tampan, kyaaaa.

Dia menoleh dan tersenyum kepadaku, mimpi apa aku semalam. Dan dengan senang hati aku membalas senyumnya. “ Oppa, namamu siapa? Kau sangat tampan.” Ucapku tanpa sadar seraya menatap terpesona ke arahnya.

Namja itu menoleh, dan dengan tiba-tiba mendekatkan wajahnya. Huwwaaa jantung bodoh ini, berdetak dengan kencang.

“ Jika kita di takdirkan bertemu lagi, kau pasti akan tau namaku, cantik.” Bisiknya dengan suara seksi serta senyuman maut yang memunculkan dua dimple di wajah namja tampan itu, dan setelah ia menjauhkan wajahnya secara perlahan.

Ini membuatku meleleh.

“ Tapi aku penasaran dengan namamu Oppa,uhh.” Balasku seraya mempoutkan bibir seksiku.

“ Sabarlah cantik, aku yakin kita akan bertemu lagi, dan jangan memasang wajah menggemaskan itu. Aku benar-benar ingin memakanmu sekarang juga.” Godanya dengan seringai mesum yang mempesona.

‘Sepertinya aku telah terjerat dengan pesona mesumnya ~uupss~ tampannya.’ Gumamku dalam hati

‘ baby Kyukyu ku pastikan kau akan bertemu dengannya lagi,hihihi’ dan suara misterius itu menimpali ucapanku disertai tawa menakutkan. Membuat bulu kuduk ku merinding. Apa jangan-jangan disini ada hantu, huweee umma help me.

“ Hey cantik, gwenchana-yo.” Dan suara lembut itu, menyadarkanku dari pikiran horror.

“ Gwenchana Oppa.” Balasku seraya tersenyum imut.

Author Pov

Percakapan itu terus berlanjut, dan tak menghiraukan bahwa mereka belum mengetahui nama masing-masing. Itu tak membuat mereka pusing, toh keduanya nampak akrab. Dan tanpa keduanya sadari, kegiatan mereka yang terlalu akrab menimbulkan ke iri’an orang-orang disekiatrnya.

“ Beruntungnya gadis itu,” ucap seorang gadis kepada gerombolannya seraya menunjuk ke arah Kyuhyun.

Dan ada juga yang dengan terang-terangan memuji keserasian mereka. “ Mereka sangat serasi dan menggemaskan, iyakan yeobo? ’’ ucap seorang ahjumma seraya menatap sang suami. “ Kau benar sayang.” Timpal sang suami dengan mesra.

Mari kita dengar dan lihat, sampai mana percakapan pasangan fenomena ini berlanjut.

“ Umma, kenapa sangat lama menjemputku? Ini membuat ku kepanasan.” Gumam Kyuhyun seraya mengipasi wajahnya dengan tangan cantiknya. Dan gumaman si imut didengar baik oleh namja tampan disampingnya. “ Kau kepanasan ya cantik, sini biar Oppa yang mengipasimu.” Ucap namja itu perhatian.

“ Bahkan kau sampai berkeringat,” dan dengan telaten sang namja menyeka keringat di wajah mulus Kyuhyun menggunakan tisu, yang entah datangnya darimana. “ Apakah aku harus membelikanmu minuman? Sepertinya kau haus, cantik.” Lanjutnya tanpa menyadari perubahan pipi gembul Kyuhyun memerah karena malu.

“ Tidak usah Oppa, lagi pula umma sebentar lagi pasti datang.” Imbuh Kyuhyun sebelum dia benar-benar akan di belikan minuman. Sebenarnya Kyuhyun sangat tergoda dengan tawaran namja tampan berdimple itu, tapi ia tidak mau si Kuda tampan ~ panggilan sayang Kyuhyun untuk namja berdimple itu ~ kerepotan nantinya. Karena namja tampan itu, terlihat sedang buru-buru. “ Tapi…” sebelum namja tampan  itu menyahut, Kyuhyun telah menyelanya.

“ Tawaran itu akan aku tagih di pertemuan kita berikutnya, Oppa” sela Kyuhyun.

“ Baiklah cantik, apapun untukmu.” Senyuman mempesona itu, terpampang jelas di wajah sang namja tampan.

“ Dan aku tidak ingin minuman biasa, aku ingin es krim empat rasa berukuran jumbo.” Ungkap si gadis imut di sampingnya dengan tingkah polos. “ Aku akan memenuhi ke inginanmu ” balas sang namja seraya mengangguk-angguk paham.

Hingga kedatangan bus di halte itu, dengan terpaksa memisahkan mereka. Karena sang namja, sepertinya akan segera masuk ke dalam bus yang tepat berada di depan mereka.

“ Busnya sudah datang, dan aku harus segera masuk. Kau tak apa kan jika aku tingggal? ” Tanya namja tampan itu kepada gadis di sampingnya, ia khawatir dengan gadis imut itu. Gadis di sampingnya itu mengangguk, dengan maksud menjawab pertanyaan sang namja.

“ Baiklah kalau begitu…” ucapan namja tampan terhenti sesaat, Chuuup. Dan ternyata namja itu mencuri ciuman di pipi sang gadis, yang telah terpaku dengan kejadian kecupan dadakan yang di terimanya. “ Bye cantik, sampai bertemu kembali,” namja itu kini sedang berjalan cepat ke dalam bus dan meninggalkan si gadis cantik berpipi chubby yang tampak memerah.

Dan semua orang yang berada di halte itu, tidak menyadari bahwa ada sosok gadis tak kasat mata duduk dengan tenang di bangku panjang yang berada di halte. Ia tengah memperhatikan tingkah laku dua orang berbeda jenis kelamin (WonKyu) yang akan segera menjadi pasangan terHOT. Bahkan, ia juga mengetahui percakapan di antara keduanya. Dan hingga saat ini, si gadis tak kasat mata itu tetap memperhatikan Kyuhyun. Walau ia tau calon pasangan Kyuhyun telah lebih dulu pergi, menaiki bus yang baru saja tiba.

“ Kalau begini, pekerjaanku akan jauh lebih mudah. Tak sia-sia, aku membuat mobil mewah Choi Siwon itu mogok. Tapi, Siwon itu ternyata benar-benar agresif, pertama bertemu sudah maen nyosor. Ck ck untung tak mencium di bibir, jika ia melakukan itu. Mataku yang polos ini akan tercemar dengan hal-hal mesum. Huweeee.” Gumam si Gadis tak kasat mata, dan untungnya tak ada yang mendengar ucapannya yang sedikit berlebihaan.

“ Oh Tuhan, kenapa kau memberikan pekerjaan yang berat dan ringan sekaligus. Ini membuatku dilema.” Protesnya entah kepada siapa. “ Tak apa, aku nanti juga akan meminta imbalan yang sangat bagus untuk pekerjaan ini.” Lanjutnya dengan membayangkan apa yang akan ia minta kepada Tuhan, sebagai imbalan The Angel Binder Destiny itu.

“ Baiklah, mari kita lanjutkan misi berikutnya.” Ucapnya seraya membuka tangan dan mengucapkan kalimat mantra ajaib, ~swing~ sebuah buku tebal berukiran unik yang terdapat nama ~SeulNa~ di sudut sampul buku, muncul dengan tiba-tiba di tangan gadis yang mengaku sebagai malaikat itu. Dibukanya buku tebal yang berada di tangannya, seketika muncul lah sebaris kalimat berwarna merah muda ~ Pertemuan Pertama ~ di lembaran pertama, dan itu berarti misi pertamanya telah selesai.

Untuk melanjutkan misi, ia membuka lembaran berikutnya yang terdapat sebaris kalimat berwarna merah menyala yang bertuliskan ~ Pertemuan untuk Perjodohan ~. “ Dan kali ini aku akan meminta bantuan secara tak langsung kepada para umma rempong.” Ujarnya penuh dengan rencana cerdik, ketika melihat mobil mewah berhenti tepat di depan Kyuhyun si gadis chubby. “ Misi pertama clear, lanjut ke misi berikutnya. Fighting!!!!” wussh seketika hembusan angin datang, menandakan si Gadis tak kasat mata itu telah hilang terbawa angin.

Back to Kyuhyun

“ OMO, dia mecium pipiku.” Ucap Kyuhyun dengan heboh seraya meloncat-loncat kesenangan. Beberapa menit kemudian, sebuah mobil mewah berhenti di depannya, dan ia segera membuka pintu mobil itu. Kini ia telah duduk di samping sang umma yang sedang sibuk dengan cermin cantiknya. ~ Biasa Umma rempong ~ #dirajamHeechul.

“ Umma kau tau, aku tadi bertemu dengan kuda tampan di halte.” ceritanya memulai percakapan, dan membuat sang umma mengalihkan perhatiannya dari cermin yang sedari tadi ia pegang. Kim Heechul menatap heran kepada sang aegya. Seraya berkata, “ Apakah umma terlalu lama membuatmu menunggu? hingga kau berhalusinasi baby Kyutie.” Dan tak lupa cubitan gemas ia layangkan ke arah pipi chubby sang aegya.

“ Umma-ya aku tak berhalusinasi, aku benar-benar bertemu kuda tampan. Dan kenapa umma senang sekali mencubit pipiku?” protesnya tanpa jeda dengan bibir pout menggemaskan.

“ Karena kau sangat menggemaskan.” Balas sang umma dengan tenang, “ Ohh baby, pipimu semakin lama semakin chubby. Aku tak sabar memamerkanmu kepada Joongie, dia pasti akan histeris melihatmu yang semakin menggemaskan.” Lanjutnya heboh, seraya membayangkan reaksi sahabat baiknya nanti melihat anak gadisnya yang sangat menggemaskan. Dan Kyuhyun semakin menambah kepanjangan dari pout bibirnya mendengar ucapan sang umma.

“ Akan aku adukan kepada appa, bahwa umma tak percaya dengan ucapanku yang bertemu kuda tampan.” Ucapnya dengan nada ancaman yang akan membuat semua orang histeris, karena ke imutannya yang melebihi ambang batas.

“ Adukan saja kepada appa, umma yakin appamu itu pasti tak akan percaya dengan ucapan khayalanmu.” Ujarnya tenang tak terpengaruh dengan ucapan Baby Kyutie.

“ Huwwweeeeeeee umma jahat.” Tangisnya histeris, membuat sang umma tak tega terus-terusan menggoda si Baby Kyutie. “ Uljima baby, mianhae ne. Umma percaya dengan ceritamu baby” ujarnya sarat kecemasan. Bahkan di pipi si gadis chubby itu masih memerah, walaupun tangisnya telah berhenti.

“ Tiga hari lagi kau harus ikut umma ne.” ucap Heechul mengalihkan pembicaraan. Dengan cepat Kyuhyun merespon, “ Kita akan kemana Umma? Shoping di mall ya? Aku ingin sekali membeli pernak-pernik Pikhacu.” Ujarnya dengan mata polos berbinar, seraya menghujani sang umma dengan pertanyaan-pertanyaan polos.

“ Anni-ya, kita akan bertemu dengan sahabat umma. Tapi jika kau ikut, umma akan membelikanmu pernak-pernik Pikhacu keinginanmu.”

“ Umm, aku mau ikut. Tapi umma harus menepati janji ne.” anggukan dari Kyuhyun menandai persetujuan sang ibu, dengan perjanjian pernak-pernik Pikhacu. Dan percakapan itu di akhiri dengan mata berbinar Kyuhyun membayangkan pernak-pernik Pikhacu, disertai seringaian di bibir Heechul yang tak terlihat oleh Kyuhyun. Kau telah masuk ke perangkap Kim Heechul, BabyKyu.

Hyundai Corp (Director Room)

Ruangan mewah milik Direktur Hyundai Corp itu, terlihat sepi tak ada suara yang terdengar. Dan mari kita lihat bahwa kini, di kursi direktur terlihat seorang namja tampan tengah melamunkan segala hal tentang sosok gadis menggemaskan, yang tak sengaja ia temui di halte bus. ‘ Pipinya saja sangat halus dan lembut, apalagi dengan bibir mungilnya yang menggoda.’ Gumamnya dalam hati, ketika mengingat hal nekat yang ia lakukan sebelum masuk ke dalam bus.

Dan ia tak menyadari seseorang telah masuk ke dalam ruangan mewah nan elegan itu. Karena ia lebih focus untuk melamunkan semua tingkah laku sang Gadis mengemaskan, yang belum ia ketahui namanya.

“ Apakah aku perlu mengantarkanmu ke rumah sakit, kawan? Sepertinya kau sedang tak sehat Choi Siwon.” Suara seseorang itu (Donghae) memecahkan keheningan, serta lamunan Direktur Hyundai Corp.

“ Eoh, kapan kau kemari? Kau sungguh tak sopan masuk ke ruangan direktur tanpa permisi terlebih dahulu.” Tanyanya ketika melihat sang sahabat yang juga merangkap sebagai Manajer di perusahaannya itu.

“ Kau saja yang tak menyadari kehadiranku dari belasan menit yang lalu. Dan kau lebih sibuk tersenyum-senyum sendiri seperti pasien yang telah kabur dari RSJ.” balas Donghae dengan sindiran.

“ Aku telah mengetuk pintu itu, lebih dari 10 kali dan tak ada jawaban sama sekali, sobat.” Lanjutnya menunjuk pintu keramat ~uups~ masuk, ketika melihat sang sahabat masih menatap ke arahnya, dengan tatapan curiga.

“ Alasanmu ku terima.” timpal Siwon mendengar penjelasan super panjang dari namja yang duduk di hadapannya. “ Ada perlu apa kau kemari? Waktu ku tidak banyak” ucap sang direktur.

“ Kau bahkan menghabiskanmu waktu dengan melamun, sobat. Aku kemari mengantarkan undangan pernikahanku, dan bawalah pasangan.” ujar Donghae sembari memberikan undangan pernikahan bertuliskan `EunHae` kepada Siwon.

“ Baiklah aku akan datang, sekaligus membawa pasangan.” Ucapnya ketika melihat Donghae akan menyelanya.

“ Aku akan segera keluar, dan jangan melamun terus. Kau semakin terlihat tak waras, sobat. Hahaha ” tawanya mengejek sang Direktur seraya melarikan diri dari ruangan mewah itu, ketika melihat mata Siwon yang menatap tajam.

“ Siapa yang akan ku ajak ke pernikahan pasangan EunHae?” tanyanya entah kepada siapa. “ Coba saja aku tau nama gadis tadi, kenapa tadi aku harus berpura-pura misterius.” Erangnya menyadari kebodohan yang tanpa sadar telah merugikan dirinya sendiri.

Drrrt drrrt

Drrt drrrt

Getaran ponsel menyadarkannya, dari tingkah laku abstrak yang ia lakukan.

Eomma’s Calling

“ Yeoboseo” sapanya pertama kali.

“ Siwonnie, kau tak sibuk kan sayang?”

“ Anni, ada apa umma?”

“ Ehmm, 3 hari lagi kau mau kan menemani umma?”

“ Kemana? Apa mau menjodohkanku lagi?” Tanya Siwon memborondong.

“ Menemui sahabat umma, kau mencurigai umma, teganya.” Ucap sang umma memelas

“ Bukan begitu, bukankah umma selalu menjodohkanku dengan alasan menemani umma.” Siwon mengingat beberapa kali menemani sang umma, dan ujung-ujungnya akan di jodohkan.

“ Kau tak mempercayai umma, huwweee Yunnie. Siwonnie tak mempercayaiku.” Rengeknya manja memanggil sang suami.

“ Baiklah-baiklah, aku akan menemani Umma.” Ucapnya pasrah ketika mendengar rengekan sang Umma.

“ Gomawo Siwonnie, kau anak umma yang paling tampan” ujar sang umma dengan nada riang gembira.

“ Aku memang paling tampan, umma” balas siwon membanggakan diri.

“ Narsis, dasar keturunan Yunnie. Sama-sama narsis.”

“ Bye Siwonnie” lanjut sang umma, mengakhiri pembicaraan.

Percakapan itu di akhiri dengan ke pasrahan seorang Choi Siwon, yang tak kuat mendengar rengekan sang umma.

Dan di lain tempat sang umma tengah menyeringai imut, seraya memandang sahabatnya (Heechul). “ Yes, aku juga berhasil chullie” ungkapnya riang sambil melonjak-lonjak di atas sofa yang ia duduki ~ingat umur Umma~. Tak beda jauh dengan sang sahabat, Heechul juga melakukan hal yang sama. “ Sebentar lagi kita akan menjadi besan. Yeaaay” ujar keduanya berbarengan sambil berpelukan erat. Dan mari kita tinggalkan tingkah hiperbola para umma rempong. Hihihi

Sosok gadis tak kasat mata itu muncul lagi, duduk di anak tangga yang tak jauh dari ruang tamu, tempat para umma rempong meluapkan ke gembiraan. “ Ini memudahkan pekerjaanku, gomawo para umma rempong yang memiliki tingkah ajaib.” Lirihnya tak terdengar oleh siapapun.

.

.

.

.

3 hari kemudian

SkySea Restorant

Suasana manis mendominasi dekorasi restorant unik itu, restorant itu terletak berhadapan dengan sungai han. SkySea Restorant merupakan tempat makan unik, yang di desain menggemaskan sekaligus romantic. Hingga tak heran banyak pasangan yang bertebaran di meja restoran itu.

Di meja no.13, terlihat sepasang anak dan ibu tengah menantikan kedatangan seseorang. Sang anak yang kita kenal dengan nama Cho Kyuhyun, dengan tenang melahap semangkuk besar es krim 4 rasa bertaburan buah-buah segar, yang sangat menggiurkan.

Sebenarnya sedari tadi Kyuhyun merajuk kepada sang umma, karena sahabat Heechul itu tak kunjung datang. Dengan keahlian merayu Heechul serta iming-iming es krim SUPER jumbo, si gadis imut itu akhirnya tak cemberut lagi. Malah kini ia tampak semangat menghabiskan es krim berukuran jumbo, tak menyadari bahwa es krim itu telah mengotori bibir serta dagunya.

Bahkan sang umma sampai geleng-geleng melihat betapa berantakannya Kyuhyun, ketika melahap semangkuk es krim. Tapi ia mengakui dalam hati bahwa, seberantakan apapun sang anak Kyuhyun tetap menggemaskan. ‘ Anak ku sangat menggemaskan’

“ Baby, kau mau strawberry cake?” tawarnya seraya mengelap dagu Kyuhyun dengan tisu.

“ Aku mau umma. Gomawo.” Angguknya imut serta ucapan terima kasih, yang ia tujukan kepada sang umma. “ Ehmm, apa sahabat umma masih lama?” tanyanya berharap.

“ Sebentar lagi ia akan datang, baby” ujar Heechul menjawab pertanyaan kyuhyun.

“ Chullieeeee”

Teriakkan itu membuat Heechul yang terpanggil namanya, menoleh dan mendapat sang sahabat beserta seorang namja tampan di belakangnya. Ia segera berdiri melihat Jaejoong, dan langsung memeluk sang sahabat dengan erat.

Mereka tak menyadari bahwa seseorang yang sedari tadi di belakang Jaejoong, tengah menatap terkejut ke arah Kyuhyun yang masih setia dengan semangkuk es krim. ‘ Gadis imut itu, kenapa berada disini?’ tanyanya dalam hati. ‘ Cantik, kita bertemu kembali.’ Lanjutnya dengan menyeringai.

“ Siwonnie, perkenalkan ini sahabat umma. Namanya Kim Heechul.” Ucapan sang umma membuyarkan tatapan Siwon, yang sedari tadi menatap Kyuhyun.

“ Choi Siwon imnida, senang berkenalan dengan Ahjumma. Ahjumma sangat cantik seperti umma.” Pujinya melihat kecantikan alami yang menguar di wajah Heechul. Heechul dan Jaejoong memang cantik alami, tak ayal anak-anaknya pun mewarisi ke sempurnaan sang ibu.

“ Kau bisa saja Siwon-ah, kau juga tampan dan mapan.” elak Heechul, dan sebenarnya di dalam hati pun ia berteriak senang di puji oleh calon menantu. “ Mari kita duduk, tak sopan berdiri terus banyak orang melihat ke arah kita.” Lanjutnya menyadari tatapan ingin tahu, orang-orang yang berada di sekitar mereka.

Mereka duduk di kursi yang saling berhadapan, posisinya Jaejoong duduk di depan Heechul, dan Siwon duduk berhadapan dengan Kyuhyun yang masih belum menyadari keadaan sekitarnya. Karena focus dengan es krim yang tinggal beberapa sendok lagi akan habis.

“ Chulie ini Kyunie ne, aigo menggemaskan sekali.” Lontaran pertanyaan sekaligus pujian itu, mendapat senyum bangga dari Heechul. Seketika Kyuhyun yang mendapat pujian mendongak, mengalihkan konsentrasinya dari es krim.

Eh?

Ia kaget mendapati sosok yang tiga hari lalu di temuinya, kini tengah menatap memuja kepadanya. Segera ia menarik lengan sang umma, untuk menunjukkan bahwa yang ia lihat kemaren bukan halusinasi. “ Umma, itu kuda tampan yang aku ceritakan kemaren.” Ujarnya menunjuk Siwon yang menatap kaget kepadanya.

‘ Kuda tampan, panggilan yang menggemaskan’

“ Baby, dia itu Choi Siwon anak sahabat umma.” Jelas Heechul yang mengerti arah pembicaraan sang anak.

“ Kita bertemu lagi cantik, Choi Siwon imnida.” Siwon memperkenalkan diri terlebih dahulu, dan tak melepaskan tatapan intens kepada Kyuhyun.

Dan dengan pipi yang bersemu merah Kyuhyun memperkenalkan dirinya dengan berani.

“ Cho Kyuhyun imnida, senang bertemu denganmu lagi, oppa tampan.” Serunya mengingat pertemuan mereka 3 hari yang lalu di halte.

“ Tunggu, apa kalian sudah saling mengenal?” bingung Jaejoong ketika mendengar percakapan di antara WonKyu.

“ Anni, kami hanya saling mengobrol, dan belum mengetahui nama masing-masing.” jelas Siwon, ‘ dan aku langsung jatuh cinta kepada Kyuhyun’ lanjutnya dalam hati.

“ Ne ahjumma, kami tidak bohong.” Penjelasan polos Kyuhyun memudarkan keraguan di wajah Jaejoong. “ Baiklah, umma percaya dengan kalian.” ujar jaejoong melihat ke arah Kyuhyun, yang kini bertingkah menggemaskan dengan kedua pipi yang mengembung.

Di karenakan Siwon menggoda Kyuhyun dengan kedipan mata yang genit, itu membuat pipi Kyuhyun memerah malu.

Percakapan itu di lanjutkan dengan cerita Heechul, yang menceritakan rengekan manja yang Kyuhyun lontarkan. Ketika sang umma tak mempercayai ceritanya, dan juga ketika Heechul menjanjikan pernak-pernik Pikhacu untuk Kyuhyun yang sedang ngambek. Di tanggapi Jaejoong dengan tawa dan senyuman menyeringai dari Siwon. Karena itu juga Kyuhyun tengah memegangi kedua pipinya yang memerah. ‘ Umma membongkar rahasia ku.’ Ucapnya dalam hati.

Dimeja no.9 tak jauh dengan meja WonKyu, kita akan melihat lagi sosok gadisb tak kasat mata bergaun biru. Ia sibuk memperhatikan ke akraban yang terjadi di antara calon besan, seraya menjilati sebatang permen lollipop yang tadi ia rebut dari seorang anak kecil.

Malaikat yang jahil eoh?

“ Di lihat sekilas saja, menandakan bahwa mereka saling jatuh cinta. Hihihi” ungkapnya.

“ Waktunya aku untuk mengikat benang merah di antara mereka.” Lanjutnya seraya menghembuskan asap berwarna merah muda ke arah WonKyu, dan tak ada siapapun yang bisa melihat asap tersebut.

Wussssssh

Deg

Deg

Deg

Jantung keduanya (WonKyu) berdetak dengan cepat, dan seketika senyum merekah bertengger di bibir keduanya. Mata mereka saling bertatapan, se’olah-olah mereka mengatakan. ‘ I Love You’

“ Selesai, aku yakin perjodohan itu akan di setujui oleh keduanya.” Ucap sang gadis misterius sambil melanjutkan menjilati permen lollipop, yang baru ia tahu namanya.

.

.

.

“ Siwonnie, sebenarnya umma mengajakmu kesini, untuk membicarakan perjodohanmu dengan Kyuhyun.” Jaejoong mengungkapkan tujuannya, “ Kau tak marah kan wonnie, umma harap kau mau menerima perjodohan ini.” Lanjutnya berharap.

“ Dan itu juga yang sebenarnya umma ingin bicarakan denganmu, baby. Appa juga sudah setuju dengan perjodohan ini, tinggal kalian saja. Mau menerimanya atau tidak? Umma harap kalian menyetujuinya.” Heechul menambahi sekaligus menanyakan persetujuan mereka.

Walau bagaimanapun persetujuan dari keduanya lebih penting, karena yang menjalani nantinya adalah WonKyu.

“ Aku menyetujuinya umma.” Jawab keduanya kompak, menghilangkan rasa was-was di hati para umma rempong.

“ Aku telah Jatuh Cinta kepada Kyuhyun, di pertemuan kami yang pertama. Bahkan aku sempat frustasi, karena dengan bodohnya tidak menanyakan nama Kyuhyun” jelas Siwon.

“ Karena dengan sok-sok’an misterius, oppa tidak memberitahukan namanya.” Kyuhyun melanjutkan.

“ Hahaha, kalian membuat umma terharu.” Tawa Heechul seraya mengeluarkan air mata.

“ Akhirnya kita menjadi besan” ujar Jaejoong seraya beranjak memeluk Heechul, mereka menangis bersama.

“ Oppa, kita juga harus berpelukan.” Ucapan polos Kyuhyun, membuat Siwon tersenyum.

“ Jja, baby Kyunnie ku sayang. Kita berpelukan.” Siwon segera menghampiri Kyuhyun dan memeluknya dengan erat. Para umma rempong melihat ke arah mereka dan tersenyum bahagia.

“ Fuh fuh fuh fuh, tugas ku berhasil. Yeaaay” dan sang malaikat Pengikat Takdir tengah berbahagia dengan keberhasilannya.

Haruskah fanfiction ini berakhir di sini, sebenarnya aku tak menginginkan itu. Karena kalian sepertinya masih penasaran, maka aku akan ceritakan secuil kisah tentang mereka. #PedeBangetLuThor

3 bulan kemudian

 

Siwon Apartement

Matahari telah menyising tinggi, jam weker yang berada di atas nakas yang tadi terus berbunyi. Kini telah mati mengenaskan di pojok lemari. Jangan tanya kenapa? Karena sang pelaku, masih setia bergelayut dalam alam mimpi. Bahkan namja tampan pemilik kamar mewah itu, masih bergelut dengan selimut di atas ranjang.

Ckleeck…..

Hingga terdengar suara pintu, menghantarkan seorang yeoja imut nan menggemaskan mengalunkan suara sepatu high heels yang membalut kaki indah dan seksinya.

“ Ini sudah siang, dan Wonnie ku yang seperti kuda itu, belum bangun juga. Dasar pemalas” ujarnya kesal kepada namja yang satu bulan yang lalu, telah resmi berstatus sebagai tunangan Kyuhyun. Si gadis cantik dan imut.

Kyuhyun di tepi ranjang berdekatan dengan posisi Siwon, yang tidur terlentang.

“ Wonnie, Wonnie, Wonnieeeeee” dengan iseng Kyuhyun menusuk-nusuk pipi berdimple milik Siwon. Membuat sang pemilik pipi melenguh lirih.

“ Enngghh”

Siwon membuka matanya sebentar, dan melihat kekasih imutnya tengah duduk menghadap kepadanya. “ Baby, kapan kau datang?” tanya Siwon dengan nada yang mengisyaratkan nyawanya belum terkumpul sepenuhnya.

“ Dari tadi aku sudah di sini, bahkan aku sudah menyiapkan sarapan untukmu, oppa. Wonnie bangunlah, kau sudah berjanji untuk berkencan denganku.” jawab Kyuhyun dengan rengekan manja, berusaha membuat sang kekasih tercinta bangun.

“ Kau harus mencium ku dulu, baby. Maka aku akan segera bangun.” Ucapnya membalas rengekan sang kekasih.

Chuup

“ Aku sudah mencium mu, jja bangunlah.” ucap Kyuhyun setelah selesai mengecup pipi Siwon.

“ Bukan di situ sayang, tapi disini” dan sebelum Kyuhyun menyela, Siwon telah menarik Kyuhyun di pangkuannya. Mencium dengan lembut bibir Kyuhyun, dan dengan pasrah Kyuhyun mengalungkan kedua lengannya di leher sang kekasih.

“ Emmmh Wonniee” lenguh Kyuhyun menggema di dalam kamar super mewah itu.

 

SKIP

 

 

 

Mansion Cho, At Kyuhyun Room

 

“ Kenapa hari ini Wonnie susah sekali di hubungi? Apa dia sangat sibuk, hingga ia tak membalas sama sekali pesanku.” Tanyanya beruntun .

“ Padahal kemaren aku baru bertemu dengannya, dan sekarang aku sangat merindukannya. Huwwweeee” ujar Kyuhyun seraya menggigiti boneka pikhacu yang seminggu lalu, di belikan oleh kekasihnya.

Drrt drrt

Getaran di ponsel Kyuhyun menandakan ada sms masuk. Dengan sigap Kyuhyun langsung membukanya, berharap sang kekasih membalas berpuluh-puluh pesan yang ia kirim.

From : Wonnie Horse

Baby, datanglah ke SkySea Restorant. Dan dandanlah yang cantik. Aku akan menyuruh sopir untuk menjemputmu jam 7 nanti. Salam rindu.

Dengan hati yang berbunga-bunga Kyuhyun membalasnya.

To : Wonnie Horse

Ne, aku akan datang, Wonnie. Miss You too.

At Night, in SkySea Restorant

Restoran unik itu, kini telah bernuansa romantis. Dengan hiasan biru dan pink mewarnai setiap sudut ruangan. Lengkap dengan alunan musik romantis, menambah kesan romantis ketika kita memasuki restoran tersebut.

Kling

Suara bel di pintu masuk itu, menampakan sosok gadis cantik bergaun putih di atas paha, dengan hiasan pita-pita kecil di sekitar pinggang. Gaun itu membuat sang pemilik bertambah mempesona. Kyuhyun sosok gadis cantik itu, melangkah dengan anggun ke arah seorang namja yang menunggunya sedari tadi.

“ Wonnie” panggilnya mendekati sang kekasih.

“ Duduklah, baby.” Siwon segera beranjak mengetahui sang kekasih, dan menarikkan kursi agar Kyuhyun duduk.

“ Kau memesan apa sayang?”

“ Orange jus, Wonnie.” Siwon segera memanggil pelayan dan mengatakan pesanannya.

“ Wonnie, ingin membicarakan apa denganku?” tanya Kyuhyun seraya menatap penasaran sang kekasih.

“ Ekheem, aku tak akan basa-basi lagi, sayang. Sebenarnya aku ingin putus denganmu, agar aku bisa melanjutkan masa depanku.” Ucapan sang kekasih membuat mata Kyuhyun mengeluarkan air mata.

“ Wonnie, kau tega melakukan itu kepadaku? Hiks hiks kau bilang mencintaiku, tapi….” Sambil terisak sedih, Kyuhyun menatap kecewa kepada sang kekasih atau bisa di bilang calon (mantan kekasih)

“ Baby, kau salah paham. Bukan itu maksud oppa.” Siwon tersenyum memperhatikan ke arah Kyuhyun, yang salah paham dengan ucapannya.

“ Bahkan, oppa sekarang bisa tersenyum setelah mengatakan putus denganku.” Ucap Kyuhyun mengembungkan pipi.

“ Kau tau, kita harus putus dulu untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya.” jelas Siwon menatap Kyuhyun, yang bingung dengan ucapannya.

“ Mungkin ini tak terdengar romantis untukmu, ketika pertama kali bertemu denganmu aku sangat yakin bahwa kau adalah takdirku. Dan pertemuan kita berikutnya, aku berjanji kepada diriku sendiri bahwa aku tak akan melepasmu selamanya. Baby, will you marry me?” lanjutnya seraya mengucapkan hal yang selama ini ia belum tersampaikan.

Kyuhyun tentu sangat bahagia, dengan apa yang terjadi. Bahkan, tangisannya makin deras mendengar ucapan Siwon.

“ Terima, terima” restoran yang sebelumnya hening itu menjadi riuh terdengar beberapa orang menyerukan suara itu.

Dan akhirnya anggukan dari Kyuhyun menjawab semuanya.

“ Gomawo, baby” ucap Siwon seraya mencium bibir Kyuhyun dan memeluknya erat.

“ Ehhmm oppa, kenapa kau sangat yakin aku memerima lamaranmu? Kau bahkan telah membuat ku menangis, bagaimana jika aku pergi.” tanya Kyuhyun penasaran, setelah mereka duduk di tempat masing-masing.

Dengan tenang Siwon menjawab, “ Karena, Sepandai-pandainya kau melompat, akhirnya akan jatuh dihatiku juga sayang. ”

“ Uhhh gombaalll” dan keromantisan itu di akhiri dengan kerucutan di bibir Kyuhyun.

3 hari sebelumnya

 Siwon tengah mondar-mandir memikirkan cara untuk melamar Kyuhyun. Karena kesibukkannya itu, ia tak menyadari sosok gadis tak kasat mata duduk di atas sofa.

“ Mau lamaran kok malah mondar-mandir, cari ide dong. Karena aku malaikat baik hati, maka aku akan beritahu.” Ucap sosok itu, seraya menyalakan TV menampilkan sepasang kekasih.

Seketika itu, Siwon menoleh ke arah TV berukuran 42 inch. “ Akhirnya, aku mendapatkan ide.” Ujarnya mengambil mantel dan lari keluar apartement.

“ Misi telah selesai, mumpung tak ada yang punya rumah, mari makan sepuasnya.” Sosok itu berdiri berjalan ke arah dapur, dan sebelum ia berjalan jauh, sebuah kalimat yang ia ucapkan.

Nantikanlah diriku, sebagai malaikat pengikat takdir Cintamu.’

END

Gomawo buat admin yang mempublish ff pertamaku ini, dan maaf jika tulisanku ini masih berantakan. Salam kenal SeulNa imnida (^_^)

Advertisements

16 thoughts on “[Gift From WKC Friends] The Binder Destiny

  1. gomawo All udh mau coment, mianhae baru bisa balas…..
    ini ff pertama aku,maaf jika bahasanya masih berantakan 🙂

    Ok kalo ada yang mau ikut Eksis di FF, silahkan kunjungi apotek terdekat hehehe #bercanda

  2. Manissssss~
    duhh babykyu umurnya berapa sih.. Berasa kek siwon mau nikahin anak kecil masa
    manjanya kebangetan lol 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s