Posted in Uncategorized

Mungkin ku Jatuh Cinta ?

Mungkin Ku Jatuh Cinta? – Oneshoot

Autor : Cat meonks

Cats : Cho Kyuhyun Choi siwon dll

BL,Yaoi, Mpreg

Warning : typo berserakan dan bahasa kurang jelas,

cerita gaje namun asli hasil karya sendiri

Berikan cinta kalian dengan komentar

ttp bila ada salah kata atau bagimana jangan salahkan penulis ya???? SALAHKAN JARIKU YANG NAKAL nulis kok gak aturan… ^_^

.

.

.

.

.

Seorang pria beraparas tampan menatap hirup pikuk kota di balkon apatermen dengan di temani secangkir kopi hangat kegemarannya. Kedua lesung pipi itu menghiasi wajah tampan bak pangeran Yunani.

CEKLEEKK!!!

Seorang membuka pintu dengan pelan. Sang pemilik manik hitam kelam itu melirik tajam.

” Kau sudah siap?’ tanya wanita cantik itu dengan hati-hati.

Pemuda tampan itu membalik tubuhnya, ” Bisa kau tunda acara ini…Aku sedikit lelah…” jawabnya dengan santai.

” Yah!!! Apa kau gila? Jangan mulai lagi dengan sifat kekanak-kanakanmu choi Siwon. Lima menit lagi aku tunggu di luar.” ucapnya dengan tegas lalu menaruh baju ganti artis papan atas itu di sofa lalu…

BLUM1!!!

Pintu tertutup dengan kasarnya. Ini bukan pertama kali pria yang sedang baik daun ini meminta membatalkan janjinya. Choi Siwon penyanyi dan pemain film yang sedang di gandrungi banyak remaja. Untuk meraih semua ini tak semudah yang di pikirkan. Banyak waktu yang terkorbankan hanya untuk terlihat lebih bersinar dari bintang yang lain. Melelahkan, namun itulah resikonya.

Empat tahun yang lalu tepat tanggal 31 Maret harusnya menjadi hari paling bersejarah untuk pria yang sudah pantas menikah ini. Namun sayang Yonna memutuskan mengakhiri hubungan mereka. Tak kuat dengan sikap siwonest.

~ooOoo ~

.

.

.

.

Di bawah derasnya hujan seseorang merenung dengan keputusa asaanya. Bagaimana tidak gadis yang dia kencani tak pernah ada yang menganggap dia itu pria. Melakukan kencan buta kembali dan hasilnya sad. Ini sudah ketiga kali dalam satu bulan ini dia melakukan kencan buta. Orang tua Pria manis itu sudah hampir putus asa. Sebenarnya pria ini juga ingin menjalani hidup dengan pasangannya namun takdir berkata lain.

” Ya Tuhan!!! Kapan cinta itu datang padaku…’ gumamanya. Dia tidak tahu dimana letak kekuranganya, Tapi kenapa semua wanita menatapnya sinis sedangkan pria menatapnya dengan tatapan ” Aku Ingin Memakanmu’.

” KRUCUKK!!!”

Pada akhirnya pria cantik itu pun kalah dengan cacing di perutnya dan berlari menerjang hujan. Dia buru-buru masuk ke dalam restoran dengan tubuh sedikit basah. Dia mengacak-acak rambutnya agar sedikit kering lalu berjalan mencari meja kosong. Dan…

‘BRUUKK!!!’

Cho Kyuhyun pria bertubuh gempal itu menabrak seseorang dan ” Ooops…” rambut coklat itu menyangkut di kemeja seseorang. ” Auww!!! Mianhae…’ ucap Kyu dengan penuh menyesal.

” Siwon… bisakah kau cepat sedikit.” seseorang memanggilnya dari jauh.

Pemuda berlesung pipi itu menghela nafas, ” Bisakah aku lebih cepat tuan.” tersirat nada kesal. Dia benar-benar di buru waktu.

” Baik-baik saya sedang melakukannya.” jawab Kyuhyun yang terus berusaha mengurau rambutnya satu persatu.

” Kau tak pernah bersisir tuan.”

” YAH!!! Aww…” Kyuhyun hendak melancarkan umpatan namun dia lupa bila rambutnya masih tersangkut.

” Bila kau tak bisa melapasnya. Tak ada salahnya kita mencoba cara cepat.” Kyuhyun terdiam, ” Chang… pinjamkan gunting…” Siwon berteriak dengan keras membuat semua pengunjung restoran bahkan pelayan yang terkagum-kagum terdiam.

Changmin pun berlari dari meja kasir. Dia mendapatkan gunting itu lalu menyerahkan pada Siwon.

” Yah!!! Yah!!! Apa kau gila…?” teriak Kyu memberontak. Namun…

KREK!!!

Rambut coklat itu berhamburan di lantai. Lelehan caramel itu membulat tak percaya. Dia mengepalkan tanganya dan …

” PLAAKKKSS!!!!”

Siwon tak percaya dengan apa yang di lakukan oleh pria manis itu. Semua sontak mengabadikan moment manis itu.

” Dasar kau kuda pabbo.” Kyuhyun pun berlari keluar restoran itu. Sedangkan Siwon hanya memengang pipinya dengan tak peracaya.

” Aiissh!!!” Changmin menutupi wajah Siwon dengan jaket yang dia punya lalu menarik Siwon pergi dari gerumbulan orang-orang yang sedang mengabadikan moment itu.

Kyuhyun menghentikan larinya memutar tubuhnya untuk sekedar berpikir. Rasanya dia tak asing dengan wajah itu. Bahkan semua tercengo ketika Kyuhyun melayangkan tamparan. ” Oh..My God.. Dia…!!!”

~ooOoo~

.

.

.

.

.

.

” Sendiri dapat ku jalani. Semangat!!!” beberapa hari mengalami keterpurukan kini pria cantik itu mulai menjani hidupnya seperti biasa. Kini langkah kakinya mampu melangkah tegap menatap dunia nyata yang memang terkadang tak sesuai dengan harapannya.

Berdiri menatap lalu lalang bus yang melintasinya. Namun bus yang di harapkankan tak kunjung terlihat. Dia menyesali kenapa tak mengunakan mobil saja. Dengan malas dua melangkah pasti ke arah bus yang sudah lama dia nantikan. Dia menatap ke luar jendela karna matanya sedikit memanas memperhatikan sekitarnya. Entah kenapa Tuhan tak begitu adil pada hari ini. Semua terlihat berpasangan dan hanya dia yang… sendiri.

” Morning nunna…” seorang anak sekolah menengah ke atas duduk disampingnya melontarkan senyuman.

“TUKSS!!!

” Aww… Nunna…’ rintih pemuda tampan itu dengan mengusap kepalanya.

” Yah!!! Kau panggil aku apa? Nunna? Aiisshhh kau tak lihat aku namja. Sudah berulang kali panggil aku hyung!!!’ Kyuhyun tak percaya dengan anak bau kencur itu memanggilnya dengan Nunna lagi…

Pemuda itu terkekeh, ” Aku kira kau adalah wanita tomboy Hyung… mianhae…” ledek Minho.

Kyuhyun menarik nafas dalam, berusaha menyabarkan dirinya senidiri. Dia tak ingin seperti ahjushi-ahjushi tua yang kesepian yang melontarkan kemarahanya pada anak bau kencur. Dia tak ingin bertambah tua. Minho ya Choi Minho melirik heran tak biasanya pria cantik ini diam tak mengumpatnya habis-habisan. Pria cantik itu tersenyum senang ketika melihat gedung yang dia tuju Kyuhyun segera turun dengan buru-buru. Minho pun tersenyum dan mengikuti langkahnya. Tak biasakan sekali saja pria itu tak membuntutinya.

” Apa yang kamu lakukan? Kau kurang kerjaan? Kenapa tak sekolah saja?’ Kyu sudah bosan di buntuti pria tampan ini selama dua bulan ini.

Minho hanya tersenyum lalu berjalan melintasinya. ” Aiisshh!!!” kesalnya. Kaki berjalan memasuki gedung tempatnya berkerja.

” Kyu…kemana saja kau!!!” Kibum menarik teman baiknya itu, ” Mereka sudah menunggumu sejak tadi.”

” Mianhae…” Kyu hanya tersenyum kecut lalu berjalan menuju gerumbulan. ” Mianhae…saya terlambat…” Kyu membungkukkan badan lalu menatap pelanggan itu.

” Kau/Kau” suara itu sempat menjadi hening ketika kedua pria itu saling menunjuk.

” Kenapa harus dia?” Siwon menatap Changmin. ” Apa sudah Korea sudah kehabisan stok disainer berbakat. Hello bahkan dia tak pernah menyisir rambutnya.”

” Mworago? Coba kau ulangai perkataanmu? Mi Cheo sseo?’ teriak Kyuhyun tak terima.

” Wae? Kau memang pria jorok yang tak pernah menyisir rambutmu. Dan pria macam kau begitu menggelikan bila mendesain baju untuk konser pertamaku. Oh..ini sungguh gila…”

” Yah!! Aku juga tak perlu artis baru sepertimu mengenakan bajuku. Oh Ya Tuhan…bagaimana kau bisa menciptakan manusia aneh ini. ” balasnya tak kalah sengil.

Siwon mendorong kursinya dengan kuat lalu menatap dengan tatapan menyalang. Kyuhyun berkaca pinggang seolah tak takut dengan tatapan membunuh.

” Aku tak akan menggunakan rancanganya.” Siwon menatap Changmin dengan tatapan kesal. Changmin mengigit bibirnya memohon agar kali ini dia tak membuat ulah.

” Yah!! Itu bagus…jadi pergilah!!! Saya muak dengan Anda?” jawab Kyuhyun.

Changmin dan Kibum hanya mengelangkan kepala. Bagaimana keras kepalanya mereka? Siwon pun sontak berjalan keluar tempat itu.

” Yah!!! Yah!!! Bagaimana saya bisa mendapatakan pelanggan gila seperti dia?” umpatnya Kyu tak jelas. ” Kau tahu dia seenaknya memotong rambut orang tanpa permisi lebih dahulu…” kali ini dia menatap teman baiknya sekaligus rekan kerjanya.

” Kyu, bagaimana kau lakukan itu? Kau ingin kita bangrut. Aku susah payah membujuk Changmin untuk mengunakan desainmu.” Kibum menundukan kepala.

” Aku bisa mendapatkan pelanggan yang lebih baik darinya…” jawan Kyuhyun angkuh.

” Kau tahu bukan…bagaimana desain Heachul nunna,,, dia lebih terkenal. Setidaknya dengan bantuan Choi Siwon kita bisa di kenal di kalangan artis. ” Kyu hanya diam, ” Kita dalam masa sulit… setidaknya ini bisa menjadi sumber keungan kita… aku tak mau harus kembali menjadi penjaga toko baju lagi…huwaa… sedangkan kau bisa saja berkerja dimana kau mau… sedangkan aku….”

Kyu menatap temanya dengan malas, ” Aku akan mengejarnya, nunna…”

” Mengejar siapa?”

” Mengejar artis sombong itu…” Kyu pun menghentakan kakinya sebelum berlari keluar.

.

.

.

.

Beruntunglah pemuda angkuh itu masih berdiri dan berdebat dengan temannya. Kyuhyun berjalan mendekat.

” Siwon… bagaimana pun kau menyukai desain baju yang mereka contohkan… dan ini sudah akan mendekati final. Bersabarlah!!! dan lupakan masa lalu itu…” Changmin tak kalah emosi dengan artis satu ini.

” Mana mungkin aku bisa bersabar dan melupakannya? Dia menamparku di depan umum. Bagiaman dunia masa mengolok-olokku. Ahh… memuakan.” Siwon menatap tajam.

” Aku tahu.. aku tahu… tapi apa kamu tak ingin terlihat berbeda di konser pertama yang kau buat Choi Siwon…”

” Chang, apa yang kamu pikirkan hanya karirku, pernah kau pikirkan tentang aku. Apa selamanya aku terus mengobarkan perasaanku.” kali ini Siwon melontarkan tatapan yang sulit di artikan.Namun Siwon memutuskan untuk pergi meninggalkan tempat itu.

” Siwon-sii…” Siwon yang baru beberapa langkah akan memasuki audi hitamnya membalik badan dengan tatapan tajam. ” Bisakah kita bicara?”

.

.

.

.

Kyuhyun mengulurkan segelas kopi pada Siwon dengan kepala menunduk. Dia harus.. sabar.

” Kau ingin bicara apa?” Kyuhyun menundukan kepala dan Siwon hanya menatapnya dengan pandangan mematikan.

” Mianhae…Jeongmal mianhae…”

” Apa dengan meminta maaf semua sudah selesai tuan? Kau pikir bagaimana malunya aku ketika semua paparasi mengumpatku…” sentak Siwon.

” Aku tahu..tapi…”

” Lalu kenapa kau disini…” Siwon membuang gelas kopi yang dia belum minum sekalipun.

Kyuhyun tak percaya dengan apa yang dia lihat. Namun dia hanya bisa mengigit bibirnya sebagai meredam amarahnya. Siwon yang mulai bosan dengan keheningan ini sontak melangkahkan kakinya.

” Tetaplah memakai rancanganku…”

” MWO?” Siwon memutar tubuhnya menatap Kyuhyun.

” Ku mohon…”

” Tidak.”

” Oke..terserah!!! Kalau bukan karna Kibum yang memintaku..aku juga tak akan lakukan ini. Menurutmu kau ini atris terkenal. Hahaha…dalam mimpimu Tuan muda Choi… Bahkan Jung Yunho seribu kali lipat lebih tampan dan berbakat. Sedangkan kau? Hanya modal tampang saja.”

” Mwogaro? Kau membandingkan aku dengan artis kelas teri itu. Dia tak selevel denganku…”

” Iya memang kalian tak selevel. Karna dia lebih baik darimu.” tungkasnya.

” Huwa… kau ini ya…” Siwon tertawa dengan dingin lalu mengangkat tangannya.

Kyu sudah menghindar tapi tangan itu di tahan, ” Mi Cheo sseo? Bagiamana bila ada wartawan lagi?” Changmin menatap tajam dengan nafas yang terengah. Terlambat sedikit ini bisa menjadi bencana.

” SiiTtt!!!! Sumpah aku…ArrgHH!!!!” Siwon melepas paksa tangan Changmin lalu pergi meninggalkan tempat itu.

Changmin bernafas lega, ” Tenang saja Tuan Cho kami tetap akan mengunakan rancanganmu.” ucap Changmin dengan lembut.

Kyu menudukkan kepala, ” Terima kasih. Kami akan berkerja dengan maksimal.” jawabnya.

Changmin melontarkan senyumnya, ” Baik. Saya permisi dulu…” Kyu hanya mengangguk kepala. Akhirnya dia bisa bernafas lega.

~ooOoo~

.

.

.

.

.

Siwon mengulingkan tubuhnya ke kanan dan ke kini. Tiba-tiba perutnya terasa sakit. Ada yang tiba-tiba menusuk dalam tubuhnya dengan kuat. Membuatnya menekan perutnya untuk meredam rasa nyerinya. Keringat dingin mulai bercucuran deras. Sendiri hanya mampu mengerang kesakitan. Tak lama ada seorang masuk. Dia memang sudah menghubungi manajernya.

” Siwon kau tak apa?” teriaknya masih di luar pintu. Changmin membulatkan matanya melihat Siwon tergeletak mengenaskan di bawah ranjang dengan wajah yang pucat dan peluh yang bercucuran deras. Tak lama suara sirene meluncur ke arah apatermen Siwon. Semua orang melihat dan mengabadikan moment itu bahkan ada yang berteriak histeris.

~ooOoo~

.

.

.

.

.

” Hai, nunna…” sapa Minho dengan senyuman mautnya.

Kyuhyun menatap sekilas dengan wajah lelahnya. SEtiap pagi pemuda ingusan ini selalu saja membuatnya marah. Hampir semua penumpang menahan tawa karna kekonyolannya. Dia seperti mempermalukan dirinya sendiri.

” Anak ingusan.” Minho menoleh, ” Bagaimana bila aku sarankan kau meminta kendaraan pada kedua orang tuamu daripada kau setiap hari membuat dosa dengan mengoda orang yang lebih tua darimu.” lirihnya dengan suara yang penuh penekanan.

Minho tertawa kecil, Hai, nunna aku dengar bila rancangamu akan di pakai artis ternama Choi Siwon.”

Kyu hanya tersenyum sinis, ” Eh..bagaimana kau tahu? Apa kau seorang spikopat? Hmm lebih tempatnya penguntit.” cercanya/

” Aku bukan spikopat atau penguntit. Karna aku hanya seorang malaikat yang memberikan contoh rancangan bajumu yang tertinggal di bus kepadanya.” lelehan karamel itu membulat sempurna, ” Hai…lihat kita sudah sampai…” Kyuhyun menoleh ke arah jendela namun ternyata pemuda ingusan itu mengerjaninya. Tapi ketika dia akan mengumpatnya pemuda tampan itu sudah hendak turun dan melambaikan tangan.

” Aisshhh bocah itu.” gumamanya sendiri.

~ooOoo~

.

.

.

.

.

Terlihat banyak wartawan yang terlihat bergerumbul dimana Siwon di rawat. Sudah hampir sepuluh hari pemuda tampan itu terkapar di ranjang putih berukuran kecil itu.

” Bagaimana ke adaanmu?” tanya Changmin yang baru aja datang membawakan buah. ” Siwon…’ suara itu sedikit meninggi ketika tak ada jawaban.

” Benar yang aku dengar kau akan menikah?” Siwon menatap sayut.

” Siwon… ayolah!!!”

” Sudahlah. Pergi!!! Aku ingin istirahat.” pemuda itu membungkungi gadis itu.

Changmin hanya mampu tertunduk meninggalkan kamar 1310 itu. Siwon terdiam menyandarkan tubuhnya di punggung ranjang ketika Changmin terlihat sudah pergi. Menghela nafas berat merasakan pahitnya kisah hidupnya. Miris!!!

CEKLEKK!!!

” SUDAH AKU BILANG AKU BUTUH ISTIRAHAT…” sentak Siwon tanpa melihat yang datang.

” Maaf tapi aku benar-benar butuh ukuran tubuhmu…” Siwon sontak melihat ke arah pintu dan membulatkan manik hitamnya.

” Untuk apa kau kemari?” ketusnya.

Kyu hanya menarik nafas dalam lalu tersenyum menaruh buah itu di sisi ranjang. ” Tentu saja meminta ukuran tubuhmu tuan muda. Kau ingin bajumu lekas selesai bukan. Jadi izinkan aku mengukurnya.”

” Kau tak lihat aku sedang sakit. Lalu bagaimana perasaanmu?”

Kyu kembali memaksakan tersenyum, ” Saya tahu tuan muda tapi saya mohon kerja samanya. Ini tak akan lama tuan… jadi percayalah!!! Jangan mempersulit saja. Oke.”

” Siapa yang mempersulitmu?”

” APA NAMANYA BILA BUKAN MEMPERSULIT? BILA KAU MENOLAK AKU UNTUK MENGUKUR TUBUHMU SECARA INI TAK MEMPERLUKAN WAKTU SATU ABAD TUAN CHOI SIWON.” hilang sudah kesabaran pria cantik ini.

Namun entah kenapa wajah marah Kyu membuat Siwon tertawa, ” Pelankan suaramu…kau tak ingin di usir dari kamarku bukan.” Kyu memplout bibirnya, ” Baiklah!!! Lakukan dengan cepat.” Kyu cukup terkejut dengan apa yang dia dengar. Siwon mentujuinya. Berlahan pemuda berlesung pipi itu turun dari ranjangnya. Dia menahan sakit di perutnya. ” Hai… jadi atau tidak?” Kyu kembali ke alam sadarnya dan mengagguk lalu mengambil keras dan pengukurnya.

DEG!!! DEG!!! DEG!!!…

Tiba-tiba jantungnya berdetak tak karuan ketika pria cantik itu mulai menyentuh tubuhnya. Siwon memperhatikan setiap detail wajah pucat cantik itu. Dia tersenyum kecil.

” Mianhae…bisakah aku mengukur sendiri di bagian…” Kyu tersenyum kikuk seperti remaja. Pipinya memerah ketika jarinya menunjuk bagian selakangan pria tampan itu. Siwon melihat ke bawah dan menatap Kyuhyun yang tersenyum kikuk, ” Tak apa?”

Siwon menggaruk tengkuknya lalu dengan gagap dia mengambil dan mengukurnya sendiri. “Begini?”

” Huh?” Kyu seperti pria mesum menatap tampa berkedip.

” HAI…”

” Ah..iya..iya…” Kyu menunduk malu dengan mengigit bibirnya. Ini pertama kali dia malu… padahal dia adalah seorang perancang tak tahunya berpikir yang macan-macam. ” ahh…terima kasih…untuk kerja samanya.” Kyu buru-buru membereskan peralatannya. Siwon masih memperhatikannya. Kyu menundukan wajahnya namun Siwon tetap menatapnya hingga dia menghilang dari balik pintu.

” Ada apa denganku? Ya Tuhan!!! Mungkin karna terlalu lama menyendiri aku menjadi sedikit gila mengkatakan dia cantik… ahh dia pria cantik dan harum yang pernah aku temui…YAH!! CHOI SIWON SADAR!!! DIA PRIA MANIS YANG MENYEBALKAN!!” gumamnya sendiri sambil menundukan diri di ranjang.

Tak lama pria berlesung pipi itu bermain dengan imajinasinya terdengar suara pintu terbuka.

” Siwon…apa Kyuhyun sudah datang?”

” Chang apa aku masih terlihat norma?”

Changmin terlihat shock dengan pernyataan artisnya itu. “Kau kenapa?”

” Apa aku ini gila?” Kali ini Siwon menatap tajam lalu merebahkan tubuhnya menatap langit-langit rumah sakit. Changmin pun hnaya tersenyum kikuk. Mungkin setelah dia memperikasakan ke adaan perutnya dia juga harus memperiksakan kejiwaan artisnya.

~ooOoo~

.

.

.

.

.

.

Seminggu sudah Siwon mulai gila dengan pikirannya. bagaimana seorang pria tulen seperti Siwon menyukai pria manis itu. Bahkan sampai saat ini dia masih merasakan belaaan dan aroma tubuh pria manis itu. Dia mengacak rambutnya dengan kasar. Ini lebih gila dari ketika Yonna memutuskan mengakhiri hubungan mereka. Sudah empat tahun lebih dia menjadi pria dingin namun kali ini dada lebih bergetar bahkan melebihi ketika dia melihat Yeoja.

” Aku rasa aku memang perlu ke spikolog?”

” Itu benar…” suara familiar itu membuat Siwon sontak membalikan tubuhnya. ” Itu lebih baik. Jangan terlalu menyusahkan Changmin…”

” Kenapa kau disini?” sinisnya.

” Menjenguk sodaraku yang sakit. Apa itu kejahatan?”

Siwon hanya menghela nafas lalu berlari meninggalkan pemuda itu. Yunho tersenyum lalu berlari mengimbangi pria itu.

” Bisakah kita berdamai?”

” Kita tidak di jaman perang.”

Yunho tersenyum, ” Demi Changmin…kita berdamai saja.”

” Lepar saja bendera putih.” Siwon kembali berjalan dan mengambil handuk untuk membersihkan sisa peluhnya.

” Ku mohon… aku tak ingin kekasihku sakit dan menangis sepanjang malam. Berdamailah!!! Aku akan melakukan apa pun yang kau mau.”

” Aku tak butuh.” sinisnya.

” OMO..OMO..KAU..JUNG YUNHO…” pekik Kyuhyun membuat dua orang itu terkejut karna teriakannya. Siwon tak percaya dengan apa yang dia lihat? Senyuman itu membuat dada bergetar padahal itu bukan terlontar untuknya. Siwon segera menarik Yunho menjauh namun pria manis itu masih terpaku menatapnya.

.

.

.

.

Sesampainya di apatermen Siwon, Kyu tak berhenti tersenyum gila.

” Untuk apa kau kemari?” Kyu tak menjawab dia masih asik memperhatikan wajah Yunho, ” CHO KYUHYUN…”

” Yah!!! Jangan berteriak di depanku bodoh!!!” sentak Kyuhyun. Siwon menatapnya tajam, ” Kau coba semua baju ini…” Kyu mengulurkan tas hitam besar itu kepada Siwon.

Siwon mengerutkan keningnya dan menatap sinis ke arah pria manis itu.

” BRUKKKSS!!!”

Siwon membuang semua baju itu. ” Semua buruk jadi segera perbaiki.”

” Bahkan kau belum mencobanya?”

” Aku tak perduli.” Siwon segera mengambil kantung tas hitam itu dan menarik Kyuhyun keluar dari rumahnya.

” Selamat tinggal” pintu tertutup dengan tidak elitnya membuat Kyu ingin sekali memukul kepala pria itu. Siwon tersenyum geli. ” Rasakan!!!”

” Kau menyukainya?” pertanyaan Yunho membuat Siwon tersadar bila dia bukan satu-satunya disini.

” Yah!!! kenapa kau masih disini. Keluar!!!” Yunho hanya tersenyum kecil. Lalu berjalan melintasi Siwon dan menepuk bahunya.

~ooOoo~

.

.

.

.

.

Konsernya pun mulai berlangsung. Semua tiket yang di sediakan laris terjual dan sebenarnya kurang tapi gedung tak muat bila harus memuat sebanyak permintaan. Kyuhyun mendadani Siwon di belakang panggung.

DEG!!…DEG!!..DEG!!

Siwon merasakan kakinya lemas. Ini bukan masalah konsernya namun karna pria cantik di depannya. Dia mulai gila ketika wajah mereka begitu dekat. Siwon mengigit bibirnya.

” Apa kau tegang?” Siwon menatap dengan tidak fokus, ” Ini tak akan berat…aku tahu kau mampu…” bagai tersiram ribuan bunga. Membuat Siwon tersenyum ketika Kyuhyun membelai dadanya hanya untuk merapikan bajunya. ” Ya sudah aku pergi dulu…” ucapnya sambil mengambil tas hitamnya.

Siwon menelan ludah kasar lalu mengambil sesuatu dari saku celananya, ” Apa ini? ” Kyu melihatnya dan sontak, ” Yah…ini…” wajahnya terlihat berbinar.

Siwon tersenyum kikuk, ” Yunho yang memintaku mememberikan ini padamu. Dan…” Siwon mengantungkan ucapnnya. Kyu masih menunggu kalimat selanjutnya, ” Maukah kau datang bersamaku…”

” MWO? Kau nyakin?”

” Kau pikir aku bercanda.”

” Aniyo.”

” Lalu…”

” Aku hanya terkejut kenapa kau mengajakku berkencan?”

” Ini bukan kencan bodoh…hanya aku tahu kau menyukainya bukan jadi …”

” Bukan kau membenciku…”

” Ya sudah!! Bila kau tak mau..” Siwon kembali merebut dua tiket itu.

” Uh.. dasar.” umpatnya dengan wajah kesal.

” Lalu kenapa kau masih disini?”

” Bukan tadi kau yang menahanku.”

” sekarang sudah tidak. jadi pergilah!!!”

” Aihss!!! Dasar…” Kyu kesal dan menghentakan kedua kakinya. Selama enam bulan lebih berkerja sama tak membuat mereka berdamai satu sama lainnya.

BRAKK!!!

” Hufs…” Siwon memegangi dadanya yang sesak.

~ooOoo~

.

.

.

.

Sabtu ini adalah peluncuran film perdana Yunho. Kyuhyun terlihat memukau dengan baju santainya. Kibum yang memilihkannya. Biru laut membuatnya terlihat menawan. Siwon tak berkedip memperhatikannya.

” Maaf membuatmu menunggu lama.” sesal pria cantik itu namun Siwon masih terpanah dengan kecantikan bak ratu yunani.

” Kau terlihat cantik dan mengagumkan… maukah kau menikah denganku?”

” Huh?”

” Ahh..anio…kau terlihat seperti siput?”

” MWO? Siput?”

” Ah..sudahah!!! Aku tak ingin bertengkar.” Siwon mendorong kyu masuk dalam audi hitamnya. Namun masih terdengar umpatan-umpatan dari prai cantik itu.

~ooOoo~

.

.

.

.

.

Entah bagaimana namun mereka sekarang terlihat akrab dan dekat. Makan siang bersama selalu di usahkaan oleh Siwon di sela kesibukannya. Ini sudah hampir satu tahun lebih dari perkenalan pertamanya namun tetap saja Kyuhyun suka membanding-bandingkan dia dengan kakak tirinya itu. Sebenarnya Siwon dan Yunho berteman baik. Namu setelah sang ayah memutuskan menikahi itu Yunho membuatnya kesal. Itulah kenapa Siwon tak suka Changmin menjalain hubungan dengan Yunho.

“Gomawo Siwon-sii. Karnamu aku jadi bisa melihat proses pembuatan video terbaru Yunho Hyung.” ucap Kyu dengan pipi yang merah sempurna. Karna hal ini Changmin harus menata ulang jawdwal Siwon. Pria itu seenaknya membatakkan janji dengan prodeser untuk membicarakan film terbaru mereka. ” Dia terlihat begitu tampan.” pujinya.

” Apanya yang tampan?”

” Yunho memang terlihat keren. Wah…beruntungnya Changmin akan menikah dengannya.”

” Aku lebih baik seribu kali darinya. Dan aku ingat ketika aku masih mengunakan permintaananku waktu itu.”

” Aishh!!! dasar!!! Ini sudah satu tahun lebih kau masih saja mengingatnya.” umpatnya.

” Jadi aku tak ingin kau memuji pria lain di hadapanku mengerti?”

” YaH!! Apa masalahmu? Kenapa kau suka sekali mengaturku? Mengancamku? Meski aku perancangmu tapi kau tak berhak mengaturku…kau bukan siapa-siapaku?”

Siwon terlihat marah dan berjalan meninggalakanya. Terlihat punggung itu semakin menjauh membuat Kyuhyun tanpa sadar mengikutinya. Kyu mengigit bibirnya lalu membuka pintu mobilnya dengan ragu. Kyuhyun duduk dan memasang sabuk pengamannya. Ketika Kyu hendak bicara tiba-tiba ada yang menarik dagunya dan mencium bibir merahnya. Sedikit kasar dan Kyu terus memberontak. Memukul dada bidang itu namun dia tak bisa melepakan puatan bibir mereka. Kyu menitihkan air mata dan mencengkeram lengan Siwon dengan kuat. Siwon memejamkan mata dan mulai melepaskan ciuman itu. Dahi mereka masih menyatu. Kyu kehabisan nafasnya. Pria cantik itu menangis dengan segukan dengan tangan yang memukuli dada bidang itu dengan keras.

” Kenapa kau melakukannya?” rintihnya.

” Mianhae…Jongmal mianhe…”

Pria cantik itu terus memukulnya. Walau Nyeri namun Siwon tak menampiknya.

“Aku membencimu.. aku membenci.. dirimu…”

Siwon menarik pemuda manis itu dalam pelukannya. Saranghae…maafkan aku… ini semua karna aku takut kehilanganmu. Kau terlihat berbinar ketika membicarakan pria itu membuatku marah.” Kyu menarik nafas karna Siwon memeluknya dengan erat.” Kyu maukah kau menjadi kekasihku?”

Pria itu masih terdiam. ” Ku mohon jawab pertanyaanku…” Kyu masih membisu. ” Berkencanlah denganky, berhenti melakukan kencan buta dengan namja sembarangan karna flustasi kau memiliki rahim. Menikahlah denganku!!! ” Kyu membulatkan mata. Dia memang terlihat mengenaskan ketika tahu dia memilik rahim. Hingga dia sering melakukan kencan buta dengan pria lebih tua. ” Kyu..jadilah kekasihku… rancanglah kehidupan kita ke depan… menikahlah denganku dan jadilah ibu dari anak-anakku kelak…” Kyu masih tak percaya dengan apa yang dia dengar. Dia sudah putus asa dan dia tak percaya masih ada yang mau menerima pria aneh sepertinya. Pemuda yang selalu saja mengajaknya bertengkar, pemuda yang selalu ada selama satu tahun lebih untuknya.

” Kyu…” pria cantik itu melepaskan pelukan lalu melumat bibit joker itu. Kali ini Siwon yang terpaku dai tak membalas ciuman itu.

” Bila aku tak menghinaku atau membentakku. Aku akan menerima perintaanmu berkencan…” ucapnya dengan malu-malu.

Siwon tersenyum dan nampak lesung pipi yang semakin mengoda iman. ” Benarkan!!! kau pria dingin menyebalkan!! bahkan Changmin lebih beruntung memiliki Suami yang perhatian dan lembut.”

” Berani aku memuji pria lain lagi… aku akan menperkosamu disini…”

” Yah!!! Yah!!! Berani kau menyentuku…akan ku buat kau menyesal… aku akan memotong tubuhmu yang melintasi garis…” omel Kyuhyun.

Siwon hanya tersenyum kecil lalu kembali menarik Kyu dalam pelukannya. Siwon terus menciumi puncak kepala Kyu dengan lembut. ” Bila kau melakukan itu siapa yang akan menghamilimu… ” Kyu sontak mencubit pinggang Siwon dengan kencang. Namun Siwon hanya mengaduk kesakitan dan mereka kembali berciuman setelah kedua mata itu saling menatap.

.

.

.

.

dari jauh terlihat empat orang menatapnya dengan senang.

” Wah ini adegan yang menengkan…” ucap Minho. Changmin dan Yunho terkekeh.

“Ahh…akhirnya perjodohan ini berakhir dengan sempurna…”gumam Changmin.

TUKKSS!!!

” Kalian jangan berisik. Kalau mereka tahu bisa terbunuh kita…” omel Kibum.

~○●♡♥○●~

~ ⊙ SELESAI ⊙~

Advertisements

Author:

Saya manusia biasa Punya salah dan tak sempurna Saya jatuh cinta dengan Wonkyu Tak perduli banyak yang bilang saya gila Bahkan pacar saya... Saya jatuh cinta dengan mereka ♡♡♡♡

33 thoughts on “Mungkin ku Jatuh Cinta ?

  1. “kalo aku mati, siapa yang menghamili mu??”
    Ckckckck
    Skali pervert tetep ajje pervert, dsar wondad. . wkwkwkwkkw
    Ciecie, yg so sweet gak nahan. . Kkk~
    Ternyata mreka udh di jodohin ma hominbum.
    Truz gmna nasib minho???
    Spertinya minho terlupakan, wkwkwkwkw
    Tak apalah, yg pnting wonkyu together forever after. Xxixixixi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s