Posted in BL, Fluffy, Oneshoot, Romance

Ich werde wiederkommen

By. Miss Lee

Cast : Siwon x Kyuhyun

Genre : romance, fluffy

Rate : K

 

 

Ich werde wiederkommen

Saat ini Siwon baru saja mendarat dengan selamat di Taiwan setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh, ya.. 13 jam perjalanan dari LA menuju Taiwan, benar – benar menguras waktu dan juga tenaga. Kennie sebagai pihak yang di utus SM sudah tiba sekitar setengah jam sebelum Siwon sampai dengan selamat di Taiwan.

“Siwon-ah..” panggil Kennie, setelah melihat sosok yang ditungguinya keluar dari pintu keluar untuk penerbangan luar negeri.

“Noona.. kau sendirian?” tanyanya sembari tetap mendorong trolly yang membawa dua koper besar miliknya, mengikuti langkah kaki Kennie menuju mobil yang sudah menunggunya sedari tadi.

“Ne.. karena yang lain memang sudah ada tugasnya masing – masing, kita sekarang langsung menuju hotel. Setelahnya baru kita akan segera melakukan rehearsel bersama yang lainnya.” Kennie terus berjalan beriringan dengan Siwon, walau ia yeoja akan tetapi karena perannya adalah manager Siwon, maka ia pun harus menjaga artisnya dengan baik dan berusaha untuk tetap menjaga sikap fans kepada Siwon.

Sepanjang perjalanan Kennie sendiri disibukkan dengan I-pad ditangannya, Kennie sebagai manager pribadi Siwon dan juga manager resmi SJM memang sedang disibukkan dengan kegiatan yang nantinya akan dilakukan oleh Siwon maupun SJM. Agar tidak bosan ia lebih memilih untuk mendengarkan lagu agar tidak suntuk selama perjalanan menuju hotel.

“Baby Kyu, bogosipheo” gumamnya sembari wajahnya ia kini palingkan menuju jalanan.

.

.

.

Kyuhyun yang baru saja keluar dari kamar mandi setelah berendam sekitar 20 menitan, di kejutkan dengan sosok seorang namja berparas tampan yang sepertinya sedang menikmati waktunya tiduran di atas ranjang, Kyuhyun hanya tersenyum lirih. Sungguh ia merindukan sosok yang berada dihadapannya itu, ia ingin bahkan sangat ingin memeluknya akan tetapi tidak mungkin, itu pasti akan mengusik rasa lelah sosok namja tampan itu.

Kyuhyun berjalan perlahan menuju koper yang ia simpan di lemari hotel, membukanya dengan hati – hati lalu mengambil baju yang akan ia kenakan hari itu, setelahnya ia menyampirkan bathrobe nya di atas kursi. Menghampiri sosok namja tampan yang sepertinya tidak terusik dengan suara – suara kecil yang dilakukan Kyuhyun tadi.

“Kau sangat lelah Wonnie??” ucapnya tanpa ada balasan jawaban dari orang yang ditanya.

“Aku sangat merindukanmu” Kyuhyun mengusap rambut yang sedikitnya sudah agak panjang itu, “Kau tidak merindukanku, heum??” tangannya kini menyusuri bahu hingga lengan atas, “Jangan memforsir tubuhmu dengan keterlaluan, tuan Choi. Aku tidak menyukainya, aku merasa sedih jika kau melupakan kesehatanmu sendiri” kini tangannya kembali mengusap rambut itu.

Kyuhyun mencium kening si namja tampan yang bernama Choi Siwon itu, memberikan senyuman indahnya walau tidak dapat dilihat oleh Siwon dikarenakan ia masih tertidur pulas dengan nyamannya. “Aku pamit sarapan dulu, nanti akan ku bawakan sarapan untukmu”.

.

.

.

Setelah menyelesaikan sarapan paginya, Kyuhyun kembali menuju kamarnya tanpa melupakan membawa sarapan untuk Siwon, ia hanya takut jika Siwon nanti terbangun sarapan sudah selesai dan Siwon harus melewatkannya. Kyuhyun membuka pintu perlahan, ia berusaha untuk tidak meninggalkan suara gaduh, setelahnya ia menyimpan makanan yang ia bawa di atas meja di ruang tamu.

Kyuhyun menuju ke arah ranjangnya, tetapi sosok kekasihnya itu tidak nampak disana. Terdengar suara gerimicik air yang sudah dipastikan bahwa Siwon berada didalamnya, Kyuhyun sendiri untuk menununggu Siwon selesai mandi, memilih untuk duduk santai di sofa dan memainkan games di I-pad pemberian kekasihnya itu.

“Baby..” sosok Siwon yang masih hanya memakai bathrobe dan terlihat rambut yang masih setengah basah dengan air masih menetes disana, membuat kesan sexy pada dirinya.

Kyuhyun sendiri masih menikmati pemandangan itu sehingga panggilan Siwon kepadanya tidak ia jawab, “Baby..” kini Siwon sudah berjalan ke hadapannya.

“Eh.. eum.. ne??” jawab Kyuhyun gugup dan langsung memalingkan wajahnya ke I-pad kembali untuk menyamarkan rona merah yang kini menghiasi wajah manisnya.

“Bogosipheo..” ucapan Siwon membuat Kyuhyun kembali menghadap ke wajahnya, rona merah yang tadi ia coba tutupi kini terlihat jelas di mata Siwon.

Dengan malu – malu Kyuhyun pun, “Nado..” tapi tak lama rona merah itu digantikan dengan wajah cemberutnya.

“Wae??” kening Siwon berkerut.

“Kenapa tidak menghubungiku selama beberapa hari ini, apa saja yang kau lakukan disana, heum??” dengan tangan yang sudah didekap di depan dadanya.

“Aku…”

“Mau memberikan alasan apalagi?? Kau sudah menemukan yeoja cantik disana sehingga melupakanku, heum??”

“Baby.. bukan begitu. Sungguh hati dan pikiranku hanya untukmu tidak ada dan tidak akan ada yang lainnya, percayalah. Hanya saja, kemarin – kemarin itu, aku sedang sibuk. Maafkan jika aku lupa memberikan kabar, terlebih saat waktu senggang aku takut mengganggumu, perbedaan waktu LA dan Seoul itu 11 jam, aku hanya tidak ingin mengangganggu waktu istirahatmu saja”

“Hanya itu?? Ck..”

Siwon duduk disamping Kyuhyun, lalu memeluknya erat walo Kyuhyun sempat meronta untuk melepaskannya, “Miannae jeongmal mianne, baby…” Kyuhyun pun akhirnya pasrah mendapatkan pelukan itu.

“Jangan pernah melakukannya kembali, aku sungguh mengkhawatirkanmu disana, Wonnie”

“Ne.. I’m promise”

.

.

.

“Kau akan pergi ke UPI??”

“Ne.. appa memintaku untuk datang dulu kesana sebelum melakukan rehearsel”

“Apa perlu aku ikut??”

Kyuhyun menatap mata Siwon, “Aku pun ingin kau bisa ikut denganku, akan tetapi bisa dipastikan Prince hyung langsung menyeretmu saat keluar pintu hotel” sesal Kyuhyun.

“Gwaenchana, nanti saat rehearsel kita pun akan kembali bersama bukan??’

Kyuhyun tersenyum lemah, “Ne.. tunggu aku..”

“Pasti.. chakama” Kyuhyun mendekati koper Siwon yang masih tergeletak begitu saja dan isinya pun belum dikeluarkan “Mengapa kopermu tidak disimpan di lemari saja, Wonnie??”

“Eum.. itu karena.. itu..”

“Wonnie???” Kyuhyun menuntut penjelasan dari Siwon dengan muka yang tertahan marah.

“Baby dengar dulu. Maafkan aku karena aku tidak bisa kembali ke Korea esok bersamamu”

“Maksudmu??”

“Aku… eum maksudnya setelah konser aku harus kembali pergi ke Amerika” Siwon menatap wajah Kyuhyun mengantisipasi jikalau Kyuhyun akan meledak marah. Tetapi ternyata Kyuhyun hanya menatapnya, dengan tatapan yang Siwon pun tidak tau artinya.

“Baby…”

“Kenapa kau pulang?? Kenapa tidak sekalian saja kau tinggal sebulan atau semau yang kau mau disana?? Hah…” Kyuhyun langsung mengambil tasnya dan akan segera keluar kamar, sebelum tangan Siwon mencegahnya.

“Lepas..”

“Tidak akan”

“Lepas…”

“Baby,, dengarkan dulu penjelasanku. Aku tidak mau kau membawa masalah ini keluar, please…” Siwon pun menuntun Kyuhyun untuk duduk di sofa sembari ia masih saja menggemgam erat tangan Kyuhyun seakan takut terlepas.

“Katakan, waktumu kurang dari setengah jam Mr. Choi”

Siwon menghela nafas sejenak, “Aku harus kembali ke Amerika, tapi bukan untuk karirku” Kyuhyun menolehkan wajahnya kepada Siwon, “Aku kesana untuk mencari investor, kebetulan kemarin aku bertemu dengannya, hanya saja waktu kami tak banyak. Maka itu, aku memutuskan untuk berjanji bertemu kembali. Kau tau kan? Bahwa aku dan Jiwon saat ini sedang merintis perusahaan kecil , kami butuh investor untuk mengembangkan perusahaan kami. Aku tidak mungkin meminta Jiwon yang pergi, maka itu kami membagi tugas. Jiwon akan mengurus dan mencari investor di Korea sedangkan aku, karena masih dalam masa libur panjang, aku akan mencari investor diluar Korea.”

“Tapi mengapa harus Amerika??”

“Karena aku bertemu dengan investor disana, baby.. tapi selain itu, bukankah baik sebagai perusahaan yang sedang berkembang mendapatkan suntikan dana dari investor asing?? Itu akan sangat membantu perusahaan, aku hanya ingin membuktikan pada Appa bahwa aku bisa menjalani bisnis ini bersama Jiwon”

Kyuhyun terus menatap dalam mata Siwon, terlihat kesungguhan disana. “Maafkan aku yang mudah marah padamu, aku hanya terbawa rasa rindu yang amat sangat. Aku pikir esok kita akan bersama dan tidak kembali terpisah, tapi nyatanya…”

“Ssstt… baby.. ini juga untuk masa depan kita”

“Demi aku, kau rela untuk merintis bisnis dari bawah hingga seperti ini. Merintis karir Hollywood mu, hanya karena Appa Choi enggan memberikan perusahaan jika kau masih bersamaku”

“Baby.. aku minta untuk melupakan hal itu. Aku tidak butuh bantuan Appa, aku tidak butuh perusahaan Appa. Yang aku butuhkan adalah KAU. Kau yang akan selalu disampingku, menemaniku hingga hari tua. Semoga dengan kerja kerasku, Appa bisa merestui hubungan kita sepenuhnya”

Kyuhyun memeluk Siwon, ia sangat terharu dengan perjuangan Siwon yang rela tidak mendapatkan 1% saham dari perusahaan Appanya, hanya demi bertahan membina hubungan dengannya. Kyuhyun akan pastikan bahwa apa yang Siwon putuskan tidak akan menjadikan menyesal dikemudian hari, ia akan berjibaku dengan Siwon untuk mendapatkan segala restu dari semuanya dan akan membahagiakan Siwonnya sama seperti Siwon yang rela melakukan apapun untuk membahagiakannya.

.

.

.

SM Town pun dimulai, tidak banyak interaksi yang dilakukan Siwon kepada Kyuhyun di atas panggung begitu juga Kyuhyun kepada Siwon. Tetapi tanpa orang tau bahwa sebenarnya mereka selalu saling mengawasi satu sama lain. Hingga tibalah ending dari konser tersebut. Tidak terlihat Siwon di antara para artis yang berada di atas panggung, Kyuhyun pun sesekali melihat ke arah backstage, berharap Siwonnya akan bergabung disana.

“Hyung.. kau melihat Siwonnie??” tanya Kyuhyun kepada Eunhyuk.

“Aku tadi melihatnya berbicara dengan Kennie, aku sangka ia akan segera menyusulku ke atas panggung”

Kyuhyun pun dengan berusaha tidak membuat fans curiga dengan gerak geriknya lalu menyelinap dikerumunan para artis untuk langsung menuju backstage, “Kennie noona…” Kyuhyun berlari agar bisa segera menyusul Kennie yang sudah siap akan mengantar Siwon kembali ke bandara.

“Kyunie?? Ada apa??”

“Siwon hyung.. sudah berangkatkah??”

“Siwon.. dia masih membawa barangnya tadi di bus, untuk dipindahkan ke van”

“Tunggu aku.. please, aku tidak akan lama 10 menit. Aku berjanji” mohon Kyuhyun.

Kennie masih terdiam, ia tidak tau harus berkata apa? Akan tetapi melihat wajah Kyuhyun yang sangat memohon kepadanya. Mau tak mau ia harus menganggukan kepalanya tanda setuju, “Gomawo Noona.. tunggu aku..” Kyuhyun pun segera berlari menuju ruang ganti.

Kennie sendiri saat melihat Siwon yang sudah siap dan kini akan memasuki van, langsung menyeretnya. “Noona… ada apa??”

Siwon hanya menatap heran saat Kennie menariknya untuk tidak langsung masuk van, ia malah membawa Siwon menuju suatu tempat. “Noona..”

“Ne, Siwon??”

“Noona buat apa membawaku kemari?? Ini bukannya toilet yeoja?”

Kennie melihat ke arah pintu dimana terdapat gambar yeoja disana, “Akh iya.. hahaha.. eum.. tolong pegang tasku, aku akan ke kamar kecil dulu sebentar” setelahnya Kennie langsung masuk.

Siwon sendiri hanya menatap bingung dengan tingkah Kennie, yang menurutnya aneh itu. “Baby, mian aku tidak menunggumu sampai selesai konser. Jam penerbanganku tidak bisa menungguku. Aku pasti akan menghubungimu setelah tiba disana” Siwon hanya berbicara sendiri tanpa ia tahu bahwa Kyuhyun mendengarnya dari balik dinding.

Kyuhyun langsung menyelinap masuk van dan duduk dibarisan paling belakang, menunggu Siwon datang. Saat melihat sosok Siwon yang datang menghampiri van, Kyuhyun pun segera membungkukkan badannya agar tidak bisa dilihat oleh Siwon.

Sebelumnya Kyuhyun memang sudah mengirimkan pesan kepada Eunhyuk agar saat member yang lain tau bahwa dirinya tidak ada, tidak akan panik mencari. Siwon menyandarkan tubuhnya di sandaran dengan kepala menengadah ke atas atap mobil lalu menutup matanya. Kyuhyun mengintipnya dengan hati – hati ia keluar dari persembunyiannya dan kini duduk disamping Siwon.

Kyuhyun mengamit lengan Siwon dengan kepala ia sandarkan di bahu Siwon, merasakan ada yang memegang lengannya Siwon pun membuka matanya, “Baby??”

“Wonnie..” wajah mereka kini sangat dekat bisa terasa hembusan nafas masing – masing.

Kyuhyun mendekatkan jaraknya hingga Siwon menutup matanya, lalu menempelkan bibirnya diatas bibir tipis Siwon, hanya menempelkannya hingga akhirnya sedikit melumatnya dan terjadilah pergulatan panas dari keduanya, hanya untuk menyalurkan perasaan rindu. Kyuhyun melepaskannya karena memang ia membutuhkan oksigen, akan tetapi posisi wajah mereka masih tetap dengan jarak yang sangat dekat, Kyuhyun mencium sekali lagi bibir Siwonnya, lalu untuk kedua kalinya dan ketiga kalinya. Hingga terdengar suara interupsi dari depan.

Sehingga membuat Kyuhyun segera menjaga jarak dengan Siwon. “Kenapa kau bisa ada disini, baby??”

“Kenapa tidak berpamitan denganku?”

“Aku ingin, hanya saja…”

“Sudahlah, yang terpenting kini aku ada bersamamu” kembali Kyuhyun menyenderkan kepalanya dibahu Siwon. Tangan Siwon tak hentinya mengelus lembut rambut Kyuhyunnya.

“Berapa lama disana?”

“Setelah urusan selesai pasti aku akan segera pulang”

“Kenapa..”

“Baby, saat ini kami membutuhkan investor. Saat dimana perusahaan sudah bisa kuat dan mandiri maka investor lah yang nantinya akan mencari kami, bukan kami yang nantinya akan kembali mencari investor”

“Ya.. ya.. ya.. baiklah, aku pasti akan selalu menunggumu, jangan nakal disana”

Siwon tersenyum, “Pasti baby.. pasti..”

Keduanya harus kembali rela terpisahkan jarak dan waktu untuk beberapa hari kedepan, dikarenakan kini van sudah berada didepan bandara.

“Aku pergi baby..”

“Ne…”

“Saranghae..” Siwon pun mencium kening Kyuhyun lama lalu tak lupa mencium juga bibir Kyuhyun sekilas.

“Nado..”

Siwon masih memandang wajah manis kekasihnya, ia ingin kembali memeluknya akan tetapi ia merasa tidak akan menjamin bahwa nanti ia nekad untuk tidak pergi. Ia harus kuat, ini semua demi masa depannya juga bersama Kyuhyun.

“Comeback safely, Wonnie…”

Siwon memberikan senyuman yang menampilkan dua dimplesnya “Ne.. aku akan cepat kembali untukmu…” Siwon pun segera turun dari van, setelah Kyuhyun harus kembali menuju kursi belakang agar fans yang memang sudah menunggu dibandara tidak bisa melihat Kyuhyun di dalam van.

Kyuhyun menatap sedih kepergian Siwon, tetapi demi masa depannya maka Kyuhyun harus kuat menjalaninya. “Dia pasti akan cepat kembali padaku…” ujarnya sembari menghapus setitik air bening yang jatuh dari kedua sudut matanya.

Cinta memerlukan pengorbanan, ini yang dinamakan suatu perjalanan hidup, yang memang harus dilakukannya, demi menggapai kebahagiaan di kemudian hari.

-END-

Note :

Akhirnya…. Bisa selesai juga…

Ini dibuatnya hanya dalam 2 jam aja, semoga ka Loezia suka ya.. maaf bener2 lupa akan kado ulang tahunnya… tapi semoga suka, hehehehe… yang penting fluff kan??

Buat para penghuni WKC makasih banyak yang sudah menyempatkan diri kembali mampir ksini, slalu berkata bahwa kami tidak akan jadi apa – apa tanpa kalian semua..

Buat para admin WKC, waduh satu hutang lunas dua lagi nih yang belum salah satunya buat ultah WKC hahahaha… semoga bisa cepet terselesaikan deh… lalu juga makasih buat cii yang selalu kasih tw update an ff, hahahaha… buat jo, kami penegak kebenaran, hahahaha… buat somplakers dedek baby autumn dan ang smangath jgn love hate mulu y #plak pdhl dirinya juga iya, hahaha… buat twin sansan kesayangan, slalu ingat dirimu kan?? Hahaha.. buat vie umma, tunggu waktu y umma… dan juga buat annes, anie, mona, shila, ulan dan yanti.. slalu dhatiku.. thank u soo much… love love di udara…

Advertisements

62 thoughts on “Ich werde wiederkommen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s