Posted in BL, Drama, Family, WonKyu Story

Tentang Kamu part – 6

Tentang Kamu – Part 6

Autor : Cat meonks

Cats : Cho Kyuhyun Choi siwon dll

BL,Yaoi, Mpreg

Warning : typo berserakan dan bahasa kurang jelas,

cerita gaje namun asli hasil karya sendiri

Panjang membosankan

Berikan cinta kalian dengan komentar

.

.

.

.

.

” Tak bisakah kau tahan hingga nanti malam Siwon?” omel Kibum ketika melihat siapa yang mengetuk pintu pagi-pagi buta.

” Mana aku bisa tahan bila ketika aku bangun mendapatkan babyku menangis dan mengkatakan akan membatalkan pertunangan kami.” sentak balik Siwon. Dia begitu panik.

” Bagimana bisa? Kalian bertengkar?”

” Kalau aku bertengkar tak mungkin aku sepanik ini.” jawabnya langsung melesat masuk ke dalam. Dia sudah tak tahan ingin menanyakan alasan kekasih cantiknya. Siwon tak memperdulikan kesopanannya lagi ketika tuan Cho menyapanya.

” TOK…TOK..,TOK”

” Kyunnie…Aku mohon buka…” Siwon semakin panik ketika hanya terdengar isakan dari dalam sana.

” Siwon ada apa?” Tuan Cho menghampirinya.

” Aku tidak tahu. Dia menghubungiku dan menutupnya begitu saja ketika dia mengakatakan akan membatalkan pertunangan ini.” jawab Siwon.

” Mwo?” sontak seluruh anggota keluarga Cho terkejut dengan pertanyataan calon menantunya.

” Kyu, keluarlah!!! Kau bisa memakiku sepuasnya tapi jangan buat aku gila…” teriak Siwon lagi dengan tangan yang tak berhenti menggedor pintu, ” Kyunnie…” tak ada sama sekali jawaban. ” Baiklah!!! Aku tak tahu kau marah karna apa? Dan dengan seenaknya membatalkan pertunangan kita. Aku tak marah…tapi biarkan aku menemuimu… ” kali ini Siwon benar-benar putus asa, ” Kyu…”

Ceklekk!!!

Pintu itu terbuka membuat Siwon bernafas lega. Setidaknya Kyuhyun tidak apa-apa. Pemuda tampan itu tersenyum kecil dan berjalan mendekati pria manis itu. Siwon mengulurkan tanganya membelai pipi bulat itu dengan lembut. Menghapus jejak-jejak air mata yang masih terlihat jelas.

” Kau kenapa?” tanya Siwon dengan lembut.

Tiba-tiba Kyuhyun memeluknya membuatnya hampir tercungkal karna tak seimbang. Siwon tersenyum kecil membelai punggung itu. Dia merasa tenang sekarang walau dalam pikiranya dia tetap ingin tahu kenapa tiba-tiba kekasih cantiknya memutusnya membatalkan pertunangannya.

” Saranghae… saranghae Choi Siwon…” ucap Kyuhyun dengan isakannya.

” Nado…nado saranghae Kyuhyunnie…” Siwon membelai rambut coklat itu dengan sayang.

Siwon ingin melepaskan pelukan kekasih cantiknya namun di tahan, ” Ku mohon… tetap seperti ini… ku mohon… walau semenit..” pintanya dengan nada cemas.

” Hai…” Siwon tetap memaksakan melepaskan pelukan kekasih cantiknya. Bukan…bukan dia tak suka hanya saja dia ingin melihat wajah kekasih cantiknya, ” Kau bisa memelukku kapan pun yang kau mau sayang… tak hanya semenit tapi seumur hidupku… tapi jelaskan dulu kenapa kau menghubungiku dan mengkatakan hal yang membuatku panik?” tanya Siwon dengan menatap lelehan karamel yang mulai berkaca-kaca. ” Hai… hai… maaf bila kau masih belum mau bicara tak apa? Sini ..” Siwon kembali menarik tubuh kekasihnya dan memeluknya dengan hangat.

” Bajuku tak muat.” lirihnya namun masih terdengar jelas di gendang telinga Siwon.

” Mwo?” Siwon sedikit tak percaya dengan ucapan kekasihnya. Mungkin telinganya salah menangkap? Dia melepaskan kembali pelukan kekasihnya dan menatap dalam.

” BAJUKU TAK MUAT.” teriaknya kesal melihat expresi datar kekasihnya, ” Huwaa…. hiks…hiks… ternyata benar kau sengaja mengecilkan bajuku… hikz…” Siwon masih di landa binggung.

” Maksudmu? Mengkecilkan bajumu?”

Kyuhyun berjalan menjauhi kekasihnya dan mengambil sepasang baju yang tergeletak mengenaskan di lantai, ” Ini…” Kyu menunjukan bajunya, ” Hiks.. kau sengaja bukan memesan pada bukti Kibum Nunna hiks… agar cara pertunangan ini gagal…”

Siwon mengacak rambutnya, ” Kyu… aku benar-benar tak mengerti arah pembicaraanmu. Kau yang ingin membatalkan kenapa aku yang di salahkan?” Siwon benar-benar hampir gila!

” Huwa..!!! Appa… Siwonnie jahat!!!” kali ini Kyuhyun berlari melabuhkan pelukan pada sang Appa. Siwon mengikutinya, ” Appa… bawa aku keluar negeri… aku tak mau disini.”

Hangeng mengeratkan pelukan pada putranya, ” Iya..iya… tapi jelaskan dulu ada apa?” tanya tuan cho dengan lembut.

” Siwon dan Kibum nunna merencanakan penikaman ini jauh-jauh hari appa.”

” Mwo?” teriakan itu tak hanya nyonya dan Tuan Cho karna Siwon maupun Kibum tak percaya dengan apa yang dia dengar.

” Baby…” Siwon ingin membela diri.

” DIAM KAU!!!” sentak Kyuhyun yang masih berada di pelukan ayahnya, ” Appa bisa lihat bukan waktu aku meminta putus dia mengiyakan lalu dia berkencan dengan nunna walau akhirnya… dia melamarku…” pipinya tiba-tiba memanas karna membayangkan malam itu, ” T-tapi… sekarang aku tahu itu hanya kedoknya agar drama mereka tertutupi. Nunna sengaja membuat bajuku menjadi kecil agar dia bisa membatalkan pertunanganku… bahkan… bahkan… hiks… nunna yang memilihkan semua isi perabotan di apatermen Siwon. Huwaa…” jelasnya.

” Baby…” Siwon berusaha menyela.

” DIAM KAU CHOI?” sentak Kyuhyun dengan emosi.

” Kau dapat imajinasi darimana Kyu?” tanya Heachul yang kini memeluk putrinya.

” Umma…” rengek manjanya.

” Ini bukan salah nunnamu… kau sendiri yang semakin gembull!!!” omel Heachul dan di sertai anggukan oleh Kibum.

” Huwwa… Appa… umma membela Nunna…disini hanya aku yang tersakiti…” rengek Kyuhyun.

Siwon mengacak rambutnya, ” Baby, bagimana kau bisa berpikiran seperti itu? Dulu… memang aku tertarik dengan nunnamu tapi itu jauh sebelum aku terperangkap dalam pesonamu sayang…”

” Ya sudah!! Bila kau ingin membatalkan pertunangan umma kabulkan!!!” sela Heachul. Siwon tak percaya dengan apa yang di katakan ibu mertuanya. Ini sama sekali tidak membantu. ” Kibum pilihlah baju yang bagus malam ini kau yang akan aku tunangkan.’ ucapnya dengan santai.

” Umma… jangan menambah masalah. Bagimana dengan kekasihku…” sentak Kibum.

” Daripada itu hanya sebuah fitnah lebih baik kita buat nyata.” Heachul menyeringai.

” Andwae!!! Siwon milikku!!” kini Kyuhyun melepaskan pelukan sang appa lalu berlari memeluk kekasihnya. Dengan senang hati Siwon menyambutnya.

Heachul menyilakan tangan di dada, ” Kalau begitu apa lagi? Bila masalah baju kau bisa membelinya lagi atau pakek saja baju yang lama. Membuat gaduh saja dengan dramamu.Apa itu seme? mau menjadi kepala rumah tangga? Kekanak-kanakan. Bahkan menjadi seorang istri pun kau tak pantas. ” ucap Heachul dengan acuh dan berjalan meninggalkan kamar putranya.

Hangeng hanya menghela nafas lalu membelai punggung putrinya dengan lembut. ” Kita duduk dulu ya!!! Lalu kita sarapan bersama…” tawar Hangeng. Kibum memeluk ayahnya lalu mengangguk. Sedangkan Siwon dan Kyuhyun hanya terdiam di tempat.

” Jadi…?” Siwon menaikan sebelah alisnya menatap kekasih cantiknya, ” Kita tetap bertunangan?”

” Menurutmu?” sinis Kyu dengan wajah masam. ” Kenapa kau masih mengunakan piama?”

” Menurutmu?” sinis Siwon.

” Baiklah. Cepat pulang!!! Ganti bajumu. Aku akan menghabiskan uangmu.” Siwon tersenyum dan mengecup kening kekasihnya, ” Hai… ingat aku masih seme di sini… jadi aku yang harusnya mengecup keningmu…”

” Lakukan sesukamu…tubuhku milikmu… tapi jangan pernah sekali pun kau meragukan cintaku…” balas Siwon menundukan wajahnya membuat pipi Kyuhyun kembali memanas. Siwon menyukai pemandangan itu.

“Menyebalkan!!!” umpatnya kesal.

*******

.

.

.

.

.

Kyuhyun berulang kali memandangai tubuhnya di cermin. Dia memplout bibirnya.

” Mau sampai kapan kau berdiri disini!!! Keluarlah sayang!!!” Heachul menatap putranya yang sejak tadi hanya berputar-putar di depan kaca.

” Umma…” Kyuhyun memeluk ibunya, ” Apa benar Kyu bertambah gemuk? ” tanya dengan wajah memelas.

Heachul hanya tersenyum tipis, ” Yang terpenting bukankah Siwon tetap mencintaimu?” jawabnya dengan membelai rambut putranya.

” Aku takut Siwon menyesal. Kita sama-sama pria dan aku sadar bila nunna lebih cantik.” Kyuhyun menundukan kepala.

” Bagaimana calon menantuku bisa berpikiran seperti itu?” suara lembut itu membuat Kyuhyun melonggarkan pelukanan pada ibunya.

” Sungmin-Sii/ Umma” Heachul dan Kyuhyun terlihat terkejut.

” Siwon terlalu mencintaimu sayang. Bagaimana dia merencanakan masa depannya denganmu? Apa yang dia harapkan dari hubunganmu? Dia tak pernah mengeluh atas semua kemanjaanmu. Dia senang kau masih mengingat dia, karna jujur dia begitu takut kau sama sekali tak pernah ada di benaknya. Meninggalkannya. ” ucapnya dengan senyuman manis. Kyuhyun tertunduk, ” Kau bodoh!!! Karna tak bisa melihat bagaimana Siwon mencintaimu sayang? Lekas keluarlah!!! Siwon menunggumu untuk menunjukan pada dunia kau miliknya.” lanjutnya.

Kyuhyun melabuhkan pelukan pada Sungmin, ” Gomawo umma..” ucapnya dengan girang lalu keluar dengan senyuman.

Heachul hanya memutar matanya dengan malas namun hanya disambut senyuman oleh wanita paru baya itu.

Acara pertunangan itu berjalan dengan lancar. Walau ada sedikit masalah ketika siapa yang akan memasangkan cincin pertama kali. Kyuhyun benar-benar kekanak-kanakan. Walau pada akhirnya Siwon tetap menjadi pemenangnya.

” Aku seme jadi aku yang akan memasangkan duluan…” bisik Kyuhyun.

Siwon menyeringai, ” Kau ingin aku memasangkan cincin ini pada nunnamu?” goda Siwon. Dia tak ingin berdebat lagi. Ini di depan umum. Inilah cara yang ampuh. Kyuhyun menghentakan kakinya dengan kesal lalu mengulurkan jarinya dengan paksa. Semua bertepuk tangan. Siwon tersenyum kemenangan.

*******

.

.

.

.

.

Setelah acara itu berakhir. Kyuhyun merajuk tak ingin pulang. Dia tetap menempel pada kekasih tampannya. Tuan Cho yang merasa tak suka harus menahan amarahnya ketika lelehan karamel itu mulai berair. Berakhir dia berada di sini. Apaterment Siwon. Setelah Audi hitam itu pun melaju meninggalkan tempat acara Kyu meminta kekasihnya untuk mampir ke Super market 24 jam. Membeli banyak makannan lalu dalam perjalannan dia tertidur pulang. Entah sudah berapa Won Siwon keluarkan hari ini.

” Sebenarnya apa yang kau pikirkan, baby?” Siwon mengerutu dalam perjalanan menuju apatermentnya. Kyuhyun tertidup pulas setelah berbelanja cemilannya. Hampir dua kantung besar dan satu kantung beras di punggungnya.

Siwon merebahkan tubuhnya di samping kekasihnya. Membelai wajah damai itu dengan lembut. Dia hanya melepas jas dan sepatunya.

*******

.

.

.

.

.

Kyuhyun mengeliat dalam tidur. Matanya mulai mengerjam-kerjap melihat sekeliling.

” Selamat pagi.”

Kyuhyun bangkit dari tidurnya dan menutupi tubuhnya dengan selimut, ” Apa yang kau lakukan disini? ”

” Mengawasi kau tidur.” ucap Siwon dengan santai. Kyuhyun memplout bibirnya. ” Bangunlah!!! Sarapan sudah menunggu.” Kyu hanya mengangguk.

.

.

.

.

” Kau suka?” Kyu hanya mengeleng namun tetap melahap makannya dengan rakus, ” Kenapa dari tadi kau hanya diam? Kau masih marah?” Siwon mengulurkan tanganya membersihkan madu di sela bibir kekasihnya. ” Baby…” Siwon masih menatap kekasihnya, ” Baiklah!!! nanti siang kita akan beli perabot baru dan mulai menata ulang rumah ini sesuai keinginanamu.”

” Dwaesseo.”

” Wae?”

” Aku menyukainya.” jawabnya singkat. Siwon tersenyum kecil. Kyu mengigit bibirnya lalu dia tiba-tiba berdiri dan duduk di pangkuan Siwon. Siwon sedikit tak nyaman dengan posisinya ini. Bukan apa-apa. Tapi… dia normal.

” Bukan kau akan mengajariku sebagai Seme?”

“Huh???”

Mata mereka bertemu. Berlahan Kyuhyun mendekatkan wajahnya dengan berlahan dan mulai mengecup lembut bibir joker itu. Siwon hanya memejamkan mata menikmati perlakuan kekasih cantiknya. Kyuhyun menekan tengkuk Siwon memperdalam ciuman mereka. Sedangkan Siwon yang terbuai membelai lembut punggung Kyuhyun. Kyuhyun mengigit bibir Siwon kembali membuat pemuda berlesung pipi itu mengerang. Kyuhyun tersenyum puas dalam hati. Suasana menjadi panas ketika Kyu mencoba membuka satu persatu kancing baju kekasihnya itu. Memberikan kecupan di leher dan dada Siwon lalu mengigitnya. Meninggalkan bekas merah yang tak bisa hilang dalam sehari. Siwon mengatur nafasnya. Dia hampir kehilangan akal sehatnya.

” Kyu…”

” Yee… aku berhasil!!!” Kyu bersorak gembira melihat asil karyanya. Siwon masih terdiam. Untuk mengendalikan tubuhnya. Ini benar-benar menguji ketahan Siwon. Siwon segera mengkancingkan kemejanya karna semua sudah terlepas sempurna dan masih terasa begitu hangat ketika tangan dan bibir itu membelai tubuhnya. ” Akhirnya aku jadi Seme sejati.” ucapnya bangga.

” Baby jangan lakukan lagi.” ucap Siwon dengan tegas.

Kyu menatap sinis, ” Wae?” sedikit ada rasa kecewa, ” Kau tak suka…”

Siwon mengengkan kepala, ” Bukan… tapi…” Siwon tak bisa melanjutkannya

Kyuhyun menyeringai, ” Oh… kau merasa gagal menjadi seme selama ini. Aku tak apa? Untung aku segera sadar kalau aku lebih baik daripadamu. Aku tetap mencintaimu Siwonnie…” ucapnya dengan nada centil.

Siwon menghapus keringat yang bercucuran deras di keningnya, ” Sudahlah!!! Bisakah kau berdiri dari pangkuanku?” Kyu menatap Siwon dengan tajam, ” Please!!! Aku hampir kehilangan akal sehatku.”

Kyu pun berdiri dengan kesal. Pemuda cantik itu berjalan menuju sofa, duduk dengan menghentakan pantatnya dengan kasar. Siwon bernafas lega lalu Siwon segera pergi ke kamar mandi. Kyu melipat tangannya di depan dada.

” Hai… kenapa lagi?” tanya Siwon ketika mendengar isakan kekasihnya, ” Baby…” namun tangisan itu semakin kencang, ” Hai..hai… kenapa? Apa ada yang sakit? Ku mohon katakan sesuatu? Apa aku melakukan kesalahan? Baby…” Siwon benar-benar cemas melihat Kyu menekuk kakinya dan menyembuyikan wajahnya.

” Kau pria jahat.” sentaknya.

” Iya..iya aku pria jahat. Tapi ku mohon jangan menangis lagi.” Siwon membelai wajah pucat itu dengan lembut.

” Aku membencimu…”

Siwon menghela nafas berat. Dia melakukan kesalahan apa lagi pada kekasih cantiknya, ” Baby…”

” Kau tidak suka bukan dengan ciumanku…” Siwon terdiam. Kekasihnya merajuk, ” Bahkan tadi kau merasa keberatan bukan memangkuku… aku tambah gendut bukan… kau tak mencintaiku lagi…huwa…”

Ingin sekali Siwon menenggelamkan diri di sungai. ” Baby, bagaimana kau berpikiran seperti itu? bahkan kau sudah … ahh… baby…” Siwon binggung mengutarakan perasaanya.

” Padahal aku berusaha menjadi pasangan yang baik. Menjadi seme yang sempurna agar kau senang. Bertanya pada Yunho dan Donghae. Aku sudah melakukan semua yang di perintakannya namun…Hiks…” Kyu tak bisa melanjutkannya.

” Aiisshh!!! Akan aku bunuh mereka berdua.” pikir Siwon. ” Salahkan tubuhmu…!!!” umpat Siwon kesal.

Tangisan Kyu semakin kencang. Siwon mengrutuki kebodohannya, ” Jadi benar? Karna tubuhku?” tanya Kyu dengan wajah kecewa.

Siwon mengangguk, ” Tubuhmu…”

” Jadi karna aku bertambah gemuk kau tak mau mencintaiku lagi. Kau jahat Choi Siwon.” sentak Kyuhyun.

” Aku tak bilang seperti itu. Ahh… aku serba salah…” Siwon kesal. Siwon benar-benar tak tahan. Dia menarik ke kasihnya ke kamarnya. Merebahkanya dengan kasar. Melumat dan membuat kekasihnya mengerang dengan sentuhannya. Kyu merasakan tubuhnya menjadi ringan.

” Siwon hentikan… Geli…”

******

.

.

.

.

.

Siwon menghampiri Yunho dan Donghae yang sedang asik bercanda.

” Selamat pagi.” sapa Siwon merangkul kedua temannya.

” Bagaimana gembulmu? Aku dengar dia menginap. Kau tidak melakukan apapun bukan?” Siwon hanya tersenyum dengan kedua tangan di saku celana, ” Aiiissh!!! Aku tahu kau melakukannya. Aku tahu itu!!!” ucap Yunho dengan kesal. Donghae hanya tersenyum kecil.

” Selanjutnya dalam perjalan cinta Siwon dan Kyuhyun aku ingin mengadakan liburan. Kalian akan ikut?” ucap Siwon dengan senyuman mautnya.

.

.

.

.

.

“Bagaimana kau bisa mendapatkan tanda itu?” selidik Eunhyuk ketika menatap bekas merah di lehernya. ” Apa Siwon melakukan sesuatu?” Kyu hanya menunduk dalam. ” Hey!!! Jangan sampai kalian berduaan lagi?’ sentak Eunhyuk.

Kyu mengaruk tengkuknya, ” Wae?” tanya Kyu polos.

” Kau bisa jadi bulan-bulanannya.” lanjutnya. Kyu benar-benar binggung, ” Dia terlihat maniak. Jadi kau harus hati-hati sekarang.”

” Kau sedikit berlebihan Lee Hyuk Jae. Kyu, jangan dengarkan Eunhyuk. Itu wajar kalian sudah dewasa.” kata Changmin.

” Tapi dia benar-benar menakutkan. Ini pertama kali aku melihat wajah itu.” guman Kyuhyun dengan melipat kedua tangan di dada.

******

.

.

.

.

.

” Kyu, tak bisakah kau berhenti makan hanya untuk bernafas?’ tanya Donghae heran melihatnya tak berhenti menguyah sejak makan itu datang.

” Aku sejak tadi juga bernafas Hae hyung.” jawab Kyuhyun dengan mulut yang penuh dengan makanan. Kurasa cinta juga buta dan tuli. Bagaimana bisa Siwon memandang penuh cinta? bahkan kini tanganya menjulur hanya untuk membersihkan sisa rempah-rempah makanan di bibirnya.

” Kau sudah takjub melihat gembul itu lalu lihatlah cacing pita itu? Kau tak lihat dia lebih mengerikan?” bisik Eunhyuk pada kekasihnya itu.

” Aku mendengarnya…” Changmin melemparkan tatapan mematikan.

*******

.

.

.

.

.

” Kenapa kita kemari?” tanya Kyu dengan wajah kebinggungan. Siwon menyisihkan anak-anak rambut Kyunnie di daun telinganya. ” Kenapa kau diam?”

Siwon tersenyum, ” Karena aku ingin menikmati waktu berdua denganmu. Bukan ini tempat menyenangkan?”

Kyu memplout bibirnya, ” Ada berapa kamar?” tanya Kyu kembali.

Siwon nampak berpikir, ” Aku dengar ada enam kamar…”

” Bagus!!” potong Kyu dengan senyuman manisnya.

” Tapi yang ku dengar hanya tiga kamar yang sudah di siapakan?” bisiknya membuat bulu kudu Kyuhyun merinding, ” Hai, tenanglah!! Ini bukan acara bulan madu…” Kyuhyun sontak melayangkan tendangan di tulang kering Siwon, ” Aww.. baby…”

” Rasakan.” umpatnya lalu berjalan masuk mengikuti teman-temannya.

.

.

.

” Aku tak mau satu kamar dengan Yunho hyung. Jadi aku memilih sekamar dengan Lee Hyung Jae.” ucap Changmin tegas.

” Minne apa kau tega meninggalkanku tidur dengan si ikan ini?” Yunho memelas.

” No..NO..” Changmin dengan tegas menolak.

” Kau tega.” umpat Yunho dan hanya di hadiahi juluran lidah.

” Lalu aku?” Kyuhyun menunjuk dirinya sendiri.

Siwon menarik Kyuhyun dengan cepat dan memeluk pinggangnya dengan posesif, ” Kau denganku.” lalu Siwon membawa Kyuhyun berlalu meninggalkan gerumbulan itu tanpa sempat melayangkan protes.

Kyu terperangah dengan kamar di Villa milik kekasihnya ini. Ini pertama kalinya dia datang kemari.

” Ini kamar kita. Suite toilet dan kamar mandi.” ucap Siwon. Kyu hanya mengagguk dengan mulut terbuka. Dia kadang lupa kekasihnya adalah orang kaya. Seharusnya dia tahu ini tak seberapa.

Siwon membereskan barang-barang mereka dan menyimpanya dalam almari.

” Berapa lama kita disini?” Kyuhyun sudah merebahkan tubuhnya di ranjang putih itu.

” Selama yang kau mau.” jawab Siwon. Kyuhyun memplout bibirnya, ” Jangan menunjukan wajah imutmu…”

” Aku tampan.”

” Baiklah!!!” Siwon hanya berlalu dengan santai menunju kamar mandi.

.

.

.

.

Kyuhyun berlahan membuka matanya. Terlihat dari balik tirai suasana sudah mulai gelap. Kyuhyun merenggangkan tubuhnya melihat sekeliling.

” Wonnie…”

Sebelum Kyuhyun bangkit dari tempat tidurnya. Siwon sudah keluar dari kamar mandi.

” Kau sudah bangun, baby?”

” Uhmm” gumamnya.

” Aku menyiapkan air hangat untukmu. Segera mandi dan aku akan membawakan makan malam untukmu. Karna semua sudah makan lebih dahulu.”

” Kenapa kau tak membangunkanku.” Kyuhyun terlihat kecewa.

Siwon membelai rambut coklat kekasihnya, ” Kau terlihat nyaman dengan tidurmu. Bagaimana aku bisa tega?” jawabnya.

Kyu pun bergegas masuk ke kamar mandi dan segera membesihkan tubuhny yang lelah. Tak lama dia keluar dengan handuk kecil di tangan. Dia mengosok-gosok rambutnya yang basah.

” Apakah kita akan terkurung di sini??” tanya Kyuhyun dengan nada datar.

” Makanlah dulu!!! Besok kita akan jalan-jalan.” Siwon menaruh nampan di meja dekan ranjang. Kyu menatap Siwon dengan binggung, ” Bila kau mencari kedua temanmu. Mereka sudah tidur. Jadi lebih baik kau nikmati makan malammu di kamar karna aku tak ingin telinga polosmu ternoda.” Siwon pun duduk di pingging ranjang menatap Kyuhyun yang hanya berdiri mematung.

*******

.

.

.

.

.

.

” Apa ini yang disebut berlibur?” gerutu Kyuhyun dengan wajah di tekuk. Jelas ini bukan sesuatu yang menyenangkan bukan? Jogging. Hmm… tak ada di daftar hidup Kyuhyun. ” Tahu seperti ini aku lebih baik di rumah.” gumamnya lagi.

Siwon yang sudah jauh di depan menghentikan lari ringannya dan menoleh kebelakang menatap kekasihnya tak ada niatnya untuk berlari.

” Lelah?” tanya Siwon dengan membersihkan kening Kyu dengan handuk kecil yang dia kalungkan di lehernya. Kyuhyun mengerucutkan bibirnya, ” Naiklah kepunggungku!!!” kyu pun menggagguk.

Mereka berjalan dengan pelan. Melintasi jalan setapak yang tak semulus jalan kota. Tiba-tiba kaki Siwon terhenti ketika sebuah mobil warna hijau itu melintas berlawan arah dengannya. Kyu pun mengikuti arah pandang kekasihnya.

” Wae? Kau mengenalnya?” curiga Kyuhyun karna di dalamnya terlihat seorang wanita.

Siwon mengelengkan kepala, ” Aniyo.” Siwon tersenyum kecil lalu kembali berjalan menyusul teman-temannya yang sudah lebih dahulu.

********

.

.

.

.

.

Ini hari ketiga mereka di Villa milik keluarga Choi. Pagi inilah yang paling melelahkan. Semalaman mereka berada di pasar malam. Mencoba semua hal yang belum pernah mereka lakukan. Hingga pagi ini Kyu lagi dan lagi bangun kesiangan. Kakinya pegal dan tubuhnya lemas. Dia sudah berulang kali memanggil kekasihnya namun dia tak mendapatkannya. Hingga memutuskan untuk turun namun nihil tak ada yang tahu keberadaanya Siwon. Kyu kembali ke kamar untuk mengambil ponselnya.

Drrtt…drrtt….

From : Stella

” Bila kau sedang mencari kekasihmu. Keluarlah aku akan mengantarmu. Jangan katakan ini pada siapa pun.”

Kyu membulatkan matanya setelah membaca pesan singkat dari teman masa kecil kekasihnya. Dia pun segera turun dan tepat gadis itu menunggu di depan gerbang Villa.

” Dimana dia?’ tanya Kyuhyun.

” Sedang bernoltalgia.” tegasnya. Kyu memicingkan matanya, ” Ikut aku.” Kyu pun mengikuti gadis itu walau dia berusaha menjaga jarak. Dia masih ingat bagaimna gadis itu menciumnya dengan nekad.

Kini mereka berhenti tak jauh dari Villa mereka tempati. ” Ini tempat favorit Siwon dan Yonna.” ucapnya dengan nada dingin, ” Mereka dulu sering kemari walau tinggal di Villa masing-masing. Jiwon pun kadang ikut.” tubuh Kyuhyun mulai bergetar, ” Ini dia kembali. Cinta pertama Choi Siwon.” Stella menatap wajah pucat Kyuhyun, ” Masuklah!!!”

Kyuhyun menatap gadis itu dengan tajam sebelum melangkahkan kakinya dengan ragu. Berulang kali dia mengegam erat cicin pertunangan mereka. Kakinya bergetar namun rasa ingin tahunya semakin besar ketika melihat sosok yang dia kenal sedang memeluk gadis yang duduk di kursi roda. Air mata Kyuhyun mengalir dengar deras.

” Apa kau akan menemaniku?” tanya gadis itu dengan butiran air mata yang tak berhenti membasahi kemejanya.

” Tentu. Tapi…” ucapan Siwon terpotong ketika telinganya menangkap suara tangisan yang tak asing. Dia berdiri melepas pelukan Yonna dan menatap kekasihnya sedang mematung menatapnya dengan butiran air mata. Siwon membulatkan matanya. ” Baby… bagaimana bisa kau disini?”

” Lalu tempatku dimana?’ ucapnya dengan tenang walau air mata itu tak memungkiri perasaan sakit yang mendera jantungnya.

” Baby ini semua tak seperti yang kau lihat.” kata Siwon yang mulai berjalan mendekatinya. Kyuhyun tersenyum dan berjalan meninggalkan Siwon. ” Baby…”

Namun Kyuhyun tetap berlari. Yonna mencoba memanggil Siwon namun sampai dia terjatuh dari kursi roda Siwon juga tak kembali. Siwon meraih lengan pria cantik itu namun…

PLAKKSS!!!

” JANGAN MENYETUHKU.” Kyuhyun kembali berlari namun Siwon menceggahnya walau Kyu berulang kali memukulnya namun pemuda itu membawa kekasihnya ke Villa. Sesampainya disana ke empat temannya hanya mampu melihat tanpa berani bertanya. Siwon membating pintu kamarnya dengan kencang lalu mengkuncinya. Kyuhyun melepas cincin tunangannya dan melemparnya tepat di wajah Siwon.

” Baby…”

” Semua sudah selesai. Benar-benar selesai.” ucap Kyuhyun dengan tegas.

TBC

Advertisements

Author:

Saya manusia biasa Punya salah dan tak sempurna Saya jatuh cinta dengan Wonkyu Tak perduli banyak yang bilang saya gila Bahkan pacar saya... Saya jatuh cinta dengan mereka ♡♡♡♡

113 thoughts on “Tentang Kamu part – 6

  1. Heh.? Kyu parah…. Hanya krn bajunya tdk muat, mlah mau membatalkan pertunangannya apalagi siwon dibuat gila…..
    Skrg, apa mrk bnr berakhir.? Huh.? 😐

    ——1315——

  2. gemess deh sama tingkah kyumom
    aigoo dasar gembul..
    aah ini pasti kerjaan.nya.tuh nenek.sihir deh ..
    kyumom salah paham.tuh

  3. Wadeh kyu ini kalo mikir ga pake ngomong. Eh liat gua ikutan gila. Kalo ngomong ga pake mikir. Harusnya dengerin dulu penjelasannya Siwon. Ckckck nanti nyesal lagi tahu rasa 😈😈😈 keep writing!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s