Posted in BL, Drama, Romance

Tentang Kamu – Part 5

Tentang Kamu – Part 5

Autor : Cat meonks
Cats : Cho Kyuhyun Choi siwon dll
BL,Yaoi, Mpreg
Warning : typo berserakan dan bahasa kurang jelas,
cerita gaje namun asli hasil karya sendiri
Panjang membosankan
Berikan cinta kalian dengan komentar
.
.
.
.
.

Kyuhyun berjalan mendekati kekasihnya dengan ragu. Dia mengigit bibirnya. Bagimana bisa Stella mencintainya? Bahkan menciumnya. Kyuhyun meraih cemari tangan Siwon dengan lembut.

” Kau..bukankah kau tahu dia sudah menjadi milikku.” Siwon menatap dengan mata yang menyalang. ” Aku sudah berulang kali bilang jangan pernah kau mendekati Kyuhyunku.”

” Kyuhyunmu…bukan dulu kau tak menginginkannya? Bukan kau lebih suka dengan kakaknya dan hanya bermaksud memanfaatkannya. Dulu kau bilang akan membantuku…” teriak Stella dengan butiran air mata.

” Tutup mulutmu. Anggap aku masih mengaggapmu sahabat jadi berhentilah!!! Berhenti sebelum aku akan menghancurkanmu. Ini hanya sebuah peringatan. Jadi kau harus lebih hati-hati.” Siwon menarik Kyuhyun meninggalkan tempat itu. Pria manis itu hanya diam ketika pergelangan tanganya di cengeram erat.

” Wonnie sakit..” keluh Kyuhyun. Siwon tak menulikan telinganya. Kini mereka sampai di parkiran. Siwon menutup pintu dengan kasar lalu melakukan mobilnya meninggalkan halaman kampusnya. Berulang kali Siwon mengambil nafas. Kyuhyun tak pernah melihat Siwon semarah ini. ” Wonnie…aku…”

” Diam.” sentaknya.

Butiran air mata itu mengalir begitu saja ketika suara tinggi itu mengalir masuk dalam gendang telinganya.

” Aku tidak selingkuh… kenapa Wonnie marah denganku?” Kyu menunduk.

Siwon mengusap wajahnya dengan kasar lalu mencari tempat yang bisa membuat dia menepikan mobilnya.

” Dia yang menciumku dulu… aku..aku..”

Siwon melepaskan sabuk pengamanya dan menjulurkan tubuhnya ke arah kekasih cantiknya. Mengecup bibir itu dengan rakus membuat Kyu hanya bisa memejamkan mata dengan kedua tangan mencengkeram lengan kekar itu. Mereka mengambil nafas lalu kening mereka bersatu.

” Aku sudah menghapusnya… jadi jangan pikirkan itu lagi…” bisiknya. Kyu mengangguk dan mereka kembali berciuman singkat sebelum mobil itu melaju kembali.

******
.
.
.
.

” MWO???” teriak Changmin dan Eunhyuk bersamaan.

” Apa kau sudah gila? Aku tak percaya dengan ceritamu.” Changmin melipat dada di tangan dan menatap dengan wajah tak percaya.

” Kau tidak lihat bagimana tingkah lakunya terhadap Kyuhyun dan Siwon. Pasti kau hanya sedang mabuk.” sambung Eunhyuk.

” Dia menciumku.”

” MWo?”

” Kenapa kalian suka sekali berteriak.” rengek Kyuhyun.

” Itulah yang tidak aku mengerti. Apa Stella benar-benar perlu kaca mata baru melihat Uke manis sepertinya… apa dia ingin bertindak sebagai laki-laki. Karna aku tak nyakin kau Seme.” ledek Changmin.

” Wae Andwaeyo? Aku juga pria… Kau tahu aku tak kalah tampan dengan Siwon dan sebentar lagi aku akan membentuk tubuhku seperti Siwon.” Kyuhyun sedang membela dirinya sendiri.

Kedua sahabatnya terkekeh melihat sikap merajuk teman sekelas itu, ” Baiklah kami percaya kau akan membentuk tubuhmu menjadi bulat.” putus Eunhyuk .

Kyuhyun memplout bibirnya. ” Tapi apa kau tak berpikir dia hanya ingin merusak hubungamu dengan Siwon?” ucap Eunhyuk dengan lirih. Kyuhyun hanya membulatkan mata coklatnya.

Kenapa tak ada yang percaya bila dia bisa menjadi pria? Dulu dia pernah berkencan dengan Yeoja walau pada akhirnya dia di putuskan.

******
.
.
.
.
.

Kyuhyun hanya memopang dagunya dengan kaki yang berayun-ayun menghilangkan rasa bosannya. Dia berulang kali menguap namun pria tampan di depanya masih tetap asik dengan kertas-kertas bodoh itu. Atau mungkin Siwon masih marah padanya? Tapi dia tak bersingkuh.

“Siwon…”

” Uhm..”

Kyuhyun mengkrucutkan bibirnya, ” Bagimana bila mulai sekarang kau belajar jadi Uke.” Siwon hanya mengangguk tanpa melihat kekasih cantiknya. Kyuhyun cemberut, ” Kau mengagguk apa setuju?” tanya Kyuhyun memastikan.

” Hmm…”

Kyuhyun melipat kedua tanganya di dada dengan mata yang tertatap tajam, ” Apa yang aku harus lakukan di hari pertama aku menjadi seme?”

” Moleukesseoyo.” acuhnya.

” Siwonnie… sudah aku bilang beberapa kali bila aku sedang bicara tatap aku…” rengek Kyuhyun kesal.

Siwon tersenyum tipis lalu menaruh kaca mata bacanya dan memopang dagu menatap kekasih cantiknya, ” Manis sekali seme ku..” goda Siwon.

Kyuhyun melempar buku yang dari tadi hanya terhias di meja.

” Kau pria menyebalkan!!!” sentak Kyuhyun kesal. Kenapa tak ada yang menganggapnya tampan kecuali ayahnya. ” Aku tampan.” tegasnya.

Siwon hanya mengelangkan kepala lalu kembali terfokus pada dokumen-dokumennya. Kyuhyun berjalan mendekat dan duduk di sebelah Siwon.

” Siwon Hyung..” panggilnya manja. Siwon mengerutkan keningnya. Tak biasanya dia memanggilnya dengan hyung. Walau dia sudah memintanya berkali-kali. Kali ini pemuda berlesung pipi itu menatapnya, ” Bagimana kalau kita berkencan.” ucapnya dengan memasang wajah manis.

Siwon tertawa, ” Hmmm… tapi aku masih ada pekerjaan sayang.” kata Siwon menunjukan tumpukan file di tangannya.

” Siapa suruh kau membantu Choi Appa. Kau ini masih kuliah jadi sudah di pastikan kita harus bersenang-senang dulu.” jawab Kyuhyun.

” Lalu bagimana nanti aku menghidupimu?”

” Kau tak perlu bekerja. Karna aku yang akan bekerja Siwonnnie. Kau lupa sekarang kau itu uke ku.” tegasnya.

Siwon kembali terkekeh, ” Ahh… aku lupa. Jadi?”

” Jadi apa?”

” Nanti kau akan di atas?”

” Atas apa?” Kyuhyun kebinggungan.

Siwon kembali tertawa dan mengacak-acak rambut kekasihnya.

” Yah!!! jangan merusak rambutku.” teriaknya tak terima.

Siwon membelai wajah pucat itu dengan lembut sebelum dia mendaratkan kecupan di kening pria cantik itu, ” Bisahkah kau buatkan aku kopi. Sungguh aku lelah…” pinta Siwon.

” Kenapa harus aku? Kau itu berperan sebagai istri dan aku suaminya.”

” Ya..ya.. aku tahu. Aku bisa minta tolong pada kekasihku yang tampan ini membuatkan secangkir kopi hangat.” Kyuhyun memplout bibirnya. ” Sekarang apa lagi?”

” Kau masih memperlakukan aku sebagai uke…?”

Siwon hanya mampu menghela nafas. ” Bagimana kalau kita beli es krim lalu mengantarmu pulang?”

” Kau mengusirku secara halus..” kyu memicingkan mata.

Serba salah. Itu yang kini ada di otak Siwon.

” Baik aku pulang.” Kyuhyun pun bangkit dari tempat duduknya namun sebelum dia melangkah Siwon sudah menariknya di pangkuannya. ” Yah!!! Kenapa kau menahanku…” sentak Kyu sedikit memberontak.

Siwon menaruh dagunya di pundak manja manis itu. Menghirup aroma tubuh Kyuhyun yang memabukan. ” Kau tahu bukan ini adalah salah satu rencana masa depanku denganmu…” Kyuhyun hanya diam, ” Aku tak ingin setelah kita menikah aku tak punya tabungan untuk anak-anak kita. Kau tahu bukan… aku ingin memberikan kehidupan yang layak untukmu dengan jerih payahku. Karna itu aku meminta appa memberikan pekerjaan. Aku harus mulai menghidupi diriku sendiri walau rumah ini masih di berikan appa untukku dan kamu.” ucap Siwon dengan mata yang terpejam. Kyuhyun tersipu malu mengigit bibirnya. ” Karna itu…”

” Wonnie…” sergah Kyuhyun, ” Aku juga akan bekerja.”

Siwon hanya bisa tertawa lagi dan lagi. Tak habis lesung pipi itu menghiasi harinya bila bersama kekasih cantiknya.

” Aku akan meminta appa untuk mencarikan aku posisi di perusahaan juga. Lalu aku akan menabung dan…” ucap Kyu mengantung.

” Dan apa?”

” Tak akan membeli Video Game lagi. Aku akan menabung untuk anak kita.” Kyuhyun menyeringai, ” Lihat saja aku akan buat perutmu itu membuncit… karna aku seme sejati.”

” Baiklah!!!” jawab Siwon dengan santai, ” Sekarang apa kau ingin makan es krim? Ini sudah sore. Lebih baik kita bergegas karna aku tak ingin kau melewatkan makan malammu.”

” Kau masih menganggap aku Ukemu.” hardik Kyuhyun dengan wajah kesal.

” Ahh..” helaan nafas saja yang terdengar. Percumah saja Siwon menjawab karna dia akan tetap di salahkan? Dia perlu segera berdoa semoga di berikan kesabaran lebih. ” Apa kau tak sadar bila aku sedang berperan sebagai istri yang baik untuk kekasihnya? ” Siwon berkata lembut. Kyuhyun tetap memplout bibirnya. Siwon mencium bibirnya singkat dan itu membuatnya merona. ” Kita berangkat sekarang?” Kyuhyun mengangguk.

********
.
.
.
.

” Appa….” Kyuhyun terlihat bersemangat pagi ini. Dia mengenakan jas putih dan berjalan menuju meja makan.

” Wah..wah…putra appa tampan sekali. Kau ingin pergi kemana sayang?” tanya Hangeng.

” Aku ingin bekerja di perusahaan Appa.” jawab Kyuhyun.

” UHUK..Huk!!!”

Semua tersedak makanannya dan menatap horor ke arah pria manis itu.

” Ada yang salah?” tanya Kyuhyun.

” Untuk apa kau bekerja? Apa uang jajanmu kurang?” tanya Cho Handeng. Kyuhyun mengelangkan kepala, ” Lalu…”

” Aku ingin jadi suami yang baik untuk Siwon.” jawabnya penuh kenyakinan.

” UHUK!! HUK!!!”

Kembali semua tersedak.

” Kalian ini kenapa?”

” Kau ini yang kenapa?” hardik Kibum, ” Bukan bulan lalu kau bilang padaku ingin jadi istri yang baik, sekarang…”

” Kalian perlu tahu sekarang aku adalah seme.” jwabnya dengan penuh percaya diri.

” Umma tak nyakin.” sambung Heachul.

” Umma..” rengek Kyuhyun.

” Sayang…” Handeng menengakan istrinya.

” Kau ingin membelanya? Kadang aku ingin tahu dimana otak Siwon. Bagimana dia bisa mengambulkan apapun yang menjadi keinginannya? Apa ada seme yang merajuk seperti itu… kau lebih mirip yeoja.” omel Heachul.

” Sayang/Umma” ucap Hangeng dan Kyuhyun bersamaan.

Heachul mengacuhkan tatapan mematikan suaminya.

” Baiklah!!! Bagimana kalau kau jadi asisten appa saja.” tawar Hangeng.

” Kau ingin mertuamu marah dan membunuhmu. Menyerahkan perusahaan kita pada anak manja ini?” omel Heachul.

Hangeng membelai punggung tangan istrinya dan melontarkan senyuman khasnya. Seberapa kerasnya dia, hanya suaminya yang mampu tenangkan dia.

” Terserah. Jangan mengeluh padaku.” jawab Heachul dengan nada ketus.

” Gomawo umma…Gomawo appa…” Kyuhyun terlihat bersemangat.

*******
.
.
.
.

To : My Love Wonnie
“Tak usah menjemputku. Karna mulai pagi ini aku sudah bekarja di kantor appa. Bogoshipdago?’

selang beberapa menit…

From : My Love Wonnie
” Naneum nareul bogosipda.”

BLUSS!!! Semburat warna merah muncul di kedua pipi cubbynya. Menahan senyumam manis agar appanya tak tahu. Baru semalam tak bertemu dia sudah merindukan pria tampan berlesung pipi itu.

*******
.
.
.
.

” Apa kau masih marah? mianhae…jeongmal mianhae…” Stella menunduk dalam.

Siwon menikmati kopi hangatnya. Beruntung baby Kyunya tak meminta menjemputnya pagi ini.

” Kau tahu aku tak bisa menahan amarahku ketika semua bilang kau..kau melamarnya.” lanjutnya dengan suara lirih.

” Tapi tetap saja aku tak suka. Kau sudah tahu dia milikku.” jawab Siwon.

” Dia mengingatkanku dengan Yonna.”

” Kau selalu mencari alasan. Menyangkutkan tentang Yonna… Sudah aku bilang Kyu bukan Yonna… bahkan tak ada yang mirip darinya.” tegas Siwon dengan nada yang di naikkan satu oktaf.

” Mianhae… kau tahukan aku yang pertama melihatnya dan menyukainya.”

Siwon kembali mengambil cangkirnya dan menyesapnya kembali.

” Tapi waktu itu kau tak mengkatakan apa pun?”

” Apa Kyuhyun membenciku?”

Siwon mengelengkan kepalanya lalu tersenyum, ” Karenamu dia menggap dirinya seorang pria sejati.”

Stella mengkrucutkan bibirnya, ” Bukan memang dia pria. Pria yang mencuri hatiku.” jawab Stella dengan tegas.

” Tapi dia milikku. Ingat!!! Aku tak mau bertengkar lagi denganmu. Bagimana kondisimu?”

” Baik.”

Semua kembali seperti semua. Berbicara dengan nada sederhana. Tak ada yang percaya bila Stella memang mencintai Cho Kyuhyun tapi itulah yang dia rasakan hingga membuatnya gila. Hanya Siwon yang percaya karna itu dia selalu menjaga kyuhyunnya. Kadang dia juga takut… mungkin tak hanya Stella saja…

*******
.
.
.
.

” Appa…Kyunnie lelah?” keluh Kyuhyun yang kini tiduran di sofa kantor milik ayahnya. Bahkan kini jasnya sudah di lepas. Padahal sejak tadi dia hanya bermain game di laptopnya. Hangeng hanya tertawa kecil, ” Appa..” rengeknya.

” Pulanglah!!!” perintah sang appa.

” Appa juga pulang?”

” Tidak. Masih banyak pekerjaan yang perlu appa kerjakan.” Kyuhyun memplout bibirnya, ” Apa?”

” Mana gajiku?” Kyuhyun mengulurkan tangannya.

Kembali Hangeng tertawa ini belum setengah hari dan kerjaanya hanya beramin game namun dia meminta gaji.

” Berapa yang kau minta?”

Kyu nampak berpikir, ” Sebanyak appa menggaji kariawan appa.” Hangeng hanya tersenyum lalu mengelurkan beberapa lembar won.

*******
.
.
.
.
.

Kyuhyun berjalan dengan riang menyusuri lorong perusaahan Choi. Dia menggengam ribuan won itu di tanganya dengan senyuman manis.

” Dimana tempat kerja Wonnieku?” kariawan itu hanya terdiam menatap Kyuhyun, ” Kenapa menatapku seperti itu? kau menyukaiku?”

pegawai perempuan itu terkekeh, ” Siapa wonniemu?’ tanya wanita itu.

Kyuhyun menggaruk kepalanya, ” Maksudku Choi Siwon.”

” Oh, pria tampan itu.” Kyuhyun mengerutkan keningnya, ” Dia sedang duduk-duduk di ruang rapat. Kau siapa? Mungkin dia lelah karna ini pertama kalinya dia mengikuti rapat.” ucapnya dengan mata berbinar.

” YAH!!! DIA KEKASIHKU.” sentaknya lalu berjalan menuju segrumbulan orang keluar dari ruangan itu. Wanita itu membulatkan mata ternyata pria tampan anak bosnya telah memiliki kekasih. Ahh … semua wanita menghela nafas.

Kyuhyun membuka pintunya dengan kasar membuat Siwon yang masih membaca berkas-berkasnya tersentak.

” CHOI SIWON berhenti bekerja atau berhenti menjadi kekasihku?” Siwon menjatuhkan berkasnya dan menatap dengan dua bola mata membulat. ” Kenapa kau diam kuda genit?”

Siwon yang hendak berdiri kini duduk kembali karna dorongan Kyuhyun dan dia berada di pangkuannya mengecup bibir jokernya dengan posesif. Melumat dan mengigit bibir bawah pria tampan itu. Bagaimana pun mereka menikamati paru-paru mereka memperlukan udara hingga Kyunnielah yang mengakhirinya.

” Baru beberapa jam aku tak mengawasimu sudah ada yang menggodamu?” rengeknya membuat air mata itu mengalir, ” Bagimana kau melakukan itu selagi aku kerja? Padahal aku pulang lebih awal untukmu…bagimana kalau aku sibuk nanti. Pasti kau…hiks…” kini Kyunnie terisak di bahu pemuda berlesung pipi itu.

” Kau apakan calon menantuku Siwon?’ suara berat itu membuat Kyunnie membulatkan mata? Jadi?

” Appa…” Siwon menatap ayahnya yang dari tadi hanya menyaksikan pertengkaran hangat. ” Bahkan aku tak tahu salahku…?”

Kyuhyun sontak berdiri dan membungkukkan badannya. Menggaruk kepalanya. Dia tak tahu bila masih tersisa orang? Apalagi itu mertuanya? Pipinya memanas.

” Sebenarnya ada apa Kyu?” tanya Choi Kangin. Kyuhyun tertunduk malu, ” Ceritakan pada appamu ini?” lanjutnya.

” Appa pecat Wonnie.” ucapnya dengan tegas. Siwon membulatkan matanya, ” Biar aku yang bekerja bagimana pun sebagai kepala keluarga aku akan menghidupinya. Lihat ini hasil kerjaku sehari ini?” tuturnya dengan semangat.

” Kepala keluarga?” Kyuhyun mengangguk mantap. Siwon hanya terdiam, ” Jadi jangan biarkan calon istriku di lirik wanita lain. Tadi ada seorang wanita yang mengkatakan Wonnie tampan, apa dia tak tahu kalau Choi Siwon milikku?”

” Jelas mereka tak tahu.” sergah Siwon.

” Kenapa kau tak memberi tahunya?”

” Kenapa aku harus memberi tahunya. Dia tak bertanya aku milik siapa?’

” Kau sengaja bukan? Sudah aku bilang lebih baik kau di rumah saja belajar memasak dan menungguku sampai pulang kerja.” tegasnya.

” Cukup tahu. Aku sudah bisa menggunakan alat dapur dengan ahli? bagaimana dengamu Kyunnie?”

” Ehemm!!!” Kyuhyun dan Siwon menghentikan perdebatannya, ” Bisakah kalian berhenti bertengkar? Suara kalian membuat semua kariawanku melihat kemari? ” sontak pasangan itu menoleh ke arah pintu dan benar beberapa kariawan memperhatikannya. ” Jadi apa harus sekarang aku melamarkan Kyunnie untukmu Siwon?” tanya Kangin.

” Andwae. Aku yang akan melamarnya appa? Karna aku Seme disini.” tegasnya membuat Kangin tak bisa menahan tawa, ” Wae?”

” Bwayo!! Kau begitu manis bagimana kau bisa menjadi seme?”

” Banyak wanita yang menyukaiku? Berarti aura maskulinku bersinar kuat?” jawabnya.

” Appa sudahlah!!! bila terus berlanjut dia tak akan berhenti. Kaja?” Siwon menarik tangan Kyuhyun keluar tanpa berpamitan. Kangin hanya mengelengkan kepala.

” Kita akan kemana?’

Siwon berhenti mencangkup wajah Kyuhyun dan mendekatkan wajahnya, ” Membicarakan posisi kita?”

” Posisi?”

Siwon mencentil hidung Kyuhyun sebelum menyeretnya kembali.

” Kau tetap memperlakukan sebagai ukemu?” gumam Kyuhyun. ” Apa aku harus belajar dari Yunho hyung…??” pikir Kyuhyun. Sontak Kyuhyun menghentikan langkahnya, ” Auww…”

” Jangan bicarakan pria lain di belakang kekasihmu. Bila kau ingin menjadi seme aku akan mengajarimu…”

” Jinjja?” Siwon mengangguk, ” Gomawo Wonnie.” ucapnya dengan memeluk kekasihnya. Siwon mengusap punggung itu dengan lembut.

*******
.
.
.
.
.

” Kyunnie…” Kibum memeluk adiknya dengan erat.

” Nunna kau tak lihat aku sedang makan.” sentak Kyuhyun kesal.

” Yah!! Sampai kapan kau makan? Lihat tubuhmu…” sentak balik Kibum. ” Tumben kalian kemari?” Kyuhyun masih menikamti es krimnya hanya menjulurkan sedoknya ke arah Siwon.

” Nunna bisakah kau buatkan aku sesuatu yang cantik untuk calon tunanganku?” kata Siwon.

” Wonnie..” rengek Kyunnie.

” Ahh sesuatu yang tampan dan maskulin untuk calon suamiku?”

Kyuhyun memplout bibirnya sedangkan Kibum hanya tertawa.

” Sepertinya kalian suka sekali meledekku?” gumamnya dengan kesal dengan mengigit sendok es krimnya.

*******
.
.
.
.
.

Dua keluarga itu begitu sibuk sekarang menyiapkan acara pertunangan Siwon dan Kyuhyun. Tapi hanya Siwonlah yang terlihat ikut membantu karna Kyuhyun masih marah. Dia tak terima ketika keluarga Siwonlah yang datang. Harusnya keluarganya yang datang berkunjung. Siwon sudah mulai mengalah meminta keluarga Choi mengundang keluarga Cho ke rumahnya untuk makan malam. Namun Kyuhyunya tetap tak mau bicara dengannya.

” Kau tahu aku seperti makan malam dengan patung?” keluhnya. Pasalnya Kyuhyun hanya diam menikmati makan malamnya. ” Apa yang harus aku lakukan agar kau tak marah lagi? Bukan aku juga sudah mengakui kau sebagai seme di kampus.” ya ya beberapa hari yang lalu Siwon berteriak di depan gerbang kampus bila dia adalah Uke. Malu? Pasti tapi demi baby Mbullnya.

Taks!!! Kyuhyun membanting alat makannya.

” Kau menyebalkan!!!”

” Iya.”

” Kau pria jahat.”

” Iya.”

” Aku membencimu.”

Siwon bernafas lega dengan pertanyaan cinta Kyuhyun, ” Akhirnya Kyunnieku kembali?”

” Aku bukan Kyunniemu.” Siwon kembali terkekeh. ” Jangan tersenyum seperti orang bodoh.”

” Arraseo.”

Kyuhyun memplout bibirnya dan ingin sekali Siwon mengecupnya. Tapi ini masih di tempat terbuka. Dia tak ingin ada yang menikmati wajah cantik kekasihnya.

******
.
.
.
.
.

Hari berganti hari. Waktu begitu cepat berlalu. Hingga pada akhirnya datang juga hari yang sudah di tunggu Choi Siwon. Manik kelam itu terliat terpancar sempurna pagi ini. Dia tersenyum memikirkannya. Walau hanya bertunangan minimal dunia tahu Kyuhyun miliknya.

” Beberapa langkah lagi kau akan menjadi milikku seutuhnya. Ahh…Kyunnie…” Siwon menghempaskan tubuhnya kembali ke ranjang dan menatap langit-langit kamarnya.

Drrtt…Drrtt….

Ponselnya bergetar

My Kyunnie
Calling…..

Siwon bangkit dari tidurnya dan segera menekan icon telpon berwarna hijau itu.

“Yoboseyo?”

” Siwon aku ingin membatalkan acara pertunangan kita. Hiks…”

Siwon membulatkan mata, ” Wae? Kyunnie jangan bercanda…”

” hiks…Aku tidak bercanda.”

” Kyu…”

Klik!!!

Pembicaraan itu putus sepihak. Ada apalagi dengan Kyuhyunienya. Siwon mengacak rambutnya lalu bangkit dari ranjangnya dan mengambil jaket lalu bergegas keluar kamar.

TBC

Terima kasih buat komentar kalian

Advertisements

Author:

Saya manusia biasa Punya salah dan tak sempurna Saya jatuh cinta dengan Wonkyu Tak perduli banyak yang bilang saya gila Bahkan pacar saya... Saya jatuh cinta dengan mereka ♡♡♡♡

99 thoughts on “Tentang Kamu – Part 5

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s