Posted in BL, Oneshoot, Romance

Im Yours

By. Ellena Cho

Rate : M (18+)

Warning : BL, OOC, typos

Cast : always WonKyu

 

Another story again from Loving You

 

Im Yours

Aku menatap hamparan samudra luas di luar sana dari beranda kamar. Malam yang indah. Dengan jutaan bintang dan debur ombak, juga angin yang berhembus hangat. Apa lagi hal baik yang ku harapkan ? Semua sudah tersedia.

Aku mengulas senyum pada gelapnya malam. Semuanya sempurna, seperti yang ku harapkan. Hari ini indah, begitu indah, nyaris seperti apa yang selalu ku gambarkan dalam setiap novel-novelku. Terimakasih Tuhan…

Mata bulatku terpejam, menikmati hembusan angin pantai yang sedikit menggelitik bagian-bagian tubuhku yang tidak tertutupi kemeja yang aku pakai. Aku bahagia…ah…lebih tepatnya kami bahagia. Ya.. Aku, Cho Kyuhyun dan suamiku, sebenarnya ini agak menggelitik telingaku saat aku harus mengatakan bahwa ia suamiku tetapi pada kenyataannya memang dia, Choi Siwon adalah suamiku dan aku bahagia hari ini.

Kalian ingin tahu kenapa ? Karena hari ini kami telah resmi menikah. Hahaha…tak perlu terkejut seperti itu… pernikahan kami sudah cukup menggemparkan publik Korea, tak perlu ikut menggemparkan kalian juga… yah kalau kalian ikut berbahagia untuk kami akan kami terima dengan senang hati.

Siapa yang tidak akan heboh jika menyangkut pernikahan kami… Hahaha…kami ini termasuk orang-orang paling fenomenal di Korea. Kisah resmi kami menjadi sepasang kekasih saja sudah membuat gempar dan sekarang kami kembali membuat berita baru tentang pernikahan kami. Ah.. Aku sudah bisa membayangkan apa yang akan ada dalam headline tabloid gosip dalam beberapa bulan kedepan. Pernikahan penulis novel terkenal dan pengusaha muda tersukses dan tertampan di Korea, tentunya bukan hal yang ingin dilewatkan oleh pemburu berita itu.

Untuk itulah kenapa kami ada disini, di tepian Pulau Jeju, mengungsi sejenak dari hiruk pikuk Seoul. Menikmati akhir yang indah dari kisah cinta kami. Setelah melalui masa perjalanan cinta yang berbeda dan tentunya tak mudah, kami bisa berakhir di tempat yang kami inginkan, menyatukan janji di hadapan Tuhan. Sebenarnya ini bukan akhir, ini awal dari kehidupan kami yang baru.

“Hai sexy…” lengan kokoh yang memeluk pinggangku sedikit membuatku tersentak. Tak perlu membuka mata untuk tahu siapa.

“Heemm..” aku menjawab dengan gumaman lirih, masih menikmati hangatnya udara Pulau Jeju, ditambah kehangatan tubuh suamiku.

“Apa yang kau lakukan disini Baby..?”

“Menunggumu kalau kau mau tahu…”

Siwon menenggelamkan kepalanya ke ceruk leherku. Kebiasaanya yang mengatakan dia sangat menyukai aroma tubuhku. “Apa aku lama, sayang..?”

“Tidak…ugghh..Hyunng…”

“Heemm..”

Siwon mencium leher putihku, menggigitnya kecil, membuatku sedikit mendesah. Reflek, aku memiringkan kepalaku, memberi akses padanya untuk menjelajah daerah kesukaannya, memberi tanda-tanda kepemilikannya. Ya.. Cho Kyuhyun adalah milik Siwon, dan Choi Siwon, sudah memasrahkan diri sepenuhnya pada pesona seorang Cho Kyuhyun.

“Aku selalu suka aromamu, Baby…”

“Heemmm…Hyunnghhh…”

Aku mencengkeram lengan Siwon yang melingkari pinggangku, saat kekasihku itu menciumi belakang telingaku. Oh.. kenapa Siwon selalu tahu cara untuk memanjakanku. Tangan besar itu menelusup kedalam kemeja yang aku pakai. Membuat tubuhku bagai tersengat aliran listrik saat, kulitku bersentuhan dengan tangan Siwon yang mengelus pinggangku.

Sentuhan Siwon masih sama, selalu membuatku bergetar. Kaki-kaki ku terasa seperti jelly, saat Siwon mulai menurunkan kerah kemejaku, membuat bahuku bersentuhan dengan bibir hangat Siwon. Untung saja Siwon menyangga tubuhku, jika tidak mungkin saat ini aku sudah merosot ke lantai.

“Hyuungg…please…”

“Apa yang kau inginkan, sayang ?”

“Kiss me..touch me…do me..” aku tak peduli pada suaraku yang memohon. Aku menginginkan Siwon, sekarang.

“As you wish, Babe..”

Siwon menggendongku keranjang kami, sambil melumat bibirku. Aku memperhatikan wajah suamiku yang membaringkanku ke ranjang. Pandangan kami bertemu. Ada berbagai rasa tercurah, penuh ketulusan, kebahagiaan, dan kilat gairah. Siwon menunduk, menggoda bibirku, tak benar-benar mencium, hanya menjilat bibir bawahku yang terbuka, hell… Ini cukup untuk membuatku mengerang frustasi.

“Siwonniehhh…please..now…”

“Please what, Baby..”

“Touch me now..”

Yess… Touch me now Siwon…atau aku akan gila sekarang. Aku menggigit bibirku ketika Siwon mengecupi pundakku. Sentuhan Siwon begitu memabukkan. Aku mengunci logika jauh-jauh dalam otakku saat kekasih tampanku itu menambahkan tanda-tanda lagi yang tidak akan hilang dalam beberapa hari.

Tubuhku menegang ketika tangan Siwon mengelus dadaku yang terbuka. Entah kapan suamiku itu membuka kemejaku. Tubuhku kembali tersentak saat Siwon menemukan satu titik disana dan mulai memanjanya dengan jari-jarinya. Oh my Dear Lord…aku susah payah menyembunyikan desahanku, membuat jemariku mencengkeram sprei kuat-kuat.

“Mendesahlah Baby…aku suka desahanmu…”

Dan aku pun mendesah, mengerang nikmat pada semua sentuhan Siwon, sentuhan yang menghasilkan jejak panas pada kulitku yang membuatku semua bagian tubuhku berteriak meminta lebih. Rasanya semua panas tubuhku berkumpul di satu tempat dan menuntut pelepasan sekarang. Please Siwonie…jangan membuatku tersiksa….

Siwon menyeringai, aku tahu dia berniat menggodaku, oh apapun itu aku menyukainya… Aku menginkannya. Dia mencium, menjilat, menghisap setiap bagian yang bisa dicapainya, membuatku terus menerus mendesahkan namanya. Aku yakin Siwonku suka jika aku mendesahkan namanya seperti ini, katanya namanya akan terlihat begitu indah. Ah..chessyball…

“Hyuungg…” ah aku memohon.

“Sebut namaku Kyu…”

“Siwonnieehhh…”

Aku semakin bergerak gelisah saat kecupan-kecupan Siwon menyusuri tubuh bagian bawahku. Oh..oh..aku bahkan tak tahu suamiku itu sudah berhasil melucuti pakaian kami.

Tubuhku seketika melengkung saat bibir Siwon meraup pusat panas tubuhku, menyelimutinya dengan lidahnya yang hangat, tanganku mencengkeram bahu Siwon yang lembab karena keringat, menahan serangan nikmat yang tak terelakkan. Dan aku hanya bisa meneriakkan nama dirinya keras-keras ketika bibir Siwon membuatku meledak saat itu juga.

Siwon tersenyum, memandangku yang masih terengah dalam pelukannya. Pemberhentian pertamaku malam ini cukup menguras tenagaku, tapi sepertinya Siwon memahami keadaanku, terlihat dari caranya menenangkan aku.

Siwon mengusap wajahku yang basah oleh peluh, mengecupi leherku yang membuatku kembali bangkit, dan terus membisikkan kata cinta yang aku yakin tak akan pernah di ucapkannya pada orang lain.

“Kau mau aku berhenti…”

Apa dia bilang berhenti… Astaga wonnie.. Hell no…

“Lakukan Siwonnie…”

“Kyu….” suaranya terdengar ragu

“Miliki aku….”

Yeah..yeah..miliki aku sekarang Siwonjadikan aku milikmu seutuhnyaSekarang Siwonnie….

Siwon memposisikan tubuhnya di depan tubuhku. Mengecup bibir merahku yang sepertinya sudah membengkak. Perlahan, dia mulai menandaiku, menanamkan bukti bahwa aku miliknya, jiwa dan ragaku.

Aku menancapkan kuku-kuku ku ke punggung Siwon saat kurasakan kehadirannya dalam tubuhku. Damn… Tubuh bagian bawahku terasa terkoyak, perih, dan panas. Membuatku memejamkan mata ku rapat-rapat. Aku tak ingin menangis dan membuatnya khawatir tapi tetap saja setitik air mata menuruni pipiku.

Tapi bisikan-bisikan lembut Siwon dan kecupan-kecupannya, membuatku mulai tenang dan melupakan rasa perih di tubuh bagian bawahku. Rasanya sedikit tak nyaman, tapi aku tahu Siwon tak akan pernah menyakitiku.

“Baby.. Sayang… Lihat aku..”

Mendengar suaranya yang memohon, susah payah aku membuka dua bola mataku, memandang tepat kedalam mata indah Siwon. Tatapan meminta persetujuan untuk melakukan lebih. Aku mulai menyesuaikan diri dengan kehadiran Siwon dalam tubuhku. Bibirku mengulas senyum lembut.

“Bergeraklah…”

Satu kata dari ku itu cukup untuk membuat Siwon mulai menyeretku kedalam dunia yang baru. Dunia milik kami berdua, dimana hanya ada cinta dan satu rasa yang menjerat kami dalam kenikmatan.

Aku menatap wajah suamiku yang sedang mengerang penuh kenikmatan. Aku tak ingin memejamkan mata, walau sungguh kenikmatan ini tengah menggulungku. Aku ingin mengabadikan wajah dirinya. Oh aku selalu suka wajahnya ketika dia mengerang nikmat, begitu sexy dan menggoda.

Dua tubuh kami menyatu sempurna, bergerak bersama menikmati kehangatan tubuh satu sama lain. Detak jantung berpacu dalam nada erotis yang semakin lama semakin menggila. Tubuh ku menari dalam satu gerakan indah bernafaskan gairah, mengikuti irama tubuh Siwon yang menghentakku semakin keras. Tak ada kata yang terucap, semua terungkap hanya dengan desahan dan erangan.

Dan saat semua gairah memuncak, ketika cengkeraman nikmat itu semakin erat, kami meledak dalam pusaran arus kepuasan dengan meneriakkan nama kekasih, seolah-olah hanya itu yang bisa kami ingat.

.

.

.

Siwon mengecupi pundakku yang basah oleh keringat. Getaran tubuh kami sudah mereda, berganti rasa bahagia yang menenangkan. Sedangkan aku masih memejamkan mata, tidak tidur, hanya bergelung nyaman dalam pelukan kekasihku. Menikmati tangan Siwon yang mengusap pungunggku lembut.

“Hyung..”

“Heemmm..”

“Apa kepergianmu tak bisa ditunda…kita baru saja menikah…”

“Maaf Baby..tapi pekerjaan ini begitu penting…”

“Yaakk…Hyuungg..”

Aku bangkit dari tidurku, membuat selimutku jatuh ke pinggang. Bibirku mengerucut, sebal pada Choi pabbo itu, bisa -bisanya dia berkata pekerjaannya lebih penting daripada aku. Hell… Dia memang harus diberi pelajaran.

Tanganku mengambil entah kemeja siapa dan akan memakainya ketika Siwon menyambar kemeja itu dan membuangnya jauh-jauh. Oh..oh..ini bukan pertanda bagus sepertinya…

“Kau boleh merajuk Baby… tapi siapa yang menyuruhmu berpakaian sekarang.. kita belum selesai….”

Nah..apa aku bilang….

“Tunggu… tunggu… Hyung… kau tidak bermaksud…. Andweeee…. Hyung… aku ada acara fansign besok… Hyuuunggg…”

Tubuhku kembali terbanting keranjang, terperangkap dalam lengan Siwonku. Oh..habislah aku…

“Apa kau pikir aku peduli, sayang..”

“Anddwweeee….. Hyyuungggg….. aahhh… eeghhh….”

Yah..yah… Habislah aku kali ini… Dan sepertinya aku juga harus mengucapkan selamat tinggal pada semua acaraku besok..

Hei kalian…berdoalah untukku agar aku masih bisa berjalan besok…

—Choi Kyuhyun—

———END———

Note :

Jangan timpuk saya… *pundung dipojokan*

Buat yang minta mereka menikah.. ini bagaimana?? Mian kalau gaje dan abal… Baru pertama kali buat rate seperti ini….

Jadi… Masih adakah yang mau review…!! review pleaseee….^^ *kedip-kedip*

Buat yang sudah mau membaca semua tulisan saya TERIMAKASIH BANYAK *pakecepslok* deep bow*

My dear “Nyonya Lee ikan”… berjuta terimakasih *lempar hae* pelukcium*

Author:

I Love Hangeng ❤❤❤❤❤

42 thoughts on “Im Yours

  1. Maaf kyu…aku tidak bisa membantu untuk berdoa…karna aku takut diterkam kuda liar…😂😂😂😂😂
    Malahan won pasti mintanya kalo kamu itu bisa nya diatas ranjang aja topless….😄😄😄
    So sweet banget…

  2. Penulisan nc nya bagus gk fulgar.. hahahahhah.. jadi gk dosa2 amat bacanya.. #ehhh wkwkwkw.. senang bacanya krna siwon memperlakukan kyu bak princess di malam pertama.. hahaahha.. makasii unnie bwt updatean ceritanya.. hahahahhah..

  3. Astaga hidung panas, badan merinding, harinya hot pula di tambah baca yg hot pula jadi semakin hoooooottt, pas mantap deh wonkyunya, gila #tepar, aigooo mereka romantis sekali membuat iri saja kereeee,, #mimisan, udah lama gk baca yg rate M lgi pas baca jd gimana gitu, pokoke keren lah.
    ohya mian baru bisa baca n koment sekarang eonnie 😀

  4. Selamat atas pernikahan wonkyu…selamat menikmati bulan madu jg dengan ronde2 yg bnyk lg…semoga cpt pny baby…ouch senengnya, mau mimpiin babykyu dung2 aaah…😪

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s