Posted in BL, Romance

Our Time

By. Ellen Cho

Rate: T+

Genre: Romance

Warning : BL, OOC, Typos

Cast : WonKyu as always…

 

-Our Time-

Jadwal sialan…manajemen sialan, film sialan, Kyuhyun terus mengumpat. Hell.. Bagaimana tidak, jika orang-orang menyebalkan itu selalu membuat jadwal yang juga super duper menyebalkan yang pastinya juga akan membuat hari-harinya menyebalkan. Ralat, amat sangat menyebalkan tanpa kehadiran kekasihnya. Hingga Kyuhyun pernah berfikir , untuk bertemu dengan kekasihnya mungkin dia harus membuat upacara persembahan kepada dewa-dewi seperti jaman dahulu. Gezz..

Bahkan Kyuhyun sendiri pun tak yakin apakah memang benar sekarang dia masih memiliki kekasih, mengingat dalam sebulan terakhir ini saja, dia sama sekali belum bertemu kekasihnya. Huhh…

Dan apakah salah, jika lagi-lagi dia harus menyumpahi manajemen itu yang semena-mena membuat kekasihnya bertingkah layaknya presiden negara super power yang super duper sibuk, hingga tidak sempat untuk sekedar menyapa pujaan hatinya?

Demi Tuhan, Cho Kyuhyun masih manusia biasa. Dia masih bisa merasakan sesuatu yang bernama rindu. Ok..ok..memang benar jika kekasihnya, Choi Siwon-nya adalah super model kelas atas, aktor terbaik se-Asia, hingga banyak yang ingin menjadikannya aktor film ini itu, jadi brand ambassador produk ini itu, tetapi apa karena itu semua Kyuhyun tidak boleh merindukan kekasihnya, miliknya.

Sampai detik ini pun Kyuhyun terkadang heran dengan pilihan yang di ambil Choi Siwon. Kekasihnya itu sebenarnya bisa saja hanya duduk diam di rumah tanpa melakukan apapun dan dia tetap bisa mendapatkan semua yang dia inginkan. Tapi si kuda itu lebih memilih memamerkan ketampanan wajahnya pada semua yeoja dan namja di luar sana dan memberikan tanggung jawab perusahaan sepenuhnya pada Kyuhyun.

Bukannya Kyuhyun tidak mampu, bukan, Kyuhyun cukup cakap dalam mengelola perusahaan, tapi rasa marah itu karena terus menerus ditinggal kesana kemari oleh kekasihnya yang membuatnya hampir selalu sendirian di apartemen mereka. Kyuhyun hanya ingin kekasihnya, sebegitu sulitnyakah?

.

.

.

Kyuhyun menekan password apartemennya dengan tidak bersemangat. Well… Apakah akan bersemangat ketika tahu apa yang akan ditemukannya di dalam tidak lebih dari kekosongan. Namja manis itu menghela nafas, semua sudut di apartemen mewah itu hanya akan membuatnya semakin merindukan Siwon.

Seperti sofa ruang tamu, itu adalah tempat favorit Kyuhyun untuk bermanja-manja pada Siwon. Dapur, itu tempat Siwon mengganggu Kyuhyun memasak, dengan menggodanya ini itu atau mencuri satu dua kecupan, lalu balkon, hmm..tempat super romantis favorit mereka untuk menatap bintang dan pemandangan indah Seoul di malam hari dari lantai 30.

“Huuuhhhffff….”

Lagi-lagi Kyuhyun hanya bisa menghela nafas. Benar kan apa tebakannya. Semua kosong, tanpa ada Siwon. Ini menyakitkan sekaligus menyesakkan. Manja? Apa kalian pikir Kyuhyun akan peduli pada sebutan itu, tidak.

Kyuhyun tetap tidak mengerti apa alasan Siwon memilih untuk berprofesi sebagai aktor dengan resiko kehilangan banyak waktu untuk bersamanya. Entahlah, mungkin hanya Tuhan dan Siwon yang tahu.

Tak mau terlalu berlarut-larut dalam lamunan yang akhirnya hanya akan membuatnya semakin merindukan Siwon, Kyuhyun bergegas menuju kamarnya.

Ah…satu lagi , tempat terfavorit versi Choi Siwon, kamar tidur. Karena kata Siwon di tempat ini dia bisa memiliki Kyuhyun seutuhnya. Apa maksudnya?? Entahlah… Kyuhyun tidak mengerti, mungkin kalian bisa tanyakan pada Siwon nanti jika dia pulang.

Pandangan Kyuhyun jatuh pada ranjang king size bersprei babyblue. Ranjang itu dulu, pada jam seperti ini tak pernah sepi. Biasanya ranjang itu penuh canda tawa, menjadi saksi pelukan-pelukan mesra dan kadang si ranjang akan berderit sampai pagi. Ah..tapi itu dulu..sebelum Siwon tercekik jadwal-jadwal itu.

Sebelum pikiran-pikirannya berubah menjadi sesuatu yang bisa membuatnya lagi-lagi berakhir mengenaskan, Kyuhyun bergegas membersihkan diri. Mungkin sedikit guyuran air hangat bisa membuatnya sedikit rileks dari beban-beban di otaknya.

“Hyung…cepatlah kembali…”

.

.

.

Setengah jam kemudian Kyuhyun sudah menyelesaikan acara mandinya. Memakai kemeja milik Siwon yang terlalu besar di tubuhnya, warna hitam yang sangat kontras dengan kulit putih pucatnya dan jangan lupakan air yang masih menetes dari ujung rambut ke leher jenjangnya. Aigoo…Baby…you’re gorgeous….

Kyuhyun mengamati penampilan dirinya di depan cermin besar di kamarnya. Bukankah dia begitu manis, kekasihnya itu sangat suka melihatnya dalam penampilan seperti ini. Siwon selalu menyebutnya naughty side of Kyunnie. Sayang Siwon tidak disini sekarang, dia mungkin masih menjalani promo film, atau pemotretan atau memberi tanda tangan pada ahjumma-ahjumma yang ingin menjadikannya menantu. Well…kalau begitu, kau melewatkan pemandangan indah Siwon-ssi.

Kyuhyun membuka pintu balkon kamarnya, membuat tubuhnya sedikit bergetar tersapu dinginnya malam. Di pandangnya bintang-bintang di luar sana, mencoba merefleksikan bayangan yang sangat dia rindukan. Namja manis itu tersenyum, tak apalah jika sekarang dia belum bisa bersama kekasihnya, setidaknya mereka masih memandang langit yang sama, bintang yang sama, dan menghirup udara yang sama. Kyuhyun memejamkan mata bulatnya, menikmati hembusan angin yang menggelitik kaki telanjangnya.

“Hei bintang…bisakah kau datangkan kekasihku sekarang? Aku merindukannya..”

“Akan aku kabulkan, Sayang…”

Deg!!

Tangan kekar yang tiba-tiba saja melingkari pinggangnya hampir saja membuat Kyuhyun berteriak. Tapi, untung saja itu tidak terjadi ketika tubuhnya mulai mengenali kehangatan itu.

“Syukurlah kau masih ingat padaku, Hyung..”

“Kau ingin aku melupakanmu??”

“Jika itu bisa membuatmu bebas”

Kyuhyun memiringkan kepalanya ketika Siwon mulai mengecupi lehernya.

“Bukankah kau tahu aku tak akan pernah bebas darimu…” Siwon masih sibuk dengan kegiatannya mari menjilat leher Kyuhyun.

“Kenapa aku tak mendengarmu masuk, kau menakutiku, kau tahu…”

“Well…aku pikir aku ingin memberi kejutan…”

“Eeennggghhh….hyuunnggghhh…bukankah kau tahu aku benci kejutan..”

“Tapi sepertinya aku yang kau buat terkejut, Baby, kenapa kau berpenampilan seperti ini hemm..?” Leher putih mulus itu kini di tempati beberapa bercak merah yang tidak akan hilang dalam beberapa hari kedepan.

“Aku hanya merindukanmu…”

“Kau yang seperti ini selalu bisa membuatku ‘bangun’, Sayang…”

“Bukankah kau memang sedang tidak tidur, Hyung…”

Kyuhyun tersenyum, Siwon selalu bisa membuatnya merona. Semoga saja semua kata-kata nya itu bukan dari salah satu dialog drama. “Aku senang akhirnya kau pulang Hyung…”

“Bukankah kau rumahku, tentu saja aku akan pulang padamu..”

“So drama..” Jemari lentik milik Kyuhyun menelusuri lengan kokoh kekasihnya, mengelusnya lembut.

“Ini nyata…”

“Yeah..semoga..”

“Kau meragukanku ?”

“Tidak..”

Kyuhyun mencengkeram lengan Siwon yang makin erat melingkari pinggangnya ketika kekasihnya itu mulai menarik kerah kemejanya, membuat bahu mulusnya bertemu dengan bibir basah yang tadi mengecupi lehernya. Siwon dengan senang hati mulai menggigit kecil dan mengecup bahu dan dada atas Kyuhyun. Oh My… Kyuhyun suka Siwon yang seperti ini.

“Aku akan membeli manajemenmu itu Hyung…”

“Untuk apa..hemm..?”

“Agar mereka tidak selalu membuatku terus terpisah darimu..”

“Aku suka kau yang possesive, Babe..”

“Uugghhhh…Siwonniiiieeehhhh..please….”

“Apa yang kau inginkan, Sayang ?”, tanya Siwon seductive, sedikit menggoda area telinga Kyuhyun.

“Kau..didalam diriku..sekarang..”

“As you wish, BabyKyu…”

Dan dengan berakhirnya kalimat itu, Choi Siwon menggendong kekasih manisnya itu menuju ranjang mereka, masih tetap memberi kecupan di sana sini. Melumat bibir sewarna plum yang menggoda. Dan…Ah.. Tak perlu repot-repot menutup pintu balkon, biarkan bintang-bintang itu iri dengan pelampiasan rindu mereka.

-END-

“Aku mencintaimu, Hyung.. Jangan pernah meninggalkanku sendiri lagi..”

“Tidak akan Baby…eumm..yahh…kecuali jika ada tawaran job yang menarik lagi….”

“Yyaaakkk…. Hyunnnggg…” *pout*

                    ——-Beneran End——-

Hanya mencoba untuk membuat efef dengan sudut pandang orang ke tiga

Well, apakah aneh? Maklum baru pertama kali buat dengan sudut pandang seperti ini… So..plisss jangan timpuk saya.. *pundung di pojokan*

Buat yang udah mau baca semua tulisan saya terimakasih banyak *deepbow from me**deepdimplesmile from Siwon** deep pout from uri Kyunnie*

FEEL FREE TO REVIEW ^^

Eh…lupa… Vira… I love you.. Thank you as always dear… *peluk*

Advertisements

Author:

I Love Hangeng ❤❤❤❤❤

25 thoughts on “Our Time

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s