Posted in BL, Fluffy, Romance

My Heart My life (Siwon vers.)

siwon and kyuhyun

By. Miss Lee

Cast : Siwon x Kyuhyun

Genre : Romance, fluff

Rate : K

 

My Heart My Life

neoneun naui sarang neoneun naui haengbok
sojunghan saram
biga naerimyeon hamkke majajul
duldo eomneun nae sarang

“Wonnie, apa kau tidak akan mengantarkanku malam ini?” tanyanya seraya membereskan barang – barang yang akan ia bawa ke dalam koper.

“Mian..” sebelum aku melanjutkan jawabanku, Kyuhyun sudah memotongnya,

“Gwaenchana, jadi apa kau akan jadi bertemu dengan Kai?” aku hanya menganggukan kepalaku sembari memberikan senyuman kepadanya, “Salamkan salamku kepadanya..”

“Heeum.. salamkan salamku kepada Kyuline mu itu. Akh, aku pun sudah meminta Minho untuk menjagamu selama disana”

Kyuhyun memutarkan bola matanya,”Aku hanya memintanya menjagamu dari orang – orang yang akan terjerat dengan pesonamu, tidak boleh kah?” tanyaku yang hanya mengundang senyuman malu – malu dari dirinya.

“Bodoh.. itu terlalu kekanakan”

“Hanya untukmu, baby..”

Kyuhyun datang menghampiriku dan kini tepat berdiri dihadapanku, “Gomawo” selanjutnya ia mencuri ciuman manis dari bibirku dan sedikit melumatnya.

“Kau sudah mulai agresif, baby?”

“Hanya untukmu” dia memelukku erat, menyimpan kepalanya tepat di dadaku. Posisi yang selalu ia sukai, oh Tuhan.. aku sungguh merasa sangat beruntung mendapatkannya.

“Kapan kau kembali?”

“Aku saja belum berangkat, Wonnie..”

“Tapi aku sudah sangat merindukanmu”

“Ck.. kau berlebihan dan cukup mengatakan kata hanya untukmu karena aku sudah sangat mengetahuinya” aku hanya tersenyum sembari tanganku tidak pernah lelah untuk mengelus lembut rambutnya yang halus.

“Karena kita hanya akan bertemu di Super Show saja setelah hari ini, aku akan sibuk dengan promo filmku dan kau akan sibuk dengan drama musicalmu, benar – benar melelahkan..” dia mendongakkan wajahnya agar bisa melihat ke arahku.

“Ini hanya suatu resiko kecil, lagi pula saat tidak ada yang bisa mengusik tentang kita. Aku tidak mempermasalahkan pekerjaan yang menyita waktu ini, kita masih punya berbagai cara untuk bertemu dan berkomunikasi” Kyuhyun memberikan senyuman manisnya, sungguh inilah mengapa aku akan selalu terjerat dalam pesonanya dan juga kedewasaannya.

“Saranghaeyo baby”

“Nado..” Kyuhyun menutupkan kedua matanya yang aku sudah ketahui bahwa dirinya sedang menantikan tahap selanjutnya, aku menempelkan bibirku di atas bibirnya untuk beberapa detik hingga terasa ribuan kupu – kupu menggelitik perutku dan seakan menantangku untuk melakukan yang lebih, melumat bibir tebalnya yang akan selalu terasa manis, berbagi rasa sayang dan memintanya untuk memberikan akses yang lebih dari ini, hingga pasokan oksigen meminta kami untuk menyudahinya.

Aku menyatukan dahi kita, menghapus bibirnya yang basah karena ulahku. “Jaga kesehatan saat disana dan jangan lupa untuk selalu menghubungiku, I really love you, honey..”

.

.

.

Hari ini aku seperti biasa melakukan rutinitasku dengan semangat, aku pergi menuju rumah (kandang) bugsy untuk membawanya berjogging pagi denganku.

“Bugsy, kajja kita jogging. Karena tidak ada mommy maka sekarang kau harus ikut daddy berolah raga, lihatlah badanmu yang sudah mbull seperti mommy mu” upss.. beruntunglah sekarang ini Kyuhyun tidak berada disini, jika ia mengetahuinya maka sudah dipastikan aku tidak akan mendapatkan jatahku selama satu bulan penuh.

Jatah apa?? Biarkan hanya aku, Kyuhyun dan Tuhan yang tau.. hahaha…

“Bugsy..” sedangkan yang dipanggil sedari tadi hanya berbaring malas di kandangnya, oh Tuhan ternyata Kyuhyun sudah menularkan kegiatan tidak baik kepada bugsy, “Baiklah untuk hari ini daddy memberimu keringanan, tetapi besok kau harus ikut daddy pergi berolah raga, araseo”.

Aku pun lebih memilih menaiki sepeda, sudah lama rasanya tidak menaiki vintage ini. Dan lebih baik rute olah ragaku kali ini akan lebih luas lagi, mungkin sampai namsan tower?? Semoga saja bisa, karena saat pagi seperti ini tidak akan terlalu banyak orang maka aku akan aman sendirian berpergian.

Dengan santai aku mengemudikan vintage menuju namsan tower yang rutenya memang agak sedikit jauh dari apartemenku, tetapi demi kesehatan apa salahnya bukan? Andaikan saat ini aku bersama dengan my baby, mungkin perjalanan ini akan lebih menyenangkan. Bahkan saat ini belum 24 jam aku berpisah dengannya, aku sudah sangat merindukannya. “Apa kau sudah sampai di India, baby? Pasti saat ini kau sedang mengistirahatkan tubuhmu” innerku.

Setibanya aku di namsan tower, aku sempat berolah raga kecil dengan berlari mengelilingi taman. “Sepertinya aku mengenal sosok itu?” akupun menghampirinya.

“Teddy hyung..”

“Siwon?? Kau berolah raga disini?” ujarnya terkejut saat melihatku.

“Ne.. bugsy tidak mau aku ajak untuk berolah raga, maka aku memilih untuk bersepeda saja, ya.. dan disinilah aku berada”

“Kau sudah akan selesai berolah raga?” tanyanya kembali,

“Wae?”

“Kajja kita makan, bagaimana? Aku tau restoran yang enak disini, kajja..” dengan menarik tanganku.

“Hyung, chakama. Sepedaku aku simpan dekat tower, akh.. dan aku meminta hyung memfotoku, bisakah?”

“Menyapa para fansmu eoh??” aku hanya tersenyum “Baiklah..” ujarnya sembari antara malas dan tidak mengikutiku dari belakang.

“Kau memang yang terbaik, hyung..”

wonnie 1

.

.

.

wonnie 2

“Hay Siwon, bagaimana kabarmu?”

“Hay.. mr. Brand, kabarku akan selalu baik, bagaimana denganmu?”

“Aku pun baik, kau terlihat semakin tampan saja Siwon” guraunya dan aku hanya bisa tersenyum untuk menanggapinya.

Saat ini aku sedang makan malam bersama dengan Mr. Brand, dia adalah boss audy di Korea. Aku sudah sekitar 5 tahun mengenal baik dirinya dan tentu dirinya pun mengetahui diriku selama itu, salah satunya mengetahui mengenai hubunganku dengan Kyuhyun.

“Aku dengar Kyuhyun sedang berada di India, benarkah?”

“Ne.. dia sedang terlibat syuting KBS, aku sendiri tidak terlalu mengetahui acaranya seperti apa?”

“Bukankah disana sedang terjadi virus berbahaya?”

Aku tersenyum getir membayangkannya, “Ya, tetapi pihak KBS tentu sudah mengetahui dan mengantisipasinya. Berharap semua baik – baik saja selama disana sampai nanti mereka kembali”

Kami pun melanjutkan acara makan dengan meminum wine, Mr. Brand memang pecinta wine sama seperti Kyuhyun. Maka itu saat aku mengenalkan untuk pertama kalinya, mereka bisa langsung akrab satu sama lainnya.

“Bukankah besok ulang tahun Kyuhyun?”

“Ne, tetapi aku masih belum mengetahui kado apa yang akan membuatnya bahagia dan tidak akan bisa melupakannya”

“Bila ucapan tulisan sudah terlalu biasa, kenapa tidak mencoba hal yang tidak orang lain akan menduganya?” Mr. Brand kembali mengangkat gelasnya untuk bersulang dan aku pun mengikutinya untuk kembali meminum wine.

Setelah mendengar ucapannya, aku hanya bisa terdiam sembari memikirkan apa yang harus aku lakukan untuk memberikan ucapan selamat yang berbeda dari biasanya.

My Heart My Life

dalkomhan noraereul bureumyeon neoui du nuni miso jitgo
ne bore ip matchumyeon sujubeohaji
bamsae jeonhwagireul butdeulgo museun hal mari manhanneunji
kkeunheul ttaen aswiwo meonjeo mot kkeunchi

Terbangun di pagi hari dengan kembali menyapa matahari tanpa adanya ia disisiku, sungguh berat rasanya. “Aku ada disini (apartemen) tetapi tidak adanya dirimu, membuatku merasa hampa” aku pun bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.

Selanjutnya menuju dapur membuat sarapan untukku, saat makan aku sempat melirik bugsy yang sedang menyantap sarapan paginya juga, “Hari ini tidak ada olah raga, bahagia sekali bugsy, ne??” ujarku sembari mengelus badannya yang ditumbuhi bulu halus, setelahnya aku pun kembali menuju dapur untuk mencuci tangan dan kembali ke meja makan melanjutkan sarapanku.

“Hari ini aku masih free dan ini adalah hari bahagiamu, tetapi kau tidak disini. Ini kali ke tiga tahun kita tidak bisa merayakan ulang tahunmu secara bersama – sama” aku pun hanya bisa memainkan Iphone ku dengan memutar – mutarnya di atas meja, tiba – tiba aku teringat dengan ucapan Mr. Brand “Memberikan ucapan yang tidak ada seorangpun menduganya??”.

Seakan terdapat lampu yang berpijar di atas kepalaku, maka aku pun membuka akun SNS ku dan membuka applikasi flitto, applikasi yang bisa mengirimkan voice message. “Apa yang harus ku katakan?” setelah sekitar 10 menit aku berpikir.

“Ekhem.. 1,2,3… (aku mencoba menetralkan detak jantungku yang berirama seperti dentuman drum) Kyuhyun-ah saengil chukae.. Josimesseo deureo oseyo..” setelahnya aku pun segera mengirimkan voice message itu, “Akh.. aku lupa untu memention ke twitter Kyuhyun, tapi ya sudah lah, Kyuhyun pasti akan tau bahwa aku mengirimkan ucapan di twitter”. Aku hanya tersenyum saat voice message ku ter send, bahkan pesanku ini langsung mendapatkan respon yang positif dari para fans, semoga kau juga menyukainya Kyunnie, my lovely.

Seseorang yang selalu berakrifitas setiap harinya dan kini aku diberikan jatah libur yang termasuk lama, membuat badanku sendiri lelah. Mungkin karena tidak mempunyai kegiatan yang pasti, terlebih kini aku sendirian biasanya saat seperti ini aku akan pergi ke dorm hanya untuk menculik (??) Kyuhyun atau bahkan menghabiskan waktu bersama dengannya, kini Kyuhyun sedang pergi, member pun sedang mempunyai kesibukan mereka masing – masing, jika aku pergi ke rumah orang tuaku mungkin itu akan semakin membosankan, karena Appa dan Eomma sibuk bekerja, Jiwon pun sedang sibuk dengan rencana debut solonya.

“Bugsy, sepertinya hari ini akan menjadi hari yang tidak menyenangkan. Tidak ada mommy, tidak ada pekerjaan, bahkan aunty mu sedang sibuk. Akh, bagaimana jika kita ke makam grandmom?? Daddy berganti baju dulu, ne” aku pun bergegas menuju kamar untuk berganti baju dan tidak lupa juga untuk memakaikan pakaian agar bugsy hangat dan nyaman sepanjang perjalanan.

.

.

.

Perjalanan menuju pemakaman grandmom memang termasuk jauh dari kawasan daerah apartemenku, tetapi selama perjalanan bugsy tidak bertingkah yang membuatku kesusahan, beruntunglah aku. Sesampainya disana aku pun segera meletakkan bunga yang tadi aku beli di jalan sebelum menuju pemakaman,

“Annyeong grandmom, aku akhirnya bisa kembali menemuimu. Aku sungguh merindukan kehadiranmu, dimana semua orang menentang keinginan dan keputusanku, kau lah yang selalu menyemangatiku. Maafkan aku, karena kali ini tidak datang bersama dengan Kyuhyun, dia sedang ada pekerjaan di luar negeri. Grandmom, masih ingatkah bahwa hari ini adalah hari ulang tahun Kyuhyun? Calon cucu menantumu, dulu kau akan membuatkan sup rumput laut dan memintaku untuk mengantarkannya, tetapi sekarang semua sudah tidak bisa terjadi”.

“Grandmom.. andai kau masih berada disini, maka kau akan mengetahui bahwa Eomma dan Jiwon sudah menerima Kyuhyun, bahkan kemarin mereka sudah bertemu dan makan malam bersama. Hanya saja Appa masih keras mempertahankan segalanya, tapi grandmom percaya padaku bukan? Bahwa keputusan yang kini aku ambil adalah yang terbaik untukku.. grandmom, aku sangat menyayangimu begitu juga Kyuhyun kepadamu. Sampai bertemu nanti, aku pasti akan kembali untuk menjengukmu, aku pamit grandmom..”

Bugsy yang sedari tadi hanya berdiri di antara kaki – kakiku hanya bisa melihat gundukan didepanku, mungkin ia tidak mengerti. “Bugsy, didepan ini adalah makam grandmom nya daddy.. ini pertama kalinya kau berada disini kan? Kau menyukainya?” bugsy hanya menggonggong untuk menjawabnya, “Ne.. araseo.. kajja, kita harus kembali ke Seoul, sebelum malam tiba”

I went to grandmother’s place with buddy. He was first time to see her.

wonnie 3

Malam harinya aku tidak lupa mempostkan apa yang terjadi seharian ini, karena mungkin kesibukan Kyuhyun disana, maka ia belum menghubungiku hari ini, tapi aku yakin dirinya pasti akan tau mengenai kegiatan seharianku ini, karena aku sudah menceritakan sebagian kecilnya pada SNS ku.

.

.

.

Iphone ku bergetar tanda panggilan masuk ke dalamnya, segera aku mengangkatnya..

“Wonnie..”

“Baby…”

“Aku.. eum.. aku sudah mendengarnya dan kau harus tanggung jawab karenanya”

Aku mengernyit bingung, “Wae?”

“Aku menjadi merindukanmu bahkan ini sangat merindukanmu, aku.. eum.. aku.. aku menginginkanmu”

“Mwo??!!”

“Ck..”

“Hahahaha… bukan begitu, maksudmu menginginkan itu..”

“Sudahlah.. tidak perlu membahasanya lagi”

“Saat ini pasti kau sedang memerah karena marah dan malu kan?” godaku,

“Diam atau aku akan menutup telephonenya”

“Kalau kau menutupnya maka kau akan semakin merindukanku, baby” tidak ada jawaban setelahnya, hanya terdengar suara helaan nafas, “Tanggal 6 kita akan bertemu, bersabarlah..”

“Aku bersabar tetapi mengapa kau meruntuhkan kesabaranku?”

“Hahaha.. miannae, okay.. miannae.. sudah sangat larut bukan disana? Tidurlah, aku akan selalu setia menantimu kembali ke dalam pelukanku, baby”

“Chessy.. eum.. Wonnie, kau datang ke makam grandmom hari ini? Waeyo?”

“Aku hanya merindukannya dan sekedar berbagi cerita mengenai kita”

“Hanya itu?” aku pun menjawab dengan bergumam “Eum.. baiklah kalau begitu, aku akan menutup telephonenya, kau pun harus tidur Wonnie.. sampai berjumpa tanggal 6 dan selama aku tidak ada jangan pernah berbuat macam – macam”

“Ne araseo baby, saranghae..”

“Nado… saranghae” sambungan telephone pun terputus, rasa kantuk yang tadi tidak ku rasakan tadi, kini mulai menderaku. Mendengar suaranya seakan menjadi lullaby untukku.

My Heart My life

oo neoneun naui sarang neoneun naui haengbok
sojunghan saram
biga naerimyeon hamkke majajul
duldo eomneun nae sarang
oo sesang eotteon saram sesang eotteon mallodo
neoreul daesin motae
nan mallya ojik neo hanappuniya
neoreul saranghae

Hari ini aku akan menghadiri acara launching produk terbaru valentino di Hongkong bersama dengan Tiffany, ini kali pertama kami menghadirinya tetapi untuk bekerja sama dengan Tiffany ini udah untuk kesekian kalinya. Tiffany adalah salah satu sahabat terbaikku, terkadang aku beberapa kali, aku menghabiskan hangout dengannya dan juga Nickhun pastinya.

“Oppa..”

“Fany-ah.. kapan kau sampai di Hongkong?” tanyaku berbasa – basi.

“Tadi siang, beruntunglah acaranya tidak dimajukan”

“Sepertinya kau sangat sibuk?”

“Seperti yang oppa tau, aku sedang menjalani drama kembali dan juga sedang mempersiapkan album bersama member”

Aku hanya tersenyum maklum, “Ne.. araseo, kajja kita bergabung dengan semuanya” aku pun mengajak Tiffany untuk bergabung dengan para petinggi Valentino. Hingga acara pun berakhir dengan sukses.

Aku berpamitan dengan Tiffany untuk kembali menuju hotel, karena esok pagi aku harus segera berangkat menuju Shanghai selain untuk akan mengadakan konser Super Show tetapi juga aku harus bertemu dengan Jackie baba untuk promo film Dragon Blade yang segera akan tayang di bioskop.

.

.

.

“Haahh.. apa yang Kyu lakukan hari ini?” gumamku sembari merebahkan diriku di ranjang dengan posisi terlentang. Baru saja aku akan menghubungi Kyuhyun, akan tetapi ntah kontak batin karena kini Kyuhyun yang menghubungiku.

“Yeboseyo, baby.. baru saja aku akan menghubungimu”

“Kau terlalu lama Wonnie, bagaimana harimu?” aku tersenyum saat ia selalu menanyakan keseharianku seperti ini.

“Semuanya berjalan dengan baik, lalu bagaimana harimu? Apa yang saja yang kau lakukan disana?”

“Tadi aku dan lainnya berjalan – jalan ke museum, tempat – tempat yang biasanya digunakan untuk proses syuting film – film disini dan kau tau Wonnie??” aku menjawab dengan menggelengkan kepalaku, walau mungkin Kyuhyun tidak mengetahuinya tetapi ia pasti merasakannya, “Produksi film di India sangat pesat, bisa dalam satu tahun ada puluhan bahkan hampir ratusan film yang diproduksi, walau hasilnya tidak semua film memuaskan dan memberikan hasil yang diinginkan, tetapi pantang menyerah mereka dalam menghasilkan suatu karya sungguh membuatku terharu dan kagum” lanjutnya kembali.

“Bukankah itu pun seakan terjadi di Negara kita baby?”

“Ya.. tapi film bollywood sungguh membuatku terharu karena bisa bersaing dengan film western.. akh iya, yang aku dengar hari ini kau bertemu dengan Tiffany?”

“Heum.. kami berdua memang di undang dan Tiffany tadi menitipkan salam untukmu, dia mengatakan untuk segera pulang. Karena dia tidak ingin saat kau pulang, kau berubah menjadi yeoja India yang selalu memakai sari”

“Yak!! Hyung..”

“Hahahaha… ara.. ara.. miannae, tidurlah sudah malam, sampai bertemu esok”

“Akhirnya esok kita akan kembali bertemu”

“Kau sangat merindukanku, baby?”

“Memang kau tidak, heum??” terdengar suara yang meninggi, pasti saat ini baby ku ini sedang mempoutkan bibirnya, sebal.

“Hahaha.. sangat.. aku sangat merindukanmu, baby..”

“Baiklah, sampai bertemu esok dan aku ingin ada hadiah darimu esok” belum aku menjawabnya Kyuhyun sudah terlebih dahulu menutup sambungan telephonenya,

“Baiklah apapun yang kau inginkan pasti akan aku berikan”

My Heart My Life

jip apkkaji baraedajugo neoui bang bulbichi kyeojimyeon
geuttaeseoya ganeun geol neoneun mollatji
sinbareul sajugo sipeunde geureom nega tteonagalkka bwa
gage apeseo neul gominman haji

“Wonnie..”

Aku sedih mendengar suaranya yang melemah, aku sebenarnya sudah yakin jika ini akan terjadi. Manajemen terlalu bisa membuat jadwal kami padat, “Besok kita akan bertemu, jangan bersedih..”

“Tapi mereka menunda keberangkatanku ke Shanghai sangat mendadak, seharusnya hari ini aku sudah bersamamu disana”

“Bukankah kau yang mengatakan kepadaku untuk selalu bersabar, baby?”

“Tapi ini sudah keterlaluan Wonnie, mereka mengubah keberangkatannku semalam tadi..” terdengar helaan nafas yang berat dari ujung line di seberang,

“Uljiima baby..  apa harus aku menjemputmu malam ini kesana?”

“Jangan nekad Wonnie.. aku hanya sangat merindukanmu, setelah ini jadwalmu sangat padat dan kita hanya bertemu pada tanggal 7?? Oh dammit”

“Baby..”

“Wonnie, sukses untuk presscon hari ini, mian karena aku merubah moodmu..”

“Tidak baby, tenanglah.. besok pagi kita akan segera bertemu..  jangan bersedih lagi ne.. bila mereka kembali melakukan hal yang seenaknya, maka aku akan sedikit mengguncang mereka”

“Tidak perlu Wonnie..”

“Hanya efek theraphy saja, baby.. tidak akan parah”

“Ck..”

“Hehehe.. kau tidak marah lagi kan baby?”

“Sedikit tapi.. akh.. semoga sukses hari ini, saranghae..”

“Heum.. nado saranghae, jangan melupakan kesehatanmu dengan mogok makan disana baby.. aku tutup telephone nya.. see you..”

Aku hanya bisa tersenyum getir, kembali mereka memperlakukan tidak adil kepadaku. Aku berusaha memberikan yang terbaik untuk mereka, menjadikan suatu pekerjaanku ini sebagai imbalan yang berharga bagi mereka, tetapi selalu saja mereka tidak puas memisahkan kami berdua.

.

.

.

Hari yang ku nantikan pun tiba, konser Super Show akan segera di laksanakan pada malam hari. Kami hanya diberikan waktu beberapa jam untuk melakukan latihan dan juga check sound sebelum pelaksanaan konser nanti malam, kini aku sudah berada di venue menunggu kedatangan kekasihku. Kekasih hatiku, bila pesawat tidak terkendala maka seharusnya saat ini dia sudah berada di Shanghai bersamaku.

Saat aku sedang melamunkannya, aku merasakan sepasangan tangan yang memelukku erat dari belakang yang sudah aku bisa pastikan bahwa tangan itu adalah milik Kyuhyun, kekasihku.

“Bogosipheo..”

“Nado baby.. nado bogosipheo.. kau baru datang?” dia hanya menganggukan kepalanya di belakang punggungku, “Istirahat dulu, baru nanti bergabung ne.. aku ambilkan minum untukmu” pelukannya semakin erat di pinggangku.

“Tidak perlu, aku hanya ingin seperti ini” aku melepaskan pelukannya, setelahnya membalikkan badanku agar aku bisa memeluknya lebih leluasa.

.

.

.

Super show berjalan dengan sukses, aku seperti biasa akan selalu memberikan fanservice tetapi tanpa semua orang menyadari bahwa aku melakukannya dengan senang hati dan benar – benar aku melakukannya dari hatiku yang dalam.

“Lelah sekali”

“Pasti, kau baru datang tadi pagi, baby.. dan malam sudah harus melakukan konser, kau manusia bukannya robot”

“Tapi dirimu juga melakukan rutinitas yang padat, bahkan menaiki pesawat untuk menyebrangi Negara layaknya menaiki mobil” gerutunya yang di akhir dengan pout di bibirnya, aku segera mencuri ciuman manis di bibir tebalnya. Bibir yang selalu aku rindukan beberapa hari ini dan pastinya akan selalu menjadi obat yang ampuh di waktu kelelahan seperti ini.

“besok negara apalagi yang harus di kunjungi??”

Aku tersenyum sebelum menjawab pertanyaannya, “Beijing, presscon drama Taiwan ku yang tertunda hampir 3 tahun ini”, aku teringat akan kado yang belum aku berikan padanya.

“Mandilah setelahnya temani aku kembali” Kyuhyun kembali mencuri ciuman di bibirku, setelahnya ia pun pergi menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.

Aku menyiapkan diriku untuk memberikan kado terindah untuknya, walau aku pun tidak tau apakah responnya bisa positif. Aku mengambil gitar yang sudah ku persiapkan, selanjutnya duduk di sofa dekat dengan balkon, menunggu kehadiran Kyuhyun bersamaku.

Tak lama pintu kamar mandi pun terbuka dan menampilkan sosok seseorang yang akan selalu aku cintai, sosok yang akan selalu aku rindukan dan aku jaga selamanya. Segera ku petikkan gitar dan memulai bernyanyi..

siwon singing

oo neoneun naui sarang neoneun naui haengbok
sojunghan saram
biga naerimyeon hamkke majajul
duldo eomneun nae sarang
oo sesang eotteon saram sesang eotteon mallodo
neoreul daesin motae
nan mallya ojik neo hanappuniya
neoreul saranghae

haebaragi gateun sarangman jugo sipeo
ojik han saram naegen cheot sarang neoege

neodo malhae jullae naege malhae jullae
johahandago
neodo namankeum haneul ttangmankeum
nareul saranghandago

oo manheun inyeon soge manheun saramdeul junge
uri dulppuniya
gomawo nega naege wajwoseo
neomu haengbokhae neoreul saranghae

saranghae

“Wonnie…”

“Suaraku memang tidak seindah suaramu, tetapi masih layak untuk menjadi suatu kado bagimu kan?” Kyuhyun pun segera menghambur untuk memelukku.

“Gomawo… gomawo…”

“Ini hanya kado kecil”

“Itu lagu yang indah dan dinyanyikan orang yang spesial dalam hidupku, sungguh lebih dari cukup.. aku tidak memerlukan kado apapun cukup kau selalu berada disisiku maka semua akan terasa bahagia dan sempurna”

“Pasti.. pasti aku akan selalu bersamamu, menjagamu, mencintaimu dan melindungimu. Saranghae baby”

“Nado saranghae..”

Malam yang indah, walau ini akan menjadi malam terakhir dimana kami akan memulai esok dengan kesibukan masing – masing, banyak orang akan mencibir dan meragukan cintaku, tetapi eyes never lies bahwa aku hanya mencintainya, aku akan selalu memperjuangkan cintaku karena kisahku never ending story.

-end-

note :

Haduh ga tau lah ini apa???

Ilang bgd deh moodnya naek turun, padahal mereka lagi ada moment tapi berasa aneh sama endingnya, miannae Santi (kembaranku yang beda sehari doank, hahaha) ga bisa kasih ff yang sesuai keinginanmu, tetapi semoga suka.. kalo gak biarkan nanti waktu yang menjawab dan akan menjadi suka (etdah belibet hahahaha)

Kembali nih mau ngucapin makasih buat semuanya yang sudah selalu datang ke WKC, tanpa kalian apalah arti WKC ini, eeaaaa hahahaha….

Makasih juga buat para admin yang sudah hampir kita bekerja sama selama satu tahun ini, Tetua Ryu, Ssi, Suha, Die.. akhirnya kemarin kit bs kumpul brg lagi.. senangnya…

Buat Magui Community, Vie umma.. buat the rempongers Cii, Jo, dedek autumn, Ang, Annie, Mona dan annmin.. support dan juga chat rempong nya y, hahahhaa….

fourth mission complete… dan kembali kasih tau untuk jangan lupa juga mampir ke wp adek2ku siwonangkyu.wordpress.com dan juga autumnwks.wordpress.com karena akan ada ff yang hadir juga disana, sampai juga kembali minggu depan y… makasih.. peluk dan cium atu2 untuk para WKS..

Advertisements

51 thoughts on “My Heart My life (Siwon vers.)

  1. Wuahhh FF nya keren
    Suka bgt bacanya
    Romantis bgt
    Wonkyu memang tak terpisahkan,
    Selalu suka kalo liat mereka bersama

    1. sama diriku jg akan slalu suka lyt kbrsamaan mereka
      walo kdg suka dipisahkan oleh kerjaan hingga berjauhan negara akan tetapi mereka akan selalu punya cara untuk bisa bersama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s