Posted in BL, Family, Fluffy, Genre, Romance, Series, WonKyu Story

All For You – Chapter 4

tumblr_static_blz4xuaccaa5-_r (1)

All for You – Chapter 4

By: -ssiihee-

Genre: Romance, Family, Fluff,

Rate: PG 18

Main cast: Choi Siwon, Cho Kyuhyun

Warning: BL, OOC, M-preg, AU, abal, alay, typo, jauh dari EYD dsb.

Don’t Like, don’t read !

Disclaimer: Cerita ini punya saya, jika ada kesamaan dalam hal tokoh, cerita dan sebagainya dikarenakan faktor yang tidak di sengaja. Dan ini hanya khayalan saya belaka.

Siwon punya Kyuhyun, Kyuhyun punya Siwon, sedangkan WonKyu punya wks… Hehehe.. ^^

Dilarang membashing WonKyu jika ingin hidup tenang!

(= ̄▽ ̄=)V

***

AFY

ssiihee©2015

Totally Reserved

***❤***

Chapter 3 (Protected)

Suasana Incheon International Airport terlihat ramai seperti biasanya. Hilir mudik penumpang baik yang baru tiba maupun akan berangkat membuat bandara terbesar di Korea Selatan itu tak pernah sepi. Di tambah dengan mereka yang ingin mengantar atau menjemput seseorang. Namun ada yang sedikit berbeda hari ini di salah satu pintu kedatangan luar negeri yang membuat beberapa orang mengalihkannya tatapannya.

Terlihat sepasang pria tampan yang saat ini sedang berjalan berdampingan. Siwon terlihat tampan dengan kacamata hitamnya. Hari ini ia menggunakan kemeja coklatmuda yang lengannya di gulung sampai siku sementara bawahannya ia menggunakan celana pendek selutut bewarna coklat tua. Sementara di sampingnya Kyuhyun begitu manis dengan surai karamelnya yang sedikit berantakan dan sebuah kaca mata yang bertengger di hidungnya. Kyuhyun menggunakan kaos berlengan pendek berwarna abu-abu di padu dengan celana panjang berwarna krem.

Beberapa orang yang keluar bersamaan dengannya dan Siwon menyempatkan waktu untuk sekedar mengagumi keserasian mereka. Juga mereka yang hendak menjemput rekanannya. Kyuhyun hanya mampu menyembunyikan senyumannya di balik paspor yang ia letakan di depan wajahnya.

“Kyunnie!”

Kyuhyun mengalihkan wajahnya pada seorang gadis berambut hitam panjang dengan kaca mata bersandar di atas kepalanya. Gadis itu mengangkat kedua tanganya yang memegang selembar kertas bertuliskan Cho Kyuhyun. Kyuhyun tersenyum dan menyentuh lengan Siwon yang sibuk dengan ponselnya dan menunjukan arah gadis itu berdiri. Segera Siwon tersenyum dan mengikuti Kyuhyun menghampiri gadis tersebut.

“Aigo Kyunnie aku merindukanmu.” Gadis itu segera memeluk Kyuhyun. “Kau tega sekali tidak memberitahukan kepulanganmu. Aish menyebalkan.” Kyuhyun tertawa melihat gadis itu bersungut kesal.

“Mianhae Heerin-ah.”

Heerin atau lebih lengkapnya Jung Heerin adalah sahabat Kyuhyun saat senior high school. Ia adalah salah satu orang yang cukup punya banyak andil dalam hubungan Siwon dan Kyuhyun. Sejak kembali ke Korea Kyuhyun memang belum sempat menemui gadis yang ia ketahui sudah menjadi seorang dokter itu. Sepertinya Kyuhyun harus bersiap jika Heerin memonopoli dirinya beberapa jam kemudian.

“Apa kabar Rin-ah.” Siwon berkata dengan merentangkan kedua lengannya bersiap memeluk Heerin.

“Baik tuan Choi. Dan terima kasih sudah menculikKyunnieku.” Siwon hanya bisa tertawa mendengarnya.

***❤***

“Bagaimana bulan madumu?” Heerin tertawa melihat wajah Kyuhyun yang memerah. “Apa aku akan segera mendapat keponakan?” Kyuhyun mempoutkan bibirnya kesal pada Heerin.

Gadis itu memutuskan untuk menginap di rumah Siwon dan Kyuhyun. Dan dengan seenaknya mengatakan bahwa hari ini Kyuhyun miliknya. Bagaimana dengan Siwno? Tentu saja ia harus menerimanya. Heerin merebahkan tubuhnya di atas ranjang di samping Kyuhyun yang sejak tadi sudah berbaring.

“Jangan menggodaku. Kau tau aku ini pria.” Sungut Kyuhyun.

“Siapa tau saja.” Heerin membalikan tubuhnya menjadi telungkup dengan memandang Kyuhyun. “Oh iya kau tau sekretarisnya Siwon?”

Kyuhyun mengerutkan alis. “Maksudmu Jinra? Kenapa?”

“Aku tau dia menyukai Siwon.”

“Darimana kau tau?” Balas Kyuhyun santai membuat Heerin mendecakan lidah.

“Kau lupa aku bisa melihat sisi lain seseorang.” Heerin mengatakan dengan penuh kebanggaan.

“Lalu bagaimana dengan Siwon?” Tanya Kyuhyun lagi.

“Aish. Aku tidak tahu suamimu itu benar tidak tahu atau pura-pura tidak tahu.” Kyuhyun hanya tertawa mendengar jawaban Heerin. Gadis itu selalu bersemangat ketika mengatakan sesuatu. Bahkan ekspresi wajah Heerin menjadi hiburan sendiri bagi Kyuhyun.

***❤***

Siwon mebalikan tubuhnya berkali-kali mencari posisi tidur yang nyaman namun tidak bisa. Ini sudah dini hari namun ia masih tidak bisa memejamkan matanya. Padahal tubuhnya sangat lelah karena perjalanan yang cukup jauh. Siwon tahu ia tidak bisa tidur karena Kyuhyun tidak ada di sisinya. Aigo Choi Siwon. Kau benar-benar terikat dengan Cho Kyuhyun sekarang.

“Hyung.” Siwon menoleh ke arah pintu di kamar yang di terangi lampu kecil di nakas. Ia bangun dan tersenyum melihat siluet Kyuhyun yang mendekat menghampirinya. “Mian. Apa kau terbangun karenaku?” Tanya Kyuhyun yang sudah mendudukan dirinya di ranjang.

Siwon mendudukan tubuhnya dan menggenggam tangan kanan Kyuhyun dan menatap istrinya. “Annie. Aku memang belum tidur. Sepertinya aku mulai ketergantungan denganmu.” Semburat pink menghiasi pipi chubby Kyuhyun mendengar ucapan Siwon.

“Kau tidak bisa tidur hyung?” Siwon mengangguk. “Sebenarnya aku juga tidak bisa tidur.” Ucap Kyuhyun pelan.”Karena Heerin sudah tidur makanya aku menghampiri mu. Aku….”

Kata-kata Kyuhyun tertelan saat tiba-tiba Siwon menciumnya mesra. “Aku merindukanmu baby.” Kembali sebuah kecupan dalam menghampiri bibir Kyuhyun. “Padahal kau hanya di sekap Heerin seharian.” Siwon kembali mencium Kyuhyun. Kali ini Kyuhyun segera membalasnya. Betapa ia juga merindukan Siwon.

Siwon masih mencium Kyuhyun yang kini sudah berada dalam pangkuannya. Ia melingkarkan kedua tangannya dileher Siwon dengan sesekali menarik rambut suaminya. Keduanya saling memiringkan kepala menyatukan kedua bibir mereka. Siwon sangat suka menghisap bibir Kyuhyun yang manis dan menjadi candunya.

“Hyunghhhhhh…” Kyuhyun hanya mampu melenguh dan mengadahkan kepalanya saat ciuman Siwon mulai turun ke leher putihnya. Di tambah tangan Siwon yang kini menyusup di balik piyama yang ia kenakan dan mulai membelai-belai dadanya. Sepertinya mereka berdua akan menghabiskan malam ini dengan aktifitas yang penuh dengan keringat.

Dari balik pintu kamar Siwon dan Kyuhyun yang sedikit terbuka Heerin hanya mampu berdecak kesal. “Tsk. Dasar pengantin baru.”

.

.

.

“Selamat pagi sajangnim.” Siwon yang sedang sibuk dengan beberapa dokumen mengangkat kepalanya menatap Jinra yang berdiri di depannya dengan beberapa dokumen di tangannya.

“Ah pagi Jinra-ah. Sepertinya kau akan membuatku sangat sibuk.” Jinra tertawa mendengar pertanyaan Siwon lalu meletakan dokumen yang ia bawa ke meja Siwon.

“Hanya beberapa surat yang perlu kau tanda tangani.” Jawab Jinra santai. “Bagaimana dengan liburan anda sajangnim.” Siwon tertawa pelan. Ia lupa kini sekretarisnya mengetahui hubungannya dengan Kyuhyun.

“Sangat menyenangkan. Kau pasti terkejut.” Jinra mengankat bahu.

“Sedikit. Aku hanya tidak menyangka gosip yang beredar di antara karyawan selama ini ternyata benar.”

Siwon kembali tertawa. “Gosip? Ah jadi kalian suka menggosipkanku?”

“Ah itu…”

“Tidak apa-apa. Aku akan segera memperkenalkannya sehingga kalian punya cerita baru.” Siwon kembali tertawa. Sementara Jina hanya tersenyum kecil menanggapi atasannya yang sedang dalam mood baik di atas rata-rata.

***❤***

“Boleh aku masuk sajangnim~~~”

“Ne. Masuklah.” Jawab Siwon tanpa melihat siapa yang menyapanya. Ia bahkan tidak menyadari siapayang kini berdiri di sampingnya sambil melihat beberapa dokumen yang berserakan di meja Siwon.

“Apa aku mengganggumu.” Siwon mengangkat kepalanya dan menatap sosok di sampingnya.

“Baby?” Siwon menyandarkan tubuhnya di kursi dan mengusap wajahnya sebelum kembali menatap Kyuhyun yang sedang tertawa kecil melihatnya. Ia menarik tangan Kyuhyun untuk lebih dekat dengannya. “Sejak kapan kau disini?”

“Cukup lama untuk mengetahui bahwa suamiku sangat tampan saat sedang berkerja.”Jawab Kyuhyun dengan senyuman manis di wajahnya.

“Aku senang kau disini.”Siwon menarik Kyuhyun lebih dekat lalu memeluk istrinya. Menenggelamkan wajahnya di perut Kyuhyun dan melingkarkan kedua tangannya di pinggang Kyuhyuh.”Jinra membuatku sibuk.”

Kyuhyun tertawa sambil mengusap rambut Siwon sayang. Untuk beberapa saat ia membiarkan Siwon bersandar pada tubuhnya hingga tiba-tiba Siwon menarik tubuh Kyuhyun untuk duduk di pangkuannya. Kemudian membawa Kyuhyun ke dalam pelukannya. Siwon mendekap tubuh Kyuhyun erat, menghirup aroma vanilla yang sangat ia sukai. Hingga akhirnya gigitan kecil pada leher putih Kyuhyunpun di mulai.

“Hyung?”

“Hem?”

Siwon semakin menenggelamkan wajahnya pada ceruk leher Kyuhyun. Mengesekkan dagunya yang sedikit kasar pada kulit putih pucat Kyuhyun yang kini memerah. Mengecup dan menggigit pelan telinga Kyuhyun membuat deru nafas pemuda manis itu mulai memburu.

Kyuhyun mendongakan lehernya dengan mata terpejam membuat Siwon semakin bebas memanjat leher Kyuhyun dengan kecupan-kecupannya. Hingga akhirnya bibirnya berlabuh pada bibir Kyuhyun yang menjadi candu untuk Siwon.

Kecupan-kecupan manis mulai terjalin diantara keduanya. Saling menghisap lapisan bibir satu sama lain, memiringkan wajah agar memperdalam ciuman tersebut, berperang lidah dan saling membagi saliva hingga akhirnya pertarungan itu di menangkan oleh Siwon. Pria itu memasukan lidahnya dan menelusuri setiap rongga dalam mulut Kyuhyun, membelitkan lidahnya dan menghisapnya. Hingga Kyuhyun merasa ia akan terhisap jika tidak segera menghentikannya. Walau begitu Kyuhyun menyukainya hingga paru-paru menyerah karena membutuhkan udara.

Siwon tersenyum dan menghapus tetesan saliva di bibir Kyuhyun yang memerah dengan ibu jarinya. Keduanya saling berpandangan tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Semuanya tersirat dalam tatapan mereka, saling mengagumi, memuja, dan saling menegaskan keeksistensian keduanya satu sama lain hingga Siwon kembali membawa Kyuhyun dalam sebuah ciuman panjang yang lebih dalam.

Siwon semakin menarik tubuh Kyuhyun agar melekat kepadanya. Meletakan kedua tangannya pada pinggang Kyuhyun sementara pemuda itu tersebut kini menyusupkan jari-jari lentiknya pada helaian rambut Siwon mendorong kepala suaminya untuk memperdalam ciuman mereka.

Jari-jari kekar itu bekerja dengan lihainya, menarik kemeja blue navy Kyuhyun. Menyingkapnya perlahan agar memberikan ruang lebih dalam lagi untuk menjamah kulit halus tubuh Kyuhyun. Menggetarkan seluruh saraf pemuda yang masih sibuk dengan ciuman Siwon.

Senyum terukir di ujung bibir Kyuhyun saat ia merasakan tangan Siwon bergerak aktif di dadanya. Ia menarik bibirnya dari bibir Siwon dan menatap suaminya yang kesal karena ciuman mereka terlepas.

“Hahh,,,haahh,,, kita sedang di kantor hyung.” Ucap Kyuhyun dengan nafas terputus-putus. Siwon masih berusaha untuk menggapai kembali bibir Kyuhyun.

“Kau tenang saja. Tidak akan ada yang berani mengganggu.” Balas Siwon. Kemudian ia mengangkat tubuh Kyuhyun yang langsung melingkarkan kakinya du pinggang Siwon dan mengalungkan tangannya di leher pria tersebut.

Siwon membawa Kyuhyun ke sebuah ruangan di dalam kantornya. Ruangan yang biasa ia gunakan untuk istirahat karena di dalamnya terdapat sebuah ranjang yang cukup besar. Ia meletakan Kyuhyun di ranjang dan segera menindih tubuh istrinya.

“Aku senang dengan makan siangku hari ini.” Ucap Siwon dengan senyum bahagia yang hanya dibalas Kyuhyun dengan memutar matanya. Namun pemuda manis itu tak menolak sama sekali saat Siwon mulai mencium dan melepas kancing-kancing kemejanya. Ia datang untuk mengajak Siwon makan siang tapi justru ia yang menjadi santapan Siwon.

***❤***

“Kau tidak makan siang Jinra-ah?”

Jinra yang sedang melamun tersentak saat tiba-tiba saja Donghae berdiri di depannya. Pria itu tertawa menyadari bahwa ia telah mengagetkannya. “Kau melamun?”

Jinra tersenyum kecil lalu berdiri dari duduknya. “Hanya sedang memikirkan sesuatu. Kau ingin bertemu dengan sajangnim?”

“Ne, ahhh aku ingin sekali menggodanya. Sejak ia pulang dari bulan madunya kami belum bertemu.” Donghae tertawa dengan penuh semangat namun langsung menutup mulutnya saat ia sadar Siwon bisa saja mendengarnya.

“Sepertinya kau harus kembali esok Donghae-ssi, karena sajangnim sedang kedatangan istrinya.”

“Mwo? Kyuhyun disini? Kebetulan sekali, aku juga ingin menemuinya.”

“Aku tidak yakin kau bisa menemui mereka saat ini.” Jinra tertawa kecil. “Karena mereka belum keluar sejak satu jam lalu.”

“Mwo?! Aish Choi Siwon.” Sungut Donghae kesal. Ia tahu apa yang mungkin saja sedang di lakukan sepupunya itu.

“Sudahlah Donghae-ssi, bagaimana kalau kita makan bersama?” Tawar Jinra yang langsung dibalas dengan senyum cerah Donghae.

“Tentu saja.” Balas Donghae. Ia tidak datang kesini untuk makan sendiri, dan ia benci makan sendiri.

***❤***

“Hyung….”

Siwon yang sedang membaca sebuah buku ditemani secangkir kopi yang Kyuhyun buatkan, mengalihkan wajahnya menatap istrinya yang meletakan sepiring wafle di hadapannya.

“Waeyo?”

Kyuhyun mendudukan dirinya di samping Siwon dan menyuapkan wafle ke dalam mulut Siwon yang menerimanya dengan senang hati.

“Apa hari ini kau sibuk?”

“Annie.”

“Bisakah kau menemaniku. Aku sudah lama tidak mengunjungi orang tuaku.”

Siwon menatap Kyuhyun dengan senyum tulus. Lalu ia mengecup bibir Kyuhyun sekilas. “Tentu saja.”

Dan di sinilah mereka berada. Di sebuah pemakaman yang terlihat tenang dengan beberapa pengunjung. Kyuhyun tersenyum lembut menatap dua makan yang berdampingan di hadapannya. Cairan bening mulai menggenangi pelupuk matanya.Siwon hanya mengusap punggung Kyuhyun pelan. Ia ingin membiarkan Kyuhyun meluapkan perasaannya.

“Umma, appa aku datang. Mian baru mengunjungi kalian.” Ucap Kyuhyun setelah ia melakukan ritual yang biasa dilakukan saat berkunjung ke makam. Kemudian meletakan seikat bunga lili putih kesukaan orang tuanya.

Tidak banyak kata yang Kyuhyun katakan. Ia hanya terdiam memandangi makam kedua orang tuanya yang meninggal sejak ia berumur 8 tahun. Sebenarnya banyak sekali yang ingin ia ceritakan, terutama tentang Siwon. Namun saat ini hanya doa yang ingin Kyuhyun sampaikan. Berharap orang tuanya bahagia bersamaTuhan.

“Sebaiknya kita makan siang dulu. Bagaimana?” Tanya Siwon saat mereka dalam perjalanan pulang. Ia menatap Kyuhyun sekilas yang tengah menyandarkan tubuhnya di kursi dengan mata terpejam. “Baby.”

Kyuhyun membuka matanya dan menatap Siwon. Ia tersenyum mendengar nada khawatir suaminya. “Aku baik-baik saja hyung. Baiklah kita makan dulu.”

Keduanya berjalan beriringan sambil sesekali bersenda gurau. Kyuhyun beberapa kali mempoutkan bibirnya karena Siwon berhasil mencuri sebuah kecupan pada bibirnya.

“Kita di tempat umum hyung!” Protes Kyuhyun.

“Aku tidak perduli. Mereka harus tahu kau miliku.” Balas Siwon. Ia hanya ingin menunjukan kepada beberapa wanita juga pria yang menatap lapar istrinya.

Kyuhyun hanya berdecak lalu berjalan cepat meninggalkan Siwon yang hanya tertawa melihat Kyuhyun merajuk.

“Kyuhyun-ah!”

Siwon dan Kyuhyun berhenti mendengar teriakan seorang gadis yang saat ini tengah berlari menghampiri mereka. Rambut hitam panjangngnya sedikit menutupi wajahnya. Kyuhyun memicingkan matanya menyadari bahwa sepertinya ia mengenali gadis tersebut.

“Kyaaaa Kyuhyun-ah!” Siwon dan Kyuhyun semakin terkejut saat gadis itu tiba-tiba saja langsung memeluk Kyuhyun erat. Gadis itu bahkan sempat mengecup pipi kanan Kyuhyun, hal yang langsung membuat Siwon menekuk wajahnya.

“Aku sempat ragu bahwa itu kau tapi ternyata benar. Aaaa aku senang sekali bertemu dengamu.” Gadis itu berkata heboh saat ia melepaskan pelukannya pada Kyuhyun berganti dengan melingkarkan tangannya pada tangan Kyuhyun dan bergelayut manja.

“Hai sam.” Sapa Kyuhyun. Ia tidak menyangka dapat bertemu dengan temannya dari Paris. “Sejak kapan kau tiba di Korea?”

“Seungmi, panggil aku Seungmi Kyuhyun-ah.”

“Ne.”

Seungmin tersenyum lebar lalu pandangannya beralih pada Siwon yang berdiri di sebelah Kyuhyun. Ia melepaskan rangkulan tangannya pada Kyuhyun cepat dan bertepuk tangan sekali. “Kau pasti orang yang membuat Kyuhyun menolak semua gadis di Paris kan?” Tanya Seungmi antusias. Wajahnya seperti seseorang yang berhasil memecahkan soal paling sulit.

Kyuhyun dan Siwon saling pandang dan tersenyum. “Ne. Aku Choi Siwon. Suami Kyuhyun.” Siwon berkata dengan menjulurkan tangan kanannya setelah sebelumnya menundukan sedikit kepalanya.

“Seungmi. Han Seungmi. Teman Kyuhyun di Paris. Dia biasa memanggil ku Samantha atau Sam.” Seungmin menjabat tangan Siwon dan tersenyum. “Aku tau Siwon-ssi, tapi bisakah tidak memamerkan kemesraan kalian di depanku?”

Seungmi mengerucutkan bibirnya saat melihat Siwon melingkarkan tangannya di pinggang Kyuhyun dan membawanya mendekat. Sementara yang di tegur hanya tersenyum lebar. Siwon memang sengaja, ia ingin menegaskan Kyuhyun adalah miliknya. Dan sudahkah ia pernah memberi tahu bahwa ia akan sangat posesif terhadap Kyuhyun bahkan kepada ibunya sendiri.

“Apa kau akan menetap di sini?” Kyuhyun membuka suaranya saat pertanyaan itu terus bergelayut dalam kepalanya.

“Entahlah. Untuk saat ini aku hanya ingin berlibur.” Jawab Seungmi singkat. “Oh iya kalian sudah makan siang? Bagaimana kalau kita makan siang bersama? Banyak yang ingin aku tanyakan? Bagaimana? Aku baru saja menemukan tempat makan yang nyaman. Kajja!”

Seungmi berbicara tanpa memberikan Siwon dan Kyuhyun kesempatan untuk menyela. Gadis itu bahkan langsung melingkarkan kembali tangannya pada lengan kiri Kyuhyun dan menariknya pergi membuat Siwon terpaksa melepaskan pelukannya. Tidak mungkin saat ini ia harus tarik menarik Kyuhyun dengan Seungmi.

Sementara Kyuhyun hanya terkekeh pelan karena sudah mengetahui bagaimana sifat Seungmi yang sedikit suka memaksa dan berisik. Tidak. Bagi Kyuhyun yang tidak banyak bicara Seungmi memang berisik. Namun setidaknya gadis itu cukup membuat hari-harinya berwarna di Paris. Tentu saja karena sifat over cerianya. Seungmi satu angkatan dengannya di Paris tetapi beda fakultas. Bagaimana ia bisa mengenal gadis itu? Akan panjang jika di ceritakan semuanya.

Ketiganya akhirnga memutuskan untuk makan siang di tempat pilihan Seungmi. Gadis itu terus saja berbicara seperti kaset yang tidak lelah memutar lagu terus menerus. Sementara Siwon dan Kyuhyun hanya mendengarkannya. Terkadang Kyuhyun akan mengelak saat Seungmi mengatakan hal-hal yang membuatnya malu dan berujung dengan adu mulut.

Siwon yang tidak tahu apa-apa hanya sesekali menimpali. Dari cara keduanya berinteraksi Siwon dapat menyimpulkan bahwa hubungan Kyuhyun dan Seungmi cukup dekat dan entah karena sifat posesifnya ia merasa sedikit terganggu. Terlebih saat Seungmi mengatakan bahwa gadis itu pernah menyatakan cintanya pada Kyuhyun dan tetap bisa bersahabat dengan pemuda itu walau Kyuhyun menolaknya. Dan entahlah apakah ini berlebihan, namun Siwon merasa ada sesuatu dengan gadis tersebut.

***❤***

Kyuhyun saat ini sedang bersandar di headboard ranjang dengan kedua tangannya ia letakan di depan dada, memperhatikan Siwon yang duduk di sampingnya dengan posisi yang sama. Pria tersebut sedang sibuk membaca sebuah dokumen. Bukankah suaminya itu sudah berjanji tidak akan membawa pekerjaan ke rumah, terlebih di kamar saat mereka akan menghabiskan waktu berdua.

Namun sejak pulang tadi Kyuhyun merasa Siwon lebih pendiam. Biasanya ada hal apa saja yang bisa pria itu gunakan untuk menggoda Kyuhyun. Tetapi lihatlah sudah hampir 30 menit Siwon bahkan tidak menegur Kyuhyun.

“Hyung?”

“Hem?”

Kyuhyun memajukan bibirnya mendapat respon seperti itu. Siwon bahkan tidak meliriknya. Hal ini sudah pasti membuat Kyuhyun kesal. Tidak banyak, hanya sedikit. Tapi tetap saja. Dengan cepat ia menarik dokumen tersebut dari tangan Siwon dan melemparnya ke lantai.

“Baby…ap…”

“Apa kertas itu lebih menarik dari aku?” Tanya Kyuhyun. Ia sudah merubah posisinya menghadap Siwon dan duduk di pangkuannya.Kedua tangannya ia lingkarkan di leher Siwon.

Siwon tersenyum kecil lalu melingkarkan tangan kirinya di pinggang Kyuhyun, sementara tangan kanannya ia gunakan untu mengusap pipi kiri Kyuhyun yang kini sedikit berwarna.

“Tentu saja tidak.”

“Lalu kenapa dari tadi kau terus saja menatapnya? Bukankah kita sepakat untuk tidak membawa pekerjaan saat di kamar? Kau juga mendiamkanku sejak kita pulang tadi?”

Rentetan pertanyaan Kyuhyun membuat Siwon tertawa kecil. Hal itu semakin membuat Kyuhyun mengkerucutkan bibirnya. Sebenarnya Siwon hanya heran dengan sikap manja Kyuhyun kali ini. Pasalnya sejak kembali dari paris hal ini sangat jarang terjadi. Siwon sangat tahu dengan sikap dewasa Kyuhyun namun hanya karena sebuah dokumen pria manis itu menjadi seperti ini.

“Mianhae. Proyek kali ini sangat menentukan nasib perusahaan kita. Dan ada beberapa hal yang masih sulit aku pahami.” Siwon mengecup singkat bibir Kyuhyun. “Kalau kau bosan kenapa tidak telpon Seungmi, dia pasti dengan senang hati menemanimu ngobrol.” Siwon mengerutkan alis mendengar ucapannya sendiri. Mengapa hal itu yang justru ia katakan.

“Mwo? Jadi kau lebih suka aku bersama Seungmi? Kau tidak ingin bersamaku?”

“Annie. Maksudku bukan seperti itu sayang.” Siwon menangkup wajah Kyuhyun dengan kedua tangannya. “Hanya saja, sepertinya kau sangat nyaman bersama Seungmi. Jadi….”

“Astaga Hyung!”

“Ne?”

“Jadi ini alasanmu?” Siwon mengerutkan alis. “Kau mendiamkan aku sejak tadi karena Seungmi?”

“A-apa maksudmu?”

“Kau cemburu?”

“An-annie!”

“Tidak. Kau cemburu!” Kyuhyun tersenyum lebar lalu mengecup bibir Siwon dan melumatnya sebentar kemudian kembali tersenyum senang. “Katakan kau memang cemburu.”

Siwon sedikit terkejut dengan sikap Kyuhyun kali ini. Kalau ia memang cemburu kenapa Kyuhyun begitu senang. Namun Siwon hanya menghela nafas.

“Ne. Sebenarnya hanya sedikit iri karena sepertinya Seungmi lebih banyak punya cerita bersamamu. Seperti itulah.”

“Tapi kedepannya aku ingin mengukir cerita indah hanya bersamamu!” Kyuhyun tersenyum dan sekali lagi mengecup bibir Siwon. “Hingga akhir, hanya namamulah yang akan terus terucap. Tanpa ragu.”

Siwon tersenyum bahagia. Ia merapikan poni Kyuhyun yang mulai menutupi mata jernih itu. Mengecup dahinya lama sebelum membawa Kyuhyun dalam ciuman manis penuh cinta. Tanpa nafsu, hanya ingin saling berbagi rasa. Meresapi setiap kata yang tulus mereka ucapkan. Tanpa dusta dan bualan kata.

***❤***

“Jinra-ssi?”

Jinra yang sedang sibuk memilih menu makanan mengangkat wajahnya dan menatap seorang wanita tidak di kenal yang tiba-tiba saja sudah duduk di hadapannya. Wanita itu memakai kaca mata hitam yang membuat Jinra sama sekali tidak bisa menebak atau mengenalinya.

“Maaf, kau siapa?” Tanya Jinra ragu.

“Kau bisa panggil aku Sammy.” Wanita yang bernama Sammy itu tersenyum menyeringai membuat Jinra mengerutkan kening. “Dan aku butuh bantuanmu.” Lanjutnya.

“Ne?”

“Kau… tentu mengenal Choi Siwon, Jinra-ssii?”

Jinra menegakan tubuhnya saat mendengar nama atasannya disebut. Jangan sampai tebakannya bahwa wanita ini terobsesi dengan Siwon Sajangnim benar. Dan Jinra tidak akan bersedia membantunya. Tidak akan pernah.

“Bos mu yang tampan itu.” Sammy memainkan kuku-kukunya yang dicat berwarna merah sebelum melanjutkan ucapannya. “Aku yakin tidak akan ada wanita menolaknya.”

Jika suasananya sedang santai, mungkin Jinra akan tertawa mendengarnya. Pasalnya ia sudah sering mendengar hal itu. Namun sayangnya,atasannya itu tidak tertarik dengan perempuan. Lalu apa maksud Sammy meminta bantuannya.

“Tapi ia justru berakhir dengan pria bernama Cho Kyuhyun. Orang yang seharusnya menjadi milikku.” Nada tajam terdengar dari setiap kata yang Sammy ucapkan membuat Jinra semakin bingung. Siapa sebenarnya tujuan dari wanita dihadapannya.

“Maaf agashi. Sepertinya anda salah….”

“Kau menyukainya bukan? Jinran-ssi?”

“Ne?”

“Choi Siwon?”

“Sekali lagi maaf. Aku harus pergi.” Jinra bersiap pergi ketika wanita itu kembali mengatakan sesuatu yang membuat Jinra entah mengapa memilih mendengarnya.

“Kita bisa bekerja sama. Aku menginginkan Cho Kyuhyun dan kau boleh mengambil Choi Siwon.”

Jinra menghela nafas. “Dengar Sammy-ssi, aku tidak tahu kau siapa dan apa tujuanmu. Yang jelas yang aku tahu Choi Siwon sangat mencintai Cho Kyuhyun. Dan kalaupun aku menyukai atasanku itu tidak ada hubungannya denganmu, dan aku bukan tipe seseorang yang akan memaksakan sesuatu kepada orang lain hanya untuk kepentingan sendiri.”

Sammy terkekeh. “Benarkah? Sayang sekali. Ku pikir kita bisa saling menguntungkan. Tetapi tidak apa, aku bisa melakukannya sendiri. Dan….” Sammy berdiri masih dengan seringaiannya. “Kau masih boleh menghubungiku jika kau berubah pikiran. Ah dan satu lagi, aku mungkin akan membuat Siwon mu itu bersedih atau bahkan hancur, pada saat itu ku harap kau maju dan berdiri di sisi Siwon sehingga aku tidak terlalu merasa bersalah. Pasti Siwon sangat sedih jika Kyuhyunnya ku ambil.”

Sammy menepuk bahu Jinra pelan. “Arraso? Sampai jumpa lagi Jinra-ssi.” Sammy meninggalkan Jinra yang masih bingung dengan apa yang sebenarnya terjadi. Ia menatap ke arah meja dimana tergeletak secarik kertas bertuliskan sebaris angka dan menyimpannya.

Jika apa yang dikatakan wanita itu benar, bahwa ia akan membuat atasannya dan Kyuhyun berpisah maka Jinra harus memberitahu Siwon agar berhati-hati dengan wanita itu. Dan yang Jinra sesalkan ia tidak mengenali wajah wanita itu dengan baik. Sehingga ia tidak bisa mencari tahu siapa ia sebenarnya.

.

.

.

Note:

Annyeong~~~ *jangan timpuk saya* setelah lama hilang akhirnya nongol dengan cerita abal nan hancur ini… T_____T

Ada yang kangen aku? Atau cerita aku gitu? Hahahahah

Maaf sekalinya muncul dengan part yang mengecewakan… huhuhuhu…

Semoga masih ada yang berminat baca cerita gaje ini…

Gak banyak cingcong, thanks buat yang udah baca dan sering main kesini… semoga bisa update cepet lagi… ^——^

Last but not least

See you next time and keep spreading wonkyu love !!!

Anyyeong~~~

Advertisements

Author:

Me and My Dirty Little Secret Are Heaven ^^

56 thoughts on “All For You – Chapter 4

  1. Enaknya wonkyu yg habis bulan maduu :*
    Pokonya perfect pakek banget deh pasangan ini..
    Hahaha donghae makanya kamunya cepet nikah dong biar bs ngerasai kebahagian kaya wonkyu jugag hehe
    Sukk jgg klu uda ad cinta segitiga gini ntah itu bintang utamanya kyuhyun atau siwon.. Karena lucu ngeliat ada yg cemburu n dicemburui hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s