Posted in Family, Genderswitch, Genre, Romance, Series, WonKyu Story

WonKyu Cut! – New Comer

WonKyu Cut: New Comer

By: -ssiihee-

Genre: Romance, Family, GS

Rate: PG 17

Main cast: Choi Siwon, Cho Kyuhyun

Disclaimer: Cerita ini punya saya, jika ada kesamaan dalam hal tokoh, cerita dan sebagainya dikarenakan faktor yang tidak di sengaja. Dan ini hanya khayalan saya belaka.

Siwon punya Kyuhyun, Kyuhyun punya Siwon, sedangkan WonKyu punya wks… Hehehe.. ^^

Warning: GS, OOC, AU, abal, alay, typo, jauh dari EYD dsb.

Don’t Like, don’t read !

Dilarang membashing WonKyu jika ingin hidup tenang!

(= ̄▽ ̄=)V

***

WKCNC

ssiihee©2014

Totally Reserved

***

.

Wonkyu Cut! My Medicine

WonKyu Cut! Rissing Star

“Siwonnie~~~”

Siwon hanya melenguh pelan menanggapi panggilan Kyuhyun membuat istrinya itu kembali mencoba membangunkannya. “Wonnie bangun…” Ucap Kyuhyun sambil menepuk-nepuk pelan pipi Siwon.

“Tidurlah baby~~ ini sudah larut malam.” Jawab Siwon tanpa membuka matanya.

Kyuhyun tau ini memang sudah larut malam. Dan sebenarnya ia juga tidak tega membangunkan Siwon. Suaminya itu baru pulang syuting jam satu malam. Tapi ia sungguh tidak bisa menahan keinginnannya saat ini. Ani~~ keninginan makhluk kecil dalam tubuhnya.

“Tapi perutku~~~”

“Waeyo? Ada apa dengan perutmu?”

Mendengar Kyuhyun meyebutkan kata perut seketika Siwon membuka matanya dan menatap khawatir pada istrinya. Ia juga mengelus pelan perut Kyuhyun yang membuncit. Saat ini Kyuhyun sedang hamil 8 bulan membuat Siwon harus waspada walau ini bukan trimester berat tapi tetap saja saat ini usia kandungan istrinya itu mendekati persalinan. Dan itu justru hal berat yang akan di alami Kyuhyun.

“Ah nyaman sekali.” Kyuhyun menikmati sentuhan tangan Siwon di perutnya. “Sepertinya ia merindukanmu. Sejak tadi ia tidak bisa diam, membuatku terus terjaga.” Siwon tersenyum tulus. Ia menarik Kyuhyun kedalam pelukannya. Sementara tangannya dengan sabar mengelus perut Kyuhyun.

“Aegi-ah tidurlah. Kasihan mommy.” Ucap Siwon setelah sebelumnya mencium perut Kyuhyun. “Tidurlah baby~~~” Siwon mencium kening istrinya lembut sementara Kyuhyun memejamkan mata merasakan cinta dan kasih sayang suaminya.

Sudah hampir sejam Siwon mengelus perut Kyuhyun tapi sepertinya istrinya itu belum menunjukan tanda-tanda akan tidur. “Wonnie…” Siwon memandang Kyuhyun yang matanya masih terpejam. “Lebih ke atas.” Kyuhyun menarik tangan Siwon tepat ke payudaranya membuat Siwon sedikit mengangkat tubuh dan memandang istrinya yang kini menatapnya sayu. Siwon tahu arti tatapan itu.

“Baby~~~” Ucap Siwon dengan nada khawatir. Ia bukan tidak tau bagaiman hormon wanita yang sedang hamil dan ia juga sudah berkonsultasi tentang masalah ini namun tetap saja ia khawatir melihat usia kehamilan istrinya saat ini. Siwon menghelan nafas melihat tatapan penuh harap istrinya.

Dengan perlahan ia membuka setiap kancing gaun tidur Kyuhyun menampilakan payudara istrinya yang semakin berisi karna kehamilannya.  Dan Siwon kembali memanjakan Kyuhyun dengan nyanyian cinta penuh kelembutan.

.

***♡***

.

“Wonnie aku mau menonton konsernya Super Junior.”

“Baiklah. Mau sushow berapa?”

Saat ini Siwon sedang menemani istrinya itu menonton drama korea. Walau sudah berkali-kali Siwon melarang istrinya untuk menonton drama yang di bintanginya namun Kyuhyun tetap bersikeras untuk menontonnya dan hasilnya Siwon harus selalu menenangkan istrinya yang menangis dan memarahinya saat melihat adegan skinship atau parahnya kissing.

“Aku tidak mau menonton dari dvd wonnie!” Siwon menatap istrinya dengan wajah memelas. Sepertinya ia tahu apa yang akan di katakan istrinya selanjutnya. “Aku mau live ! Aigoo dimana lighstickku?”

“Tapi baby~~ kau taukan suju sedang tidak mengadakan konser.” Siwon dengan lembut menahan Kyuhyun. Namun melihat mata Kyuhyun yang berkaca-kaca Siwon menyerah. “Baiklah.”

***♡***

“Ayolah hyung~~~ aku mohon kali ini saja.” Siwon saat ini sedang memohon kepada Jungsoo leader Super Junior untuk mengadakan mini konser. Siwon sudah menyiapkan semuanya. Venue, panggung, dan segala keperluannya. Ia bahkan mengundang ELF untuk hadir. Beruntunglah ia di lahirkan dari keluarga yang cukup punya koneksi. Dan terakhir adalah membujuk sang aktor utama.

“Aigoo Siwon-ah aku tidak bisa memutuskannya sendiri. Lagipula saat ini beberapa member punya kegiatan masing-masing.”

“Tenang saja hyung. Kau hanya perlu mengatakan ya. Manager dan perusahaanmu juga sudah mengijinkan. Hanya menunggu keputusanmu karena ini di luar jadwal kontrak.”

“Baiklah.”

“Terima kasih Hyung.” Siwon menjabat tangan Jungsoo penuh terima kasih. Tak beberapa lama beberapa member datang membuat Jungsoo memicingkan mata menatap Siwon yang hanya tersenyum sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. “Mereka hanya akan pergi jika kau menyetujuinya.”

“Hallo my baby~~” Sebuah panggilan masuk mengintrupsi mereka saat bersiap untuk pergi.

“Kau dimana wonnie “

“Aku di gedung SM baby. Dan bersiaplah kita akan menonton super show live.”

“Mwo?! Bukankah mereka sedang tidak mengadakan tour? Bagaimana bisa?”

“Aku bertindak sedikit baby karena kau bilang ingin menonton super show.”

“Yaks kau gila Siwonnie ! Cepat pulang.”

“Tapi….”

“Aku sudah menontonnya di dvd. Pulang atau kau tidur di luar.”

“Baby… hallo… baby…”

“Ayo kita berangkat.” Jungsoo meminta membernya untuk bersiap saat tiba-tiba saja Siwon menahannya.

“Hyung sepertinya aku dan istriku tidak jadi ikut.” Jungsoo menaikan alisnya.

“Waeyo Siwon-ah bukannya kau bilang istrimu yang menginginkannya?”

“Ne~~~ tapi dia sudah tidak ingin menontonnya.” Jungsoo dan semua member menatap Siwon dengan tatapan tidak percaya.

“Aigoo ibu hamil.” Ucap salah satu member yang bernama Ryeowook. Siwon hanya bisa meminta maaf.

“Hyung lanjutkan saja konsernya. Aku sudah terlanjur mengundang ELF dan mengumpulkan mereka. Semuanya sudah di atur oleh managerku jadi bersenang-senanglah.” Siwon segera berlari meninggalkan Super Junior yang kini terlihat ingin sekali menangkapnya.

Siwon sendiri sudah biasa dengan kejadian seperti ini. Karna dulu ia pernah berkeliling Seoul hanya untuk mencari keinginan Kyuhyun. Namun setelah ia sudah menemukannya istrinya justru tidak menyentuhnya sama sekali. Dan itu terus berulang sejak trimester kedua hingga sekarang. Karna trimester awal Kyuhyun sama sekali tidak ngidam. Justru ialah yang merasakannya.

***♡***

“Wonnie lihatlah mereka berdua, aku yakin ada sesuatu di antara mereka.” Siwon mengalihkan tatapannya ke arah Tv yang menampilan seorang pemuda tampan dengan lesung pipi yang melingkarkan tangannya di pinggang pemuda berpipi chubby yang Siwon kenali sebagai magnae Super Junior, seraya membisikan sesuatu membuat pemuda itu tersenyum.

“Kau benar lihatlah cara si pemuda tinggi menatap pemuda di sebelahnya. Ckckckck dia sama sekali tidak bisa menyembunyikan perasaannya.”

“Bukankah kau sama saja.” Siwon tersenyum dan mengecup dahi istrinya pelan.

“Tentu saja. Aku suka memberitahu orang-orang bahwa aku sanggup memberikan apapun untukmu.”

“Chessy!” Kyuhyun mencubit pelan pinggang Siwon namun rona merah tersirat jelas di wajahnya membuat wanita itu terlihat jauh lebih cantik. “Tapu kau suka.” Balas Siwon.

Kyuhyun tersenyum seraya menyandarkan tubuhnya dalam pelukan Siwon merasakan setiap kebahagian yang datang padanya bertubi-tubi. Suami yang begitu mencintainya, di tambah calon anak mereka juga keluarga dan orang-orang yang selalu berada di sekitar mereka.  Ia merasa tuhan terlalu baik padanya. Kyuhyun takut jika suatu saat semuanya di ambil seketika. Dan saat ini yang bisa ia lakukan hanya bersyukur dan mencoba menjaga segala yang di titipkan kepadanya sebaik mungkin.

***♡***

Kyuhyun tersenyum senang saat ia baru saja melangkah ke dalam sebuah lobby mall terbesar di seoul itu yang tidak lain adalah milik keluarga suaminya. Mengabaikan orang-orang yang menatapnya kagum, Kyuhyun berjalan riang dengan tangan kanan di perutnya seraya berkata pada makhluk mungil yang tidak lama lagi meramaikan kehidupannya bahwa mereka akan bersenang-senang.

Beberapa pengunjung mulai berbisik. Mengatakan bahwa Kyuhyun sangat cantik, Siwon dan Kyuhyun pasangan sempurna dan sebagainya. Bukan hanya wanita bahkan pria menyempatkan diri berhenti dan menatap Kyuhyun yang saat itu menggunakan dress longgar berwarna putih dan sebuah celana pendek hitam. Wajah cantiknya dan aura bahagia membuat siapa saja yang melihatnya ikut tersenyum merasakan kebahagian wanita yang akan menjadi seorang ibu itu. Kyuhyun tidak tahu ada ribuan orang yang kini berdoa agar ia selalu tersenyum seperti itu.

Akan ada banyak orang yang siap menyelamatkan Kyuhyun jika saat ini terjadi sesuatu. Kyuhyun menyadari pusat perhatian saat ini menjadi miliknya, hanya saja ia tidak terlalu peduli. Karena yang saat ini ia inginkan adalah mengelilingi mall ini tanpa tahu apa yang ia cari.

Di tempat lain Seorang pria tampan yang baru saja menyelesaikan adegannya untuk sebuah film terlihat panik dengan ponsel menempel di telinga kirinya. “Harusnya kalian mengikutinya, bagaimana jika terjadi sesuatu? Hubungi manager mall dan suruh ia menemukan Kyuhyun secepatnya. Aku akan segera datang.”

Siwon segera memasukan ponselnya ke dalam jacket hitamnya dan segera melarikan R8nya menuju mall tempat Kyuhyun berada. Tidak beberapa lama ia sampai dan membiarkan staff mall yang mengenalnya untuk mengamankan mobilnya walau Siwon tidak terlalu peduli yang ia inginkan segera menemukan istrinya.

Dan kembali seisi gedung mengalihkan tatapannya untuk Siwon yang tengah berlari. Dia pasti menjemput istrinya. Itulah yang saat ini di pikirkan orang-orang melihat Siwon yang wajahnya tidak bersahabat sama sekali. Setelah mendapat informasi dari pihak mall bahwa istrinya kini berada di sebuah stand makanan Siwon segera menghampiri Kyuhyun yang saat itu sibuk mencicipi kue-kue dengan penuh semangat.

“Wonnie.” Kyuhyun berteriak dengan senang saat ia melihat Siwon berjalan kearahnya. Kemarahan Siwon yang sejak tadi ia pendam seketika menguap melihat senyum Kyuhyun. Wanita itu hendak menghampiri Siwon namun terhenti saat ia merasakan tendangan kecil di perutnya. Siwon yang melihatnya segera berlari dan menghampiri Kyuhyun.

“Ada apa? Apa ada yang sakit?” Tanya Siwon yang sudah berdiri di samping Kyuhyun dan melingkarkan tangan kanannya di pinggang Kyuhyun menariknya istrinya kedalam dekapannya. Dan kembali pengunjung mall di buat iri melihat bagaimana pasangan ini berinteraksi.

“Aku tidak apa-apa.” Kyuhyun tersenyum menatap Siwon. “Sepertinya ia juga senang kau disini sampai semangat sekali.” Lanjut Kyuhyun dengan tangan mengelus perutnya lembut.

“Seharusnya kau membiarkan umma menemanimu. Kau senang melihatku seperti orang gila karena begitu mengkhawatirkanmu baby.”

“Tapi sekarang kau ada disinikan.”

“Kau sudah lelah, kita pulang sekarang.”

Kyuhyun hanya tersenyum sebagai jawaban. Namun ia tidak menolak saat Siwon menuntunnya.

Di tempat lain di mall tersebut terlihat dua wanita paruh baya yang sibuk dengan kamera di tangan mereka. Mengomentari setiap foto-foto yang berhasil mereka ambil.

“Aigo lihatlah, menantuku cantik sekali. Bahkan orang-orang berhenti hanya untuk sekedar melihatnya.” Seorang wanita dengan penampilan khas ibu-ibu socialita menunjuk sebuah gambar dimana Kyuhyun menjadi objeknya.

“Putri siapa dulu.” Wanita paruh baya lain yang terlihat anggun menyahut dengan senyum penuh kebanggaan.

Dua wanita itu -nyonya Choi dan nyonya Cho- memang menuruti keinginan Kyuhyun untuk pergi sendiri. Namun mereka tidak akan menerimanya begitu saja. Tanpa sepengetahuan Kyuhyun mereka berdua mengikuti Kyuhyun dengan kamera digital terbaik di tangan mereka. Dua ibu-ibu ini memang mempunyai hobi baru setelah hubungan kedua anak mereka di ketahui publik yaitu menjadi fansites master Siwon dan Kyuhyun dadakan.

Tak jarang mereka berdua menyuruh Ahra untuk memamerkan hasil karya mereka di SNS. Tentunya dengan foto-foto yang tidak akan di dapat oleh siapapun. Siwon bukannya tidak tahu, ia hanya sudah lelah menghadapi kedua ummanya. Siwon sendiri heran bagaimana bisa ummanya Kyuhyun yang lembut bisa jadi seperti ummanya.

***♡***

“Ini sudah malam baby, tidurlah.”

Siwon khawatir dengan Kyuhyun yang akhir-akhir ini sulit sekali tertidur. Sepertinya istrinya itu begitu gugup menjelang hari kelahiran anak pertama mereka. Walau Kyuhyun tak pernah mengatakannya namun Siwon tau. Kalau seperti ini Siwonlah yang harus berusaha membujuk Kyuhyun. Ia tidak ingin Kyuhyun kelelahan karena kurang istirahat.

“Baby~~” Dengan lembut Siwon kembali memanggil Kyuhyun. Kali ini istrinya itu menoleh dan tersenyum. Dengan perlahan Siwon menarik wajah Kyuhyun ke hadapannya untuk memberikan sebuah ciuman yang biasa ia lakukan.

Dengan lembut dan penuh kehati-hatian Siwon mengecup bibir Kyuhyun. Melumat dan menghisap bibir atas dan bawah Kyuhyun bergantian. Kyuhyun sendiri sudah memejamkan mata dan melingkarkan tangannya di leher Siwon. Ia membuka sedikit mulutnya memberi Siwon akses untuk menyusuri tiap senti mulut Kyuhyun. Saling bertukar saliva dan membelit lidah masing-masing. Hal ini selau menjadi candu bagi keduanya.

Kyuhyun selalu terbuai dengan ciuman Siwon. Tubuhnya akan selalu bergetar setiap menerima sentuhan Siwon dan ribuan kupu-kupu akan selalu menggelepar saat sentuhan itu makin terasa intents. Dan kewajiban mereka untuk menarik nafas masih menjadi gerutuannya, saat bibir keduanya harus terlepas.

“Aku mengantuk Siwonnie.” Ucap Kyuhyun yang kini sudah menyusupkan kepalanya di perpotongan leher suaminya. Siwon hanya tersenyum lalu mengangkat tubuh istrinya ke kamar mereka. Sepertinya Siwon kini harus menggunakan sebuah ciuman panjang untuk membuat istrinya tertidur.

***♡***

“Wonnie~~~”

Siwon segera membuka matanya begitu mendengar suara istrinya. Ia sudah di wanti-wanti oleh kedua ibunya untuk selalu sigap kapan saja. “Ne baby, kau merasakan sesuatu?”

“Entahlah, tapi sepertinya sekarang sudah waktunya.” Kyuhyun tersenyum lembut. Siwon mencoba menenangkan dirinya. Ia mengingat semua hal yang di beritahukan ummanya jika tiba-tiba saja Kyuhyun akan melahirkan.

“Baiklah. Kau bisa menahannya?” Kyuhyun mengangguk. Ia memang selalu memberitahu apa saja yang di rasakannya. Sementara Siwon bergegas menyiapkan segalanya. Ia sudah menelpon kedua orang tuanya yang juga segera menghubungi pihak rumas sakit.

Saat ia kembali ke kamar ia melihat istrinya sedang berbaring dengan mata terpejam. Siwon menyentuh kepala Kyuhyun lembut. “Baby ayo berangkat.”

Kyuhyun membuka mata dan menatap Siwon dengan senyum kecil di bibirnya. “Maaf sepertinya aku tidak jadi melahirkan.”

“Mwo? Kau yakin? Bagaimana jika kita menginap saja di rumah sakit?”

“Aku tidak mau. Kau tau aku tidak suka bau rumah sakit.”

Siwon menyerah saat Kyuhyun kini kembali memejamkan mata. Ia menghubungi kedua orangnya dan meminta maaf yang hanya di balas maklum oleh keduanya. Dan malam itu Siwon sama sekali tidak bisa memejamkan matanya karena khawatir jika Kyuhyun tiba-tiba saja merasa sakit kembali. Dan itu berlangaung selama beberapa hari. Ummanya sebenarnya memaksa agar mereka untuk tinggal sementara di kediaman keluarga Choi. Namun lagi Kyuhyun menolak. Jadilah Siwon menjadi suami siaga 24 jam.

***♡***

Siwon memijat kepalanya pelan. Istirahat yang kurang membuatnya sering sakit kepala dadakan. Namun ia tetap berusaha menyelesaikan semua pekerjaannya. Saat sampai di rumah ia segera membaringkan tubuhnya. Saat ini rasanya badanya sakit semua. Kyuhyun yang melihatnya hanya tersenyum miris. Ia mengelus perutnya pelan. “Malam ini jadi anak baik oeh? Biarkan daddy istirahat.”

Namun apa yang diharapkan Kyuhyun tidak terjadi, karena tengah malam ia merasakan sakit yang sangat hebat di perutnya. Dengan sekuat tenaga ia mencoba membangunkan Siwon yang malam ini begitu lelap tertidur.

“Wonnie~~” Kyuhyun masih berusaha membangunkan Siwon yang hanya di balas suaminya dengan gumanan tak jelas.

“Mianhae~~” Kyuhyun mengumpulkan tenaganya. “Choi Siwon pabbo! Bangunlah.” Mendengar teriakan Kyuhyun Siwon membuka matanya dan langsung terduduk. Ia mengalihkan tatapannya ke wajah Kyuhyun. Dan tatapannya menjadi horor saat melihat istrinya penuh dengan keringat.

“Baby~~”

“Aish babo! Cepat dia mau keluar.” Teriak Kyuhyun yang kesal karena di saat seperti ini sifat bodoh suaminya keluar.

“Apa kali ini beneran?”

“Mwo? Tentu saja! Dia sudah di ujung, kalau tidak percaya kau lihat saja sendiri.”

Mata Siwon membulat lebar saat Kyuhyun mengangkat dressnya. Di tambah dengan teriakan Kyuhyun yang juga terkejut melihat cairan bening mengalir dan membahasahi pahanya. “Aaa wonnie cepat!”

Dan entah bagaima caranya kini Siwon dan Kyuhyun sudah berada dalam mobil. Keputusan yang tepat memperkerjakan supir keluarganya di malam hari saat-saat menjelang kelahiran cucu pertama kelurga Choi. Dengan tenang namun pasti supir yang Siwon kenal sebagai adjusi jang itu mengemudikan mobilnya.

“Sakit wonnie~~~” tedengar kembali rintihan Kyuhyun membuat hati Siwon bagai di silet ribuan kali. Ia benci melihat Kyuhyun kesakitan seperti ini. “Sabarlah baby sebentar lagi kita sampai.”

Setelah beberapa menit akhirnya mereka sampai, di sambut oleh beberapa dokter dan suster yang sudah siap. Kedua orang tua mereka juga sudah sampai setelah mendengar Kyuhyun akan melahirkan. Siwon sama sekali tak melepas genggamannya pada tangan kanan Kyuhyun. Berharap bisa sedikit memberi kekuatan untuk istrinya.

Para dokterpun tak berniat melarang Siwon menemani Kyuhyun selama proses persalinan. Selama waktu yang terasa lama itu Siwon tak henti-hentinya berdoa agar tuhan melindung Istri dan anaknya. Keringat dingin membasahi tubuhnya melihat wajah Kyuhyun yang pucat dan penuh dengan peluh. Hatinya begitu perih melihat kesakitan Kyuhyun. Ia berharap semua ini segera berakhir dan ia bisa kembali melihat senyum di wajah istrinya.

Dan saat sebuah tangisan kencang memecahkan ketegangan yang berlangsung Siwon menghembuskan nafas. Ia tersenyum melihat wajah istrinya yang kini juga menatapnya dengan penuh kebahagian. “Selamat Siwon-ssi. Ia sangat tampan.” Ujar seorang dokter yang kemudian menyuruh seorang suster untuk membersihkan cucu pertama keluarga Choi yang ternyata seorang laki-laki.

Siwon menatap wajah istrinya dengan senyum bahagia. Ia tidak sadar dengan air mata yang mengalir di sudut pipinya. Dengan tangannya kirinya Kyuhyun menghapus air mata Siwon yang sejak tadi hanya menciumi punggung tangan kanannya. “Terima kasih. Aku mencintaimu.” Ucap Siwon seraya mengecup kening Kyuhyun penuh cinta.

Setelah itu ia menuruti perintah dokter untuk menunggu di luar, karena Kyuhyun yang akan segera di pindahkan keruang perawatan. Ummanya langsung memeluk Siwon dengan tangis penuh kebahagian. Sementara ayahnya hanya menyentuh pundak Siwon.

“Kau sudah jadi ayah sekarang. Tanggung jawab mu bertambah.” Ucap tuan Choi pelan yang di balai Siwon dengan senyum penuh terima kasih.

Bergantian ummanya dan umma Kyuhyun memeluknya. Nyonya Cho terlihat lebih histeris dan berguman ribuan terima kasih kepada Siwon karena menjaga putrinya dengan begitu besar. Sementara tuan Cho hanya memeluknya dan menepuk-nepuk punggungnya pelan.

“Aku seorang ayah.” Kalimat itu terus berputar dalam hati dan pikiran Siwon saat ia ke toilet untuk membasuh wajahnya. Jam sudah menunjukan hampir pukul 6 pagi. Ia tidak ingat jam berapa semalam ia membawa Kyuhyun. Senyum penuh kebahagian tercetak di wajahnya menampilkan dua dimple yang mencuat.

Saat ia akan keluar dari toiet, Siwon berpapasan dengan seorang cleaning service ia menghampirinya dan menjabat tangan pria tersebut. “Aku jadi ayah.” Ucap Siwon kepada pria yang kini menatapnya bingung namun kemudian ikut tersenyum. “Selamat.”

Dan setelah itu kembali Siwon kembali melakukan hal yang sama pada setiap orang yang ia temui. Entah itu suster, dokter, pasien dan keluarganya juga sekuriti yang tidak melepaskan genggaman tanganya, membuat Siwon bingung. “Selamat Siwon-ssi. Tapi bisakah anda menyuruh wartawan-wartawan itu pergi. Ini rumah sakit.”

***♡***

“Aigoo lihatlah cucuku sangat tampan.” Ujar Nyonya Choi suster membawa cucu mereka yang sudah dimandikan. “Lihatlah hidungnya sangat mirip putraku.” Lanjutnya.

Nyonya Cho tak ingin kalah. “Lihatlah matanya mirip sekali dengan Kyunnie. Biarkan aku menggendongnya.” Ucapnya. Ia mencoba untuk mengambil bayi tersebut dari tangan suster namun di tahan oleh nyonya Choi.

“Biarkan aku dulu.”

“Annie.” Nyonya Cho tidak mau kalah. Suster tersebut hanya menatap keduanya bingung. Beruntung tak lama kemudian dokter yang menangani Kyuhyun datang.

“Para nenek tenanglah. Biarkan ibunya yang menggendonya.” Suara dokter berhasil membuat kedua wanita yang baru saja jadi nenek itu terdiam.

“Aigo. Benar Kyuhyunlah yang harus menggendongnya. Bukankah ia belum melihat putranya.” Nyonya Choi diikuti nyonya Cho menghampiri Kyuhyun yang ternyata sudah sadar. Tak lama Siwon masuk dan langsung menghampiri Kyuhyun.

“Baby bagaimana keadaanmu?” Tanya Siwon yang menggenggam tangan Kyuhyun dan menciumnya.

“Aku baik-baik saja.” Kyuhyun tersenyum dan menatap kedua ummanya. “Umma aku ingin menggendonya.”

“Ah benar.” Seru nyonya Choi.

“Kau juga harus memberikan ASI pertamamu sayang. Palli, berikan cucuku pada ibunya.” Perintah Nyonya Cho membuat suster dan dokter yang melihatnya tertawa pelan.

Tanpa ragu sedikitpun Kyuhyun menggendong anak pertamanya. Senyum bahagia tak lepas dari wajahnya. Menatap haru seorang bayi laki-laki yang masih memejamkan matanya. Ia mencium kening mungil itu dan menatap Siwon yang kini juga menatapnya dengan tatapan penuh terima kasih.

“Terima kasih karena kau bersedia kesakitan untuk melahirkan buah hati kita.” Kyuhyun tak menjawabnya namun ia yakin Siwon sangat tahu dengan perasaannya. Kedua ibu mereka yang melihatnya hanya mampu menahan tangis melihat anak-anaknya hidup bahagia.

Tiba-tiba sang tokoh utama saat itu perlahan mengerjapka matanya merasa terganggu. Kepalanya bergerak-gerak kecil membuat Kyuhyun bingung. Bagaimanapun ini pengalaman pertamanya.

“Susui dia sayang.” Kyuhyun menatap ummanya yang mengangguk. Kemudian membuka tiga kancing bajunya. Dan seolah sudah tahu bayi tersebut langsung menemukan di mana puting Kyuhyun berada dan menyesapnya. Kyuhyun tak dapat menahan perasaan harunya. Begitu juga dengan Siwon. Melihat Kyuhyun sedang menyusui anaknya merupakan pemandangan paling menakjubkan dalam hidup Siwon. Ia berdiri, lalu mengecup kening Kyuhyun dan bayinya bergantian. “Terima kasih sayang.”

.

.

.

“Bagaimana konfrensi persnya?” Tanya Kyuhyun saat Siwon datang dengan pakaian yang lebih formal. Ia meletakan jasnya di sofa lalu duduk di ranjang Kyuhyun. “Tenang saja semuanya berjalan lancar. Aku hanya memberikan beberapa keterangan dan foto. Seperti komitmen awal kita bahwa putra kita tidak boleh terlalu terekspos.”

Kyuhyun tersenyum dan mengusap wajah Siwon yang sedikit kasar. “Kau pasti lelah istirahatlah.” Kyuhyun menepuk pelan sisi sebelahnya. “Annie. Aku akan tidur di sofa saja. Kau juga harus istirahat. Dimana baby G.”

“Hem?” Kyuhyun menatap Siwon bingung.

“Putra kita. Aigo. Aku bahkan lupa memberitahumu nama anak kita. Justru para wartawan itu yang lebih dulu mengetahuinya.”

“Annie. Tidak apa-apa. Jadi siapa itu baby G?”

“Choi Jinho. Putra pertama Choi Siwon dan Choi Kyuhyun yang lahir pada tanggal 13 Oktober 2012”

Kyuhyun tersenyum bahagia dan memeluk Siwon. “Terima kasih Wonnie. Mengijinkan aku mengandung dan melahirkan anakmu.”

“Anak kita.”

“Ne, anak kita berdua.”

Keduanya berpelukan erat dan tak henti saling mengucapkan terima kasih dan juga berdoa semoga kedepannya mereka dapat menjaga apa yang di titipkam tuhan kepada mereka. Keduanya juga berharap agar bisa menjadi orang tua yang baik. Saling membantu dan mengisi kekurangab satu sama lain.

.

.

.

Note:

Annyeong…. long time no see…. i miss you all…😍😚😘

Ff ini udah lama ada di draft cuma blom ke pengen di publish… mungkin kalian juga lupa sama cerita sebelumny…. dan gak tau juga sebenarnya ini apa… huhuhuhuhuh 😅😅😅😅

dan sekarang aku publish sekedar untuk mengobati kerinduan kalian sama cerita saya yang lain… itu juga klo ada yang kangen…. huaaaa…. *nangis di perut Kyu* *sosrot ingus* 😭😭😭😭

Maaf belom bisa update… sebenarnya ada beberapa draft tp semuanya masih setengah dan di kejar2 tugas sama UAS… mungkin kelar UAS aku coba terusin….😊😊😊😊

Thanks buat semua reader wkc yg selalu sempat nengokin blog yg apa adanya ini…. almost 300k viewers just for 9 months…. kamsahamnida…. *bow*

Last but not least

See U next time and keep spreading wonkyu love 💞❤ !!!!

Annyeong~~~~~

Advertisements

Author:

Me and My Dirty Little Secret Are Heaven ^^

54 thoughts on “WonKyu Cut! – New Comer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s