Posted in Uncategorized

Love story – Kenangan dan Penyesalan

Love Story – Kenangan dan penyesalan

Author: Cat meonks

Genre: GS, Romance

Cast : Choi Siwon (najma ) Cho Kyuhyun (yeoja) Changmin (najma)

Rate : M (setahu aku ini dah masuk rated M)

Warning : typo, gak jelas

Ini cerita g jelas dengan kata2 yang g masuk akal hahahah cobalah baca semoga tidak muntah kemudian karna pasaran

♡♡♡♡♡♡♡♡♡

Sejak semalam Siwon tak berhenti membelai lembut rambut Kyuhyun sampai membuatnya terlelap dalam tidur di dadanya. Ketika menjelang pagi pun Siwon tak bisa memejamkan mata. Rasanya dia hanya ingin memeluk bidadarinya. Dia tak percaya bila wanita yang dia tolaknya dulu kini mengusahai setiap sela pikirannya. Seakan gadis impiannya selama 2 tahun sirnah dalam hitungan detik. Setiap menatap wajah Kyuhyun seakan Siwon tak tahan bila tak mengecupnya. Siwon mulai mengecup keningnya lalu kehidung, ciuman itu tak berhenti sampai di situ. Meski kedua mata Kyuhyun sudah terbuka. Siwon tersenyum menunjukan kedua lesung pipinya kembali melumat bibir manis yang menjadi candu.

“Wonnie…”desah Kyu pelan memanggil nama suaminya.

“Apa?”jawab Siwon dengan santai.

“Aku…beneran… gak…”kata Kyu berusaha melepaskan pelukan pemuda itu.

“Beneran kenapa?”tanyanya binggung.

“Beneran udah nggak tahan…kebelakang…”ucap Kyu lalu menyibak selimut yang menutupi tubuh polosnya berlari ke kamar mandi. Siwon terkekeh dan memandang tubuh polos yang istri dengan pandangan mesum.

Tok…tok…tok…

“Ya.., sebentar…”Siwon pun segera berdiri dan mengambil baju dan celana yang sudah tergeletak sembarangan di lantai. Pemuda berlesung pipi itu membuka pintu.

“Tumben belum bangun”tanya Sungmin sambil mengedarkan pandangan keseluruh penjuru kamar.

“Eh..hmmm itu.., kemarin Siwon lembur kerja. Kapan mama pulang?”

“Oh, bergadang. Sampai pagi?”ucap Sungmin sambil tersenyum licik melihat baju berserakan di lantai dan tentunya tanda merah di leher Siwon.

“Iya Umma…”Siwon mengaruk lehernya yang tak gatal.

“Wonnie…tolong ambilkan baju….”teriak wanita itu dari balik pintu kamar mandi.

Siwon sontak menoleh kebelakang, “Yah… Kuda… kenapa kau tak menjawab…”

“Ck..ck… anak umma…rajin sekali…” Siwon tersenyum kikuk. “Sepertinya umma dan appa harus sarapan dulu karna kalian pasti sibuk. Siwon… jaga Kyunnie…umma percaya padamu…”Sungmin tersenyum lembut dan membelai rambut putranya sebelum pergi meninggalkannya. Siwon tersenyum dan kembali menutup pintunya.

“YAH!! KUDA BODOH APA KAU TAK MENDENGAR PANGGILANKU…”teriaknya lagi.

“Ambil saja sendiri… setan gendut…”cetus Siwon santai sambil menatap ranjangnya menjadi saksi bisu akan pernyataan cintanya. “Kau pikir aku pembantumu…”

“Yah…yah… mana bisa? Please… Wonnie jebal…”

“Tidak mau…”tolaknya.

“Jebal…”

“Tidak mau…:

“Jebal…Wonnie… aku tak mungkin keluar dengan seperti ini.”

“Hai, kenapa tak mungkin…”godanya.

“Yah kuda mesum… cepat keluar kamar saja…aku sudah kedinginan…bodoh…”

Namun tak ada jawaban. Hanya terdengar decitan pintu terbuka lalu tertutup kembali. Hening…. kyu berusaha mendengarnya dari balik pintu kamar mandi.

“Siwonnie….” tak ada jawaban.

“Aman…”gumamnya sambil berlahan membuka pintu. Dia melirik kekanan. Sepi. Dia tersenyum lalu mulai berani melangkahkan tubuh polosnya. Dia berjalan menuju arah pintu.

CEKLIK

Dia menarik nafas lega lalu mulai memilih baju dengan santai. Senyuman itu terpantri jelas dalam wajahnya bagaimana mengingat semalam. Selesai. Kyu memutar tubuhnya dan

Krik..

Krik..

KRIK…

Sunyi dengan wajah polos. Terlihat pria berlesung pipit itu tersenyum dan menutup majalahnya.

“Bagimana kau bisa masuk?” Siwon mengangkat bahunya dengan wajah cuek, “Yah!!! Kuda mesum jawab!!! Jangan hanya tersenyum bodoh… bukan sudah aku…. OH…MY…GOD… SITT….”rancau Kyu dengan muka merah merona ketika dia sadar tak melihat balkon kamarnyaa.

“Lain kali pastikan tidak ada orang selagi kau….”

“Arghh!!! Mati kau Choi….” Kyu dengan tidak berkeperi manusiaan melempar lampu tidur di dekat ranjang dan untung saja si kuda mesum segera menghindar sebelum kepalanya pecah. “Yah!!! Kembali….”teriaknya ketik laki-laki itu memilih keluar kamar sebelum setan gendut itu menghabisi nyawanya. “Hikz..hikz…”Kyu bersimpuh di lantai, ” Eomma…hikz…hikz…Kyunnie malu… hikz…huwaaaa…..” tangisan itu semakin kencang.

********

Hampir satu minggu berlalu setelah kejadian itu tak membuat Kyu segera memaafkan suami mesumnya. Wanita cantik itu masih setia dengan selimut tebalnya.

“Yah… mau sampai kapan kamu tidur?”

“Bukan urusanmu.”ketus Kyu sambil menutupi wajahnya dengan selimut. Kyu kembali membuka selimutnya, “Tumben pulang cepat…”

Siwon tersenyum, “Memastikan istriku makan siang dengan baik.”lalu berlalu ke kamar mandi.

Wanita itu tersenyum tipis lalu turun dari ranjang menyalankan laptopnya, Siwon keluar dari kamar mandi mengunakan baju santai. Melihat istrinya asik dengan dunianya sendiri. Siwon merebahkan tubuhnya di sofa putih yang kini menjadi sandaran punggung sang istri.

“Apa bagusnya game itu?”tanya Siwon.

“Entah. Tapi ini emacu otakku bekerja normal bukan mesum.”jawabnya.

“Oh…”kata Siwon ber ‘oh’ ria sambil menaruh dagunya di pundak Karina. Wanita itu spontan menoleh ketika sang suami mulai menganggu konsentrasinya bermain game dengan tiupan kecil di daun telinganya.

CHU..

“YAH!!” teriaknya sambil menjauhkan wajahnya. Namun itu tak menyurutkan kejahilan Siwon. Laki-laki berlesung pipi itu mulai menulis-nulis di punggung istrinya.

“Wonnie… Geli…”gerutu Kyu.

Namun bukan berhenti Siwon semakin menjadi menarik pengait bra Kyu.

“GAME OVER”

Suara itu membuat Kyu geram. “Yah… kuda mesum bukankan ini masih jam kantor. Bagimana kalau kau di pecat?”omel Kyu dengan nada tinggi.

“Itu adalah perusahanku siapa yang akan memecatku.”

“Tapi kalau kau dirumah itu mengangguku. Aku tak bisa nyaman menyelesaikan level game terbaruku.”omel Kyuhyun. “Entah kenapa aku lebih suka kau acuh seperti dulu… membuatku bebas melakukan apa pun.”cicit Kyu namun masih terdengar oleh Siwon.

Tanpa berkata apa pun Siwon sontak bangkit dari tempat duduknya lalu berjalan menuju balkon kamarnya. Jujur Kyu merasa bersalah dengan kalimat itu namun dia membiarkan ke egoisannya yang bicara. 15 menit bermain juga tak mengembalikan konsentrasinya.

“Argh!!!” Kyu mengacak-acak rambutnya. Lagi dan lagi “Game Over” Lelehan karamel itu melirik ke arah balkon. Dia berjalan mendekati balkon dan menatap suaminya yang sedang membaca majalan dengan wajah di tekuk. Kyu terkekeh.

“Masih marah.”Siwon membuang muka. ‘Hop’ Kini Kyu sudah ada di pangkuan Siwon dan mengkalungkan tanggannya di leher Siwon. “Oppa…Wonnie Oppa…”rajuk Kyuhyun. Siwon masih terdiam.

“Chu…”

Siwon tersenyum atau lebih tempat menyeringai. Kembali menempelkan bibir jokernya dan melumat bibir bawahnya. Menekan tengkuk Kyu memperdalam ciuman mereka. Paru-paru mereka merangung meminta udara hingga kegiatan intim itu harus terlepas menyisakan benang-benang tipis saliva mereka.

Kyu meraba bibir Siwon bermaksud membersihkan sisa saliva mereka.

“Masih marah?” Siwon mengelangkan kepala. “Good…”Siwon menaikan sebelah alisnya. “Oppa antar aku membeli kaset game terbaru dan sedikit mengeluarkan sesuatu dari dompetmu” Ucap Kyu dengan manja.

“Oh… jadi kau lakukan itu karna ada maunya…harus tadi aku bilang masih marah…”

“Pelit…”

“Kau yang buat aku kesal dulu…”

“Baiklah!!”Kyu berdiri dari pangkuan Siwon. “Bila kau tak mau masih ada Changmin yang akan mengantarku.” Kyu mulai melangkahkan kakinya namun Siwon sontak menyambar lengan istrinya membawanya berlabuh dalam pelukan. Kyu menyeringai.

“Berani kau melangkah pergi dariku. Ku pastikan kau menyesal telah membangunkan Singa tidur.”ancam Siwon.

Kyu merona dan membalas pelukan suaminya dengan satu angguan.

******

Sepulang dari Mall mereka berdua segera membersihkan diri lalu turun untuk makan malam.

“Lalu rencana kalian ingin mempunyai berapa anak?”

Uhuk!!! Kyu tersedak makannya dan kali ini Siwon panik dan memberikan segelas air putih.

“Umma…”Siwon menatap ibunya.

“Ada yang salah?”tanya sang ayah. Choi Kangin.

“Apa pantas membicarakan itu?Lihat kau membuat istriku malu… kita baru melakukan sekali apa mungkin bisa langsung jadi.”ucap Siwon enteng semakin menambah semburat merah di pipi istrinya.

“Kau sich?? Jangan terlalu sibuk bekerja. Jangan buat istrimu stres ketika melakukan hubungan karna itu menghambat kehamilan.”

“Aku memperlakukannya dengan lembut Umma…”

“Nanti appa bertahu bagimana dulu appa membuatmu.”sambung Kangin.

“YAH!!! KALIAN BICARA APA? AKU SUDAH SELESAI.” Kyu tak tahan dengan percakapan ibu mertuanya dan suaminya. Ini pembahasan yang frotal menurutnya.

Sungmin dan Kangin terkekeh geli dengan bentakan menantunya. Aneh bukan mereka harusnya marah karna ucapan kasar menantunya.

“Sepertinya istrimu benar-benar lebih mengerikan daripada Umma mu…”curhat Kangin.

“Dia memang putri Cho Heechul.”gumam Sungmin.

*******

Siwon membaringkan tubuhnya disamping Kyu. Terlihat leher putih membuat Siwon hanya menelan ludah.

“Baby…”

“Hmm…”

“Masih marah?”

“……”

“Yah!!! Kau harus maklum mereka ingin cucu.”

“Wajar katamu… bagimana bisa wajar membahas masalah ranjang di meja makan. Ya Tuhan … Wonnie…”omel Kyu yang kini sudah menatap Siwon.

Siwon terkekeh dan menariknya dalam dekapannya. Menjadikan tangan kirinya menjadi bantal lalu tangan. Kanannya membelai rambut ikal itu.

“Baby…”

“Apa?”

“Aku lupa menagih janji kita waktu di mall…”bisik Siwon.

Glupp.

Kyu menelan ludah.

“Aku meminta janjiku sekarang….”kini Siwon sudah menindih tubuh Kyu. Wanita itu tercekat karna tindakan spontan suaminya.

“Wonnie aku lelah….”

Siwon menyelipan anak-anak rambut kyu di daun telinganya, “Maaf… namun kali ini aku harus egois… karna kau adalah narkoba yang tak bisa aku lepaskan…”bisiknya membuat bulu kudu Kyu merinding dengan tatapan menerkap Siwon.

“Taphhhmmmmmm…..”

Bibir plumm itu terbukam kembali desahan yang terdengar.

********

Rumah tangga mereka sekarang terlihat bahagia. Setiap pagi wanita cantik ini selalu mendapatkan seikat bunga mawar berada di kamarnya. Kecupan selamat pagi pun tak luput ketika sang istri mengantarkan suami pergi bekerja. Bahkan pagi ini wanita itu masih kelelahan karna permaian semalam. Pemuda itu masih setia melentangan tanganya. Menjadikan lenganya sebagai bantal. Entah kenapa setiap melihat wajah wanita itu seakan jatung akan lepas. Pagi yang hening… terusik bunyi ponsel yang cukup keras. Siwon mengerutu kenapa tak matikannya semalam.

“Siwon….”

Mata hitam kelam itu membulat sempurna. Dia kenal sekali itu suara siapa? Dia gugup setengah mati melihat wanita yang ada disampingnya masih berbalut selimut mulai mengeliat tak nyaman. Siwon menelan ludah gugup ketika lelehan karamel itu menatapnya dengan senyuman lemah.

“Kau hubungi aku nanti..,.”dia segera mematikan ponselnya sepihak.

“Siapa?”suara khas orang bangun tidur. Siwon yang panik mulai bisa mengatur expresi wajahnya. Membelai wajah cantiknya lalu mengecup kening cukup lama.

“Apa aku membangunkanmu?” Kyu mengelangkan kepala, “Kau ingin sarapan di kamar?”Kyu nampak berpikir.

“Tak apa…”

Siwon mengecup setiap inci wajah istrinya, “Tak apa. Umma dan appa akan mengerti bagimana menantunya bekerja keras.”godanya dan langsung mendapatkan hadiah pukulan di dada.

“Berhenti mengodaku…” cicitnya.

Siwon memeluk tubuh istrinya dengan posesesif. Seakan ada rasa ketakutan dalam dirinya.

******

Sekarang sudah pukuk sepuluh malam namun belum nampak batang hidung sang suami. Kyu merengek kesal padahal dia ingin di temani membeli kaset game terbaru namun sampai detik ini tak ada kabar.

CEKLEKK!!!

Kyu semakin mengeratkan selimutnya. Siwon menaruh tas kantornya dan menghampirinya.
“Kau sudah tidur?”Kyu hanya mengangguk. “Maaf… aku tak bisa menolak temanku. Dia…dia benar-benar kesakitan dan tak ada siapa pun di sana.”cerita Siwon namun sedikit ada kegugupan ketika lelehan karamel itu menatap tajam.

“Terserah aku tak perduli. Minggir.”ketusnya. Siwon hanya membelai lembut rambut istrinya dan mengecup keningnya. “Parfum perempuan.”batinya lagi.

“Tak bisakah kau siapakan aku air hangat untukku. Sungguh aku sangat lelah.”

“Yang membuatmu lelah bukan aku kenapa harus memintaku…”

“Yah!!! Choi kyuhyun.”terdengar tegas namun dengan suara biasa.

“Cho kyuhyun.”jawabnya.

“Kita sudah tidur bersama apa kau masih bersihkeras kalau kau bukan nyonya Choi.”omel.

Kyu menyingkap selimutnya. “Walau pun aku nanti hamil anakku tetap cho.”sergahnya lalu pergi meninggalkan kamarnya dengan suara pintu yang tertutup keras.

Siwon menarik nafas berat lalu membuangnya, “Ada apa dengannya? Apa salahku? Apa hanya karna aku tak mengatarkanya membelai kaset game. Padahal aku sudah menyuruh asistenku.”entah Siwon berkata pada siapa. Dia hanya membuka tasnya dan mengeluarkan kaset bodoh itu.

*******

Kali ini Kyu tak perduli dengan larangan suaminya dia menemui sahabatnya. Jus orange itu terus di aduknya hingga embun di gelas itu menghilang.

“Kyu, sampai kapan kau diam.”tanya Changmin. Namun belum ada jawaban, “Aku sibuk.”

“Ck.. kau juga sama menyebalkan dengan siwon.”

“Minimal panggilah dengan sebuatn oppa. Bukan kalian sedang masa rujuk.”

“Kau pikir aku meminta cerai.”

“Coba kau pikir ulang semua. Hai, waktu itu kau bilang bertemu Zhoumin. Aku ingin sekali bertemu dengannya. Tapi kau tahu tak ada waktu.”

Wanita itu menganguk, “Dan dia memintaku untuk jadi kekasihnya. Aku sudah bilang padanya kalau aku sudah menikah dengan pria idiot itu namun dia tak percaya.”

Terlihat perempatan di kening Changmin. “Kenapa?”

“Karna idiot itu sudah memiliki istri dan calon anak dan itu bukan aku. Ck.”tegasnya lalu menegguk segelas orange jus dengan sekali teguk.

Changmin terdiam hanya membelai punggung tangan temannya ketika melihat titik krital keluar dari mata indahnya.

“Tak mungkin Siwon terlihat mencintaimu.”

“Masih terlihat bukan. Bahkan aku pernah melihat noda liptik di lengan bajunya.cih!!”

“Tak kau tanyakan? Jangan ambil tidakan gegabah. Coba tanyakan dulu.”

“Kenapa kau sekarang lebih membelanya?”kini Kyu menatap sahabatnya.

Changmin, “Karna keinginamu untuk menjadikan kita teman cukup berhasil. Terbukti ketika kita sering bermain golf bersama dengan ayahmu.”jawbnya.

Kyu hanya menghela nafas. Menyesal dia bercerita dengan temannya itu.

********

” YOBOSEYO…”

” Kau dimana?”

“Ha.. aku tentu di kantor namun aku sedang ada di luar. Temanku memintaku mengantarkan ke sebuah tempat. Ada apa?”

Kyu menyeringai menatap dirinya yang begitu anggun di pantulan cermin. Terlihat jelas lekuk tubuhnya dan tangan kirinya kini mengengam tongkat kasti.

“Aku ingin pergi.”

“Dengan.”

“Changmin, Zhoumin….entahlah!!!”entengnya.

Hening!!!

“Entah kenapa aku begitu cemburu ketika aku memikirkan kau berdua dengan pria.”jujurnya.

“Aku tak perduli. Bahkan aku tak pernah marah mencium bau parfum wanita di bajumu ketika pulang kerja.”

Klik.

Kyu mematikan secara sepihak dan kembali menyeringai. Siwon kembali menghubunginya namun wanita itu mematikan ponselnya dan melempar ke ranjang.

*******

Kyu dan secangkir kopi padahal dia benci minuman pahit itu.

“Aku tidak tahu kalau sekarang kau suka kopi. Apa laki-laki bermarga Choi itu yang membuatmu berubah… kau tak lagi feminim dan manja.”cerca Zhoumin.

Kyu kembali meneguknya dan menatap ke arah jalan. Ya kini dia berada di kafe dan memilih tempat yang dekat jalan.

“Tapi tetap saja aku tak suka basa-basi. Itu tak pernah berubah. Ingat bukan bila Kyu tak pernah salah.”

“Baiklah!!! Bahkan kau tak menghargai bunga yang ku bawa…” Zhoumin mengeluarkan sesuatu dari tasnya. Wanita itu segera menghabiskan minumanya lalu pergi tanpa mengucapkan terima kasih. “Sampaikan salamku pada Changmin karna aku harus segera kembali ke China.”Kyu menghentikan langkahnya. Mereka sudah bertemu. Namun wanita itu mengabaikan dan kembali berjalan.

*******

Kyu melajukan mobilnya dengan gugup. Bahkan kini dia menelan pil tanpa air. Dia terus mengigit bibirnya. Sesekali dia melirik tongkat kasti yang dia letakan di belakangnya. Mobil itu berhenti di tepi jalan.

GLEG!!!

Dia menarik nafas lalu mata membulat dan dia tak kuasa menahan air matanya. Mobil hitam itu terpakir jelas di hadapanya. Dua sosok yang dia kenal keluar. Terlihat manja dan membuat suhu tubuhnya meningkat. Dia meremas kedua jarinya. Bagaimana seorang istri tak marah melihat suaminya mengecup kening wanita hamil di depan rumah. Bahkan dia tersenyum manis menunjukan dua lesung pipi yang bisa membuat hati bergetar. Sitt!! Dia segara menyalakan mobilnya menghantap pagar besi itu hingga membuyarkan kemesraan mereka. Wanita itu murka layaknya singa kelaparan atau setan yang mengamuk karna ruang lingkupnya di jamah manusia. Dia meraih tongkat kastinya dan menghantap apa saja di depan matanya tak luput mobil hitam mahal milik suaminya.

“PYARRR!!!!”

Wanita hamil itu meringkuk. Dan Siwon menghalangi langkahnya ketika akan menghantapkan tongkat kastinya.

“Cih!!”

Kembali dia melayangkan pukulan dan kini tepat di bahu kiri Siwon karna masih melindungi wanita hamil itu.

“AWWW…Baby….”

“Cih!!! Bahkan kau memanggilnya baby…” kembali salah paham. Siwon memengai bahunya karna hantaman Kyu.

“Pyaarrr…..”

Jendela kaca di pun hancur.

“Ku mohon hentikan!!!”teriak Siwon tepat di hadapanya ketika semua vas-vas tanaman yang di rawat dengan lembut telah hancur.

Lelehan karamel itu menatap tajam bahkan nafasnya sudah tersengal-sengal. Kyu menyeringai ketika wanita hamil itu ketakutan. Ini dia sisi lain Cho Kyuhyun.

“Kita pulang…”Siwon berkata lembut dan meraih lembut jemari wanita cantik yang dengan kuat mencengkeram tongkat kastinya.

Kyu mendorong tubuh Siwon menjauh tak perduli bila lengan kiri Siwon akan patah lebih dalam. Dia terkekeh dan kembali mengangkat tongkat kastinya. Siwon berusaha mencegah istrinya mendekati wanita hamil itu.

“Apa kalian sedang menghabiskan kenangan kalian dan ini adalah jawabnya.”wanita itu kembali menyeringai. “Pernahkah kau memikirkan bahwa kau pelacur muarahan… pikirkan kau wanita dan kau pelacur… aku muak dengan bau parfummu…”

“Hikz…”

Hanya tangisan yang dengar dan…

“PYAARR!!!”

Kali ini meja kaca yang ada di depan teras rumahnya menjadi sasaran sebelum pergi.

Siwon kembali menyusulnya namun

“PLAKSS!!!”

Mobil itu melaju menjauhi Siwon dengan penyesalannya. Dia benar-benar tak tahu… bodoh!!! Ini semua salahnya. Istrinya terluka. Dia pun berjalan tertatih karna luka di bahunya mengendari mobil yang sudah hancur itu.

Wanita itu meringkuk menangis sampai seorang pria menghampirinya.

Tbc

Advertisements

Author:

Saya manusia biasa Punya salah dan tak sempurna Saya jatuh cinta dengan Wonkyu Tak perduli banyak yang bilang saya gila Bahkan pacar saya... Saya jatuh cinta dengan mereka ♡♡♡♡

55 thoughts on “Love story – Kenangan dan Penyesalan

  1. yahhh tbc…anggun bingung baru baca soalnya,hehehehe
    kyunnie seremm bngt yaa klo lg murka,hedeeehhh pke bawa tongkat kasti segalaa….
    lanjut yaa chingu,,ehh apa udah klanjutannya krna anggun yg tlat bacanya,,,hihihihih

  2. Ouchh..cerita yg seru abiiiss..hajar tuh si kuda..tp pelan2 aja y kyu, kshn tar ilang gantengnya..semangat y thor, dtunggu banget lanjutannya, penasaran nih..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s