Posted in Genderswitch, Genre, Romance, Series, WonKyu Story

I Love Stupid Vol 6

10274318_1496246140591367_4409739957260695493_n

I Love Stupid – Vol 6

Author: Cat meonks

Cast: Choi Siwon (namja ), Cho kyuhyun (yeoja), Charming (namja), Lee donghae (namja), Eunhyuk (Yeoja) Kangin (Namja) Leeteuk (yeoja) Heechul (yeoja) Hangeng (namja) Kim Ryeowook (yeoja), kibum (yeoja)

Genre: GS, Romance

Warning : typo bertebaran, gaje, nggak jelas,

Maksih juga buat yang masih suka komentar pada cerita nggak jelas saya…

Gadis bergaun pengantin itu terus berjalan menyusuri jalan setapak. Keringat bercucuran. Semua menatap aneh, namun dia tak perduli yang dia ingat dia harus pergi. Entah kemana itu? Sepatu kaca itu pun di jinjing ketika telapak kakinya lelah. Menatap jalan yang semakin ramai mengikuti matahari yang semakin tinggi. Tiba-tiba Langit berubah gelap. Setelah terik yang membakar kulit pucatnya kini gadis cantik itu harus berteduh di bahwa jembatan. Hujan semakin deras. Tak jarang lalu lalang mobil mempercikan air genangan lumpur ke baju putihnya. Gadis itu mengigil. Dia menangis ketika merasa tak lagi ada lagi orang yang bersamanya.

“Kyu, kenapa kau disini?”suara lembut itu membuyarkan tangisan gadis itu. Dia mulai ketakutan dan berjalan mundur namun di tahan, “Hai, aku bukan orang jahat. Kau tak mengenalku”

Kyu tak menjawab namun sorot matanya ketakutan. Terlihat tubuhnya gemetar dengan memeluk kedua pasang sepatu itu di dadanya.

“Ikutlah denganku. Aku nyakin semua orang sedang mencarimu…” gadis itu memiringkan kepalanya kekiri.

“Apa Wonnie akan mencariku?”tanya dengan lirih.

“Wonnie… oh, Siwon pasti.., dia akan kebinggungan mencarimu. Ikutlah denganku akan ku antar kau kesana….”tawarnya.

“Tidak. Dia tidak mencintaiku… dia akan meninggalkanku demi wanita sialan itu.., aku tak mau jadi wanita bodoh seperti umma…”teriaknya histeris.

DEG!!

Tess… air mata itu kini mengalir dengan jelas. Dia mengigit bibirnya karna tak bisa menahan air mata siaalan itu. Dia tak ingin lemah. Dia harus kuat. Entahlah!!!

“Kyu…”panggilnya lirih. Namun gadis itu hanya terdiam menatap hujan. ” Mian ne….”Kyu menatap orang itu, ” Mian ne….”kembali kata itu terucap. “Andai waktu itu…KYU…” wanita cantik terkejut mendapati gadis cantik itu pingsan, “tolong…Kyu…bangun sayang…”

Seorang supir berlari menghampirinya dan segera mengendongnya menuju mobil hitam. Kyu pingsan…. wanita itu masih terpaku. Hening…. sebelum dia ijut masuk dalam mobil hitam itu.

*********

Siwon hampir gila. Dia tak bisa menemukannya. Tak ada yang berani mendekatinya. Taman pengantin itu sudah hancur lebur karna ulahnya. Telapak tangannya pun berlinang cairan kental berwarna merah pekat. Hyukjae hanya bisa menangis dalam pelukan suaminya. Andai dia tak menghubungi Kibum semua tak akan terjadi. Sampai detik ini hanya ada sesal.

“Argh!!! Dimana kau baby…kenapa kau meninggalkanku…ha…”teriak laki-laki itu. Dia tak di izinkan kemana-kemana oleh kedua orang tuanya, “Kau tahu aku tak bisa hidup tanpamu…”

“Percayalah kita akan menemukannya” Hyukjae berjalan mendekat menepuk pundak pemuda itu.

“Ini semua bagian dari kesalahanmu…”sinisnya. Wanita itu menunduk, “Bila sampai aku kehilangan dia… jangan salahkan aku bila….” Hyukjae hanya mampu terbungkam.

“Siwon… ini bukan salah….”Donghae berusaha membela sang istri.

Siwon menatap dua orang itu dengan tatapan sinis dan seram. Seakaan tatapan matanya mampu membunuh mereka dengan aura iblis. “Ck… pergi…sebelum aku berpikiran membunuh kalian…”sinisnya.

“Kau…”

Hyukjae membelai dada suaminya dengan lembut, “Sudahlah!!! Kita pergi…” wanita itu menatap dengan pandangan sendu berharap emosi suaminya tidak meledak-ledak membuat ke adaan semakin kacau. Donghae pun mengagguk lalu meraih pinggang istrinya dan berjalan menjahui Siwon.

Tes… lekaki kuat itu kembali menitihkan air mata. Kedua orang tuanya menatap miris pada anak semata wayangnya. Andai mereka mampu merubahnya. Tapi kini mereka tak bisa. Nasip sedang bermain.

Drrttt…drtt..,,

Keadaan tegang itu terusik oleh suara ponsel tuan Cho. Laki -laki paru baya itu menatap ponselnya dengan wajah tegang. Melirik ke arah nyonya Cho Jungsoo dengan hati-hati. Menghela nafas lalu…

“Hallo… untuk apa kau menghubungiku lagi?”dingin nada itu terkesan acuh. Tak perduli kalimat itu akan menyakiti yang mendengarnya namun dia hanya ingin membuktikan kesungguhan untuk memperbaiki semua. “Aku tidak bisa,… apa??” Suara itu sontak mengalihkan semua pandangan, “Baik. Aku kesana…”laki-laki paru baya itu mematikan ponselnya sepihak.

“Ada apa?”tanya Leeteuk hati-hati.

Kangin pun terhenti menatap sendu, “Aku pergi sebentar.”jawabnya.

“Kemana?”cicit wanita paru baya itu.

Kangin mengengam tangan istrinya, ” Aku harus bertemu Ryeowook ada yang perlu dia sampaikan. Aku akan segara kembali…”Kangin berusaha menyakinkan.

Wanita paru baya itu hanya menghela nafas lalu berlahan melepaskan pautan tangan mereka berdua.

“Pergilah!!! Dia sudah menunggumu…”setelah selesai bicara Leeteuk memalingkan wajah kecewanya menghampiri Heechul dan suaminya yang sibuk mengerahkan anak buahnya mencari menantunya.

*******

Kangin bergegas keluar dari mobilnya. Namun sejenak dia menarik nafas lalu menatap pintu coklat itu dengan gusar. Mungkin dulu dia akan masuk begitu saja namun kali ini.

“Tok..tok..tok”

“Tok…tok..tok..,”

Ceklekk!!!

“Kenapa tak langsung masuk saja?”ucapnya yang tersirat penuh kemarahan.

“Dimana putriku?”tanya kangin

“Kenapa aku terkesan seperti penculik yang mengancammu kemari tuan Kangin.”ketusnya.

“Ku mohon jangan memperpanjang masalah.. kau tahu bukan kondisi batinnya belum stabil…”

Tes….

Wanita cantik bertubuh mungil itu tak kuasa menahan air matanya, “Tak bisakah kau lihat sisi baikku. Aku membawanya kemari bukan untuk menyakitinya atau melakukan tidak-tidak… kau tahu dia begitu mengenaskan di bawah jembatan menunggu kekasih atau keluarganya menjeputnya. Aku hanya ingin membantunya…”ucapnya dengan nada berat.

Kangin mengusap wajahnya kasar. Menghela nafas lalu menarik wanita yang pernah menjadi istrinya itu dalam pelukannya.

” Mian ne. Aku tahu bukan laki-laki baik buatmu… selama ini hanya penderitaan yang aku berikan. Bahkan terasingkan dari dunia hanya karna ke egoisanku…” Ryeowook semakin terisak dalam dekapan mantan suaminya.

“Dalam hidupku tak pernah aku sesali mencintaimu tuan kangin… aku mencintaimu oppa…sangat walau aku sadar cintaku salah… bahkan kau tahu aku juga mau menjadi teman Kyuhyun… menjadi bagian dari kalian…”

“Aku tahu. Maafkan atas semua kesalahanku… harusnya aku bisa menjaga hatiku tetap mencintai istriku… kini hanya penyesalan yang tertinggal… maafkan aku… maaf… sampai detik ini aku hanya mencintainya bahkan ketika menyentuhmu…”

Tes… semakin deras air mata itu mengalir seolah cintanya bertepuk sebelah tangan. Menyakitkan!! Bahkan dia lebih cantik dari wanita itu namun hati laki-laki paru baya itu tak bergeming. Waktu seakan terhenti membiarkan dua ingsan ini menikmati detik mereka. Kangin dengan kesalahannya dan Kim Ryeowook dengan rasa cintanya. Berlahan melepaskan pelukan dan saling menatap. Terlihat gadis cantik bergaun pengantin memiringkan kepala ke kanan dengan wajah imutnya tersenyum berlari mengangkat gaun panjangnya.

“Appaaaa…..”

Kangin tercekat mendorong wanita itu menjahui tubuhnya. Mimpikah ini? Bagaimana tidak putrinya melabuhkan pelukan, setelah penolakan berulang-ulang, “Akhirnya appa datang juga.” Laki -laki paru baya itu tersenyum membelai punggungnya dengan lembut.

“Maafkan appa datang terlambat.”

Kyu mengangguk, ” Eomma bilang appa tak akan datang karna wanita itu menahan appa… ”

Deg…

“Tidak sayang… Appa di sini… maafkan appa…ya…” gadis itu mengangguk lembut sebelum kembali tubuhnya lemas dan kembali pingsan. Wanita itu melangkah mundur. Begitu menderitakah gadis itu karna ulahnya. Bahkan air matanya tak mampu menetes. Dia mengengkan kepala. Lalu bagimana dia?

********

Gadis itu terlelap dalam ranjang yang menemani beberapa bulan ini. Siwon masih setia mengegam tanganya dengan erat. Setelah dokter meninggalkan kamar mereka. Sejak pulang dengan Kangin suhu tubuhnya tinggi. Beberapa kali mengigau memanggil Siwon membuat pemuda berlesung pipi itu menitihkan air mata.

“Wonnie…jangan pergi…Wonnie…wonnieeeeee….jangan tinggalkan aku…”

“Ussst…. tenanglah… aku disini… aku tak akan pergi… percayalah…”bisiknya. Siwon membelai wajah pucatnya dengan lembut membuatnya kembali tenang.

Siwon berulang kali mengecup punggung tangan gadis itu.

********

Matahari seakan enggan membangunkan dua ingsan manusia ini. Seakan jarang melihat ruwat wajah damai keduanya setelah sekian lama cobaan dan masalah menimpa mereka. Udara dingin di pagi hari seolah tak sadarkan mereka karna keduanya masih terasa hangat dengan suhu tubuh pasangannya. Ya.., semalam Kyuhyun mengigil hebat. Siwon mulai panik. Entah bodoh atau apa? Segera dia peluk tubuh itu dan gadis itu kembali tenang. Gadis itu mulai menyamankan tubuhnya. Menengelamkan wajahnya di dada bidang itu. Tanganya masih setia menempel di pinggang pria bertubuh kekar itu. Hening!! Hanya deru nafas mereka yang terdengar. Sebelum pemilik mata karamel itu tersadar dipagi hari.

“Kenapa kau disini?”gadis itu berusaha mendorong tubuh kekar itu menjahui tubuhnya.

“Ummmm…..”siwon mengeliatkan tubuhnya lalu menarik tubuh gadis itu kembali dalam pelukannya semakin dalam.

“Hai, kuda bodoh…kenapa kau memelukku…ini dimana?”sentak Kyuhyun tepat di telinganya.

CHU…

“YAH!!!”

“Diamlah baby ini masih pagi… aku masih mangantuk… atau kau ingin aku menciummu lagi.”gumam siwon masih dalam posisi tidur. Siwon tak sadar.

“Apa kau gila? Otakmu dimana ha.,,”Kyu mendorong kuat tubuh itu dan segera bangkit dari ranjang setelah pelukan itu terlepas.

“Awww baby….” Siwon memengang pantatnya. Kyu memberikan pandangan mematikan. Tubuhnya masih lemah dan dia butuh bersandar.

” Eomma… ” teriak gadis itu histeris.

“Baby.. kau sudah sadar… baguslah!!!” Siwon tercekat mata hitam kelap itu terpancar tajam dan mempesona.

“Memang semalam aku kenapa ?”tanya Kyu yang sedikit lupa dengan kejadian kemari . “Argh!!! Kenapa tubuhku terasa tak bertenaga?”

“Kau sakit dan itu membuatku khawatir. Jangan pergi lagi…”Siwon mendekatkan tubuhnya namun Kyu menghindar.

“Kau? Kenapa kau berada disini? Aku tak mau bertemu denganmu!” Kyu membuang muka. “Bukan kau ada janji dengan Kibum…”

“Kyunnie… dengarkan aku….”

“Eomma…. Eomma aku mau Eomma… Aku tak mau lihat dia!!! Kenapa dia ada disini… Eomma…” teriaknya dengan histeris mengacak rambut panjangnya dengan menekuk kedua kakinya.

Pintu terbuka menampakan dua wanita paru baya dan pria baru baya. Tak lama terlihat pria muda kelebihan tinggi badan pun nampak khawatir.

“Kyunnie…” Leeteuk melabuhkan pelukan pada putri semata wayangnya.

” Eomma… bawa dia pergi… aku tak mau melihatnya… aku tak mau…. tak mau…”semakin histeris dan berusaha berdiri namun tubuhnya tak kuat hingga dia terjatuh.

“Baby…”Siwon sontak menggendongnya ala bridal style lalu menidurkanya kembali dalam ranjang. “Ku mohon jangan bergerak terlalu banyak…. tubuhmu masih lemah…”

“Aku tak mau … bila kau tetap disini biar aku yang pergi…”sentak Kyu dengan sisa tenaganya.

“Siwon kamu keluar dulu….”perintah Heechul dengan tegas.

“Umma… aku…” bantahnya.

“Kau tak lihat bagimana dia tak ingin melihatmu….”sentak Hangeng geram.

“Aku tak perduli…”teriak Siwon membuat Kyu terpaku. Siwon meraih dua telapak tangan gadis itu lalu menciumnya berulang-ulang, “Aku tak akan pergi… aku akan selalu menjagamu… terserah kau suka atau tidak.”

Kyu mengelengkan kepala, “Apa kau ingin melihat kekalahanku? Untuk apa lagi kau ada disini? Lihatlah!! Betapa menyedihkanku… bodoh… harusnya aku tak usah jatuh cinta… kenapa aku jadi bodoh… ,merelakan hati pada pria yang jelas-jelas akan memperminkanku.”

“Apa kau tak salah bicara? Kau… akulah yang menyedihkan… akulah yang termainkan… kau yang selalu menggantungkanku… mencapakanku di hari pernikahan kita… bahkan aku tak malu menunjukan bahwa kau adalah kelemahanku tak pernah kau berikan aku kepercayaan… baby…percayalah.., aku hanya ingin kau yang temaniku sampai sisa umurku…”

“Pergilah!! Jangan terus mengganguku, juga jangan mengasihaniku… aku tak ingin kau lagi…” Kyu melepaskan kedua tangan Siwon lalu membuang muka acuh. ” Eomma… bisa kau bawa aku pergi… bukan kita pernah merencanakan hidup berdua… mah…. bawa aku…”ucap Kyu dalam pelukan Leeteuk.

Wanita paru baya itu membelai rambut putrinya, “Iya…iya.., kita akan pergi berdua… agar tak ada yang mengganggu kita lagi.”

“Segera berkemas… aku sudah tak ingin disini…sungguh ini menyakitkan.”ucapnya sambil memegangi kepalanya yang terasa sakit.

“Baik…baik…tapi Sekarang istrihatlah dulu… kondisimu belum pulih benar.”tenang nyonya Cho.

Kyu mengeleng kuat, ” Aniya. Aku ingin pulang… aku tak mau disini…”rengek gadis itu.

“Baby, kau sungguh tak mau melihatku? Kau tak menginginkanku…”Kyu mengelengkan kepala. “Sungguh…”kembali Kyu mengelengkan kepala dan kali ini lebih kuat. “Bagimana kau bisa bilang tak menginginkanku… ketika seluruh jiwa dan raga ini milikmu…”Siwon menitihkan air mata lalu berjalan pergi hingga di ambang pintu pemuda gagah itu kembali dan memeluk kekasihnya dengan erat.

“Tidak… ini tidak benar. Kita saling mencintai… bahkan waktu itu kau pernah bilang… bila suatu ketika kau berlari pergi dariku…kau memintaku untuk menarikmu… aku tak akan bodoh meninggalkanmu lagi…membiarkanmu menangis lagi… aku tahu dan kali ini aku mendengar… semakin bibirmu memintaku pergi tapi hatimu memintaku untuk tinggal.”

“Kau bodoh…”sinisnya. “Aku tak pernah memanggilmu… jadi enyahlah.., aku muak melihatmu.”kalimat itu telak membuat pemuda berlesung pipi itu membatu. Dia tak percaya. Harusnya dia segera mengikat wanita itu sebelum dia pergi. Namun sesal hanya tinggal penyesalan.

Siwon duduk di sofa dengan wajah lemah. Tak lama Changmin terlihat membopong gadis yang dia cintai.

“Kau akan pergi sekarang…”Kyu tak menjawab dia memalingkan wajah dan mengeratkan kedua tangannya di leher teman baiknya. “Paling tidak biarkan aku yang mengantarmu…”Siwon terdengar putus asa.

“Aku tak mau… Eomma…”Kyu kembali histeris.

“Siwon… sudahlah!!! Biarkan dia tenang…” Heechul berusaha menjauhkan anaknya.

“Umma…”

Wanita paru baya itu membelai dada putranya, “Umma tak akan mungkin melepaskan menantu idamanku. Tapi biarkan dia pergi dan menenangkan pikiran…”Siwon menunduk dan membiarkan gadia yang dia cintai pergi bersama changmin.

********

Rumah ini kembali sunyi. Rumah bak istana yanh dia siapkan 2 tahun yang lalu. Harapan akan ramai dengan anak-anak kecil yang berlarian mengitari taman. Lenyap dan sirnah. Kini pemuda itu tertawa sendiri menangisi hidupnya. Siwon tak lagi bisa menghubungin Kyu. Bahkan ketika dia datang ke rumah itu hanya Leeteuk yang menemuinya. Keadaannya semakin kacau tepat 1 minggu setelah ke adaan itu. Siwon tak makan hanya menegak minuman berakohol saja. Wajahnya lusuh dan bajunya tak berganti sejak 3 hari yang lalu. Tak ada yang bisa menyelamatkanya kali ini. Hanya Kyuhyunnie… ya hanya gadis itu namun kembali takdir mempermainkan cinta mereka.

********

PLAAAAKKK!!!

“Aku kecewa padamu kibum-sii. ” teriak Hyukjae mengapi-api. Gadis yang baru saja di layangkan tamparan membatu. “Berulang kali aku bilang…jangan temui Kyuhyun. Kondisinya belum stabil dia masih dalam proses…hikz…sekarang Siwon…hikz,,, ini semua salahku…” Hyukjae akhirnya tak bisa menahan air matanya.

“Usttt… tenanglah…”kata Donghae.

“Bagimana aku bisa tenang… andai saja waktu itu aku tak bersikeras memisahkan mereka … ini tak akan terjadi… bahkan aku memakinya. Aku tak tahu bila cinta wanita itu dalam kepada Siwon.,. Aku pikir dia mempermainkan hati sepupuku yang begitu mencintainya..,” jelas Hyukjae ditemani tangisanya.

Kibum bangkit dari tempat duduknya tampa satu patah kata pun. Gadis itu berjalan dengan air mata yang mengalir tiada henti.

“Apa aku salah mencintainya?”kini gadis itu melabuhkan pelukan pada kakaknya yang lebih nyaman menunggunya di luar kafe.

Wanita bertubuh mungil itu membelai lembut rambut adiknya. “Cinta tak pernah salah… tapi kita yang salah mencintai.”ucapnya dengan lembut, “Kita kembali ke Kanada… Kita mulai semua dari awal… jangan siksa diri kita disini….”Kibum mengangguk setuju. Lalu mulai melepaskan pelukan dan melangkah pergi meninggalkan tempat itu.

“Aku juga harus selesaikan masa laluku sebelum aku pergi…”batin Kim Ryeowook menunduk sebelum sejenak menoleh kebelakang. “Menuntut maaf yang tak pantas…”batinya sebelum bayangan menghilang dalam mobil hitam.

*********

“Kau sudah bangun Kyu?”tanya lembut wanita paru baya itu.

Gadis itu memaksa tersenyum, “Ne umma. Bagimana persiapannya? Apa Heechul umma sudah mempersiapkannya?”wanita paru baya itu mengangguk dengan sebilas senyuman. Membelai rambut ikal itu dengan lembut, “Apa Umma menyesal?”wanita paru baya itu terkejut dengan pertanyaan putrinya.

“Menyesal….”

“Aku dengar dari Changmin. Appa… appa meminta rujuk. Apa itu benar? Lalu… kenapa umma…”

“Karna kau putri umma…” terlihat lipatan di dahi Kyu, “Kau sudah cukup menderit karna keegoisanku mempertahankan rumah tangga yang membuatmu troma… seandainya umma bercerai dengan appa kita bisa melanjutkan mimpi kita. Harusnya yang bertanya itu Eomma… apa kau menyesal meninggalkan Siwon?”

Kyu menunduk, “Tidak Eomma. Kyu nyakin ini yang terbaik. Kyu sadar bukan gadis yang tepat untuk laki-laki baik sepertinya. Aku takut.. aku takut ketika ke adaan tak normalku kembali membuatnya terluka. Jadi lebih baik aku tinggalkan saja dia dan memulai tanpa dia.”

“Kau nyakin kau bisa?” Kyu mengelangkan kepala, “Lalu kenapa tetap kau lakukan?”

Dia hanya diam memalingkan wajah ke arah jendela. Kembali tatapannya kosong dan Leeteuk segera memeluk putrinya.

“Jangan menanggung beban itu sendiri. Sekarang berbagilah dengan Eomma…” kyu hanya diam. Tak menjawab atau menggapi. Tubuhnya di sini namun pikiranya melayang entah kemana.

*******

Gadis berbaju hitam itu duduk di bangku bandara. Memeluk bonekah pikacu kesayangannya. Bonekah itu ketika dia dapat ketika masih duduk di bangku sekolah. Ada seorang pria bodoh yang mengguminya memberikan dengan setangkai bunga mawar. Jepit rambut sederhana dan dress hitam yang dia beli di pasar malam ketika kencan mereka pertama. Kyu berharap mampu menemui cinta pertamanya lagi dan bisa meracut cinta dengan pengeran berkuda putihnya dulu.

“Kau masih menyimpanya…”suara itu sontak membuyarkan lamunan gadis itu. Dia mengedarkan pandangan ke arah suara itu lalu membulatkan mata.

******

TBC

Advertisements

Author:

Saya manusia biasa Punya salah dan tak sempurna Saya jatuh cinta dengan Wonkyu Tak perduli banyak yang bilang saya gila Bahkan pacar saya... Saya jatuh cinta dengan mereka ♡♡♡♡

46 thoughts on “I Love Stupid Vol 6

  1. Biarkanlah kyuhyun menenangkan diri sebentar, nanti juga kalo udah baik pasti balik lagi
    cup cup yg sabar siwon kkkk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s