Posted in BL, Family, Fluffy

family chap 8

10370887_1517125615193665_2999348915770452485_n

 

by. RyuPyo

Cast : Siwon, Kyuhyun, Junmyeon (Suho)

 

***wonkyu family****

“Heyy boy kenapa wajahmu seperti itu?” tanya Eunhyuk saat melihat babysu menekuk wajahnya di meja yang terdapat di ruang tengah kediaman Wonkyu itu. Bukannya menjawab Choi Joonmyeon atau yang biasa dipanggil juga Suho itu justru semakin menggembungkan pipinya. Tentu saja hal itu membuat Eunhyuk pun semakin penasaran. “Heyy,,,kau dimarahi mommy dan daddy mu?” tanya Hyuk lagi. Dan kali ini dibalas oleh gelengan kepala oleh babysu. “Lalu?”

Babysu kembali tidak menjawab dan justru menggerakkan jari telunjuknya di atas meja tersebut seolah-olah sedang menggambar. “ahh uncle tahu, kau dilarang makan es cream?”

“,,,,”

“tidak boleh main game?”

“,,,,”

“tidak diberi uang jajan?” tanya Hyuk lagi pantang menyerah. “ahh tapi itu tidak mungkin.” Ucap Hyuk dalam hati.

“,,,,”

“ahh kau pasti kalah taruhan lagi sama teman-teman mu itu?” dan lagi-lagi babysu tidak merespon selain bibir mungilnya yang semakin mengerucut. Dan tentu saja hal itu membuat Hyuk gemas sekaligus frustasi atas sikap babysu yang menurutnya sangat copyfaste dari Kyuhyun. “Arghhhh,,,,baiklah uncle menyerah. Kalau kau tidak mau cerita ya sudah, Uncle tidak memaksa. Sekarang mommy mu mana?” tanya Hyuk lagi.

“mommy sedang mandi.” Mendengar jawaban babysu, Hyukpun tersenyum karena akhirnya keponakkannya(?) itu buka suara juga meskipun menjawabnya tak semangat.

“lalu daddy mu?”

“mandi bersama mommy.” Jawab babysu polos.

“MWOOO??!!”

“kenapa Uncle suka sekali berteriak??telinga ku nanti sakit.”

“sebenarnya apa yang ada diotak dua orang bodoh itu!!jangan-jangan babysu mendengar hal yang tidak-tidak!!??” gerutu Hyuk dalam hati. “uncle hanya kaget saja babysu.” Jawab Hyuk sambil mengusap-usap rambut babysu. “jadi kau sedang kesal pada mommy dan daddy mu karena mereka sudah mengajarkan mu hal yang tidak-tidak, iyakan?”

“maksud Uncle?” babysu pun memiringkan kepalanya tak mengerti.

“ya, itu. Mommy dan daddy mu sudah mem—-”

“siapa yang mengajarkan yang tidak-tidak?” tanya seorang namja tampan yang berstatus sebagai kepala keluarga di rumah tersebut.

“ya tentu saja kau CHOI SIWON yang TERHORMAT.” Jawab Hyuk dengan memberikan penekanan pada setiap perkataannya.

“heyy,,,apa ada yang salah?”

“tentu saja salah!!bagaimana bisa kalian mandi bersama disaat ada babysu di rumah?!!”

“ohh ayolah hyung, ini tidak seperti yang kau bayangkan. Lagipula kami cukup tahu situasi HYUNG.” Jawab Siwon santai namun tetap memberi penekanan.

Mendengar kalimat Siwon, Hyuk hanya mampu memberikan senyum sindirannya. “aku tidak percaya.”

“terserah.” Ucap Siwon santai kemudian mendudukan dirinya di samping anak kesayangannya. “bau mu tidak enak baby, cepat mandi nanti keburu malam.” Ucap siwon pada babysu sembari mengalungkan handuk yang tadi dipakainya untuk mengeringkan rambut.

“ne.” Jawab babysu dengan malas kemudian berlalu meninggalkan dua pria dewasa di hadapannya itu.

Setelah babysu pergi Siwon justru mengembangkan senyumnya. Tentu saja hal itu menimbulkan tanya bagi Hyuk. “anak mu marah kenapa malah tertawa?!!Bodoh!!”

“babysu benar-benar menggemaskan, Hyung.” Ucap Siwon sembari menyalakan televisi.

“iya aku tahu, tap—-”

“babysu tidak marah hyung, dia hanya kesal karena mengetahui namanya diambil dari makanan kesukaan mommy’y.”

“ne?”

“babysu bertanya kenapa namanya Joonmyeon dan Kyu memberitahunya kalau nama itu diambil dari jajangmyeon.”

“hahhhh,,,,kan dari awal sudah ku bilang pikirkan dengan baik kalau mau memberi nama anak.”

“sudah hampir sebulan dia lahir tapi kami belum memberinya nama dan hanya nama itu yang terlintas dalam pikiran Kyuhyun.” Jawab Siwon dengan santai.

“ya, tapi tidak dengan menamainya makanan juga Choi.”

“tapi bukankah nama babysu jadi lain dari yang lain hyung?” ucap Siwon dengan senyum tanpa dosanya.

“hahhh,,,,kuda menikah dengan kura-kura menghasilkan semangkuk Jjangmyeon!!”

“ne?”

“sudah lupakan. Kau sudah tahu mengenai artikel yang membahas tentang kehamilan Kyuhyun?” raut wajah Hyuk pun berubah menjadi serius.

“ya, aku sudah tahu bahkan babysu juga.” Jawan Siwon santai.

“Whattt?!!bagaimana reaksi babysu?” tanya Hyuk penasaran namun terlihat jelas guratan kekhawatiran.

“awalnya babysu merasa kecewa dan marah bahkan dia tidak ingin kembali ke rumah ini.”

“Mwo??!!”

“aku sudah menceritakan kejadian yang sebenarnya pada babysu jadi hyung tenang saja. Aku juga sudah meminta Teddy hyung untuk mengurus masalah ini.”

“syukurlah kalau begitu,,,aku tidak habis pikir ada orang yang berani yang membuat artikel seperti itu mengenai keluarga mu.”

“perusahaan surat kabar itu sedang dalam masa sulit, mereka ingin menaikkan popularitas mereka dengan membuat berita tentang keluarga ku. Tapi sayangnya mereka justru membuat berita seperti itu.”

“lalu apa yang akan lakukan?”

“aku sudah membeli seluruh sahamnya atas nama babysu.”

“ne?”

“Kyu yang meminta ku untuk melakukannya, hyung. Dia bilang tidak ada salahnya kita membantu mereka yang kesusahan sekalipun itu adalah orang yang kita benci.” Senyum Siwon pun terkembang dengan sempurna dan menampakkan kekaguman pada Kyuhyun istri(?) tercintanya.

“hahhh,,,ternyata bocah Evil itu berhati malaikat juga.”

“Kyuhyun memang malaikat, hyung.” Lagi-lagi Siwon senyum bangga ketika mengucapkan kalimat itu.

“ya, yaa,,,terserah.”

Tiba- tiba,,,

“dad aku keluar dulu sebentar.”

Siwon yang dipanggilpun segera melihat ke arah sumber suara. “babysu kau mau kemana?”

“membeli es cream.”

“bukannya di kulkas masih ada?”

“sudah dihabiskan mommy.” ucap babysu dengan bibir yang dipoutkan.

“mwo?”

“boleh ya, dad.” Babysu pun memasang puppy eyes’y untuk mendapatkan izin dari daddy’y itu.

“baiklah tapi diantar Paman Park.”

“tidak perlu dad, aku naik sepeda saja. Aku janji tidak akan lama.”

“Okk, kembali sebelum jam makan malam.” Ucap Siwon sambil mengacak-acak rambut putranya itu.

***wonkyu family***

Setelah mendapat izin dari daddy’y Choi Joonmyeon pun segera mengendarai(?) sepedanya menuju supermaket untuk membeli es cream. Ketika sudah mendapat apa yang dia inginkan, babysu pun segera pulang. Namun,,,,

“hehhhh bocah!!” seorang pria berbaju serba hitam tiba-tiba menghentikan laju sepeda babysu.

“ahjussi berbicara padaku?” tanya babysu dengan polosnya.

“tentu saja bocah, kau pikir ada orang lain disini?!” jawab teman pria tersebut dengan memainkan pisau ditangannya. “cepat turun!!”

“ahjussi mau apa?jangan bermain pisau seperti itu, mommy bilang itu sangat bahaya.” Ucap babysu setelah turun dari sepedanya.

“hahhaaa,,,ada anak mommy rupanya disini.” Dua pria itu pun tertawa mengejek babysu.

“tentu saja aku anak mommy dan juga daddy pastinya.” Ucap babysu dengan tegas.

“wahh anak mommy ini rupanya punya nyali juga!!” pria yang memainkan pisau itu kembali mendekatkan dirinya pada babysu kemudian mengarahkan pisaunya pada perut babysu. Tentu saja raut wajah babysu berubah menjadi takut.

“sebenarnya ahjussi-ahjussi ini mau apa?”

“kalau dilihat dari penampilan mu, kau pasti anak orang kaya.” Pria itu pun memainkan pisaunya di wajah babysu.

“heyy cepetlahh jangan lama-lama bermainnya.” Ucap pria berbaju hitam satunya lagi.

“kau ini tidak sabaran sekali!!tidak ada salahnya kita bermain-man dulu dengan kelinci buruan kita ini.”

“nanti keburu ada yang melihat kita bodoh!!”

“iya,,iya!!” pria itupun kembali melihat wajah babysu yang sudah mengeluarkan keringat. “heyyy bocahh,,,serahkan semua uang mu!!”

“ne?” ucap babysu dengan kepala yang yang dimiringkan.

“kau jangan berlaga bodoh!!cepat keluarkan semua uang mu!!” bentak pria tersebut.

“tapi aku sudah tidak ada uang, ahjussi.” Jawab babysu dengan wajah innocent’y.

“ohh kau mau bermain-main rupanya!! Jadi kau lebih baik kehilangan nyawa mu daripada uang mu, bocah??!!” bentak pria itu lagi, sementara rekannya yang satunya lagi tetap mewaspadai keadaan sekitarnya. Takut ada yang melihat tindakan kejahatan mereka.

“aku benar-benar tidak ada uang ahjussi. Tapi kalau ahjussi memang benar-benar membutuhkan uang.” Babysu pun mengeluarkan dompetnya kemudian mengeluarkan benda berbentuk persegi panjang berwarna gold. “ini pakai saja.” babysu pun menyerahkan benda tersebut pada pria berpisau di depannya itu. “ mungkin jumlahnya tidak seberapa tapi aku rasa itu cukup untuk membeli es cream selama setahun. Mommy dan daddy tidak pernah memberi ku uang secara langsung.” Babysu pun refleks mempout bibirnya.

Dua orang pria di hadapan babysu itu pun masih menatap bingung dengan tingkah korbannya tersebutnya. Pasalnya ini untuk pertama kalinya bagi mereka mendapatkan korban yang ntah terlalu bodoh atau terlalu baik sampai-sampai memberikan benda gold tersebut. “heyyy bocah kau sedang tidak menipu kami kan?” tanya pria berpisau itu akhirnya.

“tentu saja tidak ahjussi, kalau ahjussi-ahjussi tidak percaya bisa dicek saja.” babysu berusaha meyakinkan. “ kalau memang uangnya masih kurang ahjussi bisa datang ke rumah ku atau ke perusahaan daddy ku.” Ucap babysu dengan semangat. Ntah kemana rasa takutnya menguap.

“ne?”

“nahh ini.” babysu memberikan sesuatu lagi pada dua perampok itu. “ada alamat perusahaan daddy ku, ahjussi bisa kesana.” Ucap babysu dengan senyuman.

Sementara dua pria itu hanya mampu menatap tak percaya kertas yang bertitle sebagai kartu nama itu. “k-kau a-nak C-choi Siwon?” pria berpisau itu pun bertanya dengan terbata-bata dan dibalas anggukan oleh babysu.

Seakan tersadar dari sesuatu babysu pun segera membuka suaranya kembali. “maaf ahjussi boleh aku pergi sekarang?aku tidak mau membuat mommy dan daddy ku khawatir.” pinta babysu dengan memasang wajah memohonnya.

“tu-tunggu.”

“ku mohon??” minta babysu lagi kali ini dengan menyatukan ke-dua telapak tangannya di depan wajahnya.

“ne,,,silahkan.” Refleks ke-dua penjahat itu pun membuka jalan untuk babysu agar bisa lewat.

Babysu pun membalasnya dengan senyuman. Namun sebelum menaiki sepedanya babysu kembali melihat kearah dua pejahat itu dan membungkukkan badannya. “gamsahamnida.” Ucap babysu pada mereka kemudian dia pun segera melajukan sepedanya. Sesekali babysu pun menengok kearah mereka dan melambaikan tangannya sambil tersenyum.

Sementara dua pria paruh baya itu, menatap kepergian babysu dengan tampang tak percaya. Mereka secara bergantian melihat dua benda persegi panjang pemberian babysu itu. “apa yang akan kita lakukan sekarang?” tanya pria berbaju hitam tersebut.

“ntahlah kita harus senang atau sedih dengan kejadian ini.” jawab pria yang memegang pisau itu.

“hahhh,,,mungkin untuk sementara aku akan berhenti dulu jadi penjahat. Aku mau mencari pekerjaan lain saja.”

“sepertinya aku juga sama.”

***wonkyu family****

“kenapa myunie lama sekali, hyung?”

“mungkin sebentar lagi, babysu sampai.” Saat ini pasangan suami-istri itu sedang berada di meja makan untuk menikmati makan malam mereka.

“apa perlu aku menjemputnya?” tanya Hyuk yang ikut bergabung dengan pasangan Wonkyu.

“kita tunggu saja sebentar lagi.” Balas Siwon.

Dan tak lama yang dinantikanpun datang,,,

“aku pulang.” Ucap babysu menghampiri kedua orang tuanya dan mengecup pipi mommy dan daddy’y. Setelah itu babysu pun duduk di sebelah Unclenya.

“kemana wajah kesal yang tadi menghiasi wajah mu babysu?” tanya Hyuk saat melihat wajah babysu kini sudah kembali seperti semula. Bukannya menjawab, babysu justru membalasnya dengan senyum.

“rasa kesalnya sudah menghilang bersama es cream, hyung.” Ucap Kyuhyun santai sambil menyiapkan makanan untuk babysu.

“hahhhh,,,buah memang tidak jatuh dari pohonnya.”

“sudahlah hyung, ayo kita makan.” Ucap Siwon.

Akhirnya merekapun melahap hidangan yang tersedia disana. Dan,,,,

“mom, dad?” merasa dipanggil Siwon dan Kyuhyun pun menengok kearah babysu.

“ada apa, myunie?”

“boleh aku minta credit card yang baru?”

“memang punya mu kemana?” tanya sang mommy.

“tadi ada ahjussi yang minta uang pada ku, karena aku tidak ada uang jadi aku berikan saja credit card ku.” Jawab babysu polos.

“ne???” reaksi yang sama diberikan oleh tiga pria dewasa disana.

“sepertinya mereka sangat membutuhkan uang.”

“wait??kalau bilang mereka??jadi tidak satu orang??”

“iya dad, ahjussinya ada memakai pakaian serba hitam dan satunya lagi memegang pisau.”

“MWOOO??!!” kali ini ketiganya benar-benar syok. Kyuhyun selaku sang mommy pun segera menghampiri buah hatinya untuk memeriksa keadaan anak tercintanya itu. “ mereka tidak melukai mu kan , myunie?”

“tenang saja mom, mereka tidak jahat. Ahjussi-ahjussi itu hanya sedang membutuhkan uang saja. Mommy dan daddy tidak marah kan?” tanya babysu dengan wajah innocentnya. “bagaimana mungkin kami marah pada mu babysu. Uang bukanlah hal yang penting. Yang terpenting adalah keselamatan mu.” Jawab Sang daddy dengan senyuman.

“tu-tunggu,,,kalian tidak mau memasukkan penjahat itu ke penjara?” tanya Hyuk.

“jangan, Uncle. Ahjussi-ahjussi itu terpaksa melakukan kejahatan karena mereka membutuhkan uang. Kalau saja mereka punya pekerjaan yang lebih baik pasti mereka juga tidak akan seperti itu.” tanpa disadari pasangan Wonkyu memandang anak tercintanya itu dengan penuh kekaguman. “mom, dad jangan penjarakan mereka ya?”

“iya, tenang saja CHOI JJANGMYEON.” Ucap sang mommy sambil memencet hidung babysu.

“ihhh mommy,,,nama ku CHOI JOONMYEON.” Babysu pun mempout bibirnya.

“ya, mau Joonmyeon atau jjangmyeon sama saja bagi mommy.”

“beda mom,,,lihat aku ini tidak hitam seperti mie menyebalkan itu.” pout babysu pun semakin bertambah dalam dan hal itu membuat tiga orang dewasa di hadapannya harus rela menahan tawa.

“meskipun dia(?) hanya mie tapi dia(?) disukai banyak orang. Begitu pun dengan dirimu.” Kyuhyun pun mengacak-acak rambut babysu. ” nahh sekarang cepat habiskan makanan dan mulai besok kau akan ikut kelas taekwondo.” ucap Kyuhyun dengan santai sambil kembali ke tempat duduknya.

Senyum yang baru saja menghiasi wajah babysu hilang seketika seakan-akan dia baru saja melihat sadako yang keluar dari layar tv.

note :

akhirnya bisa lanjut juga ff ini. meskipun ff ini membosankan but saya enjoy dalam membuatnya, karena ini adalah bagian dari katarsis saya di tengah real life.hhayy

Advertisements

21 thoughts on “family chap 8

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s