Posted in Angst, BL, Genre, Hurt, Oneshoot, Romance, WonKyu Story

Painkiller (진통제) – Chapter 1

Painkiller (진통제) – CHAPTER 1

Author : Han Eun Kyo a.k.a AmandaKyo

Main Cast :
• Choi Siwon
• Cho Kyuhyun

Pair: WonKyu (Siwon X Kyuhyun)

Genre : Hurt, Angts, Romance

Rated : T a.k.a remaja

Disclaimer : Semua cast milik diri mereka sendiri, Tuhan, orangtua mereka dan SM entertaiment. Ide dan cerita milik author. Jika ada kesamaan plot cerita, maka hal itu bukan karena unsur kesengajaan.

Note : Makasi banyak buat eonnideul WKC yang bersedia (lagi dan lagi) ngepost FF Kyo 😀 Yang dicetak miring berarti Flashback. Songfict dari lagu Painkiller (진통제) dari ‘THE SEE YA & 5DOLLS & SPEED’ dan juga dari Music Video nya.

Warning : YAOI! JANGAN MEMPLAGIAT CERITA TANPA IZIN! OOC, Pendeskripsian tokoh kurang, typo(s), aneh, alur membosankan, DON’T LIKE DON’T READ! Please don’t bash the pairing!

Summary : Just a short story of WonKyu. Songfict dari lagu Painkiller(진통제). “Love is a bad memory”. “Love is a hurt memory”
Penasaran?
Check it out!

Painkiller
진통제
Han Eunkyo
Present

HAPPY READING

05 Oktober 2016

Sarangeun motdoen gieogiya
Sarangeun dachin chueogiya
Love is a bad memory
Love is a hurt memory

Aku menatap pintu apartemen mewah didepanku. Lama aku memandangi nomer apartemen ini. 1013. Itu tanggal yang sangat istimewa untukku –dan dia-.

13 Oktober 2006

Aku menatap hamparan laut didepanku dengan takjub.

“Indah sekali” gumamku dengan mata berbinar.

Saat ini aku dan teman-teman sekelasku di SMA tengah liburan ke pulau Bali. Yah, dengan dana pas-pasan –yang dengan berat kami tabung sejak dua tahun lalu- kami akhirnya bisa berlibur bersama. Sekaligus merayakan keberhasilan kami naik kelas. Kini kami berada di kelas terakhir SMA. Kami juga ingin membuat kenangan sebanyak-banyaknya di tahun terakhir ini.

“Hei!”

Seseorang menepuk pundakku. Aku menoleh. Lalu tersenyum melihat siapa yang datang.

“Siwonnie”

Namja tampan yang sudah lama mencuri hatiku ini membalas senyumku dengan senyumnya, yang memperlihatkan kedua dimplenya. Aish! Tampan sekali namja ini!

“Ada apa?” tanyaku setelah ia duduk disampingku.

“Aku… ingin memberitahumu sesuatu” jawabnya gugup. Gugup? Untuk apa ia gugup? Atau hanya aku yang salah lihat saja?

“Ne? Apa itu?”

Choi Siwon terlihat menggerakkan tangan kanannya yang berada dibelakang badannya. Ah! Aku baru sadar jika sedari tadi ia menggenggam sesuatu dibelakang badannya.

“Saranghae, Cho Kyuhyun”

Omo! Mataku membelalak kaget melihatnya mengeluarkan setangkai bunga mawar merah jambu dari balik badannya. Belum lagi kalimatnya setelah itu. Apa? Aku tidak salah dengar kan, jika ia tadi mengucapkan

‘Saranghae’?

Aku menatap kedua matanya. Hanya ada ketulusan disana ,kurasa.

Ia balik menatapku dengan tatapan… memohon?

“Eum…”

Siwon terlihat kecewa. Mungkin ia mengira aku akan menolak cintanya, eoh?

“Kalau kau tidak punya perasaan yang sama juga tidak apa sih. Aku hanya-“

“Nado saranghae!” Aku memotong kalimat pesimisnya.

Ia kaget. Aku tersenyum lebar.

“J…jeongmal?” tanyanya memastikan.

Aku mengangguk semangat.

Siwon langsung memelukku erat.

“Jadi kita pacaran?” tanyanya polos.

“Iya. Kita pacaran.” Jawabku dengan pipi yang mulai memerah.

Ah! Mimpi apa aku semalam? Akhirnya cinta terpendamku ini kesampaian juga. Hari ini benar-benar indah. 13-10-06. Aku akan terus mengingat tanggal ini seumur hidupku.

Eonjejjeum gwaenchanha jiryeona
Haeneun eonje dasi tteuryeona
Wollae ibyeori da ireoke
When will things be okay?
When will the sun rise again?
Are all farewells this…

Aku tertawa miris.
Ya, aku memang akan selalu mengingat tanggal itu dalam hidupku. Karena di tanggal dan bulan itu juga dia… Ah! Aku sudah berjanji tidak akan mengingat kejadian itu lagi. Aku juga berjanji tidak akan membiarkan air mataku mengalir hanya untuk namja seperti itu.
Tapi kenapa dada ini semakin sesak?
Kenapa air mata ini tidak berhenti mengalir?

.
Kenapa?

.
Aku mengusap mataku kasar.
Untuk apa aku buang-buang waktu berdiri di depan pintu seperti ini?
Aku mulai memasukkan kata sandi apartemen ini.
Walaupun aku yakin ia mengganti kata sandinya.
‘407302’
Cklek

Huh? Dia masih menggunakan kata sandi itu?
Cih! Jadi ia masih menggunakan kata sandi ini walaupun ia tidur dengan yeoja ataupun namja lain disini?
Memuakkan!
Tapi bolehkah aku berharap? Apakah ia masih mengingatku saat itu?
Ah! Tidak, tidak.
Mungkin ia terlalu banyak simpanan, makannya ia lupa menggantinya.
Tak mau berlama-lama, aku melangkahkan kakiku masuk kedalam.

Sarangeun apaya sarangiya
Love is love only when it hurts
Aku mengedarkan pandanganku ke seluruh penjuru ruangan depan.
Masih sama.
Megapa ia tidak mengubah dekorasinya?
Aku melangkahkan kakiku lebih jauh masuk kedalam.
Langkahku terhenti.

.
Kenapa seluruh perabotan di apartemen ini ditutup menggunakan kain putih?
Juga lantai dan dindingnya terlihat berdebu.
Seingatku ia bukan orang yang malas. Juga ia hanya mempunyai apartemen ini untuk tempatnya tinggal.

.
Namja itu, Choi Siwon diusir dari rumah besarnya karena ia lebih memilihku daripada orangtuanya. Orangtuanya tidak merestui hubungan kami.
Lalu orangtuaku?

.
Aku sebatangkara di dunia ini. Ayah, Ibu dan kakakku meninggal karena kecelakaan mobil. Aku yang saat itu tidak ikut tetap dirumah, bersama paman dan bibiku satu-satunya.

.
Namun apa daya? Ternyata mereka lebih memilih untuk melarikan diri dengan membawa seluruh harta orangtuaku dan menjual rumahku. Lalu meninggalkanku sendiri di rumah itu.

.
Akhirnya aku diusir oleh pemilik baru rumahku. Sejak saat itu aku tinggal bersama Song ahjumma –mantan kepala maid dirumahku- di rumah kecilnya. Kami hidup lumayan berkecukupan. Dengan anak tunggal Song ahjumma yang seorang musisi. Namun, memang nasibku yang selalu buruk. Setahun kemudian anak Song ahjumma terbunuh dan Song ahjumma depresi.

.
Kini hanya aku. Aku yang tinggal sendiri di rumah Song ahjumma. Aku yang membiayai sekolah, makan dan keperluanku sendiri.
Haha, cerita yang amat lucu bukan? Aku saja selalu tertawa –miris- jika mengingat hal itu.

Tteonaganeun bareul butjapgo
Aewonhago sipjiman
Geumanhan yonggido
Eobseul mankeum nan neomu apa
I want to hang onto the leaving footsteps
And beg but
I’m so sick that I don’t even have that kind of courage

Setelah Siwon memutuskan untuk bersamaku, ia hidup denganku di rumah Song ahjumma. Kami bekerja part time setelah sekolah. Yah, hasilnya lumayan. Bahkan beberapa tahun setelah bekerja dan mengumpulkan uang bersama, kami membeli sebuah apartemen mewah. Hidupku saat itu beruntung, bukan?

Namun keberuntungan seakan enggan bersamaku lebih lama. Beberapa tahun kemudian Appa Siwon menemukan kami dan membawa Siwon pulang dengan paksa. Aku hanya bisa menangis saat itu. Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan.

Jintongje pillyohae
Help me take my pain away
Neul naege neoneun haeroun aeyeotdago saenggakhaetgeonman
Ma mistake
Geudae eobsi nan mossaneunde
Nae momhana chaenggiji motaneunde
Ireul eojjae aigo ya
Ireodaga saram japgenne
I need a painkiller
Help me take my pain away
I always thought you were a harmful person to me
Ma mistake
I can’t live without you
I can’t even take care of my body
What do I do?
At this rate, this will kill me

Tapi aku benar-benar menyesal selalu menangisinya saat itu. Ia sama sekali tidak memikirkanku!

Buktinya dua tahun setelah kejadian itu ia kembali ke apartemen kami dan membawa seorang yeoja.

13 Oktober 2012

“Hiks… Siwonnie… Aku merindukanmu…”

Sesak sekali. Sudah dua tahun berlalu tapi rasa sesak ini masih menyiksaku.

Aku hanya ingin Siwon ku kembali ke pelukanku. Apa itu hal mustahil?

“Siwonnie…”

Cklek

“Eoh?” Aku menghapus air mataku cepat. Lalu berlari ke arah pintu.

Hanya aku dan Siwon yang tahu kata sandi apartemen ini.

Berarti…

Deg

Aku menghentikan langkahku.

Aku terperangah.

“Eh? Kyuhyun-ah? Kau masih disini?”

‘Kyuhyun-ah’? Sejak kami berkenalan bahkan Siwon sudah memanggilku dengan panggilan manisnya, ‘Kyunnie’.

Aku masih membatu. Aku tidak percaya dengan apa yang kulihat saat ini.
Siwon ku memang pulang, tapi…

“Oppa~ Siapa namja ini? Aku lelah oppa! Ayo kita ke kamar!”

“Dia temanku, chagi. Ne. Ne. Kajja~”

Mereka berjalan tertatih melewatiku yang mulai menangis.

“Itu… Itu bukan Siwon ku”

Aku melangkahkan kakiku, mengikuti Siwon nya dan seorang yeoja yang baru saja datang tadi.

Namun sampai di kamarku dan Siwon, aku berhenti.

Omona! Suara apa itu?

Apa Siwon dan yeoja itu sedang…

“Hiks…”

Aish! Aku memang mengharapkan Siwon ku pulang. Tapi bukan dengan yeoja dan melakukan hal seperti ini!

Aku menggigit bibirku, menahan isakanku yang semakin menjadi.

“Wonnie…”

Eonjejjeum gwaenchanha jiryeona
Haeneun eonje dasi tteuryeona
Wollae ibyeori da ireoke
Jugeul deusi apeunyago
Mogi maeyeo sumdo mot swigo
Sigani gado soyongeobseo
Jogeumina useul su itge
Nae mam jom chiryohae jwoyo
When will things be okay?
When will the sun rise again?
Are all farewells this painful to death?
I’m choked up and I can’t even breathe
Time goes by but it’s no use
Please heal my heart so I can smile a little

Semenjak hari itu, Siwon selalu membawa pulang dan meniduri yeoja ataupun namja yang berbeda setiap harinya.

.
Ia juga mengabaikanku. Menganggapku tak ada padahal kami selalu sarapan bersama.
Dan saat aku bertanya padanya. Ia hanya menjawab, “Lupakan hal-hal yang pernah kita lewati bersama. Sekarang kau hanya temanku. Jangan menangis bila aku meniduri orang lain. Suara tangismu menggangguku.”

.
Aku benar-benar tidak mengerti. Tapi aku juga punya batas kesabaran.
Tepat tanggal 13 Oktober di tahun berikutnya setelah kejadian itu, aku mendapat beasiswa melanjutkan S2 ke Jepang.

.
Dan setelah tiga tahun bersekolah sekaligus bekerja disana, akhirnya aku kembali ke ‘rumah’. Sebenarnya tujuanku kembali juga untuk mengurus cabang perusahaan tempat aku bekerja disana. Yah, kupikir tidak ada salahnya jika aku kembali tidur di apartemen ini daripada hotel yang direkomendasikan oleh perusahaan.
Aku telah bersusah payah melupakannya selama di Jepang. Aku hanya ingin membuktikan bahwa aku sudah tidak mencintainya lagi.
Dan kini, disinilah aku.
.
.
.
.
.
TBC
Done~
TBC or DELETE?
Mohon Review nya…
Kritik dan saran sangat diperlukan. Tapi mohon dengan kata-kata yang tidak kasar dan menyinggung.
Wanna review?
Wanna like dan comment?
Terimakasih sudah membaca~ \^O^/
GAMSAHAE (_ _)* bow 90 ͦ *
Salam hangat author.
Han EunKyo

Advertisements

13 thoughts on “Painkiller (진통제) – Chapter 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s