Posted in Uncategorized

I Love Stupid – Vol 2

I Love Stupid – Vol 2

Author: Cat meonks

Cast: Choi Siwon (namja ), Cho kyuhyun (yeoja), Charming (namja), Lee donghe (namja), Eunhyuk (Yeoja)

Genre: GS, Romance

Hai, aku kembali lagi. Salam kenal buat author senior disini….

.

Kyu merasakan nyaman dalam tidurnya. Ketika dia bangun senyuman manis teruntai dalam bibirnya. Dia menoleh ke arah ranjangnya masih tertinggal aroma maskulinya. Tapi dimana dia?? Laki-laki yang menemaninya tadi malam. Dia menurunkan kakinya berharap menemukan sosoknya. Namun…

“Pagi, Kyu… apa tidurmu nyenyak malam ini?”sapa pemuda itu.

Terlihat ruwat wajah kecewa, “Kau…kenapa kau…”

“Pintumu tak di kunci. Harusnya kau tak seteledor itu walau sedang … sudahlah…”

“Tapi kenapa kau??”

“Lalu kau berharap siapa?? Ibumu… atau…”

“Aku merasa Siwon ada disini…”guman lirih Kyu sambil mendudukan tubuhnya di salah satu kursi makan. “Apa aku terlalu merindukannya…?”

“Mungkin kau sedang bermimpi.” Charming menatap iba sahabatnya. “Kyu, bisakah kau melupakannya???”

Kembali mata caramel itu menitihkan air mata, “Bila bisa ku lakukan… akan aku lakukan… tapi…??”

“Kau sendiri yang membuat suasana menjadi keruh…”

Gadis itu membenturkan kepalanya di meja berkali-kali. “Itulah kebodohanku, Ming…”

“Apa yang kamu lakukan?? Apa Kau sudah gila…”suara itu bagai halilintar namun Kyu tak berkeming tetap membenturkan kepalanya.

“Aku memang gila Ming… biarkan aku jadi gila… dan melupakan semuanya…hikz…aku bodoh… aku,..”guman Kyuhyun sambil membenturkan kepalanya lagi.

Sebuah telapak tangan mengahalangi dahi Kyuhyun membentur untuk sekian kalinya. Tangan hangat itu sejenak membuat jantung Kyuhyun berdetak tak normal.

“Kenapa kau halangiku untuk membenturkan kepalaku…??? Aku lelah Ming…” keluhnya lirih dengan tangis yang tiada henti. Hingga membuat pemuda itu menarik tubuh ringkih itu untuk berlabuh di tubuh kekarnya. Kyuhyun yang merasa nyaman mencium bau badan yang menurutnya heroin itu semakin menengelemkan wajahnya di dada bidang pemuda itu. Pemuda itu berkali-kali mencium rambut gadis itu. Menikmati rasa rindu.

“Baik. Aku rasa sudah tak ada fungsinya aku berada disini…?” Kyu sontak membulatkan matanya dan mendorong tubuh yang di peluknya dan menatap horor ke arah Charming yang meletakan clemek masaknya. Berlahan Kyu menatap kembali ke depannya. Manik mata itu kembali berkaca-kaca ketika melihat pemuda berlesung pipi itu berlutut membelai wajah tirusnya. Kyuhyun menghapus kasar air matanya dan berdiri dengan buru-buru. Sempat dia kehilangan ke seimbangan. Namun dengan sigap Siwon menangkap tubuh itu.

“Lepaskan aku!!!”sentak gadis itu berusaha menyingkirkan tangan Siwon dari kedua bahunya. “Untuk apa kau disini?? Melihat seberapa menderitanya aku? Menertawakanku…hahhaha tuan choi Anda cukup hebat dengan pesona casanova menaklukan hati wanita… beruntung saja saya masih tahap ini…”

“Kau bicara apa? Hentikan kegilaanmu aku… apa?? Pesona…”tanya Siwon tak paham arah pembicaraan kekasihnya atau sudah menjadi mantan kekasihnya. Kini otak Siwon mulai berjalan normal. “Oh, Enuhyuk maksudmu?? Ku rasa dia gadis cantik dan bertubuh indah. Dia seorang penulis juga… kami di jodohkan…”Siwon seperti sedang memerkan kekasih barunya. Kyu mengigit bibirnya.

“Pergi!! Untuk apa kau disini bagimana bila kekasihmu tahu kau disini…”

“Dia yang menyuruhku kemari. Dia memintaku menyelesaikan perasaanku padamu Kyu… karna kita akan menikah minggu depan.”

DEG!!! Kyu meremas ujung kemejanya. Gadis itu berusaha menahan air matanya.

“Lalu… bukan kita sudah tak ada hubungan apa yang perlu kita selesaikan…”

Siwon berjalan mendekat dan menatap tajam ke arah Kyu yang tubuhnya mulai bergetar.

“Aku hanya ingin bertanya untuk terakhir kalinya sebelum aku putuskan semua.” Siwon memantapkan hati untuk berlutut di hadapan Kyuhyun, “Mau kah kau menikah denganku nona Cho Kyuhyun…? Demi langit dan bumi kita bicara dari hati kita masing-masing. Menikahlah denganku Kyuhyun… jadilah nyonya choi… dan menjadi ibu untuk anak-anakku kelak.” pemuda itu mengulurkan sebuah kotak merah berhias cincin berlian. Cincin itu masih sama dengan 1 tahun yang lalu, yang pria itu simpan di saku celanannya.

“Kau gila…”sentak Kyu dengan sinis, “Kau ingin batalkan pernikahanmu dengan wanita itu…”

“Kyu,…”

“Kau pasti tahu jawabnya!!! Karna akan tetap sama seperti satu tahun yang lalu…”

“Kenapa kau egois?? Dengan dirimu sendiri saja kau begitu egois…” sentak Siwon yang mulai kehilangan kendali dengan wanita keras kepala ini.

“Tuan Choi… jangan kira bila Anda kaya, bisa membeli hati setiap wanita yang ada suka…”

“Seandainya aku bisa membeli hati wanita mana pun Hanya kau yang aku inginkan, bukan yang lain…”sentaknya fultasi.

“Oh, ya…baik… apa yang kau inginkan?? Membeliku…”kelingan mata mengoda mulai nampak menghiasi wajahnya. Kyuhyun berjalan pelan dengan tangan yang membelai wajahnya. Bibir pucat itu kini di gigitnya. Siwon menghela nafas berat ketika jemari lentik itu membuka satu persatu kancing kemejanya.

“Apa yang kau lakukan??”

“Bukan kau menginginkanku??”tanya dengan nada mengoda.

“Ribuan wanita jalang di luar sana seribu kali lebih mengoda daripada kau…”

Kyu menghentikan langkahnya. Mengigit bibirnya dan menitihkan air matanya. Lagi… Siwon selalu saja membandingkannya dengan wanita jalang. Itu terlalu menyakitkan…

Siwon berjalan mendekat dan kembali mengkancingkan kemeja gadis itu. Sungguh dia tergoda. Gadis cantik itu begitu mengoda iman laki’laki itu… tapi itu bukan cinta Siwon… dia bukan laki-laki yang dipikirkan Kyu. Siwon menarik nafas berat. Dia masih mencintai gadis ini. Masih… walau dia harus…

“Bila itu menjadi keputusanmu….” Siwon mendekatkan wajahnya dan mengecup kening gadis itu dengan lembut,”Datanglah!!!” Siwon mencangkup wajah Kyu dengan kedua tanganya. “Aku ingin kau memberi restu.”Siwon menunduk. “Aku tahu ini sudah berakhir…namun entah kenapa aku ingin kau memberi restu padaku dan dia…” gadis itu hanya diam memejamkan mata. Bodoh!!! Harusnya dia bilang iya kenapa egonya tak ingin akui betapa dia membutuhkan Siwon.

Siwon berjalan gontai menuju ambang pintu. Ketika satu tanganya meriah krop pintu.

“Siwon…”pemuda itu terdiam dengan sebilas senyuman,”Bahagiakan dia…aku … memberikan restuku dan doaku.”

Siwon hanya tersenyum kecut lalu keluar tanpa menoleh sedikitpun.

BLLAAMMM!!!

Suara pintu bagai musik sendu untuk gadia cantik itu. Kyuhyun merasa tubuhnya ringan dan menghilang. Bersimpuh namun tiada suara dan air mata yang keluar terdiam memandang pintu dan berakhir dengan pingsan.
********

Sejak hari itu kondisi Kyu semakin memburuk saja. Susana hatinya tak bisa di tebak. Berulang kali dia di temukan pingsan dengan tangan yang bersimpuh darah namun kembali Kyuhyun tak mau di rawat di rumah sakit. Tak makan hanya meneguk segelas kopi dan satu potong waffel. Bahkan setiap malam gadis itu terus menitihkan air mata.

“Tubuhmu semakin kurus Kyu?”kata nyonya Cho yang tak tega melihat putri satu-satunya menderita. Gadis itu hanya terdiam menatap langit malam. “Kau ingin ibu berlutut memohon untuk membatalkan pernikahan Siwon besok??”

“Apa ibu ingin jadikan aku sepertimu?”sentak Kyu dengan tatapan membunuh pada orang yang telah melahirkannya, “Jawab??”

“Tidak, Kyu, ibu…”

“Bila tidak. Jangan campuri urusanku. Jadi urus saja diri ibu…”

“Ibu hanya tak ingin kau menyesal. Ini kesempatanmu bicara pada Siwon tentang perasaanmu padanya.”

“Itu tak akan mungkin terjadi. Aku merestuinya.”

“Apa? Apa kau nyakin, Kyu?Nak….”

“Dia sendiri yang memintaku untuk merestuinya. Aku tak ingin menjadi wanita jalang yang merusak rumah tangga orang.”sinis Kyu.

“Maaf…maaf.., maafkan ibu…”wanita paru baya itu tiba-tiba berlutut dan menitihkan air matanya.

Kyuhyun tak tega melihat ibunya berlutut sontak berdiri memeluk ibunya, “Kenapa ibu selalu lemah?? Kenapa ibu selalu menyalahkan diri ibu padahal ibu tak salah. Kenapa? Bahakan Harusnya ibu melarang ayah menikah waktu itu… kenapa ibu lemah membiarkan ibu teraniaya dengan cinta itu…”

“Ibu memang bodoh… ibu tak bisa meninggalkan ayahmu dan membiarkanmu menderita. Tapi kali ini ibu akan tegas dan berjalan ke arahmu meninggalkan dia.”

“Maaf…maaf… bukan ibu yang salah… maafkan, Kyu yang berkata kasar dengan ibu…”

Nyonya Cho memeluk anaknya dengan erat dan mengangguk dengan tangaisan yang semakin pecah. Sepasang mata tua itu menatap sendu dengan butiran air mata. Berharap dia akan temukan keluarga kecil yang dia impikan dulu namun… dia menghancurkanya. Ya dia sendiri yang menghancurkanya. Laki-laki itu meremas amplop coklat tua yang baru saja dia terima tadi siang di kantornya.

“Tuhan… belum terlambatkan aku memulai…. tapi mereka tak akan memaafkanku….”ucap laki-laki paru baya itu.

Sebelum kehadiranya di ketahui mereka. Laki-laki itu mengahapus air matanya dengan kasar lalu cepat keluar.

“Tuan Cho Kangin….” Charming yang berniat menghantar makan malam temannya terhenti menatap siapa yang baru keluar dari kamar sahabatnya.

“Jangan beri tahu bila aku kemari….”tegas cho Kangin lalu berlalu dengan merapikan baju hangatnya.

Charming hanya terpaku dan berjalan mengintip ke kamar Kyuhyun.

********

06.00
Pagi itu Siwon dengan stelan kemeja putih dan jas hitam berjalan dengan sepatu fantofelnya. Menatap ke arah kafe dengan ragu. Namun kakinya tetap melangkah.

“Selamat pagi…”sapa Siwon dengan sopan.

Laki-laki paru baya itu tersenyum dan menaruh cerutunya.

“Duduklah!!!”perintahnya dan Siwon dengan tersenyum menuruti perintah orang itu. “Aku sudah pesankan kopi kesukaanmu… minumlah!!”

“Anda baik sekali. Terima kasih.”

Tuan cho tertawa lalu menyersap minumannya dan kembali diam dengan wajah angkuhnya.

“Ku dengar dari ayahmu bila kini perusahanmu mulai merambah internasional setelah meraja di asia. Ternyata pesona keluarga Choi tak surut…”

“Terima kasih. Sebenarnya ada apa Anda memanggil saya pagi-pagi sekali…”

Kembali tuan Cho tertawa. “Aku suka anak muda yang tak bertele-tele…”

“Namun Anda yang bertele-tele tuan.”

Tuan Cho terdiam lalu, “hahahha baik. Aku akan tanamkan saham di perusahaanmu…”

Siwon tersenyum, “Ada angin apa Tuan Cho Kangin ingin berkerja sama dengan perusahaan kecil saya…” sinis Siwon.

“Kau tahu bila aku sahabat lama ayahmu…”

“Saya tahu. Lalu….”

“Apa salah bila aku ingin berkerja sama dengan perusahaanmu…”

“Namun sebelumnya maaf… tuan Choi saja menawarkan kerja sama saya tolak, apalagi Anda yang tak ada angin dan mendung tiba-tiba menawarkan kerja sama tanpa maksud lain. Saya kurang nyakin Tuan….”

“Hahhahaha … ternyata kau cukup pintar…” Siwon menatap tajam, “Batalakan pernikahamu. Anggap itu sebagai mas kawin bila nanti kau menikah dengan putriku…”

“Putri Anda??? Putri Anda yang mana??”

Brakkk!!!

Sontak pengunjung kafe manatap ke arah mereka tak kecuali ajudan tuan Cho.

Siwon tersenyum lalu berdiri, “Terima kasih untuk tawaranya dan terima kasih untuk kopinya. Saya masih banyak urusan. Selamat pagi….” Siwon menundukan kepala lalu berlalu.

“Benarkah kau sudah tak mencintai putriku lagi….??”

Ucapan tuan cho mampu membuatnya terhenti. Siwon memjamkan matanya menahan rasa sakit di hatinya, “Bukan putri tuan yang tak mencintai saya…”

“Kau bodoh Siwon…”sentak Kangin. “Wanita tak akan bicara bila dia terluka… ”

“Anda atau saya tuan Cho Kangin.”kini Siwon sambil membalik tubuhnya menatap tajam pada laki-laki tua itu. “Sebelum Anda menasihati saya tolong Anda berkaca.”

“CHOI SIWON…”

“Asal Anda tahu saya seperti ini pun juga karna Anda. Terima kasih. Saya permisi.” Siwon berjalan meninggalkan tuan Cho dengan amarahnya. Siwon memejamkan mata menegarkan dirinya. Dia harus kuat.

******

Siwon masih menatap mata sahabatnya. Memelas!!! Berharap hati sahabatnya luluh.

“Apa kau gila???”sentak Donghae.

“Ku mohon Hae… biarkan aku menikahi Eunhyuk.”pinta Siwon.

“Dengan hatimu yang masih mencintai Kyuhyun?”

“Donghae…”

“Pesetan. Aku tak ingin kau menyakiti hati Kyuhyun, dirimu sendiri dan… juga Eunhyuk ” tegas Donghae sebelum dia beranjak pergi.

Siwon mengacak-acak rambutnya karna flustasi.

*****

Pagi ini Kyuhyun berjalan gontai menuju ke kamar mandi. Menatap wajahnya yang pucat dan kurus di cermin. Dia tersenyum kecil membelai wajahnya yang tak cantik. Lalu segera membasahi seluruh tubuhnya. Berjalan keluar memberantakan seluruh bajunya di almari. Dia menatap gaun merah. Dia ingat Siwon membelikan baju itu ketika hari jadinya. Dia menatap pantulan wajahnya di cermin.

“Kau cantik… sangat cantik bila mengunakan baju itu…”

Kalimat itu kembali terniang di ingatan Kyu saat itu. Kembali lelehan karamel itu menitihkan air mata memeluk erat gaun itu. “Siwon…hikz… Siwon…huwaa…. Siwon…hikz… ”

Wanita paru baya itu hanya terdiam di balik pintu melihat putrinya yang kembali rapuh.

Dengan berjalan bak Diva Kyuhyun berjalan keluar kamar. Baju itu semakin mempercantik wajahnya. Nyonya Cho dan Charming menatap terkejut.

“Apa aku terlihat aneh??”tanyanya dengan malu-malu.

“Tidak. Putri ibu sangat cantik.”jawab nyonya cho.

“Benarkah??”Kyu tersenyum manis, “Maaf Ming aku menganggu acara liburmu. Ibu tak memperbolehkanku pergi sendiri.”

“Tak apa. Lagian Siwon juga mengundangku.”jawab Charming.

“Benarkan??”nada suaranya kembali melemah.

“Lebih baik kita berangkat sebelum terlambat.”kata Charming yang mulai melihat Kyuhyun terbalut luka.

Gadis itu mengangguk setuju.

******

Kyuhyun berjalan masuk di gerumbulan orang yang sedang bicara satu sama lain. Gadis itu hanya terdiam tak bicara dengan tangan yang mengenggam lengan Charming.

“Kau nyakin???”

“Entahlah!!! Karna itu aku butuh kamu….”jawab Kyu dengan mata yang terus mencari.

“Dimana pengantinya?”Charming yang juga penasaran dengan wanita yang bernama Eunhyuk itu berusaha mencari dimana gadis itu.

“Ming, tolong bawakan tasku. Aku ingin ke kamar mandi.”kata Kyuhyun.

“Hmmm…aku cari makan dulu…”kata Charming.

“Jangan buat malu. Okey.” Charming menatap tajam ke arah sahabatnya. Kyu pun tersenyum dan berjalan ke rumah asing itu.

“Permisi dimana toiletnya…??”tanya Kyuhyun pada salah satu pelayan. Setelah dia menyerah mencari kamar mandinya sendiri.

“Ada di di ujung lantai dua.”jawab pelayan itu.

Kyuhyun menatap tangga lalu tersenyum, “Terima kasih.”pelayan itu mengangguk lalu. Kyuhyun sedikit menaikan gaunya panjangnya agar mudah untuk berjalan.

Sebelum kembali ke acara. Kyuhyun sempat merapikan bajunya dan berjalan melihat-lihat sekitar. Jauh disana terlihat seorang gadis pengantin melangkah ke arahnya. Namun tiba-tiba ada yang menariknya masuk ke dalam sebuah kamar. Ketika Kyuhyun hendak berteriak tangan kekar itu membekapnya. Kyuhyun memberontak lepas namun kekuatannya sebagai wanita dan di tambah tubub lemahnya dia pun hanya mampu membiarkan tangannya di cengram kuat dan tubuhnya menempel tembok.

“Kau cantik… sangat cantik mengunakan baju itu….” ucapan pemuda itu membuat naik turun nafasnya. Pemuda itu menghirup aroma tubuh gadis itu.

“Mau apa kau?? Bagimana bila calon istrimu tahu…”

“Calon istriku sudah tahu.”

“Apa seperti ini kau memperlalukan wanita?? Seenak jidatmu??”

Pemuda itu melepas tangan Kyuhyun yang di tarik kebelakang dan menarik tubuh itu menatapnya. Mencakup kedua pipi pucat itu dan berlahan mendekatkan wajahnya.

CHUP…

Kyuhyun membulatkan mata mendapatkan perlakuan itu. Siwon semakin menjadi memperdalam ciumannya hingga tanpa sadar kedua tangan Kyuhyun melingkar di leher pemuda itu. Paru-paru mereka mencoba mencari makan dan dengan sekuat tenaga Kyuhyun memukul dada Siwon. Awalnya Siwon tak perduli namun gadis itu menitihkan air mata dengan terus memukul dada dengan semakin lemah.

“Kyu…maaf…”

“Hikz… ini salah…Ya Tuhan…. hikz… aku sama saja dengan dia…hikz….”tangan lemah itu masih memukul dada itu.

“Kyu, kau salah paham.”

“Aku tak bisa hidup tanpamu, aku mencintaimu Siwon… tapi kini kita tak bisa… maaf… maaf harusnya aku tak datang. Aku lupa bila aku bukan siapa-siapa buatmu…maaf…”

Ketika Kyuhyun hendak pergi, “Kita kabur….” teriak Siwon. Kyuhyun memutar tubuhnya.

Plaaakkkss!!!

“Bodoh…. kau memang laki-laki bodoh. Mana mungkin kau pergi di hari pernikahanmu…”

“Tapi aku tak mencintainya…”

“Aku tak mengerti bagimana jalan pikiranmu… hapus aku…”

“Aku juga tak tau..yang aku mengerti aku mencintaimu Cho Kyuhyun….”

“Bodoh. Harusnya kau mencintai calon istrimu.”

“Aku memang mencintai calon istriku. Lalu…”

“Bodoh,” Kyu pun mendorong tubuh pemuda itu lalu pergi keluar Siwon pun segera menyusul untuk mengejarnya. Gadis itu menangis berlari memeluk Charming.

‘Wow…wow… kau menjatuhkan makananku….”omel Charming.

“Kita pulang Ming aku sudah tak tahan…”pinta Kyuhyun.

“Tapi makanan disini enak-enak.”jawab santai Charming.

“Kyu, dengarkan aku??”ucap Siwon dengan terengah-engah.

Kyu pun melepas pelukannya dan menatap Siwon namun, “Siwon kau kemana saja. Mana Kyuhyun? Apa dia tak jadi datang?? Oppa sudah marah-marah dikamar?” Siwon membulatkan mata menatap gadis cantik bergaun pengantin itu.

Kyuhyun menatap meminta jawaban.

“Sudahlah! Aku tak mau ikut sandiwara lagi…”ucap Charming dengan santai menjauh dari gadis itu.

Kyu semakin binggung dan gadis bergaun pengantin itu menoleh.

“Ya Tuhan… Kyu…”gadis itu terlihat kejut hingga melangkah mundur.

“Sebenarnya ada apa ini??”

Siwon memijat keningnya lalu tersenyum kecil ke arah Kyuhyun. Namun babynya masih menatap dengan wajah menyala.

********

TBC.

Advertisements

Author:

Saya manusia biasa Punya salah dan tak sempurna Saya jatuh cinta dengan Wonkyu Tak perduli banyak yang bilang saya gila Bahkan pacar saya... Saya jatuh cinta dengan mereka ♡♡♡♡

49 thoughts on “I Love Stupid – Vol 2

  1. Aduuuh,, kyu ini bner2 keras kepala yak. .
    Palanya lbih keras dri batu. .
    Ckckckc
    tinggal blang iya ama won koq ya susah bnget siih. .
    TBC.a bkin gigit jri,,, pas banget. . uugghhh

  2. Waaaaaaa, Itu sandiwara. Jangan jangan wonkyu yang mau nikah! Eunhae kasihan. Wkwkwkk demi ide gila Siwon, Eunhyuk harus jadi pengantin sementara. Wkwkwk. Keep writing thor!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s