Posted in BL, FF Kontes, Oneshoot, Romance, WonKyu Story

[FF Kontes] I Think.. I’m In Love

Poster Sita

I Think.. I’m In Love

Author             : Sitakyu

MainCast         : Cho Kyuhyun & Choi Siwon

Genre              : Romance

Rated              : T

Summarry        : cho kyuhyun dikhianati oleh kekasihnya, bisakah seorang pengagum rahasiannya menyembuhkan lukanya.

.

 

Disebuah restoran mewah terlihat suasana nampak menegangkan, semua orang nampak fokus pada satu meja yang berada ditengah, seorang namja manis menatap penuh kebencian pada dua orang didepannya, tamparan yang cukup keras membuat seisi restoran terdiam.

“kalian sungguh keterlaluan, apa salahku pada kalian sehingga kalian tega menusukku dari belakang?, pantas saja kau tak pernah mau bertemu orang tuaku untuk membahas pernikahan kita, jadi ini maksudmu”kyuhyun namja manis itu mencoba menahan air matanya jatuh.

“kami saling mencintai kyu, selama ini changmin mau berpacaran denganmu  karena dia kasihan padamu, jadi jangan berharap lebih padanya”kyuhyun menatap tak percaya pada sahabatnya itu, kibum yang dia kenal adalah orang yang baik dan pemalu, tapi saat ini yang dia lihat adalah kibum yang angkuh dan sombong, pandangan kyuhyun beralih kearah changmin yang berada disebelah kibum, namja tampan itu hanya menunduk tak mau menatap kyuhyun, tangannya masih memegang pipinya yang terasa panas karena tamparan kyuhyun.

Kyuhyun tertawa mengejek pada dirinya sendiri “ jadi selama ini aku telah dibodohi oleh kalian”, kyuhyun berdiri dari duduknya memandang orang didepannya sekali lagi, “baiklah terima kasih atas penghianatan yang kalian lakukan, sebelum aku pergi aku ingin memberikan selamat pada kalian”kyuhyun mengambil minuman yang berada didepannya lalu mengguyurkannya pada dua orang yang dulu sangat dia sayangi, semua orang menahan nafas melihat hal itu, changmin dan kibum membelalakkan mata melihat apa yang kyuhyun lakukan.

“selamat tinggal, semoga kita tidak akan pernah bertemu lagi”ucap kyuhyun lalu pergi meninggalkan mereka, tak berapa lama seorang namja tampan yang duduk tak jauh dari tempat mereka juga beranjak pergi. Kyuhyun berjalan gontai menuju tempat parkir, saat ini moodnya sungguh buruk, tak pernah dia bayangkan kekasih dan sahabatnya yang selama 2 tahun ini menjalin hubungan baik dengannya ternyata menghianatinya.

Ketika sampai didepan mobilnya, kyuhyun tak sanggup lagi menahan air matanya, tubuhnya merosot disamping mobilnya, isakan tangis kyuhyun terdengar menyedihkan untung saja tempat parkir saat itu sedang sepi, cukup lama kyuhyun menangis tak dihiraukannya penampilannya sekarang yang kacau, kyuhyun mendongakkan kepalanya ketika sebuah sapu tangan disodorkan seseorang kearahnya, namja didepannya itu tersenyum, “terima kasih….”ucap kyuhyun menerima sapu tangan itu.

“siwon, namaku choi siwon”ucap namja tampan itu, “terima kasih siwonssi”ucap kyuhyun, lalu berdiri, “saya permisi dulu”lanjutnya lalu masuk kedalam mobil, siwon masih terus memandangi namja manis itu hingga mobilnya bergerak meninggalkan tempat parkir. “kyuhyun, kau tetap cantik seperti dulu”gumam siwon, wajahnya semakin tampan ketika dia tersenyum.

Ponsel siwon berdering, “yeobseyo, ada apa hae?oh baiklah aku akan kesana”siwon memasukkan kembali ponselnya kesaku jacketnya lalu memasuki mobilnya dan beranjak pergi. Tak berapa lama siwon memasuki sebuah night club yang terkenal diseoul, tidak semua orang bisa masuk kedalamnya, hanya kalangan kelas atas yang bisa masuk dengan menggunakan member card, siwon mengedarkan matanya mencari sahabatnya yang mengajaknya bertemu, terlihat dua orang namja  tengah berciuman mesra disudut ruangan, siwon hanya menggelengkan kepalanya melihat kedua sahabatnya itu .

“apa seharian bercinta masih belum cukup untuk kalian”ucap siwon mendudukkan dirinya didepan sahabatnya donghae dan eunhyuk, dua orang didepannya itu akhirnya melepas ciuman mereka meski sama-sama terlihat enggan, “tsk kau ini, kalau kau ingin seperti kami kau harus punya kekasih, kalau kau bersama degan orang yang kau cintai, seharian bercinta tak akan cukup siwon”ucap donghae yang dihadiahi death glare oleh pasangannya.

“aku sudah menemukannya, hanya saja masih belum bisa kudapatkan”donghae menatap siwon serius, “jadi kau sudah menemukannya?cho kyuhyun sudah kau temukan?”siwon menganggukkan kepalanya, “hari ini aku bertemu dengannya, ah…tidak lebih tepatnya aku menemuinya”,kali ini eunhyuk yang bertanya, “lalu bagaimana dia?”siwon menghela nafas pendek “aku tak sengaja bertemu dengannya di restoran tapi dengan keadaaan dia yang sedang kacau”duo haehyuk mengerutkan kening ,”aku yakin dia belum mengetahui siapa aku , meski aku sudah memperkenalkan diriku ketika aku memberinya sapu tangan , saat itu dia benar-benar kacau dan sedih”lanjutnya.

Siwon menceritakan kejadian yang dilihatnya pada dua orang sahabatnya itu, “jadi dia sudah putus dengan kekasihnya, kalau begitu sekarang kau harus memanfaatkan keadaannya siwonna”ucap eunhyuk, siwon mengerukan keningnya pertanda tak mengerti, “kau  bilang sendiri kan kalau saat ini dia sedang sedih, pasti sekarang dia sangat membutuhkan tempat bersandar, kau gunakan kesempatan ini untuk mendekatinya”lanjutnya, “betul kata hyukkie, lagipula sekarang kau kan berubah menjadi pria tampan dan bertubuh proporsional seperti model, jadi dia pasti tak akan menolakmu”ucap donghae yang dihadiahi death glare oleh siwon.

“jadi kau mau bilang kalau aku dulu jelek dan gendut begitu”ucap siwon merajuk, “yaa…memang kenyataanya begitu kan hehe…maafkan aku siwonna, aku ini orang yang jujur”ucap donghae, “tsk tapi aku masih belum percaya diri untuk mendekatinya lebih jauh”ucapnya sambil meneguk wine, “kau harus percaya diri siwonna, kau sekarang berbeda dari yang dulu, aku yakin tak hanya kyuhyun tapi banyak yeoja dan namja yang terpesona padamu, kalau saja aku belum bersama donghae aku pasti memilihmu”donghae melotot mendengar ucapan kekasihnya itu.

“tsk, jangan marah hae aku hanya bercanda” wajah donghae kembali ceria, “meskipun kau tak setampan siwon aku tetap mencintaimu sayang” senyum donghae semakin lebar mendengar ucapan eunhyuk, dan tanpa menghiraukan siwon kedunya kembali berciuman, kali ini bukan hanya ciuman cinta tapi ciuman penuh nafsu, siwon hanya memutar bola matanya melihat sahabatnya itu berlovey dovey disembarang tempat.

Siwon mengalihkan pendangannya dari duo haehyuk, tatapannya terhenti pada seseorang yang baru saja memasuki ninght club itu, namja yang dipandanginya itu tak lain adalah kyuhyun, namja yang dia cintai semenjak junior high school, selama sekolah siwon menjadi pengagum rahasianya, kyuhyun yang terkenal dengan kepandaiannya dan wajah manis bak malaikat membuat siwon begitu mengaguminya, bisa dibilang kyuhyun adalah cinta pertamanya, namun siwon tak memiliki kepercayaan diri untuk mendekatinya, karena dia merasa tak sebanding dengan kyuhyun, siwon tidak begitu pandai, bertubuh gendut dan wajahnya juga dihiasi kacamata minus, berbeda dengan teman-temannya yang juga menyukai kyuhyun, mereka rata-rata berwajah tampan dan berprestasi dibidangnya.

Siwon terus memperhatikan kyuhyun yang duduk didepan bartender dari jauh, siwon menggelengkan kepala melihat toleransi kyuhyun terhadap alcohol yang cukup tinggi, karena dia melihat kyuhyun sudah menghabiskan beberapa gelas wine,  tak berapa lama kyuhyun terlihat mabuk berat, dia hampir saja jatuh namun sebuah tangan menangkap tubuhnya, siwon langsung berdiri dari duduknya dan menghampiri kyuhyun yang sepertinya sudah tidak mengingat sekitarnya, siwon semakin geram ketika namja yang menolong kyuhyun itu mulai menyentuh wajah orang yang dia cintai.

“ singkirkan tanganmu! Beraninya kau menyentuh kekasihku”ucap siwon menatap tajam namja didepannya itu, awalnya namja itu hendak melawan namun setelah melihat siapa yang dihadapinya, dia memilih pergi, siwon memeluk tubuh kyuhyun yang sudah tak sadarkan diri, didekapnya tubuh namja  manis itu dan membawanya keluar dari sana.

Tanpa berpamitan dengan sahabatnya, siwon keluar dengan membawa kyuhyun bersamanya.Tak lama kemudian mereka sudah sampai diapartemen siwon, dia rebahkan tubuh kyuhyun diranjang miliknya, dibukanya sepatu dan jas yang masih melekat pada tubuhnya lalu menarik selimut hingga dadanya, siwon mendudukkan dirinya disamping tempat tidur mengamati wajah cantik pujaannya itu.

Siwon berjalan menuju pintu, malam ini dia akan tidur dikamar tamu, namun dia menghentikan langkahnya lalu berbalik menatap kyuhyun yang masih terlelap, dengan langkah sedikit cepat dia kembali mendudukkan dirinya ditepi ranjang, perlahan dia dekatkan wajahnya sambil terus memandang bibir namja manis itu, tinggal beberapa centi saja bibirnya menyentuh bibir kyuhyun, bahkan siwon bisa merasakan deru nafas hangatnya, tapi dia memutuskan menggerakkan wajahnya keatas dan mengecup kening kyuhyun. “saranghae”bisiknya yang hanya bisa didengarnya saja, lalu diapun melangkah keluar menuju kamar tamu yang berada disebelah kamarnya.

.

.

.

Namja manis yang tidur di ranjang king size itu menggeliat tak nyaman, ketika wajahnya yang berkulit pucat itu terkena sinar matahari yang masuk melalui celah tirai,perlahan dibukanya matanya yang masih terasa berat, matanya beredar mengelilingi ruangan itu, awalnya dia hanya baisa saja namun ketika dirasanya tempat itu asing matanya langsung terbuka lebar dan bergegas bangun, namun kepalanya yang masih terasa berat membuatnya kembali merebahkan tubuhnya. “kamar siapa ini?”gumamnya, “aku dimana?”kyuhyun mencoba mengingat apa yang terjadi semalam, matanya sontak melebar ketika hal yang dia ingat terakhir kalinya adalah dia mabuk dan seseorang memeluknya lalu setelah itu dia tidak ingat apa-apa lagi.

Kyuhyun melihat keadaannya, dia bernafas lega ketika dia melihat pakaian yang semalam dipakainya masih melekat ditubuhya, sebelum kyuhyun sempat berpikir jauh, suara pintu membuatnya menoleh, kyuhyun terkejut ketika seorang pria masuk kedalam kamar, kyuhyun sedikit takut dia menundukkan kepalanya dan menggenggam selimut dengan erat.

“kau sudah bangun”tanya siwon mendekati ranjangnya, kyuhyun hanya mengangguk tanpa menoleh kearah siwon, namja tampan itu tersenyum, dia maklum dengan sikap kyuhyun, setiap orang pasti akan ketakutan jika dia tiba-tiba terbangun bukan berada dikamarnya sendiri. “semalam kau mabuk berat hingga tak sadarkan diri, aku tak tahu rumahmu jadi aku membawamu kemari”ucap siwon, kyuhyun mendongakkan kepalanya perlahan, dalam hatinya dia merasa kalau pria didepannya ini adalah orang yang baik, “gomawo….”kyuhyun menatap namja didepannya itu, “siwon…choi siwon, kalau kau ingat semalam kita bertemu ditempat parkir restaurant ‘claud7’ ketika kau menangis”ucapnya, kyuhyun mencoba mengingatnya lalu dia tersenyum.

“ah iya aku ingat, choi siwonssi terima kasih sudah membantuku 2 kali”ucapnya lembut, siwon menganggukan kepalanya, “untung saja aku datang cepat menghampirimu, jika tidak mungkin kau sekarang sudah bersama pria brengsek yang mencoba menyentuhmu”ucapan siwon sontak membuat kyuhyun terkejut, tidak bisa dia bayangkan apa yang terjadi jika siwon tidak menolongnya.

“jeongmal gomawo siwonssi, jika tidak ada kau entah apa yang akan terjadi”ucap kyuhyun dengan mata berkaca-kaca, siwon menghampirinya dan duduk berhadapan dengannya, “sudahlah, jangan kau pikirkan lagi yang penting sekarang kau baik-baik saja cho kyuhyun”, kyuhyun terkejut mengetahui kalau namja yang baru dikenalnya ini ternyata mengenalnya.

“kau mengenalku?apa kita pernah bertemu sebelumnya”tanya kyuhyun penasaran, “kau adalah cho kyuhyun, seorang namja manis popular dengan segudang prestasi, cantik dan menawan , siapa yang tak mengenalmu di ELF Junior High school”, kyuhyun menatap namja didepannya ini intens, dia coba mengingat wajah didepannya itu, namun nihil, tak terbersit satu namapun ketika dia mengamati wajah didepannya itu, mustahil jika dia sampai tidak mengenal namja yang terbilang sempurna dalam hal penampilan seperti namja didepannya itu, pasalnya kyuhyun adalah ketua organisasi disekolahnya dan pastinya dia mengenal namja yang bertipe seperti dia.

“maaf tapi aku tak mengingatmu” ucap kyuhyun menyesal, “aku tahu, pasti tidak ada yang mengingat namja biasa saja dan kuper sepertiku, bahkan teman sebangku denganku saja tidak mengingatku saat kami bertemu beberapa waktu yang lalu, tapi sudahlah hal itu tidak perlu diingat lagi, yang penting sekarang kita berteman kan”, “tentu saja, aku sangat senang berteman denganmu apalagi kau merupakan penolongku”kyuhyun tersenyum manis, senyum yang membuat jantung siwon berdetak lebih kencang.

Setelah makan siang bersama, siwon mengantarkan kyuhyun pulang keapartemennya, selama perjalanan mereka mengobrol tentang masa sekolah mereka, meski siwon sudah mengetahui tentang kyuhyun selama mereka sekolah ditempat yang sama, tapi  dengan senang hati siwon mendengarkan cerita kyuhyun, karena baginya suara kyuhyun terdengar merdu dan lembut di telinganya.

“aku sungguh berterima kasih padamu siwon, kau tak hanya menolongku kau juga mengantarku pulang, kalau kau butuh bantuanku kau bisa menghubungiku”ucap kyuhyun ketika mobil siwon sudah berada didepan gedung apartemen kyuhyun.

“ne..tapi bagaimana aku menghubungimu?”, kyuhyun menepuk dahinya “ah iya kenapa aku bisa lupa”dia buka dompetnya dan mengambil kartu nama “ini kartu namaku, kau bisa menghubungiku kapan saja”siwon menerima kartu nama dari kyuhyun. “kau seorang wedding organizer?”tanya siwon, kyuhyun mengangguk “tepat sekali, ehm kalau begitu aku masuk dulu ya, sampai jumpa”kyuhyun keluar dari mobil siwon, melambaikan tangan lalu berbalik bergegas masuk kedalam gedung apartemen.

Pertemuan yang singkat itu membuat hubungan mereka menjadi lebih dekat, siwon memang berencana mendekati kyuhyun dengan cara berteman terlebih dahulu, diawali dengan makan siang bersama dan dilanjutkan dengan pertemuan-pertemuan berikutnya, sepertinya trik siwon ini berhasil, karena sekarang kyuhyun sedikit bergantung padanya, bahkan siwon sudah dikenalkan kepada orang tuanya,

Saat ini siwon mengajak kyuhyun makan malam bersama dengan sahabatnya yang baru pulang dari jepang, keduanya memasuki sebuah restoran mewah yang berada di daearah myeongdong, dilihatnya dua orang sahabatnya itu sudah berada disana, “haii…apa kalian sudah menunggu lama”, duo haehyuk menatap siwon bersamaan lalu beralih menatap namja manis disebelahnya.

“haii juga.., ah kami juga baru datang, ayo duduklah”siwon dengan gentlenya menarik kursi untuk kyuhyun, donghae dan eunhyuk berpandangan dan tersenyum penuh arti, “kau kyuhyun kan?apa kau lupa padaku?”ketika siwon hendak mengenalkan mereka, donghae sudah memotongnya terlebih dahulu, kyuhyun mengamati namja didepannya itu intens “kalau aku tidak salah, kau donghae si kapten basket di ELF junior high school kan“donghae mengangguk mantap, “yup kau benar sekali, tsk ternyata aku popular juga yah hehe….”, “siapa yang tak mengenalmu kapten hae,  kau terkenal dikalangan yeoja dan juga namja , dan kalau aku tidak salah kau juga terkenal sebagai playboy kan”senyum donghae langsung menghilang mendengar kyuhyun menyebutkan salah satu julukannya disekolah dulu, “kau benar sekali, dia memang dikenal sebagai playboy “ucap eunhyuk dengan penekanan diakhir kalimatnya, “itu kan dulu sayang, sekarang kan aku sudah bersamamu dan aku sekarang berubah menjadi namja yang setia”.

“betul yang donghae bilang, dia memang namja setia, setia pada semua kekasihnya”ucap siwon yang langsung dibalas death glare oleh donghae, sedangkan eunhyuk langsung membuang muka. “yaa..choi siwon kau harus bertanggung jawab oeh…lihatlah my sweety bunny merajuk”kyuhyun dan siwon hanya terkekeh melihat dua orang didepannya itu. Tak mebutuhkan waktu yang lama bagi kyuhyun untuk beradaptasi dengan teman yang baru dikenalnya apalagi jika lawan bicaranya enak untuk diajak ngobrol, meski mereka satu sekolah ketika di junior high school tapi mereka bukan teman, hanya sekedar kenal saja.

Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 10 malam, merekapun sama-sama berpamitan pulang, eunhyuk dan donghae pulang ke apartemen mereka, sedangkan siwon mengantar kyuhyun pulang keapartemennya. “apa kau mau mampir untuk minum kopi sebentar?”tawar kyuhyun, “tentu saja, kalau tidak merepotkan”ucap siwon, “tentu saja tidak, kajja”. Mereka beriringan masuk kedalam gedung apartemen.

“kau tinggal disini sendiri?”tanya siwon dan dibalas anggukan oleh kyuhyun, namun detik berikutnya wajah kyuhyun berubah sendu,  “maaf apa aku salah bicara?”ucap siwon merasa tidak enak, kyuhyun tersenyum tipis dan menggelengkan kepalanya. “sebenarnya apartemen ini milikku dan kekasihku, kalau kau tanya mengapa aku memilih tetap berada disini, jawabannya aku juga tidak tahu, hanya saja aku merasa sudah menyatu dengan tempat ini, apartemen ini kami beli dengan uang kami sendiri, dari kami bekerja semenjak  masih sekolah disenior high school hingga kami kuliah  ”kyuhyun tersenyum sedih ketika mengingat kenangannya bersama kekasihnya.

“kau tahu…., kisah cinta semasa sekolah memang indah, berdua bermimpi tentang masa depan, dan membangun keluarga bahagia bersama anak-anak kami, kami mengumpulkan uang yang berasal dari jerih payah kami hingga cukup untuk membeli sebuah apartemen, kami bukannya berasal dari keluarga yang tidak mampu, bahkan orang tua seunghyun hyung kekasihku, adalah pemilik hotel Star9, hotel international yang memiliki cabang dibeberapa Negara, tapi kami bertekad untuk membelinya dengan uang kami sendiri, kami berdua bekerja disebuah café milik sahabat seunghyun tanpa sepengetahuan orang tua kami, ketika uang kami cukup untuk membeli sebuah apartemen kami berhenti bekerja dan fokus pada kuliah kami”lanjutnya.

“kami menempati apartemen ini  setelah kami bertunangan, hubungan kami hampir tanpa hambatan selama 5 tahun menjadi sepasang kekasih, namun keinginan indah kami harus pupus ketika seunghyun hyung meninggal dalam kecelakaan mobil tepat seminggu sebelum upacara pernikahan”setetes  air mata jatuh membasahi pipi kyuhyun.

“maaf aku telah membuatmu sedih”ucap siwon lalu menyodorkan sapu tangan, “aku tidak apa-apa, tidak perlu merasa bersalah”balas kyuhyun sambil meraih sapu tangan milik siwon. “kalau boleh aku bertanya, siapakah sepasang namja yang kau siram dengan air ketika didalam restaurant beberapa waktu yang lalu”tanya siwon hati-hati, kyuhyun sedikit terkejut mendengarnya “bagaimana kau tahu tentang kejadian itu apakah…” siwon menganggukkan kepalanya, “aku berada disana saat itu, bukan hanya aku tapi semua pengunjung melihatnya”.

“aku kehilangan control saat itu, emosiku tak bisa kukendalikan hingga hal itu yang terlintas dikepalaku”kyuhyun menghela nafas panjang, “mereka berdua adalah orang yang aku sayangi kekasihku changmin dan sahabatku kibum, kami bersahabat semenjak masa kuliah. Ketika senghyun hyun meninggal aku sungguh hancur, aku seperti kehilangan nyawa dan tak punya semangat hidup lagi, namun mereka selalu berada disampingku khususnya changmin, dia selalu ada setiap aku butuhkan hingga aku bisa sedikit melupakan kesedihanku, changmin orang yang humoris, ada saja kelakuan dia yang membuatku bisa melupakan masalahku, dia juga perhatian padaku, aku merasa nyaman berada didekatnya. Semakin lama hubungan kami semakin dekat, hingga benih-benih cinta itu muncul, suatu hari aku menyatakan perasaanku padanya dan aku bahagia karena mengetahui kalau dia juga memiliki perasaan yang sama denganku, kami pun mengikrarkan diri menjadi sepasang kekasih”.ucap kyuhyun.

“tapi ternyata mereka berdua menusuku dari belakang, mereka menjalin cinta dibelakangku, jika saja aku tak memergoki mereka yang berciuman di dalam kamar, mungkin mereka terus menyembunyikannya dariku, andai saja mereka jujur padaku aku tak akan menghalangi mereka, aku bukanlah orang yang suka memaksakan kehendak, jika changmin sudah tidak mencintaiku lagi aku akan melepasnya, atau memang sebenarnya apa yang dikatakan kibum benar, changmin hanya kasihan padaku, dia tak tega menolakku ketika aku menyatakan cinta padanya, aku sungguh menyedihkan kan, seolah-olah selama ini aku mengemis cinta padanya”mata kyuhyun berkaca-kaca, siwon berjalan menghampiri kyuhyun, perlahan siwon membawa kyuhyun kedalam pelukannya, kyuhyun membiarkan tubuhnya berada dalam pelukan siwon, saat ini dia memang membutuhkan sandaran.

“menangislah kyu, menangislah sepuasnya malam ini, kuharap ini terakhir kalinya kau merasakan kesedihan, aku akan membantumu melupakan kepahitan masa lalumu, aku disini beramamu kyu”ucap siwon sambil mengusap punggung kyuhyun, memberikan ketenangan. Cukup lama kyuhyun menangis dalam pelukannya, hanya menangis hingga lama-kelamaan tangisan kyuhyun tak terdengar lagi berganti dengan dengkuran halus.

Siwon merebahkan tubuh kyuhyun diranjangnya, ditariknya selimut hingga sebatas dada, perlahan tangan siwon membelai rambut kyuhyun, dipandanginya wajah cantik yang selalu membuatnya terpesona itu, “aku berjanji kyu, aku akan menjagamu dan selalu berada disampingmu”ucap siwon pelan lalu mencium kening kyuhyun  sebelum dia keluar dari kamar.

Semakin hari hubungan siwon dan kyuhyun semakin dekat, mereka sering keluar bersama dan berjalan-jalan diakhir pekan , meski terkesan seperti kencan dengan hubungan tanpa status tapi mereka berdua menikmatinya, bahkan kyuhyun tak sungkan bergelayut manja dilengan disiwon, dia nampak begitu nyaman berada didekatnya, terkadang jika siwon sedang tidak sibuk dia akan menemani kyuhyun menemui kliennya, bahkan dia merekomendasikan beberapa temannya yang akan menikah untuk menggunakan jasa wedding organizer milik kyuhyun, seperti saat ini mereka sedang bersama teman siwon seorang desainer terkenal yang akan menikah dan memerlukan jasa wedding organizer.

“baiklah kami setuju dengan apa yang kau tawarkan, upacara pernikahan ditepi pantai memang impianku sejak lama, bagaimana menurutmu honey”tanya jaejong seorang desainer muda terkenal di korea pada calon suaminya seorang actor terkenal jung yunho.

“aku menyukai apapun yang kau suka sayang, upacara pernikahan di tepi pantai bagus juga”ucap yunho sambil mengecup bibir kekasihnya itu, namun tak berhenti disitu kecupan yunho berganti dengan ciuman mendalam, membuat dua orang didepannya mengalihkan pandangan.

Siwon hanya memutar bola matanya, “yaa!kalian ini sama saja dengan donghae dan eunhyuk sama-sama tidak tau tempat untuk bermesraan”, yunho dan jaejong melepas ciuman mereka, senyum miring terpatri dibibir jaejong, “makanya kau cepat cari pasangan, kalau kau sudah memiliki kekasih aku yakin kau akan melakukan hal yang sama seperti kami”ucap jaejong,

 “aku sungguh salut padamu siwonna, padahal kau tampan dan kaya tapi hingga sekarang aku belum pernah mendengar kau  berpacaran “timpal yunho, kyuhyun sedikit terkejut dengan ucapan yunho, lalu beralih menatap siwon, “benarkah itu siwon?”tanyanamja manis itu, siwon mengangguk gugup lalu beralih menatap yunho. “aku hanya berpacaran dengan orang yang aku cintai saja, dan sampai sekarang aku tak bisa mengalihkan hatiku kepada cinta pertamaku”.

“wah beruntung sekali orang itu siwon, dia pasti akan bahagia jika mengetahui kau mencintainya begitu dalam”ucap kyuhyun, “benarkah?benarkah dia akan bahagia?”kyuhyun mengangguk menjawab pertanyaan siwon, “tentu saja”senyum siwon semakin lebar mendengar ucapan kyuhyun, ‘kuharap yang kau katakan benar kyu karena orang yang kumaksud adalah dirimu’batin siwon.

.

.

.

Tak terasa hampir 6 bulan mereka menjalin pertemanan, kyuhyun semakin nyaman berada disamping siwon, dulu dia pernah merasakan perasaan seperti ini, ketika dia bersama choi seunghyun, tapi kyuhyun tak mau gegabah mengartikan perasaannya kali ini, dia takut menyalah artikan sikap siwon kepadanya, karena masih jelas di ingatannya kalau siwon sangat mencintai cinta pertamanya, bagi kyuhyun memilki siwon sebagai temannya itu sudah cukup dia tidak mau berharap lebih, dia takut terluka untuk kedua kalinya.

Hari ini siwon mengajaknya makan malam, kadang kyuhyun heran dengan siwon, namja tampan itu adalah seorang CEO perusahaan otomotif yang terbesar dikorea, melihat posisinya pastilah dia orang yang sangat sibuk, tapi kenapa dia sering mengajak kyuhyun makan siang bersama dan terkadang dia ikut membantu pekerjaannya, dan lagi-lagi kyuhyun tak mau menyalah artikan perhatian siwon, meski dia merasa bahagia jika siwon selalu berada didekatnya.

Bel pintu berbunyi, kyuhyun berjalan sedikit cepat untuk membukanya, namja manis itu nampak tercengang melihat penampilan namja didepannya itu yang tak lain adalah siwon. Malam ini siwon terlihat berbeda,  kemeja biru laut dengan lengan yang ditekuk hingga siku dan jeans berwarna hitam,rambutnya yang biasanya berwarna hitam kini berubah menjadi blonde  membuatnya terlihat segar dan lebih muda.

“kau tidak mempersilahkan aku masuk?”ucap siwon menyadarkan kyuhyun dari lamunannya, “a..ah iya masuklah siwon”kyuhyun terlihat gugup, “duduklah sebentar, aku ganti baju dulu”siwon hanya mengangguk lalu mendudukkan diri disofa.

“kita pergi sekarang?”siwon berbalik kearah sumber suara, kali ini siwon yang tercengang melihat kyuhyun yang juga tampil berbeda malam ini, namja manis itu memakai kemeja berwarna baby blue dengan jeans hitam ,  membuatnya terlihat imut.

“siwon?”kyuhyun melambaikan tangannya didepan namja tampan itu ,” a..ah i..iya kyu..”ucap siwon gagap karena terpesona dengan keimutan namja manis itu.”ehmm…kyu ngomong-ngomong, bukankah kita sekarang seperti sepasang kekasih yang memakai pakaian couple”goda siwon.

“a…apa?benarkah”ucap kyuhyun lalu bergantian melihat pakaian yang dipakainya dan dipakai siwon, “kalau begitu aku ganti baju dulu”ucap kyuhyun ketika menyadari ada kesamaan pakaian yang mereka kenakan.

“tidak usah, aku suka jika kita berpakaian seperti ini”ucap siwon, “tapi nanti orang-orang mengira kita adalah sepasang kekasih siwon”ucap kyuhyun, “tidak masalah menurutku kyu, tapi jika kau keberatan ya terserah kau saja”siwon menatap kyuhyun sekilas lalu berbalik.

Entah mengapa dia merasa siwon terlihat kecewa ketika dia akan mengganti pakaiannya, “ah sudahlah, tidak masalah apapun orang bilang, ayo kita berangkat sekarang”ucapan kyuhyun membuat wajah siwon kembali ceria.

Kali ini siwon mengajak kyuhyun kesebuah restoran mewah, dia memilih berada dilantai dua, dengan tempat duduk menghadap pemandangan kota seoul di malam hari, untunglah kali ini restoran tidak begitu ramai. Mereka tampak terlihat seperti sepasang kekasih yang sedang berkencan, terkadang mereka sama-sama tertawa ditengah obrolan, setiap orang yang memandang mereka pasti berpikiran kalau mereka sepasang kekasih.

“kau ini kyu, kalau makan masih seperti anak kecil saja “ucap siwon lalu dia mencoba menghapus sisa saos pasta diujung bibir kyuhyun, ketika jemari itu menyentuh ujung bibir kyuhyun, tiba tiba detak jantung kyuhyun berdetak lebih kencang, keduanya saling menatap masih dengan jari siwon yang belum beranjak dari sana.

Seorang pelayan yang membawa desert kemeja mereka menyadarkan keduanya, si pelayan tersenyum simpul melihat tamu mereka bersikap awkward seperti itu, siwon yang mengalihkan pandangan kearah lain dan kyuhyun yang menunduk dengan wajah sedikit memerah.

“maaf tuan jika saya mengganggu, nah sekarang silahkan anda  lanjutkan kembali”ucap sipelayan kemudian pergi. Setelah sipelayan itu pergi suasanan canggung masih terasa, keduanya sama-sama diam menikmati desert mereka hingga selesai.

“kyu aku ingin mengatakan sesuatu padamu”ucap siwon memecah keheningan, kyuhyun mengangkat kepalanya menatap siwon, menunggu namja tampan itu melanjutkannya, siwon berdehem sebentar lalu menghela nafas panjang, mencoba menetralkan debaran jantungnya yang semakin menggila.

“aku…..aku…ehmm…”nada bicara siwon terdengar gugup, kyuhyun mengerutkan keningnya melihat tingkah siwon. Namja tampan itu berdehem sekali lagi untuk mengatasi kegugupannya, “aku…menyukaimu…ah bukan …..aku…mencintaimu”ucap siwon mantap dengan menatap tepat di mata indah namja manis itu. Kuhyun terkejut mendengar ungkapan siwon, setelah beberapa lama terdiam akhirnya kyuhyun tersenyum tipis lalu menunduk, siwon menatap tak mengerti sikap yang diperlihatkan kyuhyun.

“apa kau bercanda siwon?kalau iya tolong jangan bercanda tentang hal seperti ini”ucap kyuhyun lirih dan tersenyum sedih, siwon semakin tak mengerti dengan apa yang dikatakan kyuhyun, “apa maksudmu kyu?aku tidak bercanda, aku mengatakan yang sejujurnya padamu, aku benar-benar mencintaimu, semenjak aku melihatmu pertama kali”ucap siwon serius.

Kyuhyun menghela nafas panjang, “sudah aku bilang jangan bercanda siwon”ucap kyuhyun sedikit meninggi, “aku tidak bercanda kyu, bagian mana perkataanku yang menurumu hanya sebuah candaan”balas siwon juga dengan nada sedikit meninggi, “kalau begitu kau adalah seorang pembohong”kali ini kyuhyun menatapnya tajam, “apa??”siwon semakin tak mengerti ucapan kyuhyun.

“kau bilang kau menyukaiku, mencintaiku semenjak pertama melihatku?”tanya kyuhyun sekali lagi dan dibalas anggukan mantap oleh siwon, kyuhyun berdiri dari duduknya “cih, tak kusangka kau sama saja dengan namja-namja lain, yang suka mempermainkan perasaan orang”siwon terkejut mendengar ucapan kyuhyun, “apa maksudmu kyu?aku….”ucapan siwon terhenti ketika kyuhyun bersiap pergi, “sudahlah, aku tak mau mendengar dan menjelaskan apapun, terima kasih atas makan malamnya, selamat tinggal” kyuhyun berjalan meninggalkan siwon yang masih belum bisa mencerna ucapan kyuhyun.

Siwon berjalan tergesa keluar restoran, matanya bergerak – gerak mencari keberadaan orang yang dicintainya itu, namja tampan itu berlari menuju seorang namja yang memakai baju berwarna baby blue  hendak memasuki taksi.

Sreet

Belum sempat kyuhyun masuk kedalam taksi, siwon sudah mencekal lengannya, dengan nafas terengah siwon menatap tajam kyuhyun yang memaksa melepaskan diri darinya. Dengan sekali tarikan tubuh kyuhyun langsung terhuyung kebelakang, lalu siwon menutup dengan keras pintu taksi “pergilah ahjussi , kekasihku tidak jadi menaiki taksi anda”ucap siwon dan memberikan beberapa lembar uang kepada sisopir taksi lalu menyuruhnya pergi.

“jangan seenaknya saja choi, aku bukan kekasihmu”ucap kyuhyun sambil terus melepas tangan siwon, namun kekuatannya tak sebanding dengan siwon, namja tampan itu semakin mengeratkan cengkeramannya membuat kyuhyun merintih, “akh…sakit”lirih kyuhyun, spontan siwon melepas cengkeramannya, dan wajahnya terlihat menyesal ketika melihat lengan kyuhyun memerah.

“maaf…”ucap siwon, kyuhyun membuang nafasnya kasar dan menatapnya tajam , detik berikutnya tanpa berbicara apapun namja manis itu berbalik dan melangkah pergi, siwon mengusap wajahnya kasar lalu kembali berlari mengejar kyuhyun.

“ada apa lagi?”ucap kyuhyun ketika siwon menghalangi jalannya, “aku minta maaf jika membuatmu marah, tapi aku mohon jelaskan apa maksudmu berkata seperti itu, kau bilang aku pembohong?”

“memangnya kata apa lagi yang tepat untuk orang yang mengatakan suatu kebohongan?”jawab kyuhyun emosi, “kebohongan apa yang kukatakan kyu, katakan!”siwon juga tidak bisa menahan emosinya.

“kau….kau bilang mencintaiku”ucap kyuhyun tanpa mengurangi nada tinggi suaranya, “itu benar, aku sangat mencintaimu kyu”ucap siwon lembut, “bohong”, siwon menggeram menahan emosi, “kenapa kau mengatakan aku berbohong cho kyuhyun?”, “kau bilang kau mencintaiku tapi kau mengatakan sendiri kalau kau tak bernah bisa berpaling dari cinta pertamamu sampai kapanpun choi siwon, bukankah itu sebuah kebohongan”kyuhyun terengah setelah berteriak didepan siwon, ada rasa sakit dihatinya ketika dia mengingat kalau ternyata siwon sangat mencintai cinta pertamanya.

Siwon menghela nafas lega dan tersenyum, harapannya sepertinya akan tercapai. Siwon menghampiri kyuhyun hingga mereka kini berhadapan. “ke..kenapa kau tersenyum seperti orang bodoh choi?”kyuhyun gugup ketika siwon memandangnya intens, namja manis itu memilih membuang muka.

Jemari siwon menyentuh dagu kyuhyun dan menariknya hingga wajah mereka kembali berhadapan. “aku tidak pernah berbohong kyu, aku sangat mencintai cinta pertamaku, namanya selalu memenuhi ruang hatiku, sejak pertama aku melihatnya sudah aku putuskan untuk memberikan hatiku untuknya”ucap siwon lembut, siwon melihat sorot kesedihan dan kekecewaan di mata namja manis didepannya itu

“lalu kenapa kau menyatakan cinta padaku?apa kau ingin membuatku terlihat seperti orang bodoh”ucap kyuhyun lirih, siwon kembali tersenyum, kali ini dia yakin cintanya akan bersambut.

“kau tahu kyu, kadar cintaku semakin bertambah padanya, aku semakin dan semakin mencintainya, dan kuharap dia juga merasakan hal yang sama padaku”

“kalau begitu aku ucapkan selamat, semoga kalian bahagia” kyuhyun hendak melepaskan tangan siwon dari dagunya, namun siwon semakin memegangnya erat.

“apa kau tidak ingin tahu siapa dia?”tanya siwon lembut, “tidak…tapi baiklah, katakan padaku siapa dia agar aku dapat memberikan ucapan selamat kepada kalian berdua, semoga kau dan…..”.

 “cho kyuhyun”.

 “ya semoga kau dan cho kyu….eh” kyuhyun membelalakkan matanya ketika menyadari siapa yang siwon sebut. Siwon tersenyum dan mengangguk.

“cho kyuhyun, cinta pertamaku adalah cho kyuhyun seorang namja manis…ah tidak lebih tepatnya cantik, seorang pekerja keras, baik dan berhati lembut. Selama lebih dari 10 tahun aku menyimpan cinta ini, ketika aku melihatmu pertama kali aku sangat yakin kalau kaulah jantung hatiku, aku menjaga hati ini agar tidak ternoda, karenanya biarpun banyak namja ataupun yeoja cantik yang menghampiriku, aku selalu menolaknya, karena aku yakin kau tercipta untukku, meski tak didunia ini mungkin di kehidupan selanjutnya”mata kyuhyun berkaca-kaca mendengar ucapan siwon, tak disangkanya ada orang yang mencintainya begitu dalam.

“aku berharap kau memiliki perasaan yang sama denganku, tapi jika tidak aku tidak akan memaksamu, melihatmu bahagia saja itu sudah cukup bagiku”ucap siwon tulus, mata mereka saling menatap, saling menyelami arti dari tatapan itu.

Siwon tersenyum sedih, mereka terdiam cukup lama namun tak ada sepatah katapun keluar dari bibir plum namja manis itu, sepertinya siwon terlalu percaya diri . Siwon melepaskan tangannya namun sekian detik tangannya digenggam oleh kyuhyun dan meletakkan telapak tangan siwon ke pipinya, namja tampan itu terkejut tak mengerti sikap kyuhyun, pasalnya namja manis itu masih saja tak mengeluarkan suara.

“jangan kau lepas, kumohon”lirih kyuhyun sambil menatap siwon. “tetaplah disampingku, because I think I’m in love with you”siwon tercengang mendengar kata yang keluar dari bibir kyuhyun, “aku tak tahu, sejak kapan aku merasakannya tapi setiap bersama denganmu aku merasa nyaman dan terlindungi, dan jika jauh darimu aku merasa rindu, terkadang terbersit kata kalau aku mencintaimu, tapi segera aku hilangkan karena aku takut terluka lagi, aku takut ditinggal lagi, aku takut……”siwon meraih tubuh kyuhyun dan memeluknya erat, air mata kyuhyun yang menggenang tumpah sudah membasahi bahu siwon.

“tidak…tidak kyu…jangan pernah berpikir aku akan meninggalkanmu, kau segalanya untukku , aku mencintaimu sayang, aku sungguh mencintaimu kyu, kumohon jangan ragukan diriku”kyuhyun mengangguk pelan dalam pelukan siwon.

Tak lama kemudian siwon melepaskan pelukannya, jemarinya terangkat untuk menghapus air mata pujaannya itu, “ I love you baby “, kyuhyun menatap mata siwon, mencoba menyalurkan perasaanya lewat tatapan itu, “ I love you too siwonnie “, tanpa terasa deru nafas mereka semakin beradu dan tak lama kemudia keduanya menutup mata, bibir keduanya bertemu, saling merasakan cinta yang tersalurkan lewat ciuman.

Ciuman mereka terlepas, keduanya saling melempar senyum, siwon mendekatkan wajahnya lalu mencium kening kyuhyun lama, “terima kasih sayang, I love you , saranghae , ti amo, aku mencintaimu”. Keduanya kembali berpelukan kali ini dengan senyum bahagia yang terpatri dibibir keduanya.

.

.

.

Siwon mengulurkan tangan kirinya dan disambut kyuhyun, kedua jemari mereka saling bertaut. “ayo baby kita pulang” ucap siwon yang dibalas anggukan oleh kyuhyun. Keduanya berjalan menyusuri trotoar  dengan bergandengan tangan, “oh iya siwonnie, sebenarnya dari dulu aku masih penasaran dengan satu hal”tanya kyuhyun, “apa itu?”siwon menolehkan kepalanya.

“meskipun aku memiliki daya ingat yang tak begitu bagus, tapi aku merasa tak pernah melihatmu bersekolah di ELF junior high school?apalagi dengan wajahmu yang tampan dan memiliki tubuh proporsional pastinya kau menjadi idola disana, tapi yang aku tahu idola sekolah saat itu adalah kapten basket lee donghae” tanya kyuhyun penasaran.

“aku akan mengatakan sebuah rahasia padamu, tapi kau jangan terkejut ya”kyuhyun hanya menganggukan kepalanya.

“apa kau pernah mendengar seorang namja gendut dibully di kamar mandi sekolah?”kyuhyun terlihat berpikir mencoba mengingatnya, “kalau tidak salah, waktu itu dia kunci dikamar mandi seharian sampai dia jatuh pingsan?”siwon mengangguk, “aku pernah mendengar hal itu, tapi aku tidak tahu dia siapa?”ucap kyuhyun lagi, “namja itu adalah aku”kyuhyun menutup mulutnya tak percaya.

“dulu aku bertubuh gendut, memakai kacamata minus dan berwajah biasa saja, teman sekelasku sering membullyku namun aku diam saja, aku takut jika aku melaporkan masalah itu kepada ayahku, bisa dipastikan aku akan langsung disekolahkan diluar negri, jika itu terjadi aku tak akan bisa lebih lama menikmati wajah manismuHingga suatu hari mereka menemukanku pingsan di kamar mandi dengan tangan terikat dan mulut ditutup kain, ayahku marah besar dan meminta pihak sekolah bertanggung jawab, atau dia akan mengatakan kepada media tentang kejadian itu, kau tahu ayahku sangat berpengaruh di negeri ini , jika dia mau dia bisa saja menutup sekolah kita. Seluruh staff sekolah memohon padanya dan akupun juga memohon pada ayahku untuk menghentikan keinginannya, dia menyetujuinya tapi dengan syarat aku harus mau bersekolah di inggris dan menyelesaikan kuliahku disana” ucap siwon

“namun ketika aku baru keluar dari bandara, kejadian tak terduga menimpaku, aku mengalami kecelakaan, mobil yang aku tumpangi di tabrak oleh truk pengangkut buah, mobil kami terbalik dan terbakar, sopir kim meninggal seketika sedangkan aku mengalami luka yang sangat parah, hampir sebagian wajah dan tubuhku mengalami luka bakar serius, aku sempat koma 5 hari namun tuhan masih sayang padaku, melihat wajah dan beberapa bagian tubuhku yang rusak, orang tuaku memutuskan agar aku melakukan operasi plastic, dan sekarang kau lihat sendiri, inilah hasil operasi plastic yang aku lakukan beberapa tahun yang lalu”ucap siwon sambil menaikkan kedua bahunya.

“ya tuhan, aku tak menyangka kau telah mengalami masa sulit siwonnie, aku berterima kasih pada tuhan karena kau masih diberi umur panjang, dan bisa berdiri disampingku sekarang”

“semua karenamu kyu, kaulah penyemangat hidupku, hanya dengan melihat fotomu yang ada dalam buku tahunan yang aku minta dari pihak sekolah, aku terus bertahan”mata kyuhyun kembali berkaca-kaca, dia merasa terharu dan juga bersyukur, tuhan akhirnya mempertemukan mereka, namja manis itu semakin yakin kalau namja didepannya ini adalah yang terbaik untuknya.

“terima kasih siwonnie kau tetap bertahan, aku semakin yakin kalau kau yang terbaik untukku, saranghae siwonnie” kyuhyun mengecup bibir siwon, lalu dia berikan senyuman terbaik untuk kekasihnya itu.

“nado saranghae babykyu “ siwon memeluk tubuh kyuhyun erat.

Keduanya berpelukan ditepi jalan yang sepi, dengan latar belakang pohon-pohon maple dengan daun yang berguguran, dihiasi langit malam yang cerah dengan bintang-bintang yang nampak indah.

END.

.

Klik di sini jika ini FF favorit kalian ^^

Advertisements

22 thoughts on “[FF Kontes] I Think.. I’m In Love

  1. I think, i’m fallin in love with this ff. . mueheeehee. .

    Idup kyu emang miris yak, ditinggal seunghyun, di khianatin changbum, kurang miris apa coba???
    Kkk~
    Tp akhirnya kyu bsa breng won yg cinta dy dunia akherat *lebay*
    A perpect happy end. . 👍👍👍

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s