Posted in Brothership, Comfort, FF Kontes, Genre, Oneshoot, Romance, WonKyu Story

[FF Kontes] Miracle Of Thousands Paper Cranes

IMG_42838139997672

MIRACLE OF THOUSANDS PAPER CRANES
Author : indyloveskyu203
Main Cast : Cho Kyuhyun (Yeoja)
Choi Siwon
Genre : GS, Romance, Comfort
Rate : PG 13
Summary :
Kisah ini mengharukan sekaligus menggemaskan. Dengan membuat seribu bangau kertas, dapatkah mengabulkan sebuah permohonan untuk menyembuhkan sakit seorang sepupu?. Atau malah membuat seseorang kehilangan orang yang sangat di sayangi dan dicintai?

****Wonkyu****

Seribu bangau kertas yang dibuat secara sunguh-sungguh dengan sepenuh hati disertai rasa kasih sayang yang tulus akan membawa kesembuhan kepada seseorang dari penyakitnya. Itu hanya sebuah dongeng kanak-kanak yang susah untuk dibuktikn kebenarannya. Apalagi di era modern seperti saat ini. Tapi Kyuhyun mempercayainya, sama seperti ia mempercayai adanya mukjizat.

“Haahhh…… Gila kau, Kyunie!. Apa Oppa tidak salah dengar? Sudah jadi mahasiswi semester tiga tetapi masih mempercayai cerita dongeng kanak-kanak. Seperti anak kecil yang masih sekolah Taman Kanak-kanak saja,” ujar Heechul menggelengkan kepalanya tak habis mengerti dengan perilaku dan pemikiran sepupu cantiknya sambil mendorong kursi rodanya ke tepi jendela.

“Dengar ya Chullie Oppa!. Apapun akan aku lakukan jika itu bisa membuat Oppa segera sembuh dari sakitmu. Apapun itu, Oppa. Aku sayang menyanyangimu, Oppa. Apakah Oppa tak ingin segera sembuh?” tanya Kyuhyun sungguh-sungguh sambil memandang Kim Heechul, sepupunya.

“Tapi…..?”

“Hanya seribu bangau kertas saja, Oppa,” ucap Kyuhyun serius memotong perkataan Heechul.

“Kyunie…, sepupu Oppa yang cantik, imut dan manis, menurut perhitungan yang ada di dalam buku dongeng, kamu hanya punya waktu selama tiga puluh hari saja untuk membuat seribu bangau kertas itu, sayangku. Tiga puluh hari. Tidak kurang dan tidak lebih,” keluh Heechul dengan penuh penekanan pada kalimat yang diucapkannya sambil menatap wajah Kyuhyun yang sangat serius .

Tanpa banyak bicara, Kyuhyun mengambil kalkulator yang berada di dalam laci belajar Heechul lalu menekan tombol-tombol yang ada dengan mimik muka serius serta mengguman tidak jelas. Entah apa yang diucapkannya. Heechul tidak dapat mendengarnya.

“Lihat, Oppa!. Jika aku membuat bangau kertas sebanyak tiga puluh tiga buah dalam sehari maka akan terkumpul sebanyak sembilan ratus lima puluh tujuh bangau kertas pada hari kedua puluh sembilan. Hari ketiga puluh hanya tinggal membuat empat puluh tiga buah bangau kertas lagi. Aku sangat yakin, Oppa, aku pasti bisa membuat seribu bangau kertas dalam waktu tiga puluh hari,” ujar Kyuhyun dengan memasang mimik wajah yakin dan tersenyum lebar ke arah Heechul. Heechul hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya karena tidak merasa yakin bahwa Kyuhyun, sepupu tersayangnya akan mampu menyelesaikan seribu bangau kertas itu, karena Heechul sudah hafal dan faham betul dengan sifat serta kebisaaan Kyuhyun yang angin-anginan dan sering merasa bosan secara tiba-tiba.

“Kyunie…..,”

“Ssssttttt, just wait and see. Okey!. Pokoknya Oppa tenang saja. Tidak usah memikirkan apa-apa. Aku mau pulang dulu ya, mau memulai membuat bangau kertasnya hari ini. Bye, Oppa!. Fighting!!!” seru Kyuhyun memotong perkataan Heechul sambil berjalan keluar dari kamar Heechul.

Heechul hanya bisa menghela nafas panjang dan dengan berat hati menghembuskannya ketika mendengar deru mobil Kyuhyun meninggalkan halaman rumahnya.

****Wonkyu****

Siwon ternganga, mulutnya benar-benar ternganga ketika dengan tiba-tiba Kyuhyun datang ke rumahnya. Cowok ganteng ini yang merupakan tetangga Kyuhyun karena rumah mereka bersebelahan alias berdekatan dengan rumah Kyuhyun bertambah bingung dan akhirnya malah bengong setelah mengetahui maksud kedatangan Kyuhyun ke rumahnya. Sejak awal mereka bersahabat, Siwon sudah hafal dan paham dengan sifat Kyuhyun yang selalu hobi membuat kejutan dan rencana-rencana ajaib. Tapi, hari ini tetap saja Siwon bingung karena terkejut.

“Apa aku tidak salah mendengar?. Kamu mau meminjam buku seni melipat kertas milik Jiwon?. Serius??” tanya Siwon terdengar tak yakin. Dia memandang raut wajah Kyuhyun dengan sungguh-sungguh sampai Kyuhyun yang dipandanginya merasa risih, kikuk dan salah tingkah. Bagaimana Siwon tidak merasa terkejut dan heran, Jiwon itu kan keponakan Siwon yang masih duduk di kelas dua Sekolah Dasar.

“Wonnie!!!”
“Kamu serius mau meminjam buku Jiwon?. Keponakanku yang masih kelas dua SD?” tanya Siwon lagi sambil memandang Kyuhyun tak yakin.

Tsk, Kyuhyun sungguh merasa sebal dan jengkel sekali melihat raut wajah Siwon yang mendadak menjadi jelek dan bodoh menurut Kyuhyun. Tanpa permisi dan berkata sepatah kata pun, Kyuhyun langsung membalikkan badannya dan segera melangkah pergi dari rumah Siwon. Siwon merasa tidak enak hati melihat Kyuhyun yang bersiap pergi dari rumahnya.

“Hei, Kyunie, kamu marah ya?. Baru begitu saja kamu sudah marah. Wajahmu akan menjadi jelek nanti kalau marah. Sebentar, aku ambilkan buku yang mau kamu pinjam!” seru Siwon panik dan bergegas masuk ke kamar Jiwon untuk mengambil buku yang di maksud oleh Kyuhyun. Kyuhyun tersenyum kecil sambil menyunggingkan smirk andalannya melihat Siwon yang tergesa-gesa masuk ke dalam rumah untuk mengambilkan buku yang ingin dipinjamnya. Kyuhyun tidak akan pernah bisa menahan marah terlalu lama terhadap Siwon yang baik hati sebagai sahabatnya. Siwon memang sahabat yang paling mengerti dirinya.

“Ini bukunya. Tidak biasanya kamu pinjam buku Jiwon. Buat apa, sih?” tanya Siwon penasaran sambil menyerahkan buku itu kepada Kyuhyun.

“Hmmmmm…. Buat apa ya?. Kasih tahu tidak ya?. Kamu mau tahu saja nich,” ujar Kyuhyun.

“Yak!!!. Sudahlah, kalau tidak mau memberitahu. Eh, Kyunie, besok kita pergi nonton, yuk!. Ada film baru dan sepertinya seru,” ajak Siwon.

“Maaf, Wonnie. Aku mau sekali jika kita pergi nonton film, akan tetapi aku ada urusan yang tidak bisa di tunda lagi besok. Biasaa…. Ada bisnis,” jawab Kyuhyun sambil berlari kecil menuju rumahnya, meninggalkan Siwon yang kebingungan mendengar perkataannya tadi.

****Wonkyu****

“Huuufffhhhh………., akhirnya aku bisa juga membuat bangau kertas ini. Penat sekali. Badan serasa mau rontok,” ucap Kyuhyun seraya meluruskan kedua lengannya ke atas dan menarik nafas lega. Akhirnya Kyuhyun berhasil membuat bangau kertas walau hanya sebuah setelah hampir tiga jam berperang dengan kertas origami dan buku seni melipat kertas milik Jiwon. Sejak pulang dari rumah Siwon, Kyuhyun langsung masuk ke dalam kamar dan dengan tekun berusaha membuat bangau kertas. Berlembar-lembar kertas origami dia habiskan sampai melupakan makan malam meski hasilnya hanya satu buah bangau kertas yang berhasil dia buat. Kyuhyun tidak peduli, yang penting dia berhasil membuat bangau kertas. Ya, Bangau kertas. Susah kalau sudah ada maunya, Kyuhyun akan berusaha mati-matian untuk melakukannya, tidak peduli dengan apapun. Maju terus pantang mundur.

Teman-teman satu kampus Kyuhyun yang kost di rumah Kyuhyun karena rumah Kyuhyun menyewakan jasa kost mahasiswi putri, terheran-heran dengan perubahan sikap Kyuhyun walau sebagian dari mereka merasa maklum dan faham dengan sifat dan sikap Kyuhyun. Kyuhyun yang biasa ceria, jahil, cerewet tapi baik hati berubah menjadi Kyuhyun yang lebih tenang, kalem, sabar dan tekun setelah mulai membuat bangau kertas. Teman-teman Kyuhyun merasa kesepian karena tidak mendengar suara riang Kyuhyun, tetapi mereka memahami dan tidak mau mengganggu Kyuhyun.

Heechul hanya bisa terdiam dan tertegun saat diundang makan malam di rumah Kyuhyun karena secara tidak sengaja ia menemukan bangau-bangau kertas di kamar Kyuhyun. Heechul teringat percakapan mereka seminggu yang lalu. Heechul sudah melupakan tentang bangau kertas tersebut karena sejak semula ia merasa yakin bahwa perkataan Kyuhyun itu tidak serius dan hanya main-main. Hanya untuk membesarkan hati dan memberikan harapan kepada Heechul. Tetapi hari ini ketika ia melihat kesungguhan dan keteguhan hati Kyuhyun, cowok yang biasanya kalem dan tabah itu menjadi terharu. Kyuhyun serius dengan kata-katanya. Heechul mengucapkan kata terima kasih dengan penuh rasa haru dan terbata-bata atas usaha yang telah Kyuhyun lakukan untuk kesembuhannya. Kyuhyun hanya bisa memeluk Heechul dan mengangguk-anggukkan kepalanya. Terlihat menggemaskan.

Sebenarnya, jika mau jujur, Kyuhyun sudah mulai merasa malas dengan acara mari membuat bangau kertas. Kebisaaan buruk Kyuhyun yang mudah bosan mulai kembali. Kyuhyun hanya membuat bangau kertas sebanyak dua puluh buah dalam sehari, itu juga pada saat Kyuhyun sedang tidak ada kegiatan atau kuis di kampus. Melihat mata Heechul yang berkaca-kaca dan suaranya yang tersendat-sendat menahan rasa haru karena senang membuat Kyuhyun tidak tega dan tidak sanggup menyakiti hati Heechul. Kyuhyun bertekad sepenuh hati bahwa ia akan meneruskan membuat bangau kertas sampai mencapai seribu buah, demi Heechul. Demi kakak sepupunya yang sangat disayanginya.

****Wonkyu****

Kyuhyun POV

“Kyunie jelek…., satu jam aku menunggumu sampai lumutan di sekolah. Kamu sudah pulang. Lalu aku pergi ke rumahmu tapi….kamu juga tidak ada. Batal lagi acara kita nanti malam? “ Siwon.

Hanya selembar kertas yang disobek secara sembarangan dari notes dengan tulisan besar yang acak-acakan serta di tulis dengan spidol berwarna biru di tempel di pintu kamar Kyuhyun. Kyuhyun merasa malu karena letak kamar Kyuhyun yang strategis membuat semua orang yang lewat bisa langsung membacanya. Kyuhyun mengambil kertas tersebut dan langsung masuk ke dalam kamar. Senyum kecil dan mimik gemas muncul di bibir dan wajah Kyuhyun membayangkan raut wajah Siwon yang cemberut sambil mempoutkan bibir tipisnya. Pasti lucu. Maafkan aku, Wonnie. Aku keasyikan belajar di rumah Taemin sehingga aku lupa waktu dan melupakan bahwa aku punya janji denganmu, pikir Kyuhyun. Tapi , aku merasa aku tetap salah kepadamu, Wonnie, Kyuhyun berkata dalam hati sambil beranjak keluar kamar dan menuju rumah Siwon. Kyuhyun harus meminta maaf kepada Siwon. Bagaimana jika Siwon benar-benar ngambek dan marah serta tidak mau bicara lagi dengannya?. Rugi dong Kyuhyun. Siwon kan baik. Tapi, malam ini Kyuhyun tetap tidak bisa pergi kemanapun.. Setumpuk paper, kuis yang akan dilangsungkan esok hari, bangau kertas, semua hal itu meminta perhatian lebih dari Kyuhyun. Kyuhyun bimbang karena bangau kertas yang dibuatnya baru berjumlah lima ratus buah. Padahal waktunya hanya tinggal dua minggu yang berarti hanya tinggal empat belas hari lagi untuk menyelesaikan semua bangau kertas itu.

Kyuhyun tertegun setelah sampai di depan rumah Siwon, tangannya yang menjulur hendak membuka pintu pagar rumah Siwon seketika berhenti dan ditariknya kembali. Kyuhyun terkejut melihat Siwon…… dan Bummie??? Kim Kibum????. Cewek cantik yang diberitakan sedang melakukan pendekatan kepada Siwon di kampus. Mengapa dia bisa berada di rumah Siwon?. Sejak kapan mereka menjadi akrab dan seperti kenal lama?. Wah, apa mereka sudah resmi jadi sepasang kekasih? bisik hati Kyuhyun dengan perasaan ‘jealous’. Aduuuuh….., bisa-bisanya ia memikirkan Siwon. Gila nih aku, bisik hati Kyuhyun lagi. Dengan langkah gontai dan lesu Kyuhyun kembali ke rumahnya, meninggalkan mereka berdua yang sedang asyik berbincang-bincang di teras rumah Siwon dan langsung masuk ke dalam kamar.

Dengan perasaan kesal Kyuhyun membanting bangau kertasnya, entah mengapa wajah Siwon yang sedang tertawa bahagia bersama Kibum tergambar jelas dan mengganggu benaknya. Kyuhyun berusaha menghilangkan bayangan Siwon dan Kibum tetapi tetap terbayang dengan jelas. Membuatnya kehilangan konsentrasi dan semangat. Kyuhyun menghembuskan nafas dengan perasaan kesal. Kyuhun cemburu!. Kyuhyun diam-diam memendam rasa sayang yang melebihi sahabat kepada Siwon. Tetapi Kyuhyun tidak pernah memperlihatkannya karena tidak ingin merusak tali persahabatan yang telah terjalin lama antara dirinya dan Siwon. Kyuhyun tidak tahu apakah Siwon merasakan hal sama dengan apa yang dia rasakan selama ini. Mereka tidak pernah membahasnya dan tidak pernag memulai pembicaraan mengenai perasaan masing-masing. Banyak yang mengira jika mereka berdua adalah sepasang kekasih karena melihat kedekatan dan keakraban mereka, tetapi tidak pernah ada konfirmasi dari keduanya. Yang Kyuhyun tahu adalah Siwon selalu ada untuknya. Wajarlah jika saat ini Kyuhyun merasa cemburu melihat Siwon berdekatan dengan Kibum. Kyuhyun merasa tersaingi. Sabar, aku harus sabar. Ini hanya godaan, hati kecil Kyuhyun menyemangati. Ditepisnya debaran jantung yang muncul di dadanya ketika dia mengingat nama Siwon. Kyuhyun mengambil selembar kertas origami dan mulai melipatnya. Setiap kali Kyuhyun merasa bosan dan tidak konsen, diingatnya raut wajah Heechul yang bersinar gembira, maka semangat Kyuhyun untuk membuat bangau kertas bangkit kembali. Kyuhyun merasa bahwa ia harus bisa merelakan Siwon. Banyak janji yang telah ia buat bersama Siwon tetapi ia sendiri yang tidak dapat menepatinya. Wajar jika Siwon mulai mencari orang lain yang bisa memperhatikannya dan menepati setiap janjinya.

Sabar, Kyu……… Sabar……… Tetap semangat……

****Wonkyu****

“Itulah Oppa, kalo kau terlalu memaksakan diri. Oppa sendiri yang merasakan akibatnya,” nasihat Kyuhyun setelah membantu Heechul untuk duduk dan bersandar pada bantal di tempat tidurnya.

Heechul hanya bisa tersenyum pasrah tanpa banyak kata ketika Kyuhyun menyodorkan obat yang harus diminumnya. Meminum obatnya tanpa banyak protes. Heechul memandang wajah Kyuhyun yang tampak cemas. Tanpa pemberitahuan dari Kyuhyun, Heechul tahu jika Kyuhyun datang tergesa-gesa dari rumahnya ke rumah Heechul ketika mendengar kabar Heechul pingsan akibat kelelahan.

Kyuhyun tidak tahu apakah dia bisa setabah Heechul jika sakit seperti itu. Apalagi setelah Kyuhyun mendengar dari Tante Jungsoo, Eommanya Heechul, bahwa akhir bulan ini Heechul harus melakukan operasi jika ingin segera sembuh dari penyakitnya. Kyuhyun tidak bisa membayangkan operasi yang akan dilakukan oleh sepupunya itu. Rasa takut menyergap hati Kyuhyun karena kemungkinan berhasilnya operasi itu hanya lima puluh persen. Kyuhyun tidak bisa membayangkan jika operasi itu gagal.

Setelah Tante Jungsoo pulang kerja, Kyuhyun pamit untuk pulang ke rumahnya. Pekerjaan mambuat bangau kertas telah menantinya. Entah mengapa, tiba-tiba perasaan Kyuhyun tidak enak seperti ada sesuatu yang tidak beres sedang terjadi di rumahnya ketika dia pergi ke rumah Heechul dengan tergopoh-gopoh setelah mendengar kabar Heechul pingsan. Pikiran Kyuhyun melayang dan teingat akan bangau-bangau kertasnya. Kyuhyun tidak sempat merapikan bangau kertasnya yang berserakan di meja ruang tengah.

Huuuffffffhhhhh….. Kyuhyun menarik nafas panjang, rasa panik melanda dirinya ketika dia teringat bahwa ia mempunyai janji dengan Siwon. Bagaimana ini?. Apakah Siwon akan marah lagi kepadanya karena ia tidak bisa menepati janjinya?. Sesampainya di rumah, perasaan Kyuhyun semakin tidak enak.

“Myeonnie, Siwon sudah datang belum?” tanya Kyuhyun kepada salah seorang temannya yang kost di rumah.
“Sudah,” jawab Kim Joonmyeon.
“Tapi kenapa belum terlihat?. Sudah pulang ya?”
“Belum. Siwon ada di halaman belakang rumah, Kyunie. Tadi dia bilang padaku, dia sedang membakar kertas,” ucap Ryeoook yang mendadak keluar dari kamarnya.
“Membakar kertas?. Kertas apa yang dibakar oleh Siwon?” tanya Kyuhyun mulai panik.
“Sepertinya kertas yang ada di meja ruang tengah, karena sekarang sudah bersih. Siwon bilang meja itu terlihat berantakan sekali,” ujar Ryeowook lagi.
“Siwonnie!!!” Kyuhyun segera berlari kearah belakang rumah sambil meneriakkan nama Siwon.

“Hentikan, Wonnie. Tolong hen-ti-kan!!!” Kyuhyun berteriak kencang dan langsung mendorong tubuh Siwon ketika melihat Siwon sedang membakar bangau-bangau kertas yang susah payah dibuatnya. Bagaimana ini?. Kyuhyun panik dan langsung nekat mengais-ngais sampah kertas yang masih menyala apinya untuk menyelamatkan bangau-bangau kertas yang masih bisa diselamatkan. Kyuhyun tidak mempedulikan rasa panas yang timbul akibat nyala api dan asap yang menusuk mata. Kyuhyun mulai menangis.

Siwon kaget dan berdiri terpaku karena didorong secara tiba-tiba oleh Kyuhyun. Dan lebih terpaku ketika melihat airmata meluncur di pipi putih nan mulus milik Kyuhyun. Kyuhyun terlihat sangat sedih. Kyuhyun yang biasanya jahil dan ceria, kini terlihat terluka. Siwon hanya dapat terdiam.

Kyuhyun merasa badannya lemas seketika, hanya dua ratus bangau kertas yang berhasil diselamatkan olehnya. Tiga ratus lebih bangau kertas yang dibuatnya telah lenyap tak bersisa tertelan nyala api. Kyuhyun merasa kecewa, sedih dan marah seketika. Rasa amarahnya tiba-tiba memuncak dan siap meledak.

“Kau!!! Semua ini kesalahanmu. Semua ini salahmu, Choi Siwon!” Kyuhyun menuding Siwon. Siwon terhenyak mendengar Kyuhyun memanggil namanya dengan lengkap. Siwon merasa tersinggung karena Kyuhyun marah-marah kepadanya. Siwon merasa dia tidak melakukan kesalahan apapun. Siapa yang mengira jika itu adalah bangau-bangau kertas buatan Kyuhyun. Kyuhyun sendiri yang salah dan ceroboh karena telah meletakkan bangau-bangau kertas itu sembarangan.

“Kyunie???. Ada apa denganmu?. Kenapa malah marah padaku?. Memangnya untuk apa kamu membuat bangau-bangau kertas sebanyak itu?!” tanya Siwon emosi dan penuh tekanan pada kalimatnya. Siwon tidak terima jika ia disalahkan atas kesalahan yang ia tidak tahu. Kyuhyun terdiam, lalu menatap Siwon dan mulai menceritakan dongeng seribu bangau kertas dan penyakit yang di derita Heechul.

Siwon yang mendengar cerita Kyuhyun langsung tertawa terpingkal-pingkal membuat Kyuhyun berttambah geram karena merasa tersinggung melihat sikap Siwon. Tanpa aba-aba Kyuhyun melayangkan tangannya ke wajah tampan Siwon. Kyuhyun menampar Siwon!. Siwon terhenyak seketika, ia kaget dan tidak menyangka jika Kyuhyun menamparnya. Ini adalah kejadian pertama dia di tampar seorang perempuan dan hanya karena sebuah dongeng yang tidak masuk akal menurut Siwon. Dongeng yang sangat konyol. Sekonyol sikap Kyuhyun saat ini kepadanya.

“Kamu aneh, Kyunie!” ucap Siwon emosi sambil mengusap pipinya yang memerah dan sakit akibat ditampar oleh Kyuhyun.

“Terserah apa katamu, Wonnie!. Kamu yang aneh. Kenapa kamu menertawakan apa yang aku ceritakan padamu tadi?” balas Kyuhyun setengah berteriak menahan geram.

“Biar saja. Ceritamu sama sekali tidak bisa di terima oleh akal sehat. Orang sepintar kamu dan sudah menjadi mahasiswi semester tiga ternyata masih percaya dengan cerita dongeng kanak-kanak. Sebuah dongeng kamu jadikan patokan untuk kesembuhan orang sakit. Tidak ada hubungannya antara orang sakit dengan cerita dongeng. Percuma kamu bersusah payah, orang sudah sekarat kamu urusin!. Lebih baik kamu mengurus diri kamu sendiri!” maki Siwon dengan nada tinggi dan penuh emosi sambil menatap Kyuhyun dengan wajah merah padam.

“Kamu jahat Wonnie!. Rasanya mulut kamu itu perlu dijahit. Jahat sekali kamu berkata seperti itu! Pergi! Pergi kamu dari sini!!!” seru Kyuhyun dengan wajah berurai airmata.
“Oke, aku pergi!” seru Siwon marah sambil mengepalkan kedua tangan menahan rasa amarah yang siap meledak di ubun-ubun kepalanya.
“Pergi kamu! Pergi!!!. Dan jangan pernah muncul lagi di rumahku!” teriak Kyuhyun lalu membalikkan badannya berlari masuk ke dalam rumahnya sambil menangis.

Blamm!!!! Saat itu juga di detik yang sama teman-teman Kyuhyun mendengar suara pintu di banting di dua tempat, satu dari kamar Kyuhyun dan satunya lagi yang berasal dari rumah Siwon. Mereka hanya bisa menghela nafas dalam-dalam memandang kearah pintu kamar Kyuhyun dengan tatapan sedih.

****Wonkyu****

Teman-teman Kyuhyun bertambah panik ketika esok harinya Kyuhyun tidak menampakkan wajahnya ke hadapan mereka. Kyuhyun tidak mau keluar kamar. Appa dan Eomma Kyuhyun sedang pergi keluar kota. Mereka kebingungan karena tidak tahu apa yang harus dilakukan. Menyuruh Siwon untuk datang ke rumah dan meminta maaf kepada Kyuhyun?. Itu adalah hal yang mustahil dan bukan perkara yang mudah.

“Kyunie…….!” panggil Joonmyeon sambil mengetuk pintu kamar Kyuhyun.
“Kyunie…., kelurlah. Kami punya kejutan untukmu!” seru Henry.

Mereka semua berlomba-lomba memanggil dan membujuk Kyuhyun untuk segera keluar dari dalam kamarnya. Dengan perasaan enggan Kyuhyun membuka pintu kamarnya. Pikiran Kyuhyun sedang ruwet seperti benang kusut tetapi ia merasa tidak enak hati dengan kebaikan teman-temannya itu. Kyuhyun terkejut dan tertegun ketika teman-temannya menyerahkan sekantong bangau kertas.

“Kami berlima yang membuatnya. Maaf jika bentuknya tidak terlalu bagus. Jumlahnya sekitar empat ratus buah. Kami sangat berharap hal ini bisa membantu kamu,” ujar Jaejoong mewakili teman-temannya. Mata Kyuhyun berkaca-kaca mendengarnya.

“Terima kasih banyak semuanya. Aku merasa terharu dengan kebaikan kalian semua. Aku tidak tahu bagaimana cara membalasnya!. Terima kasih.” ucap Kyuhyun terisak pelan kemudian memeluk Jaejoong erat.

“Sudah sewajarnya Kyunie jika teman membantu teman yang sedang membutuhkan bantuan. Tak usah kamu membalasnya. Kami melakukan ini karena kami semua sangat menyanyangimu. Kami tidak ingin kamu terlalu larut dalam kesedihan. Begitu kan teman-teman?” ujar Minseok yang dibalas dengan anggukkan kepala yang lainnya. Kyuhyun memeluk satu persatu teman-temannya dengan perasaan bahagia.

Kyuhyun benar-benar tidak menduga atas perhatian semua teman-temannya yang sangat baik kepadanya. Rasa haru dan bahagia membuncah di dalam dadanya. Malam ini benar-benar malam yang sangat hebat bagi Kyuhyun.

****Wonkyu****

Kyuhyun bersin-bersin untuk kesekian kalinya. Kepalanya masih terasa pening dan hidungnya memerah. Pagi ini ia sudah bisa bangun dari tempat tidurnya setelah terserang demam selama lima hari dan masuk angin karena kebisaaannya tidur larut malam alias begadang untuk membuat bangau kertas. Tidur larut malam dan sering melupakan jam makan siang adalah dua hal rutin yang selalu dilakukan Kyuhyun seminggu belakangan ini. Kyuhyun mengabaikan kesehatannya demi membuat bangau kertas, tetapi akhirnya tubuhnya berontak dan terkapar demam. Kyuhyun masih belum bisa mengatur waktunya.

Inilah saatnya. Inilah harinya. Hari ketiga puluh. Hari ini tepatnya, saat tadi pagi Eomma mengatakan kepadanya bahwa Heechul semalam sudah masuk rumah sakit lagi karena keadaannya yang semakin parah. Sepertinya operasi Heechul akan segera dilakukan mengingat kondisi Heechul.

Hari ini hari minggu, tidak ada kegiatan rutin kampus. Libur. Kyuhyun duduk di depan meja belajarnya, mengambil selembar kertas origami dan mulai melipatnya. Kyuhyun masih harus membuat seratus bangau kertas lagi. Banyak hal yang telah terjadi di dalam proses penyelesaian seribu bangau kertasnya. Pertama, sifat malas Kyuhyun yang kadang muncul, kedua yaitu perkara pertengkarannya dengan Siwon, ketiga adalah demam yang menyerangnya kemarin membuatnya terkapar lemah tak berdaya. Kyuhyun tidak bisa bebas bergerak untuk melipat kertas membuat bangau, ia harus menahan sakit di tubuhnya karena tidak nyaman membuat bangau kertas dalam posisi tiduran dan kondisi badan yang lemas.

Mengingat nama Siwon, tiba-tiba debaran halus dan perasaan rindu menyeruak di hati Kyuhyun, tapi Kyuhyun tidak mau mengakuinya. Segera ditepisnya rasa itu jauh-jauh dari hati dan pikirannya. Saat sakit kemarin Kyuhyun berpkir dan terus berpikir, mengapa bangau-bangau kertas yang telah dibuatnya tidak memberikan pengaruh apa-apa. Kyuhyun akhirnya sadar dan menyimpulkan bahwa hal itu terjadi karena ia membuat bangau-bangau kertas dalam keadaan marah dan penuh kebencian kepada seseorang yang sebenarnya sangat disayanginya. Wonnie, ya Siwonnie. Kyuhyun menyadari bahwa pertengkaran kemarin sepenuhnya bukan kesalahan Siwon. Ia juga punya andil dalam masalah itu, tetapi rasa egois membuat ia menjadi tinggi hati untuk mengakui kesalahannya. Beberapa kali mereka bertemu di kampus tapi tidak ada tegur sapa diantara mereka. Canggung. Mereka seperti orang asing yang tidak saling mengenal satu sama lainnya. Sekarang, Kyuhyun baru merasakan kehilangan yang sangat dalam. Apalagi ketika akhirnya ia mengetahui jika Kim Kibum itu adalah saudara sepupu Siwon yang pindah dari New York untuk menetap di Seoul dan melanjutkan studinya ke kampus mereka. Perasaan malu terselip di hati Kyuhyun mengingat ia sempat merasa tersisih dan tersaingi oleh Kim Kibum. Entah mengapa ada perasaan bahagia di hati Kyuhyun ketika mengetahui hal itu. Ya Tuhan, jika saja ada peri atau malaikat yang baik hati dan bisa mengabulkan sebuah permintaan saat ini, Kyuhyun hanya ingin segera bertemu dengan Siwon dan meminta maaf!. Ya, meminta maaf untuk pertengakaran mereka dan kesalahan yang telah dilakukannya. Ia ingin agar mereka berdua bisa kembali bersama seperti dahulu sebelum terjadinya pertengkaran itu.

Jam dinding di kamar Kyuhyun berbunyi. Kyuhyun melihat kearah jam dinding dan menyadari bahwa ia hanya punya waktu sebanyak enam jam untuk menyelesaikan semua bangau kertasnya sebelum tengah malam. Saat tepat malam ia harus sudah menyelesaikan seluruh bangau kertasnya. Maka Kyuhyun bertekad untuk menyelesaikannya sekuat tenaga. Tapi itu bukan perkara yang mudah mengingat kondisinya sekarang yang sedang tidak fit.

****Wonkyu****

Satu jam, dua jam, tiga jam, tanpa terasa waktu terus bergulir sampai akhirnya jam berdentang dua belas kali, tepat tengah malam. Rumah Kyuhyun memang sepi, Appa dan Eommanya sedang di rumah sakit menemani Tante Jungsoo dan Om Youngwoon, orangtua Heechul. Teman-teman Kyuhyun sedang terlelap dalam tidur. Kyuhyun mulai menangis dalam diam, ia tidak ingin ada yang mendengar suara tangisannya. Kyuhyun sangat sedih karena hanya mampu menyelesaikan 999 bangau kertas saja sampai tengah malam, batas waktu terakhir untuk membuat seribu bangau kertas. Kurang satu. Ya, kurang satu bangau kertas untuk menggenapkan menjadi seribu bangau kertas.

Semenit kemudian telepon rumah yang ada berada di ruang tengah berbunyi, Kyuhyun beranjak bangun dari tempat dan keluar kamar dengan lesu. Hatinya kalut dan panik. Kyuhyun tidak tahu apa yang telah terjadi di rumah sakit. Ia tidak siap jika harus menerima berita buruk mengenai kondisi sepupu tersayangnya, Kim Heechul. Kyuhyun belum siap kehilangan Heechul. Heechul Oppa, mohon maafkan Kyunie, ya?.

Teman-teman Kyuhyun satu persatu mulai keluar dari dalam kamar mereka. Mereka berkumpul di ruang tengah mengelilingi Kyuhyun karena rasa solidaritas dan rasa sayang mereka kepada Kyuhyun. Dengan hati deg-degan, tangan gemetar dan keringat dingin mulai membasahi tangannya, Kyuhyun mengangkat telepon.

“Hallo……” ucap Kyuhyun dengan suara gemetar.

“Kyunie, Heechul……. Operasinya berhasil dengan sukses. Heechul sudah siuman dari pengaruh obat bius. Ketika pertama kali membuka mata yang disebutnya adalah nama kamu dan seribu bangau kertas. Sudah dulu ya, Eomma masih harus menemani Tante Jungsoo,” kata Eomma di seberang sana.

Perasaan lega dan bahagia seketika menghampiri Kyuhyun. Dia bersorak kegirangan seperti habis memenangkan undian besar dengan hadiah utama. Teman-teman Kyuhyun turut merasakan kegembiraannya. Mereka saling berpelukan dengan erat. Legaaaaaaaaaaaa…… beban berat terasa diangkat dari pundaknya.

Setelah puas bergembira bersama teman-temannya, Kyuhyun terdiam dan merenung. Apakah dongeng seribu bangau kertas itu hanya sekedar dongeng kanak-kanak?. Kyuhyun merasa tidak yakin karena ia hanya mampu menyelesaikan 999 bangau kertas sampai tenggat waku yang ada. Sedangkan permohonan akan dikabulkan jika berhasil membuat seribu bangau kertas dalam waktu tiga puluh hari tepat tengah malam. Mengapa harapannya agar Heechul Oppa sembuh terkabul?. Kyuhyun menggelengkan kepalanya karena tidak dapat menemukan jawabannya.

“Kyunie….. Sepertinya di luar, di depan pintu depan ada seseorang yang sangat mencurigakan!,” kata Myeonnie panik ketika secara tidak sengaja ia ke ruang depan untuk memeriksa apakah pintunya telah terkunci dengan rapat.

Kyuhyun dan yang lainnya menjadi panik. Bagaimana ini?. Orang tuanya sedang tidak berada di rumah saat ini. Kyuhyun segera menyambar raket tennis milik appanya yang di gantung di dinding ruang tengah. Lalu secara mengendap-endap dia berjalan kearah ruang depan. Teman-teman Kyuhyun mengikuti di belakang Kyuhyun dengan membawa tongkat, payung, panci, penggorengan, dan sapu ijuk. Ssssttttt…… Kyuhyun meletakkan telunjuknya di atas bibir meminta teman-temannya untuk tidak bersuara. Dengan perlahan Kyuhyun menuju pintu depan, menahan nafasnya saat memutar kunci dan membuka pintu serta bersiap untuk memukul orang itu dengan raket tennis yang dipegangnya.

“Jangan pukul aku!” teriak seseorang yang berdiri di pintu depan.

“Wonnie?. Siwonnie??” seru Kyuhyun sambil menurunkan tangannya yang hendak memukulkan raket tennis. Dihembuskan nafasnya. Perasaan lega membuncah di hati Kyuhyun karena ternyata Siwon orang yang berdiri di depan pintu rumahnya. Setelah mengetahui bahwa orang yang mencurigakan itu ternyata Siwon, teman-teman Kyuhyun langsung meninggalkan mereka berdua. Memberi mereka berdua tempat dan waktu untuk menyelesaikan masalah mereka.

“Wonnie, mengapa tengah malam begini kamu datang ke rumah aku?” tanya Kyuhyun sambil menatap tepat ke manik mata Siwon.

Siwon terdiam dan hanya menundukkan kepalanya. Hanya terdengar helaan nafas mereka berdua. Tak tahan dengan kesunyian, akhirnya Siwon memberanikan diri untuk menengadahkan kepalanya dan menatap kearah Kyuhyun. Siwon mengeluarkan sesuatu yang sejak tadi dia sembunyikan di balik punggungnya. Sesuatu yang membuat Kyuhyun tertegun dan menahan nafas sejenak. Kyuhyun merasakan sepercik rasa bahagia di dadanya. Kyuhyun begitu bahagia.

“Aku membuat ini untukmu, khusus untukmu,” ujar Siwon pelan hampir menyerupai bisikan. “Untuk mengganti yang dulu pernah aku bakar tanpa sengaja,” lanjutnya lagi sambil menyodorkan sebuah bangau kertas kepada Kyuhyun. Kyuhyun menerima bangau kertas pemberian Siwon dengan bahagia. Bagaimana tidak?. Bangau kertas itu adalah bangau kertas yang ke seribu!!!. Ya, bangau kertas ke seribu. Kyuhyun langsung tersadar, permohonannya supaya Heechul sembuh terkabul karena bangau kertasnya genap seribu buah!. Senyum manis terukir indah di bibir Kyuhyun sambil menatap Siwon dalam. Siwon salah tingkah. Mukanya sedikit memerah. Di balasnya senyum Kyuhyun dengan senyumnya yang berhiaskan dimple yang dalam dan sukses membuat Kyuhyun salah tingkah dengan pipi merona menahan malu. Mereka saling berpandangan. Siwon berjalan mendekat kearah Kyuhyun lalu berdiri tepat di depan Kyuhyun.

“Dan aku datang ke sini karena…….,” lanjut Siwon terdiam sebentar.
“Kamu datang ke sini karena…..?. Karena apa???” tanya Kyuhyun dengan hati berdebar-debar memandang Siwon dengan tatapan polos. Membuat Siwon yang melihatnya merasa gemas.

“Aku datang ke sini karena aku kangen kamu. Aku mencintai kamu,” Siwon mengucapkan dengan tegas sambil menatap Kyuhyun dengan lembut. Siwon mencoba tersenyum untuk menghilangkan perasaan canggung dan untuk menutupi detak jantungnya yang berdebar dengan kencang. Kyuhyun tertegun mendengarnya. Ia tidak pernah menyangka jika Siwon memiliki perasaan yang sama dengannya. Kyuhyun tidak tahu harus berkata apa. Setelah meredakan desiran halus di dadanya, detik berikunya Kyuhyun langsung menghambur ke pelukan Siwon.

“Wonnie…., Siwonnie” ucap Kyuhyun sambil terisak pelan dan memeluk Siwon erat.
“Ssssttttt……, jangan menangis baby,” ujar Siwon lembut sambil mengeratkan pelukannya pada Kyuhyun.
“Aku…. Aku juga mencintaimu, Siwonnie,” Kyuhyun mengucapkan sambil menyembunyikan wajahnya di leher Siwon. Siwon yang mendengarnya tersenyum bahagia. Di belai dan dikecupnya pucuk kepala Kyuhyun dengan lembut dan penuh rasa kasih sayang.

“Cieeeeeeeee…….. Akhirnya kalian akur kembali. Senang deh melihatnya. Cieeeeee…. Mesra sekali. Kyunie malu-malu nih. Ternyata kalian berdua diam-diam saling suka ya?” tiba-tiba terdengar celetukan salah seseorang teman Kyuhyun yang ternyata menyaksikan moment kebahagian Siwon dan Kyuhyun. Kyuhyun tersipu malu dan menyembunyikan wajahnya di leher Siwon. Pipinya merona hebat karena ledekan teman-temannya. Siwon hanya bisa tersenyum dan makin erat memeluk Kyuhyun.

“Kyunie….,” panggil Jaejoong. Kyuhyun membalikkan tubuhnya dari pelukan Siwon dan menatap teman-temannya. Siwon memeluk pinggang Kyuhyun erat.

“Selamat ya Kyunie.. Semoga kamu dan Siwon bahagia dan selalu bersama. Kalian pasangan serasi. Kami senang melihat kamu bahagia,” ucap Myeonnie lalu memeluk Kyuhyun. Kyuhyun balas memeluk Joonmyeon erat lalu memeluk erat semua teman-temannya. Mereka tak lupa juga menyalami Siwon dan berpesan kepada Siwon untuk selalu menjaga Kyuhyun. Lengkap sudah kebahagian yang di rasakan Kyuhyun malam ini. Heechul sembuh seperti permohonannya, seribu bangau kertas telah berhasil dibuat tepat pada waktunya dan yang lebih penting, Siwon mencintainya!.

Bangau keseribu sebagai pengikat tali kasih sayang antara dirinya dan Siwon. Juga pengikat persahabatan dengan teman-teman yang sangat menyanyanginya. Bagi Kyuhyun, dongeng seribu bangau kertas telah menjadi nyata dan dibuktikannya. Sebuah dongeng kanak-kanak yang menjadi kenyataan dengan akhir yang indah. Tak peduli apa yang dikatakan oleh orang lain. Seribu bangau kertas yang membawa kebahagian yang luar biasa untuk Kyuhyun. Kyuhyun banyak mendapat pelajaran berharga. Bahwa sesuatu yang dikerjakan dengan sepenuh hati dan dengan niat yang tulus akan memperoleh hasil yang baik dan memuaskan. Kyuhyun belajar mencintai orang lain. Memaafkan kesalahan orang lain adalah salah satu bentuk mencintai. Kyuhyun merasa dia memang perlu banyak belajar untuk mencintai. Kyuhyun yakin Siwon akan selalu membantunya untuk belajar mencintai. Semoga jalinan kisah cinta mereka selalu harmonis dan bahagia.

*****TAMAT*****

.

Klik di sini jika ini FF favorit Kalian ^^

Advertisements

8 thoughts on “[FF Kontes] Miracle Of Thousands Paper Cranes

  1. Huff…untung happy ending…kyunnie benar2 sayang sm heechul, sampai2 membuat bangau kertas…dan siwon mlengkapinya..
    Cie..ciea.yg udh jadian

  2. Entah cerita dongeng,atau kebetulan yg jelas 1000 bangau kertas ada heechul berhasil dan siuman setelah operasi….dan yg lebih mengharukan yg menggenapi 1000 bangau kertas adalah seorang choi siwon yg diam2 memendam perasaan terhadap kyu ahh senangnya akhirnya wonkyu jadi sepasang kekasih hehe tapi author knp panggil paman dan bibi dg om dan tante? Sedikit aneh pas baca jadi berasa kaya di sinetron hehe

  3. walaupun seribu bangau hanyalah sebuah dongeng tp seribu bangau telah memberikan keajaiban dalam hidup babykyu. pertama operasi heechul berhasil dan heechul sembuh dr sakitnya dan yg ke dua babykyu mendapatkan cinta dari choi siwon. semoga wonkyu sll bahagia, Happy Wonkyu Day!!!!!!!!!!!!!!

  4. Cieeeeee,,
    Bangau keseribunya spesial dri siwonnie. .
    Yuhuuu. .
    Dongeng ataupun nyata, intinya tuh ketulusan dan keteguhan hati utk prcaya akan adanya keajaiban. . .
    Ffnya bagus, cma aq ngerasa diksinya kurang bagus. . mngkin di ff lain authornya bsa bsa pke diksi yg lbih tepat. .
    Fighting~^^v

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s