Posted in BL, Comedy, FF Kontes, Fluffy, Oneshoot, Romance, WonKyu Story

[FF Kontes] LOVE ME, Please^^

1902767_1518152001757693_6942434622142641070_n

LOVE ME, Please^^

Author : Wonviekyu

Cast : Choi Siwon, Cho Kyuhyun, Kim Ryeowook, Lee Hyukjae, Lee Donghae, and other.

Pairing : Wonkyu, slight Eunhae.

Genre : PG-13, Romance, Comedy, Fluff.

Summary : Apartment diratakan, Masa depan Kyuhyun dapatkan.
.

.

Di sebuah apartemen sederhana yang hanya ada 15 lantai dengan ruangan yang tidak terlalu besar untuk ukuran mahasiswa di kota Seoul. Tinggallah seorang namja yang hidupnya tidak punya siapa-siapa lagi di dunia ini kecuali sahabatnya yang tinggal di sebelah kamarnya yang tidak seberapa luas itu.

Namja tinggi berkulit putih dengan rambut coklat kehitaman dan berparas cantik itu baru saja menggeliat imut dari bawah selimutnya tanpa ada niat untuk bangun terlebih dahulu. Mata bulatnya yang seperti boneka itu masih enggan untuk melihat sinar matahari yang sudah terbit sejak tadi.

Sepertinya dia tidur sedikit terlambat dan ketiduran saat masih bermain game, bisa dilihat dari laptopnya yang masih menyala dilantai kamar yang bernuansa babyblue itu. Kamar sederhana yang hanya ada lemari, tempat tidur, dan meja belajar yang diatasnya ada komputer lengkap dengan kaset-kaset gamenya.

Jendelanya yang masih tertutup tirai menampakkan sinar mentari yang ingin segera masuk ke ruangan itu. Tapi pemiliknya seolah tidak peduli dengan keinginan dari sang surya kerana perlahan nafas namja cantik itu kembali teratur dan kembali tertidur dengan nyamannya.

Namun sepertinya seseorang diluar sana berkata lain.

“BABYCHOOOOOOOOOOOOOOO!!!!!!!” Teriak seseorang dari luar dengan tidak sabarnya sambil menggedor pintu apartmentnya itu.

“Apa kau tidak kuliah?? Kelasmu sudah mulai dari tadi!!!!”

“MWO???” KENAPA TIDAK MEMBANGUNKANKUUU????” Teriak namja cantik itu tidak kalah kesalnya sambil buru-buru turun dari ranjangnya.

Lalu ia pun segera berlari ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya tanpa membuka pintu untuk tamunya terlebih dahulu. Beberapa menit kemudian namja cantik itu sudah terlihat rapi dengan kaos putih dan sweater biru pudar dipadu dengan jeans hitam yang pas melekat dikaki jenjangnya itu.

Setelah memasukkan semua barang keperluannya ke dalam tas, namja cantik itu segera melesat keluar kamar dan membukakan pintu untuk tamunya dengan senyum playfull yang bisa membuat orang lain ikut tersenyum melihatnya.

Dan itulah yang terjadi pada orang didepannya yang memasang wajah kesal setengah mati tapi terpaksa ikut tersenyum dengan tulusnya saat melihat gigi rapi dan putih di depannya itu.

“Wookie is the best,,,bye!!!” Ucap namja cantik itu kemudian sambil mengambil sandwich untuknya dan segera berlari menuju lift.

Yang dipanggilnya Wookie itu hanya bisa menghela nafasnya sambil memasuki ruangan kecil didepannya. Yang selalu ada Baju, Syal dan Sepatu yang diletakkan sembarangan oleh pemiliknya.

Dan itulah tugasnya selama ini selain menjadi sahabatnya, namja yang bernama Kim Ryeowook itu juga bertugas sebagai Babysitternya.

Setelah namja cantik sahabatnya itu pergi, Ryeowook pun dengan tulusnya membersihkan ruang tamu itu sekaligus kamar tidur namja cantik yang dipanggilnya babycho tadi.

Namja cantik yang disayanginya itu hanya seseorang yang dikenalnya dikampus dua tahun lalu dan waktu yang lama itu pun sudah menjadikan mereka berdua lebih dari sekedar sahabat.

“Kapan dia bisa mandiri kalau seperti ini terus??” Gerutu Ryeowook sambil melipat selimut biru diranjang itu.

“Sampai ada yang mengurusku seperti dirimu,,itu jawabannya..”

Ryeowook berbicara dan menggerutu sendiri sampai semua ruangan disana bersih dan tertata rapi seperti semula, laluia pun segera kembali ke kamarnya dengan segala kesibukannya disamping mengurus anak bayi 22 tahun itu.

Sementara yang dimaksud anak bayi itu baru saja keluar dari lift yang menurunkannya dari lantai 10 kamarnya. Namja cantik itu segera mencari angkutan umum yang akan membawanya ke kampusnya tercinta, Kyunghee University.

Kyuhyun POV

Sial..bagaimana ini?? Aku terlambat lagi dan lagi. Pasti kali ini aku akan diceramahi lagi sama ahjumma kurang kerjaan itu. Ini semua karena Ryeowookie yang tidak membangunkanku lebih cepat.

“Ya,salahku..yang belum kulakukan hanya melempar bom ke kamarmu”

Aiisshh,,aku seperti mendengar jawaban marmut kecil itu ditelingaku, ada-ada saja!! Sebaiknya aku segera berangkat atau telingaku akan memerah mendengar ocehan ahjumma itu nanti. Tapi, tunggu dulu..

Hai..perkenalkan,,namaku Cho Kyuhyun, namja cantik, ehemm!! Namja tampan dengan suara emas yang akan disukai siapa saja. Aku mahasiswa di Kyunghee University, jurusan modern musik, aku ini terkenal dengan kepintaranku, kecanti-ehem,,ketampananku dan keterlambatanku yang hampir setiap hari, termasuk hari ini.

Kelasku dimulai jam 10 pas, tapi kalian tahu,,sekarang sudah jam 10 lewat 50 menit, salahkan monster semalam yang tidak mau tewas saat kutembak. Lalu, kenapa ada mobil mewah di depan apartment jelek ini??

Kyuhyun POV end.

Saat Cho Kyuhyun ingin keluar halaman Apartementnya, dia memang melihat mobil hitam berkilau yang lebih di kenal dengan sebutan Audy ada disana.

Tanpa bermaksud menguping pembicaraan pemilik apartementnya dengan si pemilik mobil, Kyuhyun segera berlalu dari sana. Tapi, mau tidak mau pembicaraan itu terselip sedikit di telinganya dengan sangat jelas.

“Jadi kapan rencananya mereka datang??” Tanya pemilik apartement pada seseorang berbaju serba hitam lengkap itu.

“Secepatnya,,kami hanya menjalankan perintah, sebaiknya apartement ini segera di kosongk…”

“MWO????” Jawab Kyuhyun dengan mata bulatnya yang membesar.

“Ohh,,Kyuhyun-ah,,kau ada di..”

“Apa maksudmu Ahjussi??” Tanya Kyuhyun langsung memotong perkataan pemilik apartement tempatnya tinggal.

“Ohh,,itu,,apartement ini akan dibangun ulang dengan bangunan yang lebih megah..” Jawab ahjussi itu dengan mata berbinar-binar.

“Tapi, kenapa??,”

“Kau tidak lihat bangunan ini sangat tidak cocok ada dilingkungan real estate seperti ini..” jJwab ahjussi itu sambil menunjukkan bangunan mewah lainnya.

“Mmm,,iya sih..tapi..ahjussi..” protes kyuhyun tanpa sengaja mempoutkan bibirnya dengan imut.

“Cho kyuhyun-ssi,,nanti anda bisa menempati kamar yang lebih bagus dari ini.” Ucap orang yang berbaju hitam itu yang tadi hanya diam saja.

“Mwo?? Pasti mahal kan?? Siapa yang akan membayarnya?? Anda??”

“Mmm,,itu sih..”

“Tunggu dulu..kenapa anda tahu namaku??” Tanya Kyuhyun dengan death glarenya saat tiba-tiba ingat orang itu memanggilnya dengan nama lengkap.

“Errrr..paman ini yang..”

“Ahh,,sudahlah, aku..,Ohmygod..kelasku bubar,,ini salah kalian!!!” Gerutu kyuhyun sambil melihat jamnya dan segera berlari mencari taksi agar lebih cepat untuknya berangkat ke kampus.

“Ada-ada saja..” Ucap pemilik apartment sambil menggelengkan kepalanya. “Tapi,,kapan aku mengatakan nama lengkapnya padamu??” Tanyanya kemudian.

“Ohh,,mm, itu..mm,,saya permisi dulu..” Jawab orang itu dan segera masuk ke dalam Audinya lalu pergi dari sana.

“Hahh?? Yang ini juga ada-ada saja.” Gerutu pemilik apartement itu dan kembali ke rumahnya yang ada dibelakang sana.
.
.
Sementara itu Kyuhyun yang baru saja memasuki pekarangan kampus megahnya itu langsung dihadapkan dengan seseorang yang dipanggilnya Ahjumma sedang menunggunya di sana.

“Ehehehehe…telat lagi, Umma..” Ucapnya dengan senyum tidak bersalah.

“Bukan telat lagi, tapi kau memang tidak datang Cho Kyuhyun.” Jawab orang yang kini di panggil Umma itu. “Terus, siapa yang Ummamu??” Tanyanya kemudian.

“Jangan begitu, Ahjussi..”

“Mwo?? Kau ini,,,kenapa tidak memberi kabar?? Kau punya hp kan?? Kenapa tidak bilang kalau tidak masuk atau kau terlambat?? Buang saja Hpmu itu, kalau tidak ada gunanya..hhahhhh!!!” Cerocos namja yang memiliki wajah keibuan itu dengan wajah seriusnya.

“Mianhae,,tadi ada sedikit gangguan Umma..”

“Aku bukan Ummamu..”

“Aku tau..” Jawab Kyuhyun dengan wajah tiba-tiba sedih dan berlalu pergi.

Beberapa detik kemudian..

“Hhhhhahhhh,,kyunnie..”

“Ne?”

“Kau sudah makan??”

“Belum..”

“Diruanganku ada bekal,,ambillah..”

“Kau memang Teuki ummakuuuu…” Jawab Kyuhyun dengan senyum evilnya dan segera berlari dari sana.

“Hhhhahhhh..lama-lama kau benar-benar jadi anakku..” Ucap orang yang dipanggil teuki umma itu sambil mengikutinya dari belakang.

Mereka berdua meninggalkan gerbang dengan perasaan yang berbeda-beda tanpa Kyuhyun tahu mobil yang dilihatnya tadi ada disamping gerbang kampusnya dan baru saja pergi dari sana.

Beberapa jam kemudian Cho Kyuhyun yang hanya punya satu kelas hari itu memutuskan untuk meninggalkan kampusnya lebih awalsetelah menghabiskan waktunya dengan makan dan bermain game diruangan ummanya tadi.

Walau diluar terlihat gerimis kecil sedang beramai-ramai turun ke bumi, namja berambut coklat kehitaman itu tetap ingin mencari kaset game terbaru sebelum kakinya melangkah ke rumah kecilnya tercinta.

Dan setelah berdebat sebentar dengan supir taksi yang dinaikinya, sampailah Kyuhyun di tempat yang dipenuhi dengan jejeran toko kaset langganannya itu dengan selamat.

Namun sebelum Kyuhyun berhasil memasuki toko itu, tiba-tiba gerimis kecil-kecil tadi langsung berubah menjadi hujan yang sangat deras hingga membuat siapapun yang ada di luar ruangan termasuk Kyuhyun sendiri harus mencari tempat persinggahan.

Walau begitu, namja cantik itu memilih untuk berlari kecil sambil menutupi kepalanya dengan tas menuju toko yang sudah tidak jauh darinya itu.

Namun kerana wajahnya yang menunduk ke bawah Kyuhyun tidak melihat ada orang lain yang juga ingin berteduh di tempat yang sama sehingga keduanya pun bertabrakan dengan tidak indahnya.

“Ugghhh!!!”

Kerana tabrakan yang sedikit keras itu membuatkeduanya jatuh ke tanah dan bertambah basah saat tas yang jadi payung darurat mereka sama-sama ikut terjatuh kepangkuan masing-masing.

“Aiiisshhh,,tambah basah kan?? Dimana mat-dim-ple-mu?” Tanya Kyuhyun tiba-tiba kesal namun berakhir terbata saat melihat wajah yang menabraknya.

Namja tampan dengan rambut hitam yang sudah dihiasi titik-titik air hujan itu sedang menatap Kyuhyun dengan tatapan yang tidak bisa dibaca.

Namja tampan itu terlihat merapatkan kedua bibirnya sambil menatap Kyuhyun yang menatapnya dalam. Karena itulah Kyuhyun bisa melihat kedua dimple yang ada di pipi namja tersebut.

“Ohh..sorry..” Jawab namja yang terlihat sangat tampan dimata Kyuhyun itu dengan datarnya dan segera bangun sendirian lalu berjalan meninggalkan Kyuhyun.

“Heeeeyyyyy…” Panggil Kyuhyun saat melihat namja tampan yang dikiranya akan menolongnya itu pergi meninggalkannya.

“What??” Tanya namja itu dengan datarnya.

“Tolongin pabbo!!!” Jawab Kyuhyun dengan kesalnya dan bibir yang dipoutkan.

“Ohh,,I’m Sorry..” Jawabnya lagi dan segera mengambil tangan Kyuhyun yang sudah direntangkan sedari tadi.

“Ehehehe…gomawo..” Jawab Kyuhyun dengan riangnya menatap wajah tampan didepannya itu.

“Mmm..” Jawab namja itu lagi dan segera pergi meninggalkan Kyuhyun dengan mulut menganga.

“Dasar,,namja tampan tidak sopan” Gerutu Kyuhyun sekali dan segera masuk ke toko game didepannya itu.

“Tapi,,dia sangat tampan..” Gumamnya kemudian sambil melihat ke belakang sekali lagi.

Namun namja yang menabraknya itu sudah menghilang dan tidak terlihat di manapun. Kyuhyun hanya menggelengkan kepalanya beberapa kali mencoba mengeluarkan apa yang baru saja dipikirkannya.

Kemudian Kyuhyun pun segera mencari kaset game terbaru yang ingin di belinya lalu bergegas pulang ke rumah untuk mencobanya.

Tetapi apa yang diharapkannya selalu tidak seindah kenyataannya, karena begitu sampai didepan apartmentnya Kyuhyun melihat beberapa tetangga di sebelah kamarnya berjalan dengan wajah ceria sambil mengangkat barang bawaan mereka.

“Kyu,,bagaimana ini??” Tanya Ryeowook tiba-tiba sudah ada di depannya.

“Waeyo??”Tanya Kyuhyun tidak mengerti.

“Mereka lebih memilih tempat baru yang lebih indah..”

“Mwo?? jadi ini beneran??? Ahjussiiiiii!!!!!”

Kyuhyun langsung berlari menuju rumah pemilik apartment yangtidak jauh dari gedung itu. Namja cantik itu tidak ingin kehilangan rumah tempatnya berteduh selama ini.

“Kau tega ahjussii!! Padahal aku sudah lama tinggal di sini! Kau tidka sayang padaku?? Ahjussi,,batalkan perjanjianmu?? Ahjussi..!!” Cerocos Kyuhyun panjang lebar saat melihat pemilik apartementnya sedang bersantai ria di teras rumahnya.

“Kyuhyun,,kau akan dapat tempat lebih bagus dari ini..” Jawab ahjussi itu sabar.

“Tapi, ini sudah seperti rumahku sendiri..” Ucap Kyuhyun lagi sambil menundukkan wajahnya.

Tanpa sengaja kedua tangannya pun memilin ujung baju-nya sendiri karena tidak tahu harus berkata apa lagi.

“Kalau ini di bongkar, aku akan tinggal dimana??” Tanyanya kemudian dengan wajah memelas.

“Ryeowookie akan menampungmu..” Ahjussi itu tersenyum ramah.

“Rumahnya ada di kota lain, tidak mungkin..” Kyuhyun menjawab pelan namun terdengar jelas ditelinga ahjussi itu.

Ahjussi itu memang mengenal kedua namja itu dari pertama kali karena keunikan sifat mereka dan keramahan mereka membuat keduanya sangat dikenal dilingkungan sederhana itu.

Termasuk tentang Kyuhyun yang tidak punya siapa-siapa bahkan tidak punya tempat tinggal selain apartementnya itu.

Setelah menimbang selama beberapa menit akhirnya ahjussi itu pun menyerah dan menyerahkan semuanya pada Kyuhyun tentang apa yang akan dilakukan namja itu sendiri.

“Baiklah,,aku menyerah!! Tapi batalkan saja sendiri perjanjiannya.” Ucap Ahjussi itu dengan wajah tennag.

“Ma-maksudnya,,a-aku..”

“Iya,,katakan pada pemilik tanah ini, kau tidak ingin pindah..”

“Ta-tapi..”

“Itu caranya Kyuhyun,kalau kau tetap bersikeras..”

“Mmm,,akan ku coba..”

“Yah!! Selamat mencoba..”

“Gomawoo ahjussiiiii!!!!!” Teriak Kyuhyun tiba-tiba dengan senyum cerahnya dan langsung memeluk ahjussi di depannya itu.

Kemudian segera melepasnya dan berlari menemui Ryeowook yang masih berwajah sendu akan kehilangan tempat tinggal mereka.

“Apa dia berakting?? Kenapa tiba-tiba kegirangan seperti itu??” Tanya Ahjussi itu pada dirinya sendiri.

Namun tidak ada siapapun yang bisa menjawabnya kerana namja cantik itu kini sedang menari dengan riangnya bersama sahabatnya tercinta.

Sepertinya Ryeowook sudah mengetahui kabar gembira itu hingga kini dia pun ikut menari bersama Kyuhyun dengan wajah yang sangat bahagia seperti baru saja lepas dari beban yang sangat parah.

Dan hari itu pun di akhiri Kyuhyun dengan makan siang yang banyak karena hatinya yang lega dan gamenya pun terlupakan karena insiden kecil tersebut.

Tanpa disadari keduanya bahwa saat ini suma ada mereka penghuni di apartement jelek itu kerana orang-orang yang sudah terlanjur pergi itu tidak kembali lagi karena uang kompensasi sudah mereka terima.
.
.
“Hey Kyu,,apa yang akan kau lakukan selanjutnya??” Tanya Ryeowook saat mereka sedang menikmati makan malam yang sederhana buatannya.

“Mwo?? Lhokukhan ahpha??” Tanya Kyuhyun dengan mulut penuh makanan.

“Telan dulu, hey..ngomong yang jelas..” Protes Ryeowook dengan wajah berkerut.

“Bukannya Ahjussi bilang kau harus bicara dengan orang yang ingin membeli tanah ini??!!”

“MWOOO!!!!???”

“Aiishhh!!!!” Ryeowook menyapu mukanya dengan tidak sengaja.

Padahal teriakan Kyuhyun tidak mengeluarkan apa-pun yang sedang dimakan namja cantik itu sebelumnya. Karena tindakannnya itu tanpa sengaja Kyuhyun pun mengerucutkan bibirnya dengan imut.

“Benarkan??” Tanya Ryeowook lagi.

“Iya,ya..aku tidak berpikir kesana..” Ucap Kyuhyun sambil menerawang jauh.

“Ya ampunn!! Memang itu yang harus kau lakukan Kyuhyun!!”

“Tapi,, siapa dia?? Mana ku tahu!!” Kyuhyun kembali mengerucutkan bibirnya dan melihat Ryeowook dengan kening berkerut.

“Apalagi aku!!”

“Pabboya!!” Seru keduanya bersamaan tanpa sengaja.

Sedetik kemudian keduanya pun tertawa dengan lepasnya hingga membuat ryeowook harus memegang perutnya kerana kesakitan.

Sedangkan Kyuhyun langsung berhenti karena seperti teringat sesuatu lalu tiba-tiba ia pun melesat keluar dari apartementnya tanpa kata-kata membuat Ryeowook menganga lebar melihatnya.

Kyuhyun berlari dengan wajah seriusnya menuju rumah pemilik apartementnya yang terlihat sepi karena sepertinya mereka sudah mulai beristirahat.

“Ahjussiiiiiii!!!” Panggil Kyuhyun begitu sampai di depan pintunya.

“Ahjussiiii,,,” Ulangnya kedua kali barulah pintu itu terbuka.

“Ehehehe,,aku mau tanya siapa pemilik tanah ini??”

“Aiishh!! Tunggu sebentar..” Ucap Ahjussi itu kesal lalu masuk ke dalam rumahnya.

Tak berapa lama namja paruh baya itu kembali dengan secarik kertas kecil di tangannya dan menelitinya sekali lagi sebelum kahirnya menyerahkan kertas itu pada Kyuhyun.

“Ini kartu namanya, sekarang pulanglah!! Aku mau tidur”

“Ahh,,gomawo Ahjussi,,kau memang tampan,,bye~~” Ucap Kyuhyun langsung mengambil kartu nama itu.

“Kalau ada maunya..” Jawab Ahjussi itu lalu menutup pintunya kembali.
.
.
Dan malam pun berlalu dengan perasaan bahagia yang dibawa Kyuhyun sampai kealam mimpinya hingga besok pagi.

“Baby Ch…upps!!”

Panggilan yang biasa setiap paginya dilakukan Ryeowook terhenti kerana yang dipanggilnya baby kini sedang serius memakai sepatu dan mengikat talinya.

“Hey,,kau terlambat!!” Ejek Kyuhyun dengan smirknya.

“Kau mau kemana, Kyu??” Tanya Ryeowook dengan wajah melongo.

“Mencari masa depan..”

“Mwo??”

“Ahahaha..Annyeong!!” Ucap Kyuhyun dengan cerianya lalu segera keluar dari apartementnya meninggalkan Ryeowook kebingungan.
.
.
Kyuhyun berjalan dengan langkah ringan mencari taksi yang bisa membawanya ke alamat yang ada di kartu nama kecil ditangannya itu.

“Ehee..kau harus mendengarkanku..” Gumam Kyuhyun sendirian dengan smirknya sambil menatap kartu kecil putih di tangannya.
.
.
“Sudah sampai,,ayo turun..” Ucap sopir taksi yang membawa Kyuhyun.

“Oh,oh..sudah kah??” Tanya Kyuhyun kaget.

Namja cantik itu langsung melihat kiri kanannya untuk mengenali tempat dimana dia berada sekarang.

“Wuaaaah,,dimana ini???” Tanyanya kemudian saat melihat gedung dengan kaca semua menjulang tinggi didepan mereka.

“Ini alamat yang kau tuju, bocah..” Jawab supir taksi itu membuat Kyuhyun mengerucutkan bibirnya.

“Aku tahu kakek!!” Jawab Kyuhyun evil.

“Oii,,aku masih muda” Protes ahjussi itu.

“Aku juga bukan bocah!!!” Jawab Kyuhyun sengit.

“Ya sudah turun sana!!”

Kyuhyun baru sadar bahwa dia masih ada didalam taksi itu bertengkar hal yang tidak penting bersama ahjussi itu.

“Sudah ya,,hati-hati bocah..” Ucap sopir taksi itu lalu menginjak pedal gas taksinya dan pergi dari sana.

“Dasar kakek!!” Gerutu Kyuhyun.

Lalu namja tampan itu pun melangkah dengan penuh keraguan menuju gedung megah nan tinggi di depannya itu. Ditangannya masih ada kartu nama yang jadi pegangannya itu untuk mencari pemilik masa depannya.

“Kemana aku harus pergi??” Tanyanya pada diri sendiri.

Langkahnya yang perlahan itu akhirnya sampai didepan loby yang akhirnya diketahui sebagai perusahaan otomotif. Membuat Kyuhyun menganga dan mengerjap tidak percaya pada dua buah mobil yang sengaja di pajang di ruang depan itu.

“Audy…” Ucap Kyuhyun takjub.

“Ehhm!! Ada yang bisa saya bantu??” Tanya seorang namja yang memakai seragam security dengan penuh selidik.

“Oh,,mm,,ne,,aku mencari orang ini..” Jawab Kyuhyun menyodorkan kartu namanya.

“Orang ini?? Kau tidak tahu siapa dia??” Tanya satpam itu meremehkan.

“Tidak!!”

“Mwo??dasar bocah!!”

“Apa??kau mau berkelahi denganku, eoh?? Ayo,,aku ladeni..” Kyuhyun menarik lengan kaosnya dengan wajah sewot nan menggemaskan.

Nan jauh di dalam sana terlihat beberapa namja dengan pakaian rapi yang sama terlihat jelas mereka orang penting di perusahaan itu. Salah satu dari mereka menyadari ada sesuatu di pintu loby hingga membuatnya berhenti

“Hae-ah!!” Panggil namja lain karena melihatnya berhenti.

“Lihatlah..” Jawab namja yang di panggil Hae itu.

“Apa??” Tanya namja itu lagi dan melihat ke depan. “Ohh,,apa dia mencari pekerjaan??” Tanyanya kemudian.

“Bukan!! Lihat gayanya..”

“Woooo,,,dia mau berantem??”

“Aissh,,bukan!!!” Namja yang bernama Hae atau Donghae itu langsung menepuk kepala rekannya itu.

“Kenapa memukulku??” Protes namja tersebut.

“Diamlah!!”

“Hey, kalian,,tunggu apa lagi??” Akhirnya namja lain datang menegur keduanya karena sudah tertinggal jauh.

“Mianhae,,ehehe..” Ucap Donghae dengan senyum polosnya lalu menarik namja satu lagi bersamanya.

Lee donghae tidak bisa mengalihkan pandangan matanya dari namja cantik di luar sana yang terlihat sedang beradu mulut dengan satpam mereka.

Donghae bisa melihat dengan jelas wajah cantik itu berubah setiap detiknya seiring dengan apa yang dilakukannya.

“Menggemaskan..” Gumamnya.

“Trima kasih..” jawab namja di belakangnya itu.

“Hyukjae pabbo!!” Ucap Donghae kesal lalu bergegas memasuki ruang meeting yang ada di depan mereka.
.
.
Kyuhyun masih bersikeras ingin bertemu dengan orang yang ada di kartu nama itu sedangkan satpam itu bersikeras bahwa orang yang dimaksud Kyuhyun sedang sibuk. Dan lagi Kyuhyun diketahuinya tidak membuat janji apa-apa dengan orang penting di perusahaan itu.

“Tolonglah Ahjussiii..”Pinta Kyuhyun.

“Tidak bisa anak muda..sekarang pulanglah,,saya sibuk..”

“Aiishh..”

“Ahjussii,,” Rengek Kyuhyun tanpa sengaja.

“Aigooo,,pulanglah, besok datang dan buat janji dulu.” Ucap satpam itu akhirnya pergi meninggalkan Kyuhyun seorang diri.

Tidak ada yang bisa dilakukan Kyuhyun lagi selain menunggu atau pulang seperti yang dikatakan satpam itu. Tapi akhirnya Kyuhyun memilih pilihannya yang pertama, yaitu menunggu yang tidak pasti dan mengharap pada yang tidak mengerti.
.
.
Jam berlalu dengan sendirinya tanpa disadari Kyuhyun yang sibuk sendiri bermain game yang memang selalu dibawanya.

Namja itu duduk sendiri di pinggiran bangunan megah itu tanpa peduli pada orang yang lewat yang menatapnya dengan tatapan aneh. Yang diinginkannya hanya bertemu dengan orang yang tidak pernah dikenalnya demi tepat tinggalnya yang terancam.

Karena tidak pernah tahu seperti apa wajah orang yang ingin ditemuinya itu, Kyuhyun hampir saja kehilangan kesempatannya yang datang tiba-tiba itu.

Jika tidak ada satpam tadi yang kembali mengganggunya, mungkin Kyuhyun harus menunggu lagi esok hari.

“Kau tidak mau bertemu dengannya??” Tanya satpam itu tiba-tiba.

“Mwo??” Kyuhyun terkejut tidak mengerti.

“Itu orang yang kau cari,pabbo!!” Ucap Satpam itu lagi sambil menunjuk ke depan gerbang.

Kyuhyun yang mengerti langsung berdiri tegak dan melihat kearah yang ditunjuk satpam itu dan seketika matanya membulat saat orang tersebut membuka pintu mobilnya dan masuk ke dalam.

“Andwaeeee!!!!!” Teriak Kyuhyun sambil berlari mendekati mobil mewah itu.

Begitu sampai di sana Kyuhyun harus mengerang kecewa karena mobil itu sudah melaju dengan mulusnya. Tapi bukan Kyuhyun namanya jika dia harus menyerah secepat itu, dan untuk apa juga dia menunggu hampir seharian.

Tanpa pikir panjang lagi namja cantik itu langsung berlari secepat kakinya melangkah agar dia bisa menyusul mobil yang masih berjalan lambat itu.

Alhasil Kyuhyun berhasil menyusul mobil itu dan berada sedikit jauh didepannya sampai akhirnya Kyuhyun berhenti tepat ditengah jalan untuk menghentikan mobil yang sangat penting baginya.

Dengan tekad yang kuat Kyuhyun berdiri sambil menggigit bibir bawahnya dan memejamkan matanya dengan harapan mobil itu akan berhenti sebelum mereka bertabrakan. Semua yang melihatnya tentu saja berteriak tidak jelas antara menyuruhnya pergi dan meminta mobil itu berhenti.

Dan tentu saja keberuntungan masih berpihak pada namja cantik yang masih berumur 24 tahun itu. Karena hanya 1 jemari jaraknya antara lututnya dan mobil itu akhirnya berhenti.

“Fiuuuhhhh!!!” Gumam Kyuhyun sambil menyapu keringat di dahinya.

“Hey,,apa maksudmu??” Tanya sopir mobil itu tiba-tiba.

“Ohh,,mmm,,” Gumamnya.

Kakinya langsung melangkah ke arah belakang pintu mobil itu lalu mengetuk kaca mobil itu dengan pelan. Kyuhyun ingat orang yang ingin ditemuinya ada didalam, walau kaca hitam mobil mewah itu tidak bisa memberi jaminan apa-apa.

“Permisi..” Ucapnya kemudian.

Tak berapa lama kaca hitam itu pun turun perlahan dan membuat senyuman riang terpatri di bibir Kyuhyun. Dan tanpa aba-aba namja cantik itu langsung mengutarakan maksudnya hingga membuat orang itu bingung menatapnya.

“Tolong,,jangan rubuhkan apartementku,,aku tidak punya tempat lain..” Ulang Kyuhyun kini dengan wajah sedihnya.

“Hey,,Hyung, Ahjussi, Tuan, tolong ya,,aku sudah capek menunggumu disini,,jadi kau harus mengabulkan permintaanku,,ok..”

“Hhhah?? Apa maksudmu??” Tanya orang itu semakin bingung.

“Ahh, Tuan Choi yang terhormat, tolong jangan hancurkan apartement saya,,ne??” Ucap kyuhyun dengan jelasnya.

Namun tetap saja Tuan Choi yang dipanggilnya itu masih terlihat bingung sambil terus meneliti wajah cantik yang tidak sengaja berada sangat dekat dengannya itu.

“Ahh,,aku masih banyak urusan,,jalan pak!!” Ucapnya tiba-tiba dan menutup kaca mobilnya.

Kyuhyun yang terkejut tidak tahu harus mengatakan apa, namun detik selanjutnya namja cantik itu baru sadar kembali apa yang sudah terjadi.

“Heeeyyyyyy…” Panggil kyuhyun pada mobil yang sudah menjauhinya sedari tadi.

“Dasar orang kaya…” Kyuhyun bergumam sendirian.

Kyuhyun berdiri dengan lunglai sambil terus melihat mobil yang sudah tidak ada lagi didepannya itu. Harapannya seperti pergi bersama mobil itu yang entah kemana.

“Tapi tunggu dulu!!”

Dan seperti kenyataan dan ingatan yang baru saja kembali, Kyuhyun langsung memekik keras hingga membuat semua yang lewat didepannya melihat dengan tatapan aneh dan menertawakannya.

“Dia kan namja hujan itu!! Teru-teru” Ucapnya sambil mengingat kembali wajah namja yang baru saja ditemuinya.

“Wajah tampan itu,,tapi dimplesnya kemana ya??” Lanjutnya lagi.

Kyuhyun bingung sendiri sambil terus melihat mobil yang sudah tidak ada lagi didepannya itu. Harapannya seperti pergi bersama mobil itu yang entah kemana.

“Ahh,,dia sangat tampan,,Teru-teru bozu..” Gumam Kyuhyun kemudian sambil berpaling melangkah pergi.

“Awas kau, Teru-teru,,aku akan menghantuimu,,sampai rumahku aman ditempatnya..ahahahaha”

Dan akhirnya Kyuhyun pulang dengan perasaan yang kembali bersemangat setelah tahu siapa pemilik tanah yang ditempati apartementnya. Padahal sebelumnya Kyuhyun sudah memikirkan hal yang tidak diinginkan karena Kyuhyun tidak tahu akan berhadapan dengan orang seperti apa.

Tapi setelah bertemu dengan orang yang bernama Choi siwon atau dinamainya teru-teru bozu itu, Kyuhyun yakin keinginannya akan dipenuhi oleh teru-teru bozu yang baru sekali dijumpainya karena namja tampan berlesung pipi itu pasti orang baik.
.
.
Keesokan harinya hal yang sama terjadi lagi ketika ryeowook akan membangunkan baby besarnya untuk kuliah. Namja cantik itu sudah siap dengan segala keperluannya dan sudah akan berangkat saat Ryeowook tiba di depan pintunya.

“Do’akan aku!!” Ucap Kyuhyun dan di iyakan ryeowook yang masih takjub melihatnya.

Kyuhyun tidak peduli tatapan sahabatnya itu untuk sekarang ini, karena yang terpenting hari ini dia akan kembali menemui teru-teru bozu-nya yang pasti aka nada disaat pagi ketika namja tampan itu sampai di kantornya.

Dan kesanalah Kyuhyun berangkat setelah memberitahu dosennya bahwa dia tidak bisa masuk kuliah hari ini karena ada hal darurat yang harus ditanganinya.

“Berbohong demi kebaikan, tidak apa-apa..” Gumamnya sambil menutup pintu taksi yang membawanya ke depan gedung mewah itu lagi.

“Baiklah teru,,datanglah secepatnya!!” Ucapnya kemudian sambil berdiri disamping gerbang perusahaan itu.

Kyuhyun tidak ingin kembali bertemu dengan satpam kemarin yang membuat harinya menyebalkan untuk kedua kalinya. Maka dari itu gerbanglah pilihan utama tempatnya menunggu kali ini sampai pemilik perusahaan itu datang nanti.

“Pemilik,,pasti dia punya banyak uang..” Gumam Kyuhyun sambil melihat lagi kartu nama siwon.

“Kalau pun iya,,kenapa memangnya??” Tanya seseorang tiba di depannya.

“TERU?!??” Seru Kyuhyun begitu melihat siapa yang ada didepannya dan menyahuti gumaman konyolnya.

Ya, Choi Siwon kini berdiri di depan Kyuhyun yang masih tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Siwon langsung mendekati Kyuhyun begitu namja cantik itu sampai di sana tanpa diketahui Kyuhyun.

“Kenapa memangnya??” Ulang Siwon.

“Belikan aku makan..” Jawab Kyuhyun tanpa sadar kemudian menutup mulutnya.

“Kau belum makan??” Tanya Siwon penuh selidik.

Dan Kyuhyun hanya menggelengkan kepalanya dengan jujur karena dia memang belum makan apa-apa setelah buru-buru meninggalkan Ryeowook.

Siwon terus menatap mata coklat Kyuhyun yang sedang menatapnya dalam dan sedetik kemudian Kuhyun sadar tangannya sudah digenggam dan dia mengikuti Siwon yang menariknya.

Tanpa sadar Kyuhyun menatap tangan kanannya yang hilang ditangan besar Siwon hingga membuat pipinya terasa panas dan bisa dipastikan merona seketika.

“Aiishhh,,” Gerutunya sambil memegang pipinya sendiri dengan tangan sebelah kiri.

Namun namja cantik itu langsung menurunkan tangannya lagi saat mereka melewati beberapa karyawan yang menatap keduanya dengan tatapan bertanya.

Kyuhyun semakin bingung kemana Siwon akan membawanya, mata coklatnya menyusuri bagian dalam perusahaan itu yang membuatnya menganga lebar dan menutupnya kembali saat mulutnya terasa capek.

“Hey,,Teru,,kita kemana?” Tanya Kyuhyun akhirnya tidak tahan penasaran.

Mendengar pertanyaan Kyuhyun langsung membuat langkah kaki siwon berhenti dan berpaling melihatnya.

“Kau bilang apa??” Tanyanya.

“Kita mau kemana???”

“Bukan itu..!!”

“Lalu??” Tanya Kyuhyun dengan kepala dimiringkan.

“Yang pertama..”

“Owhh,ohh,,mm,,Teru..” Akhirnya Kyuhyun mengerti dan menjawabnya dengan malu-malu.

“Choi Siwon..” Ucap Siwon sambil menganggukkan kepalanya lalu kembali berjalan tanpa melepas tangan Kyuhyun.

“Teru..” Jawab Kyuhyun membuat Siwon kembali berhenti.

“Siwon..”

“Teru-Teru..” Jawab Kyuhyun keras kepala.

Akhirnya Siwon membiarkan panggilan aneh yang entah berasal dari mana itu dan kembali melanjutkan perjalanan mereka hingga berhenti di depan cafetaria atau tempat makan siang karyawan kantor itu.

“Mmm,,itu..”Ucap Kyuhyun ragu sambil melihat ke dalam.

“Makanlah..” Ucap Siwon dengan nada sedikit lembut membuat Kyuhyun langsung menatapnya.

“Tidak mungkin..” Jawabnya jujur.

“Ayo,,kau minta dibelikan tadi kan..” Ucap Siwon lagi sambil menarik kembali tangannya memasuki cafetaria yang terlihat mewah itu.

“MWO??ITU,, AKU..” Kyuhyun langsung berhenti berteriak begitu melihat suasana kafe yang nyaman itu.

Dengan wajah merah merona Kyuhyun mengikuti langkah Siwon yang membawanya ke tempat paling sudut agar tidak ada yang mengganggu mereka.

“Pesan apa??” Tanyanya kemudian.

“Mm, tidak usah,,aku tidak lapar..” Jawab Kyuhyun malu dan saat itu pula suara di perutnya mengatakan sebaliknya.

Dengan berat hati dan pipi merona Kyuhyun melihat Siwon yang memasang wajah aneh dan tidak bisa diartikan membuat Kyuhyun semakin salah tingkah.

“Aku lapar,,” Ucap Kyuhyun lupa sama malunya.

Tanpa bertanya apa-apa lagi Siwon meninggalkannya dan memesan makanan khusus makan siang untuk namja cantik yang ditemuinya untuk ketiga kali itu.
Setelah selesai namja tampan itu pun kembali ke tempat duduknya didepan Kyuhyun yang sedang menopang dagunya melihat keluar.

“Ahh,,hujan,,”Gumamnya tiba-tiba.

Dan benar saja gerimis mulai turun membasahi bumi kembali di bulan September ini. Dan Kyuhyun bersyukur berada di dalam ruangan saat udara diluar akan semakin dingin dengan angina yang berhembus dengan lembutnya.

Siwon terus menatap wajah cantik didepannya tanpa berniat memanggil untuk mengatakan pada namja itu bahwa dia sudah kembali. Namun detik selanjutnya Kyuhyun yang menyadari ditatap seseorang langsung berpaling melihatnya.

“Hey Teru,hujan,,coba hentikan..” Ucapnya dengan wajah polos dan bibir dimajukan.

“Maksudmu??” Tanya Siwon bingung.

“Ahh,,tujuanku..mmm, kau yang ingin merobohkan satu-satunya apartment jelek di bangunan real estate itu kan??” Tanya Kyuhyun tiba-tiba.

“Ohh,,ne..”

“Jangan,,itu rumahku,,aku tidak punya tempat tinggal lain..”

“Bukan urusanku..” Jawab Siwon dingin.

“Aiishh!!! Dasar orang kaya!!”

“What!!!”

“Ani, aku mohon,,aku tidak punya uang,,bagaimana aku bisa menyewa apartment lain lagi?? Walau yang lebih jelek sekalipun..”

“Makanlah..” Jawab Siwon mengalihkan pembicaraan.

Kyuhyun ingin membantah sekali lagi , tapi matanya terlihat berbinar saat beberapa makanan lezat sampai di meja mereka. Namja cantik itu tiba-tiba saja merasa sangat lapar dan harus segera menghabiskan makanan itu.

“Aku tidak mau!!” Jawab Kyuhyun dengan bibir dimajukan.

“Itu salahmu..”

“Tentu saja salahmu, Teru pabbo!!”

“Siapa itu Teru??” Tanya Siwon terlihat bingung.

“Kamu, siapa lagi??”

“Kenapa aku??” Tanya Siwon lagi namun Kyuhyun sudah memasukkan makanan kemulutnya.

“Kita sudah pernah bertemu waktu hujan, Teru pabbo..” Jawab Kyuhyun setelah menelan makanannya.

“Lalu apa hubungannya??”

“Tidak ada..”

Kyuhyun hanya menikmati makanan di depannya tanpa mengingat siwon tidak menyentuh apapun. Apalagi namja tampan itu masih saja menyusuri setiap lekuk wajahnya yang terlihat menggemaskan itu.

Nama Teru-teru yang terpikir di kepala Kyuhyun saat pertama kali bertemu dengan siwon disaat hari hujan itu.

“Ahh,aku harus pergi..” Ucap Siwon tiba-tiba bangun dan melesat pergi.

Kyuhyun yang masih mengunyah makanannya tidak sempat menahan namja tampan yang sangat misterius itu.

Kyuhyun rasa siwon orang sangat serius dalam hal apapun, terlihat dari kata-kata yang keluar dari mulutnya itu hanya sedikit. Tapi hal itu juga yang membuat Kyuhyun semakin penasaran dan ingin mengetahui apa yang ada dibalik jas rapi itu.

“Mwo??” Teriak Kyuhyun menyadari pikirannya sendiri. “Dasar pabbo!!”

Namja cantik itu pun terus menikmati makanannya sampai tidak ada yang bersisa dan membuat perutnya sedikit terlihat. Dengan wajah riang Kyuhyun membelai perutnya dan bersyukur dapat makanan yang lebih enak dari yang biasanya.

“Tapi,,siapa yang akan bayar ini???!” Tanyanya baru sadar.

“Semuanya sudah di bayar..” Jawab pelayan di belakangnya.

“Ooh,,benarkah??” Tanya Kyuhyun ragu.

Pelayan itu hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum melihat kelakuan namja cantik itu dan sedikit menundukkan wajahnya saat Kyuhyun berdiri untuk pergi.

Kemudian Kyuhyun pergi mencari Siwon kembali, padahal dia tidak tahu kemana harus pergi. Namun kakinya melangkah sesuai perintah otaknya yang ingin bertemu Siwon sekali lagi.

Setelah berjalan-jalan sendirian dengan wajah polos dan membingungkan, akhirnya Kyuhyun menyerah dan berhenti tiba-tiba. Setelah melihat sekelilingnya barulah Kyuhyun sadar bahwa dia berada di tempat yang tidak pernah dikenalnya.

“Ohmygod!!! Dimana iniiiii???” Teriaknya frustasi.

Suaranya yang keras membuat beberapa sahutan terdengar dibelakang hingga membuatnya merinding sendirian. Tanpa pikir panjang namja cantik itu langsung duduk dilantai dan melihat lagi kesekelilingnya dengan wajah polos.

“Aku tersesat..” Gumamnya pasrah.

“Siapapuuun..pungut aku dong..” Ucapnya entah pada siapa.

“Bolehkah??” Tanya seseorang tiba-tiba di belakangnya.

“Nooooo…” Jawab Kyuhyun memeluk dadanya tanpa melihat orang itu.

“Aigoooo,,tadi dia bilang siapapun..bagaimana, huh??” Tanya seorang lagi.

“Chagi,,jangan mengganggunya..” Ucap namja pertama akhirnya berdiri didepan Kyuhyun.

“K-kalian siapa??” Tanya Kyuhyun gugup.

“Kami?? Hanya lewat,,kau anak kucing tersesat ya??” Tanya namja tampan itu lagi.

“Bukan!!” Bantah Kyuhyun.

“Lalu?? Kau ingin kami pungut??”

“Tidak!!”

“Ohh,,ayolah!!!”

“Tidak,,Siwoo~~~n!!!!” Teriak Kyuhyun tiba-tiba membuat kedua namja itu berhenti dan terlihat kebingungan.

“Siwon?? Kau kenal Siwon??” Tanya namja yang pertama bingung.

“Ahh,,kalian juga kenal??” Tanya Kyuhyun langsung merasa bahaya sudah lewat.

“Dia sahabat kami..” Jawab namja satu lagi.

“Kenalkan, aku Donghae,,ini namjachinguku, Hyukjae..” Ucap namja pertama itu dengan senyum ramahnya tiba-tiba.

“Lalu, kenapa kau memanggilnya??” Tanya Donghae kemudian.

“Tidak, aku tidak memanggilnya..” Bantah Kyuhyun yakin.

“Iya,,tadi,,barusan,,”

“Tidaaakk, dia itu teru,,bukan Siwon..”

“Mwo?? Teru??” Tanya Hyukjae semakin bingung.

“Ahh, sudahlah,,aku mau ketemu dia, kalian tau dimana??” Tanya Kyuhyun sok akrab.

“Ohh,,,tahu,,ayoo..” Jawab Donghae langsung menarik Kyuhyun dan membawanya pergi dari sana.
.
.
Tak berapa lama mereka bertiga pun sampai didepan pintu kaca besar dan bertuliskan ‘direktur’ di atasnya membuat Kyuhyun semakin yakin bahwa Siwonlah pemilik semuanya ini.

“Ayo,,dia pasti didalam.” Ucap Donghae.

Dan Hyukjae langsung membuka pintu kaca itu tanpa mengetuk lebih dulu dan membuat Kyuhyun sekali lagi percaya bahwa mereka memang sahabat dari seorang Choi direktur Won.

“Upps,,mianhae..” ucap hyukjae begitu pintu itu terbuka.

Di dalam sana terlihat Siwon sedang bersama seorang yeoja yang berdiri sangat dekat dengannya dan terlihat sangat serius.

Tanpa sebab apa-pun Kyuhyun tiba-tiba merasakan sesuatu di dadanya, seperti diiris dan terasa sakit. Membuatnya tanpa sadar memegang dadanya sekilas dengan pandangan lurus menatap Siwon.

“Kami akan datang lagi..” Ucap Donghae.

“Tidak apa-apa,,kami sudah selesai..” Ucap Siwon lalu tersenyum pada yeoja cantik itu.

Dan sekali lagi dada Kyuhyun diiris tipis namun membuat sakitnya dua kali lipat dari yang pertama tadi. Kyuhyun bahkan tidak menyadari kepergian yeoja itu karena matanya tidak pernah lepas dari Siwon yang ada didepannya.

“Kami menemukan kucing ini tersesat..” Ucap Hyukjae kemudian.

Dan Siwon baru menyadari bahwa ada orang lain diantara mereka yang sedari terus saja menatapnya tanpa berkedip. Siwon tidak menjawab ucapan Hyukjae karena tatapannya kini terpaku pada Kyuhyun yang menatapnya dalam.

Hal itu membuat Donghae dan kekasihnya menatap mereka bingung dan akhirnya memilih meninggalkan ruangan itu tanpa berkata apapun lagi.

Menit selanjutnya Kyuhyun baru menyadari bahwa mereka saling bertatapan hingga berapa lama tanpa ada kata-kata yang keluar dari bibir mereka. Kyuhyun tidak tahu arti tatapan Siwon yang sama dalamnya itu, tapi Kyuhyun tahu bahwa dia sudah terperangkap dalam mata hitam itu.

“Teru..” Panggilnya setengah berbisik.

“Ahh,,aku sedang membicarakan masalah apartmentmu,,sekretarisku..”

“Jinjja??!!?” Tanya kKuhyun dengan semangat yang berlebihan.

Pertanyaannya itu entah dimaksudkan untuk dua pernyataan, Kyuhyun tidak begitu yakin. Tapi jawaban Siwon tadi membuat semua beban yang ada dikepala dan dadanya sedikit terangkat.

“Hey,,teru-teru..” Panggil Kyuhyun lagi.

“Ne??” Jawab Siwon tanpa sadar.

“Mmm,,itu,,aku..mm, I love you..” Ucap Kyuhyun dengan wajah merona seketika dan tentu saja membuat mata Siwon hampir keluar dari sarangnya.

“Apa maksudmu??” Tanya Siwon tidak percaya.

“Ya itu,,aku menyukaimu,,ani,,mencintaimu..” Jawab Kyuhyun yakin.

“Dari mana keyakinanmu itu??”

“Dari hati..”

“Cih,,aku tidak percaya..pulanglah..”

“Mwooo??? Kau mengusirku??”

“Iya,,kurang jelas??”

“Awas kau!! Akan ku buat kau percaya,teru-teru bozu..bye!!!”

Kyuhyun menghentakkan kakinya seklai lalu keluar dari ruangan itu secepat dia bisa karena dia sudah tidak sanggup berada didepan namja tampan itu lagi.

Sampai di luar ruangan Kyuhyun langsung merutuki dirinya sendiri karena sudah mengeluarkan kata dahsyat itu dengan tiba-tiba. Tapi memang itulah yang dirasakan Kyuhyun pada namja tampan yang baru tiga kali ditemuinya itu.

Kyuhyun tidak tahu apa yang menyebabkannya mengatakan cinta secepat itu yang tentu saja membuat Siwon tidak percaya. Tapi setelah melihat senyum Siwon pada yeoja itu membuat Kyuhyun bertekad ingin memiliki senyuman menawan itu yang tidak pernah ditujukan Siwon padanya.

Dan rasa sakit yang dirasakannya tadi bukan sakit yang biasanya terjadi yang bisa disembuhkan oleh obat. Melainkan sakit karena melihat kedekatan yeoja itu dengan Siwon yang dari pertama sudah mencuri hati Kyuhyun.

“Ahh,,pabo!!” Gerutu Kyuhyun sambil melangkahkan kakinya meninggalkan gedung tinggi itu.

Dan kali ini Kyuhyun sudah menghafal jalan yang ditujunya tadi saat bersama dua sahabat Siwon yang tidak diketahui keberadaannya sekarang.
.
.
Sesampainya Kyuhyun di rumah dengan wajah lesu langsung saja membuat Ryeowook yang memang menunggunya berwajah khawatir.

“Waeyo Kyu??”

“Hoooo,,cintaku diragukan..” jawab Kyuhyun menerawang.

“MWO???” Ryeowook tidak percaya pada apa yang didengarnya.

“Kau ini kenapa Kyu?? Tadi pagi kau bilang mencari masa depan, dan sekarang cintamu diragukan, apa kau baik-baik saja??” Tanya Ryeowook semakin khawatir.

“Neee,,cintaku diragukan oleh masa depanku, Wookie-ah..” Jawab Kyuhyun langsung merebahkan tubuhnya di sofa.

Ryeowook yang kebingungan hanya bisa menggelengkan kepalanya dan segera pergi ke dapur untuk mengambil air putih dan memberikannya pada Kyuhyun.

“Jelaskan padaku..” Ucapnya kemudian.

Kyuhyun meminum airnya dengan patuh dan mengembalikan gelasnya pada Ryeowook lalu menatap wajah sahabatnya itu dengan serius.

“Aku mengatakan cinta pada seseorang, pemilik tanah ini, dan dia tidak percaya..” Ucap Kyuhyun akhirnya.

“Mwo?? Secepat itu?? Bagaimana dia percaya??” Tanya Ryeowook berkerut.

“Tapi, aku jujur Wookie-ah,,aku tidak pernah bohong..” Jawab Kyuhyun dengan wajah polosnya.

“Aku tahu..” Jawab Ryeowook langsung.

“Eheee,,kan??”

“Eumm,,lalu,,kau akan menyerah??” Tanya Ryeowook penasaran.

“Emm,,aku..” Kyuhyun terlihat ragu.

“Tentu saja tidak, pabboya!!” Ucap Ryeowook lantang menggantikan Kyuhyun.

Namja cantik itu langsung memberi sahabatnya itu death glare mematikan karna sudah membuatnya terkejut tiba-tiba. Tapi kemudian..

“Tentu saja,,yeaahhh!!!” Serunya penuh semangat.

“Yeaahhhh!!!” Ikut Ryeowook memberi dongsaengnya semangat.

“Ehh,,tapi siapa namanya, seperti apa??” Tanya Ryeowook kemudian.

“Tampan,,seperti Teru..” Jawab Kyuhyun dengan senyum garingnya.

“Teru-teru mana ada tampan, pabbo!!” Ucap Ryeowook langsung memukul kepala Kyuhyun pelan.

“Aiishh,,nanti kau juga tahu..”

“Ahh, ne, First love, huh?? Tapi yang jelas, fighting!!” Ledek Ryeowook sekaligus menyemangati Kyuhyun.

Namja cantik itu hanya bisa merona mendengar kata sahabatnya itu yang seratus persen benar adanya. Ini kali pertama Kyuhyun jatuh cinta untuk 24 tahun hidupnya selama ini, dan Kyuhyun bertekad akan mendapatkannya secepat mungkin.

Tapi apa dikata jika hari berikutnya Kyuhyun punya kesibukan di kampusnya hingga membuatnya tidak bisa menemui namja tampan pencuri hatinya itu.
.
.
Dan hari pun berlalu setelah pernyataan cinta itu, Kyuhyun bagai menghilang ditelan bumi setelah sebelumnya setiap hari menunggunya untuk meminta. Dan sampai hari ini pun namja cantik itu tidak menampakkan dirinya di depan kantor Siwon apalagi bertemu dengannya.

“Kau merindukan kucing itu??” Tanya Donghae tiba-tiba.

Saat ini mereka bertiga sedang menghabiskan waktu istirahat mereka di atas atap gedung bangunan tinggi itu. Ketiganya selalu menghabiskan waktu bersama baik di dalam maupun diluar kantor.

“Dia bukan Kucing..” Jawab Siwon sambil menerawang ke langit lepas.

“Tapi dia Marmut..” Jawab Hyukjae.

“Terus, apa yang terjadi dengan apartmentnya??” Tanya Donghae mengalihkan pembicaraan.

“Aku akan tetap meratakannya..”

“Mwoo??? Kau kejam Siwonnie.. lihat itu..” Ucap Donghae sambil melihat ke bawah.

Di bawah sana Kyuhyun baru saja memasuki gerbang perusahaannya dengan wajah letih dan terlihat buru-buru.

“Dia datang lagi..” Ucap Hyukjae.

“Aku belum mengiyakan permintaannya..” Jawab Siwon.

“Kalau begitu dia akan terus mencarimu..” Ucap Donghae melanjutkan perkataan siwon yang masih setia menatap namja cantik itu di bawah.

“Kenapa dia tidak masuk saja??” Tanya Hyukjae bingung melihat Kyuhyun hanya berdiri saja.

“Mungkin dia berpikir aku ada di luar..”

“Ahh,sayangnya..tunggu dulu..”

Donghae mengedarkan pandangannya mencari sesuatu agar bisa digunakannya untuk mencapai Kyuhyun di bawah. Dan kebetulan saja ada serpihan semen kering yang ada dipinggiran atap disana hingga membuat donghae tersenyum sendiri.

“Ini caranya..” Ucapnya sambil mengambil semen sebesar gengaman anak kecil itu dan berjalan ke pinggir.

“Heyyy..kau akan mengenainya,,” Cegah Hyukjae tidak percaya.

“Tenang saja..” Ucap Donghae langsung melempar benda itu kebawah dan berharap Kyuhyun akan menyadarinya.

Dan tentu saja namja cantik itu menganga lebar melihat benda itu melayang ke arahnya, namun reflek Kyuhyun lebih cepat berjalan hingga membuatnya langsung menghindar.

“Aiigooo,ada yang ingin membunuhku..” Ucap Kyuhyun begitu melihat benda itu pecah di tanah.

Lalu Kyuhyun pun melihat ke atas tempat benda itu berasal dan hampir jatuh menimpanya. Setelah meneliti semaksimal mungkin akhirnya Kyuhyun bisa melihat dengan jelas siapa yang melemparnya.

“Dasar ikan!! Apa dia mau membunuhku??” Gerutu Kyuhyun saat melihat Donghae sedang melambai ke arahnya.

“Awas kau!!” Ancam Kyuhyun sambil mencari sesuatu didalam tasnya.

Setelah beberapa detik Kyuhyun akhirnya mengeluarkan kertas polio dan sebuah bulpen tinta besar lalu kembali memakai tasnya.
Kemudian namja cantik itu pun menunduk sebentar untuk menuliskan sesuatu di kertas itu sambil mengeluarkan smirknya yang mengerikan. Lalu Kyuhyun pun menengadahkan kepalanya sambil mengangkat kertas itu tinggi-tinggi agar Donghae bisa melihatnya.

“Ohmygod!! Jinjjaaaaa?????” Teriak Donghae sambil memegang kepalanya setelah membaca tulisan Kyuhyun.

Saat itu pula kedua namja yang tidak dilihat Kyuhyun tadi keluar dan ikut melihat ke arahnya. Dan Kyuhyun mengenali namja pertama yang langsung menunduk melihatnya, dialah Choi Siwon.

Tanpa sadar kyuhyun menyunggingkan senyuman manisnya saat melihat wajah Siwon yang nampak jelas kekhawatiran di sana. Kyuhyun hanya menuliskan satu kata ‘Darah’ di kertasnya yang dimaksudkan untuk mengerjai Donghae yang bukan sengaja melemparnya.

Setelah melihat Siwon ada di sana Kyuhyun langsung mengambil kertas lain dan menuliskan satu kata yang membuat kedua sahabat siwon tertawa melihatnya.

“Teru…”

Siwon yang melihat itu langsung saja mengatakan sesuatu pada sahabatnya itu yang langsung berlarian entah kemana. Namun beberapa menit kemudian mereka kembali dengan kertas dan bulpen yang sama seperti yang dimiliki Kyuhyun.

Siwon langsung mengambil bulpen itu dan menuliskan satu kata dan langsung memperlihatkannya pada Kyuhyun yang sudah terlalu lama menunggu di bawah.

“Siwon”

“Cih..keras kepala..” Gumam Kyuhyun lalu kembali menuliskan kata-kata untuk Siwon.

“Miss me??”

“Tidak”

“Bohong!!”

“Tidak ada gunanya”

Kyuhyun langsung memasang wajah sedih membaca kata-kata Siwon, namun segera menulis kembali.

“But I MISS YOU”

“….”

Kyuhyun langsung tertawa melihat Siwon membalikkan kertasnya tanpa menuliskan apa-apa dengan wajah blank. Bukan maksud Kyuhyun untuk mengerjainya, tapi itu yang dirasa Kyuhyun saat tidak melihat namja tampan itu beberapa hari ini.

Selama tidak mengunjungi Siwon untuk meminta pembatalan apartementnya diratakan, Kyuhyun menghabiskan waktunya dengan belajar karena ada beberapa mata kuliah yang diujiankan. Selain itu Kyuhyun juga berusaha menata hatinya selama tidak bertemu dengan namja tampan itu.

Menata hati dan menyelami apa yang dirasakannya itu bukanlah cinta sesaat, tapi tumbuh dengan cepat di hatinya. Beberapa hari tidak melihat siwon membuatnya takut untuk bertemu kembali karena mungkin Siwon akan mengira pernyataannya yang lalu hanya ucapan dibibir semata.

Tapi kerinduan Kyuhyun yang semakin dalam mengalahkan semua pikiran buruk yang sudah dibayangkannya terlebih dahulu. Dan akhirnya Kyuhyun kembali mengunjungi Siwon dengan dua alasan yang sama pentingnya bagi hidupnya saat ini.

“Teru..Aku bersungguh-sungguh sejak awalku..” tulis kyuhyun lagi.

“Kau cinta pertamaku..”

Siwon tidak membalas lagi tulisannya namun hanya melihat dengan seriusnya namja cantik itu yang berusaha menulis kata-katanya lembar demi lembar.

“Ini bukan demi apartmentku..”

“Tapi sejak hari itu, kau Teru-teru bozu-ku”

“So…Choi Si teru won…”

“Love me, Please^^”

Kyuhyun memasang wajah tersenyum penuh keyakinan sambil terus menatap mata siwon dalam walau dari kejauhan.
Bahkan dia tidak peduli dengan banyaknya karyawan siwon yang sudah keluar dan menemaninya di sana sambil melihat ke atas dengan perasaan cemas akan jawaban yang akan diberikan oleh direktur mereka.

Namun setelah di tunggu beberapa menit tetap tidak ada jawaban dari siwon yang berdiri mematung dengan wajah datarnya seperti biasa.

Kyuhyun yang melihatnya langsung merasakan sakit dihatinya berkali lipat dari hari itu saat Siwon meragukannya. Setelah menghela nafas lelah akhirnya Kyuhyun merapatkan bibirnya dan tersenyum lemah sambil berpaling pergi dari sana.

Namun setelah beberapa langkah sebuah batu atau pecahan semen kembali jatuh tepat didepannya hingga membuatnya berhenti seketika.

Dengan reflek Kyuhyun langsung berpaling dan melihat ke atas yang kini terdapat kertas yang melambai-lambai di tiup angin dari atas. Setelah beberapa detik mencoba membaca tulisan yang ada di kertas itu, akhirnya senyuman manis pun terkembang di bibirnya yang berwarna.

“I love You, Teru.”

Tapi kemudian Kyuhyun sadar bahwa Siwon sudah tidak ada lagi disana, juga Donghae dan namjachingunya. Saat Kyuhyun masih tetap membaca tulisan itu berkali-kali sampai dia bisa mengukirnya di kepala.

Tiba-tiba sebuah suara membuatnya terkejut dan tanpa aba-aba pun pipinya merona dengan indahnya saat menyadari suara siapa yang kini ada didepannya.

“Aku di sini, jangan melihat ke sana…” Ucap Siwon dengan wajah tampannya yang tidak pernah berubah walau tidak ada senyuman di sana.

“A-apa itu benar??” Tanya Kyuhyun gugup tiba-tiba.

“Aku tidak pernah berbohong…” Jawab Siwon langsung berdiri begitu dekatnya dengan Kyuhyun.

“Mmm,,terima kasih..” Ucap Kyuhyun menundukkan wajahnya.

“Untuk apa??” Tanya Siwon sambil terus menatap bibir di depannya itu.

“Mencintaiku,,begitu cepat..”

“Kau salah..” Jawab Siwon membuat Kyuhyun langsung menatapnya.

Namun harus kembali menunduk karena wajah Siwon yang terlalu dekat membuatnya sulit untuk bernafas.

“Aku sudah menyukaimu sejak awalku..” Ucap Siwon kemudian.

Dan kali ini Kyuhyun langsung menatapnya tanpa ragu untuk mencari kebenaran dari kata-kata itu. Namun kata-kata yang mengejutkan itu benar-benar tidak bisa diragukan sedikitpun karena mata Siwon yang sedang menatapnya menepis semua keraguannya.

Dan kemudian tanpa ragu lagi Kyuhyun langsung memeluk namja tampan yang sudah menjadi kekasihnya itu dalam beberapa hari.

Dengan pelukan itu pun semakin membenarkan kata-katanya di hari pertama saat ingin bertemu Siwon, bahwa dia akan mencari masa depannya.

Dan sepertinya Siwonlah yang akan menjadimasa depannya, saat Kyuhyun merasakan Siwon membalas pelukannya dengan penuh kelembutan.

“Ahh,,bukankah itu??” Kyuhyun langsung melepas pelukannya saat melihat mobil hitam yang dikenalnya berada tidak jauh dari mereka berdiri.

“Ada apa??” Tanya siwon sedikit kesal pelukannya terlepas.

“Mobil itu selalu lewat didepanku” Jawab Kyuhyun saat mobil itu mendekati mereka.

“Ahh,,itu..” Siwon berhenti berkata saat mobil itu berhenti tepat didepannya.

“Sudah siap, Tuan??” Tanya sopir didalam mobil itu setelah menurunkan kaca depannya.

“Ini mobilku, Kyuhyun..ayo..” ucap siwon tersenyum untuk pertama kali.

Tapi Kyuhyun hanya menatapnya terbelalak tidak percaya dengan mulut terbuka mengumpulkan semua kepingan yang bisa diingatnya. Setelah semuanya menyatu barulah Kyuhyun mengeluarkan suaranya yang tercekat ditenggorokan.

“Ja-jadi..kau mengikutiku??” Tanya Kyuhyun baru sadar dan Siwon hanya menganggukkan kepalanya.

“Se-sejak kapan?”

“Sejak hari hujan itu, setahun yang lalu..”

“MWOOOO????”

“Jangan berisik,,ayo..” Ajak Siwon sambil menarik tangan Kyuhyun.

“Kemana??”

“Makan malam..”

“Tap-tapi..”

“Tidak ada tapi-tapian, dan jangan lupa apartmentmu akan tetap diratakan..”

Kyuhyun langsung menarik tangannya dengan kasar hingga membuat Siwon berhenti dan melihatnya penuh tanya.

“Dari awal ingin diratakan karena akan dibangun yang baru atas namamu..”Ucap Siwon dengan wajah yang biasa saja.

Namun Kyuhyun sekali lagi seperti kehilangan arwahnya mendengar penuturan yang kedua dari namja yang baru saja jadi kekasihnya itu.

“Atas namamu..” Ulang Siwon sambil memasukkan Kyuhyun ke dalam mobilnya.

“Kau tidak bisa melakukannya..” Jawab Kyuhyun masih tidak percaya.

“Aku bisa segalanya..”

“Andwaeeeee!!!!!”

Dan teriakan Kyuhyun pun mengalun dengan indahnya seiring laju mobil itu meninggalkan perusahaan Siwon dan karyawannya yang sedari tadi menyimak pembicaraan mereka dengan takjub.

Semua dari mereka berharap yang terbaik untuk kedua namja yang baru saja merajut kasih itu agar selalu bahagia bersama hingga selamanya.

THE END.

.

.

.

Klik di sini jika ini FF favorit Kalian ^^

Advertisements

31 thoughts on “[FF Kontes] LOVE ME, Please^^

  1. aduhh kyu kyu gemesin banget sih. Polos & periang banget. Pengen nyubitt rasanyaaaa ;AAAA;
    teru teru won ternyata udh suka sama kyu sejak hujan.. Awwww aku kira ga suka. Wajahnya terlalu datar sih 😀
    panggilan barunya cuteeeee….takutnya diganti jdi terong-terongan. HAHAHA

  2. woww… Kyu kerennn… Entah kenapa wajah datar siwon justru semakin membuat wonnie kerreeennnn…… Teru-teru bozu… Nice fic sunbae….

  3. Haloooo Readers baru disini.. ^^
    waktu lagi iseng nyari ff wonkyu, eh akhirnya ketemu ff ini deh 😀
    FF nya bagus, tapi kalo menurut aku kayak gantung yaaa ,-, buatin sequel dong tentang gimana pertemuan awal wonkyu, trus gimana awalnya siwon suka ama kyu sampe akhirnya cintanya dibls sama siwon, tapi pake sudut pandang siwon 😀 request ya ya ya please ^^ #sungkem But, This story is good (y)

  4. Haha…Kyu kocak banget disini, paling kocak di antara ff yg pernah ku baca, evilnya ttp jd ciri khasnya..Choi Teru Won jg beda, cool..biasanya kn dia yg kocak..sukaaa deh sm ff nya..
    Vie unnie, aku setuju sm yg lain, sequel please..penasaran sm pertemuan teru teru bozu gmn sih..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s