Posted in BL, Drama, Romance

Everything it’s OK, Baby

10428026_1510113532561540_6242439865684052851_n

By. Miss Lee

 

Cast : Siwon x Kyuhyun

Eunhyuk, Changmin, Kennie

Genre : romance, drama

Rate : T (Boys Love)

 

Everything it’s OK, Baby

Yeoja yang berusia yang hampir memasuki usia 40 tahunan itu terlihat bingung dengan keadaan si namja tampan yang kini mondar – mandir sembari memainkan handphone nya. “Siwon-ah, gwaenchana?” si namja tampan bernama Choi Siwon itu hanya mengedikan bahunya tanda ia tidak mengetahui sebenarnya isi hatinya itu, Kennie sebagai seorang sahabat dan juga menjabat sebagai manager pemasaran di perusahaan Siwon hanya bisa menghela nafasnya, ia yakin ini berhubungan dengan seorang cintanya Siwon yang tertinggal di Korea sana. “Siwon.. sebentar lagi kita akan segera melakukan penandatanganan kontrak kerjasama, bila keadaanmu seperti ini bagaimana semuanya akan berjalan dengan lancar??”.

Siwon hanya bisa terduduk di sofa tunggal yang berada di dalam kamar hotelnya, “Aku tidak bisa menghubunginya” ternyata benar adanya tebakan Kennie. “Kau bisa menghubunginya nanti setelah kau selesai melakukan penandatanganan kan Siwon??” Kennie mencoba memberikan solusinya, “Tidak bisa noona, kau pasti tau setelah penandatanganan pasti akan ada jamuan makan, lalu kapan aku bisa menghubungi, Kyuhyunku??” ujarnya dengan suara melemah. “Aku merasa pasti ada yang terjadi dengannya di Korea, tapi apa?? Lebih baik aku menghubungi Eunhyuk saja” Siwon kembali menekan layar touch screennya untuk menghubungi sepupu jauhnya itu, sepupunya itu sangat bisa di andalkan dalam hal apapun.

“Hyuk, kau dimana?” terdengar helaan nafas di seberang line sana, “Hyuk. Kau mendengarku kan?” , “Ck.. waeyo? Kau selalu menghubungiku disaat membutuhkan bantuanku kan? Ada apa lagi denganmu dan Kyuhyun?” Siwon tersenyum karena walau dari nada ketusnya, ia sangat tahu bahwa Eunhyuk akan selalu membantunya, “Aku mengkhawatirkannya. Ia tidak bisa dihubungi sejak tadi pagi, aku benar – benar membutuhkannya” Siwon hanya bisa menahan sesak, ia merasa ada sesuatu yang terjadi dengan kekasihnya tetapi ia merasa seperti kekasih yang jahat karena tidak tau apa yang terjadi, terlebih kini dirinya berada jauh dari sang kekasih. Tuntutan perkerjaan mengharuskan dirinya untuk terbang ke Beijing, China meninggalkan Kyuhyun di Korea.

 

Haahhh… kau ini, urus saja dulu perusahaan jangan memikirkan apa yang terjadi di Korea, karena semuanya baik – baik saja, percayalah kepadaku. Bila Kyuhyun tahu, dia pasti akan kecewa. Selama ini kau yang selalu mengajarinya untuk professional, ingat Siwon perusahaan akan melakukan kerjasama yang cukup besar nilainya, kau jangan membuat orang – orang yang bergantung padamu, kecewa.” Siwon menyela perkataan Eunhyuk “Tapi Hyuk-ah, apa aku berlebihan bila aku memikirkan kekasihku? Aku benar – benar merasa ada sesuatu dengannya. Karena tidak biasa – biasanya ia sulit dihubungi” , “Baiklah.. baiklah.. aku akan ke apartemen Kyuhyun sebelum aku pergi ke kantor. Sekarang kau bisa tenang kan? Lanjutkan pekerjaanmu, Siwon-ah” Siwon tersenyum senang, “Gomawo.. gomawo.. aku sekarang bisa tenang, tapi bila ada apa – apa, kau langsung hubungi aku mengerti? Aku tutup sambungannya, bye..” Siwon kembali memasukkan handphone nya ke dalam saku celananya.

“Bagaimana Mr. Choi? Semuanya sudah selesai?” Siwon menganggukan kepalanya, terlihat senyuman tipis sudah menghiasi wajahnya, walau tidak terlalu lebar, “Sekarang kita sarapan dulu lalu pergi ke tempat penadatanagannya, kajja” Siwon berjalan terlebih dahulu keluar kamarnya, diikuti Kennie yang berjalan dibelakangnya, “Dasar anak muda, haaahhh… untung kau sudah ku anggap adik sendiri, bila tidak? Aku sudah mengajukan permohonan peninjauan ulang agar letak kedudukan Direktur Utama tidak disandangnya kembali. Kau sangat beruntung mendapatkan kekasih yang sangat perhatian, Kyuhyun-ah” Kennie bergumam sendiri sembari tetap mengikuti langkah Siwon.

 

Everything it’s OK, Baby

Eunhyuk berjalan santai memasuki gedung apartemen yang sudah sering ia kunjungi, mungkin lebih tepatnya mengunjungi di saat kedua sepasang kekasih itu membutuhkannya. (poor hyukie) setelah sampai di tempat tujuannya, bisa dilihat pintu yang memang tidak tertutup rapat, Eunhyuk memang sempat ragu untuk memasukinya tetapi saat mendengar suara pecahan kaca, dirinya seakan tertarik magnet untuk segera masuk walau tanpa permisi, “Kyuhyun-ah…” Eunhyuk terkejut melihat Kyuhyun yang hanya berdiri terdiam, didepannya terdapat Changmin, sahabat Kyuhyun yang juga dulu pernah Siwon cemburui. “Kyu.. gwaenchana?” Eunhyuk menghampiri Kyuhyun yang hanya dibalas dengan senyuman datar darinya.

“Duduklah Kyu.. eum Eunhyuk-ssi silahkah duduk, saya bersihkan dulu pecahan kacanya” Changmin segera melesat ke arah dapur dengan membawa sapu untuk membersihkannya. “Kyu..” , “Apakah Siwon hyung yang meminta hyung datang kesini?” tanyanya langsung, Eunhyuk mengangguk, “Kau bertengkar dengannya?” , “Anieyo.. kami baik – baik saja” changmin datang membawakan dua cangkir coklat panas ke hadapan Eunhyuk dan Kyuhyun. “Diminumlah..” pintanya, Eunhyuk mengambil suguhannya tetapi ia bisa melihat dengan jelas bagaimana Kyuhyun bergetar saat mengambil gelas itu, Changmin mendekati Kyuhyun untuk duduk disampingnya, sembari tangannya merangkul dan mengelus bahu Kyuhyun.

Eunhyuk mengernyit bingung dan juga ada rasa curiga, sebenarnya ada apa dengan Kyuhyun dan mengapa Changmin seakan berusaha menenangkannya, “Apakah mereka pacaran?” inner Eunhyuk yang sepertinya terbaca oleh Changmin. “Kami hanya sahabat, aku sudah mempunyai kekasih” ujarnya memastikan. “Aku tidak menuduh kalian.. eum.. itu” Eunhyuk gelagapan untuk berkata, “Aku datang karena Kyuhyun sedang membutuhkanku” Eunhyuk hanya bisa mencoba mendengarkan penjelasan Changmin, “Ntah apa kau sudah melihat tayangan di berita mengenai girlband yang mengalami kecelakaan, atau tidak? Tapi itu ada sangkut pautnya dengan keberadaanku disini bersama dengan Kyuhyun” , “Aku tidak mengerti apa maksudmu, Changmin-ssi”.

 

“Yang perlu hyung tau, aku hanya tidak ingin Siwon hyung khawatir kepadaku. Dan kami berdua memang benar – benar bersahabat” kini Kyuhyun membuka suaranya kembali, “Okay.. okay.. kalian berdua bersahabat dan aku sudah mengetahuinya, tetapi disini aku hanya menjelaskan bahwa Siwon memintaku untuk memastikan keadaanmu. Sebenarnya ada apa denganmu Kyu? Lalu hubungannya dengan berita itu apa?” Eunhyuk penasaran dengan segala teka teki yang dikatakan oleh Changmin tadi. “Kecelakaan yang menimpa mereka, sama persis yang dulu pernah aku alami” , “Mwo??” Eunhyuk seakan memastikan bahwa pendengarannya masih berjalan dengan baik.

“Ne hyung.. tahun 2007 aku pernah mengalami kecelakaan, hingga menyebabkan aku koma selama 4 hari. Kejadiannya sungguh sama persis seperti yang pernah aku alami dulu..” Kyuhyun menjeda ucapannya hanya untuk mengatur nafasnya yang terasa sesak, bila ia mengingat kejadian dulu yang hampir merenggut nyawanya, Changmin menggemgam erat tangan Kyuhyun memberikannya kekuatan. “Kau tidak pernah mengatakannya kepada Siwon?” , “Kejadian pahit yang seharusnya aku lupakan walau itu pun akan selalu aku ingat sampai kapanpun, karena mukjizat Tuhan itu ada. Dulu selesai aku melakukan proses syuting di salah satu radio, aku pulang bersama ketiga rekan kerjaku. Ntah mengapa saat itu aku merasakan kantuk yang sangat kuat, hingga aku memutuskan untuk memakai headset dan tertidur. Baru saja sebentar aku tertidur, aku merasakan tubuhku terguncang dan saat aku membuka mata.. aku bisa merasakan bahwa mobil yang aku tumpangi seakan ikut terbolak – balik dengan keadaanku yang memang masih didalam mobil”.

Eunhyuk masih setia mendengarkan, “Hingga tiga kali mobil itu terbolak – balik, yang aku rasakan hanya aku bisa saja meninggal saat itu juga. Aku sempat pingsan dan saat tersadar aku berada di pinggir jalan dengan seorang temanku mencoba untuk bisa selalu membangunkaku agar aku tetap terjaga, dia mengajakku untuk berdoa dan setelahnya hanya bayangan hitam yang aku lihat. Saat aku membuka mata, aku sudah berada di rumah sakit, kedua orang tuaku menangis saat melihat aku tersadar mereka mengatakan bahwa aku sudah koma selama 4 hari” setitik air bening menetes di kedua pipi chubby nya. “Tuhan masih menyayangiku hingga memberiku jatah hidup lebih panjang lagi”, “Kyu… miannae bila aku membuatmu harus menceritakan dan mengingat kejadian masa lalumu”. Kyuhyun tersenyum, “Tidak Eunhyuk hyung, setidaknya aku merasa saat ini beban pikiranku terbawa oleh cerita yang aku sampaikan tadi, sepertinya Siwon hyung mengkhawatirkanku?” Eunhyuk hanya mengedikan bahunya.

 

“Telephone nya sedari tadi aku tidak menjawabnya” Kyuhyun merasa bersalah kepada Siwon, “Sudahlah tidak apa, saat ini ia pasti masih dalam acara kerjanya. Nanti kau hubungi dirinya saja setelah acara Siwon selesai. Eum.. kau tidak syuting kah Kyuhyun-ah?” , “Dunia hiburan sedang berduka, jadi kami menghormatinya dengan tidak menampilkan acara music atau hiburan dulu. Jadi aku diliburkan” , “Ya sudah.. kau berisitirahatlah aku harus segera pergi ke kantor, jaga kesehatanmu selalu ya Kyu.. dan Changmin aku meminta untuk menjaga Kyuhyun..” Eunhyuk bangkit dari duduknya dan berjalan ke arah pintu, “Hati – hati dijalan ya hyung..” Eunhyuk tersenyum lalu pergi sembari melambaikan tangannya. “Cha.. Eunhyuk hyung sudah pulang, jadi kau harus istirahat Kyu.. aku tidak ingin ditanyai oleh Siwon hyungmu karena sudah membuat baby nya bermata panda karena menangis” Changmin mendorong Kyuhyun menuju kamarnya, setelahnya ia lebih memilih untuk menghubungi kekasihnya.

 

Everything it’s OK, Baby

“Kau kan sudah meminta Eunhyuk untuk membantumu mencari tahu soal Kyuhyun, lalu mengapa mukamu kembali kusut? Oh Tuhan.. Siwon, kita sedang dijalan dan hampir sampai tempat tujuan.. jangan sampai aura mu itu membuat semua orang ikut berduka??” Kennie hanya bisa mengomel – ngomel karena melihat wajah Siwon yang kembali muram, karena hingga detik ini Eunhyuk belum memberikan kabar mengenai baby nya. Getaran pertanda sms masuk langsung membuat kesadaran Siwon meningkat, “Siwon-ah, kau jangan memasang wajah murammu saat pertemuan, aku sudah ke apartemen Kyuhyun, dia baik – baik saja dan setelah kau selesai acara. Dia akan segera menghubungimu, tadi handphone nya sedang di charger jadi ia tidak mengetahui panggilanmu” Kennie yang mencuri pandang pesan dari Eunhyuk langsung “See… ternyata baby Kyu mu itu tidak apa – apa, jadi tuan Choi pasang wajah senyummu yang membuat semua orang terpesona”.

Walau Eunhyuk mengatakan bahwa Kyuhyun baik – baik saja, akan tetapi hatinya tetap tidak tenang. “Baby.. sebenarnya ada apa denganmu?” inner Siwon. Tetapi ia tau bahwa tanggung jawabnya terlalu besar saat ini, maka ia harus melakukan profesionalitasnya. Sesampainya di lokasi, Siwon benar – benar menampilkan aura yang berbeda dari tadi, kini wajahnya senantiasa menampilkan senyuman tampannya, saat akan memasuki ruangan “Noona.. bisakah membelikanku tiket pesawat untuk kepulanganku nanti malam ke Korea? Tidak ada penolakan” Kennie hanya memutar bola matanya malas.

Permalink gambar yang terpasang

Andai Siwon bukanlah anak dari atasannya, mungkin sudah ia pukul kepala belakangnya karena senang sekali memerintah bahkan seakan ia lupa dengan jadwal esok hari untuk sarapan bersama para investor. “Tapi besok…” , “Noona.. ingat, tidak ada penolakan” Kennie hanya bisa menyamai langkah Siwon dengan berusaha menjaga kesabarannya dan langsung membuka internetnya untuk segera memesankan tiket kepulangan Siwon nanti malam. “Kembali Kyuhyun menguasaimu..” inner Kennie.

 

Acara penandatangan kerjasama berjalan dengan lancar, banyak investor yang hadir disana dan memuji keterampilan dan kepiawaian seorang Choi Siwon yang memang bisa diandalkan walau usianya masih sangat muda. Mereka semakin percaya bahwa Hyundai corp. mampu berjalan sukses ditangan seorang Siwon. “Mr. Siwon, saya yakin kerjasama sekarang ini bisa membuat lapangan kerja semakin luas dan bertambah. Saya pun sangat berharap bahwa kedepannya kerjasama kita ini bisa terjalin sangat erat” Siwon menjabat tangan Mr. Wuan “Terima kasih karena sudah mempercayai saya untuk mengambil andil yang besar dalam kerjasama ini, saya akan mengemban pekerjaan ini dengan baik” Siwon menampilkan senyuman yang membuat kedua dimplesnya terlihat.

Hingga acara pun sukses terjalani. Dan kini Siwon sedang bergelung dengan nyamannya kasur empuknya, “Siwon.. kau bukannya akan pulang malam ini??” Kennie datang tanpa mengetuk pintu lebih dahulu, kebiasaannya yang sudah dimaklumi oleh Siwon. “Ne?? aigo.. aku hampir saja lupa.. baiklah aku mandi dulu baru bersiap” Siwon segera melesat menuju kamar mandi, Kennie hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku DiRut perusahaannya yang seperti anak kecil bila sudah menyangkut dengan Kyuhyunnya. Selesai mandi, Siwon langsung mengambil baju untuk dipakainya pulang dan membereskan barang – barang untuk dibawa pulang ke Korea. “Sudah rapih semuanya?” Kennie kembali datang setelah tadi ia pergi saat Siwon mandi.

“Seperti yang terlihat noona.. akh aku melihat dulu handphone ku.. kenapa tidak ada pesan darinya? Bukankah Eunhyuk mengatakan bahwa Kyu akan menghubungiku?” Siwon mempoutkan bibirnya, “Ck.. kau tidak pantas berageyo seperti itu. Mungkin dia sedang syuting hingga lupa untuk menghubungimu” , “Tidak mungkin noona, sesibuk apapun dirinya Kyuhyun akan selalu menyempatkan untuk menghubungiku” ucapnya sembari terus mengarahkan pandangannya pada layar handphone nya. “Tapi kan kau akan segera bertemu dengannya” seakan tersadar, Siwon pun tersenyum “Benar juga ya.. hahh.. jadi anggap ini kejutan untuknya” Kennie semakin tidak mengerti dengan kepribadian yang seakan ganda dalam diri Siwon, dibandingkan dirinya semakin pusing melihat kelakuan Siwon, Kennie langsung memberikan tiket pesawatnya kepada Siwon dan langsung kembali menuju kamarnya untuk merilekskan tubuhnya karena hari esok ia harus mempunyai alasan untuk para investor yang akan menanyakan keberadaan Siwon.

 

Everything it’s OK, Baby

Permalink gambar yang terpasang

Siwon sudah tiba di bandara Incheon, ia sudah tidak sabar untuk segera menuju apartemen Kyuhyun. Dirinya langsung menaiki taksi untuk diantarkan menuju tujuannya. Sesampainya di apartemen Kyuhyun, Siwon segera membuka passwordnya. Dirinya kini sudah hafal betul dengan nomor yang dijadikan kunci apartemen Kyuhyun 407203. Keadaan apartemen yang sedikit hening membuat Siwon penasaran untuk melangkah masuk ke dalam, “Ada sepatu lain disini, tapi ini bukan punya baby Kyu” Siwon bergumam sembari terus berjalan, hingga kini dirinya berada tepat didepan kamar Kyuhyun. Terdengar suara dua orang namja yang sedang bercengkrama, karena penasaran Siwon pun memutuskan untuk membukanya.

Dan terkejutnya ia melihat bahwa kini Kyuhyun sedang memeluk seseorang namja yang ia sangat kenal, Changmin. Merasakan ada yang memperhatikan membuat Kyuhyun untuk menolehkan kepalanya ke arah pintu kamarnya, ia segera melepaskan pelukannya dan berdiri terkejut karena sosok yang ia rindukan kini berada disini, berada di hadapannya. “Hyung/Baby..” Changmin yang merasa bahwa Siwon salah paham dengannya langsung berjalan menuju Siwon, “Masuklah hyung..” Changmin mengambil tangan Siwon dan langsung menariknya masuk, setelahnya ia lebih memilih untuk meninggalkan kedua pasangan itu di dalam kamar Kyuhyun.

“Jadi.. kau tidak bisa dihubungi karena..” Kyuhyun mendekat ke arah Siwon, “Ini tidak seperti yang hyung pikirkan, percaya kepadaku” Siwon hanya terdiam saat Kyuhyun memeluknya kini, merasakan bahwa Siwon tidak membalas pelukannya Kyuhyun lebih memilih mengeratkannya. “Bogosipheo hyung.. jangan marah kepadaku..” Siwon masih tidak memberikan reaksi terhadap pelukan Kyuhyun, hingga Kyuhyun memilih melepaskan pelukannya dan berjingjit untuk menyamai tingginya dengan Siwon dan langsung mencium Siwon. Hanya menempelkan bibirnya tanpa melumatnya, hingga akhirnya tangan Siwon kini bertengger di tengkuk Kyuhyun dan membawa Kyuhyun ke dalam ciuman manis. Mereka saling melumat seakan menyalurkan rasa kerinduan, kepemilikan dan juga rasa cinta yang mendalam. Hingga pasokan oksigenlah yang membuat keduanya harus mengakhirinya, Siwon menempelkan dahinya di dahi Kyuhyun.

 

“Percayalah ini tidak seperti apa yang hyung lihat” Kyuhyun membuka suaranya, “Lalu mengapa ia berada disini hanya berdua denganmu” ucap Siwon possessive. “Ia hanya ingin menenangkanku dan menghiburku” ucapan Kyuhyun membuat Siwon melepaskan dahinya dari dahi Kyuhyun, menatap lekat langsung ke kedua mata Kyuhyun. Seakan Kyuhyun mengerti bahwa ia tidak mungkin menutupi semuanya lagi kepada Siwon, akhirnya Kyuhyun membawa Siwon untuk ikut berjalan menuju ranjangnya. Kini Siwon terduduk dengan menyandar pada sandaran ranjang, Kyuhyun yang menyamankan dirinya dalam dekapan Siwon dan kepalanya yang menyandar di dada Siwon.

Kyuhyun menceritakan semuanya kepada Siwon, dimulai dari dirinya yang tanpa sengaja melihat pembahasan di berita mengenai kecelakaan yang terjadi menimpa rekan sesama musisinya dan hingga ia merasakan dejavu dengan kejadian yang dulu pernah menimpanya. Siwon semakin mengeratkan pelukannya berusaha untuk memberikan kekuatan kepada cintanya. Ia tidak pernah tau akan hal itu dan saat mengetahuinya ia merasakan menjadi sosok yang bodoh karena tidak berusaha mencari tahu lebih dalam mengenai kekasihnya. “Miannae baby.. hyung seharusnya memelukmu untuk menguatkanmu sedari tadi..” , “Tidak hyung, sekarang saja hyung sudah bersusah payah pulang dan langsung menemuiku saja, aku sudah bahagia. Hyung jangan menyalahkan diri.. aku hanya merasa bahwa aku pun ikut merasakan apa yang mereka rasakan..” , “Sssttt.. baby.. please, ada hyung disini.. jangan bersedih kembali semuanya telah berlalu.. everything it’s ok, baby..”.

“Sekarang lebih baik kau tidur.. jangan sampai kau sakit karena ini, hyung akan bersedih bila tidak bisa membuatmu tenang” Kyuhyun mendongakkan kepalanya lalu mencium bibir tipis Siwon, “Hyung berada disini, maka aku akan selalu merasa sehat” , “Your chessy baby..” Kyuhyun membenamkan kepalanya di dada Siwon, “Hanya untukmu” ujarnya dengan suara rendah tetapi Siwon masih bisa mendengarkannya. Siwon bisa merasakan hembusan nafas teratur dari Kyuhyun dan dirinya segara membenarkan letak tidur Kyuhyun, setelahnya ia berjalan keluar kamar. Terlihatlah Changmin yang sedang mencuci bekas makannya, “Chang..” , “Eh hyung..” setelah Changmin selesai membersihkan peralatan makanannya kini mereka berdua duduk saling berhadapan di meja makan.

 

“Gomawo.. sudah menemani Kyuhyun saat aku tidak bisa berada disampingnya” suasana canggung itu akhinya mencair setelah Siwon terlebih dahulu mengajak berbicara, “Ini sudah kewajibanku sebagai sahabatnya, dia pun dulu selalu ada untukku saat suka dan duka” Changmin menyeruput minumannya. “Aku sudah mengetahuinya, aku tau pasti saat tadi Kyuhyun pasti merasakan perasaan sedih yang mendalam” Changmin tersenyum, “Karena semua hampir mirip dengan kejadian yang menimpanya, tetapi kondisi Kyuhyun sudah jauh lebih membaik, aku berharap hyung bisa menjaganya” , “Pasti Changmin.. pasti aku akan menjaganya” Changmin berdiri lalu mengambil tasnya di atas sofa, “Sudah malam hyung, sekarang aku harus pulang”. “Apa kau tidak akan menginap disini saja?” tawar Siwon, “Anieyo.. memang sedari awal aku hanya akan menemaninya sampai Kyuhyun tertidur, sekarang sudah ada hyung jadi aku sudah bisa tenang. Aku besok ada syuting jadi aku harus mempersiapkan beberapa keperluanku” , “Baiklah.. sekali lagi terima kasih Changmin..” Changmin tersenyum dan langsung pergi menuju pintu keluar. Siwon sendiri langsung menuju kamar Kyuhyun kembali.

 

Everyhting it’s OK, Baby

Di pagi yang cerah, suasana kamar Kyuhyun seakan penuh dengan nuansa romantis, dimana Siwon yang sudah terbangun lebih dulu memilih untuk tetap memandang cintanya yang masih enggan untuk membuka matanya, melihat ciptaan Tuhan yang indah untuk selalu dipandangnya.”Eungh…” lenguhan pertanda si namja manis terbangun membuat senyuman itu terkembang di wajah tampannya, Kyuhyun membuka perlahan kedua matanya mencoba untuk menyesuaikan sinar matahari yang masuk ke dalam kamarnya. “Hyung..” seketika wajahnya merah merona saat menyadari bahwa sedari tadi kekasihnya terus memperhatikannya. “Good morning baby…” Siwon mengecup dahi Kyuhyun dan membenarkan rambut Kyuhyun yang sedikit berantakan khas orang bangun tidur.

“Morning hyung..” cicit Kyuhyun kecil dan Siwon harus menahan mati – matian untuk tidak membawa Kyuhyun ke dalam olah raga pagi yang akan menyehatkan tubuh mereka berdua, bila ia tidak ingat bahwa tadi handphone Kyuhyun berbunyi dan pesan dari sang manager untuk Kyuhyun agar bisa menghadiri pemakaman rekan musisinya itu, bila tidak mungkin Siwon sudah melakukannya sedari tadi Kyuhyun terbangun tidur. “Baby.. miannae, hyung membuka pesan di handphone mu.. tadi manager hyung memberitahumu untuk datang ke pemakaman EunB” seketika wajah merona Kyuhyun berubah menjadi datar. “Baby.. gwaenchana?” Kyuhyun melihat ke arah Siwon dan berusaha untuk memberikan senyuman manisnya, Siwon yang mengetahui hal itu langsung membawa Kyuhyun ke dalam pelukannya. “I’m here baby.. hyung akan selalu berada disini untukmu, jangan mengingatnya kembali bila itu membuatmu bersedih”.

Kyuhyun menganggukan kepalanya dan langsung mengeratkan pelukan Siwon di tubuhnya. “Gomawo hyung.. karena hyung selalu bisa menguatkanku” Siwon mengecup rambut Kyuhyun, sembari terus mengelus punggung Kyuhyun lembut. Setelah bersiap untuk pergi ke pemakaman Siwon meminta Kyuhyun untuk sarapan terlebih dahulu, karena ia tahu bahwa Kyuhyun melewatkan makan malamnya, terbukti dengan mangkuk Changmin saja yang tercuci sedangkan mangkuk Kyuhyun yang masih utuh di meja makan saat tadi malam. “Kita sarapan dulu, setelahnya kita berangkat ne..” pinta Siwon yang disetujui Kyuhyun.

 

Kini mereka berdua sudah berada di rumah duka, suasana duka memang sangat terasa. Siwon menggemgam erat tangan Kyuhyun lalu membawanya masuk ke dalam rumah duka, disana terlihat kedua orang tua EunB yang tidak henti – hentinya disalami untuk ucapan berduka dari orang – orang yang hadir, terlihat pula air mata yang tidak hentinya mengalir membasahi kedua pipi eommanya. “Hyung.. bila dulu aku..” , “Sssttt… jangan mengatakan yang tidak baik baby.. Tuhan menyayangi umatnya dengan cara yang berbeda – beda, baby.. bila EunB harus dipanggil karena memang Tuhan sangat menyayanginya, bila dirimu kini bersama dengan hyung maka Tuhan pun menyayangimu dengan memberikan kehidupan kedua” Siwon mengelus bahu Kyuhyun menenangkan.

Lalu dirinya kini bergerak maju menuju kedua orang tua EunB, Kyuhyun seakan memberikan support yang mendalam bagi kedua orang tua EunB. Bagaimanapun orang tuanya pasti pernah merasakan rasa kesedihan saat dirinya koma, tetapi hanya takdir hidup yang membedakan. Setelahnya kini pasangan WonKyu memberikan penghormatan terakhir kepada EunB dan mendoakan agar arwahnya bisa tenang disana dan selalu diberikan kekuatan dan ketabahan untuk keluarganya. Selesai pemakaman Siwon membawa Kyuhyun menuju sungai Han, mereka berdua menikmati semilir angin yang membuat mereka nyaman untuk berada disana berlama – lama, “Baby..” , “Perjalanan hidup memang penuh misteri ya hyung??” potong Kyuhyun.

“Ne baby..” , “Andai aku tidak diberikan kehidupan kedua maka mungkin aku tidak akan seperti sekarang ini dan tidak akan mengenal dirimu..” Siwon ingin menyelanya akan tetapi Kyuhyun memintanya untuk mendengarkan apa yang ia ucapkan, “Aku bersyukur hyung bahwa Tuhan memberikanku takdir kehidupan seperti ini.. benar katamu hyung bahwa kehidupan penuh dengan misteri, gomawo karena sudah hadir dalam hidupku, memberiku semangat, cinta, kasih, sayang, perjalanan hidup yang benar – benar sangat berarti bagiku” Kyuhyun menolehkan wajahnya kepada Siwon lalu mencium pipi Siwon, ia menyandarkan kepalanya di bahu Siwon sembari mengeratkan pelukan di tangan kanan Siwon. “Tuhan sangat berbaik hati kepadaku karena sudah mengirimiku malaikat yang menjadi pelindung, membuatku tersenyum dan tertawa, membuatku lebih mengenal apa arti cinta dan mengerti bahwa hidup yang kita jalani ini anugerah Tuhan. Jangan pernah bersedih lagi baby.. kau boleh mengingatnya akan tetapi jangan membuatmu bersedih, everything it’s ok baby because I’m here.. andthan kedua orang tuamu pun akan selalu bersamamu, semua orang yang menyayangimu akan selalu mendukung dan memberikan kekuatan kepadamu. Saranghae..” Siwon meletakkan kepalanya di atas kepala Kyuhyun, “Nado saranghae..hyung”. Semua perjalanan hidup sudah digariskan oleh Tuhan kemana pada akhirnya tujuan itu dan percayalah bahwa Tuhan selalu memberikan yang terbaik untuk seluruh umatnya.

 

-end-

 

Akhirnya… bisa kembali update walau ini gaje bgd lah, kepikiran ma tweetnya kyu.. walo ini gak langsung bercerita tentang member suju nya karena ini kan series stalker, hehehehe… okelah g mau terlalu banyak kata, untuk yang suka sangat berterima kasih untuk yang gak suka gpp karena kan setiap orang punya pendapat dan saya menghargai itu, berarti saya memang butuh pembelajaran lagi, hehehe… sampai jumpa di postingan selanjutnya 😀 kenapa tulisannya ada yang berwarna ada yang gak, iseng aja sih.. kata tetua WKC ini bagus untuk otak kiri kita.. jadi saya ngikut aja dah, hehehehehe…. makasih udah mampir kembali ksini 😀

Advertisements

73 thoughts on “Everything it’s OK, Baby

  1. Berita kecelakaan EunB emang mirip ma kasus kecelkaannya kyu thn 2007
    Mw komen apa ya, pokoknya di tunggu karya ff wonkyu lainnya,
    Aku merasa ff wonkyu sekarg rada sepi.
    Apa cuman perasaanku aja yach???lol
    keep writing chinguuu.

  2. Kyu pasti msh trauma sama kecelakaannya dulu
    Siwon memang slalu ada untuk kyu

    Tp emang miris bgt liat kecelakaan yg dialami ladies code
    Gak lama setelah EunB, hari berikutnya malah Rise

  3. hidup penuh dengan misteri dan Tuhan menyayangi umatnya dengan cara yg berbeda bedaaa :’)..

    aaaaaaaa radar Siwon langsung kedap kedip kalo itu sesuatu yg berhubungan sama babyKyuu.
    kecelakaan yg meninggalkan trauma bagi Kyui. it’s okei Kyui Siwon akan selalu didekatmu.

    semangat berkarya author^^

      1. Ommo~
        Kalo inget insiden itu, jdi sedih bnget. .😢😢
        Kasian baby kyu. . .
        Stay strong baby mbull, sekarang udh ada abang won yg bakalan jagain drimu. . kkk~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s