Posted in BL, Genre, Hurt, Oneshoot, Romance, WonKyu Story

Love Disease 2 – Kyuhyun Side

532199_531564030206880_156655287_n

Love Disease CHAPTER 2 (Kyuhyun Side)
Author : Han Eun Kyo a.k.a Amanda (@ koizumiamanda)
Cast : Siwon, Kyuhyun
Genre : Romance & Hurt
Rated : T
Disclaimer : Semua cast milik diri mereka sendiri, Tuhan, orangtua mereka, SM ent. Ide dan cerita milik author. Jika ada kesamaan plot cerita, maka hal itu bukan karena unsur kesengajaan.
Warning : YAOI! JANGAN MEMPLAGIAT CERITA TANPA IZIN! OOC, Pendeskripsian tokoh kurang, typo(s), aneh, alur membosankan, DON’T LIKE DON’T READ! Please don’t bash the pairing!
Note : Makasi lagi buat Eonniedeul WKC yang bersedia publish FF Kyo~ Karena banyak yang sedih karena WonKyu putus, FF Love Disease Eunkyo lanjutin. Tenang aja, ntar Happy End ko 😀 Lagu yang dipakai disini ‘Coagulation’ (응결) dari SUPER JUNIOR K.R.Y
Penasaran?
Check it out!

Love Disease
Chapter 2
Han Eunkyo
Present

HAPPY READING

차가운 너의 그 한 마디가 나의 마음에 닿게 됐을 때
Chagaun neoe geu han madiga nae maeume dake dwaesseul ddae
내 눈동자엔 나도 모르는 촉촉한 이슬 방울
Nae nundongjaen nado moreuneun chokchokan iseul bangul
When your cold words reach my heart
In my eyes, without me knowing, wet dewdrops

“Hyung…” aku memanggil Siwon hyung dengan lirih.

“Kumohon mengertilah Kyuhyun.” Balas Siwon hyung dengan raut wajah datar.

“Hyung…” sekali lagi aku memanggil –mantan- namjachinguku.

“…”

“Apakah tidak ada alasan lain?” tanyaku semakin lirih.

“Kau tahu kita ini publik figur, kan? Bagaimana nasib Super Junior, ELF, seluruh artis SM dan keluarga kita? Apa kau tidak memikirkan mereka? Mereka semua akan terkena imbas dari pertentangan dunia terhadap hubungan kita, Kyunnie.” Jelas Siwon hyung pelan.

Aku hanya menunduk. Aku ingin pergi dari tempat itu sekarang juga namun entah kenapa kakiku tidak bisa digerakkan.

Perlahan Siwon hyung menggenggam tanganku dan menatapku lekat.

“Haengbokharago, Kyunnie-ya. Temukan yeoja yang cantik, baik dan bisa memberikan keturunan untukmu diluar sana. Kau itu manis, ah maksudku tampan, baik dan berhak bahagia dengan keluarga kecilmu nanti.” Ucap Siwon hyung sambil tersenyum tipis.

“Bagaimana bisa aku bahagia tanpamu, Wonnie hyung? Aku akan mati tanpamu. Kebahagiaanku adalah kau, Choi Siwon.” Tolakku lirih.

“Mianhae Kyunnie-ya. Hubungan kita sudah berakhir, tapi kita akan tetap dekat sebagai sahabat, teman, hyung-dongsaeng, ataupun rekan kerja. Aku pergi.” Pamit Siwon hyung. Sebelumnya ia menatapku dengan lekat, lalu melangkahkan kakinya pergi dari tempat itu.

Aku menatap kepergian Siwon hyung hingga tubuh namja yang kucintai tidak terlihat lagi.

Aku kembali menangis tersedu. Tidak kupedulikan orang-orang yang melihatku dengan tatapan iba. Yang aku mau hanya Wonnieku. Choi Siwon ku. Mengapa Siwon ku begitu tega padaku?

“Kyunnie”

Seseorang menepuk pundakku.

“Hyukkie hyung”

Hyukkie hyung menatapku iba. Aku menunduk, tidak tega untuk menatap matanya.

Hyukkie hyung menarikku dalam pelukannya.

“Hiks”

“Uljima Kyunnie”

Aku tetap menangis. Menangisi kepergian orang paling penting dalam hidupku.

“Kenapa dia pergi, hyung? Apa salahku?”

“Kau tidak salah apapun, Kyu. Siwon yang salah karena ia tega meninggalkanmu. Uljimayo Kyu. Uljima”

Kudengar suara Hyukkie hyung bergetar. Apa dia sedih karena aku? Aku memeluknya semakin erat. Menumpahkan segala kesedihanku pada Hyukkie hyung hingga ia mengajakku pulang ke dorm.

어디서 어떻게 자꾸만 맺히는지 나도 모르죠
Eodiseo eoddeoke jagguman maetineunji nado moreujyo
그냥 내가 많이 아픈 것만 알아요
Geunyang naega mani apeun geotman arayo
뜨거웠던 가슴이 점점 싸늘하죠
Ddeugeowotddeon gaseumi jeomjeom ssaneulhajyo
뭐라고 말할지, 어떻게 붙잡을지 나도 모르겠잖아
Mworago malhalji, eoddeoke butjapeulji nado moreugetjjana
어떻게 난 어떻게 하죠
Eoddeoke nan eoddeoke hajyo
Where they’re from and how they form over and over even I don’t know
The only thing I know is that I just really hurt
My formerly burning heart is slowly becoming cold
I don’t know what to say, or how to hold on to you
How can I, How can I do it

“Aku rasa hubungan kita cukup sampai disini, Cho Kyuhyun.”

“Aku memang sudah tidak mencintaimu lagi, Cho Kyuhyun! Aku tidak bercanda!”

“Kau tahu kita ini publik figur, kan? Bagaimana nasib Super Junior, ELF, seluruh artis SM dan keluarga kita? Apa kau tidak memikirkan mereka? Mereka semua akan terkena imbas dari pertentangan dunia terhadap hubungan kita, Kyunnie.”

“Haengbokharago, Kyunnie-ya. Temukan yeoja yang cantik, baik dan bisa memberikan keturunan untukmu diluar sana. Kau itu manis, ah maksudku tampan, baik dan berhak bahagia dengan keluarga kecilmu nanti.”

Lagi-lagi aku menghapus airmata yang mengalir deras di pipiku dengan kasar.

‘Temukan yeoja yang cantik, baik dan bisa memberikan keturunan untukmu diluar sana’?

Hah! Bagaimana bisa aku menemukan yeoja –ataupun namja sekalipun- jika seluruh hatiku hanya miliknya? Mataku seakan buta, tidak mampu lagi menatap orang lain selain dirinya.

Bodoh! Choi Siwon benar-benar namja terbodoh yang pernah kutemui.

Tapi aku…

Aku adalah namja idiot yang mencintai namja bodoh seperti dia.

“Hiks…”

Aish! Airmata bodoh jaebal jangan keluar lagi!

Mataku tidak sengaja melihat bingkai foto kecil yang ku letakkan di atas meja nakas.

“Hiks”

Aku mengambil bingkai foto itu. Mengeluarkan selembar foto dari dalamnya, lalu aku menatap foto itu benci.

“Kau! Aku membencimu! Aku benar-benar membencimu!”

Dengan kasar aku merobek lembar foto itu menjadi dua.

“Hiks”

Lalu aku robek lagi menjadi empat, enam, delapan, sampai lembar foto itu tidak terbentuk lagi.

Aku melempar lembar-lembar kecil foto itu ke lantai, lalu aku turun dari ranjangku untuk menginjak-injak serpihan foto laknat itu.

“Uh! Aku benci Choi Siwon! Aku benci!”

Aku menginjak-injak serpihan foto itu hingga aku lelah dan terjatuh di lantai.

“Uh~ Aku tidak membenci Choi Siwon. Aku mencintai Choi Siwon! Hiks”

Aku menjambak rambutku frustasi.

Kenapa aku tidak bisa membencinya sama sekali? Kenapa aku terlalu mencintainya hingga aku benar-benar tidak bisa membencinya?

“Hiks”
.
.
.
“Kau yakin ingin pergi sendiri?”

Aku menoleh ke arah Hyukkie hyung yang menatapku khawatir.

“Aku yakin hyung. Jangan memperlakukanku seperti anak kecil, aku sudah dewasa, hyungie” jawabku –sedikit- bersemangat.

Namun Hyukkie hyung masih menatapku khawatir.

“Ayolah hyung! Aku hanya ingin jalan-jalan sebentar” aku tersenyum lebar.

“Baiklah. Jangan lama-lama ne?”

“Uhm!”
.
.
.
Aku berjalan dengan –sedikit- riang. Beberapa minggu mengurung diri di kamar membuatku hampir gila. Untung saja hyungdeul bergantian menaruh makanan di depan kamarku setiap harinya, kalau tidak mungkin aku benar-benar sudah mati.

Dan untung saja Hyukkie hyung, Ming hyung, Chullie hyung dan Hae hyung berhasil menghentikan aksi mengurung diriku di kamar setelah sebulan. Jika tidak mungkin mereka akan menemukan tubuh tanpa nyawaku karena aku bunuh diri.

Hah~

Sudah empat bulan ini aku tidak bertemu dengan Siwon hyung.

Eoh? Aish! Kenapa aku memikirkannya lagi? Aku menggeleng-gelengkan kepalaku.

Sudah susah payah aku menata hatiku sebulan ini. Aku tidak boleh memikirkannya lagi.

Mulai saat ini aku hanya akan menganggapnya rekan kerja, seperti permintaannya.

Aku mengganggukkan kepalaku sembari tersenyum yakin.

Aku melanjutkan acara jalan-jalan soreku dengan wujudku sebagai yeoja ini.

Yah, saat ini aku tengah memakai wig panjang berwarna cokelat dengan bando biru sebagai hiasannya. Lalu aku memakai dress selutut berwarna tosca juga high heels yang tidak terlalu tinggi untuk melengkapi penyamaranku. Tidak mungkinkan aku keluar dorm tanpa penyamaran apapun?

Kenapa aku menyamar sebagai yeoja? Yah, aku hanya terbiasa memakai ini saat aku menyamar dulu.

Aku tersenyum kecil saat mengingat pertama kalinya aku melakukan penyamaran dengan pakaian wanita.

Flashback

Aku menggembungkan pipiku kesal. Dimana kuda itu? Kenapa dia belum datang juga?

“Baby~” Seseorang melingkarkan lengannya di perutku.

Hah~ “Terlambat dua menit!” ketusku.

Namja yang memelukku dari belakang itu melepas pelukannya, lalu duduk disampingku.

“Hanya dua menit saja, babyKyu. Kenapa kau sensitif sekali, sih?” godanya sambil menarik-narik hidungku.

“Ish!” aku mengalihkan pandanganku ke depan, tak ingin melihatnya.

Karena keadaan yang terasa hening, aku menolehkan kepalaku kembali menatapnya.

“Wae?” tanyaku padanya yang menatapku dari atas ke bawah dengan pandangan, ehm, kagum?

“Kau benar-benar cantik, baby” pujinya.

“Aish! Kau pikir aku suka memakai pakaian seperti ini? Kenapa aku harus memakai pakaian wanita sih? Sedangkan kau hanya memakai kacamata hitam” jengkelku.

“Kau mau wajah kita berdua tampil di koran dan televisi dengan judul ‘Dua member Super Junior berkencan’ eoh?”

“Memangnya kenapa? Kau malu seluruh dunia tahu kita berpacaran?” balasku.

Choi Siwon –namja itu- menghela nafas pelan. Pasti ia akan mengalihkan pembicaraan lagi. Setiap kami membahas hal ini pasti ia akan mengalihkan pembicaraan. Apa memang ia malu berpacaran denganku?

“Apa kau juga memakai tambahan?”

Benarkan.

“Tambahan?” aku menatapnya polos.

Ia tersenyum jahil. Ah!

“YAK! PERVERT!” aku memukulnya dengan tas tanganku.

Ia hanya tertawa.

“Hentikan, BabyKyu ku yang cantik!”

Flashback off

Sejak saat itu setiap kami berkencan aku akan selalu memakai pakaian yeoja dengan Heechul hyung yang mendandaniku.

Awalnya memang terasa aneh, namun entah kenapa lama kelamaan aku malah terbiasa.

Hah~ Andaikan aku terlahir sebagai yeoja mungkin hubungan ini akan lebih mudah.

Eh, tapi jika aku terlahir sebagai yeoja maka aku tidak akan bisa menjadi member ketigabelas Super Junior. Aku tidak akan bertemu dengan tigabelas hyung –termasuk Zhoumi- dan satu dongsaeng yang suka bertingkah ajaib namun penyayang. Aku juga tidak akan bisa bertemu dengan namja yang masuk ke relung hatiku terlalu dalam, Choi Siwon.

Aku terkekeh pelan. Namun tanpa terasa airmata mengalir di pipiku.

Aku menghapusnya.

“Aku memang tidak bisa melupakanmu. Sekuat apapun aku mencoba, yang ada malah aku semakin mencintaimu” gumamku.

어떻게 다신 널 볼 수 없으면 난 어떻게
Eoddeoke dasin neol bol su eopseumyeon nan eoddeoke
내일 아침 나도 모르게 전화기에 손이 닿으면 그러면 나는 어떻게
Naeil achim nado moreuge jeonhwagie soni daheumyeon geureomyeon naneun eoddeoke
웃으며 너에게 좋은 모습 남기고 싶어 너를 봤지만
Useumyeo neoege joeun moseup namgigo sipeo neoreul bwatjiman
결국엔 흘러 내렸지
Gyeolgugen heulleo naeryeotji
How If I can’t see you again then how can I
Tomorrow morning when I unknowingly reach for the telephone
What will I do then
I want to smile and leave you with a good image but when I look at you
The tears ultimately fall down

Drrt
Drrt
Drrt

Aku mencari ponselku yang bergetar dari dalam tas tanganku.

Aku terbelalak ketika melihat nama si pemanggil.

Prince Choi

Siwon hyung?

Aku menatap ponselku dengan ragu.

Apakah aku harus mengangkat telepon darinya? Atau aku tolak saja?

Lama aku berpikir, namun ponselku masih terus bergetar.

Hah~ Sadarlah Cho Kyuhyun, Choi Siwon hanya hyung satu grupmu sekarang.

“Uhm…Yeoboseo?”

“Annyeong Kyuhyun-ah”

Kyuhyun-ah?

“Ne, annyeong hyung. Ada apa?”

“Ah, tidak. Hanya ingin menanyakan kabarmu saja”

Kabarku? Jika ada kata yang lebih parah dari ‘sangat buruk’ maka aku akan memilih kata itu untuk menyatakan keadaanku saat ini hyung.

“Baik. Bagaimana denganmu hyung?”

“… aku juga baik” balasnya, setelah terdiam beberapa saat.

“Oh”

“…”

Keheningan menyelimuti kami selama beberapa detik.

“Kau sedang apa?”

“Hanya jalan-jalan sore biasa saja. Hyung?”

“Ah, aku sedang memandang langit”

“Uhm”

“Sekarang kau dimana?”

“Aku?” aku melihat sekeliling. “Aku di depan penjual es krim di taman”

“Tunggu disana. Jangan pergi kemanapun, mengerti?”

“Eoh?”

Tut Tut Tut

Aku menyerngit heran.

Apa dia ingin menemuiku disini?

Hah~ Aku tidak peduli.

Tapi entah kenapa aku malah melangkahkan kakiku menuju bangku taman. Menunggunya disana.
.
.
.
.
.
TBC
Done~
TBC or END?
Makasih banyak buat chingudeul yang udah baca dan juga ngomen di Love Disease chapter satu~
Mohon komentarnya ya…
Kritik dan saran sangat diperlukan. Tapi mohon dengan kata-kata yang tidak kasar dan menyinggung.
Terimakasih sudah membaca~ \^O^/
GAMSAHAE (_ _)* bow 90 ͦ *
Salam hangat anak HaeHyuk adeknya Kyuhyun.
Han EunKyo

Advertisements

25 thoughts on “Love Disease 2 – Kyuhyun Side

  1. Ya chingu-ya jgn end dong..tbc aj ya…
    Kn msh gantung tu…kira2 siwon mau ngapain menemui kyu??ngajak balikan lg atau hny sekedar menemani kyu ditaman??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s