Posted in BL, Drama, Family, Romance

Angel of Voice Epilog 2/ending

By. Miss Lee x Ryupyo

 

Cast : Siwon x Kyuhyun

Other cast lihat di cerita

Genre : family, romance, drama

Rate : T (boys love)

 

Angel of Voice Epilog

“Bagaimana dok? Apa prosesnya bisa kita mulai?” tanya suster satu, sedangkan Siwon dengan setia masih berdiri disamping ranjang Kyuhyun sembari tangannya tidak pernah lepas menggemgam erat tangan Kyuhyun, memberikan kekuatan baginya. “Ketubannya belum pecah, lakukan induksi terlebih dahulu, setelahnya siapkan ruang operasi“ suster pun melakukan perintah dari dokter, “Dokter lalu bagaimana dengan keadaan istri saya?” Siwon terlihat sangat khawatir dengan kondisi Kyuhyun yang terlihat sangat kesakitan seperti itu. “Jalur operasi akan segera dilakukan, setelah ketuban pecah maka kami akan segera melakukan bius total agar tidak merasakan sakit saat operasi nanti” saran dokter Park, “Tidak dok.. saya ingin merasakan bagaimana rasanya sakit melahirkan, jadi jangan bius saya.. biarkan saya tetap dalam keadaan sadar saat operasi dilakukan” dokter Park, sempat terdiam dengan permintaan dari Kyuhyun tapi sebagai seorang dokter, maka ia pun selain menjunjung tinggi untuk kesehatan pasien, tetapi ia pun diminta untuk selalu mendahulukan apa yang menjadi hak pasiennya.

“Baiklah bila itu mau anda, maka saya akan memberikan obat pereda nyeri, tapi ini bukan semacam bius. Suster tolong suntikkan obat pereda sakit, siapkan peralatan. Kita akan melakukan operasi” semua perawat sudah bersiap untuk melakukan operasi, Siwon walaupun dia kuat tetapi melihat banyaknya peralatan medis yang bahkan terdapat banyaknya gunting dan lain sebagainya, ditambah bau obat yang sangat menyengat membuat dirinya sedikit merasa mual, tetapi semua ia tepis demi membantu proses kelahiran sang anak dan demi Kyuhyunnya. “Kau pasti bisa baby..” Siwon membisikkannya tepat di telinga Kyuhyun, “Operasi akan segera dilaksanakan, apakah anda akan tetap disini tuan Choi?” dokter Park menanyakannya, Siwon sendiri sebenarnya sudah ingin sedari tadi menunggu proses diluar sana, akan tetapi ia sebagai suami pasti akan lebih memilih untuk membantu sang istri dalam proses kelahiran buah hati mereka.

“Saya disini dok..” ujarnya mantap, setelah ada jawaban dari Siwon maka proses kelahiranpun mulai dilaksanakan, kain penutup dari mulai perut hingga menuju bawah sudah dibentangkan, maka Kyuhyun dan Siwon sama sekali tidak bisa melihat bagaimana proses yang terjadi. Siwon sesekali melihat ke arah Kyuhyun bilamana pegangan tangannya terasa kuat, walau wajah Kyuhyun berusaha untuk tetap biasa, akan tetapi Siwon sangat mengetahui bahwa sebenarnya Kyuhyun merasakan sakit, obat pereda sakit itu bukan berarti ibarat bius maka rasa sakit tidak terasa. Pereda sakit hanya akan membantu meringankan rasa sakit yang luar biasa dialami, akan tetapi pasien masih bisa merasakannya walau tidak secara keseluruhan. “Baby..” Siwon hanya berusaha agar rasa sakit Kyuhyun bisa teralihkan, maka itu Siwon berusaha untuk mengalihkannya dengan mengajak Kyuhyun berbicara, “Hyung.. anak kita apa sudah?” Siwon langsung menggelengkan kepalanya sembari senyum menghiasi wajahnya.

 

“Dokter, bayinya terlilit ari – ari” suara suster yang mampu didengar oleh Kyuhyun membuat pegangan tangannya kepada Siwon semakin erat, “Tenang baby, semua bisa kita jalani dengan baik, serahkan pada dokter Park. Kita berdoa ne..” pinta Siwon, kedua tangan Siwon masih setia untuk menggemgam salah satu tangan Kyuhyun, Siwon pun tak hentinya menciumi kening Kyuhyun, dokter Park sempat sekilas melihat ke arah Siwon, berusaha untuk meyakinkan bahwa semuanya akan baik – baik saja. “Bagaimana keadaan ibunya?” dokter Park masih berusaha mengeluarkan bayi dengan hati – hati karena kini bayinya masih terlilit tali pusar di lehernya, “Keadaannya stabil dok” Siwon terus melihat ke arah Kyuhyun, sedangkan Kyuhyun sendiri terkadang menutup matanya bila ia merasakan sakit, tapi dirinya berusaha untuk tidak bersuara agar Siwon tidak merasa bersalah akan proses kelahiran yang memang menyakitkan itu.

“Baby.. gwaenchana?” Kyuhyun membuka matanya, “Ne, gwaenchanayo” Kyuhyun tersenyum menenangkan, hingga “Bayinya telah lahir dengan selamat” mendengar perkataan dokter Park sungguh membuat dunia Siwon dan Kyuhyun terasa bahagia sekali, tak lama “Dokter bayinya tidak menangis?” suster dua yang memang menggendong bayi pasangan WonKyu terlihat sedikit panik, “Tepukan punggungnya, berikan kehangatan. Lakukan suster” Suster melakukan perintah dokter dengan memberikan handuk pada tubuh bayi dan menengkurapkan di tangannya, menepuk halus punggung bayi. “Hyung..” tanpa terasa lelehan air mata Kyuhyun jatuh dari sudut matanya, “Tenang baby.. kau pasti bisa chagi, ini daddy dan mommy” Siwon menyeuarakan suaranya walau tidak terlalu lantang.

Siwonpun tak kuasa menahan tangisnya, bayi mereka belum melihatkan bahwa akan menangis. “Dokter..” Kyuhyun mencoba untuk meminta izin agar ia yang melakukannya, “Mrs. Choi kau harus tenang” , “Biarkan saya yang melakukannya, biarkan tangan saya yang menyapa dirinya” Kyuhyun mengulurkan tangannya, tanpa ragu dokter mengisyaratkan kepada suster untuk memberikan sang buah hati kepada ibunya. “Baby.. chagi, ini mommy, bersuaralah..” Kyuhyun menepuk halus punggung anaknya, “Chagi, mommy dan daddy sangat mengharapkanmu, bersuaralah..” lagi – lagi Kyuhyun berusaha untuk membuat anaknya menangis, air mata Siwon dan Kyuhyun sudah tak terbendung lagi, hingga.. “Hoekk… hoekkk…” lelehan air mata Kyuhyun seakan menjadi suatu anugerah dimana sang buah hati akhirnya menangis, “Suster bawa bayinya dan mandikan..” saat bayi mereka dibawa suster, Kyuhyun yang memang sudah kelelahan akhirnya pingsan.

 

Angel of Voice Epilog

“Eung..” Kyuhyunpun terbangun dan hal yang pertama kali dilihatnya adalah wajah tampan suaminya, yang sedang tersenyum ke arahnya. “Hyung.. anak kita??” ucap Kyuhyun dengan suara yang cukup parau. “Kau tenang saja baby, suster akan membawanya kesini” Kyuhyun tersenyum lemah saat mendengar perkataan suaminya dan Siwon pun tak henti – hentinya menggemgam tangan Kyuhyun seolah menyalurkan kehangatan, “Anak kita sangat seh..” terdengar dari luar sana, “Lihat hidungnya benar – benar mirip denganku” ucap appa Choi bangga, sembari mengikuti suster yang membawa cucu pertamanya itu. “Kalau bibirnya dia dapat dari aku” appa Cho seolah tak mau kalah. “Nah kalau alis matanya tentu dari aku halmeoninya” eomma Choi ikut bersuara, “Lihatlah rambutnya sangat mirip denganku” kini eomma Cho yang ikut buka suara.

“Ehem..” suara deheman Siwon seolah menyadarkan para orang tua bahwa yang mereka lakukan sangat mengganggu. Suster yang membawa bayi mungil itupun hanya mampu tersenyum maklum dan secara perlahan menyerahkan bayi mungil itu pada Kyuhyun. Dengan sangat hati – hati Kyuhyun menggendongnya dan mengabaikan rasa ngilu dibagian perutnya, air matanya tak mampu ia bendung, dirinya menangis terharu melihat malaikat kecilnya yang kini tertidur lelap. “Hyung..” ucap Kyuhyun sambil melihat Siwon, yang kini juga berkaca – kaca menyaksikan Kyuhyun dan bayinya, anak mereka. “Ne dia adalah anak kita, baby..” ucap Siwon kemudia berjalan perlahan menuju Kyuhyun, mendekati Kyuhyunnya mengecup singkat surai istrinya.

Kyuhyun memberanikan dirinya menyentuh malaikat kecilnya dengan memberikan kecupan dikening putranya. Singkat namun terasa begitu menyentuh sampai – sampai orang tua merekapun ikut menangis bahagia. Mendapat sentuhan singkat dari Kyuhyun membuat bayi mungil itu menggeliat lucu, mulutnya pun terbuka menguap, secara perlahan matanya membuka walau yang terlihat oleh matanya samar, tetapi seakan ada ikatan batin, bayi kecil pun mendekatkan kepalanya semakin ke dalam dada Kyuhyun mencari kehangatan. “Hyung ternyata matanya mirip denganmu” Kyuhyun melirik ke arah Siwon dengan senyum bahagianya, “Ne.. dan pipi bulatnya ini dia dapat dari dirimu, baby” sembari jarinya mengelus pipi lembut putranya. “Jadi siapa namanya?” moment orang tau baru itupun terhenti saat eomma Cho menanyakan tentang nama cucunya.

 

“Aku sudah menyiapkan nama untuknya eomma, nama yang aku ambil dari seseorang yang paling aku cintai di dunia ini, seseorang yang sudah menjadi malaikat pelindungku, Suho.. (Guardian) Choi Suho “ ucap Kyuhyun sambil menatap lekat Siwon dan dibalas dengan senyuman menawan suaminya itu. “Nama yang indah, baby” Siwonpun mengecup singkat kening Kyuhyun dan Kyuhyun mengecup singkat kening putranya yang masih setia dengan menggeliatnya. “Hm.. kau mau menggendongnya, hyung??” Siwon terkejut dengan pertanyaan Kyuhyun, bukan ia tak mau tetapi dirinya masih takut bila salah menggendongnya “Ne??” Siwon berusaha menegaskan pertanyaan Kyuhyun, “Ayo.. kau harus belajar dari sekarang” setelah itu Kyuhyun pun menyerahkan bayi mungul itu pada Siwon, dengan sangat berhati – hati Siwon menyamankan posisi putranya dalam gendongan.

“Hey baby Su.. terima kasih karena telah hadir dalam kehidupan kami. Kau adalah harta berharga dalam kehidupan kami, kau pelengkap dalam kehidupan keluarga ini, baby Su” ucap Siwon sambil menyentuh hidung putranya dengan hidungnya sendiri, tak lama “Chakama.. kenapa celanaku tiba – tiba menjadi hangat??” Siwon pun seketika melihat celananya dan yang terjadi selanjutnya adalah tawaan menghiasi ruangan itu. “Kau mendapat salam perkenalan dari cucu appa, Siwon” ucap appa Choi sembari menepuk bahu putranya. “Haahh.. bagaimana ini? Aku tidak membawa baju dan celana ganti??” setelah itu Siwon pun memencet hidung putranya dengan gemas, “Kau nakal baby..” namun “Hoek.. hoek…” sang bayi yang terkejut dengan tindakan sang daddy hanya bisa menangis, “Hyung kenapa kau membuatnya menangis??!!” bentak Kyuhyun saat melihat putranya menangis dengan kencang, “Kau harus bertanggung jawab!!” Siwon sendiri hanya bisa merasa panik, dia harus mendiamkan tangisan anaknya dan juga merayu agar istrinya tidak marah kepadanya.

“Tapi baby..” Siwon berusaha untuk menjelaskan, “Tidak ada tapi – tapian hyung, kau sudah membuat bayi kita menangis” Kyuhyun pun membawa sang putra ke dalam gendongannya, baby Su yang merasa nyaman berada dalam gendongan Kyuhyun semakin melesakkan kepalanya di dada Kyuhyun dan sekejap tangisannya terhenti. Kyuhyun memegang pipi putranya dengan telunjuknya, yang dengan instingnya membuat sang putra mengikuti arah jarinya, “Kyu.. dia sepertinya ingin menyusu padamu” ujar eomma Cho, “Tapi..” , “Kau bisa mengandung nak, yang perlu kau tau, kau pun bisa menyusui” lanjut eomma Cho. Dengan perlahan Kyuhyun membuka dua kancing kemejanya, tapi sebelum kancing ketiga dibuka Siwon sudah memprotesnya, “Karena Kyuhyun mau menyusui maka appa dan eomma lebih baik beristirahat saja, biarkan kami berada disini bersama putra kami” sebelum mendapat protes, Siwon sudah menggiring (??) orang tua beserta mertuanya keluar ruangan.

 

“Nah, sekarang sudah sepi. Ayo kau bisa menyusui baby Su” tetapi Kyuhyun masih enggan untuk melanjutkan membuka kancingnya, “Waeyo baby?” Siwon seakan tidak mengerti “Kenapa hyung meminta eomma dan appa pulang?” tanya Kyuhyun dengan mempoutkan bibirnya, “Mereka butuh istirahat juga baby, mereka sudah disini selama proses kelahiran baby Su. Apa kau tidak merasa kasihan?” tanya Siwon kembali, “Hyung sendiri apa tidak ingin pulang dan berganti pakaian?” Kyuhyun menanya balik Siwon, “Jadi kau ingin ditinggal sendirian saja disini?” Kyuhyun yang ditanya seperti itu hanya bisa terdiam, ia juga merasa kasihan melihat suaminya sudah semalaman bersamanya, pasti Siwon sangat kelelahan terlihat dengan kantung mata hitam yang melingkar, Kyuhyun melihat ranjangnya yang sedikitnya bisa menampung dua orang langsung menggeser perlahan badannya.

“Naiklah hyung, berbaring disampingku” ucapnya, Siwon hanya mengikuti keinginan Kyuhyun dan kini berbaring menyamping menghadap Kyuhyun dengan baby Su yang berada ditengah mereka. “Tidurlah, pasti kau lelah kan? Aku akan menyusui baby Su” Kyuhyun kembali membuka kancingnya, Siwon hanya berusaha untuk tidak tergoda, bagaimanapun itu jatah sang anak. Siwon lebih memilih untuk memejamkan matanya dan mulai untuk tertidur. Suho dengan instingnya mencari puting Kyuhyun, “Kau pintar chagi, tumbuhlah dengan sehat, jadi anak mommy dan daddy yang kuat, sehat dan pintar” Kyuhyun menepuk – nepuk pantat anaknya dengan hati – hati. Akhirnya ketiganya tertidur di ranjang bersama.

 

Angel of Voice Epilog

Sudah seminggu ini Kyuhyun kembali ke rumahnya, ia dibantu oleh eomma Cho dan eomma Choi secara bergiliran membantu mengurus sang buah hati. Bagaimanapun Kyuhyun dan Siwon adalah orang tua baru, jadi mereka perlu banyak belajar untuk bisa menjadi orang tua yang siaga. Perkembangan Suho pun semakin pesat, Suho seakan tau siapa orang tuanya. Dimana bila Siwon pulang dari kantornya maka Suho selalu membuka matanya walau keadaannya mengantuk, hingga Siwon memberikan kecupan selamat tidur di keningnya maka Suho akan bisa tertidur dengan nyenyak, begitupun bila Kyuhyun sedang sibuk dengan urusan rumah tangga dan hampir melupakan Suho yang memang dibantu diurusi oleh eommanya atau eomma mertuanya, maka Suho akan memprotesnya dengan menangis seharian tapi apabila Kyuhyun sudah menggendongnya maka tangisan Suho langsung mereda seketika.

Bulan berganti bulan, usia Suho saat ini sudah memasuki 5 bulan. Suho sudah sering menggigiti jari jemarinya, “Suho lapar chagi?” Kyuhyun berjalan mendekati box bayi yang memang disimpan dikamarnya bersama Siwon, mengangkat tubuh gempal Suho dalam gendongannya. Kyuhyun membuka kancing bajunya dan membiarkan sebagian bahunya terbuka, memberikan asi seperti ini rasanya mempunyai kesan tersendiri bagi Kyuhyun, walaupun ia namja tetapi ia namja yang istimewa, bisa mengandung, melahirkan bahkan kini menyusui rasanya menakjubkan. Bahkan bisa mendengar celotehan dan juga tangisan dari Suho tentu membuat dirinya merasa sangat bahagia, andai dulu ia tidak mengambil keputusan untuk mengimplan kokleanya, maka ia tidak akan merasakan ketegangan dimana Suho tidak menangis setelah dilahirkan.

Tetapi semua memang perjalanan hidup yang harus dilalui dan banyak sekali hikmah dari segala peristiwa. “Baby..” Siwon yang baru saja pulang dari kantor langsung menghampiri istrinya yang sedang menyusui, “Suho sekarang bertambah besar, eoh..” Siwon menusuk – nusuk pipi Suho dengan jarinya yang mengundang senyuman dari Suho. “Omo.. dia tersenyum, Suho suka daddy seperti ini??” Siwon semakin menusuk – nusuk pipi gembul Suho dengan jarinya, akhirnya Suho melepaskan putting Kyuhyun dan lebih memilih untuk mengambil jari Siwon dan hendak ia masukkan ke dalam mulutnya, “Suho jangan chagi, itu tidak baik. Daddy belum mandi pasti tangannya kotor, kita main dulu ya sembari daddy mandi” Kyuhyun melepaskan jari Siwon yang digenggam kuat oleh Suho, “Mandi dulu hyung, aku akan membawa main Suho dulu” Kyuhyun menggendong Suho lalu berjalan menuju lemari dan menyiapkan baju yang akan dipakai oleh Siwon, sedangkan Siwon menuruti perintah istrinya itu dengan patuh.

 

Setelah selesai mandi dan berpakaian, Siwon pun menghampiri Kyuhyun yang sedang mengajak Suho untuk berbicara walau yang keluar dari mulut Suho hanya kata tidak jelas bahkan mungkin terdengar seakan berteriak. “Baby.. baby Su..” Siwon lalu duduk disamping Kyuhyun, “Hyung lapar ya? Aku siapkan makanan dulu. Hyung bermain dengan baby Su, sepertinya dia merindukan daddy nya” Kyuhyun pun menyerahkan Suho dipangkuannya kepada pangkuan Siwon, ia sendiri berjalan menuju dapur untuk menyiapkan makan malam mereka berdua. Kyuhyun memang tidak menyewa pekerja rumah tangga, ia ingin melakukannya sendiri, walau memang terkadang seminggu tiga kali akan ada pekerja rumah tangga yang dikirim oleh appa dan eomma Choi untuk membantu Kyuhyun membersihkan rumah dan halaman.

Kyuhyun terus berkutat dengan peralatan masaknya, ia banyak belajar selama ini kepada eommanya. Maka itu setidaknya ada beberapa masakan yang bisa ia buat, walau masakan yang dibuatnya hanya beberapa menu tapi Siwon tidak pernah mengeluh. Siwon akan selalu memuji masakan Kyuhyun ntah itu dengan menu seadanya, keasinan, hambar ataupun gosong sekalipun, maka itu Kyuhyun selalu bersyukur bisa mendapatkan Siwon yang bisa menerimanya apa adanya, bisa selalu menjaganya, melindunginya dan juga berusaha untuk selalu membahagiakannya. “Masakannya sudah matang hyung” Kyuhyun menghampiri Siwon yang kini sedang menggendong dan meninabobokan Suho, melihat hal itu membuat tarikan dibibir Kyuhyun membentuk suatu lengkungan, senyuman manis saat melihat suaminya sedang meninabobokan Suho.

Siwon menolehkan kepalanya melihat ke arah Kyuhyun, “Baby..” Kyuhyun menyimpan jari telunjuknya didepan bibir, menandakan agar Siwon tak bersuara. Siwon yang mengerti lalu membawa Suho menuju kamarnya, agar Suho bisa tidur nyenyak di box bayinya. Kyuhyun sendiri kembali berkutat di meja makan, tak lama Siwon memeluk pinggang Kyuhyun dari belakang, “Masak apa heum??” tanyanya dengan sengaja mengendus leher Kyuhyun. “Hyung.. lihatlah sendiri, kajja duduk dan aku akan menyajikannya untukmu” Kyuhyun menuntun Siwon untuk duduk, lalu dengan cekatan mengambilkan makanan untuk Siwon, “Kau memang istri yang baik baby, gomawo.. gomawo sudah mau menjadi pendampingku, menjadi istriku dan ibu bagi anak – anakku” Kyuhyun tersenyum lalu duduk di pangkuan Siwon, “Gomawo karena kau telah memilihku untuk menjadi pendampingmu dan menjadikan aku untuk mengandung, melahirkan dan membesarkan anak – anak kita” Kyuhyun mencium sekilas bibir tipis Siwon dan kembali menyajikan makanan kehadapan Siwon.

 

Angel of Voice Epilog

Tak terasa kini Suho sudah mulai merangkak, bahkan usianya pun sudah masuk 9 bulan lebih. Kemajuan yang pesat, Kyuhyun yang seperti biasa akan menunggu Siwon pulang kerja dengan memandikan Suho terlebih dahulu mencoba menyenandungkan lagu untuk menemani Suho mandi, dia saat ini belum kembali ke karir musiknya. Karena usia Suho yang dikatakan masih terlalu kecil untuk ditinggal – tinggal, tetapi sebagai seorang penyanyi pantaslah Kyuhyun masih akan terus bernyanyi di berbagai kegiatan dirinya walaupun masih vakum seperti saat ini, “Suho suka dengan lagu yang mommy nyanyikan??” Kyuhyun bertanya sembari tangannya masih menyabuni badan Suho. Suho sendiri hanya mampu tersenyum senang saat Kyuhyun kembali mencoba berinteraksi dengannya, “Mmyyy… mmyyy…” Kyuhyun yang akan membasuh badan Suho menjadi terhenti saat mendengar kata pertama Suho, “Apa sayang?? Kau memanggil mommy?” ujarnya tidak percaya. “Mmmyyyy…” Suho semakin girang saat Kyuhyun masih mempertahankan mimic muka tak percayanya, “Mmmy,…..” Suho menepuk – nepuk air yang ada dalam kolam mandinya, “Kau memanggil mommy, Suho?? Katakan sekali lagi, mommy.. ayo coba Suho??” pinta Kyuhyun yang langsung dijawab “Mmmyyyy…” Kyuhyun dengan senangnya mengangkat tubuh gempal Suho dan memeluknya, membiarkan bajunya basah terkena badan Suho.

“Kau anak mommy yang sangat pintar sayang.. Suho anak mommy dan daddy yang sangat pintar” Kyuhyun menyentuh hidung Suho dengan hidungnya lalu menggesekkannya, membuat Suho tertawa geli. “Baby..” Siwon yang baru saja pulang tampak bingung melihat Kyuhyun yang tertawa – tawa dengan Suho yang berada dalam gendongannya dan terlihat baju rumahnya yang terlihat basah, “Ada apa ini baby??” tanya Siwon penasaran, “Hyung, kau sudah pulang? Baby Su ayo tunjukkan pada daddy..” Suho yang melihat kedatangan Siwon langsung berusaha untuk lepas dari gendongan Kyuhyun dan menginginkan Siwon yang menggendongnya, “Anak daddy ingin, daddy yang menggendongmu heum? Tapi..” belum Siwon melanjutkan ucapannya, “Ddyyy… dddyyyy…” ucapan Suho mampu membuat Siwon terkejut, “Kau mengatakan apa tadi??” Siwon mengarahkan tangannya dan yang langsung disambut senang oleh Suho, “Dddyyyy…” Siwon tersenyum senang, “Baby kau dengar? Baby Su memanggilku.. baby Su memanggilku daddy..” Kyuhyun pun ikut tersenyum senang mendengarnya.

“Mmmmyyyy… dddyyyy…” Kata itu seakan menjadi kata terindah bagi Kyuhyun dan Siwon, karena mereka seakan mempunyai dunia baru kembali. Terkadang Kyuhyun dan Siwon bergantian akan meminta Suho untuk mengucapkan kata mommy dan daddy, Suho sendiri bila memang mood nya baik maka akan mengikuti permintaannya akan tetapi bila sudah kelelahan maka hanya akan ada lemparan dari benda yang dipegang Suho karena merasa terganggu. “Baby.. hyung sangat bahagia, Suho sudah mulai bisa merangkak, dia pun sudah bisa memanggil mommy dan daddy..” Siwon memeluk Kyuhyun yang kini sedang bersandar di dadanya, “Aku juga hyung, aku sangat bahagia melihat perkembangannya setiap hari. Eum.. hyung, apakah aku.. eum.. aku bisa mulai kembali untuk bernyanyi??” tanya Kyuhyun ragu, “Apa kau merindukan karir musikmu, baby?” Siwon balik bertanya, Kyuhyun bangun dari bersandarnya melihat langsung mata Siwon, “Aku memang merindukannya, walau aku bahagia dan tidak merasa kesepian karena ada Suho, akan tetapi aku pun masih berharap bahwa suatu saat nanti, aku bisa kembali bernyanyi” ujar Kyuhyun mantap, Siwon kembali membawa tubuh Kyuhyun untuk bersandar di dadanya, “Apapun keputusanmu hyung akan mendukungnya, baby..” Kyuhyun mendongakkan wajahnya, “Jadi hyung mendukung semua keputusanku?” Siwon mengangguk, “Gomawoyo hyung.. gomawo..” Siwon mencium kening Kyuhyun sebagai jawaban dari ucapan Kyuhyun.

 

Semenjak permintaan Kyuhyun kepada Siwon agar mengizinkannya kembali ke dunia tarik suara, Kyuhyun kembali berlatih dengan giat agar vocal suaranya tetap stabil. Hingga setelah Suho kini berumur 12 bulan, Kyuhyun memutuskan untuk kembali melakukan rekaman. Tepat sebulan kemudian, Kyuhyun mengeluarkan album barunya yang dibantu digarap oleh sahabatnya sendiri, Henry. Kegiatan Kyuhyun semakin padat dalam comebacknya, walau begitu perhatiannya kepada Suho tetap ia utamakan, terkadang dirinya membawa Suho dalam setiap kegiatannya. Untuk masalah yayasan sendiri terkadang Siwon berusaha untuk menyempatkan diri untuk berkunjung ataupun Kyuhyun yang akan berusaha mencari waktu luang untuk mengajar disana, selebihnya Changminlah yang diberikan wewenang tugas untuk mengurus segala yang terjadi di yayasan. “Kyu-ah..” Eunhyuk datang bersama dengan Donghae, “Kalian datang kesini? Sudah beberapa minggu ini aku sibuk, mian tidak bisa menyempatkan diri untuk sekedar hang out bersama kalian” Kyuhyun dengan sarat akan kekecawaan meminta maaf kepada Donghae dan Eunhyuk.

“Sudahlah, kami mengerti keadaanmu yang memang sibuk seperti ini, eum.. kami kesini hanya ingin memberikan ini” sembari menyerahkan sebuah kartu undangan, “Kalian…” Kyuhyun tersenyum saat melihat bahwa itu adalah kartu undangan pernikahan, “Akhirnya… aku benar – benar bahagia mengetahuinya” Kyuhyun memeluk Donghae dan Eunhyuk bersamaan, “Gomawo.. aku harap kau bisa datang bersama Siwon dan juga Suho, Kyu-ah” pinta Eunhyuk, “Pasti hyung.. aku akan mengosongkan jadwal agar bisa datang” Donghae melihat ke kanan kirinya, “Mana Suho? Dia tidak ikut denganmu?” , “Suho aku titipkan kepada eomma Choi, karena memang lokasi syuting ini dekat dengan rumah Siwon hyung dulu, jadinya lebih baik Suho disana, terlebih eomma dan appa yang menginginkan Suho dititipkan disana selama aku syuting” jawab Kyuhyun.

“Kau sudah sukses menjadi seorang ibu dan juga penyanyi Kyu-ah, aku bangga padamu” Kyuhyun menggemgam tangan Donghae dan Eunhyuk, “Aku bisa seperti ini pun ada dari jasa kalian berdua, hyungdeul. Karena kalian selalu membantu hubungan kami dulu, gomawo..” Eunhyuk mengusap bahu Kyuhyun, “Itulah gunanya sahabat Kyu.. kami pasti akan selalu ada bersama kalian”. Setelah berbincang – bincang, Donghae dan Eunhyuk berpamitan untuk kembali menyiapkan segala keperluan pernikahannya. Kyuhyun sendiri kembali melanjutkan aktifitasnya hari itu, melakukan proses syuting untuk music video single kedua di albumnya.

 

Angel of Voice Epilog

Hari ini adalah hari bahagianya Donghae dan juga Eunhyuk, dimana mereka berdua akan melangsungkan pernikahan. “Aku bahagia baby, melihat Eunhyuk dan juga Donghae akhirnya bisa menyusul kita” Siwon melingkarkan lengannya dibahu Kyuhyun dan membawanya semakin dekat dengannya, “Aku juga bahagia hyung, akhirnya mereka bisa menikah, mereka sudah banyak membantu kita selama ini. Aku merasa sedih karena tidak bisa membantu mempersiapkan pernikahan mereka, karena aku harus disibukkan kembali dengan berbagai jadwal manggung” ujar Kyuhyun sedih, “Baby.. Eunhyuk dan Donghae pasti mengerti dengan keadaanmu, mereka juga tidak mungkin marah. Lagipula kalau mereka marah maka kita tidak akan ada di pernikahan mereka seperti saat ini” ujar Siwon sembari menyentil hidung Kyuhyun. Kyuhyun hanya bisa mempoutkan bibirnya dan kembali memperhatikan acara pemberkatan pernikahan Donghae dan Eunhyuk.

“Selamat ya hyung, semoga kalian selalu bersama selamanya, selalu diberikan kebahagiaan dan cepat mendapatkan momongan” doa Kyuhyun yang diaminkan oleh pasangan pengantin baru, “Selamat Donghae, Eunhyuk-ah.. aku serasa bermimpi, karena pada akhirnya kalian bisa menikah juga. Aku sangka kalian hanya akan terus saja berpacaran, hahahaha…” canda Siwon, “Aku pun ingin segera bisa mempunyai anak dan membina keluarga, Siwon-ah” ujar Eunhyuk sembari mencubit pinggang Siwon, “Hahahaha.. okay.. okay.. aku sangat tau itu, sekali lagi selamat ya..”. acara pelemparan bunga pun dilakukan, Henry, Changmin dan juga para tamu undangan yang memang masih single sudah menunggu didepan, hingga..”1,2,3…” Eunhyuk melemparkan bunga yang dipegangnya dan “HUP!! Yaaa… akhirnya aku bisa menyusul kalian…” Henry berjingkrak – jingkrak senang, “Ish.. lalu aku kapan menikahnya??” Changmin bersedih karena tidak mendapatkan bunga, “Sudahlah Changmin-ah, kau tidak perlu bersedih nanti aku bagi bunga ini berdua denganmu” canda Henry, “Maksudmu kita menikah??” yang malah di anggap serius oleh Changmin.

“MWO??!!” Henry berteriak terkejut, “Jadi kau mengambil bunga itu karena ingin menikah denganku kan Henry-ah?? Benarkan??” Changmin semakin menggoda Henry, “YAK!! Aku tidak mungkin menikah denganmu” Henry menghentak – hentakkan kakinya kesal lalu lebih memilih meninggalkan Changmin yang hanya tersenyum penuh arti, sedangkan semua undangan tidak terkecuali Siwon dan Kyuhyun hanya bisa tertawa geli melihat pertengkaran Changmin dan juga Henry, “Baby.. apakah sepertinya Changmin menaruh hati kepada Henry??” Kyuhyun menolehkan wajahnya, “Hyung pun berpikiran seperti itu??” Siwon mengangguk dan Kyuhyun pun hanya bisa tersenyum menanggapinya.

 

Kesuksesan album Kyuhyun membawa Kyuhyun untuk melakukan konser tunggal dan hari ini adalah konser perdananya untuk album keduanya, di deretan kursi VIP Siwon dan juga orang tuanya serta orang tua Kyuhyun dan Ahra duduk. Sebenarnya Donghae dan juga Eunhyuk di undang untuk hadir, sayangnya mereka masih melakukan bulan madu di berbagai Negara yang akhirnya absen hadir dan hanya mengirimkan karangan bunga menyambut konser Kyuhyun. “Baby Su senang disini?? Nanti kita melihat mommy mu bernyanyi ne” Siwon berinteraksi dengan Suho yang duduk dipangkuannya dan terlihat asik menggigiti mainannya. “Nah.. itu konsernya dimulai.. cha.. lihatlah mommy akan bernyanyi” Siwon kembali mengajak Suho berbicara dan menunjuk ke arah panggung agar Suho bisa melihat mommynya.

Kyuhyun sukses menyanyikan beberapa lagu di album pertamanya, hingga kini penampilan dirinya yang berduet dengan Henry sebagai pengiringnya. Kyuhyun mencoba melakukan interaksi dengan Henry diatas panggung, sedangkan Siwon hanya bisa menatap kagum dengan keberhasilan Kyuhyun. Ia sangat bersyukur bahwa dirinyalah yang bisa menjadi pendamping hidup Kyuhyun, memiliki Suho sebagai pelengkap dalam keluarga kecil mereka. “Mmmmyyyyy…” Suho berteriak, “Kau memanggil mommy sayang?? Ne itu mommy.. mommy akan bernyanyi untuk Suho..” Siwon kembali mengarahkan pandangannya ke arah panggung, Suho yang awalnya bermain – main dengan jari daddynya, kini lebih memilih melihat sang mommy yang bernyanyi merdu.

Kyuhyun melihat ke arah Siwon dan keluarganya duduk, dia tersenyum. Sungguh dia bersyukur bisa mendapatkan Siwon sebagai pendamping hidupnya, mendapatkan Suho sebagai malaikat kecilnya, mempunyai karir yang bagus, memiliki sahabat – sahabat yang memang selalu ada di saat suka dan duka. Apalagi yang tidak harus disyukuri dalam kehidupannya? Ia harus menjaga semuanya, walau dalam kehidupan itu tidak selalu berakhir bahagia, tetapi tidak salahnya sebagai manusia ia mensyukuri segala kenikmatan yang Tuhan berikan kepadanya, menjaga apa yang Tuhan percayakan kepadanya. “Aku bahagia memiliki kalian semua” inner Kyuhyun.

 

-end-

 

Akhirnya epilog ini selesai juga, mian ya kalo alurnya terkesan dipercepat karena memang kita awalnya gak berniat untuk membuat epilog, maka itu ending ini tidak terlalu didetilkan bagaimana perkembangan suho dan kehidupan rumah tangga wonkyu nya, oia untuk masalah kelahiran dan suho yang tidak menangis itu terinspirasi dengan film 3 idiots, karena memang agak – agak lupa buat penangananya maka ya itu semua saya ketik melalui khayalan aja ya.. hehehehe… maklum saya dan ryu bukan anak kedokteran, peace..

Makasih yang sudah bersama dari angel of voice chapter awal hingga epilog ending ini.. makasih banyak yang selalu memberikan komentar positifnya kepada kami berdua, bila ending ini terkesan maksa, minta maaf karena ya beginilah saya sedang terkena mood swing, hehehe.. sedangkan ryu sendiri sedang disibukkan dengan skripsinya.. jadi banyak kendala untuk penyelesaian ini.. jadi maaf bila kurang bisa memuaskan yang membacanya.. dan terima kasih yang sudah mau mamp

Advertisements

76 thoughts on “Angel of Voice Epilog 2/ending

  1. Yeeaaaah!!!
    Ending yg bner2 membahagiakan. .
    Selamat buat wonkyu atas kelahiran baby su, mskipun dkit was2 pas baby su gak lngsung nangis :(, tp akhirnya berakhir dngan kebahagiaan.
    Horray \(^_^)/

  2. Hii new reader disinii ^^
    Suka bgt deh ceritanya. Setelah perjalanan panjang kisah cinta wonkyu akhirnya mereka bisa dapetin happy ending ❤️

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s