Posted in BL, Drama, Genre, Romance, Series, WonKyu Story

Diary – Chapter 3

Diary
Chapter 3

Author :Lana

Pair: Won To The Kyu=WonKyu
Genre : Romance (gak yakin)
Rate :mmmmmm apa aja deh #pout
Warning: Don’t like don’t read, this is yaoi aka boys love aka homoseksual. So , bagi yang tidak suka boleh pergi dengan tenang dan damai. Judul rada gk nyambung ma isi cerita. Yang bercetak miring isi diary.

Hollaaaaaaaaa akika kambek dengan chapter 3 neh, moga pada suka ya? And tengkyuwon buat WKC yang udah mau nerbitin lagi epep gaje nan abal2 nyess ini. So, silahkan baca ya?

Lana: Yosh kamera rolling and……..action #ala sutradara
.

.

.
~WonKyu~

At Taiwan 08.20 PM (Satu minggu kemudian)

Terlihat seorang yeoja cantik berambut pendek dan memakai kacamata bingkai hitam sedang duduk di pinggir kasur di kamar hotel bernomor 127 itu dengan IPhone canggih ditangannya sambil menunggu sang pemilik kamar yang sedang mandi.

Cleklek

Terdengar suara pintu yang terbuka dari arah kamar mandi dan keluarlah namja tampan di Super Junior itu yang telah berpakaian lengkap, Siwon-namanya- memakai kaos V-Neck dipadukan dengan celana jeans selutut dan memakai sandal jepit berjalan menuju tempat tidur menghampiri yeoja yang sedari tadi mengacuhkan dirinya.

“Kau sudah siap?” Suara Keenie manager-yeoja tadi- mengagetkan Siwon yang sedang memasukan perlengkapannya kedalam ranselnya. Sambil mengelus dada karena kaget, Siwon menjawab.

“Umm aku udah siap. Uhh aku sudah tidak sabar memberinya kejutan”

“Kau tidak member tahu tentang kepulanganmu padanya?” Siwon menggeleng.

“Biarlah ini jadi kejutan untuknya” Setelah itu baik Siwon atau Keenie manager tidak ada yang berbicara lagi, keduannya sibuk dengan urusan masing-masing , setelah selesai berkemas Siwon dan Keenie manager segera berangkat menuju bandara, mereka sengaja mengambil penerbangan pagi agar ketika sampai di Korea tidak terlalu sore. Setelah mengurus passport dan mengambil tiket yang telah dipesan, Siwon dan Keenie manager menunggu di ruang tunggu penumpang selama 10 menit sebelum melakukan penerbangan.

10 menit telah berlalu pesawat yang ditunggu akhirnya datang, seluruh penumpang pesawat termasuk Keenie manager dan Siwon menaiki pesawat dan bersiap lepas landas. Di dalam pesawat Siwon terlihat sibuk dengan buku diary tanpa memperdulikan Keenie manager yang duduk di sebelahnya sambil bersiap untuk tidur. ‘Ck dasar tukang tidur’ batin Siwon (Akika banget ini #plak)

 

Dear diary
Mianhae aku menulis lagi di lembaran putihmu dan aku berharap kau tidak marah. Hehehe, Saat ini aku berada di dalam pesawat yang membawaku dan Keenie manager pulang ke Korea. Setelah berada di Taiwan selama hampir satu bulan akhirnya aku mendapat kesempatan untuk pulang ke negara kelahiranku . Aku sengaja tidak memberitahu Kyuhyun tentang kepulanganku, aku ingin menemui keluargaku dulu baru Kyuhyun karena aku ingin mewujudkan rencana besar yang telah lama aku persiapkan yaitu menikahi Cho Kyuhyun dan menjadikannya MILIKKU. Pertama-tama setelah sampai di Korea aku langsung pulang ke apartmentku dan menyusun rencana untuk menghadapi appaku besok untuk meminta restu darinya agar aku bisa menikahi Kyuhyun walaupun dengan resiko aku akan di coret dari daftar penerima warisan keluarga Choi atau yang lebih parah di keluarkan dari dari daftar keluarga. Mian sepertinya aku sedikit berlebihan mengenai hal itu, hehehehe.

Lalu kenapa hanya appaku? Kenapa tidak dengan keluarga Cho juga? Jawabannya jelas keluarga Cho sudah merestui hubungan kami sejak aku dan Kyuhyun mengaku telah berkencan. Jiwon dan eomma ku pun tidak masalah asalkan aku dan Kyuhyun bahagia, tapi yang jadi masalah adalah appaku,, karena beliau sampai saat ini belum memberikan restu pada hubunganku dan Kyuhyun. Bukannya beliau tidak tahu, bahkan beberapa kali appa mencoba memisahkan kami, tapi dengan kekuatan cinta yang kami miliki dan dukungan dari semua orang yang mendukung kami akhirnya kami bersatu kembali. Namun sepertinya appa belum menyerah karena itu besok aku akan menemuinya secara langsung tanpa melibatkan Kyuhyun, lagi pula kalau ini berhasil pasti akan jadi kejutan yang spektakuler untuknya. I hope so…

“Hoamm” Siwon merenggangkan otot-otot nya yang kaku dan menegakkan tubuhnya kemudian melirik arloji berwarna hitam yang melingkar manis di lengan kirinya. 10.35 AM. Tak terasa waktu berlalu begitu cepat ck ternyata menulis diary bisa membuatnya lupa waktu ckckck. Kemudian Siwon melirik kesebelah kanannya ternyata Keenie manager sudah tertidur pulas sambil mendengarkan lagu.

“Sebaiknya aku tidur juga, masih ada waktu 2 jam lagi sebelum sampai di Korea” Monolog Siwon, setelah menyimpan diarynya kedalam ransel kecil, Siwon meluruskan posisi duduknya dan mulai menutup mata, tidak butuh waktu lama untuknya terlelap ke alam mimpi.

 

~WonKyu~

At INCHEON Airport (2 jam kemudian)

“Siwon-ah bangun kita sebentar lagi kita mendarat” Terlihat manager Super Junior yang tengah sibuk membangunkan seorang namja yang tengah terlelap di sampingnya.

“Eunggghhh” Siwon mengucek matanya dan membenarkan posisi duduknya kembali dan memakai sabuk pengaman karena 5 menit lagi pesawat mendarat.

“Aaahhhh akhirnya kita mendarat juga” Siwon mendesah lega sambil tersenyum menampilkan lesung pipi yang manis. Keenie manager hanya bisa menggelengkan kepala melihat tingkah Siwon seakan dia bukan super star saja. Ckckckck

“Jaa kita harus membenarkan penyamaran agar tak ada fans yang melihat kita di sini” Siwon mengangguk tanda setuju dan mengikuti Keenie manager menuju toilet umum yang ada di bandara. Setelah merapikan sedikit penampilannya Siwon menghampiri Keenie manager yang berdiri di depan pintu masuk toilet.

“Noona setelah dari sini aku langsung ke apartment tanpa mampir ke dorm ataupun perusahaan.” Keenie mengerutkan alis dan menampilkan mimik muka seolah bertanya ‘kenapa?’

“Ck tentu saja untuk menjalankan rencana besarku tanpa ketahuan Kyuhyun, biar ini menjadi kejutan untuknya. Bukankah kau ingin menemui keluargamu yang ada di sini? Jadi aku rasa kita bisa berpisah”

“Ck terserah kau saja lah, oh ya rencana besar apa sih yang kau rencanakan?” Keenie menatap wajah Siwon yang entah kenapa terlihat berbinar dengan pandangan ingin tahu.

“Hahaha rahasia noona”

“Yak Choi Siwon” Beberapa orang yang kebetulan ada berada di sekitar situ menoleh kearah Keenie manager yang mengeluarkan teriakan tadi. Sadar akan kesalahannya Keenie manager membungkuk minta maaf dan bergegas pergi dari situ mengejar Siwon yang telah berjalan lebih dulu sebelum ada yang sadar bahwa Siwon ada di bandara.

“Nah aku telah memberhentikan taksi untukmu, ini untukku sedangkan itu untukmu” Tunjuk Siwon kearah dua buah taksi yang telah menunggu di depan bandara.

“Tenang saja uangnya sudah ku bayar kau tinggal pulang saja” Siwon menjawab ekspresi bingung di wajah manager yang selalu menemaninya itu pergi kemana-mana, Keenie manager hanya nyengir senang karena tidak perlu mengeluarkan uang. Ckckckck ternyata dia pelit juga. Setelah itu mereka berpisah dengan tujuan yang berbeda Siwon pulang ke apartmentnya sedangkan Keenie manager pulang ke rumah sepupunya yang ada di daerah Gangnam.

Tring tring
Terdengar nada dering pesan di ponssel canggih milik Keenie manager. Dia langsung merogoh sakunya dan membaca pesan yang ternyata dari Siwon sang Simba Super Junior.

To : Keenie noona
From : Siwon Choi

Ingat jangan beritahu member lain termasuk Kyuhyun tentang kepulangan kita.

“Ck dia memang selalu seenaknya”

 

~WonKyu~

Setelah sampai di apartment mewahnya, Siwon bergegas masuk dan berjalan menuju lift untuk mengantarkan dirinya sampai ke lantai 4. Setelah sampai di lantai 4 Siwon kemudian berjalan menuju kamar bernomor 407 dan menekan password, membuka pintu dan menghidupkan lampu ruang tengah.

“Haaahhh akhirnya sampai juga” Siwon melangkah menuju kulkas yang berada di dapur untuk mengambil sebotol air es dan meminumya.. Entah kenapa tenggorokannya terasa kering sekali, tiba-tiba terdengat nada pesan masuk dari ponsel pintarnya. Siwon tersenyum setelah tahu siapa pengirim pesan itu.

From : MyBigBaby
To : MyWonnie

Hyung bogoshippo…….

To : MyBigBaby
From : MyWonnie

Nado bogoshippo baby. Lagi apa sekarang eum?

Sambil menunggu balasan pean dari sang baby, Siwon beranjak ke kamarnya untuk istirahat tapi sebelum itu dia membersihkan diri terlebih dahulu, setelah selesai mandi dan hanya menggunakan handuk yang melilit pinggangya yang menampilkan tubuh bagian atasnya yang terpahat sempurn, Siwon berjalan menuju lemari pakaiannya untuk mengambil piyama dan memakainya tepat setelah dia selesai memakai celana terdengar kembali nada pesan masuk di ponselnya, Siwon melangkah mendekati nakas dan meraih ponselnya dengan membawa baju yang belum sempat di pakai olehnya.

From : MyBigBaby
To : MyWonnie

Lagi istirahat habis latihan musical hyung. Kau tahu dari tadi Teddy hyung selalu menggangguku ukh meneyebalkan.

Siwon sedikit terkekeh geli membayangkan ekspresi lucu babynya. ‘Ck dia pasti sedang mempoutkan bibirnya imut.’ Batin Siwon geli. Dengan cepat Siwon membalas pesan Kyuhyun.

To : MyBigBaby
From : MyWonnie
Memangnya kenapa dia menggangumu eum? Kalau terus begitu tendang saja dia ke planet Pluto hahahahha

From : MyBigBaby
To : MyWonnie

Ck entahlah sedari tadi dia merecokiku tentang foto Suzy yang seksi hyung, ukh menyebalkan.Heh? nanti kalau dia ku tendang sampai Pluto siapa yang akan mengurus segala keperluanku hyung? Yaaahhhh kecuali kau mau membayarkan asisten untuk ku hyung. Hehehehe

To : MyBigBaby
From :MyWonnie

Aduh baby sepertinya Teddy hyung hanya kau jadikan pembantu ne? Kkk~ Kasihannya Teddy hyung dasar Evil Magnae, dari pada membayar asisten lebih baik membayar baby sitter saja hihihihi

From : MyBigBaby
To : MyWonnie

Ck kau tak kasihan padaku hyung? Baby sitter? Untuk apa?

Saat ini Siwon tengah membayangkan ekspresi bingung kekasihnya yang pastinya sangat imut sekali.

To :MyBigBaby
From : MyWonnie

Apa yang hyung harus kasihani darimu baby? Kekekekeke bercanda sayang 😉 Iya, baby sitter untuk menjaga bayi besar hyung ini 😀

Kyuhyun hampir saja melempar IPhonenya karena ejekan menyebalkan sang kekasih kalau saja Teddy manager tidak memanggilnya untuk kembali latihan.

To : MyWonnie
From : MyBigBaby

Yak hyung awas kau ya mengatai aku seperti bayi. Hyung sudah ne Teddy hyung udah memanggilku untuk latihan kembali. Annyeong~ Saranghae

From : MyWonnie
To : MyBigBaby

Hehehe mianhae baby~ Ne semangat baby Annyeong~ Nado saranghae

Setelah itu Siwon memakai baju yang belum sempat di pakainya karena sibuk berkirim pesan dengan BigBabynya. Setelah selesai Siwon melangkah menuju tempat tidur dan membaringkan tubuh lelahnya, tak berapa lama Siwonpun terlelap dengan nyenyaknya.

 

~WonKyu~

Keesokan harinya…..

“Kyu” Sapa Teddy manager saat melihat Kyuhyun duduk di sofa ruang tengah dorm sambil makan sereal. Merasa namanya di sebut Kyuhyun menoleh.

“Oh kau hyung” Ucap Kyuhyun ketika manger yang agak gendut itu berjalan menghampirinya. Untuk apa Teddy manager datang ke dorm SuJu pagi-pagi? Tentu saja untuk mengurus jadwal kegiatan artis-artisnya ini.
“Yang lain kemana?” Teddy manager celingak-celinguk melihat isi dorm yang teramat sepi, tidak biasanya. Menjawab kebingungan sang manager akhirnya Kyuhyun buka suara setelah sedari tadi sibuk dengan makanannya dan berkirim pesan dengan kekasihnya-Siwon- dan juga sahabatnya di Kyuline-Changmin-.

“Shindong Hyung, Sungmin hyung, Kangin hyung, dan Zhoumi-ge sedang ngegym di bawah, Ryeowook hyung dan Henry sedang belanja ke Supermarket, sisanya sedang tidur di kamar.” Jawab Kyuhyun tanpa mengalihkaan pandangannya dari ponsel pintarnya.

“Oh” Teddy pun duduk di di sofa sebelah Kyuhyun sambil membaca dan memeriksa ulang jadwal member kalau-kalau ada kesalahan. Tak berapa lama datanglah Henry dan Ryeowook yang baru pulang dari supermarket dan oh tak hanya itu member yang baru pulang dari gym pun menyusul di belakang.

“Hyung mau sarapan juga di sini?” Tanya Ryeowook yang kebetulan melihat sosok Teddy manager yang teronggok(?) di sofa, sedangkan Kyuhyun hanya menoleh sebentar dan kembali focus pada kegiatannya sedari tadi.

“Aniyeo, hyung akan langsung ke perusahaan, ini jadwal kegiatan kalian selama satu minggu ini” Setel;ah membagi-bagikan copyan jadwal para member Teddy manager langsung berpamitan. Ryeowook dan Sungmin menyiapkan sarapan sedangkan yang lainnya termasuk Kyuhyun mandi dan bersiap-siap serta membangunkan para member yang masih tidur dengan nyenyak. Selesai sarapan dan dengan di temani para manager SuJu, member SuJu pun melakukan kegiatan mereka yang pastinya melelahkan sekali.

Sementara itu di apartment mewah Siwon…

Siwon saat ini tengah bersiap-siap untuk pergi kerumah keluarganya karena beberapa hari kedepan dia tidak memiliki jadwal yang padat hanya menghadiri beberapa acara stasiun TV dan radio termasuk Sukira dan latihan dance untuk persiapan comeback. Setelah selesai bersiap dan sarapan Siwon pergi kerumah keluargannya menggunakan mobil kesayangannya yang bernama Gabriel. Selama perjalanan Siwon tidak henti-hentinya berdo’a kepada Tuhan agar rencananya berhasil dalam mendapatkan restu sang appa. Setelah sampai di rumah keluarganya Siwon memarkirkan mobilnya di halaman depan di sebelah mobil Jiwon yang sepertinya belum berangkat kuliah.

Teng tong. Suara bell bergema di rumah besar itu membuat maid yang sedang membersihkan ruang tamu bergegas membukakan pintu.

Ceklek. Pintu terbuka, maid yang membukakan pintu itu langung membungkuk hormat melihat siapa sang tamu yang ternyata Choi Siwon tuan muda di rumah itu. Siwon mengangguk dan berjalan masuk ke dalam rumah sambil melihat ruang tamu yang menurut perasaannya sedikit berbeda ataukah karena dia yang sudah lama tidak berkunjung kemari. Tiba-tiba dari arah dapur berlari 2 ekor anjing yang manis dan imut sambil menggonggong membuat Siwon dan maid tadi menoleh kearah datangnya suara.

“Waaahhhhh Bugsy, Lost bogohipoo” Siwon berjongkok dan segera memeluk dua anjing yang dia titipkan di rumah orang tuannya selama dia pergi ke Taiwan kemarin. Sedangkan Bugsy dan Lost hanya menggonggong dan mengoyangkan ekornya pertanda senang bertemu majikan tampan mereka.

“Siwonnieeee” Siwon mendongak melihat kearah tangga di mana seorang yeoja paruh baya yang masih terlihat cantik itu berdiri dan dengan sedikit tergesa menuruni tangga untuk menghampiri putra yang begitu dia rindukan.

“Eommaaa” Siwon membalas pelukan tiba-tiba Mrs. Choi sang Eomma yang juga begitu dia rindukan.

“Kau terlihat semakin tampan saja Siwonnie” Mr. Choi membawa sang putra tercinta untuk duduk di sofa sambil berbincang.

“Ah eomma aku memang selalu tampan kan? Hehehehe” Mrs. Choi tersenyum melihat kenarsisan putranya.

“Mana appa?”

“Appamu sedang latihan yoga untuk kesehatan bersama dengan Jiwon dan mentor yang mengajari ada di halaman belakang dekat kolam renang. Kau ingin melihatnya?” Mrs.Choi membawa anaknya ke halaman belakang untuk menghampiri suami dan putrinya.

“Yeobo Siwonnie datang berkunjung” Ucap Mrs. Choi ceria, ketiga orang itu menoleh Mr. Choi dan Jiwon tersenyum menyambut kedatangannya sedangkan sang mentor menatap Siwon dengan tampang terpesona. Yare~yare~

“Kemarilah nak” Siwon dan Mrs. Choi berjalan mendekati mereka. Siwon tersenyum manis pada mentor yoga itu membuat sang mentor hampir pingsan saking terpesonanya. Ck berlebihan

“Perkenalkan ini mentor yoga appa namanya Kim Nana, Nana-ssi ini putraku Choi Siwon” Kim Nana dan Siwon saling berjabat tangan dan melempar senyum.

“Choi Siwon”

“Kim Nana”

“Baiklah sebaiknya kita mengobrol di ruang tamu” Belum selangkah Mr. Choi berjalan, tiba-tiba Nana menginterupsi.

“Mianhamida, sepertinya saya tidak bisa ikut bergabung” Semua menatapnya dengan pandangan bingung. “Bukan maksud saya menolak, tapi saya masih ada jadwal mengajar lagi, jadi tidak bisa bergabung” Nana cepat-cepat menjelaskan dengan nada menyesal.

“Gwenchana Nana-ssi lain kali saja bukankah kita akan sering bertemu untuk latihan yoga, lagipula rumah ini selalu terbka untukmu” Nana memandang mereka semua dengan tersenyum lalu mengangguk. Setelah membungkuk hormat Kim Nana berpamitan dan di antar oleh Jiwon sampai ke halaman depan. Sekarang tinggallah Mr. dan Mrs Choi beserta putra mereka di halaman belakang sambil menikmati wangi bunga yang mekar mempercantik tampilan halaman itu.

“Appa eomma ada yang ingin aku bicarakan” Mr. dan Mrs Choi serta Jiwon yang baru datang sontak menatap Siwon dengan pandangan bertanya. Siwon menghela napas dan memantapkan hatinya.

“Aku ingin minta restu dari appa untuk menikahi Cho Kyuhyun” Tak ayal pernyataan tegas penuh kesungguhan itu membuat ketiga orang itu terkejut terutama sang appa, Mr.Choi.

PLAK. Tamparan yang cukup keras itu menggema di halaman belakang yang mendadak sunyi senyap itu, hanya ada suara gemericik air dari arah kolam renang yang terdengar.

“Apa kau sudah gila? Choi Siwon diluar sana masih banyak yeoja yang mengharapkan cintamu bahkan mentor tadi saja jatuh cinta padamu kenapa kau malah ingin menikahi Kyuhyun yang notabenenya namja sepertimu? Seharusnya dulu aku memisahkan kalian untuk selamanya kalau tahu akan begini jadinya.” Siwon hanya meringis merasakan perih di pipi kirinya karena tamparan sang appa, sungguh baru pertama kali ini Siwon di tampar seperti ini oleh sang appa yang begitu di sayanginya. Siwon mendongak dan menatap sang appa dengan tajam dan penuh keyakinan, yang dibalas oleh Mr. Choi dengan tatapan tajam penuh amarah.

“Aku mecintainya dengan tulus tanpa ada keraguan dalam hatiku appa sama seperti pasangan normal lainnya, meskipun dia namja tapi bagiku dia lah namja yang sempurna, bagaimana aku bisa mencintai yeoja diluar sana sedangkan hatiku hanya milik Kyuhyun?” Mr. Choi bisa melihat pancaran kelembutan dan cinta dari mata Siwon ketika membicarakan Kyuhyun.
“Tapi kalian menyalahi kodrat Tuhan, bagaimana reaksi public? Bagaimana dengan kehormatan keluarga ini ketika semua orang tahu bahwa putranya seorang gay? Dia bahkan tidak bisa memberimu keturunan dan penerus dalam keluarga ini. Appa hanya tidak ingin kau menderita, kau tahukan reaksi public kalau sampai apa yang kau dan Kyuhyun lakukan itu ketahuan. Appa hanya tidak ingin kau dikucilkan dan di benci oleh orang-orang, di Korea hubungan sesama jenis sangat tabu” Sungguh Mr. Choi tak habis pikir dengan kekeras kepalaan Siwon, Mr. Choi sangat menyayangi putranya ini jadi wajar kalau dia khawatir dengan masa depan anaknya. Siwon tertohok mendengar ucapan sang appa, dengan sedikit emosi Siwon menjawab

“Aku rela dunia mengutuk ku, kalau cinta ini menyalahi kodrat Tuhan kenapa Tuhan malah menghadirkan cinta ini pada kami berdua? Apa salah aku dan Kyuhyun hidup bahagia, selama ini aku selalu menuruti keinginan appa mekipun itu menyakiti diriku. Tapi sekarang aku datang kemari dengan penuh harapan agar appa merestui kami. Tidak bisa kah appa menghilangkan sikap egois appa dan memberikan dukungan untukku dan Kyuhyun? Hanya itu yang aku minta appa. Appa bilang menyayangi ku bukan? Kalau appa sangat menyanyangiku tentunya appa tak harus memikirkan omongan orang lain, yang menjalani hubungan ini aku dan Kyuhyun bukan orang lain, lagi pula kami sudah bisa menjaga hubungan kami selama 3 tahun ini tanpa tercium oleh media masa, lalu mengapa kami tidak bisa menjaga hubungan ini selamanya?” Siwon diam sesaat dan kembali melanjutkan perkataannya.

“Aku telah berjanji untuk selalu mencintainya dan menjadikannya milikku selamanya appa. Kami telah melewati banyak hal bersama, suka dan duka sakit dan sehat pun kami lewati bersama. Aku hanya bahagia dengan Kuhyun bukan yang lainnya appa, aku akan mati tanpa Kyuhyun. Kalau appa mempermasalahkan soal keturunan aku dan Kyuhyun akan memberikannya dengan cara apapun. Akan aku lakukan apapun agar appa merestui kami, bahkan kalau appa memintaku untuk meninggalkan keluarga Choi karena appa tidak ingin harkat dan martabat keluarga ini jatuh karena putra Choi Kiho yang terhormat seorang gay, akan aku lakukan” Tidak ada keraguan ataupun rasa takut dalam nada suaranya, membuat Mr. Choi bungkam dan sedikit menyesal. Sedangkan Mrs. Choi dan putri bungsunya Jiwon hanya diam saja mendengar pertengkaran ayah dan anak itu.

“Sudahlah yeobo dengarkan Siwon, sudah saatnya kau mendengarkan keputusan dan keinginannya. Dia sudah cukup dewasa untuk memutukan mana yang terbaik untuk dirinya. Kalau pun dengan menikahi Kyuhyun akan membuatnya bahagia kita bisa apa? Sudah saatnya kau menghilangkan sifat egoismu itu. Seharusnya kita sebagai orang tua mendukung penuh kebahagiaan anak kita. Bukankah kau selalu mengatakan akan melindungi dan mendukung penuh kebahagiaan putra-putri kita? Aku sangat yakin dan percaya Siwon akan mempertanggung jawakan keputusannya itu, dan aku yakin pula bahwa dia telah memikirkan keputusannya ini sejak lama.” Sejurus kemudian Mrs. Choi menatap putranya dengan penuh kelembutan.

“Pulanglah dulu Siwonnie, tenangkan dirimu” Siwon mengangguk dan membungkuk hormat kepada kedua orang tuannya beserta Jiwon dan menghilang di balik pintu yang menghubungkan halaman belakang dan ruang tengah.

“Aku juga harus pergi kuliah” Kemudian Jiwon mencium pipi sang eomma dan berlalu meninggalkan mereka berdua mengikuti langkah Siwon keluar dari rumah mewah nan megah itu.

“Kau tidak melihat tadi pancaran cinta yang begitu kuat terlihat di mata Siwon?” Mrs. Choi menatap punggung sang suami yang membelakanginya. Terdengar helaan napas Mr.Choi sarat akan keputusasaan.

“Aku hanya tidak ingin dia menderita dan menyesali keputusannya di kemudian hari.”

“Justru kalau kita terus memaksakan kehendak kita padanya itu yang akan menyebabkan kesedihan mendalam padanya suatu saat nanti. Aku tidak ingin melihat putra-putriku menderita di sisa hidupku ini. Mr. Choi tidak menanggapi perkataan sang istri tercinta. Akhirnya mereka larut dalam pikiran masing-masing sampai seorang maid memanggil bahwa makan siang telah siap.

 

~WonKyu~

Diruang latihan SuJu (Malam Hari)

“Kyu” Kyuhyun menoleh. Hap dan menangkap botol mineral yang dilempar oleh Donghae, hyung Fishynya di Super Junior. Saat ini Semua member SuJu minus Yesung, LeeteuK, dan Siwon sedang berkumpul di ruang latihan dance, mereka sedang mendiskusikan dan mempelajari sedikit tentang formasi dan koreografi untuk persiapan comeback mereka.

“Bagaimana keadaan Siwon di Taiwan Kyu? Kudengar dia beradu acting dengan Eddie namja yang pernah bermain di film gay.” Sungmin sedikit menggeser tubuhnya mendekati magnae mereka yang sedang sibuk dengan ‘kekasihnya’ untuk mendengar jawaban pasti dari gossip yang dia baca di twitter. Kyuhyun mengangguk dengan acuh.

“Ne benar, tapi aku yakin Siwonnie hyung tidak akan berani macam-macam disana” Jawaban acuh tak acuh Kyuhyun pasti membuat sebagian orang berpikir bahwa dia tidak peduli dengan Siwon, namun semua hyungdeul dan dongsaengdeulnya di SuJu tahu betul bahwa Kyuhyun sangat mencintai dan menyayangi Siwon hanya saja cara penyampaiannya yang agak kurang meyakinkan, tapi saat di tanya kenapa dia tidak menyampaikan ungkapan cinta dan perhatian seperti orang kebanyakan, Kyuhyun hanya menjawab

“ Aku tidak pernah ingin mengumbar kemesraan di hadapan siapapun cukup kekasihku saja yang melihat dan merasakan kesungguhanku tidak perlu orang lain.”

Karena itulah banyak orang beranggapan Kyuhyun seringkali terlihat dipaksa ataupun terpaksa melakukan skinship dengan Siwon di atas panggung (menurut orang sebelah), sebenarnya Kyuhyun sangat senang dan bahagia terhadap apa yang Siwon lakukan padanya di manapun dan kapanpun, hanya saja dia seringkali merasa malu dan salah tinggah terhadap perlakuan manis Siwon padanya apalagi disaksikan oleh ribuan fans, dan juga yang paling penting Kyuhyun beusaha untuk menjaga agar Siwon tidak di bash habis-habisan seperti yang sudah-sudah karena terlalu dekat dengannya.

“Hoooo ok baiklah” Sungmin hanya manggut-manggut mendengar jawaban pendek dari Kyuhyun. Tidak berapa lama pelatih dance mereka memanggil untuk melakukan sesi(?) latihan lagi. Kyuhyun berdiri dan menyimpan ‘kekaihnya’ kedalam tas kemudian melangkah mendekati yang lainnya untuk membuat formasi.

‘Hyungggg bogoshippo’

‘Nado baby.’ Kyuhyun tersentak ketika mendengar suara hyung yang begitu di cintainya. Kepalanya celingak-celingik mencari sumber suara, namun dia tidak menemukan Siwonnya di manapun. ‘ Ah mungkin hanya peraaanku saja’ batin Kyuhyun. Kyuhyun memperhatikan pelatih dance dengan serius dan berlatih bersama dengan yang lain.

 

~WonKyu~

Di Apartment Siwon (di waktu yang sama)

Siwon terkejut dan segera bangun dari acara tidur ayamnya ketika mendengar suara babynya dengan sangat jelas, namun ketika melihat sekeliling tidak ada apa-apa.

“Mungkin hanya mimpi” Siwon bergumam lirih sambil mengusap wajahnya kasar. Setelah agak lama merenung Siwon kemudian berjalan kearah kamar mandi untuk menyegarkan tubuh dan pikirannya. Setelah selesai mencuci muka, Siwon hendak mengambil buku diarynya yang ada dalam ransel ketika dia mendengar suara mencurigakan dari arah luar. Siapa yang datang berkunjung? Seingatnya pintu sudah di kunci dan yang mengetahui password apartmennya hanya keluarganya dan Kyuhyun. Siwon terentak kaget. Mungkinkah? Dengan peraan tidak menentu Siwon berjalan keluar kamar menuju sumber suara yang ternyata berasal dari dapur, dan betapa terkejutnya Siwon ketika melihat siapa orang yang sedang berkutat dengan piring kotor. Ternyata pikiran dan bayangannya tadi meleset, huft syukurlah.

“Jiwon-ah?” Yeoja muda yang ternyata Jiwon itu membalikkan badan setelah sebelumnya mematikan kran air.
“Oh oppa sudah bangun? Ayo makan, aku sudah menyiapkan makan malam untuk mu” Jiwon menyeret bangku dan duduk menghadap Siwon yang telah duduk lebih dulu. Terlihat di atas meja beberapa hidangan yang menggugah selera, ada ikan bakar lengkap dengan sayur- sayuran , buah segar dan sebotol air putih (Author lapar).
Siwon mengambil piring yang telah disediakan memasukkan nasi, ikan bakar dan sayur-sayurannya. Sedangkan Jiwon hanya menatapnya dengan pandangan datar. Ketika Siwon meyuap beberapa kali nasi kemulutnya tiba-tiba dia menghentikan kegiatannya itu dan memandang Jiwon dengan heran, Jiwon yang di tatap dengan pandangan begitu mengerutkan alisnya seolah bertanya ada apa?

“Kau tidak makan?” Jiwon menggeleng kemudian menjawab.

“Aku sudah makan dengan teman-temanku tadi sebelum kemari” Siwon mengangguk dan melanjutkan makannya. Setelah makan dan merapikan meja makan mereka berpindah ke sofa di ruang tamu dan berbicang di temani TV yang menyala.

“Oppa sudah yakin dengan keputusan oppa?” Pertannyaan Jiwon terlontar begitu saja. Siwon mengangguk.

“Tentu saja aku sudah yakin Jiwon-ah”
“Baguslah kalau begitu, jaa sekarang oppa ikut aku kerumah dan bertemu appa” Siwon menoleh dengan heran.

“Sekarang?” Jiwon mengangguk sambil tersenyum

“Baiklah” Setelah 15 menit menunggu Siwon yang mandi dan berganti pakaian, akhirnya Siwon dan Jiwon pergi menuju rumah orang tua mereka. Selama perjalanan tidak ada dari keduannya yang berbicara, mereka sibuk dengan pikiran masing-masing.

 

~WonKyu~

Teng tong
Bunyi bell yang nyaring bergema di rumah mewah itu.
Ceklek
Terlihat seorang yeoja paruh baya memakai pakaian maid membukakan pintu dan mempersilahkan tamu yang ternyata tuan rumah itu sendiri masuk.
“Mr. Choi udah menunggu anda di runag kerja beliau tuan muda” Siwon mengangguk dan berjalan menuju ruangan yang dimaksud diiringi oleh sang adik. Setibanya di ruangan kerja sang appa, Siwon mengetuk pintu dan terdengar sahutan dari dalam yang menyuruhnya untuk masuk.
“Kau tidak masuk?” Jiwon menggeleng
“Itu urusan antara oppa dan appa, aku tidak akan ikut campur, tapi asal oppa tahu aku akan selalu mendukung untuk kebahagiaan mu begitupun dengan eomma” Siwon mengangguk dan mengucapkan terimakasih. Setelah menghembukan napas, perlahan pemuda tampan nan tinggi itu membuka pintu dan melangkah masuk dengan pasti, menuju satu-satunya meja diruangan itu. Terlihat seorang namja paruh baya yang di indikasikan sebagai Mr. Choi -appa nya- Siwon tengah berdiri menghadap jendela yang langsung menyajikan pemandangn taman bunga yang indah di halaman belakang rumah mewah itu dan otomatis membelakangi Siwon saat ini.

“Apa kau sungguh-sunggu dengan niat mu itu Choi Siwon?”

“Ne appa, aku bersungguh- sungguh” Jawab Siwon dengan penuh keberanian tanpa terselip nada takut sedikitpun, membuat sang appa menghela napas mendengar jawaban penuh kesungguhan sang anak.

“Apa kau tidak bisa mengubah keputusan mu itu?”

“Appa aku tidak…” belum sempat Siwon menyelesaikan kalimatnya sang appa berbalik dan menatapnya dengan tatapan tajam penuh intimidasi dan dibalas Siwon dengan tatapan yang sama tajamnya.

“Sudah lah yeobo katakan saja iya, mereka semua juga sudah setuju” Tiba-tiba suara Mrs. Choi menginterupsi perang tatapan tajam ayah dan anak itu. Siwon segera berbalik melihat sang eomma dan betapa terkejutnya Siwon karena tidak hanya sang eomma yang hadir di situ tepai ada juga Choi Jiwon, Mr. Cho, Mrs Cho, Cho Ahra, Eunhyuk, dan yang paling membuat kaget adalah sosok seorang namja yang sangat dia rindukan berdiri dibelakang Mrs.cho yang tak lain adalah Cho kyuhyun yang menatapnya denga mata yang sembab karena habis menangis.

“Bisakah kau menjaga janji mu dan juga putra kami ini Choi Siwon?” Mr. Cho bertanya

“Tentu saja Ahjussi, aku pasti akan menjaga janji dan Cho kyuhyun dengan segenap jiwa dan ragaku karena hanya dialah sumber kebahagiaanku” Mr. Cho tersenyum mendengar jawaban tegas nan lugas Siwon.

“Aku rasa tidak ada alasan lain untuk tidak merestui dan mendukung hubungan dan niat mereka, Choi Kiho. Aku yakin anakmu ini bisa bertanggu jawab terhadap kehidupannya kelak” Mr. Choi tersenyum dengan tulus membuat Siwon, Kyuhyun dan yang lainnya yang sedari tadi menatapnya terbelalak. Itu berarti….

“Yah kau benar Cho Yonghwa sepertinya tidak ada alasan lain lagi untuk menolak. Aku merestui kalian tapi dengan catatan kalian bisa saling menjaga dan menahan diri di hadapan public, mengerti?” Seketika itu tangis bahagia Siwon pecah dan dengan airmata yang terus meluncur turun Siwon berjalan menghampiri sang appa dan memeluknya menyampaikan berjuta ucapan terimakasih. Mr. Choi yang merasa bahu kanannya basah karena air mata hanya bisa tersenyum dan sesekali menepuk bahu sang anak.

Semua orang di ruangan itu tersenyum dengan tulus dan penuh kebahagiaan, sedangkan Kyuhyun sedari tadi sudah terisak di bahu sang umma, tangis kebahagiaan yang tak bisa terbendung lagi Kyuhyun sangat bersyukur kepada Tuhan karena penantiannya selama 3 tahun ini akhirnya tercapai. Setelah bisa menguasai dirinya, Siwon melepas pelukannya pada sang appa dan mengusap pipinya yang basah oleh air mata. Sambil tersenyum dengan penuh kebahagiaan Siwon berjalan menghampiri sang pujaan hati. Mrs. Cho yang melihat siwon berjalan kearahnya menggeser tubuhnya mempersilahkan Siwon mendekati sang putra bungsu. Setelah sampai di hadapan Kyuhyun yang masih sedikit terisak Siwon mengusap air mata yang membasahi pipi chubbynya dan mengecup keningnya lama menyalurkan perasaan bahagia. Setelah itu Siwon merogoh saku celananya mengambil sesuatu yang sudah di persiapkannya sejak jauh-jauh hari.

Tanpa diduga Siwon berlutut di hadapan Kyuhyun sambil membuka kotak kecil berwarna hitam yang ternyata berisi sepasang cincin berwarna putih polos dengan ukiran nama mereka berdua, membuat Kyuhyun terbelalak kaget karena aksi tiba-tiba Siwon, membuat mata yang tadinya sudah mengering menjadi berkaca-kaca kembali.

“Baby hyung tahu mungkin hyung tidak sempurna seperti pangeran impianmu, tapi hyung akan berusaha memberikan yang terbaik untukmu, memberikanmu kebahagiaan dan cinta yang sesungguhnya. Inilah puncak perjuangan kita, hyung harap setelah ini baby akan bahagia dengan hyung. Dihadapan keluarga kita dan di saksikan oleh Tuhan aku berjanji akan selalu membimbng, menjaga dan mencintai denagn sepenuh hati dan seluruh jiwa raga seorang Cho Kyuhyun yang kelak akan menjadi istri bagiku dan ibu bagi anak-anakku. “ Siwon menatap mata bulat Kyuhyun dengan pancaran kesungguhan dan penuh cinta.

“Baby would you marry with me? To be my wife and mommy for our little baby?”
“Yes hyung… I do.. I do…” Tangis bahagia yang Kyuhyun tahan akhirnya pecah. Disaksikan oleh semua orang yang berada di ruangan kerja Mr. Choi, Siwon memasangkan cincin yang memiliki ukiran namanya ke jari manis tangan kanan Kyuhyun sebagai pelambang bahwa tubuh, cinta dan jiwa raganya hanya milik Cho Kyuhyun seorang. Dan Kyuhyun pun melakukan hal yang sama pada Siwon memasangkan cincin yang memiliki ukiran namanya ke jari manis tangan kanan Siwon sebagai pelambang bahwa tubuh, cinta dan jiwa raganya hanya milik Choi Siwon seorang, dan disaksikan oleh semua orang diruangan itu Siwon mencium bibir Kyuhyun dengan mesra mengundang tepuk tangan riuh dari semuanya, dan tak luput pula dari kamera ponsel Eunhyuk, Ahra dan Jiwon yang mengabadikan moment indah itu.

Inilah puncak dari perjuangan mereka dalam menyatukan hubungan, namun hubungan dan perjuangan yang sesungguhnya baru akan dimulai.

 

TBC

.

.

Hollaaaa cerita absurd datang lagi,,,,, bagaimanakah dengan pernikahan wonkyu?Apakah ada batu sandungan dalam hubungan merea? Penasaran? Tunggu di chapter berikutnya….
hontou gomen bagi yang mengharap wonkyu moment yang banyak di chap ini kaena itu tidak terpenuhi, soalnya akika pengen menonjolkan perjuangan Siwon menghadap appanya untuk minta restu hehehehe insyaallah mudahan chap depan udah ada Wonkyu momentnya, and tak lupa makasih buat yang koment d’chap sebelumnya…. Tenkyuwon semuanya #tebar kisseu wonkyu hohohooho ……………TRING# menghilang bagaikan jin.

Advertisements

40 thoughts on “Diary – Chapter 3

  1. wooow Siwon kereeen! sampai rela melepas marga Choi demi BabyKyu dan akhirnya appa Choi merestui ya walaupun dengan catatan.

    eeh ituu Cho family dan Eunhyuk datengnya dari mana mereka? wkwkkkk tiba nongol.

    akhirnya perjuangan WonKyu membuahkan hasil, yes restu sudah d tangan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s