Posted in BL, Genre, Romance, Series, WonKyu Story

Diary – Chapter 2

Diary
Chapter 2
.
.
.

Author :Lana

Pair: Won To The Kyu=WonKyu
Genre : Romance (gak yakin)
Rate :mmmmmm apa aja deh #pout
Warning: Don’t like don’t read, this is yaoi aka boys love aka homoseksual. So , bagi yang tidak suka boleh pergi dengan tenang dan damai. Judul rada gk nyambung ma isi cerita. Yang bercetak miring isi diary.

Hollaaaaaaaaa akika kambek dengan chapter 2 neh, moga pada suka ya? And tengkyuwon buat WKC yang udah mau nerbitin lagi epep gaje nan abal2 nyess ini. So, silahkan baca ya?

Lana: Yosh kamera rolling and……..action #ala sutradara
.

.

.
~WonKyu~

At Korea 06.30 AM (2 minggu kemudian)

Drrrttttt……… Drrrrtttttttt……..

Kyuhyun mengerutkan dahi mendengar suara berisik yang menggangu tidur cantiknya.

“Ukh siapa sih yang mengganggu tidur ku? Berisik sekali” Sambil menggerutu Kyuhyun meraih IPhone nya yang terletak di atas nakas.

“Yeobseo…”

“Yeobseo baby….” Kyuhyun mengerutkan dahi mendengar suara yang terasa familiar di telinganya. Kemudian dia melihat nama si penelpon yang ternyata hyung spesialnya.

“Hyung? Waeyo? Tumben kau menghubungi ku pagi-pagi?”

“Aniyeo. Hyung hanya merindukanmu baby” Kyuhyun merona mendengarnya.

“A-a-aku juga merindukanmu hyung” Siwon tersenyum, ahhh sekarang dalam bayangannya wajah Kyuhyun yang merona.

“Kapan hyung akan pulang?”

“Entahlah baby, hyung belum tahu. Mungkin bulan depan. Kenapa heum?”

Kyuhyun mempoutkan bibir plumnya mendengar jawaban dari Siwon. “Aniyeo. Hyung terlalu lama meninggalkanku tahu. Aku…aku… kesepian…..” Kyuhyun menundukkan kepalanya, matanya sudah berkaca-kaca. Kyuhyun pikir SM sangatlah keterlaluan, memisahkan dia dan Siwon terlalu lama hanya karena hubungan mereka yang sudah agak menjurus go public. Terdengar helaan napas di line seberang.

“Baby…mianhae ne? Hyung tidak bisa selalu ada disampingmu seperti dulu. Entah kenapa sekarang kita seakan dipisahkan. Tapi hyung janji akan selalu berusaha untuk ada disamping baby ne. Jangan sedih, kalau baby sedih hyung juga sedih. Lagi pula ada hyungdeulkan di sana? Jadi baby tidak terlalu kesepian kan?”

Pipi chubby Kyuhyun sudah basah oleh air mata, dia berpikir kalau dia sangat egois, menginginkan Siwon selalu ada untuknya, memenuhi segala keinginannya, dan Siwon selalu berusaha mengabulkan segalanya. Siwon selalu bisa mengimbangi sifat childishnya. Sedangkan dia? Tidak bisa selalu ada untuk Siwon, selalu cemburu terhadap kedekatan Siwon dengan orang lain, marah-marah tidak jelas, dan akan merajuk apabila keinginannya tidak terpenuhi, tanpa tahu usaha Siwon yang begitu besar untuknya. Kenyataan itu seakan menamparnya, seharusnya Kyuhyun tidak boleh egois, dan saat ini ketika dia bersama hyungdeulnya, dia masih menginginkan Siwon dengan alasan kesepian.. Tanpa memikirkan perasaan Siwon yang jauh lebih kesepian lagi. Siwon disana sendirian meskipun ada managernya tapi itu tetap saja terasa berbeda, tidak ada yang memasakkan makanan untukya ketika dia lapar, tidak ada yang meghiburnya ketika dia sedih, dan tidak ada temannya untuk bercerita dan bercanda. Sungguh dia sangat egois sekarang, air matanya mengalir dengan deras menimbulkan isakan yang memilukan.

“Ssssttt baby uljima ne? Jangan menangis” Siwon kelabakan ketika mendengar isak tangis Kyuhyun di seberang telpon.

“Ba-baby hyung minta maaf ne kalau hyung salah dan tidak bisa memeluk baby sekarang. Hyung mohon jangan menangis” Sungguh Siwon tidak tahan mendengar tangisan itu, dia merasa seakan tidak berguna sekarang. Sungguh kalau bisa, sekarang dia ingin kembali ke Korea dan menghibur serta memeluk Kyuhyun, tapi hal itu tidak mungkin bisa dia lakukan, jadwal syuting di Taiwan sungguh mencekiknya.

“Aniyeo hyung tidak salah, hiks aku yang salah, aku yang egois hiks selalu menginginkan hyung di sampingku apapun yang terjadi, tapi aku tidak pernah bahkan beluim memberikan yang terbaik untuk hyung sekarang. Hiks huhuhuhu” Tangis Kyuhyun semakin menjadi, untunglah tidak ada yang mendengar karena sebagian besar member sedang tidur dengan pulas.

“Aigooo baby jangan nangis ne? cup cup cup uljima, sayang sudah ya jangan menangis ne? Hyung akan beliakan baby oleh-oleh kalau baby berhenti menangis. Berhenti ya sayang?”

Akhirnya beberapa menit membujuk, tangisan Kyuhyun berangsur reda, hanya tertinggal isakan kecil saja. Siwon menghembuskan napas lega.

“ Hyung janji akan membelikan aku oleh-oleh ne?” Tanya Kyuhyun sambil mengusap matanya dengan selimut bergambar Pikachu miliknya.

“Ne baby hyung janji akan belikan. Mmm baby sepertinya hyung harus siap-siap sekarang, syutingnya akan dimulai satu jam lagi. Baby jaga kesehatan ne? Nanti hyung akan menelpon lagi”

“Ne hyung, hyung juga jaga kesehatan di sana dan jangan memaksakan diri. Kalau ada apa-apa segera hubungi akau hyung.” Siwon mengangguk dan tersenyum atas segala bentuk perhatian kecil dari Kyuhyun.

“Ne baby. Hyung mengerti. Jaa sekarang hyung tutup dulu telponnya. Annyeong~ Saranghae baby”

“Nado saranghae hyung. Annyeong~”

Klik

Sambungan telepon itupun terputus. Kyuhyun kemudian beranjak dari tempat tidurnya menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah selesai mandi dan berpakaian , dia berjalan menuju ruang makan yang menyatu dengan dapur. Di sana telah ada beberapa member, Ryeowook yang sedang memasak di bantu Heechul, Sungmin yang sedang menata peralatan makan di atas meja, dan ada Eunhyuk yang sedang merebahkan kepalanya di atas meja. Oh sepertinya hyung monkey nya itu masih mengantuk. Setelah mengamati dapur, Kyuhyun berjalan menuju meja makan dan menarik bangku kemudian duduk di sebelah Eunhyuk yang sedang tidur ayam.

“Wooiii Hyukie cepat bangun dan panggil yang lainnya untuk sarapan.” Suara Heechul yang menggelegar itu mengagetkan Eunhyuk yang sedang asik dengan tidur ayamnya.

“Aish hyung kenapa harus aku? Masih ada Kyuhyun kan? Kenapa tidak dia saja yang kau suruh?” Kyughyun memeletkan lidahnya mengejek Eunhyuk dan dibalas Eunhyuk dengan tatapan mematikan yang bagi Kyuhyun itu tidak ada apa-apanya.

“Heh hyung yang di suruh itu kau. Kenapa kau malah menyuruhku? Cepat sana bangunkan, kau tidak ingin di kuliti Heechul hyung hidup-hidupkan?”

Kemudian dengan wajah merengut dan ogah-ogahan akhirnya Eunhyuk beranjak juga untuk memanggil yang lainnya, setelah mendapat ancaman pisau dapur dari Heechul.

Beberapa menit kemudian~

Mereka sarapan dengan khidmat, setelah Eunhyuk kembali dengan beberapa member untuk sarapan. Setelah selesai sarapan mereka kembali beraktivitas dengan kegiatan masing-masing.

 

~WonKyu~

At Taiwan pada waktu yang hamper bersamaan

Setelah selesai mengobrol dengan Kyuhyun yang berujung dengan Kyuhyun yang menangis. Siwon beranjak dari kasur empuknya di hotel itu menuju kamar mandi untuk membesihkan diri, setelah selesai dengan ritual pagi (mandi, berpakaian , dan sedikit berdandan) kemudian dia pergi menuju cafentaria hotel untuk sarapan bersama crew, manager, dan beberapa lawan mainnya yang menginap di hotel itu. Selesai sarapan kemudian mereka berangkat menuju lokasi syuting berikutnya.

Setelah seleai melakukan beberapa adegan dan pengambilan gambar, kemudian Siwon meminta Keenie manager untuk memfotonya bersama 2 orang lawan mainnya yaitu Eddie dan Shawn. Mereka naik keatas trotoar yang ditanami tumbuhan sejenis bunga berlatar belakang gedung-gedung pencakar langit yang tinggi dan megah. Mereka memakai baju olahraga dan memakai helm serta kacamata yang biasanya di pakai oleh pesepeda, dan mereka mengangkat sepeda mereka yang agak ringan itu ke udara dan berteriak serta mengepalkan tangan. membuat orang-orang yang ada di situ tertawa melihat kelaukan absurd mereka.

Selesai berfoto, Siwon kemudian memilih yang mana dari semua gambar itu yang bagus untuk di posting ke sosmed, dan pilihannya jatuh pada pose pertama. Siwon membuka akun sosmednya masuk ke twitter dan memposting gambarnya dengan twit “Three Buddies. Eddie, Siwon Shawn.”

1405335265

The cool pict

Hari beranjak sore, Siwon dan rombongan kembali ke hotel untuk beristirahat karena syuting telah selesai untuk hari itu. Siwon berpisah dari rombongan untuk kembali ke kamarnya yang memang agak terpisah jauh dari yang lain hanya kamar Keenie manager yang agak dekat dengannya.

Setelah sampai di kamar bernomor 127, Siwon masuk dan menaruh barang-barangnya di sudut kamar, kemudian mengambul handuk dan masuk ke kamar mandi guna membersihkan dirinya. Setelah selesai dia menuju lemari hotel dan mengambil piyama berwarna babyblue. Babyblue ya? Hmm itu mengingatkannya pada seseorang nun jauh di Korea, membuat perasaan rindu itu membuncah kembali. Tidak ingin berlama-lama dengan perasaan melankonisnya, pemuda berjuluk Simba itu segera memakai piyamanya dan berjalan menuju tempat tidur guna mengistirahatkan badannya. Tidak bisa di pungkiri kalau kegiatannya seharian ini banyak menguras tenaga, tapi mau bagaimana lagi itulah pekerjaan.

Siwon teringat dengan buku diary nya yang baru terisi kurang lebih 2 lembar. Dengan sedikit bersemangat dia membuka laci nakas dan mengambil diary berwarna hijau itu. Meluruskan badannya agar terasa nyaman, Siwon bersandar di kepala tempat tidur dan menumpuk tinggi bantal di pangkuannya dan mulai menulis.

.

.
Dear diary

Aku kembali menulis di lembaran kosong ini untuk menceritakan perjalanan cinta yang merubah hidupku. Ya merubah hidupku menuju kebahagiaan. Tentunya kau ingin tahu bukan sejak kapan rasa ini tumbuh untuk seeorang yang begitu berarti untukku.

Sebenarnya kejadian ini sudah sangat lama berlalu tapi entahlah ini seakan baru kemarin terjadi. Kejadian ini benar-benar membuat aku membuka mata dan hatiku untuk kekasih tercintaku.

Pada awalnya aku tidak percaya dengan apa yang hyeungdeulku ceritakan. Saat itu aku baru pulang dari rumah keluargaku, sampai di dorm aku langsung kaget melihat hyungdeul dan dongsaeng deul ku menangis, bahkan Kibum yang terkenal dingin dan tidak banyak bicarapun menagis histeris di pelukan Sungmin hyung yang juga bersimbah air mata. Saat aku bertanya pada Kangin hyung yang sudah bisa mengendalikan eomosinya tentang apa yang terjadi. Setelah Kangin hyung selesai bercerita aku hanya bisa terduduk lemas dan menangis walaupun tidak sehisteris yang lain. Berita ini benar-benar membuat aku shock dan tidak berdaya. Berita tentang member Super Junior yang mengalami kecelakaan lalu lintas, bahkan yang paling mengerikan dan membuat aku seakan tidak bisa bernapas adalah tentang keadaan Kuhyun yang sangat parah dan kritis. Hari itu tanggal 19 April 2007 Kyuhyun, Shindong hyung, Eunhyuk hyung, Leeteuk hyung serta dua manager Super Junior mengalami kecelakaan yang sangat parah, dalam perjalanan setelah menghadiri acara Kiss The Radio. Mobil yang mereka tumpangi menabrak pembatas jalan dan tergelincir kira-kira sejauh 30 meter. Eunhyuk hyung, Shindong hyung dan 2 manager yang lain tidak begitu parah hanya lecet sedikit, Leeteuk hyung mendapat luka yang lumayan serius, tapi…tapi… dia.. dia.. orang yang aku cintai hampir kehilangan nyawanya.

Siwon mengusap air matanya yang terjatuh. Siwon menangis ketika mengingat kejadian yang hampir merenggut nyawa babynya Cho Kyuhyun. Setelah bisa mengendalikan emosinya, Siwon melanjutkan menulis.

Kondisinya saat itu benar-benar parah, dan harus segera dilarikan kerumah sakit. Dokter bilang kondisinya sekarat dan harus segera di operasi meskipun presentasi kehidupannya sangat minim hanya 20%.. Saat aku mendengar kabar itu aku shock dan tidak percaya. Apakah ini benar? Apakah ini hanya mimpi? Aku hanya bisa berdo’a untuk keselamatan dan kesembuhan magnae kesayangan ku Cho Kyuhyun. Karena aku tahu baby ku sangat lah kuat, aku tahu dia tidak akan menyerah, dia akan terus berjuang. Setelah melakukan operasi dan mengalami koma selama 4 hari akhirnya Kyuhyun bangun, namun kondisi nya saat itu belum pulih dan harus menjalani perawatan selama 4-5 bualan, yang artinya dia tidak bisa berpartisipasi dalam kegiatan Super Junior. Setelah menjalani perawatan yang membutuhkan banyak waktu akhirnya dia sembuh total dan tepat tanggal 5 juli 2007 Kyuhyunku keluar dari rumah sakit dan bisa bersama kami lagi. Sejak saat itu aku berjanji akan selalu ada di sisinya, menjaganya, dan melindunginya. Betapa sangat bahagianya aku saat itu sehingga aku memposting potongan moment ku bersamanya yang kujadikan satu ke soial media bernama twitter. Dan kau tahu diary, setelah aku mempostingnya, aku mendapat kritikan pedas dari orang-orang yah mekipun ada yang mendukungku, tapi apakah salah aku mempostingnya? Itu adalah ekspresi kebahagiaan dan rasa syukurku karena uri magnae telah sehat kembali, tapi kenapa mereka di luar sana tidak mengerti akan perasaanku? Apa salah aku mencintai Kyuhyun? Jujur waktu itu aku sangat kecewa.

My Love From Tweet Choi Siwon

Pict Twitt Siwon

Setelah itu aku menyadari bahwa perasaan ku ini bukan sekedar rasa sayang biasa, melainkan rasa yang sesungguhnya, meskipun aku tidak mengakuinya karena aku pikir ini rasa yang tidak seharusnya, aku dan dia sama-sama namja, dan namja tidak ditakdirkan saling mencintai seperti lawan jenisnya.

Siwon menghembuskan napas dan merenggangkan otot-otot tubuhnya yang lelah karena terlalu lama menulis. Kemudian dia mengalihkan pandanganya menuju jam weker yang ada di atas nakas.

07.15 PM

Kemudian dia menutup diarynya sebentar dan meraih IPhonenya dan mendial nomor pelayanan kamar hotel untuk memesan makan malam. Tidak membutuhkan waktu lama pelayan hotel datang membawa pesanannya. Setelah mengucapkan terimakasih dan memberikan tip, Siwon berbalik menuju sofa yang ada di tengah ruangan dan meletakkan nampan berisi hidangan makan malam khas cafentaria hotel dan memakannya dengan khidmat. Selesai makan malam kekasih dari Cho Kyuhyun ini kembali ke tempat tidur dan melanjutkan menulis diarynya. Hmmm sepertinya dia sudah ketagihan. Hihihihihi

 

Pemuda terkaya di Super Junior itu tersenyum saat membaca catatannya sendiri. Lesung pipinya tercetak jelas ketika senyumnya merekah saat mengingat kembali momentnya dulu bersama yang terkasih. Kemudian dia melanjutkan lagi curhat dadakan bersama diarynya.

Dear Diary

Kalau aku mengingat lagi hari itu sungguh membuatku malu, bagaimana tidak saat kami telah resmi berpacaran, kami melakukan ritual yang biasa pasangan baru resmi berpacaran lakukan yaitu berciuman. Sungguh bibirnya benar-benar kenyal dan manis membuat aku candu. Daaaann sialnya adegan itu di saksikan pula oleh member yang lain, yang sengaja mengintip kami, aish benar-benar mereka itu. Tapi kekesalan itu hilang tergantikan dengan kebahagiaan yang teramat dalam. Akhirnya aku bisa menggapai cintaku dan memilikinya hanya untukku.

Tahun demi tahun telah Super Junior lewati, kami telah sukses dalam konser, film, varshow, Reality show dan masih banyak lagi. Suka dan duka pun telah kami lewati. Dimulai dari absennya Kim Kibum dari Super Junior, berlanjut dengan hengkangnya Hangeng Hyung dari Super Junior, Kemudian di teruskan dengan Kangin hyung yang pergi wamil, setelah Kangin hyung selesai wamil, di Lanjutkan dengan leader kami Leeteuk hyung dan di susul kemudian oleh Yesung hyung. Begitu pula cintaku pada Cho Kyuhyun ku tersayang. Banyak cobaan yang kami lewati, dari perjuangan mendapatkan restu orang tua terutama appa ku yang sampai saat ini belum memberikan restu, pertengkaran yang kerap kali melanda hubungan kami karena kami saling berjauhan, saling cemburu mencemburui, sampai menghadapi petinggi SM yang sudah mulai mencium hubungan kami yang memang kami rahasiakan selama ini, atas dasar itu pula kami sekarang memiliki jadwal yang terpisah. Menghadapi orang-orang yang tidak menyukai kedekatan kami. Terutama fans yang menyukai official pair. Apa salahnya kami bersama? Aku dan Kyuhyun memiliki cinta yang tulus bahkan lebih tulus dari pasangan normal yang lain. Aku sadar, selama ini aku sering melakukan skinship dengan Kyuhyun yang menurut orang lain itu berlebihan dan menjengkelkan serta menjijikan. Di konser super show, variety show, reality show, bahkan di twitter ataupun di weibo. Tapi sungguh aku tidak berniat membuat orang membenciku atau pun menjelek-jelekkan Kyuhyun atau Super Junior dengan bertingkah begitu. Aku hanya ingin menunjukan betapa aku sangat bersyukur memiliki Kyuhyun dalam hidupku dan sedikit membagi kebahagiaan kepada para pendukung kami yang selalu setia mendukung dan memberikan semangat agar kami selalu tabah dalam menghadapi cobaan ini.

Hyungdeul dan dongaengdeul Super Junior sangat mendukung hubungan kami, bahkan tak jarang mereka mau menjadi cover kami ketika kami ingin berkencan. Aku sangat berterimakasih pada mereka, dan mereka pula yang mendorong kami agar berani menghadapi kedua orang tua kami untuk mendapatkan restu.

Dan semua itu telah kami lewati bersama, sekarang umur hubungan kami telah menginjak usia 3 tahun (2011-2014), sungguh itu semua adalah perjuangan yang tak bisa aku lupakan seumur hidupku.

Dan tadi aku membuatnya menagis karena aku kembali meninggalkannya selama kurang lebih 2 minggu ini, setelah selama 4 hari kami habiskan untuk bersama dan sedikit berkencan. Sungguh kalau bukan karena tuntutan pekerjaan ini aku pasti akan bersama dengannya, Sungguh…..

Drrrrtttt Drtttttt

Suara ringtone HP yang memekakan telinga menghentikan Siwon dari acara menulisnya, dan memilih mengangkat telpon itu dari pada membuat orang di line seberang mengamuk karena di abaikan.

“Yeobseo ada apa Keenie noona?” Pekikan senang terdengar di seberang line ketika Siwon menjawab panggilannya.

“Ah aku kira kau sudah tidur ternyata belum, hehehehehe” Siwon hanya menghela napas lelah menghadapi managernya yang kelewat ceria dan tak terduga ini.

“Dengar , aku punya berita bagus untuk mu”

“Apa itu?” Tanya Siwon dengan antusias melupakan rasa kesalnya, karena Keenie manager dengan seenaknya mengganggu aktivitas curhat dadakannya.

“Minggu depan kau bisa kembali ke Korea karena pembuatan filmmu akan di tunda untuk sementara”

“Benarkah? Kau tidak bohongkan? Kau serius?” Keenie mengusap telinganya yang sedikit berdengung karena teriakan Siwon yang agak berlebihan-menurutnya-

“Ne Siwon-ah aku serius, kau bisa pulang dan bertemu dengan baby tercintamu itu”

“Hehehehehe gomawo atas info berhargamu noona, kalau rencanaku berhasil akan ku traktir kau sepuasnya. Hahahahahah” Keenie manager mengerutkan dahi pertanda bingung atas ucapan Siwon.

“Memangnya kau merencanakan apa?”

“Hehehehe sesuatu yang besar dan rahasia. Pokoknya doa kan aku agar berhasil ne?”

Klik

Belum Keenie manager menjawab, telpon sudah di matikan secara sepihak oleh Siwon. ‘Huh dasar manusia absurd’ Keenie manager hanya bisa medumel dalam hati, kemudian muncul senyum simpul yang sangat tulus di bibirnya. ‘Apapun rencana besarmu itu, aku harap kau bahagia Siwon-ah.’

Setelah menutup sambungan telpon, Siwon kembali lagi ke tempat tidur dan mengambil diarynya di atas bantal dan kembali menulis.

Dear diary

Mmmm Keenie manager memberitahuku minggu depan aku sudah bisa kembali ke Korea, yosh sungguh aku tidak sabar untuk pulang dan menemui baby tercintaku.

Diary kau tahu aku sekarang entah kenapa menjadi gugup sekali, apa karena rencana besar ku? Yahh aku harap rencana yang telah aku susun sejak lama ini berhasil, semoga Tuhan melancarkan rencanaku ini. Lagi pula aku sangat siap menanggung semuanya. Yosh sepertinya sudah larut aku ingin tidur dulu dan memimpikan babyku tercinta. Bye~ Bye~ diary

Siwon menutup diarynya dan menyimpannya kedalam laci nakas, menguletkan badan sebentar kemudian bersiap untuk tidur. Mnyelami alam mimpi berharap akan bertemu orang yang begitu dia rindukan. Cho Kyuhyun.
.

.

.

TBC

.

.

Hollaaaa cerita absurd datang lagi,,,,, rencana besar apakah yang di rencanakan oleh Siwon? Penasaran? Tunggu di chapter berikutnya….
Mian rada gak nyambung ma chap 1 kemarin. And hontou gomen wonkyu momentnya dikit buangetz heheheheehe, akika pengen menonjolkan sisi lain seorang Siwon yaitu menulis diary, mudahan chap depan udah ada Wonkyu momentnya, and tak lupa makasih buat yang koment d’chap sebelumnya…. Tenkyuwon semuanya #tebar kisseu wonkyu hohohooho ……………TRING# menghilang bagaikan jin.

Advertisements

29 thoughts on “Diary – Chapter 2

  1. Apa tuhbrencana besar siwon?
    Siwon udh bener2 cinta bgt ma kyu, walaupun bnyk halangan yg terjadi mereka msh bisa bertahan slama 3 th

  2. hwaaaa curhatan yg bikin rerharuuu..
    duuuh ternyata daddy Choi belum memberikan restu yaa.
    rencana apakah itu wahai Siwonie?
    apapun itu semoga rencananya dan babykyu berjalan lancar..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s