Posted in BL, Drama, Family, Romance

I Miss You

By. Miss Lee

 

Cast : Siwon x Kyuhyun

Other cast di cari di cerita

Genre : Romance, friendship, drama

Rate : T

 

I miss You

“Kau jadi besok berangkat ke Paris?” aku hanya menganggukan kepalaku sembari masih tetap menata baju yang akan aku bawa kesana kedalam koper. “Lalu apa kau tidak akan menonton drama musical Kyuhyun?” mendengar ucapan Eunhyuk, aku menghentikan kegiatan awalku. Aku hanya bisa terduduk lemas di ranjangku, “Kau sengaja pergi ke Paris karena tidak ingin menonton drama musical Kyuhyun kan, Siwon? Apa karena kiss scene nya?” pertanyaan yang tentu itu adalah jawabanku mengapa aku pergi menuju Paris, dimana Kyuhyun saat ini sedang terlibat drama musical terbarunya.

“Hey.. berarti benar apa yang aku katakan?” tanya Eunhyuk memastikan kembali, aku mengangguk lemas. “Hahahahaha…” ingin sekali aku memukul kepalanya karena sudah mentertawakan penderitaanku ini, tapi aku sedang malas untuk berdebat bahkan sedari tadi telephone Kyuhyun pun belum aku angkat satupun. “hah..hah.. kau membuatku sakit perut Siwon-ah” Eunhyuk memegang perutnya yang keram karena mentertawakanku, rasakan itu. “Diam.. lebih baik kau pulang daripada kau disini banyak bertanya tetapi tidak memberikan solusi sama sekali” aku kembali menuju lemariku untuk mengambil baju dan memasukannya ke koper.

“Heish segitu saja kau marah, Siwon-ah dengar.. Kyuhyun hanya mencintaimu, kau tau sendiri resiko mempunyai kekasih seorang entertain. Jadi seharusnya kau bisa menjaga hatimu, kau jealous kembali seperti kemarin?” Eunhyuk menghentikan kegiatanku mengemasi barang kedalam koper, “Kau tidak mengerti Hyuk-ah, kemarin dan saat ini, itu berbeda” aku menepis tangannya yang hendak mengeluarkan kembali bajuku ke dalam lemari. “Apanya yang berbeda? Kemarin kau jealous dengan Changmin, sekarang ini kau jealous dengan lawan main Kyuhyun? Beralasan pergi ke Paris karena undangan bisnis, hanya untuk menghindari menonton drama musical Kyuhyun, kau childish Siwon”.

 

Aku hanya bisa menutup koper dengan kesal, “Lalu aku harus apa? Menontonnya sedang beradegan kissing? Begitukah? Lalu aku balikkan kepadamu, bagaimana bila kau melihat Donghae sedang mencium orang lain walaupun itu hanya 7 detik, apa yang akan kau rasakan?” Aku mengusap wajahku kasar, “Aku tidak akan jealous, karena memang Donghae bukan siapa – siapaku lagi” aku segera memusatkan wajahku menuju wajah Eunhyuk yang tiba – tiba muram, “Oh shit!! Miannae, aku tidak bermaksud seperti itu. Hyuk-ah..” aku berjalan menghampirinya yang masih saja diam mematung didekat lemari pakaianku, “Aku benar – benar sedang kacau, Hyuk.. maafkan aku bila kata – kataku tadi menyinggung perasaanmu”.

Eunhyuk hanya tersenyum getir, “Ne.. araseo.. tapi apakah kau yakin akan pergi ke Paris, setelahnya kau akan pergi ke London. Hey.. Kyuhyun butuh dukunganmu, itu hanya adegan tidak mungkin Kyuhyun menikmatinya, percayalah padaku” aku pun hanya bisa tersenyum menanggapi ucapan Eunhyuk, “Aku tau Hyuk-ah, dia adalah orang yang professional. Mungkin saja aku yang masih belum terlalu siap bila Kyuhyun harus melakukan adegan drama hingga akhirnya di dalam scene terdapat kiss scene. Aku memang childish, tapi mungkin aku perlu menata hatiku.”

“Siwon, aku tau pekerjaanmu di Paris maupun London tidak harus kau yang langsung memegangnya kan? Masih bisa kau perintahkan bawahanmu untuk kesana. Tapi bila memang harus seperti itu, aku harus berbuat apa? Perlu kau tau, aku membujukmu sedemikian rupa saat ini karena kekasihmu yang memintaku, walau aku pun sependapat dengannya. Aku berharap kau memikirkan ulang untuk pergi ke Paris” Eunhyuk menepuk bahuku pelan lalu melangkah keluar kamarku, benar apa yang dikatakannya seharusnya aku bisa menerima segala resiko saat aku memutuskan untuk berpacaran dengan Kyuhyun, tapi ternyata tidak semudah yang aku bayangkan, “Miannae baby.. hyung akan tetap mendukungmu, tapi mungkin hyung tidak bisa mendukungmu secara langsung dan datang menyaksikan drama musicalmu, perlu kau tau bahwa hyung akan tetap mencintai dan menyayangimu”, aku mengelus fotoku bersama dengan Kyuhyun didalam pigura yang selalu aku pajang di atas meja nakas dekat ranjangku.

 

I Miss You

Drrttt..drtt..

“Kyu handphone mu….” Jonghoon melambaikan handphone agar Kyuhyun bisa mengerti ucapannya. Kyuhyun yang mengerti pun langsung mendekatinya dengan semangat 45 mengabaikan rasa lelah setelah latihan untuk drama musikalnya, tanpa melihat siapa yang menelephone Kyuhyun langsung mengangkatnya “Yeboseyo..” , “Yeboseyo.. Kyu-ah” Kyuhyun melihat kembali siapa yang menghubunginya, semangatnya pudar begitu saja setelah mengetahui yang menghubunginya bukanlah Siwon, “Waeyo Hyuk hyung? Eum… bagaimana? Apakah Siwon hyung membatalkannya?” Kyuhyun duduk di kursi yang disediakan oleh managernya, tidak lupa mengambil minum yang berada di meja.

“Miannae Kyu.. Siwon memang tidak bisa membatalkan kepergiannya kesana, dia harus tetap datang dalam rangka peresmian perusahaan di Paris dan setelahnya dia akan ke London untuk acara amal, terakhir akan menuju Shanghai untuk tanda tangan kontrak kerjasama” Kyuhyun terkejut karena baru mengetahui bahwa Siwon setelah dari Paris tidak langsung pulang, melainkan akan melanjutkan menuju London dan Shanghai, “Siwon hyung tidak mengatakan kepadaku, kalau dia setelah dari Paris akan ke London dan Shanghai” Kyuhyun mencoba menanyakan kepada Eunhyuk, “Aku tidak tau, bila Siwon tidak mengatakannya kepadamu. Eum.. lebih baik kau tanyakan langsung kepada Siwon, aku ada urusan lagi. Jadi aku tutup sambungannya ya..” Setelah hubungan telephone Eunhyuk putus, Kyuhyun segera mendial nomor Siwon.

 

Lama Kyuhyun menunggu Siwon mengangkat telephonenya, hingga.. “Yeboseyo..” Kyuhyun yang awalnya ingin menanyakan, tiba – tiba dilanda gundah. Hatinya sedih, bagaimana mungkin Siwonnya akan pergi ke Paris, London dan Shanghai disaat dirinya akan bermain drama musikalnya, dia sebenarnya ingin Siwon bisa menonton dramanya. Dia ingin Siwon memberikan pendapat tentang aktingnya, terlebih dia benar – benar berusaha sekeras mungkin untuk mendapatkan hasil yang maksimal, dia akan menari di bawah guyuran air hujan buatan di atas panggung, tapi harapannya pupus dimana Siwon mengatakan bahwa dia akan pergi ke Paris untuk tujuan bisnisnya.

“Yeboseyo.. baby..” panggil Siwon, karena sejak tadi Kyuhyun hanya terdiam saja, “Baby.. gwaenchana??” ada nada panik disana, Siwon mengkhawatirkannya berarti Siwon masih menganggap dirinya, tapi kenapa Siwon lebih mementingkan urusan pekerjaannya dibandingkan mensupportnya saat ini? “Baby.. bicaralah..” Kyuhyun menghela nafasnya sejenak, “Kenapa tidak memberitahukanku hyung? Kenapa seolah kau ingin menghindar dariku? Apa artiku untukmu hyung?” nada bergetar menahan tangis jelas terdengar di telinga Siwon, bukan ini yang dia harapkan, salahkan bila Siwon terlalu mencintai Kyuhyun sehingga dia tidak terima dengan salah satu adegan yang diharuskan dijalankan oleh Kyuhyun? 7 detik, walau itu 7 detik tapi rasanya menyakiti hatinya.

“Hyung akan menjemputmu setelah kau selesai latihan, okay..” Siwon memutuskan sepihak sambungan telephone nya, dia hanya tidak ingin membuat Kyuhyun semakin sedih. Dia harus mengatakan secara langsung, walau tidak secara terang – terangan bahwa dirinya jealous dengan adegan kissing di drama musikal Kyuhyun. Setelah selesai latihan, sesuai janjinya Siwon datang untuk menjemput Kyuhyun. Seperti biasa pula Siwon harus meminta izin Jonghoon untuk mengantar Kyuhyun pulang ke dorm bersamanya.

 

Maka disinilah mereka berada saling diam dan larut dalam pemikiran masing – masing. Siwon yang tidak mungkin betah dengan kondisi seperti ini lebih dulu memulai untuk berbicara, setelah mobilnya ia simpangkan terlebih dahulu di salah satu sudut taman Kota di Seoul. “Baby.. look at me, please..” Kyuhyun masih enggan untuk menatap Siwon, tapi bukan namanya Siwon bila mudah menyerah, “Hey.. baby.. please..” Siwon memegang dagu Kyuhyun untuk mengarahkan wajah Kyuhyun ke hadapannya.

“Baby..” belum Siwon melanjutkan ucapannya, Kyuhyun sudah memotongnya “Kenapa hyung pergi? Tidak bisakah ditunda? Aku ingin hyung melihatku bermain drama musical ini, disini aku penuh dengan perjuangan bagaimana aku harus menari dengan guyuran air, bagaimana aku akan menari layaknya seorang penari professional. Kenapa hyung pergi?” Kyuhyun sudah tidak bisa menahan air matanya, dirinya sedih dan kecewa mengetahui kekasihnya lebih memilih untuk pergi ke luar negeri bahkan sepertinya kekasihnya akan lama disana, bagaimana dengan dirinya disini tanpa ada Siwon yang akan selalu menyemangatinya?

“Ssssttt… baby.. dengarkan hyung. Ini perjalanan bisnis, hyung punya tanggung jawab besar di perusahaan sejak hyung menjabat sebagai direktur utama di perusahaan. Harus kau tau, bahwa hyung pun tidak mudah menyepakati bahwa hyung harus pergi disaat kau membutuhkan hyung” Siwon mendekap Kyuhyun erat, Kyuhyun menyelusupkan wajahnya di ceruk leher Siwon, “Miannae.. aku terlalu egois ya hyung, miannae. Seharusnya aku mengerti bahwa hyung pun punya tanggung jawab yang besar kepada perusahaan” sebelum Kyuhyun kembali berbicara, Siwon memotongnya “Baby.. kau tidak egois chagi, hyung tau bahwa kau ingin hyung bisa melihatmu bermain drama. Tapi maafkan hyung yang tidak bisa melaksanakan keinginan hyung itu, hyung janji setelah pulang hyung pasti akan menonton dramamu (dan bila itu terjadi, berarti aku sudah ikhlas dengan segala adegan yang terjadi didramamu baby)” inner Siwon.

 

“Ne hyung, tidak usah mengkhawatirkanku. Seharusnya hyung memikirkan kesehatan hyung sendiri, setelah dari paris kau akan langsung ke London dan setelahnya ke Shanghai sebelum kembali lagi ke Seoul. Ingat tubuhmu itu bukan robot hyung, kau pun butuh istirahat. Jangan forsir tubuhmu berlebihan, aku tidak menyukainya.” Kyuhyun mempoutkan bibirnya, Siwon hanya bisa tersenyum bahagia, bagaimana dirinya bisa bodoh dengan cemburu yang tidak jelas, sedangkan kekasihnya ini hanya mencintai dan menyayanginya, bahkan sangat memperhatikan kesehatannya. “Baby.. hyung sangat beruntung bisa mendapatkanmu, saranghae.. saranghae…” Siwon mencium kening Kyuhyun lalu kembali membawa tubuh Kyuhyun dalam dekapannya, “Nado hyung…nado saranghae” Kyuhyun merasa beruntung dengan posisi seperti ini, dimana Siwon tidak bisa melihat wajahnya yang telah merah merona karena perkataan Siwon tadi.

 

I Miss You

Hari ini Siwon bertolak ke Paris untuk urusan bisnisnya, sebenarnya Kyuhyun sudah siap akan mengantarkan Siwon menuju bandara, akan tetapi dia harus memupuskan harapannya dikarenakan Kyuhyun harus menuju gedung manajemennya, mengadakan rapat untuk pelaksanaan comeback dirinya dan juga persiapan untuk drama musicalnya. Dilain tempat yakni tepatnya di bandara Incheon, Siwon hanya bisa menggeret kopernya dengan langkah sedih, bagaimanapun dia akan berpergian sedikitnya 5 hari, tapi Kyuhyun saat ini tidak bisa bersamanya untuk menemani sampai dirinya take off.

“Kau memikirkan Kyuhyun??” tanya Eunhyuk sembari duduk disamping Siwon, saat ini dirinya masih di ruang tunggu. Karena pemberangkatannya sendiri masih sekitar 30 menit lagi. “Ya begitulah..” jawab Siwon malas, “Kau masih bisa membatalkannya dan menyerahkan pekerjaanmu kepada bawahanmu Siwon” saran Eunhyuk. “Tidak, tidak segampang itu menyerahkan wewenang kepada bawahanmu Eunhyuk-ah, terlebih besok acaranya. Aku masuk, gomawo kau sudah mengantarku. Jaga dirimu baik – baik selama aku pergi dan tolong jaga Kyuhyun juga” Pinta Siwon.

“Tanpa kau minta pun aku akan menjaga diriku dengan baik dan ya.. harus aku akui semenjak kalian berpacaran maka aku harus menjadi bodyguard Kyuhyun selama kau tidak ada disampingnya” Siwon tersenyum mendengar jawaban Eunhyuk, dirinya tau betapa tergantungnya hubungan mereka dengan tindakan Eunhyuk yang akan selalu menjadi malaikat penjaga bagi keduanya. Siwon benar – benar berterima kasih atas segala tindakan Eunhyuk selama ini, yang selalu membuat dirinya dan Kyuhyun terbantu. “Aku berangkat.. bye..” Siwon pun berdiri lalu dirinya menarik kopernya, menuju petugas bandara untuk memeriksa passportnya dan juga barang bawaannya, Eunhyuk sendiri masih setia melihat kepergian Siwon diruang tunggu, hingga punggung Siwon menghilang maka Eunhyuk kembali lagi untuk menjalani rutinitasnya.

 

I miss You

Sudah 3 hari ini aku merasakan hampa, bagaimana tidak? Kini Siwon hyung masih berada di London dan esok baru akan terbang ke Shanghai, setelahnya baru kembali ke Korea. Aku sungguh membenci hal ini, dimana aku tidak bisa bila tidak bersamanya. Aku sangat merindukannya, walau kami masih bisa berkomunikasi melalui skype ataupun media lainnya. Tapi yang ku butuhkan adalah tubuhnya untuk menjadi sandaran bagiku, aku membutuhkan pelukannya yang bisa membuatku tenang dan juga merasa terlindungi dan yang pasti akupun merindukan ciumannya yang membuatku merasa sangat dicintai, oh mengingat hal itu membuat wajahku menjadi merah seperti, “Siwon hyung, bogosipheo” aku pun harus puas memandangi wajahnya yang semakin hari semakin tampan melalui layar handphone ku ini.

Tapi tunggu dulu sepertinya terakhir kali aku menghubunginya, Siwon hyung sudah memiliki jambang yang membuatku eum…. Geli melihatnya, aku merasa seperti sedang menjalin hubungan dengan seorang ahjussi, ya mungkin ahjussi tampan. Aku segera mengetikan pesan untuk Eunhyuk hyung “Hyung.. kepulangan Siwon hyung sebentar lagi, aku mau meminta tolong kepadamu, bisakah?” aku segera mengklik tombol send. Setelahnya aku kembali melanjutkan aktifitasku, karena malam ini aku akan kembali melakukan drama musical.

“Kyuhyun-ah..” aku menoleh saat mendengar Jonghoon hyung memanggilku, “Ne hyung..” Jonghoon hyung menyerahkan sebuah majalah kepadaku, “Apa ini??” tanyaku sembari aku melihat majalah yang diberikannya, “Chakama.. ini bukankah..” aku hanya bisa melihat kembali ke arah Jonghoon hyung dengan tidak percaya, “Ne.. itu Siwon, dia sangat tampan sekali disana. Aku tidak tau bahwa kepergiannya ke London itu untuk melakukan pemotretan juga. Wah selain sebagai pengusaha muda yang sukses, dia bisa saja menjadi model Internasional. Hati – hati Kyu, kau akan banyak saingan, hahahaah… sudahlah aku bercanda, lekaslah berganti baju, sebentar lagi drama akan dimulai” lanjutnya sembari menepuk pundakku, benar apa yang dikatakan oleh Jonghoon hyung kepadaku, “Ani.. Siwon hyung hanya mencintaiku dan aku harus percaya itu”, aku pun segera menuju fitting room untuk berganti pakaian, walau pikiran dan hatiku gelisah setelah melihat majalah itu.

 

“Haaahhh… melelahkan juga, tapi aku senang drama musical ini sukses” ujarku yang baru saja sampai di ruangan istirahat, duduk disamping Jonghoon hyung. “Kau memang hebat Kyuhyun-ah, oia apakah malam ini kau ingin kemana dulu atau mau langsung pulang ke dorm?” tanyanya, aku jadi ingat akan bertemu dulu dengan Eunhyuk hyung “Antarkan aku ke apartemen sepupu dari kekasihku, setelah dari sana aku akan di antar pulang olehnya” Jonghoon hyung hanya bisa mengangguk dan aku sendiri lebih memilih untuk berganti baju dan membersihkan make up. Setelahnya aku keluar gedung, ternyata masih banyak para fans yang menunggu kepulanganku, aku sungguh beruntung banyak yang mencintai karyaku dan juga usahaku hingga seperti saat ini.

Ting,tong..ting,tong… hingga akhirnya pintu terbuka menampakkan Eunhyuk hyung yang terlihat sedikit berantakan. “Hay hyung…” aku hanya bisa tetap berdiri didepan pintu sampai Eunhyuk hyung memintaku masuk, “Kau sudah datang, masuklah..” aku pun segera menuju sofa di ruang tamunya, “Ada apa lagi?” tanyanya to the point sembari mengambilkan minuman yang berada dikulkas dekat dapurnya, “Oia chakamanyo.. ige..” aku menyerahkan majalah kepada Eunhyuk hyung, “Waw.. Siwon menjadi model di majalah ini? Aku tidak menyangka bahwa pesonanya hingga mancanegara” ntahlah apa itu sindiran untukku atau itu memang pujian untuk kekasihku.

“Bukan itu yang ingin aku katakan, lihatlah Siwon hyung sudah berjambang layaknya seorang ahjussi, aku tidak menyukainya” ujarku langsung, “MWO??!!” aku langsung menutup kedua telingaku, apakah dirinya memang satu spesies dengan monyet, kenapa suka dengan teriak – teriak sih, “Ish, hyung kau mengejutkan gendang telingaku” ujarku sembari mengelus – elus daun telingaku, “Jadi kau mengirimiku pesan dan meminta tolong hanya karena Siwon berjambang” aku hanya mengangguk, “Kau tidak bercanda??” aku menggelengkan kepalaku bahwa aku memang tidak bercanda.

 

“Oh Tuhan.. kenapa aku dikelilingi mahkluk aneh” aku mengernyit bingung, memang ada yang salah dari ucapanku?? “Maksudmu apa sih Eunhyuk hyung?? Kau maukan membantuku??” ujarku sembari menggoyang – goyang tangannya. Dengan muka yang aku sendiri tidak bisa mendeskripsikannya “Kau yakin??” aku kembali mengangguk, “Memangnya kenapa bila Siwon berjambang??” tanyanya lagi, “Aku tidak suka, menggelikan”, “Tapi kelihatannya Siwon jadi lebih terlihat dewasa dan manly” ujarnya sembari melihat cover majalah yang menampilkan Siwon hyung yang sedang terbaring menikmati udara itu, “Aku tetap tidak suka, taukah bahwa kulitku sangat sensitive, bila terkena bulu kasar maka akan menjadi merah” ujarku dengan penuh kemantapan.

“MWO??!!” haish kenapa lagi – lagi yang hanya bisa dikatakan olehnya hanya kata mwo?? Memangnya tidak ada kosa kata yang lain dan lebih modern?? “Aigoo hyung, bisakah kau tidak mengucapkan kata yang sama??” Eunhyuk hyung mendekatiku lalu menyimpan punggung tangannya di atas dahiku, “Kau tidak panas, lalu maksudmu kulitmu sensitive, dengan jambang Siwon itu??”, “Apa sih yang kau pikirkan hyung? Aku disini hanya ingin kau bisa membantu membujuk Siwon hyung untuk mencukur jambangnya”. “Lalu kenapa tidak kau saja yang langsung mengatakannya??” aduh kenapa Eunhyuk hyung malah balik memerintah “Kalau aku bisa, maka aku tidak akan mengatakan padamu hyung, maukah kau membantuku, aku ingin Siwon hyung pulang dengan wajah yang sudah bersih kembali”.

“Aku benar – benar akan gila, kau memintaku hanya untuk berkata pada Siwon untuk mencukur jambangnya, padahal kau kekasihnya dan Siwon akan lebih menurut kepadamu bukan kepadaku” aku kembali merengut, “Jadi hyung mau membantuku atau tidak??” sembari mensidekapkan tangan di atas dada, “Hah..baiklah baiklah.. nanti aku akan menghubungi Siwon untuk mencukur jambangnya itu, sudahlah kau tidak usah cemberut seperti itu, bila Siwon melihatnya bisa tamat riwayatku” aku pun memeluknya “Gomawo hyung monkey..” sebelum dirinya marah, aku semakin mengeratkan pelukanku, terbukti Eunhyuk hyung hanya bisa pasrah menerima perlakuanku, hehehehe…

 

I Miss You

Hari yang di nanti pun tiba Siwon sedang dalam perjalanan udara dari Shanghai menuju Seoul, Korea Selatan. Selama dirinya berada di London, Siwon dihubungi oleh Eunhyuk bahkan berbagai mention di twitter pun Eunhyuk lakukan untuk membuat Siwon mencukur jambangnya. Tapi nyatanya Siwon masih enggan untuk mencukur jambangnya, dia masih terlihat senang dengan jambang yang kini tumbuh di sekitar kumis dan dagunya. Kembalinya Siwon ke Seoul pun sudah dengan hati yang lebih tenang, dia disana benar – benar berusaha untuk memantapkan hati bahwa apa yang dilakukan oleh Kyuhyun hanya sekedar adegan dalam dramanya dan bila Kyuhyun memintanya untuk menonton drama musicalnya, Siwon sudah memantapkan hati untuk bisa duduk dan menyaksikan semua adegan yang akan Kyuhyun lakukan di drama musicalnya tanpa terkecuali.

“Dimana kau, Eunhyuk-ah??” Siwon melihat jam tangan yang dipakainya, sudah sekitar 20 menit dirinya menunggu di bandara, tapi tidak ada tanda – tanda kedatangan Eunhyuk. Baru saja Siwon akan menghubungi Eunhyuk, mobil audy R30 berhenti tepat didepannya. “Kenapa kau baru datang??” tanya Siwon sembari membuka pintu mobil dan langsung duduk di kursi navigator, “Barangmu tak akan kau bawa??” Eunhyuk bukannya menjawab lebih memilih untuk bertanya, “Masukkan ke dalam bagasi, aku lelah” Siwon langsung memasang seatbelt nya dan duduk manis, sedangkan Eunhyuk hanya bisa memandang sebal tapi tetap mengikuti permintaan oh lebih tepatnya perintah dari Siwon.

Sepanjang perjalanan Siwon hanya memusatkan perhatiannya kepada handphone kesayangannya, sedangkan Eunhyuk mau tak mau harus konsentrasi dengan menyetirnya. “Bagaimana dengan bisnis mu selama disana? Oia dan mengapa kau tidak mengatakan kepadaku bahwa kau di foto juga untuk suatu majalah di London??” tanya Eunhyuk beruntun, “Semua berjalan dengan baik, aku pun awalnya tidak mengetahuinya. Tapi memang kebetulan yang mempunyai majalah itu adalah sahabat lamaku, ya.. hitung – hitung aku membantunya saja, apa kau sudah melihatnya? Aku tidak tau bahwa majalah itu pun beredar di Korea” tanya Siwon yang masih enggan menatap Eunhyuk langsung saat berbicara, karena masih sibuk dengan handphonenya. “Aku tau dari Kyuhyun yang datang ke apartemenku” dan kali ini jawaban Eunhyuk sukses membuat Siwon mengarahkan pandangannya pada Eunhyuk, “Kapan Kyuhyun datang ke apartemenmu? Untuk apa? Dan mengapa Kyuhyun tidak mengatakannya padaku?” Eunhyuk hanya memutar bola matanya malas.

 

“Aku pun tak tau mengapa Kyuhyun tidak memberitahukannya padamu, tapi yang pasti dia memberikan misi kepadaku yang sampai saat ini belum bisa aku wujudkan” jawab Eunhyuk ambigu. “Misi?? Maksudmu?” Siwon begitu penasaran dengan jawaban Eunhyuk tadi, “Ya begitulah.. kau akan tau bila kau sudah sampai” Eunhyuk pun lebih memilih untuk kembali berkonsentrasi dengan menyetirnya, Siwon masih penasaran dengan apa yang dikatakan oleh Eunhyuk, tapi dirinya lebih baik menanyakan kembali setelah sampai tempat tujuan. Eunhyuk langsung membawa Siwon menuju apartemennya, “Sudah sampai” Eunhyuk langsung turun dan mengeluarkan barang Siwon dari bagasi lalu kembali masuk ke dalam mobilnya, “Kau tidak akan mampir dulu Hyuk-ah?” tawar Siwon, “Anieyo aku masih ada urusan yang lainnya, oia bila semua berhasil aku meminta sesuatu darimu, okay.. aku pamit, bye..” Eunhyuk langsung melajukan mobilnya, sedangkan Siwon masih terdiam tidak mengerti apa yang diucapkan oleh Eunhyuk.

“Haah.. terlalu banyak misteri hari ini” Siwon pun langsung memasuki lobby apartemennya dan menaiki lift menuju lantai dimana apartemennya berada, sesampainya didepan apartemen Siwon memasukkan kombinasi passwordnya, menghidupkan saklar lampunya dan memilih untuk langsung ke dapur untuk mengisi tenggorokannya yang kering. Saat dirinya memasuki kamar pribadinya, nampak ruangan yang sudah terang karena lampu yang dinyalakan, “Setauku saat aku pergi, lampu aku matikan” ujar Siwon, tapi dirinya yang terlalu lelah lebih memilih untuk langsung tidur – tiduran, mencoba melihat handphonenya. Sudah beberapa pesan dan juga telephone yang dia lakukan untuk menghubungi kekasihnya itu, tapi sampai saat ini masih tidak ada jawaban dari dirinya. “Kemanakah dirimu baby??” Siwon menatap lemas layar handphonenya yang berisikan wallpaper Kyuhyun.

Setelah merasa tubuhnya rileks, maka Siwon memilih untuk ke kamar mandi. Baru saja dia memasuki kamar mandi, Siwon dikejutkan dengan Kyuhyun yang sudah duduk dengan manis di atas wastafel dengan bibir yang dipoutkan dan oh tentu bukan itu saja yang membuat Siwon terkejut, melainkan Kyuhyun yang hanya memakai kemeja putih dirinya yang nampak kebesaran di badannya dan menambah kesan seksi. “Baby…” , “Kenapa hyung lama sekali masuk kesini? Biasanya hyung akan langsung masuk ke kamar mandi, untuk membersihkan tubuh hyung” ujar Kyuhyun dengan tangan yang disidekapkan di dadanya dan itu membuat baju yang dipakainya otomatis naik dan semakin melihatkan paha putih mulusnya. “Miannae baby, hyung tadi lelah jadi hyung tidur – tiduran dulu, lagipula kenapa kau menunggu hyung disini? Bukankah lebih baik di atas ranjang??” goda Siwon yang langsung membuat Kyuhyun merona.

 

“Dasar pervert. Heum… hyung kemarilah..” Siwon dengan semangat 45 langsung mendekati Kyuhyun, tetapi saat dirinya akan memeluk Kyuhyun sudah lebih dulu memberikan peringatan untuk tidak memeluknya, “Kenapa baby? Apa kau tidak merindukan hyung??” rengut Siwon, “Nado bogosipheo hyung, tapi pasti hyung akan menempelkan dagu hyung dileherku. Aku tidak suka, lihat ke kaca” perintah Kyuhyun yang kembali diikuti oleh Siwon, tidak ada yang aneh pikir Siwon. “Jambangmu hyung..” jawab Kyuhyun yang melihat bahwa Siwon tidak menyadari sesuatu yang tidak disukai oleh Kyuhyun tentunya, “Oh ini.. heum.. aku sengaja, bukankah aku terlihat manly seperti ini kan baby??” Kyuhyun langsung menggelengkan kepalanya, “Anieyo.. kau terlihat seperti ahjussi, hyung. Aku tidak suka, maka itu sekarang kemarilah..” Kyuhyun lalu membuka cream cukur rambut lalu mengoleskannya di dagu Siwon, setelahnya dengan telaten mencukur jambang yang menjadi ketidak sukaanya itu.

“Nah sudah selesai.. inilah Siwon hyung ku yang tampan” Kyuhyun tersenyum senang melihat Siwon yang sudah kembali bersih tanpa jambang, yang membuat dirinya merasa geli. “Memangnya bila hyung berjambang, kau tidak mencintai hyung lagi??” Kyuhyun menelusupkan wajahnya pada leher Siwon, “Kyuhyun hanya mencintai Choi Siwon, tetapi mengapa aku tidak menyukai jambangmu, karena aku hanya ingin kau terlihat lebih bersih. Bukankah seorang direktur lebih baik berpenampilan yang rapih dan bersih? Kau akan tampan kapanpun, hyung..” ujar Kyuhyun yang semakin menyusupkan wajahnya. Siwon mengelus punggung Kyuhyun lembut, “Saranghae baby..” , “Nado hyung.. nado saranghae”. Siwon membawa Kyuhyun ala koala keluar kamar mandi.

Kini mereka berdua menikmati waktu berdua di atas ranjang dengan Siwon yang duduk bersandar pada sandaran ranjang, Kyuhyun yang menyandarkan kepalanya di dada bidang Siwon sembari memainkan jari jemari kanan Siwon. “Hyung, selama kau disana. Pasti banyak yeoja cantik yang menggodamu?” Siwon hanya tersenyum dengan pertanyaan Kyuhyun, “Walau pun benar ada, hyung hanya tertarik padamu, baby..” Kyuhyun tersenyum senang mendengarnya, “Baby.. kenapa kau tidak mengatakan bahwa kau pernah datang ke apartemen Eunhyuk saat hyung pergi? Memangnya apa yang kau lakukan?” tanya Siwon penasaran, “Oh soal itu.. eum ya apa yang kini aku lakukan padamu, hyung” jawab Kyuhyun, “Maksudmu baby??” Kyuhyun bergerak bangun dari tidurnya, “Maksudku adalah..” Kyuhyun memajukan tubuhnya mengecup sekilas bibir dan pipi Siwon lalu kembali menyandarkan kepalanya di dada Siwon.

 

“Baby…” Kyuhyun terkikik geli, “Aku hanya meminta kepada Eunhyuk hyung untuk mengatur hari ini agar hyung mau di cukur jambangnya, itu saja. Sebenarnya aku ingin saat hyung pulang jambang itu sudah hilang dari wajah hyung, tapi sepertinya hyung masih betah dengan jambang itu. Maka inilah yang aku lakukan. Walau terkesan aneh, tapi aku lebih menyukai hyung yang seperti ini, walau hyung yang berjambangpun tetaplah kekasihku” Kyuhyun tersenyum di akhir perkataannya, Siwon pun hanya bisa mengembangkan senyumnya, terkesan aneh memang, tapi begitulah kekasihnya selalu banyak kejutan yang dia berikan untuknya, bentuk cinta itu memang tidak perlu banyak kata ataupun perbuatan romantic bahkan seperti ini pun Siwon menyukainya, “Baby.. kapan jadwal drama musicalmu?”

“Besok, waeyo??” tanya Kyuhyun “Hyung akan datang menontonmu” jawaban Siwon kembali membuat Kyuhyun bangun kembali dari tidurnya. “Benarkah??” Siwon hanya mengangguk sembari tersenyum dengan dua dimplesnya yang terlihat jelas disana. “Akhirnya.. gomawo..” Kyuhyun memeluk Siwon erat, “Oia hyung, kali ini kita harus memberikan hadiah lagi untuk Eunhyuk hyung karena sudah membantuku, bagaimana??” pinta Kyuhyun, “Ne baby.. hyung akan memberikan kado yang diminta oleh Eunhyuk karena sudah membantumu” Kyuhyun kembali mengecup bibir Siwon singkat, lalu mengajak Siwon untuk tidur dikarenakan hari yang sudah mulai malam.

Keesokan harinya Siwon terbangun dengan muka yang tidak lepas dari senyuman, bagaimana tidak? Saat kau terbangun yang pertama kali kau lihat adalah wajah manis kekasihmu, Siwon mengecup kening Kyuhyun lalu beranjak masuk ke kamar mandi, 20 menit kemudian Siwon sudah bersih dan rapih dia tak lupa untuk mengambil handphonenya, lalu mengambil selca dirinya memention Eunhyuk untuk memberitahukan bahwa misinya berjalan lancar, lalu dia melihat kembali ke arah ranjang dimana Kyuhyun masih nyaman dalam alam mimpinya. Siwon tak lupa memention Kyuhyun di akun social medianya, “Gomawo.. kalian berdua memang selalu menjadi warna kehidupanku. Saranghae baby…” Siwon meletakkan handphone nya di atas nakas lalu memilih untuk membuatkan sarapan untuk dirinya dan Kyuhyun sebelum Kyuhyun akan terbangun nanti.

wpid-1405166661966.jpg

-end-

 

Haaah.. apa ini?? Gak nyambung cerita ma judulnya, gak ngerti ma alurnya sendiri #plak hehehe…

Anna viola, eonni ga tau harus buat apa?? Udah ad ide taunya #splash ilang begitu aja dan hasilnya taaarrraaaa… gaje, hahahaha… malu sebenarnya mau ngepost juga, soalnya udah lumayan juga ga pernah update, terakhir itu AOV setelahnya hiatus, hasilnya ini salam perkenalan kembali dengan ff stalker series, untuk epilog AOV doakan aja mood nya ga swing lagi biar hasilnya maksimal..

Terima kasih yang sudah selalu berada di WKC, jadikanlah WKC ini rumah bagi para WKS… hehehehe… sekali lagi kalo ini aneh dan jelek, miannae… hehehehe…

 

Advertisements

71 thoughts on “I Miss You

  1. Cie, cie, cie yg punya jambang tp malah mirip ahjussi*. .
    Ahahaha

    Good job kyu, itu jambang emang hrus dbrantas. .
    Gak suka jg liat won pake jmbang kek gtu. Kkk~
    Tp jambangnya won bwa kberuntungan buat siwon, sweet moment di kamar mandi akhirnya tercipta. . wkwkwkwkwkw
    Keren2. . 👍👍

  2. Hahaha kyuhyun bisa ae sampe nungguin siwon di kamar mandinya segala.. Sengaja kan tuh pst pake baju kayak gitu biar siwonnya ga kabur pas di cukur kkkk 😆😆

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s