Posted in BL, Genre, Hurt, Romance, WonKyu Story

Love Fight ! – Miliknya

images (8)

LOVE FIGHT!

-MILIKNYA-

Author : Ojin

Cast : WonKyu, dll

Rate : Ini gak aman buat anak 14 taon :v

Genre : Romance, bisa deh tambah Hurt aduh nista amat ini bener :v

Lenght : oneshot berseri*plak!* Lupa namanya adoohh :v

Disclimer : Dengan bangga Ojin mengaku ini karya Ojin 😀 Seri ketiga dari Love Fight series. Kali ini dengan jumlah word melebihi, sudah mulai up up dan terus upnjumlah wordnya.

Warning : Dilarang bashing membashing yak 😀 Kritik saran diterima 🙂 INI YAOI ALIAS BOYS LOVE. Yang kurang demen sama YAOI WONKYU, mending baca yang Genderswitch aja oke? Buat reader baru, selamat datang di WKC 😀
Bahasa yang digunakan masih acak adul, mohon maaf jika ada kalimat yang terbaca(?) rancu.. Hohohohoho.. :3 Cekidot~ kita liat daleman baby Kyu/eh/ Ini Ojin buat kilat lohh.. Demi readers yang sering nangkring di WKC ^^
.
.
.
.

“Kyukyu~ kami sepakat untuk membuka stand maid di festifal sekolah nanti. Dan sudah tentu Kyukyu yang jadi maidnya.” Senyum kekaguman tak pernah hilang dari bibir mungil berperawakan barbie itu. Menumpu dagunya dengan kedua tangan terlipat. Tak bosan-bosan kedua mata cokelatnya menatap sosok mungil dihadapannya ini. Ingin rasanya ia mencubiti sampai habis kedua pipinya yang tebal itu. Uhh, benar-benar membuat ia gemas sampai mati rasanya.

Sebenarnya, kesepuluh jemarinya sudah gatal ingin meyentuh sosok mungil yang terlihat selembut kapas itu. Kedua pipinya yang merona merah, karena bawaan kulit putih pucatnya benar-bener membuat ia jatuh cinta. Jatuh cinta dalam tanda kutip. Lebih ke sifat kagum dan memuja.

Ingin sekali. Benar-benar ingin berskinship dengan mahluk ia panggil Kyukyu itu. Namun sosok di samping Kyukyu membuatnya tak sanggup atau bisa dikatakan lebih menjerumus ke takut, menyentuh sosok yang di pujanya itu. Dia bagaikan induk kuda yang menjaga baby nya dari terkaman singa lapar. Heol~ apa baru saja ia mengibaratkan dirinya seekor singa?

Ah~ tapi benar-benar dirinya dan teman-teman se-clubnya memang beringas seperti singa kalau-kalau sudah berdekatan dengan malaikat ini. Kyukyu, yang bernama asli Kyuhyun. Benar-benar sosok pujaan.

Yap. Dirinya dan kedepalan anggota inti yang lain mendirikan fans club untuk Kyuhyun yang bertajuk ‘Kyukyu Lovers’. Bisa dibayangkan seberapa terkenalnya Kyuhyun di sekolah? Lebih dari setengah murid-murid Sky Hihg School ikut bergabung dalam fans club ini.

“Maid?” Kedua mata Kyuhyun membulat kaget. Kesepakatan apa? Kyuhyun bahkan tidak tahu kalau teman-teman sekelasnya sudah merencanakan membuka stand maid untuk acara tahunan festifal sekolah. Yang benar saja, jadi dirinya tidak ikut andil dalam rapat kelas? Heol~ benar-benar membuat Kyuhyun ingin cemberut. Tapi dia ingat ultimatum Siwon untuk tidak banyak cemberut di sekolah kalau tidak mau di cubit-cubit oleh teman sekelasnya. Dan Kyuhyun mengiyakan saja, walaupun dia tidak mengerti apa hubungannya dengan ia cemberut dan berakhir dengan di cubiti oleh hampir semua teman sekelasnya. Terutama kesembilan anggota inti Kyukyu lovers–yang naasnya berada dalam satu kelas yang sama dengan kyuhyun–

Club aneh yang didirikan khusus untuknya ini entah apa fungsinya ia tak mengerti.

Aigo Kyuhyun-ah~

“Tapi Sicca noona, Kyu tidak mau jadi maid. Bagaimana kalau Kyu jadi butlernya saja eoh? Lagipula Kyu kan laki-laki. Mana mungkin jadi maid.” Kata Kyuhyun tanpa sadar cemburut. Sadar ditatap lapar oleh kesembilan ‘tante-tante’ disekelilingnya, Kyuhyun menutup belahan bibirnya yang sedang terpout itu dengan kedua tangan.

“Ehem.” Deheman tegas itu membuyarkan pikiran-pikiran kotor yang berkelebat di dalam kepala ke sembilan anggota inti Kyukyu lovers.

Oh shit! Dasar induk kuda menakutkan!

“Tidak apa-apa Kyu. Justru dengan Kyu menjadi maid, akan banyak yang datang ke stand kita. Siwon sudah setuju kok” ujar Jessica–yeoja berperawakan barbie itu– mengarahkan dagunya ke induk kuda yang duduk bersidekap di samping Kyuhyun–Siwon–

“Benar sekali Kyu. Kami yakin, kelas kita akan menjadi juara pertama di festifal nanti. Ayolah, sekali-kali berkorban untuk kelas kita kan tak apa.” Suara disamping Jessica menimpali. Taeyeon–saudara kembar Jessica– ikut gencar merayu-rayu Kyuhyun. Ketujuh anggota sisanya, sejak tadi mengerubungi bangku Kyuhyun dan Siwon itu, mengangguk-angguk setuju dengan ucapan Taeyeon.

Heol, sebenarnya itu hanya modus, kalian tahu? Kapan lagi melihat seorang Kyuhyun dengan pakaian maid? Tidak peduli siapa yang akan menjadi juara pertama di festifal sekolah nanti. Pokoknya melihat Kyuhyun mengenakan pakaian maid–khas perempuan– salah satu impian ternista para anggota inti Kyukyu lovers.

Bayangan tubuh mungil itu berpakaian dress biru lengkap dengan wig dan sepatu kaca. Eoh? Kenapa pendiskripsiannya jadi seperti cinderella begitu? Ah tak apa, hanya dibayangkan saja membuat air liur mereka mau menetes.

“Siwon hyung setuju???” Kedua caramel eyes itu membulat lucu. Terkejut dengan apa yang Taeyeon katakan. Heol baby Kyu, saat melotot saja kau masih terlihat menggemaskan. Orang yang berdiri di belakang Taeyeon saja sampai mimisan–Yuri– Oh ya ampun. Dengan sigap yeoja berwajah polos disampingnya–Seohyun– mengulurkan tissu untuknya. Tidak lupa membisikkan kalimat ‘TAHAN DIRIMU PABBO!’ walau dengan intesitas suara yang redup tapi tersirat nada ejekan yang amat kentara.

“Tidak apa-apa baby Kyu. Untuk sekolah kita kan?” Siwon mengelus surai Kyuhyun lembut. Mencoba memberi pengertian.

“Tapi Kyu tidak mau jadi yeoja!” Kyuhyun tetap bersikeras.

“Baby Kyu tidak jadi yeoja kok. Cuma maid saja sayang” Siwon mengelus-ngelus pipi Kyuhyun.

“Ish! Siwon hyung bagaimana sih. Kalau Kyu jadi maid, otomatis Kyu jadi yeoja! Kyu tidak mau!” Kyuhyun memalingkan wajahnya dari Siwon. Lagi-lagi mempoutkan bibirnya. Dan suara ‘bruk’ dibelakang tak membuat mata-mata lapar itu berhenti menatap Kyuhyun yang sedang terpout sangat imut.

Omona~ Yuri pingsan. Tidak adakah yang berniat menggotongnya ke UKS teman-teman?

“Hah, padahal hyung ingin sekali melihat Kyu menjadi maid” Siwon menghela napas pura-pura kecewa. Choi Siwon maksudmu ingin sekali melihat Kyuhyun memakai pakaian perempuan kan? Tidak kesembilan yeoja freak itu, tidak si kuda Siwon, bisanya hanya bermodus ria. Pintar sekali mengelabui uri Kyuhyun yang polosnya sangat keterlaluan. Entah, mungkin hanya ‘aku cinta Siwon’ saja yang Kyuhyun mengerti. Heol~ Baby Kyuuuuu~~

“Siwon hyung, Kyu–”

“Tidak apa-apa kalau baby Kyu tidak mau” Lagi-lagi wajah pura-pura itu. Aigo jinjja Choi Siwon!

“Kyu, Kyu… Kyu mau kok! Untuk Siwon hyung, Kyu mau menjadi maid” Ungkap Kyuhyun, terdengar ragu.

Untuk Siwonienya. Benar. Ini untuk Siwonienya. Ia tidak boleh sampai membuat Siwonienya sedih apalagi kecewa padanya. Tidak boleh!

“YEAYYYY!!!” Anggota club yang beranggotakan sembilan orang–minus Yuri yang sedang pingsan– saling berhigh five ria. Jessica, Taeyeon , Seohyun, Tiffany, Sooyoung, Sunny, Hyeoyon, Yoona tertawa-tawa penuh kebahagiaan. Oh tidak, otak kotor mereka mulai bekerja.

“Ssstt” Siwon berdesis, menyuruh kedelapan tante-tante yang napsuan pada Kyuhyunnya, untuk diam. Dan itu terbukti ampuh. Yeoja-yeoja cantik itu menunduk takut. Aura mengancam Siwon sangat kuat aniya?

“Kyuhyun sangat baik ne mau membantu teman-teman sekelas” Namja manis berkulit yang tak kalah pucatnya dari milik Kyuhyun, berdiri melipat kedua tangannya dengan angkuh tepat di pintu kelas. Semua mata menoleh padanya. Apalagi bangku Kyuhyun itu tepat berada di baris pertama nomer dua.

Aw, Kim Kibum. Musuh bebuyutan Kyuhyun. Bisa dikatakan begitu.

Kyuhyun langsung mengaktifkan mode ‘awas, lindungi Siwoniemu’ begitu Kibum namja cantik itu–sebenarnya Kyuhyun tak mau mengakuinya– menghampiri bangkunya yang masih dikerubungi anggota Kyukyu lovers.

Kesembilan yeoja cantik itu–Yuri sudah sadar dari pingsannya begitu merasakan aura mencekam disekitarnya– menatap Kibum tak kalah angkuh. Hei~ Kyuhyun saja menganggap Kibum itu adalah ancaman apalagi kesembilan anggota inti Kyukyu lovers?

Duduk di meja Siwon tanpa peduli tatapan tak terima Kyuhyun. Pipinya sudah ia kembungkan seperti ikan buntal yang siap meledak kapan saja. Huh! Sayang sekali ia tidak berduri. Sudah pasti ia akan menusuk-nusuk Kibum dengan durinya.

Dengan seduktif–menurut Kyuhyun– Kibum membelai sebelah tangan Siwon. Siwon seperti tak risih diperlakukan seperti itu membuat Kyuhyun sakit hati. Kenapa Siwon nya tidak melawan? Bukankah Siwon juga sudah berjanji padanya untuk tidak dekat-dekat dengan Kibum lagi? Siwon bohong!! Mata Kyuhyun sudah berkaca-kaca sekarang.

“Siwon-ah, kita dipanggil seonsaengnim. Latihan drama akan dimulai sebentar lagi. Kajja” Suara Kibum yang dibuat-buat benar-benar ingin membuat Kyuhyun muntah. Pintar sekali medusa ini merayu oh? Ingin ditimpuk dengan kotak pensil pikachunya eoh? Berani-beraninya mencari perhatian begitu ke Siwonienya.

“Lepaskan tangan kotormu dari Siwonie Kyu!!!!!” Kyuhyun yang tak tahan lagi melihat adegan mesra di depannya, menghempaskan tangan Kibum kasar yang kemudian tak sengaja terantuk bangku di depan Siwon.

“Auh~ aahh appo” Kibum merintih kesakitan. Mengibas-ngibaskan jari-jari yang terantuk meja dengan kerasnya. Kesembilan anggota Kyukyu lovers menyeringai lebar. Menyerukan kata ‘rasakan itu!’ di kepala mereka bersamaan. Hyoyeon begitu gatal ingin menimpuk Kibum dengan kursi disebelahnya. Hah~ andaikan membunuh manusia tidak berujung masuk penjara, pasti dari tadi ia sudah lakukan itu. Geregetan sendiri melihat Kibum yang sok manja begitu pada aset berharga dalam hidup Kyukyunya–Siwon– Pokoknya selamanya, Kyukyu mereka hanya boleh bersanding dengan Siwon!

Hei~ secara tidak langsung bukankah mereka mendukung WonKyu juga aniya?

“Kyuhyun!” Bentakan itu membuat Kyuhyun kaget. Yang meneriaki namanya melotot tajam ke arah Kyuhyun. Pancaran lembut itu sudah tidak terlihat lagi. Yang terbaca hanya kedua iris kelamnya yang terkabut amarah.

“Siapa yang mengajarimu bicara kata-kata kasar seperti itu Cho Kyuhyun” Tanpa menggunakan baby seperti biasanya sudah pasti Siwon sangat marah sekarang.

“Ti-tidak. Mak-maksud Kyu bukan itu”

“Sudah. Renungkan apa kesalahanmu. Jangan menemuiku sebelum kau minta maaf pada Kibum. Aku pergi.” Siwon berlalu begitu saja keluar kelas diikuti oleh Kibum dibelakangnya.

Sakit itu datang lagi. Kibum pasti kesenangan karena Siwon membelanya. Ini benar-benar tidak adil. Kenapa Siwon begitu peduli dengan Kibum? Kenapa Siwon tidak pernah mengerti perasaan Kyuhyun yang sakit ketika melihat kedekatan Sibum. Tak cukup pahamkah Siwon akan perkataan saranghae yang hampir ia ucapkan di setiap harinya? Walaupun umur 15 tahun, ia yakin betul perasaan yang ia rasakan ini. Rasa sayang, kasih ini berbeda. Sangat berbeda. Kyuhyun yakin ini cinta. Perasaan membuncah, deg-degan setiap berdekatan dengan Siwon tidak mungkin hanya perasaan sekilas saja. Bukan cinta monyet belaka! Kedua caramel eyes itu hanya tertuju pada satu orang saja. Satu-satunya orang yang ia cintai.

“Sssttt, Kyukyu jangan menangis. Pipimu makin terlihat gempal begini jika kau terus menangis oh sayang~” Taeyeon membawa Kyuhyun dalam pelukannya. Mengusap-ngusap punggung bayi besar itu lembut, berharap tangisannya mereda walau sedikit. Sungguh tak tega kesembilan yeoja itu melihat Kyuhyun menangis.

“Huhuhuhu, hiks hiks.. Kyu tidak bermaksud membuat Kibum kesakitan. Huwaaaa… Siwonie marah pada Kyu” Kyuhyun mulai berteriak kencang dalam tangisannya.

Kesembilan yeoja-yeoja cantik yang berjulukan gank girls generation the fans of Kyuhyun itu, memeluk Kyuhyun, melingkarinya, bergaya ala teletubies.

Manis sekali aniya?

“Tenang saja my Kyu. Aku tahu apa yang harus kulakukan terhadap snow white yang mencuri pangeran tampan yang sedari awal bukan miliknya itu. Kekekeke” Kekehan sekilas terdengar seperti bisikan itu, menyeringai. Penuh aura evil yang tak kasat mata menguar dari seluruh tubuhnya. Tampaknya rencana sudah tersusun dengan rapi di otaknya. Benar begitu Jung Jessica?

Kedelapan yeoja sisanya tampak balas menyeringai tak kalah evilnya dengan Jessica.

Kibum si Snow White harus mendapat ganjaran karena sudah berani membuat Kyuhyun mereka jadi sedih, menangis sesenggukan begini.

Oh sayang, bahkan sekarang Kyuhyun masih tetap menangis. Tak menghiraukan pelukan-pelukan di sekitarnya. Dikepalanya hanya terbayang wajah Siwon yang murka tadi.

Suasana kelas lengang, entah penghuni lainnya menghabiskan waktu dimana. Terhitung mulai hari ini, semua kelas memang sudah dibebastugaskan dari yang namanya kegiatan belajar. Fokus pada festifal sekolah nanti dan berlanjut dengan libur panjang kenaikan kelas.

Kita lihat saja nanti. Apa stand kelas Kyuhyun akan banyak diminati?

Atau…. Aduh sebaiknya tenangkan Kyuhyun yang menangis semakin histeris itu dulu teman-teman.

Yoona berinisiatip duluan berlari menuju kantin sekolahnya, membeli sekotak ice cream tiga rasa kesukaan Kyuhyun. Sudah tahu kan Kyuhyun selalu luluh dengan yang namanya benda yang meleleh manis di lidah itu? Dan tambahan lollipop stroberry untuk bayi besar itu sebagai bonus.
.
.
.
.

“Siwon, kau harus fokus ok? Waktu latihan kita sempit. Tolong jika memang belum bisa berkonsentrasi, kau bisa istirahat sambil menghapal script sisanya yang belum kau hapal.” Suara namja pelatih klub drama itu terngiang tegas dalam telinga Siwon. Membuyarkan semua pikiran yang berkecamuk ganas dalam pikirannya apalagi kalau bukan menyangkut Cho Kyuhyun.

Puluhan pasang mata kini terfokus ke Siwon. Hah~ menyebalkan sekali rasanya. Apa dirinya tontonan yang begitu menarik perhatian?

Hell terang saja Choi Siwon. Kau ini salah satu namja terpopuler di sekolah ini. Banyak yang mengincarmu. Banyak yang memperhatikanmu. Sedikit gerak gerikmu sangat diminati oleh mereka yang mengaku-ngaku sebagai fansmu itu. Apa namanya? Siwonest begitu?

Dirinya sekarang berada di gedung besar sebelah barat sekolahnya. Sekolah se-elit ini, tentu saja tak mengherankan mempunyai gedung besar. Kesan artistik dari luar gedung sudah mencerminkan kalau bangunan ini merogoh won yang sangat-sangat besar.

Siwon sebenarnya tak mau berperan menjadi pangeran dalam drama ini. Masuk klubnya saja tidak pernah. Hek, tak pernah termimpikan sama sekali mendapat peran pangeran yang sedari awal tak mau ia lakoni. Jika tidak pelatihnya langsung yang meminta, mungkin Siwon tidak akan pernah mau.

Eits tapi sang pelatih juga tak hanya meminta ijin pada Siwon. Seantero sekolah juga tahu kalau WonKyu itu sangat dekat. Namun tak jelas hubungan mereka membuat sebagian banyak orang bingung dibuatnya.

Dengan memanfaatkan kepolosan Kyuhyun, Jonghyun sam–pelatih drama– meminta ijin langsung pada Kyuhyun agar Siwon diijinkan ikut andil dalam drama sekolah yang diselenggarakan tepat saat festifal sekolah itu.

Tentu saja uri baby Kyu tak mau. Hell, membiarkan Sibum saling berskinship-an di depan matanya? Pegang-pegang Siwonienya di sana sini? Hek, no! Medusa itu tak boleh dekat-dekat dengan Siwonienya. Enak saja. Apa pula itu judul dramanya? Snow White? Cih, Kyuhyun begitu iri dengan fakta kalau Kim Kibum benar-benar mirip dengan tokoh utama di film kartun disney itu.

Entah kemudian jurus maut apa yang dipakai Siwon–lagi– untuk merayu baby Kyunya. Aigo~ Choi Siwon, tidak kah dirimu merasa terlalu jahat pada uri Kyu? Memanfaatkan kepolosannya sampai tingat terbawah?

Tapi drama ini harus sukses. Tak tega dengan sang pelatih yang begitu kelimpungan mencari pangeran pengganti. Si pangeran sebelumnya sedang terkena musibah. Masuk rumah sakit karena terpeleset di kamar mandi. Hell~ sial sekali nasibnya.

“Mianhae Sam. Aku ijin istirahat sebentar saja” Siwon menyeka dahinya–yang sebenarnya tak ada keringat itu– dengan towel yang sejak tadi melingkar di lehernnya. Jonghyun mengangguk paham. Bertepuk tangan, menyuruh yang lainnya kembali fokus dengan peran masing-masing.

“Memikirkan Kyuhyun?” tanya sosok tepat di depan Siwon, menyerahkan sebotol air mineral dingin padanya, disambut oleh Siwon dengan menerima botol tersebut. Menemani duduk di samping Siwon, memamerkan pada berpasang-pasang mata yang memperhatikan mereka, kalau dirinya memang sedang dekat dengan mahluk tampan berkaos singlet disampingnya ini. Walaupun tulisan ‘Kyuhyun 88’ dibelakang kaos itu sangat mengganggu matanya. Namun bagi Kibum sejauh ini tak masalah lah.

“Kau tadi lumayan keterlaluan Won. Lain kali cobalah untuk lebih lebih lebih bersabar lagi” ucap Kibum lagi. Seakan-akan mengerti kalau selama ini Siwon sudah sangat sangat sangat bersabar dengan tingkah Kyuhyun yang kelebihan hormon manja itu.

“Aku membuatnya menangis lagi Bumie” Siwon menaruh botol yang sudah kosong, yang baru saja diminumnya sampai habis itu ke pangkuan Kibum. Merenung lagi. Dirinya benar-benar terlihat menyesal dan nelangsa sekali. Menyedihkan kau Choi Siwon.

“Cobalah mengerti perasaannya Won. Sudah sangat lama kau menggantungkan perasaanya. Aku bertaruh, itu pasti sangat menyakitkan” ujar Kibum dengan tampang memelas. Prihatin.

“Kau tidak mengerti Bum. Terlalu kecil untuknya memahami–”

“Won, perasaan bukan hanya sekedar diukur dari umur. Kedewasaan seseorang juga tidak bisa diukur dari umur. Kau bodoh, dungu atau goblok aku tidak tahu ya. Kau tak liat pancaran kedua mata itu? Yang terus melihatmu penuh dengan rasa sayang, mengagumi, memuja bercampur aduk jadi satu. Hah, benar-benar. Aku sangat ingin jadi uke Kyuhyun kau tahu? Ingin rasanya aku membotakkimu Choi Siwon kepala kuda!” Siwon membulatkan mulutnya seperti huruf ‘O’ tak terima dengan ejekan-ejekan Kibum yang terlontar tadi. Enak saja tampan-tampan begini dibilang kepala kuda.

“Ingat Won, tidak baik menarik ulur perasaan orang. Kau seolah-olah memberikan harapan yang begitu besar pada Kyuhyun. Tapi kalau memang kau tak berniat memberikan seluruh hatimu padanya, tinggalkan dia! Biar aku yang menjaganya, kemudian akan aku nikahi dia. Hahahahahahaha~ Oh Baby Kyuku yang sangat imut. Aku sangat suka menggodanya Ya Tuhan. Dan itu terlihat sangat menggemaskan. Aduh rasa-rasanya aku sangat ingin memasukkannya ke dalam botol”

/Plak!!/

Kepala Kibum sukses menjadi pendaratan sempurna botol kosong bekas air mineral yang berada di pangkuan Kibum tadi. Omona~ itu terlihat sangat sakit aniya? Kibum terus memejam erat, melindungi kepalanya menutup dengan kedua telapak tangannya, berjaga-jaga serangan lanjutan dari kuda yang terlihat mengamuk di sebelahnya ini.

“ENAK SAJA! KYUHYUN ITU MILIKKU! TAK KUBIARKAN KAU DEKAT-DEKAT APALAGI SAMPAI MENIKAHI KYUHYUN MILIKKU! KUGANTUNG DI POHON KELAPA BELAKANG SEKOLAH KAU JIKA BERANI-BERANI MENCURI KESEMPATAN DEKAT-DEKAT KYUHYUNKU!”

Oke, teriakan itu sukses membuat kedua kuping Kibum berdengung. Karena pada saat berteriak, Kibum lupa menutup kedua kupingnya. Malah tetap melindungi kepalanya yang berharga, mengira kepalanya akan dipukul lagi oleh Siwon si tenaga kuda perkasa.

Siwon berlalu meninggalkan gedung serba guna itu. Hatinya masih panas dilingkupi rasa cemburu 380 derajat. Rasa-rasanya ia ingin meledak saja. Andaikan saja orang tadi bukan Kim Kibum, pasti Siwon sudah mencincang-cincang tubuhnya seperti cincau dan menyerahkan pada ibu kantin memberinya secara gratis untuk kismis lengkap capcin yang terkenal di kantin sekolah mereka–capucino cincau–

Tanpa tendeng aling-aling, tanpa memohon ijin terlebih dahulu pada sang pelatih, Siwon sudah menghilang dari balik pintu besar gedung.

“Kau apakan partner mu itu Kibum? Tidak ada dia kau sama saja tidak bisa latihan” Kini semua pasang mata melihat ke Kibum, meringis melihat Kibum juga meringis. Terlihat kesakitan sekali. Kasihan.

“Tenang saja Sam. Kau jangan khawatirkan dia. Dia pasti sudah hapal betul dengan script. Masih bisa latihan besok juga kan? Untuk sekarang tampaknya tak bisa mengajak Siwon latihan. Dia kekurangan vitamin ‘K’ dari Kyuhyunnya makanya dia seperti psikopat memukulku dengan ganasnya Sam”

“Neo gwaenchana? Mau kuantar ke UKS?”

“Tidak Sam. Aku baik-baik saja. Heol, aku ijin beli air ke kantin sebentar” Jonghyun mengangguk singkat.

Auhh… ini sungguh sakit jinjja. Syukur disekitar mereka tadi tidak ada palu. Mungkin dengan setan kuda yang bersarang di tubuhnya Siwon akan benar-benar membuatnya Tewas kerena dipukul dengan palu.

‘Auh Won, hanya dengan kata-kata saja kau sudah hampir membuat otak cemerlang ku bergeser dari singgasana, apalagi jika kata-kata ku tadi kulakukan real, secara nyata akan merebut Kyuhyun. Auh~ bye bye Minie. Huweee andwe! Aku tidak mau berakhir hanya tinggal nisan, sebelum mengungkapkan perasaanku kepada Changminie si raksasa suka makan itu. Huweee..’

Dan sekarang berakhir dengan Kibum yang meratap-ratap tidak jelas di dalam hati. Tidak Siwon, tidak Kibum, kenapa semuanya tidak ada yang beres?

Chamkaman.

Vitamin ‘K’ yang dimaksud Kibum tadi apa yah?

Jangan-jangan…

Itu…

Apa ya?

Auh sebelum terkena jitakan maut wonkyu shipper, terkena sabetan sendal jepit yang cuma sebelah, jambak-jambak, cakar-mencakar, demi memuaskan hasrat keingintahuan yang sangat terpendam dan menapsukan iman ini, kita cari tahu apa yang akan di lakukan oleh Siwon. Si kuda perkasa. Opps!

Kajja!
.
.
.
.

“Kyukyu, berhenti mengemut lolipop begitu baby” Sooyoung mengingatkan. Tak tahan melihat cara Kyuhyun mengemut lollipop stroberrynya dengan begitu sensual. Auh~ Ya Tuhan, dia berjanji akan jadi anak yang tidak membakang kepada orang tua dan akan banyak-banyak amal jika dikehidupan berikutnya ia berswitch gender menjadi laki-laki dan berjodoh dengan manusia imut di depannya ini. Huwaaaaa~ pikiran mesumnya sedang mode on.

“Tidak mau. Kyu suka lolipop. Ini manis tahu noona.” Kyuhyun mengeluarkan lollipop yang semula bersarang di dalam mulutnya. Memutar-mutar bak pesawat terbang. Tak lupa bunyi ‘ngeeng ngeeng piuu piuu piuu’ itu tertangkap indra pendengaran Sooyoung. Ingin sekali ia melihat akta kelahiran Kyuhyun. Jangan-jangan Kyuhyun sebenarnya masih balita tapi terperankap dalam tubuh seorang remaja? Mungkin saja kan? Oh Ya Tuhan, ia sudah tidak tahan.

“Sunny! Gantikan aku menjaga Kyukyu, aku ke toilet sebentarrrrrrrr!!!” Sooyoung langsung berlari tunggang langgang ke luar kelas. Sesuatu yang mendesak ingin keluar itu sungguh membuat Sooyoung tak tahan. Entah apa. Misterius sekali aniya?

Di kelas II A itu memang hanya ada tiga orang saja. Kyuhyun, Sooyoung dan Sunny. Rekan-rekan sekelasnya yang lain sedang sibuk mengurus perlengkapan untuk festifal nanti. Jadi mereka membagi tugas. Yang mempunyai tugas menjaga Kyuhyun hari ini adalah si duo S yang cerewetnya jungkir balik tidak tertolong lagi–Kyuhyun memang tak dibiarkan ikut andil dalam penggarapan stand. Terlalu menggemaskan nanti membiarkan Kyuhyun berkutat dengan paku dan palu. Salah-salah malah bukan paku yang ia pukul–

Kyuhyun pun sebenarnya risih diperlakukan bak seorang boneka putri yang terbuat dari kaca. Kemana-mana harus dikawal oleh yeoja-yeoja yang mengaku fansnya itu jika tak ada Siwon di dekatnya. Untuk itulah, Kyuhyun selalu mengeluh teman-temannya itu menjengkelkan. Tapi Kyuhyun sayang semua teman-temannya. Yah walaupun mereka menjengkelkan. Kyuhyun sayang semua orang yang menyayanginya juga.

“Sooyoung noona kenapa ne? Kalo kata Taemin–teman Kyuhyun, duduk tepat dibelakang Kyuhyun– itu seperti orang kebakaran jenggot. Tak bisa diam. Tapi Kyu sampai sekarang tak mengerti. Sooyoung noona kan perempuan. Dimana Taemin melihat jenggot noona yang terbakar? Perempuan kan tidak punya jenggot. Lalu, lalu–eumppft”

“Lanjutkan saja ne chagi mengemut lollipopnya. Jangan pikirkan Sooyoung dan jenggot terbakarnya ne” Sunny dengan sukarelanya membekap ipseul Kyuhyun tanpa membiarkannya bicara lagi. Selalu aneh-aneh yang keluar dari bibir mungil itu. Rasanya ia ingin kecup saja. Argh!

Kedua caramel eyes itu mengerjap-ngerjap lucu. Seolah tak mengerti apa yang lawan bicaranya katakan. Tapi pada akhirnya Kyuhyun hanya mengangguk saja. Supaya Sunny noonanya yang sensitif kalau dikatai pendek itu tidak terus melihatnya dengan napsu berlebih. Uh, Kyuhyun jadi takut.

Ngomong-ngomong, Kyuhyun jadi teringat Siwon. Hah~ Dirinya belum minta maaf kepada Kibum. Jadi dia belum boleh bertemu Siwon aniya? Sang malam bahkan belum menjemput. Matahari masih bersinar dengan gagahnya. Tapi ia sudah begitu sangat merindukan Siwonienya.

Ayo berpikir Kyuhyun. Apa yang harus kau lakukan agar Siwonmu tak marah lagi padamu. Sepertinya cium pipi tidak akan mempan. Atau Kyuhyun cium bibir Siwonienya saja ya? Tapi bagaimana caranya? Yang Kyuhyun mengerti hanya sebatas kecupan.

Kecup, kecup, kecup.

Mungkin 100 kali kecupan cukup aniya? Oh, apa masih kurang?

Dengan masih memikirkan berapa kali sebaiknya Kyuhyun memberi kecupan di bibir Siwon, tanpa sadar Kyuhyun jadi memaju-majukan bibirnya di hadapan Sunny. Membiarkan lollipopnya terbengkalai tidak masuk ke sarang mulutnya. Kedua matanya terfokus jauh, pikirannya melanglang buana.

“KYUHYUN!”

Teriakan itu membuat Sunny menoleh cepat ke arah pintu kelas. Celangak-celinguk, menebak-nebak siapa gerangan yang memanggil uri Kyuhyun sekencang itu.

Sedangkan Kyuhyun yang kaget bukan main sampai menjatuhkan lollipop stroberry nya. Posisinya yang duduk diatas meja guru, jangkauan yang terlalu tinggi sehingga pada waktu lollipopnya menghantam lantai, permen kesukaannya jadi hancur berkeping-keping. Oh heol~

“Kyaaaa!! Lollipop Kyu–eumpftt”

/Chuuu/

Kali ini bukan telapak tangan dingin Sunny yang menyentuh bibir mungil Kyuhyun. Terpaan napas hangat, bau maskulin ini…

Kyuhyun tak peduli lagi dengan lollipopnya. Bahkan ‘lollipop’ ini kelihatannya tak kalah manisnya. Terasa lebih memabukkan dan oh heol, ia bahkan sangat menikmati ini.

Semula kedua matanya memejam erat karena refleks, sekarang sudah lebih samar kerutan di dahinya. Kedua caramel eyes itu tenggelam, tersampir bulu matanya yang lentik. Begitu rileks menerima serangan mendadak itu.

Saking nyamannya, Kyuhyun mengalungkan kedua tangannya di leher yang menjadi lawan mainnya dalam berciuman.

Namja tampan nan gagah tersebut membalas friksi Kyuhyun lewat pelukan erat dipinggang ramping Kyuhyun. Awalnya hanya mengecup-ngecup sudut bibirnya. Berganti menjadi ciuman yang lebih menuntut. Mengetuk-ngetukkan lidahnya dibelahan bibir mungil yang menjadi candunya. Manis sekali, terasa seperti stroberry.

“Si-siwon–ugh” Kyuhyun kesulitan bicara. Bibir Siwon–namja yang seenaknya menerjang Kyuhyun dengan ciumannya– masih berusaha memasukkan ‘benda’ yang akan ia gunakan melumat sesuatu di dalam sana, seakaan mengajaknya untuk berperang, bercampur saliva dan desahan yang tak berhenti terhias dari bibir Kyuhyun.

Dan…

“Ughh~” Siwon masih memejamkan matanya, begitu pun Kyuhyun. Meresapi ciuman yang begitu membangkitkan libido, yang baru pertama kalinya dirasakan oleh Kyuhyun.

‘Benda’ milik Siwon berhasil mencapai asanya membelit satu hal yang sama dalam mulut Kyuhyun. Saling melumat, menghisap, tidak merasa jijik satu sama lain. Ini terlalu menggairahkan.

Sampai napas keduanya terburu, memilih menghentikkan pergumulan mereka sebelum Siwon benar-benar tak tahan untuk segera memperkosa Kyuhyun.

Heol~ sesuatu dihadapannya ini seketika membuatnya menegang.

“Neo.. naekoya… Choi Kyuhyun” Bisikan di telinganya seolah menjadi lullaby untuknya. Entah kenapa ia menjadi sangat mengantuk sekali setelah apa yang ia lakukan bersama Siwon tadi. Omona, apa tadi itu Siwon memasukkan lidahnya ke dalam mulutnya?

Tapi, heol~ Kenapa terasa enak sekali? Bahkan lebih enak dari lollipop stroberynya.

Kyuhyun memejamkan kedua matanya. Terasa berat sekali kelopak matanya ini. Mulanya hanya sayup-sayup sampai kegelapan benar-benar menjemput sosok mungil itu.

Kyuhyun pingsan.

Choi Siwon, kau harus bertanggung jawab! Omona, Sunny juga ikut-ikutan pingsan dengan darah mengucur deras dari hidungnya.

Sepertinya ia tidak kuat melihat hot kissing WonKyu aniya?

Terjawab sudah vitamin ‘K’ yang dimaksud Kibum tadi.

Kissing aniya?

Poppo.. Tapi tak menyangka saja Siwon akan mencium Kyuhyun begitu. Menggebu-gebu, penuh hasrat, seolah memberi stempel kalau mahluk menggemaskan dalam pelukannya yang masih pingsan itu, adalah miliknya. Tidak ada yang boleh memiliki Kyuhyunnya. Hanya dia yang berhak!
.
.
.
.
.
END
.
.
.
.

OJIN’S NOTE : HARAP DIBACA YAH WCK-R TERCINTAAHH../plak!/ Annyeong~ lama tak bersua. Bilangnya Ojin minggu depan ne :3 Wahahahaha, maaf. Masih kebawa euporia SWC, abis gitu nyekseknya suami Ojin tak datang ToT, hibur gueeee hiburr gueeee ToT/digaplok mamah Key/ Gpp ding, toh akhirnya Ojin dicolek tetem juga pan :v/berbuah manis ngantri dr jam 7 pagi yah/ DAN…. APA INI???!! MOHON MAAF LANJUTAN LF NYA MENGECEWAKAN CEMAN-CEMAN SEKALIAN. UDAH GITU OJIN GEMPOR BELOM BALES KOMENAN HUWEEEE TOT BARU LIAT DI WKC SEMUA EPEP UDAH KE-PUB. SYUKUR LF NYA UDAH RAMPUNG TOT Big tengkyu buat yang publishin. OH YAHHHH, BUAT AUTHOR FREE BARU, KITA BELOM SEMPET KENALAN. ANNYEEONGGG SELAMAT BERGABUNG DI WKC XD READERS BARU JUGA SELAMAT DATANGGGG :* Ojin tau ini judul epep kagak nyambung ya, bener dah nentuin judul itu susah banget dear~ Okeh, mudahan masih ada yang mau lanjut yah ^^ Dan ada sempet Ojin baca komenan dan maaf ojin belum bales, nanya akun FB ya? Akun fb ojin → Ojinevil Chendolhan Oks ^_^ Kritik saran diterima. Disampaikan dengan tutur kata yang halus dan sopan yah 😀 Biar Ojin semakin termotivasi yeayyy~~ Gomawoooo ^o^

Advertisements

53 thoughts on “Love Fight ! – Miliknya

  1. pasti noona2 gg pengen masukin kyu dalam botoool yaaa? sama aku jugaaa wkwkwkwk
    hwaaa ternyata Kibum yg sering bikiiin jengkel Kyuuu eeh tauunya suka ngegodain Kyu.

    Siwooon apaa ituuu? kisseu baby Kyuu? hwaaaa

  2. Owh, vitamin K-nya wonkyu bner2 dahsyat euuyyy. . kkk~
    Kyubaby ampe pingsan beuh. .
    Abang kuda emang bner2 ganas. . wahahahaha
    Blom pacaran ajja maen sosor ampe pingsan, gmna kalo udh pcaran. .
    Bsa2 kyubaby bnran dperkosa😱😱😱
    Omegaaaaat. .
    Abang kudaaa, abang kuda *geleng2 pala belbi* 😂😂😂

  3. aduuuh lucu bgt
    noona” pada dukung kyu jd maid wkwk itumah modus
    won lg setuju aja
    ya ampun ampe pingsan kyu di cium won

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s